Wujudkan Persalinan Minim Trauma, RS Panti Rapih Sukses Gelar Kelas Ibu “Hypnobirthing” 5/5 (1)

YOGYAKARTA, 13 Februari 2026 – Dalam upaya memberikan edukasi kesehatan bagi ibu hamil di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, Rumah Sakit Panti Rapih sukses menyelenggarakan kegiatan Kelas Ibu Edisi 038. Acara yang bertajuk “Bersalin Aman dan Nyaman dengan Hypnobirthing” ini berlangsung pada Jumat pagi di Ruang Senam Hamil, Gedung Rawat Jalan Borromeus.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta ibu hamil yang didampingi oleh 8 orang pendamping (suami/keluarga). Kehadiran pendamping ini diharapkan dapat memberikan dukungan emosional yang optimal bagi ibu saat menghadapi proses persalinan nanti.

Kelas ini menghadirkan dua narasumber ahli di bidangnya untuk memberikan pemahaman menyeluruh baik dari sisi medis maupun teknik relaksasi:

  1. dr. Lusiana Irine, Sp.OG (Dokter Spesialis Obsgin RS Panti Rapih), yang memaparkan materi mengenai indikator persalinan yang aman dan nyaman dari sudut pandang medis.
  2. Maria Nita Anggraeni, A.Md.Keb (Bidan & Praktisi Hypnobirthing RS Panti Rapih), yang memandu sesi praktik hypnobirthing untuk membantu ibu mengelola rasa sakit dan kecemasan melalui teknik relaksasi dan afirmasi positif.

 

Selain mendapatkan ilmu yang bermanfaat, para peserta juga dimanjakan dengan berbagai fasilitas seperti:

  • Materi edukasi lengkap.
  • Konsumsi (snack dan minum).
  • Doorprize menarik bagi peserta yang aktif.
  • Voucher khusus dari Pigeon sebagai bentuk apresiasi bagi para ibu.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari edukasi tim Kebidanan dna Kandungan yang diusung oleh RS Panti Rapih melalui program RSSIB (Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi). Dengan adanya kelas ini, RS Panti Rapih berkomitmen untuk terus mendampingi para calon orang tua dalam mempersiapkan kelahiran buah hati dengan cara yang lebih tenang, minim trauma, dan penuh kebahagiaan.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Mohon dapat memberikan rating

Rayakan Hari Kanker Sedunia 2026, RS Panti Rapih Usung “The Science of Pink” untuk Edukasi Personalisasi Terapi Kanker Payudara No ratings yet.

YOGYAKARTA, 6 Februari 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia 2026, Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukatif dan suportif bertajuk “The Science of Pink: Memahami Jenis Kanker Payudara”. Acara yang berlangsung di Lounge Lobby Lantai 2, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus ini dihadiri oleh 44 orang peserta yang terdiri dari pasien kanker payudara, keluarga, tenaga kesehatan, serta perwakilan komunitas kanker.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Medis RS Panti Rapih Yogyakarta,dr. Esdras Ardi Pramudita, M.H.P.M., M.Sc., Sp.N. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pendekatan holistik—medis, psikologis, dan sosial—dalam mendampingi setiap langkah perjalanan pasien.

Tema “The Science of Pink” diangkat untuk mengedukasi masyarakat bahwa setiap kasus kanker payudara bersifat unik dan membutuhkan penanganan yang spesifik. Sebagai simbol visual, ke-44 peserta mengawali kegiatan dengan melakukan cap ibu jari pada kanvas “Pohon Kehidupan”. Aktivitas ini melambangkan keberagaman karakteristik individu dan stadium penyakit yang tetap bersatu dalam satu ekosistem dukungan yang kuat.

Seminar edukasi ini menghadirkan para ahli untuk membedah kanker payudara dari berbagai sudut pandang teknis maupun praktis:

  1. dr. Johan Kurnianda, Sp. PD. KHOM memaparkan materi mengenai subtipe kanker payudara dan keunikan tiap tahap pengobatan. Beliau memperkenalkan konsep Targeted Therapy, yakni pengobatan yang bekerja secara spesifik pada target tertentu di sel kanker agar terapi lebih tepat sasaran.
  2. Aganetha Naura Permata, A.Md.Kes memberikan edukasi dari sisi fisioterapi, khususnya mengenai terapi pasca-mastektomi dan pencegahan lymphedema.
  3. Ibu Neni Puspitas Guningsih, S.Kep., Ners dan Ibu MM. Diyah Pujiastuti, S.Kep., Ners memandu demo praktis SADARI (Periksa Payudara Sendiri) menggunakan alat peraga guna meningkatkan kemampuan deteksi dini mandiri.

Kegiatan ditutup dengan seremoni “Ribbon of Hope”, di mana seluruh peserta menyatukan berbagai gradasi pita pink. Perbedaan warna pita tersebut melambangkan keragaman stadium dan pengalaman penyintas, namun penyatuannya melambangkan kekuatan, harapan, dan persatuan dalam melawan kanker.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih berkomitmen untuk terus menjadi pusat layanan kesehatan yang tidak hanya unggul secara medis, tetapi juga hadir sebagai pendamping yang suportif bagi para pejuang kanker.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Mohon dapat memberikan rating

Wujudkan Generasi Emas 2045, RS Panti Rapih Gelar Talkshow Edukasi Gizi di Hari Gizi Nasional ke-66 No ratings yet.

YOGYAKARTA, 22 Januari 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional ke-66 sekaligus merayakan HUT ke-4 Kafe Nutri Eatery, Instalasi Gizi RS Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk “Gizi Optimal Untuk Generasi Emas Yang Aktif Sehat dan Berkualitas”. Acara yang berlangsung di Lounge Lantai 2 Gedung Borromeus ini bertujuan untuk menekan angka stunting dan meningkatkan pemahaman gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Sthepani Maria Nainggolan, M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kualitas SDM Indonesia di masa depan sangat bergantung pada status gizi anak sejak dini. “Stunting bukan hanya soal tinggi badan, tapi soal masa depan kognitif dan produktivitas anak. Jika tidak ditangani serius sejak masa kehamilan dan masa sekolah, peluang kita mencapai Generasi Emas 2045 bisa terhambat,” ujar dr. Sthepani.

Talkshow ini menghadirkan perspektif menyeluruh dari tiga narasumber ahli untuk memberikan solusi nyata bagi para kader puskesmas binaan, unit karya, dan ibu dengan anak bawah dua tahun (baduta):

dr. Galuh Martin Maytasari, Sp.A, M.Sc: Mengupas strategi eksplorasi makanan untuk mencegah perilaku pilih-pilih makanan (picky eating) yang sering menjadi pemicu defisiensi nutrisi.

dr. Noviani, Sp.GK: Menekankan pentingnya persiapan gizi ibu bahkan sejak sebelum kehamilan sebagai fondasi utama pencegahan stunting.

Melia Mega Kurnia C, S.Gz: Memberikan panduan praktis mengenai tekstur dan variasi MPASI (Makanan Pendamping ASI) yang berkualitas untuk mendukung perkembangan otak di periode emas.

Melalui rangkaian kegiatan ini, RS Panti Rapih Yogyakarta membawa harapan besar bagi berbagai pihak:

  • Bagi Peserta (Ibu & Kader): Diharapkan para ibu dan kader kesehatan memiliki kepercayaan diri dan pengetahuan praktis dalam mengelola asupan gizi keluarga, mampu mempraktikkan pembuatan MPASI yang tepat, serta lebih proaktif dalam memantau tumbuh kembang anak secara mandiri.
  • Bagi RS Panti Rapih: Kegiatan ini diharapkan memperkuat peran RS Panti Rapih sebagai mitra kesehatan masyarakat yang tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga pada upaya preventif. Selain itu, diharapkan Kafe Nutri Eatery semakin dikenal sebagai pusat penyediaan nutrisi sehat yang mendukung gaya hidup berkualitas bagi pasien dan pengunjung.

Dengan sinergi antara rumah sakit, fasilitas kesehatan tingkat pertama (puskesmas), dan masyarakat, RS Panti Rapih berkomitmen untuk terus mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing tinggi di kancah global.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Gizi RS Panti Rapih
WA : 08112847278

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Ajak Pekerja Bandara Jaga Kesehatan dan Keluarga No ratings yet.

Rumah Sakit Panti Rapih menyelenggarakan Health Talk bertema “Kerja Sehat, Keluarga Kuat” bagi para pekerja Bandara Adisutjipto Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan seiring meningkatnya frekuensi penerbangan di bandara, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan fisik dan mental para karyawan.

Acara berdurasi tiga jam ini menghadirkan Dr. Jodi Visnu, public health professional sekaligus narasumber utama dari RS Panti Rapih, yang membawakan materi tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara tuntutan kerja dan peran dalam keluarga. Peserta diajak merenungkan ulang pola istirahat, komunikasi, dan gaya hidup yang menunjang kesehatan menyeluruh.

General Manager PT. Angkasa Pura Indonesia (InJourney) Bandara Adisutjipto, Kolonel Pnb. Wibowo Cahyono Soekadi, turut hadir dan mendampingi sepanjang acara. “Karyawan yang sehat secara jasmani dan rohani adalah aset penting dalam operasional bandara,” ujarnya.

Dr. Jodi menyampaikan bahwa ilmu kesehatan masyarakat memiliki andil besar dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat. “Edukasi seperti ini penting agar para pekerja tidak hanya sehat secara individu, tapi juga mampu menjaga keseimbangan dalam keluarga. Dunia kerja harus menjadi tempat yang mendukung kesehatan secara utuh,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif, diselingi sharing peserta yang disambut gelak tawa. Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih menegaskan komitmennya untuk memperluas edukasi kesehatan ke berbagai sektor, termasuk lingkungan kerja.

 

Artikel ditulis oleh :

Dr.dr. Jodi Visnu, M.P.H

(Hospital Representative RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Informasi lebih lanjut :
Instalasi Pengembangan Usaha & Kerjasama RS Panti Rapih
WA : 08112975434

Mohon dapat memberikan rating

Merawat Mental di Balik Senyum Frontliner 4/5 (1)

Yogyakarta, 30 Juni 2025 -RS Panti Rapih bekerja sama dengan Hotel Santika Premiere Yogyakarta menyelenggarakan Health Talk bertema “Manajemen Stres dalam Dunia Perhotelan.” Acara ini menghadirkan Dr. Jodi Visnu, public health professional, serta Alfred Yudhi, Manajer HRD hotel, yang bersama-sama membekali para staf—khususnya frontliner—dengan keterampilan mengelola stres dalam dunia kerja yang penuh dinamika.

Sebagai hotel yang lekat dengan kenangan bagi banyak tamu, Hotel Santika Premiere Yogyakarta memahami bahwa layanan terbaik hanya bisa diberikan oleh staf yang sehat secara mental. “Staf yang kuat bukan berarti tidak pernah lelah, tapi tahu cara menjaga dirinya agar tetap hadir dengan sepenuh hati,” ungkap Dr. Jodi.

Dalam sesi ini, peserta diajak mengenali stres sebagai tantangan yang bisa dihadapi dengan strategi sederhana dan praktis. Alfred Yudhi menambahkan bahwa perhatian terhadap kesehatan mental staf merupakan bagian penting dari komitmen manajemen terhadap mutu layanan.

Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian lintas sektor dalam merawat sumber daya manusia di industri hospitality. Seperti yang disampaikan dalam sesi tersebut, “Yang paling diingat dari sebuah hotel bukan hanya tempatnya, tapi bagaimana para tamu disapa dengan sentuhan hati.”

 

 

 

Artikel ditulis oleh :

Dr. dr. Jodi Visnu, MPH

(Hospital Representative RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

 

Informasi lebih lanjut :

Bidang Pengembangan Usaha & Kerjasama

Telepon : 0274-563333 ext 266/316

WA : 08112975434

Mohon dapat memberikan rating