Pengambilan Janji Jabatan dan Pelantikan Direktur Utama Rumah Sakit Panti Rapih Masa Jabatan 1 Januari 2024 – 31 Desember 2025 No ratings yet.

Yogyakarta, 30 Desember 2023 – Tradisi pergantian pejabat di suatu lembaga merupakan sesuatu hal biasa. Ada saatnya seorang pejabat memulai memegang jabatan dan ada saatnya pula ia akan menyelesaikannya. Demikian juga halnya dengan jabatan Direktur Utama Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. drg. Vicentius Triputro Nugroho, M. Kes sebagai direktur utama sejak 1 Januari 2019 hingga 31 Desember 2023 digantikan oleh dr. Stephani Maria Nainggolan, M. Kes untuk masa jabatan 1 Januari 2024 – 31 Desember 2025.

Penyerahan memori jabatan Direktur Utama dari drg. V. Triputro Nugroho, M.Kes kepada dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes

 

Penyerahan memori jabatan Direktur SDM dan Umum dari Ir. Valentina Dwi Yuli Siswianti, M.Kes kepada dr. Dion Sulistyo, MPH

Selain Direktur Utama, Jabatan Direktur SDM dan Umum RS Panti Rapih Yogyakarta pun berganti, yang sebelumnya dijabat oleh Ir. Valentina Dwi Yuli Siswianti, M. Kes digantikan oleh dr. Dion Sulistyo, M.P.H untuk masa jabatan 1 January 2024 – 31 Desember 2025.

Di lingkungan Yayasan Panti Rapih dimana Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta berada, penerima Jabatan Direktur Rumah Sakit yang baru, wajib mengucapkan janji jabatan dan dilantik oleh Pengurus Yayasan Panti Rapih. Pengucapan janji jabatan merupakan pernyataan kesanggupan di hadapan Allah dan sesama tentang melaksanakan tugas jabatan sebagaimana isi janji yang diucapkan.

Pengambilan janji jabatan dan pelantikan Direktur Utama, dan Direktur SDM dan Umum Rumah Sakit Panti Rapih dilaksanakan pada Sabtu, 30 Desember 2023 bertempat di Auditorium Gedung Borromeus Lantai 6. Pengambilan janji jabatan Direktur Utama dan Direktur SDM dan Umum Rumah Sakit Panti Rapih dilakukan oleh Ir. Ambrosius Koesmargono, Ph.D (Ketua Umum Pengurus Yayasan Panti Rapih) bersama dengan Romo Macarius Maharsono Probo, SJ sebagai rohaniawan pendamping. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Yayasan Panti Rapih dilanjutkan dengan penandatangan naskah janji jabatan, serah terima jabatan dan diakhiri dengan ramah tamah.

 

Jajaran Direksi RS Panti Rapih, masa jabatan 1 Januari 2024 – 31 Desember 2025 bersama dengan Kepala Dinas Kesehatan DIY, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, dan pengurus PERSI DIY

Turut menghadiri acara pengambilan janji jabatan dan pelantikan ini, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta, drg. Pembayun Setyaning Astutie, M. Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta dan juga Pejabat lain di lingkungan Pemerintah DIY, Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) DIY, Pejabat Gereja di lingkungan Keuskupan Agung Semarang, Dewan Pimpinan Pusat Kongregasi Carolus Boromeus dan Perwakilan Komunitas CB di Yayasan Panti Rapih, Organ Yayasan Panti Rapih, Pimpinan Unit Karya di Yayasan Panti Rapih, Pejabat Struktural RS Panti Rapih, Pengurus Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan Reformasi Yayasan Panti Rapih dan Mitra Kerja RS Panti Rapih.

 

Dalam wawancara dengan media, dr. Stephani Maria Nainggolan, M. Kes menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan rencana strategis Rumah Sakit Panti Rapih yang telah ada. Ia menekankan pentingnya mengadaptasi kemajuan zaman, khususnya dalam menghadapi arah kebijakan wellness sesuai arahan Ngarso Dalem, sehingga health tourism dapat bersaing dengan rumah sakit lain berkelas internasional.

Ketua Umum Yayasan Panti Rapih, Ir. Ambrosius Koesmargono, Ph.D, juga memberikan dukungannya terhadap rencana ke depan. Ia menyatakan bahwa Yayasan mendukung sepenuhnya rencana yang telah digariskan dan pada Desember ini, Yayasan menyetujui semua perencanaan tahun 2024. Fokus utama dalam waktu mendatang adalah pembangunan rumah sakit di Kota Wates dengan standar internasional sesuai arahan dari Ngarso Dalem. Tahun 2024 juga akan menjadi fokus renovasi IGD untuk Rumah Sakit Panti Rapih.

Dalam pesannya untuk warga Jogja, dr. Stephani Maria Nainggolan, M. Kes menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan tanpa membeda-bedakan suku, agama, dan ras. Rumah Sakit Panti Rapih tetap berkomitmen sebagai tempat pelayanan kesehatan yang ramah dan inklusif bagi semua. Mohon dukungan doa agar RS Panti Rapih Yogyakarta dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

 

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

Workshop Sitohistoteknologi No ratings yet.

Pada Sabtu 28 Oktober dan Minggu 29 Oktober 2023, di Auditorium lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, Instalasi Laboratorium RS Panti Rapih bekerjasama dengan Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI) menyelenggarakan Workshop Sitohistoteknologi yang dihadiri 33 orang dari berbagai kota dan provinsi (Bintuni Papua Barat, Makassar, Kalimantan Timur, Waingapu, Purbalingga, Bogor, Semarang, NTB, DIY).

 

Workshop ini dibuka oleh dr. Djati Prasodjo, Sp. Rad-KRI (Direktur Pelayanan Medik RS Panti Rapih), kegiatan ini menjadi ajang berbagi pengetahuan seputar Sitohistoteknologi dalam konteks pelayanan kesehatan, terutama di rumah sakit dan laboratorium klinik. Peran Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) dalam Laboratorium Patologi Anatomi tidak dapat diremehkan. Mereka memiliki peran strategis dalam menegakkan diagnosis melalui pemeriksaan laboratorium Patologi Anatomi.

 

ATLM adalah salah satu unsur tenaga kesehatan yang berperan dalam menegakkan diagnosis penyakit dengan melakukan pemeriksaan atau penelitian sampel yang diambil dari pasien. Oleh karena itu, perlu adanya jaminan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sesuai dengan kewenangan, kompetensi, dan standar profesi yang dimiliki dalam menjalankan pelayanan.

 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesionalisme ATLM, terutama dalam bidang Sitohistoteknologi, dan untuk mewujudkan pelayanan laboratorium Patologi Anatomi yang bermutu. Selama dua hari, peserta workshop mendapatkan kesempatan untuk memperluas pengetahuan dan keterampilan mereka dalam berbagai aspek Sitohistoteknologi.

 

Hari Pertama: Sabtu, 28 Oktober 2023

Pada hari pertama, para peserta mendapat paparan mengenai etika profesi ATLM, berbagai jenis pemeriksaan Patologi Anatomi, dan peran ATLM di laboratorium Patologi Anatomi. Para pembicara dan topik yang dihadirkan adalah:

Materi 1 : Etika Profesi ATLM oleh Joko Budiyono, S.ST

 

Materi 2 : Macam-macam Pemeriksaan PA dan Pengembangannya oleh dr. Emilia Theresia, Sp.PA

 

Materi 3 : Peran ATLM di Laboratorium PA oleh Agnes Nurlita Esti Rahayu

Materi 4 :Fiksasi dan Prosesing Sediaan Histologi dan Sitologi oleh Prof. Dr. dr. Irianiwati Widodo, Sp.PA(K)

Materi 5 : Pra Analitik, Analitik, dan Post Analitik pada Pelayanan Lab Histopatologi Rutin oleh Bowo Yuniarto, AMd.AK

Materi 6 : Teknik Pembuatan Blok Sel pada Sediaan Sitopatologi oleh Bowo Yuniarto, AMd.AK

Materi 7 : Histokimia PAS, Mason Trichrome, dan Fite Faraco oleh Agustina Supriyanti, AMd.AK

Materi 8 : Persiapan Prosesing Sampel Histopatologi dan Sitopatologi oleh Agustina Supriyanti, AMd.AK

 

Hari Kedua:

Minggu, 29 Oktober 2023

Pada hari kedua, para peserta berkesempatan menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama  sesi praktikum Histopatologi dan Sitopatologi. Ini merupakan langkah konkrit untuk memastikan pemahaman mereka tentang proses dan teknik terkait sitohistoteknologi.

Workshop Sitohistoteknologi ini merupakan wadah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan di bidang ATLM, serta memastikan bahwa layanan laboratorium Patologi Anatomi tetap berkualitas. Dengan begitu, pelayanan medis yang diberikan kepada masyarakat akan semakin unggul dan diagnosis yang akurat dapat ditegakkan. Hal Ini merupakan contoh nyata kerjasama antara lembaga kesehatan dan organisasi profesi untuk meningkatkan standar pelayanan kesehatan.

 

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

Talkshow – “Fight for Golden Hour of Hyperacute Stroke and Code Stroke Activation” 5/5 (1)

Pada hari Sabtu, 28 Oktober 2023, bertempat di Lounge lantai 2 gedung rawat jalan terpadu Borromeus diselenggarakan kegiatan Talkshow bertajuk “Fight for Golden Hour of Hyperacute Stroke and Code Stroke Activation” diadakan dalam rangka peringatan World Stroke Day 2023. Acara ini diselenggarakan oleh Rumah Sakit Panti Rapih, yang telah lama menjadi rumah sakit rujukan untuk kasus stroke. Panti Rapih menerima rujukan dari berbagai instansi antara lain Rumah Sakit Unit Karya, Public Safety Center, dan Rumah Sakit Tipe C di Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Kegiatan talkshow ini dibuka oleh drg. Vincentius Triputro Nugroho, M. Kes (Direktur Utama RS Panti Rapih). Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan komunikasi dengan jejaring rumah sakit dan layanan masyarakat. Hal ini dilakukan untuk memberikan informasi yang lebih baik tentang layanan Stroke yang tersedia di RS Panti Rapih dan meningkatkan jumlah pasien yang dirujuk dengan kasus stroke.

 

Peningkatan komunikasi dengan jejaring rumah sakit akan memudahkan pasien stroke dalam mengakses layanan stroke akut di RS Panti Rapih. Namun, tujuan acara ini tidak hanya terbatas pada aspek tersebut. Kekuatan jejaring ini juga akan membantu dalam sosialisasi tentang edukasi pencegahan, penanganan, dan rehabilitasi pasca stroke. Hal ini sejalan dengan tema World Stroke Day 2023, “Be #GreaterThan Stroke” yang fokus pada pengenalan faktor risiko stroke yang harus dikenali oleh masyarakat dan mendapatkan penanganan secepatnya.

 

Dalam talkshow ini, ada beberapa materi yang dibahas:

Materi I: “Fight for Golden Hour of Hyperacute Stroke and Code Stroke Activation” oleh dr. Esdras Ardi Pramudita, M.Sc, Sp.N, DFIDN. Materi ini membahas tentang betapa pentingnya mengetahui golden hour (jam emas) dalam penanganan stroke hiperakut dan aktivasi kode stroke.

Materi II: “Alur Rujukan Stroke Hiperakut” oleh dr. David Budi Wibowo (Kepala IGD RS Panti Rapih). Materi ini akan menjelaskan alur rujukan yang harus diikuti untuk penanganan stroke hiperakut.

 

Materi III: “Comprehensif Stroke Center di RS. Panti Rapih” oleh LC. Retno Widowati, S.Kep., Ns. Materi ini terkait bagaimana RS Panti Rapih telah berkembang menjadi pusat penanganan stroke yang komprehensif.

Kegiatan talkshow akan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab, yang akan memberikan kesempatan kepada para peserta untuk berinteraksi dan mendapatkan jawaban atas pertanyaannya seputar stroke.

Melalui kegiatan ini, kami berharap kesadaran masyarakat seputar stroke dapat meningkat, dan pentingnya golden hour dalam penanganan stroke akan lebih dipahami. Dengan cara ini penanganan dan pengobatan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif, kemmapuan pemulihan pasien stroke akan meningkat, dan kasus stroke yang fatal dapat diminimalkan. Selain itu, upaya edukasi dan pencegahan akan membantu mengurangi risiko terjadinya stroke di masa depan. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan dunia medis dalam upaya melawan penyakit stroke.

 

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

Penanganan Kegawatan Maternal Neonatal Rumah Sakit Panti Rapih No ratings yet.

Yogyakarta, 25 Oktober 2023 — RS Panti Rapih telah menyelenggarakan Seminar dan Workshop dengan tema Penanganan Kegawatan Maternal Neonatal yang dilaksanakan pada Rabu, 25 Oktober 2023, dan dilaksanakan di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Brorromeus.

Adapun peserta Seminar dan Workshop ini berasal dari Rumah Sakit, Puskesmas dan Klinik yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan total 140, terdiri atas Dokter, Bidan dan Perawat. Kegiatan Seminar dan Workshop dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, drg. V. Triputro Nugroho, M. Kes dan sambutan dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Seksi Mutu dan Akreditasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer, Rujukan dan Fasilitas Kesehatan Lain, Febri Utami, S.Si, Apt. Kegiatan Seminar dan Workshop ini merupakan salah satu dari rangkaian acara peringatan HUT ke 94 RS Panti Rapih Yogyakarta. Hadir sebagai narasumber, antara lain: dr. Maria Silvia Merry, M.Sc, Sp. MK, dr. Anastasia Ratnaningsih, Sp. A, dr. Lusiana Irene, Sp. OG , dr. Estya Dewi Widyasari, Sp. OG, dr. Sandhie Prasetya, L, Sp. An-KIC, M. Sc, dr. Juliani, M. Kes, Sp. A (K), dan dr. Vincentia Merry, Sp. OG.

Dalam wawancaranya kepada media, drg. V. Triputro Nugroho, M. Kes mengungkapkan bahwa kegiatan saat ini merupakan upaya RS Panti Rapih dalam memberikan layanan komprehensif  bekerjasama dengan Dinas Kesehatan. Fasilitas Kesehatan yang hadir sebagai peserta memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan Ibu dan Anak supaya dapat melakukan deteksi dini, jangan sampai kasus yang dirujuk ke merupakan kasus yang telah berat. Tindakan preventif perlu dilakukan, demikian imbuhnya.

Hal tersebut ditegaskan kembali oleh dr. Yolenta Marganingsih (Koordinator Sub. Seksi Fokus Pelanggan HUT ke-94 RS Panti Rapih) bahwa Seminar dan Workshop Penanganan Kegawatan Maternal Neonatal tersebut dilaksanakan dengan melibatkan Rumah Sakit Jejaring, Klinik Jejaring dan Pukesmas Jejaring. Peningkatan pelayanan kesehatan Ibu dan Anak dilaksanakan dalam upaya penurunan angka kematian Ibu dan bayi.

Para peserta mendapatkan materi pertama yang dipaparkan oleh dr. Maria Silvia Merry, M.Sc, Sp.MK, (Ketua Komite Etik dan Hukum RS Panti Rapih) tentang Etik Merujuk Pasien dengan Kegawatan Maternal-Neonatal. Dalam paparannya, dokter Silvi menyampaikan 4 prinsip umum etik dalam layanan kesehatan, yaitu Autonomy, Beneficence, Justice, dan Non-Maleficence. Penerapan prinsip-prinsip etika dalam layanan kesehatan membantu menciptakan lingkungan perawatan yang berorientasi pada pasien, adil, dan berdasarkan prinsip-prinsip moral yang kuat. Ini membantu memastikan bahwa pasien menerima perawatan yang sesuai, aman, dan sesuai dengan kepentingan terbaik mereka, sambil menjaga prinsip keadilan dalam distribusi sumber daya kesehatan.

Materi kedua dipaparkan oleh dr. Anastasia Ratnaningsih, Sp. A (Dokter Spesialias Anak dan Ketua KSM Anak RS Panti Rapih) mengenai Profil Rujukan Maternal Neonatal RS Panti Rapih. RS Panti Rapih sendiri pada tahun 2023 hingga triwulan ketiga menerima 69 pasien rujukan neonatal dengan kasus asfiksia, BBLR, gangguan nafas, kelainan kongenital dan penyakit jantung bawaan. Sedangkan terkait kasus maternal, rujukan yang tertinggi terkait umur kehamilan pretem KPD (kehamilan yang berakhir lebih awal dari yang diharapkan atau sebelum mencapai usia kehamilan 37 minggu).

dr. Lusiana Irene, Sp.OG (Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Panti Rapih) memaparkan materi ketiga dengan topik Deteksi Dini Ibu Hamil Resiko Tinggi dan Penanganan Terkini Eklamsia dan Preeklamsia. Dokter Lusi demikian biasa disapa menyampaikan bahwa ibu hamil dengan risiko tinggi dapat mengganggu proses kehamilan sampai persalinan, dan hal tersebut dapat mengancam jika ibu dan janin.

Pada materi keempat yang dipaparkan oleh dr. Estya Dewi Widyasari, Sp.OG (Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Panti Rapih) mengangkat tentang Tatalaksana Kegawatan Maternal (Perdarahan Antepartum dan Post-Partum) mencakup pengelolaan situasi gawat darurat yang melibatkan perdarahan maternal, yang dapat terjadi sebelum, selama, atau setelah persalinan.Perdarahan pasca persalinan merupakan penyebab terbanyak kematian ibu di Indonesia.

Narasumber kelima, dr. Sandhie Prasetya, L. Sp. An-KIC, M. Sc memaparkan materi dengan topik Tatalaksana dan Stabilisasi Pasien Syok Pada Kasus Kegawatan Maternal-Neonatal,  mencakup pengelolaan situasi gawat darurat seperti perdarahan berat, pre-eklampsia, kegagalan jantung, atau masalah lain yang dapat muncul selama kehamilan, persalinan, atau pasca persalinan.

Setelah itu dilanjutkan dengan materi keenam terkait Kegawatan Neonatal : Deteksi Dini dan Tatalaksana Asfiksia Neonatorum yang dipaparkan oleh dr. Juliani, M. Kes, Sp.A (K). Hal ini berperan penting dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan bayi yang baru lahir. Hal ini mencakup identifikasi dan penanganan segera pada bayi yang mengalami asfiksia neonatorum (kondisi kekurangan oksigen yang signifikan pada bayi yang baru lahir) untuk mencegah konsekuensi serius dan potensial mengancam nyawa.

Setelah pemaparan materi pada simposium, dilanjutkan dengan workshop resusitasi neonatus (resusitasi bayi yang baru lahir) dan penanganan perdarahan post partum (perdarahan yang terjadi setelah persalinan). Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam merespon terhadap situasi darurat dalam perawatan maternal dan neonatal, yang dapat berkontribusi pada peningkatan keselamatan dan kualitas perawatan.

Dengan seminar dan workshop ini, segenap peserta diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petugas kesehatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) dalam melakukan deteksi dini risiko tinggi dan penatalaksanaan kegawatan maternal neonatal. Kecepatan dan ketepatan dalam penatalaksanaan kegawatan maternal dan neonatal merupakan kunci dari pencegahan kematian Ibu dan bayi. PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatus Emergency Komprehensif) yang berkualitas, memberikan input positif untuk tercapainya tujuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah.

 

Artikel ditulis oleh :

Maria Vita

(Kepala Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

“Current Update On Sports Injury Symposium” – Rumah Sakit Panti Rapih No ratings yet.

Yogyakarta, 21 Oktober 2023 — Masih dalam rangka memperingati hari jadi ke 94, RS Panti Rapih mengadakan Simposium Kesehatan dengan tajuk “Current Update On Sports Injury Symposium”.  Simposium ini bertujuan untuk memberikan informasi terkini/lanjutan mengenai cedera olahraga dan penanganannya kepada praktisi pelayanan kesehatan, profesional kesehatan, praktisi olahraga baik atlet itu sendiri, pelatih, pelatih kebugaran, penggemar olahraga, dan masyarakat umum.

Simposium dihadiri oleh 135 orang yang hadir langsung di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu RS Panti Rapih dan 75 orang yang mengikuti secara daring melalui zoom. Acara dibuka oleh, Direktur Utama RS Panti Rapih, drg. V. Triputro Nugroho, M.Kes. Melalui sambutannya, drg. Nuki demikian beliau biasa disapa, menyampaikan apresiasi dan pengahargaa bagi semua pihak yang telah berupaya menghadirkan para profesional kesehatan dari multi disiplin keilmuan sehingga harapannya, kegiatan simposium kesehatan ini dapat memberikan manfaat bagi berbagai pihak.

Profesor Dr. H. Djoko Pekik Irianto, M.Kes., Ketua Komite Olahraga Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta (KONI DIY), hadir secara langsung dan menyampaikan Keynote Speach dalam simposium tersebut. Profesor Djoko menekankan hubungan erat antara olahraga performa tinggi dan cedera olahraga, dengan mengatakan bahwa atlet Olimpiade menginvestasikan begitu banyak waktu dan tenaga sehingga cedera hampir tidak bisa dihindari. Dia menekankan pentingnya memahami dan mengatasi ambang rasa sakit atlet dan menerapkan ilmu olahraga dalam program pelatihan mereka.

Beliau juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan simposiun sehingga peserta dapat lebih memahami tentang penanganan cedera olahraga yang tidak dapat dihindari oleh para atlet. Dalam kesempatan itu, Profesor Djoko Pekik juga mencontohkan berbagai resiko cedera yang dialami olah atlit sehingga beliau menekankan bahwa para pelatih perlu memahami tindakan preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang perlu dilakukan. Secara preventif, pelatih perlu menerapkan sport science, termasuk menghindari latihan berlebihan dan mengenali ambang batas nyeri yang dialami atlet, sedangkan tindakan kuratif mencakup pemberian pertolongan pertama segera jika terjadi cedera, serta secara rehabilitatif, pelatih diharapkan memahami manajemen cedera.

Sesi simposium pertama bertajuk “Current Update on Sports Injury and their Management” dengan narasumber dr. Antonius Andi Kurniawan, Sp.KO, seorang anggota Tim Medis Kontingen Olimpiade Indonesia). dr. Andi berbagi pengalamannya menangani atlet Indonesia dan mengapresiasi perkembangan layanan kesehatan yang disediakan RS Panti Rapih yang kini dapat diakses oleh masyarakat luas.

Beliau juga menyampaikan tentang pentingnya mengatasi psikologis atlet yang tengah mengalami cedera, karena cedera dapat menjadi hambatan besar bagi kesuksesan mereka. Pendekatan multidisiplin dalam manajemen cedera di garis bawahi sepanjang simposium.

Kegiatan Simposium dilanjutkan dengan Soft Opening Sport Injury Clinic dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh Profesor Dr. H. Djoko Pekik Irianto, M.Kes., dr. John Hartono, Sp.KFR, dan dr. Djati Prasodjo, Sp. Rad-KRI (Direktur Pelayanan Medis RS Panti Rapih). Kehadiran Sport Injury Clinic yang akan memberikan penanganan dan perawatan secara komprehensif sehingga para pasien mampu mencapai pemulihan secara maksimal.

Setelah soft opening dilanjutkan dengan sesi kedua dengan narasumber dr. Bambang Kisworo, Sp.OT.(K), seorang dokter spesialis ortopedi dan traumatologi konsultan rekontruksi dewasa/sendi panggul & lutut RS Panti Rapih, dengan topik “Tata Laksana Cedera ACL: Advance and minimal invasive management”. dr. Bambang demikian sering disapa, berbagi wawasan mengenai diagnosis, keluhan pasien, efek jangka panjang, dan tujuan pengobatan terkait cedera ACL. Ia menekankan pentingnya metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation) dalam menangani cedera ACL dan merinci metode rekonstruksi arthroscopi yang digunakan di RS Panti Rapih.

Beliau menyampaikan bahwa pemulihan pasien dari cedera ACL dapat memakan waktu 6-12 bulan, dengan kemungkinan dilakukannya operasi revisi untuk mencegah cedera kembali. Manajemen cedera yang efektif memerlukan kolaborasi erat antara atlet, pelatih, dan profesional kesehatan dari berbagai disiplin ilmu.

Sesi simposium ketiga disampaikan oleh dr. Tedjo Rukmoyo, SpOT.(K), seorang dokter spesialis ortopedi & traumatologi konsultan RS Panti Rapih), yang mengeksplorasi topik terkait “Sports-Related Spine Injury”. Beliau membahas mengenai penyebab cedera olahraga, lokasi cedera yang umum, dan strategi pengobatan awal, menyoroti pentingnya pendekatan POLISI (Protect, Optimal, Loading, Ice, Compression, Elevation) dalam manajemen cedera.

Simposium diakhiri dengan pemaparan dari dr. Amelia Kartika, Sp, KFR, seorang dokter spesialis kedokteran fisik rehabilitasi medik RS Panti Rapih yang menyoroti tentang “Update Rehabilitasi pada Cedera Olahraga”. dr Amelia menyampaikan bahwa rehabilitasi pasca cedera olahraga tidak terlepas dari proses pemulihan jaringan sebagai respon alami tubuh. Rehabilitasi aktif dengan therapeutic exercise dan penggunaan modalitas memegang peran penting untuk dapat mengembalikan fungsional jaringan yang cedera. Proses rehabilitasi meliputi assesmen, prescription & planning, supervision, evaluation. Juga adanya 1 tim yang meliputi dokter spesialis kedokteran fisik rehabilitasi, fisioterapis sport, dokter ahli gizi dan psikolog jika diperlukan.

Dalam simposium tersebut, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada para narasumber serta mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Hospital Tour di akhir acara.

RS Panti Rapih terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat serta dukungan bagi para atlit nasional, hal tersebut ditunjukkan melalui penyelenggaraan Simposium dan Sport Injury Clinic yang akan dihadirkan. RS Panti Rapih berharap cedera olahraga yang tak terhindarkan sebagai sebuah resiko yang mungkin dapat dialami oleh para atlet nasional kebanggaan Indonesia dapat tertangani secara komprehensif. Dan melalui simposium kesehatan ini  seluruh pelaku dan pemerhati olahraga dapat memetik poin-poin penting dari narasumber profesional yang dihadirkan.

 

Artikel ditulis oleh :

Maria Vita

(Kepala Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Mohon dapat memberikan rating

Kelas Ibu Hamil RS Panti Rapih : “Memahami Perawatan Newborn” No ratings yet.

Selamat kepada Bunda yang Telah Melahirkan dan yang Sedang Mengandung.

Saat ini, Bunda dan Ayah atau calon orang tua pasti sedang dipenuhi dengan rasa suka cita yang luar biasa. Kelahiran buah hati adalah momen yang sangat istimewa dan ditunggu dalam kehidupan keluarga. Namun, bagi beberapa pasangan orang tua baru, perasaan bahagia ini seringkali disertai dengan kehawatiran dalam pengasuhan bayi baru lahir. Hal ini adalah suatu kewajaran karena buah hati Anda adalah anugerah Tuhan yang tak ternilai harganya, dan sudah sepantasnya jika Anda ingin memberikan yang terbaik.

Merawat bayi baru lahir memang merupakan tugas yang tidak hanya penuh dengan tantangan tetapi juga penuh dengan seni. Kebutuhan akan pengetahuan dan keterampilan dalam merawat bayi sangat penting. Untuk memberikan dukungan dan wadah bagi Bunda dan Ayah yang ingin memahami lebih banyak tentang perawatan bayi baru lahir, Kelas Ibu Hamil di RS Panti Rapih pada tanggal 16 September 2023 telah diadakan dengan topik utama “Perawatan Newborn“.

Acara ini dilaksanakan di Ruang Senam Hamil, lantai 3 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus dan dihadiri oleh 17 peserta yang terdiri dari ibu hamil, ibu nifas, ayah, dan pendamping, semuanya dengan antusiasme yang tinggi. Peserta aktif dalam memahami dan mengikuti materi yang disampaikan, bahkan sampai pada praktek memandikan bayi.

Bidan Iknasia Respati Siwi, A.Md.Keb, menjadi pembicara pertama yang memaparkan tentang perawatan bayi esensial. Ia menjelaskan tanda-tanda bahaya pada bayi baru lahir, pentingnya pemberian ASI, serta cara yang benar untuk mengASIhi bayi. Selain itu, ia juga membahas tindakan yang sebaiknya tidak dilakukan pada bayi baru lahir dan memecahkan beberapa mitos yang sering muncul tentang perawatan bayi.

 

 

Pada sesi kedua, Bidan M. Rini Widiyanti A.Md.Keb, memaparkan tentang stimulasi pijat bayi. Stimulasi pijat bayi merupakan praktik yang sangat penting dalam merawat bayi yang baru lahir. Ia menjelaskan bahwa stimulasi pijat bayi sebaiknya dilakukan sesegera mungkin oleh tenaga yang kompeten seperti bidan atau terapis. Namun, ketika Bunda dan Ayah sudah mampu melakukannya sendiri, mereka dapat melanjutkannya di rumah.

Stimulasi pijat bayi memiliki banyak manfaat, termasuk merangsang semua indera yang ada pada bayi seperti pendengaran, penglihatan, taktil, kinestetik, dan penciuman. Praktik ini juga dapat memperkuat ikatan antara ibu dan anak serta berkontribusi pada pertumbuhan, perkembangan, dan kesejahteraan mental dan emosional bayi.

Kelas Ibu Hamil di RS Panti Rapih terus memberikan wadah bagi calon orangtua untuk belajar, berbagi pengalaman, dan meningkatkan pengetahuan mereka dalam merawat bayi baru lahir. Acara ini merupakan bukti komitmen RS Panti Rapih dalam memberikan pelayanan kesehatan yang holistik, mulai dari masa kehamilan hingga perawatan bayi yang baik. Kami berharap bahwa pengetahuan yang diperoleh dari kelas ini akan membantu semua peserta menjadi orangtua yang lebih siap dan kompeten dalam merawat bayi mereka.

Dalam perjalanan menjadi orang tua, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari kelas seperti ini dapat membantu Bunda dan Ayah merasa lebih percaya diri dalam merawat dan merangsang perkembangan buah hati yang baru lahir. Semoga momen berharga ini penuh dengan kebahagiaan dan cinta yang mendalam dalam perjalanan Anda sebagai orang tua.

 

Artikel ditulis oleh :

M. Rini Widiyanti A.Md.Keb

(Bidan RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Lokasi Pelayanan :
Klinik Kebidanan dan Penyakit Kandungan
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Terima Kunjungan Rombongan BURT DPR RI untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan. No ratings yet.

Yogyakarta, 7 September 2023 – RS Panti Rapih menerima kunjungan kerja rombongan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI yang dipimpin langsung oleh Bapak H.R. Achmad Dimyati Natakusumah, Wakil Ketua BURT DPR RI. Kunjungan ini juga dihadiri oleh perwakilan Sekretariat DPR RI dan Asuransi Jasindo, menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia khususnya di wilayah Yogyakarta.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya BURT DPR RI dalam menjalin kerja sama yang lebih erat dengan RS Panti Rapih serta melihat upaya-upaya yang telah dilakukan oleh rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat khususnya kepada para anggota DPR RI.

Selama kunjungan, rombongan BURT DPR RI berkesempatan untuk melihat secara langsung fasilitas-fasilitas unggulan yang dimiliki oleh RS Panti Rapih diantaranya rawat jalan, rawat inap, serta bangunan yang merupakan cagar budaya. Rombongan berkesempatan untuk berdialog dengan tenaga medis dan staf rumah sakit sehingga memahami tantangan yang dihadapi oleh tenaga medis di lapangan.

Wakil Ketua BURT DPR RI, Bapak H.R. Achmad Dimyati Natakusumah, menyatakan, “Kami sangat mengapresiasi upaya RS Panti Rapih dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat. Saya merekomendasikan rumah sakit ini sebagai rumah sakit rujukan provider Jasindo”. Beliau juga menyampaikan bahwa Rumah sakit Panti Rapih memberikan pelayanan sangat prima, nyaman, bersih dan sejuk. Beliau menambahkan bahwa akan mendorong para anggota DPR RI untuk melakukan MCU (Medical Check Up) di Rumah Sakit Panti Rapih, serta menjadi rekomendasi bagi rumah sakit lainnya.

Direktur SDM & Umum RS Panti Rapih, Ibu Ir. Valentina Dwi Yuli Siswianti, M. Kes, mengungkapkan kebanggaannya atas kunjungan tersebut. “Kami merasa sangat terhormat dan senang atas kunjungan rombongan BURT DPR RI. Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kami dan bekerja sama dengan pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”

Kunjungan ini juga mencerminkan pentingnya peran Asuransi Jasindo dalam mendukung pelayanan kesehatan di Indonesia. Kerja sama antara rumah sakit, pemerintah, dan perusahaan asuransi menjadi kunci untuk memastikan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi semua warga negara.

Sebagai bagian dari kunjungan ini, pihak RS Panti Rapih berharap dapat mendapatkan masukan konstruktif dari rombongan BURT DPR RI untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan mereka. Semua pihak berharap bahwa kerja sama ini akan berlanjut untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia, yang merupakan prioritas utama bagi semua pihak yang terlibat.

RS Panti Rapih, dengan berbagai fasilitas modern dan tenaga medis yang berkualitas, terus berupaya menjadi salah satu rumah sakit terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia. Kunjungan dari BURT DPR RI adalah langkah positif dalam mendukung misi ini dan menggarisbawahi pentingnya kerja sama antara sektor publik dan swasta dalam meningkatkan sistem kesehatan negara.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Link terkait :

BURT Nilai RS Panti Rapih Yogyakarta Layak Jadi Rujukan Jamkestama

Mohon dapat memberikan rating

Aksi Tanam Pohon untuk Atasi Perubahan Iklim No ratings yet.

Tanggal: 28 Agustus 2023

Date: 28 August 2023

Yogyakarta, Indonesia – Dalam merayakan 94 tahun pengabdiannya, Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta  mengadakan acara penanaman pohon di Berkah Bumi Blembem Yogyakarta. Dipimpin oleh Direktur Utama Rumah Sakit, drg. Vincentius Triputro Nugroho, M.Kes, inisiatif ini bertujuan untuk mengatasi perubahan iklim melalui strategi penanaman pohon.

Yogyakarta, Indonesia – Panti Rapih Hospital in Yogyakarta celebrated its remarkable 94 years of service by organizing a tree planting event at the Berkah Bumi Blembem Yogyakarta. Led by esteemed Hospital Board Director, drg. Vincetius Triputro Nugroho, M.Kes, the initiative aimed to tackle climate change through the strategic planting of trees.

Di bawah koordinasi dr. Emilia Theresia, Sp.PA, RS Panti Rapih berhasil menyelenggarakan acara yang luar biasa untuk meningkatkan kesadaran akan perlunya penyelenggaraan lingkungan berkelanjutan. Komitmen kuat rumah sakit terhadap pelestarian lingkungan dibuktikan dengan partisipasi Suster Marisa, CB dari Kongregasi Suster-Suster Cinta Kasih St. Carolus Borromeus.

Under the coordination of doctor Emilia Theresia, Sp. PA, Panti Rapih Hospital successfully orchestrated this mind-blowing event to raise awareness about the need for sustainable environmental practices. The hospital’s strong commitment to environmental conservation saw the participation of renowned guest speaker, Sister Marisa, CB from The Congregation of the Sisters of St. Charles Borromeo.

Suster Marisa CB, seorang Magister Konservasi Sumber Daya Alam, menekankan pentingnya penanaman pohon sebagai spiritualitas ekologi. Beliau menyoroti pentingnya hidup dengan cara yang menyadari nilai dari setiap makhluk dan setiap dimensi ciptaan di mata Tuhan.

Sister Marisa CB, a Master of Natural Resource Conservation, emphasized the significance of tree planting as an ecological spirituality. She highlighted the importance of living in ways that recognize the value of every creature and every dimension of creation in the eyes of God.

Para staf rumah sakit mengikuti Aksi Tanam Pohon ini dengan antusias dan didukung oleh PT. Coca-Cola, bersama memilih aneka varietas pohon untuk meningkatkan keseimbangan ekologi di kawasan tersebut. Kehadiran drg. Vincentius Triputro Nugroho, M.Kes dan Suster Marisa, CB memberikan motivasi dan instpirasi para peserta.

The tree planting event witnessed an enthusiastic gathering of hospital staff and supported by PT. Coca Cola. They joined hands to plant a wide variety of trees, carefully selected to enhance the ecological balance of the area. The presence of drg. Vincentius Triputro Nugroho, M.Kes and Sister Marisa CB motivated and inspired the participants in their collective efforts.

Dokter Emilia, koordinator acara sosial, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang terlibat dan menekankan dedikasi rumah sakit terhadap kelestarian lingkungan. Ia menyatakan, “Sebagai institusi layanan kesehatan, kami memahami bahwa perubahan iklim adalah isu yang mendesak. Dengan menanam pohon dan mempromosikan spiritualitas ekologi, kami bertujuan untuk menciptakan masa depan yang lebih hijau dan sehat bagi komunitas kita.”

Doctor Emilia, the social event coordinator, expressed her gratitude to everyone involved and emphasized the hospital’s long-standing dedication to environmental sustainability. She stated, “As a leading healthcare institution, we understand that climate change is a pressing issue. By planting trees and promoting ecological spirituality, we aim to create a greener and healthier future for our community.”

Inisiatif penanaman pohon ini selaras dengan komitmen keseluruhan Rumah Sakit Panti Rapih untuk memberikan pelayanan holistik dan berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat. Selain memberikan pelayanan medis, Rumah Sakit Panti Rapih secara konsisten melakukan berbagai kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan untuk mengatasi permasalahan penting yang berdampak pada masyarakat.

The tree planting initiative aligned perfectly with Panti Rapih Hospital’s overall commitment to provide holistic care and contribute to the well-being of society. Aside from its outstanding medical services, Panti Rapih Hospital consistently engages in various corporate social responsibility activities to address important issues affecting the community.

Sebagai penutup acara, para peserta tidak hanya dipenuhi dengan pencapaian bahwa kegiatan telah berhasil dilaksanakan tetapi juga dengan komitmen baru untuk melestarikan lingkungan. Perayaan HUT ke-94 Rumah Sakit Panti Rapih meninggalkan dampak yang mendalam bagi masyarakat, memberdayakan setiap individu untuk mengambil tindakan dalam melawan perubahan iklim dan menumbuhkan apresiasi yang mendalam terhadap saling ketergantungan semua makhluk hidup.

As the event concluded, the participants were not only filled with a sense of accomplishment but also with a renewed commitment to preserving the environment. Panti Rapih Hospital’s 94th anniversary celebration left a lasting impact on the community, empowering individuals to take action against climate change and fostering a deep appreciation for the interdependence of all living beings.

Berkat dedikasi yang tak tergoyahkan dari Rumah Sakit Panti Rapih dan dukungan dari individu-individu yang memiliki motivasi seperti Dokter Triputro Nugroho, Dokter Emilia, dan Suster Marisa CB, masyarakat Yogyakarta kini lebih siap menghadapi tantangan perubahan iklim.

With Panti Rapih Hospital’s unwavering dedication and the support of motivated individuals like Doctor Triputro Nugroho, Doctor Emilia, and Sister Marissa, the community of Yogyakarta now stands better equipped to face the challenges posed by climate change.

 

Suster Yosefine CB bersama dokter Esdras menanam pohon lainnya

Sister Yosefine, CB with Doctor Esdras planted another tree

Beberapa anak pun ikut bergabung dengan Dokter Rita untuk turut melestarikan alam.

Some kids joined Doctor Rita to participate in conserving the nature

Para karyawan RS berpose bersama di depan tulisan Edu Park Berkah Bumi Blembem, sesaat setelah selesai menanam pohon.

The hospital staff posed together in front of the sign Edu Park Berkah Bumi Blembem, right after the tree planting session.

 

Artikel ini ditulis oleh :

Dr. dr. Jodi Visnu, MPH

(Representative of Panti Rapih Hospital, Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

Kelas Ibu Hamil dan MPASI RS Panti Rapih – “Mencegah dan Mengatasi Gangguan Makan Pada Anak” No ratings yet.

Pada Sabtu, 12 Agustus 2023, Rumah Sakit Panti Rapih di Yogyakarta mengadakan kegiatan kelas khusus untuk ibu hamil dan pemberian MPASI (Makanan Pendamping ASI) dengan tema yang sangat relevan, yaitu “Mencegah dan Mengatasi Gangguan Makan Pada Anak”. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada para ibu hamil dan orang tua tentang pentingnya pemberian makanan yang tepat bagi anak-anak, serta langkah-langkah untuk mencegah dan mengatasi gangguan makan pada anak.

 

Dalam kegiatan ini, terdapat dua narasumber yang memberikan wawasan dan pengetahuan kepada peserta. Yashinta Arum Perwita, S.Gz, seorang Ahli Gizi, menjadi narasumber pertama dengan topik “Gangguan Makan Pada Anak & Pemberian MPASI Tepat Balita Sehat”. Dalam presentasinya, ia membahas tentang berbagai jenis gangguan makan yang mungkin dialami anak-anak, serta memberikan panduan kepada para orang tua mengenai pemberian MPASI yang sesuai dengan kebutuhan gizi anak.

Narasumber kedua adalah Yasinta Yose Rizaldy, Amd. Kes, yang merupakan seorang Terapis Wicara. Yasinta membawakan topik “Mencegah & Mengatasi Gangguan Makan Pada Anak”, fokus pada bagaimana mengidentifikasi dan mengatasi masalah terkait gangguan makan anak melalui pendekatan terapi wicara. Ini mencakup komunikasi yang efektif dan pendekatan khusus dalam membantu anak-anak yang mengalami masalah makan.

Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih 2 jam di Ruang Senam Hamil, Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta. Acara ini berhasil menarik perhatian 19 peserta yang terdiri dari ibu hamil dan orang tua yang memiliki minat dalam memahami dan mengatasi masalah makan pada anak-anak mereka. Dalam suasana yang hangat dan interaktif, para peserta mendapatkan pengetahuan yang berharga dari para narasumber dan juga berkesempatan untuk bertanya langsung terkait hal – hal yang mereka hadapi. Pada kesempatan ini pula, para orang tua juga mendapatkan kesempatan secara langsung terkait demo pembuatan MPASI.

Kelas Ibu Hamil dan MPASI dengan tema “Mencegah dan Mengatasi Gangguan Makan Pada Anak” ini merupakan upaya konkret dari Rumah Sakit Panti Rapih untuk memberikan dukungan kepada para ibu hamil dan orang tua dalam merawat kesehatan dan perkembangan anak-anak mereka. Diharapkan, pengetahuan yang didapatkan dari kegiatan ini akan membantu para peserta dalam menjaga kesehatan dan gizi anak-anak mereka dengan lebih baik.

 

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

Serba-serbi ASI Eksklusif pada Ibu yang Bekerja No ratings yet.

Setiap tanggal 1-7 Agustus diperingati sebagai Pekan Menyusui Sedunia (World Breastfeeding Week). Pekan ASI Sedunia adalah peristiwa tahunan yang diperingati oleh berbagai negara di seluruh dunia untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya Air Susu Ibu (ASI) untuk kesehatan dan perkembangan bayi.

Momentum tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan WHO dan UNICEF untuk mendukung ibu menyusui di seluruh dunia. Pekan Menyusui Sedunia tahun 2023 dengan mengangkat tema “Mengaktifkan menyusui Membuat Perbedaan Bagi Orang Tua Yang Bekerja”, Rumah Sakit Panti Rapih mengambil andil dalam mensukseskan pekan menyusui tersebut dengan mengadakan beberapa kegiatan yang diselenggarakan untuk mendukung pemberian ASI secara Eksklusif untuk para ibu yang bekerja, salah satunya yaitu Talkshow Edukasi.

Dalam peringatan Pekan ASI Sedunia tersebut, RS Panti Rapih menyelenggarakan Talkshow Edukasi dengan topik “Serba-serbi ASI Eksklusif pada Ibu yang Bekerja” di Balai RW 07 Terban Yogyakarta pada hari Kamis, 03 Agustus 2023, kegiatan berlangsung selama 2 jam. Menghadirkan nara sumber yaitu; Bidan Tri Murtini, Amd.Keb untuk topik “Cara Merawat Payudara Sebelum dan Sesudah Laktasi” dan Bidan Th. Heni Lestari, S.Tr, Keb.Bdn untuk topik “Pentingnya ASI pada Ibu Bekerja dan Cara Mempersiapkannya”. Dihadiri juga oleh dr. Anastasia Ratnaningsih, Sp. A (Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih).

Kegiatan ini bertujuan untuk mencapai beberapa hal:

  1. Meningkatkan kesadaran semua pihak tentang pentingnya ASI bagi bayi: Dengan mengadakan talkshow ini, diharapkan semua pihak, termasuk masyarakat umum, para ibu yang bekerja, serta tenaga profesional medis dan kesehatan, lebih memahami pentingnya memberikan ASI eksklusif bagi bayi. ASI memiliki kandungan nutrisi yang lengkap dan sangat bermanfaat bagi kesehatan serta perkembangan bayi.
  2. Memberikan dukungan kepada setiap ibu menyusui yang bekerja agar semakin percaya diri dalam memberikan ASI kepada bayinya: Bagi ibu yang bekerja, memberikan ASI eksklusif dapat menjadi tantangan tersendiri karena perlu diatur dengan baik agar tidak mengganggu pekerjaan mereka. Dalam talkshow ini, para nara sumber memberikan informasi dan tips yang berguna bagi para ibu yang bekerja agar semakin percaya diri dan mampu melanjutkan pemberian ASI eksklusif kepada bayi mereka.
  3. Menciptakan lingkungan kerja yang ramah dan bersahabat dalam mendukung pemberian ASI eksklusif: Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong pembentukan lingkungan kerja yang mendukung pemberian ASI eksklusif bagi para ibu yang bekerja. Lingkungan kerja yang ramah terhadap ibu yang menyusui akan membantu mereka dalam mengatur jadwal pemberian ASI dan menyediakan fasilitas yang memadai untuk menyusui atau menyimpan ASI.

Dengan adanya talkshow ini, diharapkan kesadaran tentang pentingnya ASI eksklusif akan semakin meningkat, dan dukungan untuk para ibu yang bekerja dalam memberikan ASI eksklusif kepada bayi mereka akan lebih kuat. Selain itu, diharapkan juga adanya perubahan positif dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung para ibu dalam memberikan ASI eksklusif.

 

Anjar Pintosasi
(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Informasi Pelayanan : 
Klinik Laktasi
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta
Senin – Sabtu, pk 08.00 – 12.00 WIB
Hari Minggu dan tanggal merah : Tutup

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store

 

Mohon dapat memberikan rating