Peringatan 95 Tahun RS Panti Rapih Yogyakarta: “Lebur dalam Pelayanan, Berbuah dalam Keutamaan” 5/5 (2)

Yogyakarta, 14 September 2024 – RS Panti Rapih Yogyakarta merayakan hari jadinya yang ke-95 dengan penuh rasa syukur. Perayaan dimulai dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Romo Vikjen Rm. Fransiskus Xaverius Sugiyana, Pr dan Romo Pastoral RS Panti Rapih Rm. Modestus Supriyanto, Pr. sebagai ungkapan syukur atas perjalanan panjang rumah sakit ini dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Setelah Ekaristi, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia HUT 95, dr. Putri Risqi Septi Amelia, serta dilanjutkan sambutan Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes. Dalam sambutannya, dr. Stephani menyampaikan pesan mendalam dengan tema “Lebur dalam Pelayanan, Berbuah dalam Keutamaan”, yang menekankan pentingnya pelayanan yang tulus, rendah hati, dan berdampak positif bagi sesama. Beliau menyatakan, “Melalui tema ini, kita diajak untuk mengikis ego pribadi, melayani dengan empati dan kehangatan hati, serta memastikan setiap tindakan selaras dengan nilai-nilai I-Care. Pelayanan ini bukan hanya tentang menjalankan tugas, tetapi juga tentang memberikan berkat dan kualitas yang mencerminkan keutamaan dalam setiap keputusan dan tindakan.”

 

 

Sambutan Ketua Panitia HUT 95

 

Sambutan Direktur Utama RS Panti Rapih

 

Sambutan Ketua Umum Pengurus Yayasan Panti Rapih

Sambutan juga disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Yayasan Panti Rapih, Bapak Ir. Ambrosius Koesmargono, MCM, Ph.D, yang menggarisbawahi komitmen rumah sakit untuk terus berinovasi, dan memberikan pelayanan terbaik.

Pemotongan tumpeng

Sebagai simbol perayaan, dilakukan pemotongan tumpeng oleh jajaran direksi dan pengurus Yayasan Panti Rapih yang kemudian diserahkan kepada Ketua Panitia HUT 95.

 

Penampilan The Stethoscope

Penampilan Anoman

Acara dilanjutkan dengan hiburan, termasuk penampilan dari grup dokter The Stethoscopes dan penampilan spesial “Anoman Obong” dari tim IGD.

Pada momen ini, RS Panti Rapih juga memberikan penghargaan kepada para karyawan yang telah mengabdi selama 25 dan 35 tahun. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan komitmen mereka dalam menjaga kualitas pelayanan rumah sakit.

12 karyawan menerima penghargaan masa bakti 25 tahun

 

11 karyawan menerima penghargaan masa bakti 25 tahun

Acara ditutup dengan ramah tamah, di mana seluruh peserta merasakan kehangatan kebersamaan, mengenang perjalanan panjang RS Panti Rapih, dan menyambut masa depan dengan optimisme.

Perayaan HUT kali ini juga menjadi momen penting untuk mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung RS Panti Rapih selama ini. “Tanpa dukungan dari para dokter, perawat, tenaga kesehatan lainnya, staf administrasi, serta seluruh elemen masyarakat, kita tidak akan bisa mencapai apa yang kita raih hari ini,” ujar dr. Stephani. Beliau juga menyampaikan rasa hormat kepada para pendiri rumah sakit yang telah membangun fondasi kuat yang menjadi pedoman hingga saat ini.

Dengan semangat “Lebur dalam Pelayanan, Berbuah dalam Keutamaan”, RS Panti Rapih siap menghadapi tantangan masa depan di dunia kesehatan dengan penuh optimisme. Rumah sakit ini berkomitmen untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

Tirakatan HUT ke-95 RS Panti Rapih No ratings yet.

Yogyakarta, 13 September 2024 – Tahun ini, RS Panti Rapih merayakan usianya yang ke-95 tahun, sebagai bagian dari rangkaian perjalanan menuju 100 tahun transformasi. Dalam semangat rasa syukur dan kebersamaan, RS Panti Rapih mengadakan acara Tirakatan sebagai momentum istimewa untuk berbagi kebahagiaan dengan warga di sekitar rumah sakit.

Acara yang berlangsung pada hari Jumat, 13 September 2024, pukul 17.00 -18.00 WIB, di Lobby Lounge Lantai 2 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus ini dihadiri oleh kurang lebih 100 tamu undangan. Kegiatan ini diadakan sebagai ungkapan terima kasih kepada Tuhan atas rahmat dan perlindungan-Nya selama 95 tahun perjalanan RS Panti Rapih. Selain itu, acara ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat sekitar dan berterima kasih atas dukungan yang diberikan kepada RS Panti Rapih.

Tujuan utama dari acara ini adalah untuk:

  • Mensyukuri rahmat Tuhan atas segala berkat yang telah dilimpahkan kepada RS Panti Rapih hingga usianya yang ke-95 tahun.
  • Membentuk semangat dan komitmen bagi seluruh Pelayan Kesehatan RS Panti Rapih dalam mempersiapkan diri menuju pelayanan yang semakin mendunia.

 

sambutan Direktur Utama

 

sambutan dari Dukuh Sagan

Acara ini dibuka dengan sambutan dari Direktur RS Panti Rapih dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, dan sambutan dari Kepala Dukuh Sagan Bapak. M. Dimyati sebagai perwakilan masyarakat sekitar.

Acara Malam Tirakatan ini merupakan bagian dari komitmen RS Panti Rapih untuk terus melayani dengan hati, sekaligus mempersiapkan diri menuju transformasi besar dalam pelayanan kesehatan di masa mendatang.

Seluruh kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, mengedepankan rasa syukur dan kebersamaan sebagai keluarga besar RS Panti Rapih.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

Seminar Motivasi “Lebur dalam Pelayanan, Berbuah dalam Keutamaan” 5/5 (1)

Pada hari Jumat, 13 September 2024, RS Panti Rapih menyelenggarakan Seminar Motivasi di Auditorium Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus. Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 13.00 WIB ini diikuti oleh sekitar 316 peserta yang terdiri atas jajaran Direksi dan Pejabat Struktural RS Panti Rapih, Organ Yayasan Panti Rapih, serta Direksi RS Panti Rini, RS Panti Nugroho, RS Santa Elisabeth, RS Panti Rahayu, dan STIKES Panti Rapih.

Kegiatan ini diadakan sebagai bagian dari rangkaian acara memperingati 95 tahun berdirinya RS Panti Rapih, yang dalam lima tahun ke depan akan mencapai usia 100 tahun. Mengangkat tema ‘Lebur dalam Pelayanan, Berbuah dalam Keutamaan’ yang juga merupakan tema HUT ke-95 RS Panti Rapih, seminar ini menandai momentum penting bagi seluruh keluarga besar RS Panti Rapih dalam memperkuat komitmen pelayanan kesehatan.

Seminar ini bertujuan untuk membangun semangat dan komitmen seluruh pelayan kesehatan di RS Panti Rapih dalam mempersiapkan diri menuju pelayanan prima. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangkitkan motivasi dan semangat karyawan dalam melayani dengan penuh

Tema yang diangkat mengandung pesan mendalam mengenai pentingnya kolaborasi menyeluruh antarprofesi di rumah sakit. Fokus utamanya adalah mewujudkan nilai I CARE (Integrity, Compassion, Assurance, Respect, Embrace Innovation) dalam setiap layanan. Nilai-nilai ini menjadi landasan bagi seluruh karyawan RS Panti Rapih dalam memberikan pelayanan prima kepada customer, dalam hal ini adalah pasien RS Panti Rapih.

Hadir sebagai narasumber utama, Bapak Ignasius Jonan yang pernah menjabat sebagai Menteri Kabinet Kerja 2014-2019 dan dikenal juga sebagai tokoh transformasi pelayanan publik. Dalam Seminar Motivasi tersebut, Bapak Ignasius Jonan berbagi pengalaman dan inspirasi tentang pentingnya pelayanan prima dalam dunia kesehatan, “Jadilah pribadi yang bermanfaat untuk orang lain dan jadilah leader yang dapat memberikan contoh kepada tim”.

Dengan berakhirnya seminar ini, diharapkan dalam perjalanan 95 tahun RS Panti Rapih, para karyawan harus bisa menjadi pengabdi kemanusiaan; selaras dengan arahan Kongregasi Cinta Kasih Suster-Suster St. Carolus Borromeus untuk memuliakan nama Tuhan dan mengabdi sesama. Selain itu juga dapat menerapkan wawasan dan inspirasi yang didapat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RS Panti Rapih, membawa manfaat yang nyata bagi pasien dan masyarakat.

Pak Jonan bersama 316 peserta seminar motivasi

Pak Jonan bersama 316 peserta seminar motivasi

Artikel ditulis oleh :
Anjar Pintosasi
(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Rayakan Hari Anak Nasional 2024: Perkuat Perlindungan Anak untuk Masa Depan Indonesia yang Lebih Maju 5/5 (4)

Yogyakarta, 28 Juli 2024 – RS Panti Rapih dengan bangga merayakan Hari Anak Nasional 2024 dengan tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”dengan serangkaian kegiatan edukatif dan menghibur yang dirancang khusus untuk anak-anak dan orang tua, serta kompetensi tenaga kesehatan. Diawali dengan Seminar Medis dan diakhiri dengan Kompetisi Seni “Bara Muda” (Bakat Kreatifitas Anak Muda) serta Healthy Talkshow untuk memeriahkan momen penting ini.

Seminar Medis “Deteksi dan Stimulasi Tumbuh Kembang Anak” bagi Tenaga Kesehatan telah berlangsung pada 19 Juli 2024 menghadirkan 6 Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih, yaitu dr. A. Ratnaningsih, Sp.A, dr. Juliani, Sp.A.K, dr. Tintin Setyorini, Sp.A, Dr. dr. FX. Wikan Indrarto, Sp.A, dr. Maria Rulina, M.Sc, Sp.A, dan dr. Galuh Martin M., M.Sc, Sp.A., sedangkan Kompetisi Seni “Bara Muda” dan Healthy Talkshow berlangsung pada Minggu, 28 Juli 2024.

Final Kompetisi Bara Muda (Bakat Kreatifitas Anak Muda) berlangsung di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih, menampilkan bakat seni siswa-siswi Sekolah Dasar. Pendaftaran dan pengiriman karya video seni berlangsung dari tanggal 8-18 Juli 2024, dari 26 video yang diterima oleh panitia lomba, dipilih 10 video terbaik yang dinilai secara langsung oleh Dewan Juri yang terdiri atas Didik Nini Thowok (Maestro Seni Indonesia), C. Wahyu Tri Ismayasari, S.Sn (Pelaku Seni), dan Sr. Constansia Sri Hardjanti CB (Direktur Keperawatan RS Panti Rapih) untuk memperebutkan 5 juara.

Saat dewan juri berdiskusi untuk menentukan pemenang, peserta Bara Muda diajak untuk mengikuti Hospital Tour ke beberapa lokasi layanan di RS Panti Rapih sedangkan orang tua dan pendamping mengikuti Healthy Talkshow di Lounge lantai 2 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih. Acara ini menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidangnya: Ibu Catur Udi Handayani, S.H dari UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Yogyakarta yang membahas topik “Mengurai Kekerasan Terhadap Anak, Pencegahan dan Penanganannya”, Ibu Maria Ratih Maharani, M.Psi., Psikolog RS Panti Rapih, yang mengulas tema “Anak Cerdas Berinternet Sehat”, dan dr. Vista Nursati Pradanita, Sp.KJ(K), Dokter Psikiatri Anak RS Panti Rapih, yang mengangkat tema “Membangun Indonesia dengan Anak yang Sehat Jiwanya”. dengan dr. A. Ratnaningsih, Sp.A, Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih sebagai moderator.

 

 

                           Juara 1

Ajang Kompetisi Bara Muda menghasilkan juara sebagai berikut:

Juara 1: Muhammad Ridho

Juara 2: Vocal Group Artha Pesona

Juara 3: Edra Pratista Deo

Juara Harapan 1: Monica Nirwasita Agnimaya Sarosa

Juara Harapan 2: MC Voice.

Para juara mendapatkan uang pembinaan dan trofi sebagai bentuk apresiasi atas bakat dan usaha mereka serta bingkisan bagi seluruh finalis.

 

Rangkaian acara Hari Anak Nasional 2024 ini merupakan bagian dari komitmen RS Panti Rapih untuk menghilangkan rasa takut anak-anak terhadap rumah sakit, mendorong pengembangan bakat anak, serta memberikan edukasi kepada orang tua tentang pentingnya pola Asah Asih Asuh. RS Panti Rapih berharap, dengan perlindungan yang baik dan pengembangan yang optimal, anak-anak Indonesia akan tumbuh menjadi generasi yang membawa kemajuan bagi bangsa.

RS Panti Rapih berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan ramah anak dan menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan generasi penerus bangsa.

 

Artikel ditulis oleh :
Maria Vita
(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

Seminar Awam “Pencegahan Stunting & Pengembangan Potensi Tumbuh Kembang Anak” 4.94/5 (16)

Program pembangunan kesehatan di Indonesia dewasa ini masih diprioritaskan pada upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak, terutama pada kelompok yang paling rentan. Salah satu kelompok tersebut adalah ibu hamil, yang perlu dipersiapkan secara optimal baik fisik maupun mental selama masa kehamilan agar dapat melahirkan bayi yang sehat.

Penurunan angka kematian ibu dan bayi menjadi salah satu program prioritas yang dijalankan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sejumlah program dilakukan Kemenkes, seperti program sebelum kehamilan, saat hamil, dan juga perawatan untuk bayi prematur dan bayi berat lahir rendah (BBLR). Angka kematian ibu dan bayi merupakan dua indikator yang lazim digunakan untuk menentukan derajat kesehatan di suatu negara. Di Indonesia, dua hal ini menjadi perhatian pemerintah karena angka kematian ibu dan bayi di Tanah Air masuk peringkat tiga besar di ASEAN. Berdasarkan data dari Maternal Perinatal Death Notification (MPDN), sistem pencatatan kematian ibu Kementerian Kesehatan, jumlah kematian ibu pada tahun 2022 mencapai 4.005 dan di tahun 2023 meningkat menjadi 4.129.

Kelas Ibu RS Panti Rapih menjadi ruang edukasi untuk ibu hamil, ibu nifas, dan ibu yang memiliki baduta dan balita, yang telah terlaksana sejak Januari 2023. Pada bulan Juni 2024, kami mempersembahkan edisi spesial dalam rangka HUT IBI (Ikatan Bidan Indonesia) ke-73 dengan tema SEMINAR AWAM bertajuk “PENCEGAHAN STUNTING & PENGEMBANGAN POTENSI TUMBUH KEMBANG ANAK”.

Seminar ini bertujuan memberikan edukasi bagi calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas, dan ibu yang memiliki balita agar mereka dapat dipersiapkan secara optimal dalam kehamilan dan persalinan. Diharapkan ibu, bayi, dan balita dapat sehat dan berkembang dengan baik sehingga didapatkan generasi penerus bangsa yang cerdas dengan tumbuh kembang yang optimal.

Acara terselenggara pada hari Minggu, 30 Juni 2024, di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta. Acara berlangsung selama 2 jam dari pk 09.00 – 12.00 WIB dan dibuka langsung oleh Direktur Utama RS Panti Rapih Yogyakarta, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes.

Sambutan Direktur Utama RS Panti Rapih Yogyakarta, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes.

Dalam seminar ini terdiri dari 4 narasumber yang ahli dibidangnya dan selama ini bertugas juga berkarya di RS Panti Rapih Yogyakarta. Berikut nama – nama narasumber dan judul materi yang disampaikan :

  1. Sehat dan Berkualitas Saat Kehamilan untuk Mencegah Stunting

Pemateri 1 : dr. Yohanes Adhitya Prakasa Sukoco Putra, Sp.OG (Dokter Spesialis Kandungan RS Panti Rapih)

  1. Manfaat ASI Eksklusif dalam Pencegahan Stunting

Pemateri 2 : Ibu Yuliana Tri Murtini, AMd.Keb. (Bidan & Konselor Laktasi RS Panti Rapih)

  1. Gizi Seimbang Baduta

Pemateri 3 : Ibu S. Kusuma Amdani, S.TR.GZ.,RD (Ahli Gizi dan Konselor Laktasi RS Panti Rapih)

  1. Tumbuh Kembang Baduta

Pemateri 4 : dr. Galuh Martin, Sp.A (Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih)

Dengan adanya seminar ini, diharapkan para peserta dan pasangan dapat memperoleh pengetahuan yang bermanfaat mengenai pencegahan stunting dapat dilakukan dari sejak awal mulai 1000 hari pertama kehidupan buah hati dan pengembangan potensi tumbuh kembang anak, serta dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari demi terciptanya generasi penerus yang sehat dan cerdas.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

Talk Show Kesehatan “Kanker Ovarium dan Payudara, Kenali Sedari Dini” No ratings yet.

Kanker merupakan salah satu masalah kesehatan global yang sangat signifikan. Prevalensinya bervariasi di berbagai wilayah dan populasi. Menurut World Health Organization (WHO), kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia, dengan sekitar 1 dari 6 kematian di seluruh dunia disebabkan oleh kanker. Pada tahun 2020, diperkirakan terdapat 19,3 juta kasus baru kanker dan 10 juta kematian terkait kanker secara global. Angka-angka ini menyoroti dampak signifikan kanker terhadap kesehatan masyarakat.

Kanker payudara dan kanker ovarium adalah dua jenis kanker yang memiliki angka kejadian tinggi di seluruh dunia. Di Indonesia, kanker payudara menempati urutan pertama terkait jumlah kanker terbanyak serta menjadi salah satu penyumbang kematian terbesar akibat kanker. Menurut data Globocan tahun 2020, jumlah kasus baru kanker payudara mencapai 68.858 kasus (16,6%) dari total 396.914 kasus baru kanker di Indonesia, dengan jumlah kematian mencapai lebih dari 22 ribu jiwa.

Kanker payudara terbagi atas beberapa jenis berdasarkan hasil imunohistokimianya. Pada kasus HER2-negatif, faktor genetik berperan signifikan, terutama gen BRCA1/2. Mutasi pada gen BRCA1/2 dapat diturunkan dari orangtua mana pun dan mempengaruhi risiko kanker baik pada perempuan maupun laki-laki. Oleh karena itu, dokter sering merekomendasikan tes BRCA, baik untuk tujuan preventif maupun untuk menentukan terapi yang paling sesuai dengan kondisi pasien.

Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang kanker, RS Panti Rapih Yogyakarta bekerja sama dengan Astra Zeneca mengadakan edukasi kesehatan dan penyuluhan kepada masyarakat awam. Tujuan utama dari acara ini adalah untuk mendorong deteksi dini, pencegahan, dan terapi kanker yang optimal.

Tujuan Acara

  1. Memberikan informasi mengenai perjalanan penyakit, mutasi genetik, jenis testing, dan terapi terkini untuk kanker ovarium dan kanker payudara.
  2. Memberikan edukasi tentang pentingnya bagi pasien atau penyintas kanker ovarium dan kanker payudara untuk menjalani kepatuhan terapi demi kualitas hidup yang lebih baik.

Acara terselenggara pada hari Sabtu, 29 Juni 2024 dari pukul 10.00 – 12.00 WIB, bertempat di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta.

 

Peserta yang hadir sekitar 45 orang yang merupakan pasien RS (pasien baru dan keluarganya), penyintas komunitas pasien kanker, pasien dengan profil risiko tinggi (misalnya pasien endometriosis, pasien kanker payudara, riwayat kanker keluarga), klien perusahaan, dan pasien asuransi.

Acara dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih Yogyakarta, dr. Stephani M. Nainggolan, M.Kes, dan terdiri dari dua sesi materi:

  1. Materi 1:“Kenali lebih dalam, apa itu kanker ovarium dan terapi terkininya?” oleh Prof. Dr. dr. Heru Pradjatmo SpOG (K) Onk, M. Kes.
  2. Materi 2:“Kanker Payudara dan hubungannya dengan mutasi gen BRCA” oleh dr. Dian Pratiwi SpPD. KHOM., FINASIM.

Acara ini dimoderatori oleh dr. Y. Adhitya Prakasa Sukoco, Sp.OG, dokter spesialis kandungan di RS Panti Rapih Yogyakarta.

Dengan adanya acara talk show ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya deteksi dini, pencegahan, dan terapi kanker payudara dan ovarium. Pengetahuan yang tepat akan membantu pasien dan keluarganya untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan demi kualitas hidup yang lebih baik.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

Pengambilan Janji Jabatan dan Pelantikan Direktur Utama Rumah Sakit Panti Rapih Masa Jabatan 1 Januari 2024 – 31 Desember 2025 No ratings yet.

Yogyakarta, 30 Desember 2023 – Tradisi pergantian pejabat di suatu lembaga merupakan sesuatu hal biasa. Ada saatnya seorang pejabat memulai memegang jabatan dan ada saatnya pula ia akan menyelesaikannya. Demikian juga halnya dengan jabatan Direktur Utama Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. drg. Vicentius Triputro Nugroho, M. Kes sebagai direktur utama sejak 1 Januari 2019 hingga 31 Desember 2023 digantikan oleh dr. Stephani Maria Nainggolan, M. Kes untuk masa jabatan 1 Januari 2024 – 31 Desember 2025.

Penyerahan memori jabatan Direktur Utama dari drg. V. Triputro Nugroho, M.Kes kepada dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes

 

Penyerahan memori jabatan Direktur SDM dan Umum dari Ir. Valentina Dwi Yuli Siswianti, M.Kes kepada dr. Dion Sulistyo, MPH

Selain Direktur Utama, Jabatan Direktur SDM dan Umum RS Panti Rapih Yogyakarta pun berganti, yang sebelumnya dijabat oleh Ir. Valentina Dwi Yuli Siswianti, M. Kes digantikan oleh dr. Dion Sulistyo, M.P.H untuk masa jabatan 1 January 2024 – 31 Desember 2025.

Di lingkungan Yayasan Panti Rapih dimana Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta berada, penerima Jabatan Direktur Rumah Sakit yang baru, wajib mengucapkan janji jabatan dan dilantik oleh Pengurus Yayasan Panti Rapih. Pengucapan janji jabatan merupakan pernyataan kesanggupan di hadapan Allah dan sesama tentang melaksanakan tugas jabatan sebagaimana isi janji yang diucapkan.

Pengambilan janji jabatan dan pelantikan Direktur Utama, dan Direktur SDM dan Umum Rumah Sakit Panti Rapih dilaksanakan pada Sabtu, 30 Desember 2023 bertempat di Auditorium Gedung Borromeus Lantai 6. Pengambilan janji jabatan Direktur Utama dan Direktur SDM dan Umum Rumah Sakit Panti Rapih dilakukan oleh Ir. Ambrosius Koesmargono, Ph.D (Ketua Umum Pengurus Yayasan Panti Rapih) bersama dengan Romo Macarius Maharsono Probo, SJ sebagai rohaniawan pendamping. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Yayasan Panti Rapih dilanjutkan dengan penandatangan naskah janji jabatan, serah terima jabatan dan diakhiri dengan ramah tamah.

 

Jajaran Direksi RS Panti Rapih, masa jabatan 1 Januari 2024 – 31 Desember 2025 bersama dengan Kepala Dinas Kesehatan DIY, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, dan pengurus PERSI DIY

Turut menghadiri acara pengambilan janji jabatan dan pelantikan ini, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta, drg. Pembayun Setyaning Astutie, M. Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta dan juga Pejabat lain di lingkungan Pemerintah DIY, Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) DIY, Pejabat Gereja di lingkungan Keuskupan Agung Semarang, Dewan Pimpinan Pusat Kongregasi Carolus Boromeus dan Perwakilan Komunitas CB di Yayasan Panti Rapih, Organ Yayasan Panti Rapih, Pimpinan Unit Karya di Yayasan Panti Rapih, Pejabat Struktural RS Panti Rapih, Pengurus Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan Reformasi Yayasan Panti Rapih dan Mitra Kerja RS Panti Rapih.

 

Dalam wawancara dengan media, dr. Stephani Maria Nainggolan, M. Kes menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan rencana strategis Rumah Sakit Panti Rapih yang telah ada. Ia menekankan pentingnya mengadaptasi kemajuan zaman, khususnya dalam menghadapi arah kebijakan wellness sesuai arahan Ngarso Dalem, sehingga health tourism dapat bersaing dengan rumah sakit lain berkelas internasional.

Ketua Umum Yayasan Panti Rapih, Ir. Ambrosius Koesmargono, Ph.D, juga memberikan dukungannya terhadap rencana ke depan. Ia menyatakan bahwa Yayasan mendukung sepenuhnya rencana yang telah digariskan dan pada Desember ini, Yayasan menyetujui semua perencanaan tahun 2024. Fokus utama dalam waktu mendatang adalah pembangunan rumah sakit di Kota Wates dengan standar internasional sesuai arahan dari Ngarso Dalem. Tahun 2024 juga akan menjadi fokus renovasi IGD untuk Rumah Sakit Panti Rapih.

Dalam pesannya untuk warga Jogja, dr. Stephani Maria Nainggolan, M. Kes menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan tanpa membeda-bedakan suku, agama, dan ras. Rumah Sakit Panti Rapih tetap berkomitmen sebagai tempat pelayanan kesehatan yang ramah dan inklusif bagi semua. Mohon dukungan doa agar RS Panti Rapih Yogyakarta dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

 

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

Workshop Sitohistoteknologi No ratings yet.

Pada Sabtu 28 Oktober dan Minggu 29 Oktober 2023, di Auditorium lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, Instalasi Laboratorium RS Panti Rapih bekerjasama dengan Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI) menyelenggarakan Workshop Sitohistoteknologi yang dihadiri 33 orang dari berbagai kota dan provinsi (Bintuni Papua Barat, Makassar, Kalimantan Timur, Waingapu, Purbalingga, Bogor, Semarang, NTB, DIY).

 

Workshop ini dibuka oleh dr. Djati Prasodjo, Sp. Rad-KRI (Direktur Pelayanan Medik RS Panti Rapih), kegiatan ini menjadi ajang berbagi pengetahuan seputar Sitohistoteknologi dalam konteks pelayanan kesehatan, terutama di rumah sakit dan laboratorium klinik. Peran Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) dalam Laboratorium Patologi Anatomi tidak dapat diremehkan. Mereka memiliki peran strategis dalam menegakkan diagnosis melalui pemeriksaan laboratorium Patologi Anatomi.

 

ATLM adalah salah satu unsur tenaga kesehatan yang berperan dalam menegakkan diagnosis penyakit dengan melakukan pemeriksaan atau penelitian sampel yang diambil dari pasien. Oleh karena itu, perlu adanya jaminan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sesuai dengan kewenangan, kompetensi, dan standar profesi yang dimiliki dalam menjalankan pelayanan.

 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesionalisme ATLM, terutama dalam bidang Sitohistoteknologi, dan untuk mewujudkan pelayanan laboratorium Patologi Anatomi yang bermutu. Selama dua hari, peserta workshop mendapatkan kesempatan untuk memperluas pengetahuan dan keterampilan mereka dalam berbagai aspek Sitohistoteknologi.

 

Hari Pertama: Sabtu, 28 Oktober 2023

Pada hari pertama, para peserta mendapat paparan mengenai etika profesi ATLM, berbagai jenis pemeriksaan Patologi Anatomi, dan peran ATLM di laboratorium Patologi Anatomi. Para pembicara dan topik yang dihadirkan adalah:

Materi 1 : Etika Profesi ATLM oleh Joko Budiyono, S.ST

 

Materi 2 : Macam-macam Pemeriksaan PA dan Pengembangannya oleh dr. Emilia Theresia, Sp.PA

 

Materi 3 : Peran ATLM di Laboratorium PA oleh Agnes Nurlita Esti Rahayu

Materi 4 :Fiksasi dan Prosesing Sediaan Histologi dan Sitologi oleh Prof. Dr. dr. Irianiwati Widodo, Sp.PA(K)

Materi 5 : Pra Analitik, Analitik, dan Post Analitik pada Pelayanan Lab Histopatologi Rutin oleh Bowo Yuniarto, AMd.AK

Materi 6 : Teknik Pembuatan Blok Sel pada Sediaan Sitopatologi oleh Bowo Yuniarto, AMd.AK

Materi 7 : Histokimia PAS, Mason Trichrome, dan Fite Faraco oleh Agustina Supriyanti, AMd.AK

Materi 8 : Persiapan Prosesing Sampel Histopatologi dan Sitopatologi oleh Agustina Supriyanti, AMd.AK

 

Hari Kedua:

Minggu, 29 Oktober 2023

Pada hari kedua, para peserta berkesempatan menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama  sesi praktikum Histopatologi dan Sitopatologi. Ini merupakan langkah konkrit untuk memastikan pemahaman mereka tentang proses dan teknik terkait sitohistoteknologi.

Workshop Sitohistoteknologi ini merupakan wadah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan di bidang ATLM, serta memastikan bahwa layanan laboratorium Patologi Anatomi tetap berkualitas. Dengan begitu, pelayanan medis yang diberikan kepada masyarakat akan semakin unggul dan diagnosis yang akurat dapat ditegakkan. Hal Ini merupakan contoh nyata kerjasama antara lembaga kesehatan dan organisasi profesi untuk meningkatkan standar pelayanan kesehatan.

 

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

Talkshow – “Fight for Golden Hour of Hyperacute Stroke and Code Stroke Activation” 5/5 (1)

Pada hari Sabtu, 28 Oktober 2023, bertempat di Lounge lantai 2 gedung rawat jalan terpadu Borromeus diselenggarakan kegiatan Talkshow bertajuk “Fight for Golden Hour of Hyperacute Stroke and Code Stroke Activation” diadakan dalam rangka peringatan World Stroke Day 2023. Acara ini diselenggarakan oleh Rumah Sakit Panti Rapih, yang telah lama menjadi rumah sakit rujukan untuk kasus stroke. Panti Rapih menerima rujukan dari berbagai instansi antara lain Rumah Sakit Unit Karya, Public Safety Center, dan Rumah Sakit Tipe C di Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Kegiatan talkshow ini dibuka oleh drg. Vincentius Triputro Nugroho, M. Kes (Direktur Utama RS Panti Rapih). Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan komunikasi dengan jejaring rumah sakit dan layanan masyarakat. Hal ini dilakukan untuk memberikan informasi yang lebih baik tentang layanan Stroke yang tersedia di RS Panti Rapih dan meningkatkan jumlah pasien yang dirujuk dengan kasus stroke.

 

Peningkatan komunikasi dengan jejaring rumah sakit akan memudahkan pasien stroke dalam mengakses layanan stroke akut di RS Panti Rapih. Namun, tujuan acara ini tidak hanya terbatas pada aspek tersebut. Kekuatan jejaring ini juga akan membantu dalam sosialisasi tentang edukasi pencegahan, penanganan, dan rehabilitasi pasca stroke. Hal ini sejalan dengan tema World Stroke Day 2023, “Be #GreaterThan Stroke” yang fokus pada pengenalan faktor risiko stroke yang harus dikenali oleh masyarakat dan mendapatkan penanganan secepatnya.

 

Dalam talkshow ini, ada beberapa materi yang dibahas:

Materi I: “Fight for Golden Hour of Hyperacute Stroke and Code Stroke Activation” oleh dr. Esdras Ardi Pramudita, M.Sc, Sp.N, DFIDN. Materi ini membahas tentang betapa pentingnya mengetahui golden hour (jam emas) dalam penanganan stroke hiperakut dan aktivasi kode stroke.

Materi II: “Alur Rujukan Stroke Hiperakut” oleh dr. David Budi Wibowo (Kepala IGD RS Panti Rapih). Materi ini akan menjelaskan alur rujukan yang harus diikuti untuk penanganan stroke hiperakut.

 

Materi III: “Comprehensif Stroke Center di RS. Panti Rapih” oleh LC. Retno Widowati, S.Kep., Ns. Materi ini terkait bagaimana RS Panti Rapih telah berkembang menjadi pusat penanganan stroke yang komprehensif.

Kegiatan talkshow akan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab, yang akan memberikan kesempatan kepada para peserta untuk berinteraksi dan mendapatkan jawaban atas pertanyaannya seputar stroke.

Melalui kegiatan ini, kami berharap kesadaran masyarakat seputar stroke dapat meningkat, dan pentingnya golden hour dalam penanganan stroke akan lebih dipahami. Dengan cara ini penanganan dan pengobatan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif, kemmapuan pemulihan pasien stroke akan meningkat, dan kasus stroke yang fatal dapat diminimalkan. Selain itu, upaya edukasi dan pencegahan akan membantu mengurangi risiko terjadinya stroke di masa depan. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan dunia medis dalam upaya melawan penyakit stroke.

 

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

Penanganan Kegawatan Maternal Neonatal Rumah Sakit Panti Rapih No ratings yet.

Yogyakarta, 25 Oktober 2023 — RS Panti Rapih telah menyelenggarakan Seminar dan Workshop dengan tema Penanganan Kegawatan Maternal Neonatal yang dilaksanakan pada Rabu, 25 Oktober 2023, dan dilaksanakan di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Brorromeus.

Adapun peserta Seminar dan Workshop ini berasal dari Rumah Sakit, Puskesmas dan Klinik yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan total 140, terdiri atas Dokter, Bidan dan Perawat. Kegiatan Seminar dan Workshop dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, drg. V. Triputro Nugroho, M. Kes dan sambutan dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Seksi Mutu dan Akreditasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer, Rujukan dan Fasilitas Kesehatan Lain, Febri Utami, S.Si, Apt. Kegiatan Seminar dan Workshop ini merupakan salah satu dari rangkaian acara peringatan HUT ke 94 RS Panti Rapih Yogyakarta. Hadir sebagai narasumber, antara lain: dr. Maria Silvia Merry, M.Sc, Sp. MK, dr. Anastasia Ratnaningsih, Sp. A, dr. Lusiana Irene, Sp. OG , dr. Estya Dewi Widyasari, Sp. OG, dr. Sandhie Prasetya, L, Sp. An-KIC, M. Sc, dr. Juliani, M. Kes, Sp. A (K), dan dr. Vincentia Merry, Sp. OG.

Dalam wawancaranya kepada media, drg. V. Triputro Nugroho, M. Kes mengungkapkan bahwa kegiatan saat ini merupakan upaya RS Panti Rapih dalam memberikan layanan komprehensif  bekerjasama dengan Dinas Kesehatan. Fasilitas Kesehatan yang hadir sebagai peserta memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan Ibu dan Anak supaya dapat melakukan deteksi dini, jangan sampai kasus yang dirujuk ke merupakan kasus yang telah berat. Tindakan preventif perlu dilakukan, demikian imbuhnya.

Hal tersebut ditegaskan kembali oleh dr. Yolenta Marganingsih (Koordinator Sub. Seksi Fokus Pelanggan HUT ke-94 RS Panti Rapih) bahwa Seminar dan Workshop Penanganan Kegawatan Maternal Neonatal tersebut dilaksanakan dengan melibatkan Rumah Sakit Jejaring, Klinik Jejaring dan Pukesmas Jejaring. Peningkatan pelayanan kesehatan Ibu dan Anak dilaksanakan dalam upaya penurunan angka kematian Ibu dan bayi.

Para peserta mendapatkan materi pertama yang dipaparkan oleh dr. Maria Silvia Merry, M.Sc, Sp.MK, (Ketua Komite Etik dan Hukum RS Panti Rapih) tentang Etik Merujuk Pasien dengan Kegawatan Maternal-Neonatal. Dalam paparannya, dokter Silvi menyampaikan 4 prinsip umum etik dalam layanan kesehatan, yaitu Autonomy, Beneficence, Justice, dan Non-Maleficence. Penerapan prinsip-prinsip etika dalam layanan kesehatan membantu menciptakan lingkungan perawatan yang berorientasi pada pasien, adil, dan berdasarkan prinsip-prinsip moral yang kuat. Ini membantu memastikan bahwa pasien menerima perawatan yang sesuai, aman, dan sesuai dengan kepentingan terbaik mereka, sambil menjaga prinsip keadilan dalam distribusi sumber daya kesehatan.

Materi kedua dipaparkan oleh dr. Anastasia Ratnaningsih, Sp. A (Dokter Spesialias Anak dan Ketua KSM Anak RS Panti Rapih) mengenai Profil Rujukan Maternal Neonatal RS Panti Rapih. RS Panti Rapih sendiri pada tahun 2023 hingga triwulan ketiga menerima 69 pasien rujukan neonatal dengan kasus asfiksia, BBLR, gangguan nafas, kelainan kongenital dan penyakit jantung bawaan. Sedangkan terkait kasus maternal, rujukan yang tertinggi terkait umur kehamilan pretem KPD (kehamilan yang berakhir lebih awal dari yang diharapkan atau sebelum mencapai usia kehamilan 37 minggu).

dr. Lusiana Irene, Sp.OG (Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Panti Rapih) memaparkan materi ketiga dengan topik Deteksi Dini Ibu Hamil Resiko Tinggi dan Penanganan Terkini Eklamsia dan Preeklamsia. Dokter Lusi demikian biasa disapa menyampaikan bahwa ibu hamil dengan risiko tinggi dapat mengganggu proses kehamilan sampai persalinan, dan hal tersebut dapat mengancam jika ibu dan janin.

Pada materi keempat yang dipaparkan oleh dr. Estya Dewi Widyasari, Sp.OG (Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Panti Rapih) mengangkat tentang Tatalaksana Kegawatan Maternal (Perdarahan Antepartum dan Post-Partum) mencakup pengelolaan situasi gawat darurat yang melibatkan perdarahan maternal, yang dapat terjadi sebelum, selama, atau setelah persalinan.Perdarahan pasca persalinan merupakan penyebab terbanyak kematian ibu di Indonesia.

Narasumber kelima, dr. Sandhie Prasetya, L. Sp. An-KIC, M. Sc memaparkan materi dengan topik Tatalaksana dan Stabilisasi Pasien Syok Pada Kasus Kegawatan Maternal-Neonatal,  mencakup pengelolaan situasi gawat darurat seperti perdarahan berat, pre-eklampsia, kegagalan jantung, atau masalah lain yang dapat muncul selama kehamilan, persalinan, atau pasca persalinan.

Setelah itu dilanjutkan dengan materi keenam terkait Kegawatan Neonatal : Deteksi Dini dan Tatalaksana Asfiksia Neonatorum yang dipaparkan oleh dr. Juliani, M. Kes, Sp.A (K). Hal ini berperan penting dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan bayi yang baru lahir. Hal ini mencakup identifikasi dan penanganan segera pada bayi yang mengalami asfiksia neonatorum (kondisi kekurangan oksigen yang signifikan pada bayi yang baru lahir) untuk mencegah konsekuensi serius dan potensial mengancam nyawa.

Setelah pemaparan materi pada simposium, dilanjutkan dengan workshop resusitasi neonatus (resusitasi bayi yang baru lahir) dan penanganan perdarahan post partum (perdarahan yang terjadi setelah persalinan). Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam merespon terhadap situasi darurat dalam perawatan maternal dan neonatal, yang dapat berkontribusi pada peningkatan keselamatan dan kualitas perawatan.

Dengan seminar dan workshop ini, segenap peserta diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petugas kesehatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) dalam melakukan deteksi dini risiko tinggi dan penatalaksanaan kegawatan maternal neonatal. Kecepatan dan ketepatan dalam penatalaksanaan kegawatan maternal dan neonatal merupakan kunci dari pencegahan kematian Ibu dan bayi. PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatus Emergency Komprehensif) yang berkualitas, memberikan input positif untuk tercapainya tujuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah.

 

Artikel ditulis oleh :

Maria Vita

(Kepala Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating