Peringati World Heart Day 2026, RS Panti Rapih Edukasi 37 Peserta Lewat Talkshow “Don’t Miss A Beat” No ratings yet.

Dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia (World Heart Day) 2026, Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Talkshow Kesehatan bertajuk “Don’t Miss A Beat : Kenali, Jaga, dan Pulihkan Jantung Kita” pada Selasa, 29 September 2026. Acara yang berlangsung di Lounge Lantai 2, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih ini diikuti oleh 37 peserta yang antusias menyimak seluruh rangkaian acara dari awal hingga akhir.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan sesi registrasi peserta yang disertai pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis. Para peserta mendapatkan fasilitas pemeriksaan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) oleh tim Ahli Gizi, serta cek tekanan darah dan Gula Darah Sewaktu (GDS) oleh tim Keperawatan RS Panti Rapih.

 

Acara resmi dibuka pada pukul 09.00 WIB dengan sambutan dari Direktur Utama RS Panti Rapih, Dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Setelah sambutan dari Direktur Utama, seluruh peserta dan pihak yang hadir diajak berpartisipasi dalam sesi Heart Commitment / Heart Wall sebagai bentuk komitmen bersama untuk senantiasa menjaga kesehatan jantung. Dipandu oleh moderator dr. Athanasius Wrin Hudoyo, Ph.D., Sp.JP, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengantar Hari Jantung Sedunia sebelum memasuki sesi penyampaian materi oleh para narasumber pakar spesialis jantung dan pembuluh darah.

Pada sesi materi pertama, dr. Steven Setiawan, Sp.JP membawakan topik “Don’t Miss a Beat : Kenali Sinyal Jantung Sebelum Terlambat”. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya kewaspadaan dini terhadap sinyal dan gejala awal gangguan jantung agar tindakan penanganan tidak terlambat dilakukan. Sesi kedua dilanjutkan oleh dr. Yunia Duana, Sp.JP yang menyampaikan materi “Jantung Boleh Sakit, Hidup Harus Tetap Bergerak”, memberikan arahan dan motivasi mengenai pemulihan serta pentingnya menjaga aktivitas fisik yang aman bagi kesehatan jantung. Antusiasme peserta terlihat pada sesi tanya jawab interaktif bersama tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS). Setelah itu, dr. YF. Galuh Retno Anggraini, Sp.JP(K) memberikan pemaparan mengenai komitmen dan kelengkapan fasilitas layanan jantung di RS Panti Rapih Yogyakarta. Seluruh rangkaian acara berakhir dengan tertib dan lancar pada pukul 11.00 WIB.

Melalui penyelenggaraan talkshow edukatif ini, RS Panti Rapih berharap masyarakat dapat semakin peduli dan responsif terhadap kesehatan jantung, baik melalui upaya pencegahan deteksi dini maupun penanganan yang tepat dan terpadu.

 

Mohon dapat memberikan rating

Puncak HUT Ke-97 RS Panti Rapih: Bertumbuh dalam Kasih dan Berbuah dalam Kesejahteraan No ratings yet.

RS Panti Rapih genap berusia 97 tahun berkarya dan melayani masyarakat Yogyakarta. Perjalanan hampir satu abad ini merupakan rekam jejak panjang yang sarat akan sejarah, dedikasi, serta nilai-nilai kemanusiaan. Untuk menandai momen istimewa tersebut, RS Panti Rapih menggelar Misa Syukur dan Puncak Acara HUT Ke-97 pada Senin, 14 September 2026, bertempat di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu (GRJT) RS Panti Rapih.

Rangkaian acara yang berlangsung dari pukul 15.00 hingga 19.30 WIB ini dihadiri oleh sekitar 350 undangan. Hadir dalam perayaan ini Organ Yayasan Panti Rapih (Pembina, Pengawas, dan Pengurus YPR), Pimpinan Unit Karya Yayasan Panti Rapih, jajaran Struktural RS Panti Rapih, serta komunitas pemuka agama seperti Romo Paroki Kotabaru dan Suster-suster CB dari Komunitas Provinsialat, Santa Anna, dan Panti Rapih.

Perayaan tahun ini mengusung tema “Bertumbuh dalam Kasih dan Berbuah dalam Kesejahteraan”. Selain sebagai ungkapan rasa syukur atas penyertaan Tuhan selama satu tahun ke belakang dan memohon keberkahan untuk melangkah ke depan, acara ini disusun untuk menumbuhkan semangat pelayanan yang tulus serta memberikan wadah apresiasi setinggi-tingginya bagi karyawan yang telah mengabdi secara setia.

Jajaran Direksi bersama penerima lencana 25 tahun berkarya

Jajaran Direksi bersama penerima lencana 35 thn berkarya

Rangkaian acara diawali dengan prosesi penganugerahan Lencana Penghargaan Kesetiaan bagi karyawan dengan masa bakti 25 dan 35 tahun. Sesi ini dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., dilanjutkan dengan penyematan lencana secara simbolis dan penyampaian kesan-pesan dari perwakilan penerima penghargaan.

Usai penyerahan lencana, acara dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi Pesta Salib Suci yang dipimpin oleh Vikaris Episkopalis (Vikep) Yogyakarta Timur, Rm. Marcellinus Tanto, Pr., bersama Rm. Modestus Supriyanto, Pr. dari Tim Pastoral Care RS Panti Rapih. Suasana Misa Syukur berlangsung khusyuk, menyatukan seluruh civitas hospitalia dalam doa bersama.

Memasuki sesi seremonial, penyampaian sambutan diwakili oleh Ketua Panitia HUT Ke-97, Sandiwan, S.Kep., Ns., Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., serta Ketua Umum Pengurus Yayasan Panti Rapih, Ir. Ambrosius Koesmargono, MCM., Ph.D. Pada kesempatan ini pula ditayangkan video ucapan selamat dari internal RS dan berbagai unit karya yang mempererat rasa kekeluargaan.

Menjelang puncak acara menuju gerbang satu abad pelayanan, dilakukan Prosesi Api Kasih dan Pernyataan Komitmen bersama, yang disusul dengan pemotongan tumpeng serta sesi foto bersama dengan latar belakang theme song 97 Tahun RS Panti Rapih. Suasana perayaan kemudian makin semarak melalui rangkaian hiburan, mulai dari penayangan video angklung, pertunjukan Line Dance RS Panti Rapih, hingga penampilan puncak dari Pantra Band.

Melalui perayaan ulang tahun ke-97 ini, seluruh civitas hospitalia RS Panti Rapih meneguhkan kembali komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kesehatan berbelas kasih dan berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Mohon dapat memberikan rating

Wujud Syukur HUT Ke-97, RS Panti Rapih Gelar Kenduri Bersama Warga Sekitar No ratings yet.

Menginjak usia yang ke-97 tahun, Rumah Sakit Panti Rapih menyelenggarakan kegiatan Kenduri pada Sabtu, 12 September 2026. Acara yang berlangsung di Lobby Lounge Lantai 2 Gedung Rawat Jalan Terpadu RS Panti Rapih ini digelar mulai pukul 18.00 hingga 19.30 WIB dengan penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan.

Kegiatan Kenduri ini diselenggarakan sebagai ungkapan rasa syukur yang mendalam atas penyertaan, berkat, dan perlindungan Tuhan Yang Maha Kasih yang telah menyertai perjalanan RS Panti Rapih hingga mencapai usia 97 tahun. Perjalanan panjang tersebut merupakan buah dari karya, dedikasi, serta komitmen seluruh Pelayan Kesehatan RS Panti Rapih dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

Selain sebagai wujud syukur, momen ini menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan dan membangun silaturahmi antara pihak rumah sakit dengan masyarakat di lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih ingin berbagi kebahagiaan sekaligus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada warga sekitar atas penerimaan, dukungan, serta kebersamaan yang telah terjalin erat selama ini.

Acara syukuran ini dihadiri oleh sekitar 100 tamu undangan. Hadir di antaranya jajaran Direksi RS Panti Rapih, warga lingkungan sekitar, Lurah Terban, serta perwakilan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Terban. Rangkaian acara dibuka secara resmi melalui sambutan dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Lurah Terban Indria Cahya, S.K.M., M.P.A.

Di samping memanjatkan doa bersama dan menjalin kebersamaan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi RS Panti Rapih untuk memperkenalkan berbagai produk serta layanan kesehatan yang tersedia kepada masyarakat sekitar. Dengan demikian, diharapkan warga semakin mengenal fasilitas dan layanan yang ada, sekaligus merasakan manfaat nyata dari keberadaan RS Panti Rapih sebagai bagian tak terpisahkan dari lingkungan masyarakat Terban.

Melalui kegiatan Kenduri HUT Ke-97 ini, RS Panti Rapih berharap dapat semakin memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian, dan komitmen dalam melanjutkan karya pelayanan kesehatan. Semangat syukur atas perjalanan 97 tahun ini menjadi pijakan kokoh untuk terus berbenah dan mempersiapkan diri menuju 100 tahun RS Panti Rapih yang semakin maju, berdaya saing, serta siap berkiprah di tingkat global.

 

Mohon dapat memberikan rating

Mengenang Perjuangan Pendahulu, RS Panti Rapih Gelar Ziarah Makam Leluhur Menyambut HUT ke-97 No ratings yet.

Menjelang usianya yang ke-97 tahun pada 14 September 2026, Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Ziarah Makam Leluhur pada Rabu, 9 September 2026. Kegiatan spiritual dan reflektif yang berlangsung pukul 07.30 hingga 12.30 WIB ini diikuti oleh jajaran Direksi serta Panitia HUT ke-97 RS Panti Rapih.

Ziarah ini dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang pelayanan kesehatan RS Panti Rapih di Yogyakarta, sekaligus menjadi momen penting untuk mengenang dan menghormati dedikasi para suster serta pelayan kesehatan pendahulu yang telah merintis karya misi ini sejak awal.

Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan bersama oleh Direksi dan Panitia HUT. Kunjungan pertama ditujukan ke Rumah Abu alm. dr. Stefanus Arief Haliman, M.P.H. di PUKY. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Pemakaman Madurejo untuk memberikan penghormatan di makam alm. dr. Teddy Janong, M.Kes. Rombongan ziarah lantas menuju Pemakaman Sawitsari guna mendoakan alm. Prof. Dr. Dibyo Prabowo, M.S. dan alm. Bapak Tarsisius Hani Handoko. Seluruh rangkaian ziarah ditutup dengan pendoaan di Makam Para Suster CB yang berlokasi di Mrican, Gejayan.

 

Selain sebagai sarana napak tilas sejarah, kegiatan ziarah ini menjadi pengalaman rohani bagi para peserta untuk mengalami perjumpaan dengan Tuhan dan mempererat kesatuan dengan para pendahulu, yang diyakini terus menjadi pendoa bagi keberlangsungan karya misi Rumah Sakit Panti Rapih.

Melalui kegiatan ziarah ini, iman dan pengharapan seluruh jajaran RS Panti Rapih diharapkan semakin diperkuat dalam meneruskan misi pelayanan kesehatan masyarakat. Semangat ini sejalan dengan tema yang diusung dalam rangkaian acara HUT ke-97 RS Panti Rapih, yaitu “Bertumbuh Dalam Kasih dan Berbuah Dalam Kesejahteraan.”

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Mohon dapat memberikan rating

Misa Arwah dalam Rangka HUT ke-97 RS Panti Rapih, Mengenang Jejak Pengabdian Civitas Hospitalia No ratings yet.

Yogyakarta, 8 September 2026 – Sebagai bentuk perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-97 RS Panti Rapih, diadakan Misa Arwah untuk seluruh civitas hospitalia RS Panti Rapih yang telah wafat. Aktivitas yang berlangsung di Kapel Rumah Sakit Panti Rapih pada Selasa, 8 September 2026, pukul 10.30 sampai 12.00 WIB ini merupakan bagian dari serangkaian perayaan ulang tahun ke-97 dengan tema “Bertumbuh Dalam Kasih dan Berbuah Dalam Kesejahteraan.”

Misa Arwah adalah kesempatan khusus untuk mengenang dan berdoa bagi para civitas hospitalia yang semasa hidupnya telah terlibat dalam perjalanan pekerjaan dan pelayanan RS Panti Rapih. Doa dan penghormatan ini adalah bentuk rasa syukur atas berkat 97 tahun perjalanan RS Panti Rapih, yang tidak terlepas dari peran serta kontribusi seluruh keluarga besar rumah sakit, termasuk mereka yang sudah tidak ada lagi di dunia ini.

Kegiatan dimulai dengan membacakan daftar nama para civitas hospitalia RS Panti Rapih yang dihormati dalam Misa Arwah. Suasana yang serius dan penuh pemikiran menghiasi perayaan Ekaristi, sebagai momen bagi seluruh keluarga besar RS Panti Rapih untuk kembali mengenang para individu yang pernah hadir, berkontribusi, dan berdedikasi dalam melayani rumah sakit.

Misa Arwah ini juga bertujuan memperkuat persatuan keluarga besar RS Panti Rapih melalui pertemuan dalam doa dan iman. Kegiatan ini bukan hanya untuk mengingat jasa dan pengabdian mereka, tetapi juga menjadi kesempatan untuk merenung bahwa perjalanan RS Panti Rapih selama 97 tahun adalah hasil dari partisipasi banyak orang dari berbagai lapisan, mulai dari tingkat teknis, struktural, hingga Yayasan.

Perayaan tersebut dihadiri oleh Pengurus Yayasan Panti Rapih, Direksi RS Panti Rapih, serta beberapa tamu undangan yang terdiri dari Komunitas Provinsialat, Komunitas St. Anna, anggota Komunitas Panti Rapih, pegawai Kapel dan Biara, serta perwakilan keluarga dari civitas hospitalia yang telah wafat.

Beberapa keluarga dari civitas hospitalia yang sudah meninggal turut hadir, di antaranya keluarga alm.dr. Stefanus Arief Haliman, M.P.H., alm. Prof. Dr. Dibyo Prabowo, M.Sc., alm. Bapak Tarsisius Hani Handoko, dan alm.dr. Keluarga hadir dalam perayaan ini sebagai bagian yang sangat penting, yang juga menunjukkan kebersamaan serta penghormatan terhadap usaha dan pengabdian para almarhum bagi RS Panti Rapih.

Melalui Misa Arwah ini, keluarga besar RS Panti Rapih diundang untuk tidak hanya melihat perjalanan 97 tahun sebagai sebuah pencapaian institusi, tetapi juga sebagai perjalanan iman, kasih, dan pengabdian yang dibangun oleh banyak pribadi.
Mengenang orang-orang yang sudah tiada adalah bagian dari berterima kasih atas perjalanan yang mereka lalui. Mendoakan mereka adalah ungkapan kasih. Melanjutkan pekerjaan pelayanan adalah cara nyata untuk meneruskan pengabdian yang telah mereka tinggalkan.

Dalam semangat HUT ke-97, RS Panti Rapih terus berkomitmen untuk bertumbuh dalam kasih dan berbuah dalam kesejahteraan, dengan membawa nilai-nilai pengabdian para pendahulu sebagai inspirasi untuk terus menghadirkan pelayanan yang penuh kasih bagi sesama.

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakartamisa

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Menuju 100 Tahun, RS Panti Rapih Perkuat Budaya Layanan Prima Melalui Launching Program “RAMAH” 5/5 (2)

YOGYAKARTA, 10 Februari 2025 – RS Panti Rapih Yogyakarta secara resmi meluncurkan program RAMAH (Raih Apresiasi Melalui Atensi dan Hospitalitas) sekaligus menggelar Sosialisasi Standar Frontliner di Auditorium Lantai 6, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari upaya re-branding layanan rumah sakit untuk menjawab tantangan persaingan layanan kesehatan yang semakin dinamis dan ekspektasi pasien yang terus meningkat.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Direksi RS Panti Rapih dan diikuti oleh total 423 peserta internal, yang terdiri dari 82 peserta secara offline dan 341 peserta melalui platform Zoom.

Transformasi Layanan Berbasis Atensi dan Hospitalitas

Dalam sambutannya, Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., menegaskan bahwa Program RAMAH bukan sekadar slogan, melainkan budaya kerja yang harus meresap dalam setiap tindakan karyawan.

“Pasien mungkin lupa obat apa yang diberikan, tetapi mereka tidak akan lupa bagaimana kita memperlakukan mereka. Program RAMAH hadir untuk memastikan setiap insan RS Panti Rapih melayani dengan penampilan profesional, gestur menenangkan, serta komunikasi yang empati,” ujar dr. Stephani.

Beliau menambahkan bahwa menjelang usia satu abad RS Panti Rapih pada tahun 2029, penguatan budaya pelayanan prima menjadi warisan mutu yang harus dijaga keberlanjutannya.

Standar Baru Frontliner: Dari Penampilan Hingga Komunikasi

Acara sosialisasi ini terbagi dalam tiga sesi utama yang membekali karyawan dengan standar service excellence:

Sesi 1: Communication & Content – Disampaikan oleh dr. Maria Silvia Utomo, MSc, SpMK (Ketua Tim Frontliner), yang menekankan pentingnya konten komunikasi yang akurat dan cara penyampaian yang efektif kepada pasien.

 

Sesi 2: Grooming & Gesture – Disampaikan oleh Matheus Arief Yudanto, S.E. (Tim Frontliner), yang memaparkan standar penampilan serta sikap tubuh yang seragam sebagai cerminan profesionalisme rumah sakit.

Sesi 3: Implementasi Program RAMAH – Disampaikan oleh Wahyu Widjajanti Rahaju, S.K.M. (Kepala Bidang SDM), yang mengupas tuntas latar belakang hingga rangkaian evaluasi dan apresiasi yang akan dijalankan dalam program ini.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih Yogyakarta menitipkan harapan besar kepada seluruh karyawan untuk:

  • Menjadi Wajah Rumah Sakit: Menyadari bahwa setiap individu, terutama frontliner, adalah representasi langsung dari nilai-nilai rumah sakit.
  • Meningkatkan Sensitivitas Pelayanan: Mengutamakan atensi (kehadiran sepenuh hati) dalam setiap interaksi guna menekan angka komplain dan meningkatkan kepuasan pasien.
  • Konsistensi Standar: Menerapkan standar Grooming, Gesture,dan Communication secara konsisten tanpa membeda-bedakan pasien.
  • Membangun Sinergi: Menjadikan Program RAMAH sebagai jiwa dalam bekerja, sehingga tercipta lingkungan penyembuhan yang hangat dan suportif bagi pasien dan keluarganya.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Peringati Hari Orang Sakit Sedunia, RS Panti Rapih Yogyakarta Bagikan Berkat dan Harapan bagi Pasien No ratings yet.

YOGYAKARTA, 11 Februari 2026 – Rumah Sakit (RS) Panti Rapih Yogyakarta kembali meneguhkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang holistik, tidak hanya secara fisik tetapi juga spiritual. Bertepatan dengan peringatan Hari Orang Sakit Sedunia, RS Panti Rapih menyelenggarakan serangkaian kegiatan rohani yang ditujukan bagi pasien, keluarga, dan seluruh civitas hospitalia.

Misa Kudus: Doa Bersama untuk Kesembuhan

Rangkaian acara dimulai dengan pelaksanaan Misa Kudus yang bertempat di Kapel Panti Rapih. Misa dipimpin oleh Romo Modestus Supriyanto, Pr, selaku Pastoral Care RS Panti Rapih. Perayaan ekaristi ini diikuti dengan khidmat oleh:

  • Pasien rawat inap beserta keluarga.
  • Karyawan RS Panti Rapih.
  • Suster-suster lansia dari Kongregasi Cinta Kasih Carolus Borromeus (CB).

Dalam suasana doa yang hangat, Misa ini menjadi sarana penguatan iman bagi mereka yang sedang berjuang melawan sakit, sekaligus bentuk dukungan spiritual dari komunitas rumah sakit.

Kunjungan Kasih Direksi

 

Setelah pelaksanaan Misa, Direktur Utama RS Panti Rapih melanjutkan agenda dengan mengunjungi langsung unit-unit perawatan. Dalam kunjungan tersebut, Direksi menyapa para pasien secara personal dan membagikan benda-benda rohani sebagai simbol penyemangat. Aksi ini bertujuan untuk menyampaikan pesan mendalam bahwa kondisi sakit bukanlah penghalang untuk merasakan kehadiran Sang Pencipta.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menyampaikan pesan bahwa di dalam sakit pun, kasih Tuhan tetap melimpah. Kami ingin mendampingi setiap pasien agar tetap memiliki harapan dan keteguhan hati dalam proses pemulihan mereka,” ujar perwakilan manajemen RS Panti Rapih.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Mohon dapat memberikan rating

Rayakan Hari Kanker Sedunia 2026, RS Panti Rapih Usung “The Science of Pink” untuk Edukasi Personalisasi Terapi Kanker Payudara 5/5 (1)

YOGYAKARTA, 6 Februari 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia 2026, Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukatif dan suportif bertajuk “The Science of Pink: Memahami Jenis Kanker Payudara”. Acara yang berlangsung di Lounge Lobby Lantai 2, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus ini dihadiri oleh 44 orang peserta yang terdiri dari pasien kanker payudara, keluarga, tenaga kesehatan, serta perwakilan komunitas kanker.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Medis RS Panti Rapih Yogyakarta,dr. Esdras Ardi Pramudita, M.H.P.M., M.Sc., Sp.N. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pendekatan holistik—medis, psikologis, dan sosial—dalam mendampingi setiap langkah perjalanan pasien.

Tema “The Science of Pink” diangkat untuk mengedukasi masyarakat bahwa setiap kasus kanker payudara bersifat unik dan membutuhkan penanganan yang spesifik. Sebagai simbol visual, ke-44 peserta mengawali kegiatan dengan melakukan cap ibu jari pada kanvas “Pohon Kehidupan”. Aktivitas ini melambangkan keberagaman karakteristik individu dan stadium penyakit yang tetap bersatu dalam satu ekosistem dukungan yang kuat.

Seminar edukasi ini menghadirkan para ahli untuk membedah kanker payudara dari berbagai sudut pandang teknis maupun praktis:

  1. dr. Johan Kurnianda, Sp. PD. KHOM memaparkan materi mengenai subtipe kanker payudara dan keunikan tiap tahap pengobatan. Beliau memperkenalkan konsep Targeted Therapy, yakni pengobatan yang bekerja secara spesifik pada target tertentu di sel kanker agar terapi lebih tepat sasaran.
  2. Aganetha Naura Permata, A.Md.Kes memberikan edukasi dari sisi fisioterapi, khususnya mengenai terapi pasca-mastektomi dan pencegahan lymphedema.
  3. Ibu Neni Puspitas Guningsih, S.Kep., Ners dan Ibu MM. Diyah Pujiastuti, S.Kep., Ners memandu demo praktis SADARI (Periksa Payudara Sendiri) menggunakan alat peraga guna meningkatkan kemampuan deteksi dini mandiri.

Kegiatan ditutup dengan seremoni “Ribbon of Hope”, di mana seluruh peserta menyatukan berbagai gradasi pita pink. Perbedaan warna pita tersebut melambangkan keragaman stadium dan pengalaman penyintas, namun penyatuannya melambangkan kekuatan, harapan, dan persatuan dalam melawan kanker.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih berkomitmen untuk terus menjadi pusat layanan kesehatan yang tidak hanya unggul secara medis, tetapi juga hadir sebagai pendamping yang suportif bagi para pejuang kanker.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Mohon dapat memberikan rating

United by Unique: RS Panti Rapih Tebarkan Semangat dan Setangkai Mawar di Hari Kanker Sedunia 5/5 (2)

YOGYAKARTA, 4 Februari 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia yang jatuh pada hari ini, RS Panti Rapih menyelenggarakan aksi simpatik bertajuk “United by Unique”. Sebagai bentuk dukungan nyata bagi para pejuang kanker, jajaran Direksi RS Panti Rapih turun langsung menemui pasien untuk membagikan setangkai bunga mawar dan pesan penguatan.

Kegiatan ini menyasar para pasien yang tengah berjuang, baik mereka yang sedang menjalani prosedur kemoterapi di unit rawat jalan maupun pasien yang sedang dalam masa pemulihan di ruang rawat inap.

Bunga mawar yang dibagikan bukan sekadar pemberian simbolis, melainkan representasi dari kasih, perhatian, dan dukungan tulus dari seluruh keluarga besar RS Panti Rapih. Melalui gestur sederhana ini, pihak rumah sakit ingin menyampaikan pesan bahwa setiap langkah perjuangan pasien dihargai dan didampingi sepenuhnya.

Melalui semangat Hari Kanker Sedunia, RS Panti Rapih kembali meneguhkan komitmennya untuk menghadirkan layanan onkologi yang komprehensif. Selain fasilitas medis yang mumpuni, aspek psikologis dan dukungan emosional bagi pasien menjadi prioritas utama guna membantu proses penyembuhan secara menyeluruh.

Aksi ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi para pasien dan penyintas kanker untuk terus optimis. Mari kita terus saling menguatkan dan menebar harapan demi masa depan yang lebih sehat.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Mohon dapat memberikan rating

Wonderful Christmas, Hopeful New Year: Momentum Refleksi, Solidaritas, dan Kebersamaan Keluarga Besar RS Panti Rapih 5/5 (2)

Yogyakarta, 9 Januari 2026 — Keluarga besar RS Panti Rapih bersama Yayasan Panti Rapih serta Kongregasi Suster-Suster Cinta Kasih Santo Carolus Borromeus (CB) merayakan Natal dan Tahun Baru 2026 dalam suasana penuh syukur, refleksi, dan kebersamaan. Perayaan yang mengusung tema “Wonderful Christmas, Hopeful New Year” ini diselenggarakan pada Kamis, 9 Januari 2026, bertempat di Kapel Bintang Samudra.

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 500 orang yang terdiri dari Dewan Pimpinan Provinsi Kongregasi CB, Organ Yayasan Panti Rapih (Pembina, Pengawas, dan Pengurus), jajaran Direksi, serta seluruh karyawan RS Panti Rapih. Perayaan ini menjadi momentum kebersamaan seluruh keluarga besar RS Panti Rapih untuk mensyukuri penyertaan Tuhan sepanjang tahun yang telah dilalui sekaligus meneguhkan komitmen pelayanan di tahun yang baru.

Rangkaian acara diawali dengan Perayaan Ekaristi Misa Syukur yang dipimpin oleh Romo Modestus Supriyanto, Pr, selaku Pastoral Care RS Panti Rapih. Dalam homilinya, Romo menegaskan bahwa kehadiran Tuhan Yesus membawa keselamatan bagi seluruh dunia. Natal, menurutnya, merupakan kesempatan bagi setiap pribadi untuk mencari dan datang kepada Yesus, sekaligus merefleksikan apakah dalam kehidupan sehari-hari setiap insan telah sungguh menjumpai Yesus melalui relasi dan pelayanan kepada sesama.

Lebih lanjut, Romo mengajak umat untuk memaknai keluarga tidak hanya sebagai relasi orang tua dan anak, melainkan sebagai sebuah komunitas. Dengan semangat Natal, setiap orang diajak untuk mampu melihat dan merasakan kehadiran sesama sebagai berkat Allah yang menyatakan cinta-Nya bagi semua. Buah-buah Natal tersebut diharapkan semakin menumbuhkan sikap solidaritas, tidak berhenti pada kegembiraan semata, tetapi terwujud nyata dalam kasih dan pelayanan.

Dalam sambutannya, Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, menyampaikan bahwa keluarga besar RS Panti Rapih dan Yayasan Panti Rapih dipersatukan oleh satu panggilan yang sama, yakni menghadirkan pelayanan yang bermartabat dan berbela rasa. Nilai-nilai I-CARE, menurutnya, menjadi landasan dalam setiap karya pelayanan yang dilakukan.

Ia mengajak seluruh karyawan untuk terus bekerja dengan hati yang tulus, ikhlas, jujur, dan berintegritas, serta memberikan pelayanan yang profesional kepada setiap pasien. Natal menjadi momentum untuk membangun kerja sama, saling menghargai, menghormati perbedaan, serta meneguhkan kesetiaan dalam panggilan melayani sesama.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Yayasan Panti Rapih, Bapak Ir. Ambrosius Koesmargono, MCM, Ph.D, mengajak seluruh hadirin untuk memaknai awal tahun dengan penuh iman dan kepercayaan kepada penyelenggaraan Ilahi. Mengutip pesan Bunda Elisabeth Gruyters, pendiri Kongregasi CB, beliau menegaskan bahwa segala sesuatu telah diatur oleh Tuhan.

Selaras dengan tema Arah Dasar Pastoral (ARDAS) 2026, yakni bahagia, menginspirasi, dan menyejahterakan, ketiga nilai tersebut disampaikan sebagai kunci hidup yang perlu diwujudkan secara nyata dalam pelayanan sehari-hari. Pada kesempatan ini, beliau juga menyampaikan ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru kepada seluruh karyawan RS Panti Rapih.

Pesan reflektif juga disampaikan oleh Sr. Birgitta Diah Yuliati, CB, M.P.H, selaku Sekretaris Pengurus Yayasan Panti Rapih. Ia mengungkapkan bahwa pelaksanaan misa Natal keluarga besar RS Panti Rapih di Kapel Bintang Samudra bukanlah sebuah kebetulan, melainkan wujud penyelenggaraan Ilahi. Kapel tersebut merupakan pusat Kongregasi Suster CB di Indonesia, sehingga perayaan ini dimaknai sebagai ungkapan syukur karena keluarga besar RS Panti Rapih “kembali pulang kepada Ibu”.

Ia menegaskan bahwa RS Panti Rapih merupakan karya yang sangat dekat dengan Kongregasi CB, sehingga memiliki makna yang istimewa. Dalam kerapuhan dan keterbatasan manusia, Allah senantiasa hadir menyertai, sebagaimana kehadiran seorang ibu bagi anak-anaknya. Sr. Birgitta juga mengajak seluruh karyawan untuk menghadirkan Allah bagi sesama dalam kesederhanaan, tetap membawa harapan di tengah kesibukan melayani pasien, serta menyampaikan terima kasih kepada keluarga para karyawan yang telah berkorban waktu dan perhatian demi terselenggaranya pelayanan di RS Panti Rapih.

Nuansa reflektif perayaan semakin diperdalam melalui pembacaan puisi pendek oleh Sr. Birgitta. Dalam puisinya, ia menggambarkan makna pelayanan dan keluarga, bahwa di tengah kesibukan berkarya dan melayani, selalu ada ruang untuk “pulang”, dan di dalam keluarga, Allah senantiasa hadir menyertai setiap langkah.

Setelah seluruh rangkaian acara utama selesai, perayaan dilanjutkan dengan acara ramah tamah dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Momen ini menjadi ruang bagi seluruh hadirin untuk saling menyapa, berbagi sukacita, serta mempererat tali persaudaraan sebagai satu keluarga besar RS Panti Rapih.

Melalui perayaan Natal dan Tahun Baru ini, seluruh peserta tidak hanya diajak untuk merayakan secara liturgis dan seremonial, tetapi juga melakukan refleksi diri tentang makna keluarga dan kasih dalam pelayanan. Kebersamaan yang terbangun diharapkan semakin memperkuat solidaritas, kepedulian, dan semangat melayani, sehingga nilai-nilai Natal terus hidup dan terwujud nyata dalam setiap karya pelayanan keluarga besar RS Panti Rapih sepanjang tahun 2026.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Mohon dapat memberikan rating