Jam Kunjung Pasien RS Panti Rapih dan Tata Tertib Pengunjung 4.94/5 (17)

RS Panti Rapih menetapkan jam kunjung pasien guna memastikan kenyamanan dan pemulihan pasien selama menjalani perawatan. Pengunjung diharapkan mematuhi aturan yang telah ditetapkan untuk menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan rumah sakit.

Jam Kunjungan:

  • πŸ₯ Ruang Rawat Inap:
    • Senin – Sabtu, pukul 16.30 – 18.00 WIB
    • Minggu & Tanggal Merah, pukul 10.30 – 11.30 WIB & pukul 16.30 – 18.00 WIB
  • 🚷 Ruang Isolasi Infeksius: Tidak ada waktu kunjung.

Aturan Kunjungan:

  • πŸ‘₯ Jumlah Pengunjung: Maksimal 2 orang per kamar pasien.
  • πŸ‘Ά Usia Pengunjung: Pengunjung dengan usia di bawah 12 tahun disarankan untuk tidak mengunjungi pasien.
  • 😷 Kesehatan Pengunjung: Pengunjung dalam kondisi sehat dan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku di rumah sakit.
  • 😀 No Smoking: Dilarang keras merokok bagi setiap pengunjung di semua area rumah sakit.
  • πŸ’ͺ Ketertiban & Kebersihan: Pengunjung wajib menjaga ketertiban dan kebersihan selama berada di lingkungan rumah sakit.

Harap diingat bahwa 🚷 ruang isolasi infeksius tidak memiliki waktu kunjung, kecuali untuk penanggung jawab pasien di unit terkait. Kami juga mengingatkan agar pengunjung mematuhi protokol kesehatan demi kenyamanan bersama.

 

Kepatuhan terhadap peraturan ini sangat penting untuk menjaga ketertiban serta membantu pasien mendapatkan perawatan yang optimal. Terima kasih atas pengertiannya.

 

Informasi lebih lanjut :

Informasi RS Panti Rapih

Lantai 2 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus

0274 – 563333 ext 1116

Waktu pelayanan : Senin – Sabtu (Minggu dan tanggal merah tutup)

Pk 07.30 – 20.00 wib

 

Mohon dapat memberikan rating

Layanan Ambulans RS Panti Rapih: Siap Membantu dalam Berbagai Kebutuhan Medis 5/5 (3)

RS Panti Rapih menyediakan layanan ambulans dengan berbagai kategori untuk memenuhi kebutuhan pasien dan keluarga. Berikut adalah jenis layanan ambulans yang tersedia:

1. Ambulans Emergensi

Ambulans ini disiapkan khusus untuk menangani pasien dalam kondisi gawat darurat. Dilengkapi dengan peralatan medis canggih serta tenaga medis terlatih, ambulans emergensi siap memberikan pertolongan pertama sebelum pasien tiba di rumah sakit.
Hubungi IGD RS Panti Rapih:Β (0274) 552118

2. Ambulans Non-Emergensi

Ambulans ini ditujukan bagi pasien yang membutuhkan transportasi medis tanpa kondisi darurat, seperti pasien kontrol atau pasien yang akan pulang dari IGD maupun rawat inap. Layanan ini memberikan kenyamanan bagi pasien dan keluarga dalam perjalanan medis mereka.
Hubungi IGD RS Panti Rapih: (0274) 552118 (pasien pulang dari IGD)
Hubungi Rawat Jalan : (0274) 563333 est 1225 (untuk pasien kontrol, jam layanan pk 07.30 – 14.00 WIB, Senin – Sabtu)

3. Ambulans Jenazah

Ambulans ini diperuntukkan bagi pengantaran jenazah dari rumah sakit ke rumah duka atau tempat pemakaman. RS Panti Rapih bekerja sama dengan pihak ketiga untuk memastikan pelayanan yang profesional dan hormat kepada jenazah serta keluarga yang ditinggalkan.
Hubungi Kamar Jenazah RS Panti Rapih (Ruang St. Michael): (0274) 563333 ext 263 atau WA : 081325442193

Dengan layanan ambulans yang lengkap dan profesional, RS Panti Rapih berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pasien dan keluarga. Jangan ragu untuk menghubungi nomor yang tertera jika membutuhkan layanan ambulans sesuai kebutuhan Anda.

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Mengenal Kusta: Penyakit yang Bisa Disembuhkan, Bukan Kutukan 5/5 (1)

Kusta, juga dikenal sebagai lepra, adalah penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Penyakit ini menyerang kulit, selaput lendir dan syaraf tepi, serta menyebabkan kerusakan permanen/kecacatan jika tidak ditangani. Lebih lanjut dapat menyebabkan masalah kompleks, baik medis, psikologis, sosial dan budaya.

Gejala

  1. Bercak kulit yang tidak biasa (pucat atau gelap)
  2. Mati rasa atau kehilangan sensasi pada kulit
  3. Pembesaran dan kerusakan saraf, menyebabkan rasa nyeri dan kelemahan otot
  4. Benjolan-benjolan nyeri di bawah kulit
  5. Kesulitan berjalan atau menggunakan tangan
  6. Penglihatan kabur atau kebutaan (jika tidak ditangani)

Penularan

Penularan dapat terjadi dengan adanya kontak erat/interaksi yang sangat lama dan sering, dengan penderita yang tidak diobati, dengan cara :

  1. Penularan melalui kontak langsung kulit ke kulit luka penderita yang belum mendapatkan pengobatan.
  2. Penularan melalui udara (droplet) saat berbicara, batuk atau bersin.
  3. Faktor resiko yang berperan adalah cara penularan, varian genetik dalam hal kerentanan, kelemahan sistem imun, keganasan kuman, dan kondisi sosial ekonomi.

Pengobatan

  1. Antibiotik Multi Drug Therapy (rifampisin, dapsone, dan clofazimine).
  2. Pengobatan awal dapat mencegah kerusakan permanen
  3. Perawatan di rumah sakit bila terjadi reaksi kusta yang berat.

Pencegahan

  1. Menghindari kontak langsung dengan penderita yang belum mendapatkan pengobatan
  2. Mencuci tangan secara teratur
  3. Menggunakan masker saat berinteraksi dengan penderita
  4. Deteksi dini dan pengobatan cepat

Fakta Penting

  1. Kusta tidak menular melalui sentuhan biasa.
  2. Pengobatan tepat waktu sesuai aturan minum obat dapat menyembuhkan penyakit.
  3. Kusta bukanlah penyakit kutukan atau hukuman.

Jadi, mari hapus stigma dan hilangkan diskriminasi pada penderita kusta.

 

Artikel ditulis oleh :

dr. Radijanti Anggraheni, Sp. D.V.E

(Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

 

Sumber:

– Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

– Centers for Disease Control and Prev9ention (CDC)

– Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

 

Informasi lebih lanjut :
Klinik Penyakit Kulit & Kelamin
Lantai 5 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus

Pendaftaran 24 jam :
Telepon : 0274 – 514004/514006
Aplikasi PnatiRapihKu (download di Play Store atau App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Wajib Staf RS Panti Rapih Tahun 2024 5/5 (1)

Sehat untuk Semua: Meningkatkan Mutu dan Keselamatan Pasien melalui Pelatihan SDM Unggul

Rumah Sakit Panti Rapih berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan unggul. Sebagai salah satu upaya mewujudkan pelayanan kesehatan paripurna, RS Panti Rapih menyelenggarakan Pelatihan Wajib Staf Tahun 2024Β yang diikuti oleh seluruh karyawan, outsourcing, dan tenant, dengan total peserta sebanyak 1.700 orangpada tanggal 11 – 13 Desember 2024 dan bertempat di Auditorium Gedung Rawat Jalan Terpadu RS Panti Rapih Yogyakarta.

Pelatihan ini merupakan implementasi dari visi RS Panti Rapih dalam mendukung derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya. Dengan mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kesadaran staf dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman, efektif, efisien, berorientasi pada pasien, serta terintegrasi dengan berbagai aspek keselamatan dan mutu layanan.

Pelatihan dilaksanakan dengan metode Blended Learning, yang terdiri dari:

  1. Pembelajaran Mandiri (Asinkronous Maya): Materi akan dibagikan satu minggu sebelum sesi tatap muka, yaitu pada tanggal 6–13 Desember 2024, untuk dipelajari secara mandiri.
  2. Diskusi dan Praktik Offline: Peserta akan hadir secara langsung untuk mendalami materi melalui diskusi dan praktik pada tanggal 11–13 Desember 2024.

Pelatihan ini mencakup materi-materi penting yang terbagi ke dalam beberapa stand, yaitu:

  • Stand K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja):
    Manajemen Fasilitas dan Alat Medis
    β€’ Pencegahan Kebakaran
    β€’ Hospital Disaster
    β€’ Limbah B3
    β€’ Manajemen Keselamatan
  • Stand WS (Early Warning System)
  • Stand BHD AwamΒ  dan Medis (Bantuan Hidup Dasar bagi Non-Medis & Medis)Stand PPI (Pencegahan dan Pengendalian Infeksi)

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memahami dan mengimplementasikan program pendidikan staf berdasarkan informasi penting, seperti hasil pengukuran mutu, insiden keselamatan, manajemen fasilitas, serta layanan unggulan di RS Panti Rapih.

Sebagai institusi pelayanan kesehatan, RS Panti Rapih terus berupaya memberikan pelayanan prima dengan memperhatikan mutu dan keselamatan pasien. Pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas SDM agar siap menghadapi tantangan dalam pelayanan kesehatan modern.

Pelatihan Wajib Staf RS Panti Rapih Tahun 2024 diharapkan mampu menciptakan tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kebutuhan pasien, sehingga dapat mendukung visi RS Panti Rapih sebagai rumah sakit terpercaya di Yogyakarta.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877Β (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Workshop Pelayanan Asuhan Kesehatan Gigi dan Mulut di RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (1)

Pada tanggal 8 Desember 2024, Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan Workshop Pelayanan Asuhan Kesehatan Gigi dan MulutΒ yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para Terapis Gigi dan Mulut dalam memberikan pelayanan yang optimal sesuai standar. Acara ini berlangsung di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan RS Panti Rapih, dihadiri oleh 15 peserta dari berbagai institusi kesehatan.

Workshop ini dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antarprofesi dalam memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang holistik dan berkelanjutan.

Terapis Gigi dan Mulut memiliki peran strategis dalam upaya promotif, preventif, serta kuratif sederhana. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 20 Tahun 2016 tentang Pelayanan Asuhan Kesehatan Gigi dan Mulut, yang mencakup proses pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Setiap proses ini perlu didokumentasikan dengan baik untuk memastikan kualitas pelayanan serta mendukung komunikasi antarprofesional.

Workshop menghadirkan narasumber berkompeten di bidangnya, yaitu:

  1. Ibu Filanti Kusuma Dewi, M.Tr.TGM (DPD PTGMI DIY / Poltekkes Kemenkes Yogyakarta)

Materi :

  • Konsep Pelayanan Asuhan Gigi dan Mulut
  • Praktik Implementasi Pelayanan Asuhan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Berbagai Kasus

  1. Ibu Sri Rahayu Sumarsih, S.ST (DPD PTGMI DIY / RSUD Wates Yogyakarta)

Materi :

  • Proses Pengkajian, Diagnosis, dan Perencanaan Asuhan
  • Proses Implementasi, Monitoring, Evaluasi, dan Dokumentasi
  • Praktik Implementasi Pelayanan Asuhan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Berbagai Kasus

Acara dipandu oleh moderator Ibu Bernadeth Dwi Wahyunani, S.Tr.Gz, RD, dari RS Panti Rapih Yogyakarta.

Melalui workshop ini, peserta diharapkan dapat:
a. Memahami manajemen pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut.
b. Memahami proses pengkajian, diagnosis, dan perencanaan asuhan kesehatan gigi dan mulut.
c. Memahami proses intervensi, evaluasi, dan dokumentasi asuhan kesehatan gigi dan mulut.
d. Mampu menerapkan pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut pada berbagai kasus.

Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa tenaga Terapis Gigi dan Mulut terus meningkatkan kompetensinya, sehingga mampu berperan aktif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

 

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877Β (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Kelas Ibu RS Panti Rapih Edisi 024: Atasi & Cegah Speech Delay Berjalan Sukses 5/5 (1)

Pada hari Jumat, 13 Desember 2024, telah terlaksana Kelas Ibu Edisi 024: Atasi & Cegah Speech Delay, bertempat di Ruang Senam Hamil, Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Terpadu RS Panti Rapih. Kegiatan ini dihadiri oleh 18 peserta beserta 4 pendamping, dengan semangat belajar yang tinggi untuk mendukung tumbuh kembang anak mereka secara optimal.

Kelas Ibu edisi kali ini menghadirkan dua narasumber yang berkompeten:


dr. Anastasi Ratnaningsih, Sp. A (Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih) membawakan topik “Pengelolaan Speech Delay Berbasis Keluarga”, yang memberikan pemahaman mendalam tentang cara mengenali, mencegah, dan menangani keterlambatan bicara pada anak melalui pendekatan yang melibatkan seluruh anggota keluarga.

 


Yasinta Yose Rizaldy, A.Md.Kes (Terapis Wicara RS Panti Rapih) membahas topik “Tips Terapi Wicara di Rumah”, dengan panduan praktis yang dapat langsung diterapkan oleh orang tua untuk membantu anak mereka mengembangkan kemampuan berbicara.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya peran mereka dalam mendukung perkembangan komunikasi anak.

Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan para peserta dapat:

  • Mengenali tanda-tanda awal speech delay secara lebih dini.
  • Memahami pentingnya keterlibatan keluarga dalam mendukung perkembangan anak.
  • Mempraktikkan terapi wicara sederhana di rumah sesuai panduan yang diberikan oleh narasumber.
  • Mempererat hubungan antara keluarga dan tenaga kesehatan untuk bersama-sama mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

RS Panti Rapih berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif seperti ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan dan tumbuh kembang anak.

 

Artikel ditulis oleh :
Anjar Pintosasi
(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Promosi Kesehatan RS Panti Rapih
WA : 08112846125 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Pengkodean Diagnosi Penyakit & Tindakan Bagi Tenaga Koder di FKRTL Dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional 5/5 (5)

Yogyakarta, 2-5 Desember 2024 – Dalam rangka mendukung optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang telah menjadi bagian penting dari reformasi sistem pembiayaan kesehatan di Indonesia sejak 1 Januari 2014, RS Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan Pelatihan Pengkodean Diagnosis Penyakit dan Tindakan bagi Tenaga Koder di FKRTL. Pelatihan ini dilaksanakan secara luring di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, RS Panti Rapih Yogyakarta, pada tanggal 2-5 Desember 2024.

Pelatihan ini dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, dilanjutkan foto bersama dan adanya pemaparan company profile oleh . dr. Jodi Visnu, M.P.H (Hospital Representative). Pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta yang merupakan tenaga koder dari berbagai fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL) di seluruh Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga koder dalam melakukan kodifikasi diagnosis dan tindakan sesuai dengan standar ICD-10 Tahun 2010 dan ICD-9CM Tahun 2010. Dengan kemampuan yang baik dan seragam, diharapkan pengkodean dapat dilakukan dengan lebih akurat, sehingga mendukung kelancaran proses pengajuan klaim pada sistem pembayaran INA-CBG dalam Program JKN.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam dan meningkatkan kemampuan tenaga koder dalam:

  1. Kodifikasi diagnosis dan tindakan secara akurat dan sesuai standar.
  2. Meningkatkan efisiensi penggunaan aplikasi e-klaim dalam proses pengajuan klaim JKN.
  3. Mencegah terjadinya dispute atau klaim tertunda yang dapat berdampak pada pembayaran dari BPJS Kesehatan ke FKRTL.

Metode pelatihan terdiri dari ceramah, diskusi, simulasi, praktik lapangan, serta roleplay.

Agenda Pelatihan

Hari Pertama:

  • Building Learning Commitment/BLC disampaikan oleh Ibu Asri Wulandadari, MARS (Pengendali Pelatihan RS Panti Rapih)
  • Kebijakan Program Jaminan Kesehatan Nasional oleh dr Novi Indah, A.AK(BPJS)
  • Kebijakan Rekam Medis Elektronik oleh Bapak Suryo Nugroho, MPH (RS Panti Rapih)
  • Kode Etik Perekam Medis (PMK55 Tahun 2013) oleh Bapak Suryo Nugroho, MPH (RS Panti Rapih)

 

Hari Kedua:

  • Refleksi oleh Ibu Asri Wulandadari, MARS (Pengendali Pelatihan RS Panti Rapih)
  • Analisis Rekam Medis Sebagai Dasar Pengajuan Klaim JKN oleh Bapak Kayun Kasmidi, A..Md.PK, SKM (P2JK Kemenkes)
  • Kodifikasi penyakit dengan masalah kesehatan lainnya sesuai dengan ICD 10 Tahun 2010 JKN oleh Bapak Kayun Kasmidi, A..Md.PK, SKM (P2JK Kemenkes)

Hari Ketiga:

  • Refleksi oleh Ibu Asri Wulandadari, MARS (Pengendali Pelatihan RS Panti Rapih)
  • Kodifikasi penyakit dengan masalah kesehatan lainnya sesuai dengan ICD 10 Tahun 2010 JKN oleh Bapak Kayun Kasmidi, A..Md.PK, SKM (P2JK Kemenkes)
  • Kodifikasi tindakan sesuai dengan ICD9CM Tahun 2010 oleh Bapak Kayun Kasmidi, A..Md.PK, SKM (P2JK Kemenkes)
  • Input data dan troubleshooting Pada aplikasi E-klaim oleh Bapak Sugiharto, A.Md.PK, SKM, MH.MKM (RSUP Dr. Kariadi Semarang/DPP PORMIKI)

Hari Keempat:

  • Refleksi oleh Ibu Asri Wulandadari, MARS (Pengendali Pelatihan RS Panti Rapih)
  • Analisis data klaim oleh Bapak Sugiharto, A.Md.PK, SKM, MH.MKM (RSUP Dr. Kariadi Semarang/DPP PORMIKI)
  • Rencana Tindak Lanjut(RTL) oleh Ibu Asri Wulandadari, MARS (Pengendali Pelatihan RS Panti Rapih)

RS Panti Rapih berharap pelatihan ini dapat memberikan dampak positif bagi para peserta, yaitu:

  1. Meningkatkan Kompetensi: Peserta mampu melakukan pengkodean diagnosis dan tindakan secara profesional dan akurat, sehingga mendukung efisiensi layanan kesehatan.
  2. Harmonisasi Kemampuan: Tenaga koder di seluruh FKRTL memiliki kemampuan dan kompetensi yang seragam.
  3. Dukungan bagi JKN: Pelatihan ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan Program JKN yang lebih baik.

RS Panti Rapih juga berharap kegiatan ini menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan memperkuat peran FKRTL sebagai mitra BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Staff Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Yogyakarta Adakan Seminar untuk Tingkatkan Pengetahuan tentang Penyakit Kardiovaskuler 5/5 (1)

Pada Sabtu, 30 November 2024, RS Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan seminar bertajuk “Beyond the Beat: Understand More on Cardiac Diseases” yang bertempat di Auditorium Lantai 6, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan di bidang diagnosis dan penanganan penyakit kardiovaskuler, khususnya melalui pengenalan parameter imunologi terkini.

Seminar ini dihadiri oleh 40 peserta secara luring dan 277 peserta secara daring. Acara dibuka dengan sambutan dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephanie Maria Nainggolan, M.Kes, yang menekankan pentingnya kolaborasi antarprofesi tenaga kesehatan dalam meningkatkan layanan kesehatan, terutama dalam penanganan penyakit jantung sebagai salah satu penyebab utama kematian di Indonesia.

 

Penyakit jantung dan pembuluh darah merupakan tantangan besar dalam dunia kesehatan. Data WHO mencatat lebih dari 17 juta kematian di dunia disebabkan oleh penyakit ini setiap tahunnya. Di Indonesia, jumlah kematian akibat penyakit kardiovaskuler mencapai 651.481 orang per tahun. Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi penyakit jantung meningkat signifikan dari 0,5% pada 2013 menjadi 1,5% pada 2018.

Seminar ini mengangkat peran laboratorium dalam mendeteksi dini penyakit kardiovaskuler melalui pemeriksaan parameter seperti Troponin I dan CK-MB, yang kini diperbarui dengan sensitivitas tinggi melalui penggunaan hs-Troponin I. Parameter ini telah menjadi biomarker utama untuk diagnosis awal serangan jantung, memungkinkan intervensi yang lebih cepat dan tepat.


Seminar ini menghadirkan empat narasumber yang ahli di bidangnya, dengan materi sebagai berikut:

  1. “Acute Coronary Syndrome (ACS) in Daily Clinical Practice: Let’s Ask the Expert”
    oleh Prof. Dr. dr. Lucia Kris Dinarti, Sp.PD, Sp.JP(K).
  2. “Innovations in ACS Diagnosis: Moving Beyond the Troponin Test”
    oleh Prof. dr. Budi Mulyono, SpPK(K), MM.
  3. “Update Specific Cardiac Marker: A Multi Centre Study Result”
    oleh Ida Faridah, AMAK, SKM.
  4. “Biomarkers of Critical Cardiovascular Disease and Technological Solutions in IVD”
    oleh Dr. Tina Liu.

Seminar ini diselenggarakan untuk berbagai profesi tenaga kesehatan, termasuk Ahli Teknologi Laboratorium Medis (ATLM), Teknisi Transfusi Darah, Dokter Umum, dan berbagai spesialis medis seperti Kardiovaskular, Penyakit Dalam, dan Patologi Klinik. Peserta diharapkan dapat memahami inovasi terbaru dalam diagnosis penyakit kardiovaskuler dan peran biomarker dalam mendukung keputusan klinis.

Melalui seminar ini, RS Panti Rapih berharap dapat mendorong profesionalisme dan kompetensi tenaga kesehatan dalam menangani penyakit jantung. Rumah sakit berkomitmen untuk terus mendukung kolaborasi dan pengembangan pengetahuan di bidang medis, khususnya dalam inovasi teknologi diagnosis kardiovaskuler.

RS Panti Rapih mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta atas partisipasinya. Semoga wawasan yang didapatkan dari seminar ini dapat diterapkan dalam pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Workshop “How to Manage Good Immunology Quality Control” 5/5 (1)

Yogyakarta, 29 November 2024 – Instalasi Laboratorium RS Panti Rapih sukses menyelenggarakan workshop bertajuk “How to Manage Good Immunology Quality Control” di Auditorium lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, RS Panti Rapih. Acara ini bertujuan meningkatkan wawasan dan kompetensi para tenaga kesehatan, khususnya Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) dan Tenaga Teknologi Laboratorium Medik (TTLM), dalam mendalami parameter imunologi dan manajemen mutu pemeriksaan laboratorium.

Workshop dihadiri 65 peserta secara langsung maupun melalui platform daring sebanyak 661 peserta. Acara dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang menyampaikan pentingnya menjaga mutu pelayanan laboratorium melalui penerapan Pemantapan Mutu Internal (PMI) dan Pemantapan Mutu Eksternal (PME) sesuai standar pemerintah.

Materi yang disampaikan meliputi:

  1. “QC Management: Important and Fundamental” oleh dr. Tri Djoko Endro Susilo, Sp.PK.
  2. “Preanalytic: Basic” oleh Ibu Deri Fitri Anggarini, S.Tr.Kes.
  3. “Immunology Quality Control” oleh Bapak Rendy Murdianto, Amd.AK., S.Si.
  4. “Do & Don’t and Troubleshooting from Pre to Post Analytic in Immunology Internal Quality Control” oleh Bapak Andy Yusri Rangkuti, SKM.

Workshop ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya kualitas mutu pemeriksaan imunologi, mulai dari proses pre-analitik hingga post-analitik, serta membekali peserta dengan keterampilan mengatasi tantangan di lapangan.

Sebagai bagian dari komitmen Instalasi Laboratorium RS Panti Rapih untuk mendukung profesionalisme dan perkembangan tenaga kesehatan, acara ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan laboratorium yang cepat, akurat, dan terpercaya.

Semoga pelatihan ini memberikan dampak positif bagi para peserta serta mendorong RS Panti Rapih terus menjadi pelopor dalam pelayanan laboratorium berkualitas di Indonesia.

 

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Staff Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Yogyakarta Raih Apresiasi atas Komitmen dalam Pelaporan KTD dan ESO Melalui e-MESO 5/5 (1)

Yogyakarta, 3 Desember 2024 – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Yogyakarta menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Farmakovigilans tahun 2024 dengan tema “Pengkajian Kausalitas ESO/KTD Serius”. Acara ini berlangsung pada hari Selasa, 3 Desember 2024, bertempat di Hotel Harper Malioboro, Yogyakarta.

Salah satu agenda penting dalam rapat ini adalah pemberian apresiasi. RS Panti Rapih Yogyakarta menjadi salah satu sarana pelayanan kesehatan yang konsisten memberikan laporan berkualitas yang sangat membantu penguatan sistem farmakovigilans di Indonesia. RS Panti Rapih menerima apresiasi atas kontribusi aktifnya dalam pelaporan Kejadian Tidak Diinginkan (KTD) atau Efek Samping Obat (ESO) melalui platform e-MESO.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh PLH Kepala Balai Besar BPOM Yogyakarta, Ibu Etty Rusmawati, S.T.P., kepada Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk mendorong peningkatan kualitas pelaporan farmakovigilans, baik di RS Panti Rapih maupun di fasilitas kesehatan lainnya.

dr. Stephani Maria Nainggolan mengungkapkan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Melalui acara ini, BPOM dan RS Panti Rapih berkomitmen untuk memperkuat kerja sama dalam rangka mendukung program farmakovigilans nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penggunaan obat yang aman, bermutu, dan efektif.

 

 

 

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Mohon dapat memberikan rating