Pentingnya Medical Check Up No ratings yet.

Mencegah lebih baik daripada mengobati, Memiliki tubuh dan jiwa yang sehat merupakan dambaan setiap orang, Medical check-up berkala bisa jadi tindakan preventif yang membantu kita mengantisipasi risiko kesehatan di masa depan. Sayangnya banyak orang yang yang belum menyadari pentingnya memeriksakan kondisi kesehatan secara berkala. Anggapan bahwa medical check-up hanya diperuntukkan bagi lansia atau orang yang memiliki penyakit kronis merupakan hal yang kurang tepat, medical check-up dapat dilakukan oleh siapa pun, anak-anak, remaja, atau pun orang dewasa. Sebab risiko kesehatan bisa terjadi pada siapa saja tanpa mengenal usia.

 

Apa sih Medical Check up?

Medical Check Up merupakan pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui status kesehatan seseorang. .

Tujuan Medical Check Up

Selain mengetahui kondisi kesehatan, medical check up dapat digunakan untuk mengevaluasi kesehatan agar bisa dilakukan pencegahan sedari dini sebelum bertambah parah. Selain itu. MCU juga bisa digunakan untuk keperluan tertentu, misalnya melamar kerja di perusahaan atau melanjutkan studi.

Manfaat Medical Check Up

manfaat dari medical check up antara lain :

  • mengetahui masalah kesehatan atau penyakit yang mungkin kamu miliki saat ini, sehingga bias melakukan pengobatan sejak dini
  • mengidentifikasi gangguan kesehatan apapun yang mungkin bisa menjadi masalah medis di masa mendatang
  • mendeteksi lebih awal penyakit tanpa gejala
  • mencegah penurunan penyakit pada anak
  • memotivasi untuk memiliki gaya hidup yang lebih baik
  • memperbaharui imunisasi bila diperlukan

Hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum Medical Check Up

  • Sebelum menjalani tes MCU, beberapa hal yang harus dipersiapkan antara lain:
  • Tidur yang cukup, minimal 6 jam sebelum permeriksaan, sebab kurang tidur bisa mempengaruhi tekanan darah, detak jantung, suhu tubuh
  • puasa kurang lebih 8- 10 jam sebelum pemeriksaan meski begitu, minum air putih masih diperbolehkan untuk mencegah dehidrasi
  • Hindari minum alkohol 24 jam sebelum jadwal tes
  • Beritau dokter terkait semua obat-obatan yang sedang kamu konsumsi sebelum pemeriksaan
  • Untuk Wanita, beritahu tim medis jika sedang menstruasi, sebab pasien tidak bisa melakukan tes urine, faeces dan papsemear. darah akan memberikan hasil yang tidak akuta
  • jika hamil, harap beritahu dokter atau petugas medis untuk membatalkan pemerksaan X-Ray
  • Mengisi kuesioner yang berisi daftar pertanyaan yang mengacu pada kesehatan pasien secara menyeluruh

 

Secara umum, Pemeriksaan yang dilakukan di Medical Check up antara lain ;

  • Anamnesa,

yaitu mengetahui informasi lebih lanjut tentang pasien seperti usia, riwayat penyakit (sekarang, dahulu dan keluarga), kebiasaan beresiko dan keluhan kesehatan yang biasa dirasakan.

  •  Pemeriksaan berat badan dan tinggi badan

Pemeriksaan berat badan dan tinggi badan diperlukan untuk mengetahui indeks masa tubuh seseorang (BMI)apakah normal, kegemukan, kurus,atau obesitas.  Kegemukan dapat meningkatkan risiko stroke, penyakit jantung, diabetes tipe 2, osteoartritis, hipertensi, dan kanker. Sedangkan kondisi fisik yang terlalu kurus berisiko melemahkan sistem kekebalan tubuh, mengakibatkan osteoporosis, dan anemia

  • Gula Darah

Pemeriksaan Gula darah untuk screening apakah gula darah seseorang normal, prediabetes atau diabetes. Sebelum melakukan tes, anda disarankan berpuasa selama 8 jam untuk mengetahui kadar gula darah puasa

  • Pemeriksaan tanda-tanda vital

Seperti tekanan darah, frekuensi nadi, suhu, frekuensi nafas.

  • Kolesterol

Kolesterol pada dasarnya adalah jenis lemak yang dibutuhkan tubuh, namun jumlah yang berlebihan dapat menyumbat pembuluh darah dan memicu penyakit jantung serta stroke.

  • Kesehatan Jantung

Pemeriksaan jantung dapat dilakukan dengan tes elektrokardiogram (EKG) atau dikenal dengan rekam jantung. Tes dilakukan untuk mengetahui aktivitas listrik jantung. Jika diperlukan dapat dilakukan tes echocardiography atau pemeriksaan treadmill test

  • Mata

Selain gangguan penglihatan, pemeriksaan pada anak bertujuan melihat kemungkinan mata malas atau mata juling. Sedangkan pada orang dewasa, pemeriksaan dapat mengetahui kondisi seperti retinopati, glaukoma, katarak, ketajaman penglihatan

  • Telinga

Lakukan tes pendengaran (audiometri) jika Anda mengalami gangguan pendengaran. Audiometri digunakan untuk mengevaluasi kemungkinan tuli, menentukan jenis dan tingkat gangguan pendengaran. Pemeriksaan pada bayi dan anak-anak diperlukan untuk mendeteksi masalah pendengaran yang dapat mengganggu kemampuan belajar, berbicara, dan memahami bahasa. Pemeriksaan dilakukan dengan melihat respons Anda pada suara.

  • Gigi dan Mulut

Untuk mendeteksi apakah ada kondisi-kondisi seperti abses, infeksi,kerusakan diantara gigi, gigi impaksi akibat gigi bungsu tumbuh tidak normal, kista atu tumor, karang gigi, selain itu jika ditemukan masalah pada gigi, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut dengan X-ray untuk menentukan tindakan medis yang diperlukan.

  • Pemeriksaan payudara pada wanita dengan prosedur mammografi

Bertujuan untuk melihat benjolan atau sel kanker yang tumbuh.

  • Pemeriksaan saluran prostat pada pria

Untuk meninjau kesehatan saluran kemih, dan apakah sudah memasuki tahap kanker jika gejala yang dirasakan lebih parah.

  •  Skrining kesehatan serviks dengan prosedur pap smear.

Untuk mencegahnya, Anda dapat melakukan suntik HPV dengan 3 kali dosis.

  • Pemeriksaan lainnya.

Di samping pemeriksaan di atas, beberapa tes atau pemeriksaan penunjang lain mungkin diperlukan seperti pemeriksaan penyakit menular seksual (PMS) dan hepatitis B dan HIVbagi orang yang aktif secara seksual dan memiliki pasangan seks lebih dari satu, serta pemeriksaan penyakit paru-paru bagi perokok berat seperti tes fungsi paru (spirometri) dan X-ray pada bagian dada jika dperlukan B. Pemeriksaan laboratorium screening lainnya antara lain, pemeriksaan fungsi hati, pemeriksaan fungsi ginjal dan urine rutin

Medical Check Up RS. Panti Rapih memiliki berbagai macam kebutuhan medical check up yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, antara lain

  • layanan Skrining kesehatan Jantung (paket A dan B )
  • layanan Skrinning Kesehatan Calon Pasutri (Pranikah) (Silver, Gold, platinum)
  • layanan Skrinning MCU umum (terdiri dari paket basic, silver, gold platinum)
  • layanan Skrinning Untuk kebutuhan Studi lebih lanjut
  • layanan Skrinning Untuk kelayakan dalam Bekerja
  • layanan Nutrigenomik
  • layanan Klinik Vaksinasi (Vaksinasi Dewasa Non Covid)
  • layanan Injeksi Vitamin C

Frekuensi Medical Check UP

Medical Check Up,  dianjurkan untuk dilakukan setidaknya satu tahun sekali. Frekuensi pemeriksaan rutin didasarkan pada usia, faktor risiko, dan status kesehatan pasien

Untuk informasi layanan Medical Check Up, sahabat sehat panti rapih bisa menghubungi bagian pendaftaran RS. Panti Rapih.

 

Artikel ditulis oleh :

dr. Tan Liana Santosa

(Dokter Umum RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Medical Check Up

Lantai 2, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta

Telepon : 0274 – 563333 ext 1125

Waktu Pelayanan : pk 07.00 – 17.00 WIB (Senin – Sabtu, Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

WA MCU : 081129458943

 

Pendaftaran :

Pendaftaran 24 jam : 0274 – 514004, 514006

Aplikasi PantiRapihKu (download di Google Play Store atau App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Pentingnya Medical Check Up No ratings yet.

Mencegah lebih baik daripada mengobati, Memiliki tubuh dan jiwa yang sehat merupakan dambaan setiap orang, Medical Check Up berkala bisa jadi tindakan preventif yang membantu kita mengantisipasi risiko kesehatan di masa depan. Sayangnya banyak orang yang yang belum menyadari pentingnya memeriksakan kondisi kesehatan secara berkala. Anggapan bahwa Medical check Up hanya diperuntukkan bagi lansia atau orang yang memiliki penyakit kronis merupakan hal yang kurang tepat, Medical Check Up dapat dilakukan oleh siapa pun, anak-anak, remaja, atau pun orang dewasa. Sebab risiko kesehatan bisa terjadi pada siapa saja tanpa mengenal usia.

Apa sih Medical Check up?

Medical Check Up merupakan pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui status kesehatan seseorang. Pemeriksaan ini dianjurkan untuk dilakukan setidaknya satu tahun sekali. Frekuensi pemeriksaan rutin didasarkan pada usia, faktor risiko, dan status kesehatan pasien.

Tujuan Medical Check Up

Selain mengetahui kondisi kesehatan, medical check up dapat digunakan untuk mengevaluasi kesehatan agar bisa dilakukan pencegahan sedari dini sebelum bertambah parah. Selain itu. MCU juga bisa digunakan untuk keperluan tertentu, misalnya melamar kerja di perusahaan atau melanjutkan studi.

Secara umum, Pemeriksaan yang dilakukan di Medical Check up antara lain ;

  1. Anamnesa

yaitu mengetahui informasi lebih lanjut tentang pasien seperti usia, riwayat penyakit (sekarang, dahulu dan keluarga), kebiasaan beresiko dan keluhan kesehatan yang biasa dirasakan.

  1.  Pemeriksaan berat badan dan tinggi badan

pemeriksaan berat badan dan tinggi badan diperlukan untuk mengetahui indeks masa tubuh seseorang (BMI)apakah normal, kegemukan, kurus,atau obesitas.  Kegemukan dapat meningkatkan risiko stroke, penyakit jantung, diabetes tipe 2, osteoartritis, hipertensi, dan kanker. Sedangkan kondisi fisik yang terlalu kurus berisiko melemahkan sistem kekebalan tubuh, mengakibatkan osteoporosis, dan anemia

  1. Gula Darah

Pemeriksaan Gula darah untuk screening apakah gula darah seseorang normal, prediabetes atau diabetes. Sebelum melakukan tes, anda disarankan berpuasa selama 8 jam untuk mengetahui kadar gula darah puasa

  1. Pemeriksaan tanda-tanda vital

seperti tekanan darah, frekuensi nadi, suhu, frekuensi nafas.

  1. Kolesterol

Kolesterol pada dasarnya adalah jenis lemak yang dibutuhkan tubuh, namun jumlah yang berlebihan dapat menyumbat pembuluh darah dan memicu penyakit jantung serta stroke.

  1. Kesehatan Jantung

Pemeriksaan jantung dapat dilakukan dengan tes elektrokardiogram (EKG) atau dikenal dengan rekam jantung. Tes dilakukan untuk mengetahui aktivitas listrik jantung. Jika diperlukan dapat dilakukan tes echocardiography atau pemeriksaan treadmill test

  1. Mata

Selain gangguan penglihatan, pemeriksaan pada anak bertujuan melihat kemungkinan mata malas atau mata juling. Sedangkan pada orang dewasa, pemeriksaan dapat mengetahui kondisi seperti retinopati, glaukoma, katarak, ketajaman penglihatan

8.Telinga

Lakukan tes pendengaran (audiometri) jika Anda mengalami gangguan pendengaran. Audiometri digunakan untuk mengevaluasi kemungkinan tuli, menentukan jenis dan tingkat gangguan pendengaran. Pemeriksaan pada bayi dan anak-anak diperlukan untuk mendeteksi masalah pendengaran yang dapat mengganggu kemampuan belajar, berbicara, dan memahami bahasa. Pemeriksaan dilakukan dengan melihat respons Anda pada suara.

  1. Gigi dan Mulut

Untuk mendeteksi apakah ada kondisi-kondisi seperti abses, infeksi,kerusakan diantara gigi, gigi impaksi akibat gigi bungsu tumbuh tidak normal, kista atu tumor, karang gigi, selain itu jika ditemukan masalah pada gigi, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut dengan X-ray untuk menentukan tindakan medis yang diperlukan.

10. Pemeriksaan saluran prostat pada pria

Untuk meninjau kesehatan saluran kemih, danuntuk mendeteksi lebih awal risiko kanket prostat, sehingga pengobatandapat dilakukan sedini mungkin secara optimal.

11. Skrining Kesehatan Serviks

Skrining kesehatan serviks dengan prosedur pap smear, untuk mencegahnya, Anda dapat melakukan Vaksin HPV dengan 3 kali dosis.

12. Pemeriksaan lainnya

Di samping pemeriksaan di atas, beberapa tes atau pemeriksaan penunjang lain mungkin diperlukan seperti pemeriksaan penyakit menular seksual (PMS) dan hepatitis B dan HIV bagi orang yang aktif secara seksual dan memiliki pasangan seks lebih dari satu, serta pemeriksaan penyakit paru-paru bagi perokok berat seperti tes fungsi paru (spirometri) dan X-ray pada bagian dada jika dperlukan. Pemeriksaan laboratorium screening lainnya antara lain, pemeriksaan fungsi hati, pemeriksaan fungsi ginjal dan urine rutin

RS Panti Rapih memiliki layanan medical check up dengan berbagai jenis paket antara lain, paket Medical Check Up Basic, Platinum, Silver, Gold dan terdapat juga Medical Check Up untuk Pranikah. Untuk informasi layanan Medical Check Up, sahabat sehat Panti Rapih bisa menghubungi bagian pendaftaran RS. Panti Rapih.

 

Artikel ditulis oleh :
dr. Tan Liana Santoso
(Dokter Umum RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Informasi Pelayanan : 
Klinik Medical Check Up
Lantai 1 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta
Telepon : 0274 – 563333 ext 1125
WA : 08112945893
Senin – Sabtu, pk 07.00 – 14.00 WIB
Hari Minggu dan tanggal merah : Tutup

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Kebersihan Tangan Kunci Pencegahan dan Pencegahan Infeksi No ratings yet.

Infeksi merupakan masalah yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Hampir setiap hari kita dapat menjumpai penyakit infeksi dimana pun kita berada, apalagi jika kita sudah memasuki lingkungan rumah sakit.

Hampir semua orang yang memasuki lingkungan rumah sakit akan terpapar dengan agen infeksi atau kuman. Oleh karena itu, pencegahan dan pengendalian infeksi menjadi hal yang sangat penting dan harus kita perhatikan. Sebagai pengunjung dan petugas kesehatan, tentunya kita tidak mau mendapatkan infeksi setelah kita memasuki area rumah sakit. Apalagi saat kita menjadi pasien, tentunya kita tidak mau mendapatkan ‘bonus’ penyakit infeksi saat kita dirawat di suatu rumah sakit.

Kita tentunya pernah mendengar istilah infeksi nosokomial. Infeksi nosokomial atau HAIs (Healthcare Associated Infections) adalah infeksi yang terjadi selama proses perawatan di rumah sakit atau di fasilitas kesehatan lain, di mana pasien tidak ada infeksi atau tidak sedang dalam masa inkubasi saat masuk rumah sakit atau fasilitas kesehatan tersebut. Infeksi nosokomial inilah yang harus kita cegah dan kendalikan bersama.

Hampir di setiap rumah sakit memiliki tim pencegahan dan pengendalian infeksi. Kegiatan utama tim ini bertujuan untuk mencegah terjadinya infeksi silang baik antara pasien ke pasien, pasien ke petugas kesehatan, pasien ke pengunjung, dan sebaliknya. Salah satu cara yang paling sederhana dan efektif dalam mencegah terjadinya infeksi silang tersebut adalah dengan menjaga kebersihan tangan (hand hygiene) secara baik dan benar.

Kebersihan tangan merupakan suatu prosedur tindakan membersihkan tangan dengan menggunakan sabun atau antiseptik di bawah air mengalir atau dengan menggunakan handrub berbasis alkohol. Bila tangan tampak kotor, kita harus cuci tangan dengan sabun atau antiseptik di bawah air yang mengalir. Namun bila tangan tidak tampak kotor, maka kita cukup membersihkan tangan dengan menggosok tangan menggunakan handrub berbasis alkohol.

Kapan kita melakukan kebersihan tangan?
Menurut WHO, kebersihan tangan kita lakukan pada saat:
1. Sebelum kontak dengan pasien
2. Sebelum melakukan prosedur aseptik (dilakukan oleh petugas kesehatan)
3. Setelah terpapar atau kontak dengan cairan tubuh pasien
4. Setelah kontak dengan pasien
5. Setelah kontak dengan lingkungan di sekitar pasien

Kebersihan tangan merupakan hal utama dan pilar dalam pencegahan dan pengendalian infeksi. Oleh karena itu, pentingnya menjaga kebersihan tangan harus menjadi kesadaran dan tanggung jawab kita semua. Ayo kita sukseskan gerakan kebersihan tangan!

 

Artikel ini ditulis oleh:

dr. Valentina Dian Juwitawati

Informasi Pelayanan : 
Klinik Medical Check Up
Lantai 1 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta
Telepon : 0274 – 563333 ext 1125
WA : 08112945893
Senin – Sabtu, pk 07.00 – 14.00 WIB
Hari Minggu dan tanggal merah : Tutup

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Tips Aman dan Sehat Merayakan Liburan saat Lebaran No ratings yet.

Meskipun angka COVID-19 di bulan-bulan terakhir ini mulai menurun dibandingkan angka kejadian di tahun lalu. Tetap waspada dan hati-hati akan lebih baik, untuk mengurangi risiko penularan terhadap diri kita, keluarga atau komunitas di sekitar kita

AMAN

  1. Mengetahui aturan /regulasi /himbauan yang dikeluarkan oleh Pemerintah, Satgas Covid-19 atau Dinas Kesehatan setempat tentang aturan saat liburan di saat tahun baru (setiap daerah mungkin akan berbeda regulasinya, disesuaikan kondisi daerahnya)
  2. Cari dan pelajari, aturan / himbauan tentang COVID -19 yang digunakan di tempat destinasi Anda tuju, baik tempat wisata, tempat kuliner atau tempat belanja atau tempat berkumpul pilihan Anda
  3. Siapkan dokumen identitas diri, dan juga aplikasi PelindungLindungi diri anda yang minimal berisi bahwa anda sudah divaksinasi lengkap dan booster, lebih praktis jika diprint di atas kertas untuk mempermudah jika di minta atau ketika pemeriksaan
  4. Membawa cadangan masker dan handsanitizer saat berpergian keluar rumah
  5. Persiapkan surat bukti Swab antigen atau Swab PCR yang masih berlaku, sekiranya diminta sebagai persyaratan perjalanan atau persyaratan kunjungan.
  6. Bekali dengan no telp pelayanan kesehatan terdekat / klinik / rumah sakit dengan tempat yang dikunjungi / tempat mudik / pulang kampung dan maps / peta wilayah setempat atau no HP /WA dokter keluarga untuk konsultasi pada saat ada masalah kesehatan
  7. Membawa kantong obat pertolongan pertama atau kantong obat pribadiyang harus selalu diminum

Tips,  jika datang ke tempat liburan / wisata atau ke pusat perbelanjaan / mall

  1. Pastikan bahwa tempat aman (lebih baik ditempat terbuka, ventilasi yang baik), mematuhi aturan pemerintah dan satuan tugas COVID-19 setempat dan protokol kesehatan
  2. Wajib memakai masker
  3. Jaga jarak aman 1-2 meter dengan pengunjung lain
  4. Cari tahu lokasi tempat untuk mencuci tangan atau kamar mandi / toilet, saat anda memasuki dan keluar dari tempat tersebut, untuk mencuci tangan sekiranya menggunakan alat bersamaan dengan pengunjung lain. Jika memungkinkan membawa handsanitizer sendiri untuk sering-sering cuci tangan
  5. Hindari menggunakan alat makan bersama seperti sendok prasmanan, tempat minum yang diambil bersama-sama, sebaiknya menggunakan piring, sendok dan gelas yang sekali dipakai atau porsi makan minum yang sendiri-sendiri, berjarak makan 1-2 meter di saat membuka mulut bersamaan tanpa masker atau membawa bekal makanan dan peralatan makan dari rumah

Jika merasa tidak fit atau merasa badan sakit dan belum divaksin yang pertama, sebaiknya tinggal di rumah saja. Demikian juga untuk anak-anak di bawah 12 tahun untuk menghindari risiko penularan. Buatlah agenda acara kebersamaan di rumah dengan membuat hiburan bersama keluarga di rumah. Tujuannya agar liburan Lebaran sebelum dan sesudah liburan Anda, pasangan dan keluarga tetap Aman dan Sehat.

SEHAT

  1. Pastikan bahwa Anda dan keluarga sudah divaksin Covid-19 lengkap (vaksin 1 dan vaksin 2) dan lebih baik jika sudah dibooster (vaksin ke 3)
  2. Patuhi protokol kesehatan dengan benar 3 M, memakai masker setiap bertemu dengan tamu atau orang lain yang berkunjung atau dikunjungi tamu/ orang lain yang belum tahu pasti status vaksinnya. Gunakan masker ganda / dobel untuk berkunjung di daerah atau tempat yang dirasa berpotensi risiko Covid-19 besar. Sebaiknya hindari area yang berkumpul banyaknya orang, dalam waktu yang lama, jarak berdekatan dan di ruangan dengan ventilasi yang minim. Sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan handsanitizer
  3. Segera mandi, membersihkan diri dan membersihkan dengan antiseptik peralatan yang mungkin di bawa. Gantilah pakaian, rendam dan dicuci dengan air sabun dan buanglah masker ditempat yang aman dan tertutup, yang sebelumnya sudah dipotong atau dirusak
  4. Tetap selalu jaga stamina dan imunitas tubuh yang baik, makan-minum yang sehat dan bergizi seimbang, istirahat dan tidur yang cukup. Olahraga dan aktivitas yang rutin dan membuat bugar. Jika diperlukan silakan minum vitamin terutama vitamin C dan vitamin D
  5.  Jika tetap di rumah, bersama membuat acara hiburan sukacita bersama keluarga dan pasangan anda. Jangan lupa berdoa dan bersyukur atas apa yang telah diperoleh sampai hari ini

Selamat berlibur, semoga kita selalu Aman dan Sehat setelah Lebaran.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022. Mohon maaf lahir batin.  Semoga di Lebaran ini, kita semua diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan berlimpah rezeki. Selalu sehat, sukses dan bahagia.

Artikel ini ditulis oleh:

dr. Tandean Arif Wibowo, MPH

(Dokter Umum – Medical Check Up – Home Care  Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta dan Dosen Pembimbing Manajemen Bencana STIKes Panti Rapih)

 

Medical Check Up RS Panti Rapih Yogyakarta
Senin – Sabtu pukul 07.00-14.00. Hari Minggu & Tgl Merah Tutup
Lantai 2 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus
Jl Cik Ditiro 30 Yogyakarta 55223
Telepon : 0274-563333 ext 1125
WA : 08112945893

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Vitamin C Kenapa Penting? No ratings yet.

Vitamin C atau asam askorbat lebih dikenal perannya dalam menjaga dan memperkuat imun tubuh terhadap infeksi dan menghindari penyakit flu atau pilek

Vitamin C (ascorbic acid) merupakan Vitamin yang larut dalam air dan memberikan proteksi bagi bagian yang mengandung air dari sel, jaringan, atau organ. Namun, tubuh kita tidak bisa membuat sendiri vitamin ini. Oleh sebab itu, kita sangat bergantung pada asupan makanan yang mengandung vitamin C, yang banyak ditemukan pada buah-buahan (jeruk, anggur, lemon, pepaya, dan stroberi) dan sayuran (tomat, brokoli, paprika hijau dan merah,selada, dan sayuran hijau lainnya).

Vitamin C dibutuhkan untuk berbagai proses biokimia dalam tubuh, antara lain membentuk dan menjaga kualitas kolagen sebagai pembentuk struktur jaringan tubuh (kulit, tulang, gigi, pembuluh darah, tulang rawan, dan otot). Struktur kolagen yang baik dapat menyembuhkan luka, patah tulang, memar, perdarahan kecil, dan luka ringan. Vitamin C juga memiliki fungsi antioksidan untuk mencegah sel rusak akibat radikal bebas (free radicals). Selain itu, vitamin C berperan dalam sistem kekebalan tubuh, yaitu mendorong produksi sel darah putih dan antibodi serta interferon untuk melindungi tubuh dari virus dan sel kanker.

Dulu, ketika polusi belum begitu memburuk, kebutuhan vitamin C harian tubuh dianjurkan hanya 100 mg saja. Sekarang, sekurang-kurangnya untuk efek antioksidan harus mencapai 1000 mg sehari. Dan tentu, dosis sebesar itu pada banyak keadaan tidak mungkin digantikan dengan cara mengkonsumsi sayur dan buah semata. Diperlukan porsi buah dan sayur yang sangat banyak untuk setara dengan dosis vitamin C setinggi itu. Cara lainnya, kita memerlukan vitamin C dalam bentuk kimiawi. Vitamin C dalam bentuk kimiawi untuk memenuhi kebutuhan vitamin C yang amat tinggi, di pasaran telah tersedia vitamin C dalam bentuk kimiawi dalam berbagai kemasan.

1. Tablet biasa

2.Effervescent (dilarutkan dalam air)
Vitamin C biasanya tersedia dalam bentuk dan tablet. Keunggulan effervescent dibanding tablet biasa adalah karena waktu larutnya cepat sekitar 2—3 menit, maka pada saat kita minum, zat aktif sudah siap diserap oleh tubuh.

3. Suntikan
Meski relatif aman, proses pemberian suntik vitamin C, yang biasanya bertujuan untuk mencerahkan kulit, tidak boleh sembarangan. Selain harus dilakukan oleh dokter ahli, juga harus melalui proses pemeriksaan medis dan wawancara. Bahan-bahan vitamin C yang umum dipakai adalah asam askorbat. Vitamin C masuk dalam golongan vitamin yang larut dalam air yang jika tidak dibutuhkan tubuh akan dikeluarkan secara alami lewat air seni atau keringat. Oleh karena itu, untuk menjaga kecukupan vitamin C dalam tubuh, asupan yang teratur sangat dianjurkan. Konsultasikan dengan dokter Anda jika ingin informasi lebih dalam tentang kegunaan vitamin C, cara penggunaan vitamin C yang baik, dan tingkat keamanannya.

Ditengah situasi pandemi COVID-19 saat ini, penting bagi kita untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh salah satunya dengan menambahkan Vitamin C. Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta melayani pemberian suntikan vitamin C dan pemberian Vaksin Influenza di Klinik Vaksinasi COVID atau di klinik Medical Check Up.

Link terkait :

https://www.instagram.com/p/CSgVvAhrYb0/

https://pantirapih.or.id/rspr/cara-agar-tetap-sehat-di-musim-hujan-inilah-5-tips-menjaga-stamina-tubuh/

Medical Check Up RS Panti Rapih Yogyakarta
Senin – Sabtu pukul 07.00-14.00. Hari Minggu & Tgl Merah Tutup
Lantai 2 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus
Jl Cik Ditiro 30 Yogyakarta 55223
Telepon : 0274-563333 ext 1125
WA : 08112945893

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

Mohon dapat memberikan rating

Yuk, Tahu 3 Hal Penting dengan Vaksin HPV (Human Papilloma Virus) No ratings yet.

KENCAN = Kenali & Pencegahan

Perempuan sehat, perempuan tangguh, inspirasi, energi dan kebanggaan keluarga

( Memperingati Hari Perempuan Sedunia setiap tanggal 8 Maret )

Perempuan adalah makhluk Tuhan yang mulia, dihormati dan sebagai penyangga, memiliki organ reproduksi untuk bisa menstruasi, hamil, melahirkan dan menyusui. Biasanya sebutan umum untuk orang dewasa – wanita atau ibu, untuk anak – anak perempuan, cewek atau gadis.

 

3 hal penting yang harus diketahui :

  1. KENALI Human Papilloma Virus

Human Papiloma Virus / HPV adalah  virus yang dapat menyebabkan infeksi kutil kelamin, kanker leher rahim  / Ca cerviks,  kanker vagina dan anus pada perempuan, pada laki-laki selain kutil kelamin juga kanker anus dan penis

Data, WHO 2018 ada sekitar 43 juta infeksi HPV, banyak di antaranya usia belasan atau awal 20 tahunan. Pada awal infeksi virus HPV tidak menimbulkan gejala, tetapi jika HPV tidak hilang dapat menimbulkan kelainan kulit berupa kutil di permukaaan kulit bisa tumbuh di wajah, bahu lengan, jari tangan dan kaki serta kelamin (seperti gambaran bunga kol), pada perempuan akan menyebabkan risiko kanker leher rahim / Ca cerviks. Penyebarannya dapat melalui kontak kulit langsung yang terluka, hubungan seksual, dan melalui persalinan ibu pada bayi

  1. Deteksi dini dengan Medical Check Up

Human Papilloma Virus bisa beresiko menyebabkan kanker. Semua perempuan memerlukan pemeriksaan deteksi dini seawal mungkin, baik dengan pemeriksaan berkala ke Dokter Umum atau Dokter Spesialis Kandungan (Obgin) saat sehat / Medical Check Up dan pada saat sakit, ditemukan gejala awal yang timbul  terutama anak-anak dan usia lanjut

Perempuan dewasa yang sudah menikah, dianjurkan perlu melakukan medical check up rutin berkala setiap 1-2 tahun sekali dengan melakukan:

  1. Test IVA
  2. Test Pap smear
  3. Test HPV DNA

Dokter pemeriksaan akan mememastikan kondisi anda sehat, bugar atau fit sehingga anda, perempuan  menjadi tangguh, semangat dan menjadi inspirasi dalam pendidikan / karier, pekerjaan dan keluarga di rumah, sehingga mampu menghilangkan sekat-sekat gender

 

  1. PENCEGAHAN dengan melakukan Vaksin HPV

Vaksin HPV di  Indonesia bisa diberikan kepada perempuan usia 9 – 55 tahun, dan pada laki-laki diberikan pada usia 19-26 tahun. Meski tidak dapat mengobati infeksi virus HPV,  Vaksinasi HPV sangat bermanfaat untuk mencegah dan menurunkan risiko kasus kanker genital dan kanker leher rahim / Ca cerviks

Rekomendasi WHO (World Health Organization), PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia) dan IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) memasukkan sebagai bagian dari program imunisasi dasar lengkap

Jadwal vaksin HPV, Rekomendasi IDAI 2020

Anak perempuan umur 9-14 tahun, dosis 2x, dengan jarak 6-15 bulan

Anak perempuan umur 15 tahun lebih, dosis 3 kali dengan jadwal 0,1,6 bulan (vaksin bivalen) atau 0,2,6 bulan (vaksin quadrivalent)

Jadwal vaksin HPV, Rekomendasi PAPDI  2021

Perempuan umur 19 – 55 tahun, dosis 3 x, dengan jadwal 0, 1 atau 2, 6 bulan (bivalent/quadrivalent)

Laki-laki  umur 19 – 26 tahun, dosis 3 x, dengan jadwal 0,2, 6 bulan (quadrivalent)

 

Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta dengan senang hati akan membantu dan mempersiapkan semua perempuan dan sahabat sehat untuk menjadi lebih sehat , tangguh dan menjadi inspirasi bagi semua orang. Lakukan Medical Check Up Rutin dan lakukan Vaksinasi sesuai jadwal, kami siap membantu.

Link terkait:

https://pantirapih.or.id/rspr/waspadai-dan-cegah-kanker-serviks/

https://pantirapih.or.id/rspr/medical-check-up/

https://pantirapih.or.id/rspr/klinik-anna-layanan-obgin-terpadu-layanan-baru-rs-panti-rapih/

Artikel ini ditulis oleh:

dr. Tandean Arif Wibowo, MPH

(Dokter Umum – Medical Check Up – Home Care  Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta dan Dosen Pembimbing Manajemen Bencana STIKes Panti Rapih)

 

Medical Check Up RS Panti Rapih Yogyakarta
Senin – Sabtu pukul 07.00-14.00. Hari Minggu & Tgl Merah Tutup
Lantai 2 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus
Jl Cik Ditiro 30 Yogyakarta 55223
Telepon : 0274-563333 ext 1125
WA : 08112945893

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Tips Aman dan Sehat Merayakan Liburan saat Tahun Baru No ratings yet.

AMAN

  1. Mengetahui aturan /regulasi /himbauan yang dikeluarkan oleh Pemerintah, Satgas Covid-19 atau Dinas Kesehatan setempat tentang aturan saat liburan di saat tahun baru. (setiap daerah mungkin akan berbeda regulasinya, disesuaikan kondisi daerahnya).
  2. Cari dan pelajari, aturan /himbauan tentang COVID -19 yang digunakan di tempat destinasi anda tuju, baik tempat wisata, tempat kuliner atau tempat belanja atau tempat berkumpul pilihan anda.
  3. Siapkan identitas diri, dan juga aplikasi PelindungLindungi diri anda yang minimal berisi bahwa anda sudah divaksinasi pertama dan mungkin juga vaksinasi yang ke dua.
  4. Membawa cadangan masker dan handsnitizer saat berpergian keluar rumah.
  5. Persiapkan surat bukti Swab antigen atau Swab PCR yang masih berlaku, sekirannya di minta sebagai persyaratan perjalanan atau persyaratan kunjungan
  6. Tips, Jika diundang ke pesta perayaan.

Pastikan bahwa tempat aman (lebih baik ditempat terbuka, ventilasi yang baik), mematuhi aturan pemerintah dan protokol kesehatan. Wajib memakai masker. Hindari menggunakan alat makan bersama seperti sendok prasmanan, tempat minum yang diambil bersama-sama, sebaiknya menggunakan piring, sendok dan gelas yang sekali dipakai atau porsi makan minum yang sendiri-sendiri. berjarak makan 1-2 meter di saat membuka mulut bersamaan tanpa masker. Sekiranya kebutuhan dan tujuan sudah terepenuhi, segera kembali ke rumah. Hal yang merasa kurang  tuntas di saat pesta, bisa disampaikan dalam ucapan selamat di smartphone, WA, zoom atau videocall.

  1. Tips, jika berkunjung ke mall atau pusat perbelanjaan.

Wajib memakai masker, Cari tahu lokasi  tempat untuk mencuci tangan atau kamar mandi /toilet, saat anda memasuki dan keluar dari tempat tersebut, jika memungkinkan membawa handsanitizer sendiri dan keluarga, untuk sering- sering cuci tangan. Hindari kerumunan yang beresiko terjadi penularan. Sekiranya ingin makan, sebaiknya dibungkus untuk di makan di rumah. Belanjalah secukupnya dan sudah direncanakan kebutuhan yang akan di beli dan batasi waktu belanja ditempat yang ventilasinya kurang baik.

  1. Jika merasa tidak fit atau merasa badan sakit dan belum divaksin yang pertama, sebaiknya tinggal di rumah saja. Demikian juga untuk anak-anak di bawah 12 tahun. Tujuannya agar liburan Tahun Baru sebelum dan sesudah liburan anda, pasangan dan keluarga tetap aman dan sehat.

 

SEHAT

  1. Pastikan bahwa anda dan keluarga sudah divaksin Covid-19 minimal 1x, lebih baik jika sudah 2 x, atau jika tenaga kesehatan dan relawan kesehatan sudah dibooster.
  2. Patuhi protokol kesehatan dengan benar 3 M, memakai masker setiap bertemu dengan tamu atau orang lain yang berkunjung atau dikunjungi tamu/orang lain yang belum tahu pasti status vaksinnya. Gunakan masker dobel untuk berkunjung di daerah atau tempat yang dirasa berpotensi resiko Covid-19 besar. Sebaiknya hindari area yang berkumpul banyaknya orang, dalam waktu yang lama, jarak berdekatan dan di ruangan dengan ventilasi yag minim.
  3. Segera mandi, membersihkan diri dan melap antiseptic peralatan yang mungkin di bawa, Gantilah pakaian dan buanglah masker ditempat yang tertutup, yang sebelumnya sudah di potong atau dirusak.
  4. Tetap selalu jaga stamina dan imunitas tubuh yang baik, makan-minum yang sehat dan bergizi seimbang, istirahat dan tidur yang cukup. Olah raga dan aktivitas yang ruin dan membuat bugar. Membuat dan mencari hiburan sukacita, bersyukur dalam doa bersama keluarga dan pasangan anda.

 

Selamat berlibur, semoga kita selalu aman dan sehat setelah liburan Tahun Baru.

Selamat Tahun Baru 2022. Semoga di Tahun ini, kita semua diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan berlimpah rezeki. Sukses dan semangat selalu! 

 

 

Artikel ini ditulis oleh:

dr. Tandean Arif Wibowo, MPH

(Dokter Umum – Medical Check Up – Home Care  Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta dan Dosen Pembimbing Manajemen Bencana STIKes Panti Rapih)

 

Info Pelayanan :
Klinik Medical Check Up Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta
Lantai 1 Gedung Rawat Jalan Borromeus
Jl Cik Ditiro 30 Yogyakarta 55223
Senin – Sabtu, pk 07.00 – 14.00 WIB
Hari Minggu atau tanggal merah tutup
WA : 08112945893

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

Mohon dapat memberikan rating