Menuju 100 Tahun, RS Panti Rapih Perkuat Budaya Layanan Prima Melalui Launching Program “RAMAH” 5/5 (2)

YOGYAKARTA, 10 Februari 2025 – RS Panti Rapih Yogyakarta secara resmi meluncurkan program RAMAH (Raih Apresiasi Melalui Atensi dan Hospitalitas) sekaligus menggelar Sosialisasi Standar Frontliner di Auditorium Lantai 6, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari upaya re-branding layanan rumah sakit untuk menjawab tantangan persaingan layanan kesehatan yang semakin dinamis dan ekspektasi pasien yang terus meningkat.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Direksi RS Panti Rapih dan diikuti oleh total 423 peserta internal, yang terdiri dari 82 peserta secara offline dan 341 peserta melalui platform Zoom.

Transformasi Layanan Berbasis Atensi dan Hospitalitas

Dalam sambutannya, Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., menegaskan bahwa Program RAMAH bukan sekadar slogan, melainkan budaya kerja yang harus meresap dalam setiap tindakan karyawan.

“Pasien mungkin lupa obat apa yang diberikan, tetapi mereka tidak akan lupa bagaimana kita memperlakukan mereka. Program RAMAH hadir untuk memastikan setiap insan RS Panti Rapih melayani dengan penampilan profesional, gestur menenangkan, serta komunikasi yang empati,” ujar dr. Stephani.

Beliau menambahkan bahwa menjelang usia satu abad RS Panti Rapih pada tahun 2029, penguatan budaya pelayanan prima menjadi warisan mutu yang harus dijaga keberlanjutannya.

Standar Baru Frontliner: Dari Penampilan Hingga Komunikasi

Acara sosialisasi ini terbagi dalam tiga sesi utama yang membekali karyawan dengan standar service excellence:

Sesi 1: Communication & Content – Disampaikan oleh dr. Maria Silvia Utomo, MSc, SpMK (Ketua Tim Frontliner), yang menekankan pentingnya konten komunikasi yang akurat dan cara penyampaian yang efektif kepada pasien.

 

Sesi 2: Grooming & Gesture – Disampaikan oleh Matheus Arief Yudanto, S.E. (Tim Frontliner), yang memaparkan standar penampilan serta sikap tubuh yang seragam sebagai cerminan profesionalisme rumah sakit.

Sesi 3: Implementasi Program RAMAH – Disampaikan oleh Wahyu Widjajanti Rahaju, S.K.M. (Kepala Bidang SDM), yang mengupas tuntas latar belakang hingga rangkaian evaluasi dan apresiasi yang akan dijalankan dalam program ini.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih Yogyakarta menitipkan harapan besar kepada seluruh karyawan untuk:

  • Menjadi Wajah Rumah Sakit: Menyadari bahwa setiap individu, terutama frontliner, adalah representasi langsung dari nilai-nilai rumah sakit.
  • Meningkatkan Sensitivitas Pelayanan: Mengutamakan atensi (kehadiran sepenuh hati) dalam setiap interaksi guna menekan angka komplain dan meningkatkan kepuasan pasien.
  • Konsistensi Standar: Menerapkan standar Grooming, Gesture,dan Communication secara konsisten tanpa membeda-bedakan pasien.
  • Membangun Sinergi: Menjadikan Program RAMAH sebagai jiwa dalam bekerja, sehingga tercipta lingkungan penyembuhan yang hangat dan suportif bagi pasien dan keluarganya.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Peringati Hari Orang Sakit Sedunia, RS Panti Rapih Yogyakarta Bagikan Berkat dan Harapan bagi Pasien No ratings yet.

YOGYAKARTA, 11 Februari 2026 – Rumah Sakit (RS) Panti Rapih Yogyakarta kembali meneguhkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang holistik, tidak hanya secara fisik tetapi juga spiritual. Bertepatan dengan peringatan Hari Orang Sakit Sedunia, RS Panti Rapih menyelenggarakan serangkaian kegiatan rohani yang ditujukan bagi pasien, keluarga, dan seluruh civitas hospitalia.

Misa Kudus: Doa Bersama untuk Kesembuhan

Rangkaian acara dimulai dengan pelaksanaan Misa Kudus yang bertempat di Kapel Panti Rapih. Misa dipimpin oleh Romo Modestus Supriyanto, Pr, selaku Pastoral Care RS Panti Rapih. Perayaan ekaristi ini diikuti dengan khidmat oleh:

  • Pasien rawat inap beserta keluarga.
  • Karyawan RS Panti Rapih.
  • Suster-suster lansia dari Kongregasi Cinta Kasih Carolus Borromeus (CB).

Dalam suasana doa yang hangat, Misa ini menjadi sarana penguatan iman bagi mereka yang sedang berjuang melawan sakit, sekaligus bentuk dukungan spiritual dari komunitas rumah sakit.

Kunjungan Kasih Direksi

 

Setelah pelaksanaan Misa, Direktur Utama RS Panti Rapih melanjutkan agenda dengan mengunjungi langsung unit-unit perawatan. Dalam kunjungan tersebut, Direksi menyapa para pasien secara personal dan membagikan benda-benda rohani sebagai simbol penyemangat. Aksi ini bertujuan untuk menyampaikan pesan mendalam bahwa kondisi sakit bukanlah penghalang untuk merasakan kehadiran Sang Pencipta.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menyampaikan pesan bahwa di dalam sakit pun, kasih Tuhan tetap melimpah. Kami ingin mendampingi setiap pasien agar tetap memiliki harapan dan keteguhan hati dalam proses pemulihan mereka,” ujar perwakilan manajemen RS Panti Rapih.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Mohon dapat memberikan rating

Rayakan Hari Kanker Sedunia 2026, RS Panti Rapih Usung “The Science of Pink” untuk Edukasi Personalisasi Terapi Kanker Payudara No ratings yet.

YOGYAKARTA, 6 Februari 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia 2026, Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukatif dan suportif bertajuk “The Science of Pink: Memahami Jenis Kanker Payudara”. Acara yang berlangsung di Lounge Lobby Lantai 2, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus ini dihadiri oleh 44 orang peserta yang terdiri dari pasien kanker payudara, keluarga, tenaga kesehatan, serta perwakilan komunitas kanker.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Medis RS Panti Rapih Yogyakarta,dr. Esdras Ardi Pramudita, M.H.P.M., M.Sc., Sp.N. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pendekatan holistik—medis, psikologis, dan sosial—dalam mendampingi setiap langkah perjalanan pasien.

Tema “The Science of Pink” diangkat untuk mengedukasi masyarakat bahwa setiap kasus kanker payudara bersifat unik dan membutuhkan penanganan yang spesifik. Sebagai simbol visual, ke-44 peserta mengawali kegiatan dengan melakukan cap ibu jari pada kanvas “Pohon Kehidupan”. Aktivitas ini melambangkan keberagaman karakteristik individu dan stadium penyakit yang tetap bersatu dalam satu ekosistem dukungan yang kuat.

Seminar edukasi ini menghadirkan para ahli untuk membedah kanker payudara dari berbagai sudut pandang teknis maupun praktis:

  1. dr. Johan Kurnianda, Sp. PD. KHOM memaparkan materi mengenai subtipe kanker payudara dan keunikan tiap tahap pengobatan. Beliau memperkenalkan konsep Targeted Therapy, yakni pengobatan yang bekerja secara spesifik pada target tertentu di sel kanker agar terapi lebih tepat sasaran.
  2. Aganetha Naura Permata, A.Md.Kes memberikan edukasi dari sisi fisioterapi, khususnya mengenai terapi pasca-mastektomi dan pencegahan lymphedema.
  3. Ibu Neni Puspitas Guningsih, S.Kep., Ners dan Ibu MM. Diyah Pujiastuti, S.Kep., Ners memandu demo praktis SADARI (Periksa Payudara Sendiri) menggunakan alat peraga guna meningkatkan kemampuan deteksi dini mandiri.

Kegiatan ditutup dengan seremoni “Ribbon of Hope”, di mana seluruh peserta menyatukan berbagai gradasi pita pink. Perbedaan warna pita tersebut melambangkan keragaman stadium dan pengalaman penyintas, namun penyatuannya melambangkan kekuatan, harapan, dan persatuan dalam melawan kanker.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih berkomitmen untuk terus menjadi pusat layanan kesehatan yang tidak hanya unggul secara medis, tetapi juga hadir sebagai pendamping yang suportif bagi para pejuang kanker.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Mohon dapat memberikan rating

United by Unique: RS Panti Rapih Tebarkan Semangat dan Setangkai Mawar di Hari Kanker Sedunia 5/5 (1)

YOGYAKARTA, 4 Februari 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia yang jatuh pada hari ini, RS Panti Rapih menyelenggarakan aksi simpatik bertajuk “United by Unique”. Sebagai bentuk dukungan nyata bagi para pejuang kanker, jajaran Direksi RS Panti Rapih turun langsung menemui pasien untuk membagikan setangkai bunga mawar dan pesan penguatan.

Kegiatan ini menyasar para pasien yang tengah berjuang, baik mereka yang sedang menjalani prosedur kemoterapi di unit rawat jalan maupun pasien yang sedang dalam masa pemulihan di ruang rawat inap.

Bunga mawar yang dibagikan bukan sekadar pemberian simbolis, melainkan representasi dari kasih, perhatian, dan dukungan tulus dari seluruh keluarga besar RS Panti Rapih. Melalui gestur sederhana ini, pihak rumah sakit ingin menyampaikan pesan bahwa setiap langkah perjuangan pasien dihargai dan didampingi sepenuhnya.

Melalui semangat Hari Kanker Sedunia, RS Panti Rapih kembali meneguhkan komitmennya untuk menghadirkan layanan onkologi yang komprehensif. Selain fasilitas medis yang mumpuni, aspek psikologis dan dukungan emosional bagi pasien menjadi prioritas utama guna membantu proses penyembuhan secara menyeluruh.

Aksi ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi para pasien dan penyintas kanker untuk terus optimis. Mari kita terus saling menguatkan dan menebar harapan demi masa depan yang lebih sehat.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Mohon dapat memberikan rating

Wonderful Christmas, Hopeful New Year: Momentum Refleksi, Solidaritas, dan Kebersamaan Keluarga Besar RS Panti Rapih 5/5 (2)

Yogyakarta, 9 Januari 2026 — Keluarga besar RS Panti Rapih bersama Yayasan Panti Rapih serta Kongregasi Suster-Suster Cinta Kasih Santo Carolus Borromeus (CB) merayakan Natal dan Tahun Baru 2026 dalam suasana penuh syukur, refleksi, dan kebersamaan. Perayaan yang mengusung tema “Wonderful Christmas, Hopeful New Year” ini diselenggarakan pada Kamis, 9 Januari 2026, bertempat di Kapel Bintang Samudra.

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 500 orang yang terdiri dari Dewan Pimpinan Provinsi Kongregasi CB, Organ Yayasan Panti Rapih (Pembina, Pengawas, dan Pengurus), jajaran Direksi, serta seluruh karyawan RS Panti Rapih. Perayaan ini menjadi momentum kebersamaan seluruh keluarga besar RS Panti Rapih untuk mensyukuri penyertaan Tuhan sepanjang tahun yang telah dilalui sekaligus meneguhkan komitmen pelayanan di tahun yang baru.

Rangkaian acara diawali dengan Perayaan Ekaristi Misa Syukur yang dipimpin oleh Romo Modestus Supriyanto, Pr, selaku Pastoral Care RS Panti Rapih. Dalam homilinya, Romo menegaskan bahwa kehadiran Tuhan Yesus membawa keselamatan bagi seluruh dunia. Natal, menurutnya, merupakan kesempatan bagi setiap pribadi untuk mencari dan datang kepada Yesus, sekaligus merefleksikan apakah dalam kehidupan sehari-hari setiap insan telah sungguh menjumpai Yesus melalui relasi dan pelayanan kepada sesama.

Lebih lanjut, Romo mengajak umat untuk memaknai keluarga tidak hanya sebagai relasi orang tua dan anak, melainkan sebagai sebuah komunitas. Dengan semangat Natal, setiap orang diajak untuk mampu melihat dan merasakan kehadiran sesama sebagai berkat Allah yang menyatakan cinta-Nya bagi semua. Buah-buah Natal tersebut diharapkan semakin menumbuhkan sikap solidaritas, tidak berhenti pada kegembiraan semata, tetapi terwujud nyata dalam kasih dan pelayanan.

Dalam sambutannya, Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, menyampaikan bahwa keluarga besar RS Panti Rapih dan Yayasan Panti Rapih dipersatukan oleh satu panggilan yang sama, yakni menghadirkan pelayanan yang bermartabat dan berbela rasa. Nilai-nilai I-CARE, menurutnya, menjadi landasan dalam setiap karya pelayanan yang dilakukan.

Ia mengajak seluruh karyawan untuk terus bekerja dengan hati yang tulus, ikhlas, jujur, dan berintegritas, serta memberikan pelayanan yang profesional kepada setiap pasien. Natal menjadi momentum untuk membangun kerja sama, saling menghargai, menghormati perbedaan, serta meneguhkan kesetiaan dalam panggilan melayani sesama.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Yayasan Panti Rapih, Bapak Ir. Ambrosius Koesmargono, MCM, Ph.D, mengajak seluruh hadirin untuk memaknai awal tahun dengan penuh iman dan kepercayaan kepada penyelenggaraan Ilahi. Mengutip pesan Bunda Elisabeth Gruyters, pendiri Kongregasi CB, beliau menegaskan bahwa segala sesuatu telah diatur oleh Tuhan.

Selaras dengan tema Arah Dasar Pastoral (ARDAS) 2026, yakni bahagia, menginspirasi, dan menyejahterakan, ketiga nilai tersebut disampaikan sebagai kunci hidup yang perlu diwujudkan secara nyata dalam pelayanan sehari-hari. Pada kesempatan ini, beliau juga menyampaikan ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru kepada seluruh karyawan RS Panti Rapih.

Pesan reflektif juga disampaikan oleh Sr. Birgitta Diah Yuliati, CB, M.P.H, selaku Sekretaris Pengurus Yayasan Panti Rapih. Ia mengungkapkan bahwa pelaksanaan misa Natal keluarga besar RS Panti Rapih di Kapel Bintang Samudra bukanlah sebuah kebetulan, melainkan wujud penyelenggaraan Ilahi. Kapel tersebut merupakan pusat Kongregasi Suster CB di Indonesia, sehingga perayaan ini dimaknai sebagai ungkapan syukur karena keluarga besar RS Panti Rapih “kembali pulang kepada Ibu”.

Ia menegaskan bahwa RS Panti Rapih merupakan karya yang sangat dekat dengan Kongregasi CB, sehingga memiliki makna yang istimewa. Dalam kerapuhan dan keterbatasan manusia, Allah senantiasa hadir menyertai, sebagaimana kehadiran seorang ibu bagi anak-anaknya. Sr. Birgitta juga mengajak seluruh karyawan untuk menghadirkan Allah bagi sesama dalam kesederhanaan, tetap membawa harapan di tengah kesibukan melayani pasien, serta menyampaikan terima kasih kepada keluarga para karyawan yang telah berkorban waktu dan perhatian demi terselenggaranya pelayanan di RS Panti Rapih.

Nuansa reflektif perayaan semakin diperdalam melalui pembacaan puisi pendek oleh Sr. Birgitta. Dalam puisinya, ia menggambarkan makna pelayanan dan keluarga, bahwa di tengah kesibukan berkarya dan melayani, selalu ada ruang untuk “pulang”, dan di dalam keluarga, Allah senantiasa hadir menyertai setiap langkah.

Setelah seluruh rangkaian acara utama selesai, perayaan dilanjutkan dengan acara ramah tamah dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Momen ini menjadi ruang bagi seluruh hadirin untuk saling menyapa, berbagi sukacita, serta mempererat tali persaudaraan sebagai satu keluarga besar RS Panti Rapih.

Melalui perayaan Natal dan Tahun Baru ini, seluruh peserta tidak hanya diajak untuk merayakan secara liturgis dan seremonial, tetapi juga melakukan refleksi diri tentang makna keluarga dan kasih dalam pelayanan. Kebersamaan yang terbangun diharapkan semakin memperkuat solidaritas, kepedulian, dan semangat melayani, sehingga nilai-nilai Natal terus hidup dan terwujud nyata dalam setiap karya pelayanan keluarga besar RS Panti Rapih sepanjang tahun 2026.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Gelar Bazar UMKM dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam Rangka HUT ke-96: Wujud Pelayanan dan Kepedulian Sosial 5/5 (3)

Dalam semangat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-96, Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan serangkaian kegiatan, salah satunya adalah Bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis. Acara ini berlangsung sukses pada hari Rabu, 8 Oktober 2025, bertempat di Area Parkir Timur (Ruang Michael) RS Panti Rapih, dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Mengusung tema ‘Mulia dalam Pelayanan, Tangguh Berkarya dalam Iman’, kegiatan ini dirancang sebagai wujud nyata pengabdian dan kepedulian sosial RS Panti Rapih kepada masyarakat sekitar dan mitra. Seksi Acara telah berhasil mengkoordinasikan dan melaksanakan kegiatan ini dengan lancar, melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak.

Memadukan Ekonomi Rakyat dan Kesehatan Masyarakat

Kegiatan Bazar UMKM kali ini dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih Yogyakarta, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes dan  berhasil menarik partisipasi dari 37 tenant UMKM, baik dari mitra RS maupun pelaku usaha dari masyarakat sekitar. Bazar ini bertujuan utama memberikan wadah promosi yang efektif bagi UMKM, sekaligus mempererat tali kebersamaan antar karyawan, tenaga kesehatan, dan mitra RS.

Selain bazar, fokus utama acara ini adalah pada layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis. Program ini mendapat sambutan antusias dengan total 238 peserta yang terdiri dari karyawan, keluarga karyawan, dan masyarakat umum. Layanan kesehatan yang diberikan merupakan bentuk pengabdian sosial RS Panti Rapih, menegaskan komitmen mereka dalam peningkatan taraf kesehatan masyarakat.

Tujuan dan Harapan Kegiatan

Secara umum, kegiatan ini bertujuan untuk memeriahkan HUT ke-96 RS Panti Rapih, memberikan layanan kesehatan gratis, serta mempererat hubungan harmonis antara institusi rumah sakit dan komunitas sekitarnya.


Harapan dari kegiatan ini adalah agar momentum HUT ke-96 ini dapat semakin memantapkan posisi RS Panti Rapih sebagai institusi kesehatan yang tidak hanya unggul dalam pelayanan medis (‘Mulia dalam Pelayanan’), tetapi juga menjadi motor penggerak kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat. Diharapkan RS Panti Rapih dapat terus ‘Tangguh Berkarya dalam Iman’, senantiasa menjaga mutu layanan, memperluas jangkauan kepedulian sosial, serta terus bertransformasi menjadi mitra kesehatan terpercaya bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya di tahun-tahun mendatang.

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Mohon dapat memberikan rating

Pulih dengan Cinta: Lustrum I Klinik Katarina RS Panti Rapih, Rayakan Kesehatan Holistik Fisik dan Mental 5/5 (1)

Yogyakarta, 27 September 2025 — Klinik Katarina RS Panti Rapih merayakan usia ke-5 atau Lustrum I dengan mengangkat tema yang mendalam dan menginspirasi: Pulih dengan Cinta: “Bukan Soal Kurus Tapi Soal Pulih dan Bahagia.” Perayaan ini menegaskan komitmen RS Panti Rapih dalam penanganan obesitas yang tidak hanya berfokus pada berat badan, tetapi juga pada kesehatan mental dan kebahagiaan pasien secara keseluruhan.

Acara puncak Lustrum I diselenggarakan pada hari Sabtu, 27 September 2025, mulai pukul 06.30 hingga 13.30 WIB di Wisdom Park UGM dan Lounge Lantai 2 RS Panti Rapih. Acara dibuka secara resmi oleh Direktur RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan. Sebagai simbol rasa syukur, dilakukan pula prosesi potong tumpeng oleh Direktur Utama RS Panti Rapih yang diserahkan kepada Kepala Instalasi Rawat Jalan, dr. Radijanti Anggraheni Sp.DVE, didampingi oleh dr. Fransisca Romana Herin Anggreni P, M.Biomed (AAM).

Mengapa Fokus pada “Pulih dan Bahagia”?

Obesitas telah menjadi masalah kesehatan global yang kian mengkhawatirkan. Data Riskesdas menunjukkan peningkatan prevalensi obesitas dewasa di Indonesia dari 14,8% (2013) menjadi 21,8% (2018). Kondisi ini tidak hanya meningkatkan risiko penyakit fisik serius seperti jantung, diabetes tipe 2, dan hipertensi, tetapi juga berdampak signifikan pada kesehatan mental.

Penelitian membuktikan bahwa obesitas dapat merusak kepercayaan diri dan harga diri, bahkan memicu gangguan psikologis seperti depresi dan kecemasan. Sebaliknya, masalah mental juga dapat memperburuk pola makan dan motivasi gaya hidup sehat, menciptakan lingkaran setan yang sulit diputus. Klinik Katarina, yang didirikan pada 29 September 2019, hadir sebagai klinik holistik untuk penurunan berat badan yang memahami pentingnya keseimbangan antara kesehatan fisik dan psikologis.

Lustrum I ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih jauh pendekatan holistik Klinik Katarina kepada masyarakat luas, sekaligus menjadi wadah edukasi dan motivasi untuk menerapkan gaya hidup sehat—mulai dari edukasi olahraga, pengelolaan pola makan seimbang, hingga pentingnya kesehatan mental.

Acara Lustrum I Klinik Katarina dikemas menarik dan ditujukan untuk masyarakat umum, khususnya pasien overweight dan obesitas, pasien Klinik Katarina, serta seluruh petugas. Rangkaian kegiatannya meliputi:

  • Stretching dan Jalan Sehat: Mendorong aktivitas fisik yang menyenangkan.
  • Meditasi: Melatih ketenangan pikiran dan pengelolaan stres.
  • Cooking Class: Memberikan edukasi praktis tentang pola makan sehat.
  • Talkshow Kesehatan “Happy Lifestyle”
    Narasumber pertama : dr. Luh Putuh Swastiyani Purnami, Sp. PD, AIFO-K dengan topik Happy Healthy Lifestyle.
    Narasumber kedua : Saudari Bukhi Prima Putri dengan topik Mindful Eating.

Melalui perayaan Lustrum I ini, ada harapan besar yang diusung oleh RS Panti Rapih:

Untuk Para Peserta: Diharapkan setiap individu yang hadir dapat membawa pulang inspirasi dan motivasi untuk memulai atau melanjutkan perjalanan kesehatan mereka. Semoga mereka menyadari bahwa nilai diri dan kebahagiaan jauh lebih penting daripada angka timbangan, dan bahwa pemulihan adalah proses yang harus dijalani dengan cinta dan dukungan. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal menuju gaya hidup yang seimbang, bahagia, dan berkelanjutan.

Untuk RS Panti Rapih dan Klinik Katarina: RS Panti Rapih berharap Klinik Katarina dapat terus bertumbuh dan menjadi pusat rujukan unggulan dalam penanganan obesitas di Indonesia, dengan pendekatan yang holistik, penuh kasih, dan fokus pada kebahagiaan pasien. Diharapkan terjadi peningkatan kolaborasi dan sinergi yang lebih kuat antara seluruh petugas (dokter umum, ahli gizi, admin, terapis) dan pasien, menciptakan sebuah komunitas suportif yang mendorong setiap pasien untuk mencapai versi terbaik dari diri mereka, yaitu pulih dan bahagia.

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Info lebih lanjut :
Klinik Katarina Pusat Anti Obesitas & Kesehatan Holistik
WA : 08112847276

Mohon dapat memberikan rating

Ziarah Makam Leluhur Warnai Peringatan HUT ke-96 RS Panti Rapih No ratings yet.

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-96, Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Ziarah Makam Leluhur sebagai wujud syukur, penghormatan, dan penghayatan kembali semangat misi para pendahulu.

Perjalanan panjang 96 tahun RS Panti Rapih tidak terlepas dari jejak perjuangan dan pengorbanan para Suster CB serta tenaga kesehatan yang telah merintis pelayanan kesehatan dengan penuh cinta dan belarasa. Semangat misi itulah yang terus dihidupi hingga kini, menjadi dasar pelayanan RS Panti Rapih bagi masyarakat.

Pelaksanaan Kegiatan

Hari/Tanggal: Rabu, 17 September 2025

Waktu: Pukul 07.30 – 12.30 WIB

Tempat:

  • Pemakaman Para Suster CB di Mrican, Gejayan
  • Pemakaman dr. Stefanus Arief Haliman, M.P.H di PUKY
  • Pemakaman Prof. Dr. Dibyo Prabowo, M.Sc dan Bapak Tarsisius Hani Handoko di Sawitsari
  • Pemakaman dr. Teddy Janong, M.Kes di Madurejo

Selain berdoa di makam para pendahulu, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian hampers kepada empat keluarga almarhum, sebagai bentuk silahturami dari keluarga besar RS Panti Rapih.

Kegiatan ziarah ini memiliki tiga tujuan utama:

  • Mengenang dan mendoakan para suster serta pelayan kesehatan pendahulu yang telah meletakkan dasar karya pelayanan di RS Panti Rapih.
  • Menimba semangat misi dari teladan pengabdian mereka agar terus menyala dalam pelayanan kesehatan masa kini.
  • Memperkuat perjalanan rohani seluruh civitas hospitalia, dengan meyakini bahwa para pendahulu menjadi pendoa bagi kelangsungan karya misi RS Panti Rapih.

Kegiatan ziarah diikuti oleh jajaran Direksi RS Panti Rapih beserta Panitia HUT ke-96. Kehadiran mereka menjadi simbol kebersamaan dalam melanjutkan semangat pelayanan penuh kasih yang diwariskan oleh para pendiri.

Melalui Ziarah Makam Leluhur, RS Panti Rapih tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga meneguhkan panggilan untuk terus berkarya dalam semangat iman, cinta, dan belarasa. Dengan usia yang mendekati satu abad, RS Panti Rapih berharap tetap menjadi rumah sakit yang hadir membawa harapan dan pelayanan kesehatan yang bermutu bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya.

 

 

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Yogyakarta Rayakan HUT ke-96: “Mulia dalam Pelayanan, Tangguh Berkarya dalam Iman” No ratings yet.

Yogyakarta, 14 September 2025 – Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-96 dengan penuh syukur dan sukacita. Perayaan yang berlangsung di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus ini mengusung tema “Mulia dalam Pelayanan, Tangguh Berkarya dalam Iman.”

19 Karyawan penerima penghargaan kesetiaan 25 tahun berkarya

 

10 Karyawan penerima penghargaan kesetiaan 35 tahun berkarya

Acara diawali dengan seremoni penyerahan penghargaan kesetiaan kepada 19 karyawan yang telah mengabdi selama 25 tahun dan 10 karyawan yang mengabdi selama 35 tahun. Ucapan selamat ulang tahun juga ditampilkan melalui video dari seluruh unit kerja RS Panti Rapih.

Puncak acara ditandai dengan Perayaan Ekaristi syukur yang dipimpin oleh Romo Vikjen KAS Rm. Fransiskus Xaverius Sugiyana, Pr selaku Pengurus Yayasan Panti Rapih, bersama Romo Modestus Supriyanto, Pr selaku Pastoral Care RS Panti Rapih. Dalam homilinya, Rm. Fransiskus menegaskan makna perayaan yang bertepatan dengan Pesta Salib Suci. “Semoga dengan Salib Suci kita selalu diingatkan untuk melayani dengan cinta dan kasih tulus, serta tangguh menghadapi berbagai tantangan hidup maupun karya pelayanan,” ungkapnya.

Suasana semakin khidmat dengan persembahan paduan suara Abdi Dharma dan doa berkat untuk nasi tumpeng. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh Rm. Fransiskus dan diserahkan kepada Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang disaksikan jajaran direksi.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia HUT ke-96, dr. Yolenta Marganingsih, menegaskan semangat tema perayaan. “Pelayanan yang mulia lahir dari hati yang tulus dan sikap hormat terhadap setiap pribadi. Ketangguhan dalam berkarya bertumpu pada iman yang memberi keberanian dan ketekunan menghadapi dinamika dunia kesehatan. Nilai-nilai ICARE menjadi wujud nyata semangat tersebut,” ujarnya.

Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, menambahkan apresiasi sekaligus ajakan untuk menjadikan usia 96 tahun sebagai momentum refleksi dan penguatan kebersamaan seluruh keluarga besar RS Panti Rapih.

Sekitar 255 tamu undangan hadir dalam acara ini, termasuk jajaran direksi, pejabat struktural dan nonstruktural, para Suster CB, pengurus yayasan, direktur rumah sakit jejaring, Ketuas STIKes Panti Rapih, serta para dokter. Kemeriahan perayaan bertambah dengan penampilan spesial dari grup dokter RS Panti Rapih The Stethoscop, Pantra Band, serta flashmob Tabola Lale yang mengajak seluruh hadirin bernyanyi dan menari bersama.

Tema “Mulia dalam Pelayanan, Tangguh Berkarya dalam Iman” diharapkan menjadi semangat yang menuntun RS Panti Rapih menuju usia emas 100 tahun, dengan komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan penuh cinta kasih, profesionalitas, dan integritas bagi pasien, keluarga, maupun masyarakat sebagai tamu ilahi.

Sebagai rangkaian peringatan, RS Panti Rapih juga akan mengadakan ziarah ke makam para pendahulu pada Rabu, 17 September 2025, di antaranya Makam Suster Novisiat CB Gejayan, PUKJ alm. dr. St. Arif Haliman, MPH, Makam Sawit Sari, dan Makam Madurejo Prambanan alm. dr. Teddy Janong, M.Kes. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi para suster dan dokter yang telah mewariskan semangat pelayanan hampir satu abad.

 

Artikel ditulis oleh ;

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Gelar Kelas Ibu Spesial Pekan Menyusui Sedunia 2025 5/5 (1)

“Bekerja Bersama untuk Keberlangsungan Pemberian ASI”

Dalam rangka memperingati Pekan Menyusui Sedunia 2025, RS Panti Rapih kembali menggelar kegiatan Kelas Ibu edisi ke-032 dengan tema “Bekerja Bersama untuk Keberlangsungan Pemberian ASI.” Acara berlangsung di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu RS Panti Rapih dan dihadiri oleh 44 peserta bersama pasangan maupun keluarga.

Acara resmi dibuka oleh dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, selaku Direktur Utama RS Panti Rapih. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran seluruh pihak, baik tenaga kesehatan maupun keluarga, dalam mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya:

  1. Galuh Martin Maytasari, M.Sc., Sp.A– Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih
    Membawakan materi “Bekerja Bersama untuk Keberlangsungan Pemberian ASI”, dr. Galuh menekankan bahwa keberhasilan ASI tidak hanya ditentukan oleh ibu, tetapi juga membutuhkan dukungansuami juga keluarga, tenaga medis, lingkungan kerja, dan kebijakan ramah ASI.
  2. Ibu Yulianan Tri Murtini, S.Keb. – Bidan sekaligus Konselor Laktasi RS Panti Rapih
    Menyampaikan materi “Peran Keluarga dalam Mendukung Keberhasilan Menyusui”, Ibu Yulianan menggarisbawahi pentingnya keterlibatan suami dan keluarga dalam memberikan dukungan emosional, fisik, dan praktis bagi ibu menyusui. Sesi ini ditutup dengan demo pijat oksitosin sebagai salah satu teknik efektif untuk memperlancar produksi ASI.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab, sehingga para peserta dapat langsung berkonsultasi terkait pengalaman maupun tantangan dalam proses menyusui.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih berharap dapat terus menjadi rumah sakit yang ramah ibu dan anak, sekaligus menjadi pusat edukasi kesehatan yang aktif mendampingi keluarga dalam perjalanan menyusui.

Bagi peserta, kegiatan ini diharapkan memberikan pemahaman baru, meningkatkan kepercayaan diri ibu dalam menyusui, serta memperkuat peran keluarga sebagai pendukung utama keberhasilan pemberian ASI.

 

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Informasi lebih lanjut :
Instalasi Promosi Kesehatan RS Panti Rapih
WA : 0811-2846-125

 

Mohon dapat memberikan rating