Vitamin C Kenapa Penting? No ratings yet.

Vitamin C atau asam askorbat lebih dikenal perannya dalam menjaga dan memperkuat imun tubuh terhadap infeksi dan menghindari penyakit flu atau pilek

Vitamin C (ascorbic acid) merupakan Vitamin yang larut dalam air dan memberikan proteksi bagi bagian yang mengandung air dari sel, jaringan, atau organ. Namun, tubuh kita tidak bisa membuat sendiri vitamin ini. Oleh sebab itu, kita sangat bergantung pada asupan makanan yang mengandung vitamin C, yang banyak ditemukan pada buah-buahan (jeruk, anggur, lemon, pepaya, dan stroberi) dan sayuran (tomat, brokoli, paprika hijau dan merah,selada, dan sayuran hijau lainnya).

Vitamin C dibutuhkan untuk berbagai proses biokimia dalam tubuh, antara lain membentuk dan menjaga kualitas kolagen sebagai pembentuk struktur jaringan tubuh (kulit, tulang, gigi, pembuluh darah, tulang rawan, dan otot). Struktur kolagen yang baik dapat menyembuhkan luka, patah tulang, memar, perdarahan kecil, dan luka ringan. Vitamin C juga memiliki fungsi antioksidan untuk mencegah sel rusak akibat radikal bebas (free radicals). Selain itu, vitamin C berperan dalam sistem kekebalan tubuh, yaitu mendorong produksi sel darah putih dan antibodi serta interferon untuk melindungi tubuh dari virus dan sel kanker.

Dulu, ketika polusi belum begitu memburuk, kebutuhan vitamin C harian tubuh dianjurkan hanya 100 mg saja. Sekarang, sekurang-kurangnya untuk efek antioksidan harus mencapai 1000 mg sehari. Dan tentu, dosis sebesar itu pada banyak keadaan tidak mungkin digantikan dengan cara mengkonsumsi sayur dan buah semata. Diperlukan porsi buah dan sayur yang sangat banyak untuk setara dengan dosis vitamin C setinggi itu. Cara lainnya, kita memerlukan vitamin C dalam bentuk kimiawi. Vitamin C dalam bentuk kimiawi untuk memenuhi kebutuhan vitamin C yang amat tinggi, di pasaran telah tersedia vitamin C dalam bentuk kimiawi dalam berbagai kemasan.

1. Tablet biasa

2.Effervescent (dilarutkan dalam air)
Vitamin C biasanya tersedia dalam bentuk dan tablet. Keunggulan effervescent dibanding tablet biasa adalah karena waktu larutnya cepat sekitar 2—3 menit, maka pada saat kita minum, zat aktif sudah siap diserap oleh tubuh.

3. Suntikan
Meski relatif aman, proses pemberian suntik vitamin C, yang biasanya bertujuan untuk mencerahkan kulit, tidak boleh sembarangan. Selain harus dilakukan oleh dokter ahli, juga harus melalui proses pemeriksaan medis dan wawancara. Bahan-bahan vitamin C yang umum dipakai adalah asam askorbat. Vitamin C masuk dalam golongan vitamin yang larut dalam air yang jika tidak dibutuhkan tubuh akan dikeluarkan secara alami lewat air seni atau keringat. Oleh karena itu, untuk menjaga kecukupan vitamin C dalam tubuh, asupan yang teratur sangat dianjurkan. Konsultasikan dengan dokter Anda jika ingin informasi lebih dalam tentang kegunaan vitamin C, cara penggunaan vitamin C yang baik, dan tingkat keamanannya.

Ditengah situasi pandemi COVID-19 saat ini, penting bagi kita untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh salah satunya dengan menambahkan Vitamin C. Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta melayani pemberian suntikan vitamin C dan pemberian Vaksin Influenza di Klinik Vaksinasi COVID atau di klinik Medical Check Up.

Link terkait :

https://www.instagram.com/p/CSgVvAhrYb0/

https://pantirapih.or.id/rspr/cara-agar-tetap-sehat-di-musim-hujan-inilah-5-tips-menjaga-stamina-tubuh/

Medical Check Up RS Panti Rapih Yogyakarta
Senin – Sabtu pukul 07.00-14.00. Hari Minggu & Tgl Merah Tutup
Lantai 2 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus
Jl Cik Ditiro 30 Yogyakarta 55223
Telepon : 0274-563333 ext 1125
WA : 08112945893

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

Mohon dapat memberikan rating

Yuk, Tahu 3 Hal Penting dengan Vaksin HPV (Human Papilloma Virus) No ratings yet.

KENCAN = Kenali & Pencegahan

Perempuan sehat, perempuan tangguh, inspirasi, energi dan kebanggaan keluarga

( Memperingati Hari Perempuan Sedunia setiap tanggal 8 Maret )

Perempuan adalah makhluk Tuhan yang mulia, dihormati dan sebagai penyangga, memiliki organ reproduksi untuk bisa menstruasi, hamil, melahirkan dan menyusui. Biasanya sebutan umum untuk orang dewasa – wanita atau ibu, untuk anak – anak perempuan, cewek atau gadis.

 

3 hal penting yang harus diketahui :

  1. KENALI Human Papilloma Virus

Human Papiloma Virus / HPV adalah  virus yang dapat menyebabkan infeksi kutil kelamin, kanker leher rahim  / Ca cerviks,  kanker vagina dan anus pada perempuan, pada laki-laki selain kutil kelamin juga kanker anus dan penis

Data, WHO 2018 ada sekitar 43 juta infeksi HPV, banyak di antaranya usia belasan atau awal 20 tahunan. Pada awal infeksi virus HPV tidak menimbulkan gejala, tetapi jika HPV tidak hilang dapat menimbulkan kelainan kulit berupa kutil di permukaaan kulit bisa tumbuh di wajah, bahu lengan, jari tangan dan kaki serta kelamin (seperti gambaran bunga kol), pada perempuan akan menyebabkan risiko kanker leher rahim / Ca cerviks. Penyebarannya dapat melalui kontak kulit langsung yang terluka, hubungan seksual, dan melalui persalinan ibu pada bayi

  1. Deteksi dini dengan Medical Check Up

Human Papilloma Virus bisa beresiko menyebabkan kanker. Semua perempuan memerlukan pemeriksaan deteksi dini seawal mungkin, baik dengan pemeriksaan berkala ke Dokter Umum atau Dokter Spesialis Kandungan (Obgin) saat sehat / Medical Check Up dan pada saat sakit, ditemukan gejala awal yang timbul  terutama anak-anak dan usia lanjut

Perempuan dewasa yang sudah menikah, dianjurkan perlu melakukan medical check up rutin berkala setiap 1-2 tahun sekali dengan melakukan:

  1. Test IVA
  2. Test Pap smear
  3. Test HPV DNA

Dokter pemeriksaan akan mememastikan kondisi anda sehat, bugar atau fit sehingga anda, perempuan  menjadi tangguh, semangat dan menjadi inspirasi dalam pendidikan / karier, pekerjaan dan keluarga di rumah, sehingga mampu menghilangkan sekat-sekat gender

 

  1. PENCEGAHAN dengan melakukan Vaksin HPV

Vaksin HPV di  Indonesia bisa diberikan kepada perempuan usia 9 – 55 tahun, dan pada laki-laki diberikan pada usia 19-26 tahun. Meski tidak dapat mengobati infeksi virus HPV,  Vaksinasi HPV sangat bermanfaat untuk mencegah dan menurunkan risiko kasus kanker genital dan kanker leher rahim / Ca cerviks

Rekomendasi WHO (World Health Organization), PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia) dan IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) memasukkan sebagai bagian dari program imunisasi dasar lengkap

Jadwal vaksin HPV, Rekomendasi IDAI 2020

Anak perempuan umur 9-14 tahun, dosis 2x, dengan jarak 6-15 bulan

Anak perempuan umur 15 tahun lebih, dosis 3 kali dengan jadwal 0,1,6 bulan (vaksin bivalen) atau 0,2,6 bulan (vaksin quadrivalent)

Jadwal vaksin HPV, Rekomendasi PAPDI  2021

Perempuan umur 19 – 55 tahun, dosis 3 x, dengan jadwal 0, 1 atau 2, 6 bulan (bivalent/quadrivalent)

Laki-laki  umur 19 – 26 tahun, dosis 3 x, dengan jadwal 0,2, 6 bulan (quadrivalent)

 

Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta dengan senang hati akan membantu dan mempersiapkan semua perempuan dan sahabat sehat untuk menjadi lebih sehat , tangguh dan menjadi inspirasi bagi semua orang. Lakukan Medical Check Up Rutin dan lakukan Vaksinasi sesuai jadwal, kami siap membantu.

Link terkait:

https://pantirapih.or.id/rspr/waspadai-dan-cegah-kanker-serviks/

https://pantirapih.or.id/rspr/medical-check-up/

https://pantirapih.or.id/rspr/klinik-anna-layanan-obgin-terpadu-layanan-baru-rs-panti-rapih/

Artikel ini ditulis oleh:

dr. Tandean Arif Wibowo, MPH

(Dokter Umum – Medical Check Up – Home Care  Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta dan Dosen Pembimbing Manajemen Bencana STIKes Panti Rapih)

 

Medical Check Up RS Panti Rapih Yogyakarta
Senin – Sabtu pukul 07.00-14.00. Hari Minggu & Tgl Merah Tutup
Lantai 2 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus
Jl Cik Ditiro 30 Yogyakarta 55223
Telepon : 0274-563333 ext 1125
WA : 08112945893

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Pendengaran Sehat 4/5 (1)

Hari Pendengaran Sedunia (The World Hearing Day) dirayakan pada Kamis, 3 Maret 2022. Tema tahun ini adalah untuk mendengar seumur hidup, dengarkan dengan hati-hati (to hear for life, listen with care).

Sel-sel sensorik di dalam telinga hanya dapat mentolerir sejumlah kebisingan harian sebelum rusak, yang jumlah ini disebut tunjangan suara harian (the daily sound allowance). Jika sel terpapar terlalu banyak suara, melebihi tunjangan suara harian, tentu membahayakan telinga dan fungsi pendengaran. Seiring waktu, ini menyebabkan gangguan pendengaran. Tunjangan suara harian berfungsi seperti tunjangan moneter atau uang saku, yaitu memiliki jumlah terbatas untuk dibelanjakan setiap hari. Misalnya, semakin keras atau lama terpapar suara tingkat tinggi, berarti semakin banyak “menghabiskan”, semakin cepat kehabisan uang saku.

Telinga adalah organ yang memproses suara, memungkinkan otak untuk menafsirkan apa yang didengar. Sel-sel sensorik di dalam telinga membantu mendengarkan. Mendengarkan suara keras dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan yang dapat mengakibatkan gangguan pendengaran sementara atau permanen atau sensasi berdenging di telinga (tinnitus). Gangguan pendengaran mungkin tidak terlihat pada awalnya. Mungkin hanya mengalami kesulitan mendengar beberapa suara bernada tinggi seperti lonceng. Mendengarkan terus-menerus pada tingkat yang tidak aman menyebabkan gangguan pendengaran yang tidak dapat diperbaiki. Hal ini dapat membuat sulit untuk berkomunikasi dengan orang lain, terutama di tempat yang bising.

Oleh karena itu, penting untuk mewaspadai tanda gangguan pendengaran dini. Tanda yang penting adalah adanya dering di telinga (tinnitus), kesulitan mendengar suara bernada tinggi (kicau burung, bel pintu, telepon, jam weker), kesulitan memahami pembicaraan, terutama melalui telepon dan kesulitan mengikuti percakapan di lingkungan yang bising. Jika merasa memiliki salah satu dari masalah ini, harus segera diperiksakan fungsi pendengaran. WHO telah mengembangkan aplikasi (the hearWHO app), sehingga kita dapat memeriksa pendengaran sendiri kapan pun mau.

Paparan kebisingan yang lama di diskotik, bar, arena yang menyelenggarakan acara olahraga atau konser telah diketahui menghasilkan sensasi suara di telinga yang dikenal sebagai tinnitus. Biasanya tinnitus sembuh dalam waktu singkat. Jika paparan suara keras terus menerus dalam waktu lama, hal ini dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen yang melibatkan kerusakan sel-sel sensorik. Setelah rusak, sel-sel sensorik yang bertanggung jawab untuk pendengaran, tidak dapat beregenerasi. Tidak ada pengobatan medis atau bedah untuk gangguan pendengaran akibat kebisingan. Namun demikian, gangguan pendengaran biasanya lambat dalam onset, tetapi berkembang selama paparan berlanjut. Perkembangan gangguan pendengaran dapat dicegah dengan menghindari suara keras dan berlatih mendengarkan dengan aman.

Untuk membuat pendengaran selalu aman, beberapa tindakan ini sangat disarankan. Pertama, mempertahankan volume suara tetap berada dalam batas 80 dB sejauh mungkin selama tidak lebih dari 40 jam per minggu. Kedua, mengenakan penyumbat telinga saat mengunjungi diskotik, bar, arena yang menyelenggarakan acara olahraga dan konser musik yang bising. Ketiga, menggunakan earphone atau headphone peredam bising, karena ini dapat mengurangi kebutuhan untuk menaikkan volume suara saat berada di lingkungan yang bising, seperti saat bepergian dengan kereta api atau bus. Keempat, pantau dan kendalikan tingkat mendengarkan yang aman, dan tetap dalam batas suara harian. Kelima, batasi penggunaan harian perangkat audio pribadi dan batasi waktu yang dihabiskan untuk melakukan aktivitas di tempat bising, dengan istirahat sejenak untuk tidak mendengarkan, (pergi ke tempat atau sudut yang tenang dan biarkan telinga beristirahat sejenak), menjauh dari suara keras dengan menjaga jarak aman dengan sumber suara seperti speaker, dan kurangi frekuensi mengunjungi tempat-tempat bising, jika memungkinkan. Dan keenam atau terakhir, lakukan pemeriksaan pendengaran secara teratur.

Orang tua perlu berperan aktif dalam mendidik semua anak tentang mendengarkan, memantau paparan suara keras, dan menjadi panutan dalam mendengarkan dengan aman bagi semua anak. Orangtua harus memastikan bahwa semua anak menghindari penggunaan earphone berlebihan, memastikan bahwa anak tidak meningkatkan volume speaker ketika mereka tidak diawasi, dan sebaiknya menggunakan perangkat audio yang dilengkapi dengan kontrol orang tua tentang tingkat kenyaringan.

Semua guru hendaknya mendidik anak dan remaja tentang kemungkinan bahaya paparan suara keras dari penyalahgunaan perangkat audio pribadi, mengembangkan kebiasaan mendengarkan secara aman, menjadikan bagian dari kurikulum pendidikan kesehatan, dan juga diajarkan sebagai bagian dari kelas musik, kesenian dan tari.

Diperkiraan 1,1 miliar anak muda di seluruh dunia berisiko mengalami gangguan pendengaran, karena praktik mendengarkan yang tidak aman. Ini termasuk paparan suara keras pada perangkat audio pribadi dan di tempat hiburan yang bising. Momentum Hari Pendengaran Sedunia (The World Hearing Day) pada Kamis, 3 Maret 2022 mengingatkan kita untuk fokus pada pentingnya mendengarkan dengan aman, sebagai sarana untuk menjaga pendengaran yang baik sepanjang hidup.

Sumber: https://dokterwikan.com/

Artikel ini ditulis oleh:

DR. dr. FX. Wikan Indrarto, Sp.A

(Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta)

 

Klinik THT RS Panti Rapih Yogyakarta
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus
Jl Cik Ditiro 30 Yogyakarta 55223

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Risiko Jatuh Pada Pasien Lanjut Usia 5/5 (1)

Keseimbangan Postur

Tubuh memiliki mekanisme untuk mempertahankan postur tetap tegak saat anda duduk, berdiri, maupun beraktivitas. Mekanisme ini merupakan kerja sama antara organ mata, vestibuler dan proploseptif yang diatur oleh pusat keseimbangan di otak kita. Apabila terjadi kerusakan atau kelainan pada salah satu organ tersebut maka akan terjadi gangguan keseimbangan. Gangguan keseimbangan mengakibatkan anda berisiko mudah jatuh. Kondisi lingkungan, seperti permukaan tanah tidak rata, lantai basah, atau banyak undakan, juga akan mempengaruhi sistem keseimbangan anda.

Apakah Anda Berisiko Mudah Jatuh?

Apabila anda memiliki satu atau lebih tanda-tanda di bawah ini, maka anda memiliki risiko gangguan keseimbangan dan mudah jatuh.

  • Gangguan pola berjalan: berjalan dengan diseret, menghentak, berayun
  • Gangguan pendengaran dan/atau penglihatan
  • Vertigo, mudah pusing, atau pingsan pada posisi tegak
  • Kelemahan otot sebagian atau seluruh tubuh, dengan/tanpa menggunakan alat bantu jalan
  • Buang air kecil atau besar yang tidak terkontrol
  • Sakit sedang atau berat
  • Delirium atau kebingungan terhadap kondisi sekitar
  • Konsumsi obat-obat berisiko tinggi (misal: obat penenang, obat hipertensi, obat diabetes, obat pencahar, obat deuretik)
  • Riwayat jatuh dalam waktu 12 bulan terakhir
  • Usia 70 tahun ke atas

 

Apa yang Harus Anda Lakukan untuk Mencegah Jatuh?

Saat di Rumah

  • Gunakan alas kaki yang tidak licin
  • Jaga lantai agar tidak licin atau basah
  • Gunakan alas pijakan karet di kamar mandi
  • Pasang hand rail di toilet atau kamar mandi
  • Pastikan pencahayaan di rumah cukup terang
  • Bila anda sedang sakit atau vertigo, jangan mengunci pintu di kamar mandi

Saat di Luar Rumah

  • Gunakan alas kaki yang tidak licin
  • Gunakan selalu alat bantu berjalan (tongkat, tripod/quadripod, walker, kursi roda, dll) sesuai yang telah direkomendasikan oleh dokter anda
  • Gunakan selalu alat bantu penglihatan dan/atau pendengaran sesuai yang telah direkomendasikan oleh dokter anda
  • Hindari jalan yang licin, basah, atau gelap
  • Minta keluarga atau teman anda mendampingi saat keluar rumah apabila gangguan keseimbangan anda cukup berat dan sangat mengganggu

Saat di Rumah Sakit

  • Perawat akan melakukan asesmen risiko jatuh setiap anda datang ke pelayanan geriatri
  • Apabila anda termasuk berisiko jatuh tinggi, perawat akan memasang stiker pada lengan bagian luar anda sebagai penanda anda berisiko jatuh tinggi
  • Stiker tanda risiko jatuh harus dipakai selama anda berada di lingkungan rumah sakit
  • Beritahukan dokter jenis obat-obatan yang rutin anda minum

 

 

Klinik Golden Care
Pelayanan Geriatri – Lantai 1 Gedung Lukas RS Panti Rapih
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223
Telepon : 0274 – 514014, 514845, 563333 ext 292
Senin – Sabtu pk 07.00 – 14.00 WIB
Wa : 08112869710

Mohon dapat memberikan rating

Tips Lebih Mudah dengan Telemedicine RS Panti Rapih 5/5 (1)

Masih belum berani ke rumah sakit saat COVID-19 ini?  Tak ada yang mengantar ke rumah sakit saat itu?

Lonjakan pasien COVID-19 akhir-akhir ini membuat fasilitas kesehatan menjadi penuh pasien, terutama di klinik demam, batuk, pilek dan IGD infeksius. Antrian panjang dan kerumunan banyak orang menumpuk di laboratorium, radiologi dan juga farmasi untuk ambil obat.  Potensi resiko penularan memungkinkan terjadi pada banyak orang di area fasilitas kesehatan, karena banyak kerumunan, jarak yang terlalu dekat, kesadaran akan protokol kesehatan yang belum kuat, dan kontrol regulasi /aturan rumah sakit tentang protokol kesehatan yang belum disiplin, terutama berisiko pada keluarga atau pengantar pasien yang sakit.

Telemedicine sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi bertemunya banyak orang dan kontak fisik, karena dapat berkomunikasi, berkonsultasi dan membantu perawatan dan pengobatan dengan jarak jauh, meskipun telemedicine mempunyai banyak kekurangan juga seperti pasien, keluarga serta fasilitas keseharan perlu mempunyai smartphone dan sinyal internet yang bagus, beberapa kondisi kesehatan yang tak dapat diperiksa tanpa kehadiran pasien seperti keadaan gawat darurat / emergency, trauma atau kecelakaan yang sedang-berat, atau segera memerlukan pemeriksaan penunjang.

Tips memaksimalkan dan mempermudah Konsultasi Dokter Online / Telemedicine:

  1. Mendaftar telemedicine dahulu bisa menghubungi RS Panti Rapih di nomor  0895 2917 8877 dan pastikan nomor Anda dapat dihubungi melalui Whatsapp ; menggunakan link registro pantirapih.id/registro ; menghubungi telp pendaftaran (0274) 514004/514006 ; atau menggunakan aplikasi android PantiRapihKu.
    Khusus untuk pendaftaran via Registro, PantiRapihKU, website dan telepon : Pendaftaran minimal 3 jam sebelumnya. Jika kurang dari 3 jam, mohon pendaftaran menggunakan Whatsapp.
  2. Persiapkan smartphone dengan baik terutama sinyal internetnya
  3. Siapkan juga kertas dan alat tulis untuk menulis apa yang perlu dicatat dari penjelasan dokter atau akan ditanyakan lagi
  4. Buatlah dan siapkan daftar obat-obat yang sudah atau sedang diminum
  5. Siapkan beberapa dokumen penunjang yang diperlukan, seperti hasil laboratorium, foto rontgen, EKG (rekam jantung), dll
  6. Tanyakan beberapa hal kemungkinan dari perjalanan penyakit anda atau stelah hasil pengobatan yang diberikan
  7. Mintalah ringkasan atau resume dari hasil konsultasi hari ini

Karena telemedicine dibatasi waktu yang tidak terlalu banyak, maka dengan mempersiapkan sesuatunya, telemedicine menjadi lebih mudah dan dapat menunjang perawatan dan penyembuhan. Jangan lupa, siapkan tempat yang nyaman,  tenang dan terang, sehingga saat konsultasi suara dan suasana menunjang untuk mendengar konsultasi lebih jelas. Jika diperlukan dapat didampingi oleh anggota keluarga yang bisa membantu menjelaskan lagi, jika ada yang terlewatkan.

RS Panti Rapih  adalah rumah sakit yang aman dan nyaman dalam berkunjung untuk memeriksakan pasien dan dalam perawatan, karena kami mempunyai SOP dan regulasi untuk protokol kesehatan terutama saat pandemic COVID-19 ini.

Informasi pendaftaran Telemedicine: https://pantirapih.or.id/rspr/telemedicine/

Link terkait: https://pantirapih.or.id/rspr/rs-panti-rapih-aman-dikunjungi/

Artikel ini ditulis oleh:

dr. Tandean Arif Wibowo, MPH

(Dokter Umum – Medical Check Up – Home Care  Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta dan Dosen Pembimbing Manajemen Bencana STIKes Panti Rapih)

 

TELEDICINE
WA : 089529178877

Pendaftaran :
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store

Mohon dapat memberikan rating

Kenali Kanker Pada Anak No ratings yet.

Setiap tanggal 15 Februari dirayakan Hari Kanker Anak Internasional atau International Childhood Cancer Day (ICCD), sebuah kampanye kolaboratif global untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker pada anak. Selain itu, juga untuk menggalang dukungan bagi para penyintas dan keluarga mereka. Tema tahun 2022 adalah ‘Kelangsungan Hidup Lebih Baik dengan dukungan Anda (Better Survival’ is achievable #throughyourhands). Apa yang menarik?

Setiap tahun, diperkirakan 400.000 anak dan remaja berusia 0-19 tahun mengidap kanker. Jenis kanker anak yang paling umum adalah kanker darah atau leukemia, kanker otak, kelenjar getah bening atau limfoma, dan tumor padat, seperti saraf atau neuroblastoma dan ginjal atau tumor Wilms. Di negara berpenghasilan tinggi, di mana layanan komprehensif umumnya dapat diakses, lebih dari 80% anak penderita kanker sembuh. Di negara berpenghasilan rendah dan menengah, hanya kurang dari 30% yang sembuh. Kanker anak umumnya tidak dapat dicegah dan dikenali melalui proses skrining.

Kematian yang dapat dihindari akibat kanker pada anak di negara berkembang diakibatkan oleh kurang, salah atau terlambat didiagnosis. Juga adanya hambatan untuk mengakses pengobatan standar, selain kematian akibat toksisitas obat dan kekambuhan kanker. Hanya 29% negara berpenghasilan rendah melaporkan bahwa obat kanker umumnya tersedia untuk populasi anak di negara tersebut, dibandingkan dengan 96% negara berpenghasilan tinggi. Sistem register atau data kanker anak nasional diperlukan untuk mendorong perbaikan berkelanjutan dalam kualitas perawatan, dan untuk menginformasikan keputusan kebijakan.

Kanker terjadi pada segala usia dan setiap bagian dari tubuh manusia. Proses ini dimulai dengan perubahan genetik dalam sel tunggal, yang kemudian tumbuh menjadi benjolan atau massa (disebut tumor), yang mendesak bagian lain dari tubuh, sehingga akan menyebabkan kerusakan dan kematian, jika tidak ditangani. Tidak seperti kanker pada orang dewasa, sebagian besar kanker pada anak tidak diketahui penyebabnya. Banyak penelitian telah berusaha untuk mengidentifikasi penyebab kanker pada anak, tetapi sangat sedikit kanker pada anak yang disebabkan oleh faktor lingkungan atau gaya hidup. Upaya pencegahan kanker pada anak harus difokuskan pada perbaikan perilaku, yang akan mencegah anak mengalami kanker yang dapat dicegah, saat mereka menjadi dewasa.

Beberapa penyakit infeksi, seperti HIV, virus Epstein-Barr dan malaria, merupakan faktor risiko kanker pada anak, di berbagai negara berkembang. Sebaliknya, beberapa infeksi lain pada anak dapat meningkatkan risiko anak tersebut akan terkena kanker saat dewasa. Untuk pencegahan kanker ini, penting sekali anak untuk divaksinasi, misalnya imunisasi hepatitis B untuk membantu mencegah kanker hati dan imunisasi HPV atau Human Papilloma Virus untuk mencegah kanker serviks.

Sekitar 10% dari semua anak dengan kanker memiliki kecenderungan terkait faktor genetik. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor lain yang mempengaruhi perkembangan kanker pada anak. Karena umumnya tidak mungkin untuk mencegah kanker pada anak, strategi paling efektif untuk mengurangi beban kanker pada anak dan meningkatkan hasil luaran klinis adalah berfokus pada diagnosis yang tepat dan cepat, diikuti dengan terapi berbasis bukti yang efektif dengan perawatan suportif yang disesuaikan.

Ketika didiagnosis lebih awal, kanker lebih mungkin untuk merespon pengobatan yang efektif dan menghasilkan kemungkinan yang lebih besar untuk bertahan hidup, lebih sedikit penderitaan, dan seringkali lebih murah, dibandingkan pengobatan tahap lanjut. Perbaikan signifikan dapat dilakukan dalam kehidupan anak penderita kanker, dengan mendeteksi kanker sejak dini dan menghindari keterlambatan pengobatan. Diagnosis yang benar sangat penting untuk mengobati kanker pada anak, karena setiap kanker memerlukan rejimen tatalaksana khusus, termasuk pembedahan, radioterapi, dan kemoterapi.

Diagnosis dini kanker pada anak terdiri dari 3 komponen utama. Pertama, kesadaran akan gejala oleh keluarga dan tenaga kesehatan. Kedua, evaluasi, diagnosis, dan penentuan stadium klinis yang akurat dan tepat waktu (menentukan sejauh mana kanker telah menyebar). Ketiga, akses ke pengobatan segera. Program diagnosis dini kanker pada anak telah berhasil diterapkan di berbagai negara dari semua tingkat pendapatan, seringkali melalui upaya kolaboratif pemerintah, masyarakat sipil dan organisasi non-pemerintah. Kanker anak dapat dikenali dengan berbagai gejala klinis sebagai peringatan awal, seperti demam berulang, sakit kepala parah dan persisten, nyeri tulang atau penurunan berat badan, yang dapat dikenali oleh keluarga dan tenaga kesehatan yang terlatih.

Program skrining umumnya tidak membantu untuk deteksi kanker anak, tetapi dalam beberapa kasus tertentu, hal ini dapat dipertimbangkan pada populasi berisiko tinggi. Misalnya, beberapa kanker mata pada anak dapat disebabkan oleh mutasi yang diturunkan. Jika mutasi terjadi dalam keluarga anak dengan retinoblastoma, konseling genetik dapat ditawarkan dan saudara kandung dipantau dengan pemeriksaan mata secara teratur sejak dini. Tidak ada bukti berkualitas tinggi untuk mendukung program skrining berbasis populasi pada anak-anak.

Diagnosis yang benar sangat penting untuk memberikan terapi yang tepat untuk jenis dan luasnya penyakit kanker pada anak. Terapi standar kanker pada anak meliputi kemoterapi, pembedahan dan atau radioterapi. Namun demikian, anak juga membutuhkan perhatian khusus dalam proses pertumbuhan fisik dan kognitif mereka yang berkelanjutan. Selain itu, mempertahankan status gizi agar tetap baik, membutuhkan tim multi-disiplin yang berdedikasi. Akses ke diagnosis yang efektif, obat kanker esensial, pemeriksaan patologi, produk darah, terapi radiasi, teknologi baru, perawatan psikososial dan suportif sangat bervariasi, tetapi tidak merata tersedia di seluruh dunia.

Penyembuhan dapat mencapai lebih dari 80% anak dengan kanker, ketika layanan kanker anak dapat diakses dengan tepat. Terapi farmakologis, termasuk obat generik murah yang masuk dalam Daftar Obat Esensial WHO untuk Anak, sangat besar perannya. Anak yang mampu menyelesaikan paket pengobatan kanker, tetap memerlukan perawatan berkelanjutan, untuk memantau kekambuhan kanker dan untuk mengelola kemungkinan dampak buruk pengobatan jangka panjang.

Perawatan paliatif bertujuan untuk mengurangi gejala nyeri yang disebabkan oleh kanker dan meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarganya. Tidak semua anak penderita kanker dapat disembuhkan, tetapi meringankan penderitaan dari keluhan nyeri hebat adalah keharusan kita bagi semua anak. Perawatan paliatif anak dianggap sebagai komponen inti dari perawatan komprehensif, dimulai ketika penyakit didiagnosis dan berlanjut selama perawatan dan pengobatan, terlepas dari tujuan kuratif atau tidak. Perawatan paliatif dapat diberikan di rumah pasien, memberikan pereda nyeri dan dukungan psikososial kepada pasien dan keluarga mereka. Akses yang memadai ke morfin oral dan obat nyeri lainnya harus disediakan untuk pengobatan nyeri kanker derajat sedang hingga berat, yang mempengaruhi lebih dari 80% pasien kanker anak pada fase terminal.

Momentum Hari Kanker Anak Internasional atau International Childhood Cancer Day (ICCD) Selasa, 15 Februari 2022 mengingatkan kita untuk memberikan perhatian dan lebih peduli pada anak dengan kanker.

Sumber: https://dokterwikan.com/

Artikel ini ditulis oleh :

DR. dr. FX. Wikan Indrarto, Sp.A

(Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

Tiada Kusta di Antara Kita 5/5 (2)

Penyakit Kusta ( Lepra / Morbus Hansen ) adalah penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh basil Mycobacterium leprae.  Awalnya menyerang di kulit, saraf tepi,  selaput lendir mulut, hidung, mata kemudian menyebar ke organ lain. Penyakit ini mirip dengan penyakit TBC karena adanya nodul inflamasi (granuloma) di kulit dan saraf tepi.  Penyebaran ke orang lain memerlukan waktu yang lama dan timbulnya gejala pada tahap awal kadang juga seperti penyakit kulit yang lain, menganggap seperti panu atau hipopigmentasi  kulit biasa, sehingga kadang kita abai dan menyepelekan gejala awal yang timbul dan tidak menyadari bahwa ada kusta di antara kita.  Jika segera dikenali dan diobati, penyakit kusta bisa segera sembuh dan baik dan resiko kecacatan bisa dihindari.

Penyebaran kusta melalui droplet /percikan cairan liur-lendir dari batuk dan bersin serta bersentuhan dengan kulit yang luka pada pasien yang terinfeksi kusta dalam jangka waktu yang lama, Kusta akan lebih menular jika ada gangguan di sistem kekebalan kita. Faktanya kusta tidak mudah menular jika tubuh dan kulit kita selalu terjaga kesehatannya, tidak hanya dengan sekali berjabat tangan, memeluk, memakai bekas alat yang dipakainya dll. Karena perlu waktu lama itu, maka mari kita kenali, cegah dan berobat secara dini.

 

Kenali Gejala Kusta

Pada awalnya gejala Kusta tak menunjukkan keluhan apa-apa dan tidak terlihat jelas ujud kelainan kulitnya. Biasanya menyadari gejala setelah berjalan bertahun-tahun.

Adapun gejala yang timbul :

  • Mati rasa di area kulit ditandai hilangnya merasakan suhu panas dan dingin, sentuhan, tekanan sampai rasa sakit / luka pada area tersebut
  • Timbul bercak-bercak lesi kulit pucat / berwarna lebih terang biasanya lebih dari 1 area dan menebal, tidak gatal, tidak bersisik dan terjadi dalam jangka waktu yang lama, kadang dikaburkan dengan penyakit kulit panu/ tinea versicolor yang timbul putih di satu tempat, gatal dan bersisik atau kelainan kulit
  • Kulit tidak berkeringat di area tersebut (anhidrosis)
  • Adanya kelemahan otot kaki dan tangan
  • Hilangnya bulu pada alis dan bulu mata
  • Mata terasa kering sehingga jarang berkedip
  • JIka terjadi gangguan di selaput lendir yang lama di hidung (sering hidung tersumbat, mimisan) dan rasa sakit yang hilang, lama-kelamaan tulang hidung akan rapuh dan hilang.
  • JIka terjadi gangguan saraf tepi (rasa sakit yang hilang) dan melemahnya otot terutama di tangan dan kaki, luka yang perlahan-lahan menjadi serius bisa menyebabkan kehilangan ruas jari pada tangan dan kakinya.

Gejala kusta berdasarkan tingkat keparahannya:

  1. Intermediate leprosy
  2. Tuberculoid leprosy
  3. Boderline tuberculois leprosy
  4. Mid-boderline leprosy
  5. Boderline lepromatous leprosy
  6. Lepromateus leprosy

 

Pencegahan Penyakit Kusta 

  1. Kenali dan pahami, dengan sering membaca literasi tentang menjaga agar tubuh tetap sehat sekarang dan selamanya seperti topik bulan ini, penyakit Kusta
  2. Perilaku hidup bersih dan sehat, baik kebersihan pribadi dan lingkungan, patuhi Protokol Kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, ditempat yang ventilasi terbuka dan menghindari kerumunan
  3. Stamina tubuh yang prima, makan minum sehat bergizi seimbang, aktivitas olahraga rutin dan istirahat yang cukup
  4. Deteksi dini dan medical check up rutin untuk memastikan tidak adanya penyakit kusta
  5. Minum obat rutin sesuai petunjuk dokter agar cepat sembuh, tidak cacat dan tidak menularkan kepada orang lain
  6. Bersatu untuk martabat, bersama terlibat mencegah stigma dan diskrimasi terhadap pasien dan keluarga penderita kusta, bersahabat membantu pencegahan dan pengobatan agar pasien semakin cepat sembuh dan penularannya semakin sedikit dan kita semakin bebas dari penyakit kusta

 

Kapan Harus Pergi ke dokter?

  • Jika ditemukan gejala-gejala yang sudah dipaparkan di atas
  • Melakukan deteksi dini dengan MCU / Medical Check Up secara umum atau dengan dokter spesialis kulit jika memiliki faktor resiko, seperti kontak lama dengan pasien kusta atau TBC, adanya gangguan kekebalan tubuh / autoimun, tinggal atau bekerja di area yang kumuh dan sanitasi tak baik
  • Dokter akan memeriksa dari anamnesa, pemeriksaan fisik berdasarkan banyaknya lesi kulit dan gangguan saraf tepi yang terganggu serta pemeriksaan penunjang bakteriologis mycobacterium. Memberikan pengobatan dini berdasarkan jenis dan lamanya sakit agar cepat sembuh dan tidak menimbulkan kecacatan

Lakukan Medical Check Up untuk memeriksa adanya penyakit Kusta setiap tahun sekali bersamaan dengan hari Kusta, minggu terakhir setiap bulan Januari agar Tiada Kusta diantara kita.

 

Artikel ini ditulis oleh:

dr. Tandean Arif Wibowo, MPH

(Dokter Umum – Medical Check Up – Home Care  Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta dan Dosen Pembimbing Manajemen Bencana STIKes Panti Rapih)

Informasi Pelayanan :
Klinik Kulit
Lantai 5 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store

 

Mohon dapat memberikan rating

PRP (Platelet-Rich Plasma) di Klinik Estetika Lucia RS Panti Rapih No ratings yet.

PRP (Platelet-Rich Plasma) merupakan plasma darah yang kaya akan platelet, yang selanjutnya menghasilkan faktor pertumbuhan secara aktif selama proses regenerasi jaringan. Manfaat yang didapatkan adalah pembentukan kolagen baru dan pembuluh darah, memperbaiki dan meregenerasi kulit yang rusak, serta memperlambat dan mengurangi tanda-tanda penuaan kulit.
PRP merupakan prosedur yang aman & sederhana, karena diproses dari darah pasien sendiri, tidak ada resiko penularan penyakit dan reaksi alergi.
PRP digunakan sebagai pelengkap pada tindakan Fractional Laser dan Microneedling untuk penanganan berbagai masalah kulit seperti bekas-bekas jerawat, kerutan-kerutan halus di kulit, mengencangkan kulit, pori-pori besar dan stretchmark. PRP digunakan juga pada penanganan kebotakan.

Untuk Sahabat Sehat Panti Rapih yang membutuhkan penanganan PRP (Platelet-Rich Plasma) atau tindakan yang lain dapat mengunjungi Klinik Estetika Lucia RS Panti Rapih.

Informasi Pelayanan :
Klinik Estetika Lucia
Lantai 5 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) No ratings yet.

Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) merupakan tindakan non-invasif untuk menangani batu ginjal dengan memanfaatkan gelombang kejut dari luar tubuh. Gelombang kejut yang digunakan berupa gelombang ultrasonik atau elektrohidrolik yang akan memecah batu menjadi ukuran lebih kecil sehingga dapat keluar bersama air kemih.
Tindakan ini sama sekali tak memerlukan sayatan ke kulit sehingga tidak membutuhkan penanganan observasi yang lama seperti pasca operasi. Proses ESWL pun tergolong singkat, hanya dengan membutuhkan waktu 1-2 jam saja, dan setelah itu pasien yang telah diterapi dapat melanjutkan aktivitasnya kembali.
Unit ESWL yang digunakan di RS Panti Rapih menggunakan teknologi yang canggih sehingga membuat waktu tindakan lebih cepat, mengurangi rasa sakit yang Anda rasakan, dan suara yang lebih halus untuk meningkatkan kenyamanan Anda ketika tindakan.
Bila anda mengalami gejala batu ginjal, silahkan kunjungi RS Panti Rapih.

RS Panti Rapih, Sahabat Untuk Hidup Sehat.

Informasi Pelayanan :
Klinik Bedah Urologi
Lantai 4 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

3 Cara Persiapan Menghadapi OMICRON di Awal Tahun No ratings yet.

Apa yang kita ketahui tentang COVID-19 varian OMICRON ?

OMICRON adalah varian SARS-CoV-2 B.1.1.529 yang dilaporkan pertama kali ke WHO, 24 November 2021 dari Afrika Selatan. WHO tanggal 26 November 2021 menetapkan sebagai varian of concern berdasarkan mutasi dari seberapa mudah penyebaran dan tingkat keparahan varian ini.

Varian OMICRON terdeteksi pertama di Indonesia tanggal 16 Desember, dan diperkirakan sudah mulai ada di wilayah tertentu di Indonesia.

Adapun gejala OMICRON adalah seperti gejala flu pada umumnya, yaitu:

  1. Tenggorokan gatal atau sakit, diikuti menjadi batuk
  2. Bersin, hidung tersumbat /pilek
  3. Kelelahan yang cepat terjadi disertai nyeri otot
  4. Demam ringan dan berkeringat terutama pada malam hari
  5. Sesak nafas ringan sampai berat
  6. Diare
  7. Jarang ditemukan kehilangan rasa pembau dan perasa lidah

Gejala penyakit COVID-19 varian OMICRON lebih ringan daripada varian Delta, hanya lebih cepat menular dan mudah menginfeksi kembali pada pasien yang pernah sakit COVID-19. Tidak benar dan belum ada bukti, jika varian OMICRON menyebabkan serangan ke jantung dari peradangan, aritmia atau gagal jantung, gangguan stroke atau gangguan pembekuan darah berat. Dilaporkan gejala yang timbul lebih ringan jika pasien sebelumnya sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19 sebelumnya.

Sampai hari ini kasus varian OMICRON di Indonesia belum ada yang dilaporkan membutuhkan perawatan yang serius.

 

Bagaimana cara /langkah pencegahannya ?

Cara 1. Patuhi dan disiplin menjalankan protokol kesehatan:

Wajib memakai masker, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan terutama ventilasi yang kurang baik, segera Mencuci tangan dengan air sabun atau handsanitizer, jika tak terlalu penting tetap di rumah saja.

Cara 2. Jika ditemukan kecurigaan ada gejala di atas, sebaiknya periksa ke dokter untuk memastikan adanya COVID-19 dan perlu dilakukan pemeriksaan swab. Jika hasil swab rapid antigen /PCR positip, pasien segera diobati dan lakukan pelacakan kontak yang lebih erat. Dengan pemeriksaan laboratorium swab PCR dilanjutkan tes Whole Genome Sequences (WGS) jenis varian OMICRON bisa terdeteksi.

Cara  3. Segera Vaksinasi COVID-19, jika belum divaksin. Ajaklah orang orang disekitar anda untuk vaksin juga, termasuk anak-anak 6-12 tahun. Dan segera lengkapi vaksin I dan II, jika belum lengkap.

Dan di awal tahun baru ini, pemerintah mencanangkan untuk melakukan booster /ulangan vaksin atau vaksin ke III untuk umum. Rencanakan dan segera lakukan booster.

Semakin kita paham dengan COVID-19 dan variannya, semakin kita patuh protokol kesehatan dan semakin kita aktif dan peduli, maka semakin terlindungi diri kita, keluarga kita, sahabat-sahabat kita, sekolah /instansi kita, masyarakat di sekitar kita dan juga daerah dan negara kita.

Salam tangguh dan semakin sehat dari awal tahun ini.

 

 

Artikel ini ditulis oleh :

dr. Tandean Arif Wibowo, MPH

(Dokter Umum – Medical Check Up – Home Care  Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta dan Dosen Pembimbing Manajemen Bencana STIKes Panti Rapih)

 

 

Info Pelayanan :
Klinik Medical Check Up Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta
Lantai 1 Gedung Rawat Jalan Borromeus
Jl Cik Ditiro 30 Yogyakarta 55223
Senin – Sabtu, pk 07.00 – 14.00 WIB
Hari Minggu atau tanggal merah tutup
WA : 08112945893

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

Mohon dapat memberikan rating