Wujudkan Persalinan Minim Trauma, RS Panti Rapih Sukses Gelar Kelas Ibu “Hypnobirthing” 5/5 (1)

YOGYAKARTA, 13 Februari 2026 – Dalam upaya memberikan edukasi kesehatan bagi ibu hamil di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, Rumah Sakit Panti Rapih sukses menyelenggarakan kegiatan Kelas Ibu Edisi 038. Acara yang bertajuk “Bersalin Aman dan Nyaman dengan Hypnobirthing” ini berlangsung pada Jumat pagi di Ruang Senam Hamil, Gedung Rawat Jalan Borromeus.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta ibu hamil yang didampingi oleh 8 orang pendamping (suami/keluarga). Kehadiran pendamping ini diharapkan dapat memberikan dukungan emosional yang optimal bagi ibu saat menghadapi proses persalinan nanti.

Kelas ini menghadirkan dua narasumber ahli di bidangnya untuk memberikan pemahaman menyeluruh baik dari sisi medis maupun teknik relaksasi:

  1. dr. Lusiana Irine, Sp.OG (Dokter Spesialis Obsgin RS Panti Rapih), yang memaparkan materi mengenai indikator persalinan yang aman dan nyaman dari sudut pandang medis.
  2. Maria Nita Anggraeni, A.Md.Keb (Bidan & Praktisi Hypnobirthing RS Panti Rapih), yang memandu sesi praktik hypnobirthing untuk membantu ibu mengelola rasa sakit dan kecemasan melalui teknik relaksasi dan afirmasi positif.

 

Selain mendapatkan ilmu yang bermanfaat, para peserta juga dimanjakan dengan berbagai fasilitas seperti:

  • Materi edukasi lengkap.
  • Konsumsi (snack dan minum).
  • Doorprize menarik bagi peserta yang aktif.
  • Voucher khusus dari Pigeon sebagai bentuk apresiasi bagi para ibu.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari edukasi tim Kebidanan dna Kandungan yang diusung oleh RS Panti Rapih melalui program RSSIB (Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi). Dengan adanya kelas ini, RS Panti Rapih berkomitmen untuk terus mendampingi para calon orang tua dalam mempersiapkan kelahiran buah hati dengan cara yang lebih tenang, minim trauma, dan penuh kebahagiaan.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Mohon dapat memberikan rating

Bekali Ibu Hamil dengan Pengetahuan dan Ketenangan, RS Panti Rapih Gelar Kelas Ibu: “Kenali Tanda Bahaya & Prenatal Gentle Yoga” No ratings yet.

YOGYAKARTA, 23 Januari 2026 – Masa kehamilan adalah perjalanan yang luar biasa sekaligus penuh tantangan bagi setiap calon ibu. Menyadari pentingnya edukasi kesehatan dan kesejahteraan mental selama masa ini, RS Panti Rapih Yogyakarta sukses menyelenggarakan Kelas Ibu pada Jumat (23/01) bertempat di Ruang Senam Hamil, Gedung Borromeus Lantai 3.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 – 11.00 WIB ini diikuti oleh 14 peserta yang sangat antusias. Dengan tema “Kenali Tanda Bahaya Selama Kehamilan dan Prenatal Gentle Yoga”, acara ini dirancang untuk memberikan keseimbangan antara pemahaman medis yang kritis dan relaksasi fisik.

Sesi pertama dibuka oleh dr. Yohanes Adhitya Prakasa Sukoco Putra, Sp.OG, yang memaparkan materi krusial mengenai tanda-tanda bahaya selama kehamilan. Beliau menekankan pentingnya bagi ibu hamil untuk mengenali sinyal tubuh sejak dini agar dapat melakukan langkah antisipasi medis yang tepat demi keselamatan ibu dan janin.

Melengkapi aspek medis tersebut, Bidan Ayu Noormalita Lillyandhini, A.Md.Keb, memandu sesi Prenatal Gentle Yoga. Tidak hanya teori, para peserta juga diajak langsung mempraktikkan gerakan yoga yang dirancang khusus untuk memperlancar proses persalinan, mengurangi kecemasan, dan menjaga kebugaran tubuh selama masa kehamilan.

Acara dipandu dengan hangat oleh Bidan Handayani Dian Pertiwi, A.Md.Keb, selaku MC dan moderator, yang menghidupkan suasana diskusi interaktif antara narasumber dan para ibu.

Melalui kegiatan ini, terdapat dua harapan utama yang ingin dicapai

Bagi Peserta: Diharapkan para ibu hamil menjadi lebih percaya diri, memiliki literasi kesehatan yang baik untuk menjaga kehamilannya, serta merasa lebih tenang secara mental melalui teknik yoga yang telah dipelajari.

Bagi RS Panti Rapih: Kegiatan ini diharapkan memperkuat komitmen rumah sakit dalam memberikan layanan yang holistik dan suportif bagi kesehatan ibu dan anak, serta menjadikan RS Panti Rapih sebagai mitra terpercaya bagi keluarga dalam menyambut kehadiran buah hati.

“Kami ingin setiap ibu yang datang ke sini merasa didampingi, tidak hanya secara klinis tapi juga secara emosional. Pengetahuan adalah kunci ketenangan selama hamil,” ujar tim penyelenggara.

 

 

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

 

Untuk informasi lebih lanjut:
Klinik Kebidanan dan Kandungan – Lt. 3 RS Panti Rapih
WA Only: 0811-2848-446
(0274) 563333 ext. 1205

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

Mohon dapat memberikan rating

Tingkatkan Kualitas Layanan Ibu & Anak, RS Panti Rapih Gelar Penyegaran Konselor Laktasi 5/5 (9)

YOGYAKARTA, 22 Desember 2025 – Dalam upaya menjawab tantangan global di sektor kesehatan dan memperkuat kualitas layanan asuhan keperawatan, RS Panti Rapih menyelenggarakan Program Pengembangan Kapabilitas SDM melalui agenda “Penyegaran Konselor Laktasi”.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Antonius Besar Lantai 2 ini diikuti oleh 16 peserta yang terdiri dari perawat dan bidan konselor, Penanggung Jawab Asuhan (PPJA), serta perawat pelaksana dari ruang perawatan maternitas.

Di era transformasi teknologi dan tuntutan pelayanan yang semakin dinamis, Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi pilar utama bagi rumah sakit dalam memberikan jasa pelayanan yang berkualitas. Sebagai penyedia jasa kesehatan, RS Panti Rapih menyadari bahwa kompetensi staf adalah aset berharga yang menentukan tingkat kepercayaan masyarakat.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Keperawatan RS Panti Rapih, Sr. Constansia Sri Hardjanti CB, M.Kep.Ns. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap kemampuan klinis staf agar tetap relevan dengan standar kesehatan terkini, terutama dalam mendukung program pemberian ASI eksklusif di Indonesia.

Dipandu oleh moderator Rosa Wulandari Tutik Priyani, S.Kep.,Ns., pelatihan ini menghadirkan narasumber ahli, Bidan Tri Murtini, Amd.Keb. Materi yang disampaikan mencakup aspek komprehensif, mulai dari kebijakan nasional hingga teknik praktis di lapangan, antara lain:

  • Kebijakan dukungan menyusui dalam program peningkatan pemberian ASI di Indonesia.
  • Pendalaman konsep dan evaluasi kegiatan menyusui.
  • Strategi menghadapi tantangan menyusui pada ibu dan bayi.
  • Teknik konseling dan dukungan psikologis bagi ibu menyusui.

Melalui metode ini, para peserta diharapkan tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga memiliki empati tinggi dalam mendampingi para ibu melewati masa-masa penting menyusui. Melalui program penyegaran ini, RS Panti Rapih membawa visi besar untuk masa depan layanan kesehatan ibu dan anak:

  • Bagi Peserta: Diharapkan para perawat dan bidan memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi dan keterampilan yang lebih tajam dalam memberikan edukasi serta solusi bagi pasien. Konselor laktasi diharapkan menjadi jembatan keberhasilan ibu dalam memberikan nutrisi terbaik bagi bayinya.
  • Bagi RS Panti Rapih: Kegiatan ini menjadi bukti komitmen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan secara berkelanjutan. Dengan staf yang kompeten, RS Panti Rapih optimis dapat meningkatkan kepuasan pasien, mendukung angka capaian ASI Eksklusif nasional, dan tetap menjadi rumah sakit pilihan utama masyarakat yang unggul dalam pelayanan dan kasih.

Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi dan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) untuk memastikan materi yang didapat segera diimplementasikan dalam pelayanan harian di ruang maternitas.

 

 

 

 

 

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Gelar Kelas Ibu Spesial Pekan Menyusui Sedunia 2025 5/5 (1)

“Bekerja Bersama untuk Keberlangsungan Pemberian ASI”

Dalam rangka memperingati Pekan Menyusui Sedunia 2025, RS Panti Rapih kembali menggelar kegiatan Kelas Ibu edisi ke-032 dengan tema “Bekerja Bersama untuk Keberlangsungan Pemberian ASI.” Acara berlangsung di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu RS Panti Rapih dan dihadiri oleh 44 peserta bersama pasangan maupun keluarga.

Acara resmi dibuka oleh dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, selaku Direktur Utama RS Panti Rapih. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran seluruh pihak, baik tenaga kesehatan maupun keluarga, dalam mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya:

  1. Galuh Martin Maytasari, M.Sc., Sp.A– Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih
    Membawakan materi “Bekerja Bersama untuk Keberlangsungan Pemberian ASI”, dr. Galuh menekankan bahwa keberhasilan ASI tidak hanya ditentukan oleh ibu, tetapi juga membutuhkan dukungansuami juga keluarga, tenaga medis, lingkungan kerja, dan kebijakan ramah ASI.
  2. Ibu Yulianan Tri Murtini, S.Keb. – Bidan sekaligus Konselor Laktasi RS Panti Rapih
    Menyampaikan materi “Peran Keluarga dalam Mendukung Keberhasilan Menyusui”, Ibu Yulianan menggarisbawahi pentingnya keterlibatan suami dan keluarga dalam memberikan dukungan emosional, fisik, dan praktis bagi ibu menyusui. Sesi ini ditutup dengan demo pijat oksitosin sebagai salah satu teknik efektif untuk memperlancar produksi ASI.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab, sehingga para peserta dapat langsung berkonsultasi terkait pengalaman maupun tantangan dalam proses menyusui.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih berharap dapat terus menjadi rumah sakit yang ramah ibu dan anak, sekaligus menjadi pusat edukasi kesehatan yang aktif mendampingi keluarga dalam perjalanan menyusui.

Bagi peserta, kegiatan ini diharapkan memberikan pemahaman baru, meningkatkan kepercayaan diri ibu dalam menyusui, serta memperkuat peran keluarga sebagai pendukung utama keberhasilan pemberian ASI.

 

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Informasi lebih lanjut :
Instalasi Promosi Kesehatan RS Panti Rapih
WA : 0811-2846-125

 

Mohon dapat memberikan rating

Kelas Ibu Hamil RS Panti Rapih: Wujudkan Persalinan Aman dan Nyaman melalui Hypnobirthing 5/5 (7)

Yogyakarta, 11 Juli 2025 — Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya terhadap keselamatan dan kenyamanan ibu hamil dengan meluncurkan program Kelas Ibu Hamil yang mengintegrasikan edukasi “Bersalin Aman dan Nyaman” serta teknik Hypnobirthing. Program ini bertujuan memberikan bekal mental, fisik, dan emosional kepada ibu hamil agar siap menghadapi proses persalinan dengan tenang dan minim trauma.

“Persalinan bukan sekadar proses biologis, tetapi pengalaman sakral yang akan membekas sepanjang hayat. Dengan edukasi yang tepat dan dukungan yang kuat, ibu dapat melahirkan dengan aman, nyaman, dan penuh percaya diri,” ujar dr. Yohanes Adhitya Prakasa Sukoco, Sp.OG, dokter spesialis kandungan RS Panti Rapih.

 

Dalam sesi edukasi bertema “Bersalin Aman dan Nyaman,” dijelaskan pentingnya merencanakan kehamilan sehat sejak dini. Usia ideal kehamilan (20–35 tahun), status gizi ibu, serta deteksi dini risiko kehamilan menjadi poin utama untuk menjamin keselamatan ibu dan bayi. Selain itu, ibu juga diajak mengenali tanda-tanda persalinan, tahapan kelahiran, dan pentingnya Inisiasi Menyusu Dini (IMD).

 

Program ini diperkaya dengan materi Hypnobirthing, yang disampaikan oleh Bidan Cahya Sartika Sari, A.Md.Keb, CH, CHt. Hypnobirthing adalah teknik relaksasi dan afirmasi positif untuk membantu ibu menjalani kehamilan serta proses persalinan dengan rasa tenang, percaya diri, dan minim trauma.

“Dengan Hypnobirthing, ibu dilatih untuk mengelola rasa takut dan nyeri melalui pernapasan, sugesti positif, dan komunikasi dengan janin. Ini bukan hanya mengubah cara ibu melahirkan, tetapi juga memperkuat ikatan emosional dengan bayi sejak dalam kandungan,” terang Bidan Cahya.

Kelas ini terbuka bagi seluruh ibu hamil mulai usia kehamilan 32 minggu dan ke atas, dengan materi yang disampaikan bergantian seperti tanda bahaya nifas, tips sukses menyusui, demo pijat oksitosin, prenatal gentle yoga, perawatan bayi baru lahir, hingga demo memandikan bayi.

 

Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil ini juga bertujuan menurunkan angka persalinan bermasalah serta meningkatkan pengalaman kelahiran yang positif. RS Panti Rapih sebagai Rumah sakit Sayang Ibu dan Bayi, berharap melalui kelas yang secara rutin diselenggrakan ini, para ibu dapat menemukan sistem dukungan yang tepat baik dari keluarga, tenaga medis, maupun lingkungan untuk mewujudkan kelahiran yang sehat dan bermakna.

 

Artikel ditulis oleh :

Maria Vita (Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk Informasi Lebih Lanjut, Hubungi:

Instalasi Promosi Kesehatan RS Panti Rapih

WA : 0811-2846-125

Telepon : 0274 – 563333 ext 341

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Dukung Program RSSIB Lewat Edukasi Kesehatan Ibu dan Bayi No ratings yet.

RS Panti Rapih terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah melalui Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi (RSSIB). Salah satu wujud konkret dukungan tersebut adalah pelaksanaan kelas ibu, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para ibu tentang perawatan bayi baru lahir dan kelas ibu dilaksanakan setiap bulan sekali.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (16/5), Bidan Linda Ayu Purbosari dari RS Panti Rapih memberikan demonstrasi langsung tentang cara memandikan bayi kepada para peserta. Kegiatan ini menjadi sarana edukatif yang penting bagi para ibu hamil, menyusui, maupun pendampingnya untuk memahami langkah-langkah dasar dalam merawat bayi secara tepat dan aman.

Program ini merupakan bagian dari layanan terpadu RSSIB RS Panti Rapih yang dirancang untuk memastikan kenyamanan dan kesehatan optimal bagi ibu dan buah hati. Kegiatan edukasi ini dipimpin oleh Bidan Heni Lestari dan menjadi bagian dari upaya promotif RS Panti Rapih dalam mewujudkan pelayanan ibu dan anak yang berkualitas.

Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih, dr. Wikan Indrarto, menyampaikan pentingnya edukasi dini mengenai tanda-tanda bahaya pada bayi baru lahir. “Informasi ini krusial bagi para orang tua dalam memahami dan merespons cepat kebutuhan kesehatan bayi. Harapannya, informasi yang diberikan bisa menjadi bekal penting bagi orang tua dalam upaya pencegahan dan penanganan dini secara tepat,” ujarnya.

Kegiatan edukasi ini diikuti oleh lebih dari 40 peserta dan berlangsung interaktif. RS Panti Rapih berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan serupa secara rutin guna mendukung kesehatan ibu dan anak secara holistik.

 

 

 

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Artikel lain terkait :
Harian Kedaulatan Rakyat, edisi Sabtu 17 Mei 2025

Mohon dapat memberikan rating

Mewujudkan Kesejahteraan Bayi Melalui ASI Eksklusif 5/5 (8)

Air Susu Ibu (ASI) telah dikenal sebagai makanan terbaik bagi bayi baru lahir, menjadi sumber energi dan zat gizi penting. Pertumbuhan dan perkembangan bayi sebagian besar ditentukan oleh pemberian ASI. ASI eksklusif dapat memenuhi kebutuhan pertumbuhan bayi hingga usia sekitar enam bulan. Untuk mencapai keberhasilan dalam menyusui, dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan.

Mengacu pada Standar Emas Makanan Bayi (WHA no 55.25 tahun 2002), proses menyusui sebaiknya dimulai sesegera mungkin (IMD). Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi diikuti dengan pemberian makanan pendamping ASI setelah usia enam bulan. ASI dianjurkan untuk diteruskan hingga bayi mencapai usia dua tahun.

Berikut merupakan bebepara point penting dalam teknik sukses menyusui:

Posisi Menyusui :

  1. Posisi Badan Ibu
  2. Posisi Badan Ibu dan Bayi
  3. Posisi Mulut Bayi dan Payudara Ibu (pelekatan)

Posisi Benar :

  1. Perut dan dada bayi menempel pada perut dan dada ibu
  2. Seluruh badan bayi menghadap ke badan ibu, puting berhadapan dengan hidung bayi
  3. Telinga bayi pada garis lurus dengan lengan bayi, dan leher bayi lurus
  4. Pegang atau topang belakang bahu bayi bukan kepala bayi

Posisi Kurang Tepat :

  1. Kepala bayi terletak di siku, hingga bayi menundu
  2. Badan bayi tidak menghadap badan ibu
  3. Hanya bahu yang ditopang oleh tangan ibu
  4. Leher bayi terputar
  5. Badan ibu condong ke depan

Tanda-tanda Pelekatan Benar :

  1. Aerola bagian atas terlihat lebih banyak dari bagian bawah.
  2. Mulut terbuka lebar.
  3. Bibir atas terputar keluar arah atas dan bibir bawah terputar keluar ke arah bawah.
  4. Dagu bayi melekat pada payudara ibu.

 

Pelekatan “Kunci Keberhasilan Menyusui”

  1. Bayi datang dari arah bawah.
  2. Hidung bayi berhadapan dengan puting.
  3. Dagu bayi merupakan bagian terdepan yang melekat pada payudara (contact point).
  4. Puting diarahkan ke atas ke arah langit-langit bayi.
  5. Telusuri langit-langit bayi dengan puting sampai berada di antara uvula dan pangkal lidah.
  6. Puting susu hanya 1/3 atau 1/4 dari bagian “dot” jaringan payudara yang terbentuk.

Mengisap :

  1. Refleks mengisap: Bayi akan mengisap jika ada sesuatu yang menyentuh langit-langit bayi.
  2. Dengan menggunakan tekanan negatif menyedot payudara, akan terbentuk “dot” dari payudara.

Kunci keberhasilan menyusui adalah pelekatan yang benar. Posisi yang benar menjadi kunci utama dalam mencapai pelekatan yang optimal. Dengan menerapkan teknik-teknik ini, ibu dapat memberikan ASI eksklusif dengan nyaman dan mendukung pertumbuhan optimal bayi. Dukungan dari keluarga, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjamin keberhasilan pemberian ASI eksklusif.

 

Artikel ditulis oleh :

Bidan Y. Tri Murtini, A.Md.Keb

(Konselor Laktasi RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Lokasi Pelayanan :
Klinik Laktasi
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih

Informasi & Pendaftaran :
Telepon : 0274 – 514014, 514845, 563333 ext 1204
Whatsapp Klinik Anak Terpadu Yacinta: 0811-2848-446

Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Sehat Bugar Pasca Melahirkan: Masa Nifas dan Tindakan Perawatan yang Tepat 5/5 (20)

Masa nifas adalah periode setelah persalinan hingga 6 minggu berikutnya, yang menjadi kunci bagi ibu untuk pulih dan kembali ke kondisi sehat. Namun, selama masa ini, ibu nifas perlu memahami tanda-tanda bahaya yang dapat mengancam kesehatannya. Gejala seperti pendarahan berlebihan, demam, atau nyeri yang hebat perlu mendapat perhatian medis segera.

Beberapa praktik tradisional mungkin harus dihindari oleh ibu nifas, termasuk di antaranya:

  1. Membebat perut terlalu kencang.
  2. Menempelkan daun-daunan pada alat kemaluan.
  3. Duduk di atas bara api.
  4. Membuang ASI pertama kali keluar.
  5. Membersihkan payudara dengan alkohol/obat merah/betadine.
  6. Minum jamu bersalin yang tidak direkomendasikan.

Beberapa mitos seputar ibu nifas perlu diperjelas:

  1. Tidak benar bahwa ibu nifas tidak boleh makan makanan yang berkuah.
  2. Makan ikan tetap diperbolehkan, asalkan ikan yang dikonsumsi aman dan higienis.
  3. Meskipun istirahat adalah penting, mitos bahwa ibu nifas tidak boleh keluar rumah selama 40 hari perlu dicermati, sejauh itu tidak mengganggu pemulihan.

Depresi Pasca Melahirkan: Jenis dan Gejalanya

Depresi pasca melahirkan adalah masalah serius yang dapat mempengaruhi kesehatan mental ibu. Jenis depresi pasca melahirkan meliputi:

  1. Baby Blues:
    Gejala meliputi suasana perasaan tidak stabil, mudah menangis, sulit tidur, mudah cemas, dan mudah tersinggung.
  2. Depresi Pasca Melahirkan:
    Gejala termasuk perasaan sangat sedih, sulit berkonsentrasi, gangguan tidur, dan pikiran merugikan terhadap diri sendiri atau bayi.
  3. Depresi Terjadi Cepat:
    Gejala mencakup mudah tersinggung, perubahan perasaan, perilaku yang tidak sesuai, dan mungkin mengalami halusinasi atau delusi.

Penanganan Depresi pada Ibu Nifas
Untuk mengatasi depresi pasca melahirkan, beberapa tindakan dapat diambil, termasuk:

  1. Dukungan Keluarga
    Pentingnya dukungan keluarga dan suami dalam mengatasi perubahan suasana hati.
  2. Bantuan Perawatan Bayi
    Membantu dalam mengasuh bayi untuk mengurangi beban ibu.
  3. Konseling oleh Tenaga Kesehatan
    Melakukan konseling oleh tenaga kesehatan untuk membahas perasaan dan emosi secara terstruktur.

Ibu Pasca Melahirkan Sehat dan Bugar: Tindakan Pencegahan dan Perawatan
Beberapa langkah untuk memastikan ibu tetap sehat setelah melahirkan meliputi:

  1. Makanan Tambahan untuk Ibu Menyusui
    Nutrisi yang cukup untuk mendukung produksi ASI.
  2. Istirahat yang Cukup
    Pentingnya istirahat yang memadai untuk pemulihan.
  3. Komunikasi dengan Bayi
    Membangun ikatan emosional melalui komunikasi yang baik.
  4. Kebersihan Diri dan Lingkungan
    Menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar.
  5. Aktivitas Fisik
    Melakukan aktivitas fisik ringan seperti senam nifas, kegel, dan latihan ringan.
  6. Konsultasi Rutin dengan Dokter atau Bidan
    Memastikan kunjungan rutin untuk konsultasi kesehatan dan keluarga berencana.
  7. Tanggapan Cepat terhadap Keluhan
    Secepatnya menghubungi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat jika ada keluhan atau gejala yang mencemaskan.

Dengan memahami dan menerapkan tindakan perawatan yang tepat, ibu pasca melahirkan dapat memastikan kesehatan dan kesejahteraan mereka selama masa nifas dan seterusnya.

Artikel ditulis oleh :

Bidan Respati Dwiwidyaningtyas S, S.Tr.Keb

(Konselor Laktasi RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Lokasi Pelayanan :
Klinik Kebidanan dan Penyakit Kandungan
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

Mohon dapat memberikan rating

Air Susu Ibu (ASI) Nutrisi Terbaik Untuk Buah Hati No ratings yet.

Air Susu Ibu (ASI) adalah pilihan nutrisi terbaik untuk bayi khususnya dalam enam bulan pertama. Kandungan zat gizi yang terdapat di dalam ASI mengandung gizi seimbang yang meliputi karbohidrat, lemak,protein, mineral dan vitamin yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimal. Asi awal yang disebut kolustrum, cairan ini banyak mengandung antibodi penghambat pertumbuhan virus dan bakteri,serta  mengandung enzim enzim pencernaan yang belum mampu diproduksi sendiri oleh tubuh bayi sehingga  sangat berperan penting bagi daya tahan tubuh bayi.

ASI akan menurunkan risiko penyakit infeksi pada bayi seperti diare, ISPA (infeksi saluran pernapasan akut), radang otak (meningitis) dan juga menurunkan risiko penyakit non infeksi seperti obesitas maupun diabetes.

Manfaat memberikan Asi tidak hanya untuk bayi saja melainkan bermanfaat juga bagi kesehatan ibu, diantaranya adalah :

  1. Mengurangi kehilangan darah pasca melahirkan

Hisapan bayi pada payudara akan bermanfaat menstimulasi hormon Oksitosin ibu. Hormon ini akan membuat rahim berkontraksi baik sehingga lebih cepat mengembalikan rahim ke ukuran semula, dan mencegah terjadinya perdarahan pasca lahir

  1. Mengurangi depresi pasca melahirkan, dengan menyusui akan tercipta ikatan emosional antara ibu dan bayi menjadi lebih kuat.
  2. Mengurai risiko penyakit kanker servik, payudara maupun ovarium

 

Kapan ASI diproduksi ?

Asi berbentuk kolustrum akan diproduksi pada trimeser kedua kehamilan ( minggu ke 16 ) dan akan terus diproduksi sampai kelahiran bayi. Pada sebagian ibu, terkadang kolustrum sudah keluar pada kehamilan trimester ketiga, tetapi banyak ibu kolustrum baru keluar pada hari ke 2 atau hari ke 3  setelah kelahiran dan hal ini adalah kondisi normal, Karena pada 48-72 jam paska kelahiran, tubuh ibu mulai meningkatkan produksi ASI, sehingga ibu akan merasakan sensasi ASI dimana payudara mulai mengencang dan mengeluarkan kolustrum.

Berapa lama bayi akan bertahan tanpa asupan apapun ?

Bayi baru lahir memiliki cadangan makanan di dalam tubuhnya yang diperoleh dari plasenta selama berada di rahim ibu. Sehingga bayi baru lahir dalam 48 jam pertama belum memerlukan minuman apapun. Satu satunya zat yang diperlukan ketika baru lahir adalah kolustrum (ASI) awal.

Berapa kebutuhan minum pada bayi baru lahir ?

untuk diketahui bahwa ukuran lambung bayi baru lahir pada hari pertama adalah sebesar buah cerry yang akan betahap membesar dalam 1 bulan pertama, sehingga kebutuhan minum bayi pun betahap sesuai perkembangan usianya seperti digambarkan dalam gambar dibawah ini :

Gambar ukuran lambung bayi

Bagi ibu yang baru melahirkan bayinya tidak perlu khawatir bila ASI/ kolustrum belum tampak keluar di hari 1 atau hari ke 2 setelah kelahiran. Hal ini dikarenakan jumlah kolustrum yang sangat sedikit dan warnanya bening atau kekuningan sehingga membuat keluar kolustrum pertama kali tidak terasa atau tidak terlihat oleh ibu.

Dengan kontak erat (skin to skin) yang sering dan bayi berada dalam satu ruang dengan ibu, akan mempercepat keluarnya kolustrum/asi, sehingga proses menyusui dapat semakin lancar. Semakin sering ibu menyusui bayinya dihari hari pertama setelah kelahiran, semakin banyak kolustrum/ASI yang akan diproduksi

Posisi ibu saat memberikan ASI sangat berpengaruh pada kenyamanan bayi saat menyusu, selain itu posisi yang benar juga penting untuk kenyamanan ibu dan terhidar dari rasa nyeri dan puting lecet.

Berikut ini posisi yang benar saat memberikan ASI pada Si Kecil:

  • Pastikan ibu duduk dengan nyaman, dan menatap bayi. Sebaiknya punggung ibu bersandar dan kaki tidak menggantung. Bila perlu dapat disediakan penyangga untuk kaki.
  • Kepala dan tubuh bayi harus dalam garis lurus, peluk bayi dekat badan ibu. Sebaiknya seluruh badan bayi ditopang, sehingga bayi dapat mendekat ke payudara dan hidung berhadapan dengan puting.
  • Ibu juga perlu menstimulasi refleks hisap bayi dengan menyentuh sudut bibirnya. Ketika mulut bayi terbuka lebar, masukkan puting dan areola ke dalam mulut bayi.
  • Perlu diingat, pelekatan yang baik terjadi jika mulut bayi terbuka lebar dengan bibir bawah terlipat keluar. Bayi dapat dianggap efektif menyusu jika ia mengisap secara perlahan, dan sesekali berhenti untuk menelan AS

Kunci keberhasilan menyusui :

  • Yakinlah bahwa ASI adalah yang terbaik bagi bayi
  • Memiliki motivasi yang kuat
  • Inisiasi Menyusu Dini  (IMD) dan Rawat Gabung
  • Ketahuilah tehnik dasar menyusui seawal mungkin
  • Pentingnya dukungan suami/keluarga dalam mendampingi ibu menyusui
  • Percaya bahwa ASI juga bermanfaat bagi ibu, bayi dan keluarga
  • Tetap menyusui meskipun bekerja
  • Perhatikan kesehatan ibu dan bayi dan kesehatan payudara
  • Kontak dengan konselor ASI

 

Artikel ini ditulis oleh :

dr. Maria Rulina Yudi Artanti, MSc, Sp.A

(Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih & Konselor ASI)

 

Klinik Tumbuh Kembang
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus
Jl Cik Ditiro 30 Yogyakarta 55223

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

REFERENSI
IDAI. Mengapa ASI Eksklusif Sangat DIanjurkan pada Usia di Bawah 6 bulan. 2013.    https://www.idai.or.id/artikel/kli nik/asi/mengapa-asi-eksklusif- sangat-dianjurkan-pada-usia-di- bawah 6-bulan

Wijaya FA. ASI Eksklusif: Nutrisi Ideal untuk Bayi 0-6 Bulan. CDK- 275/ vol. 46 no. 4 th. 2019
Suradi R. Spesifisitas Biologis Air Susu Ibu, Sari Pediatri. 2001; 125′ 129.

Roesli, U., & Yohmi, E. 2013. Buku Bedah ASI IDAI.

 

Mohon dapat memberikan rating

Layanan Obgin Senam Hamil No ratings yet.

Berolahraga atau menjalani aktivitas fisik secara rutin selama kehamilan merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Salah satu jenis olahraga yang dapat dilakukan selama masa kehamilan adalah senam hamil.

Tujuan Senam Hamil

Senam hamil bertujuan untuk menjaga kebugaran ibu hamil, sambil mempersiapkan fisik untuk persalinan. Secara psikologis, senam hamil membuat Ibu hamil berpikir lebih positif karena merasa jauh lebih siap menghadapi persalinan.

Manfaat Senam Hamil

  • Meredakan nyeri, sakit dan ketidaknyamanan yang dirasakan dimasa kehamilan
  • Mengencangkan otot
  • Memperkuat jantung dan paru
  • Membuat tidur lebih nyenyak
  • Membantu menghindari pertambahan berat badan secara berlebihan
  • Meringankan nyeri akibat pertambahan beban pada tulang belakang
  • Memperkuat sendi
  • Membantu calon ibu beradaptasi dengan perubahan berat badan dan bentuk tubuh, mengurangi keluhan selama hamil, dan melancarkan proses persalinan

Syarat Melakukan Senam Hamil

  • Tensi normal
  • Ibu hamil cukup sehat
  • Kehamilan tidak ada komplikasi (seperti abortus berulang, kehamilan dengan perdarahan)
  • Tidak boleh latihan dengan menahan napas
  • Lakukan latihan secara teratur dengan instruktur senam hamil
  • Senam hamil dimulai pada umur kehamilan 28 minggu

Fasilitas yang Didapat

  • Senam hamil dipandu oleh bidan yang tersertifikasi
  • Snack & minum
  • Edukasi kehamilan

Waktu Layanan
Hari:  Selasa & Minggu
Pukul: 08.00 – 10.00 WIB

Lokasi
Ruang Senam Hamil
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih

GRATIS/ BEBAS BIAYA – KUOTA 15 PESERTA / HARI

 

Informasi Pelayanan : 
Klinik Kebidanan dan Penyakit Kandungan
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating