Workshop Strategi Pendekatan Holistik dalam Pendampingan Paliatif Care 4.5/5 (2)

Yogyakarta, 4 September 2025 – Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berfokus pada pasien dengan menyelenggarakan Workshop Strategi Pendekatan Holistik dalam Pendampingan Paliatif Care. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan paliatif yang komprehensif, multidisiplin, dan berpusat pada kualitas hidup pasien. Kegiatan ini bertempat di Auditorium lantai 6, RS Panti Rapih Yogyakarta dari pk 08.00 – 15.00 WIB.

Pelayanan paliatif merupakan bentuk pelayanan terpadu yang diberikan kepada pasien dengan penyakit yang mengancam jiwa, baik pada orang dewasa, anak, maupun geriatri. Penyakit seperti kanker, penyakit degeneratif, gagal jantung, gagal ginjal, penyakit paru obstruktif kronis, stroke, hingga infeksi kronis seperti HIV/AIDS dan Covid-19 kerap membutuhkan perawatan paliatif untuk mengurangi penderitaan dan menjaga kualitas hidup pasien.

Pemerintah telah menetapkan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/2180/2023 tentang Pedoman Penyelenggaraan Paliatif. Aturan ini menjadi acuan dalam penyelenggaraan pelayanan paliatif agar pasien mendapatkan kesempatan hidup dengan bermartabat hingga akhir hayat.

Di Indonesia, kebutuhan layanan paliatif semakin mendesak. Banyak kasus kanker ditemukan pada stadium lanjut dengan gejala berat yang belum tertangani optimal, sehingga berdampak pada kualitas hidup pasien dan keluarganya. Di sisi lain, tindakan medis yang seharusnya tidak lagi perlu dilakukan justru masih diberikan, sehingga menambah beban biaya perawatan.

Melalui workshop ini, RS Panti Rapih ingin:

  • Meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan asuhan paliatif dengan pendekatan multidisiplin dan interdisiplin.
  • Mendorong pelayanan berfokus pada pasien, dengan menekankan kenyamanan, menghindari tindakan invasif yang tidak perlu, serta menjaga agar pasien dapat meninggal dengan tenang, damai, dan bermartabat.
  • Memberdayakan peran tim multidisiplin yang terdiri dari dokter, perawat, rohaniawan, sosial worker, dan relawan dalam mendampingi pasien dan keluarganya secara holistik.

 

Kriteria Peserta

  • Peserta workshop meliputi:
  • Perawat vokasi dan ners
  • Dokter umum dan dokter spesialis
  • Relawan
  • Sosial worker

Jumlah peserta mencapai 100 orang yang berasal dari tenaga kesehatan Kemenkes maupun non-Kemenkes.

Acara dibuka dengan sambutan Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes. Dilanjutkan  foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen dalam mengembangkan pelayanan paliatif yang lebih baik.

Selanjutnya peserta mengikuti rangkaian materi dari para narasumber berkompeten:

  1. Konsep Dasar Pelayanan Paliatif Onkologi
    oleh dr. Dian Pratiwi, M.Sc., SpPD, KHOM
  2. Konsep Dasar Pelayanan Paliatif Non-Onkologi Geriatri
    oleh Dr. dr. I. Dewa Putu Pramana, Sp.PD, K-Ger
  3. Manajemen Asuhan Paliatif
    oleh Ibu Valentina Rina Hernani, S.Kep., Ns
  4. Komunikasi Terapeutik dan Dukungan Psikososial-Spiritual
    oleh Dr. dr. Jodi Visnu, MPH – mencakup penatalaksanaan akhir kehidupan, dukungan masa dukacita, hingga praktik pendampingan pasien dan keluarga.

Melalui workshop ini, RS Panti Rapih Yogyakarta berharap para peserta dapat mengembangkan wawasan dan keterampilan dalam mendampingi pasien paliatif secara holistik, baik dari aspek medis, psikososial, maupun spiritual.

Bagi RS Panti Rapih, kegiatan ini menjadi bagian dari Transformasi Kesehatan dan Penguatan Kompetensi Keprofesian. Diharapkan hasil workshop dapat memperkuat layanan paliatif di rumah sakit, sehingga pasien memperoleh kualitas hidup terbaik hingga akhir hayat, sementara keluarga mendapatkan pendampingan yang penuh empati dan dukungan.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Tingkat Lanjut di Hotel Tentrem 5/5 (5)

Hotel Tentrem menjadi tuan rumah kegiatan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Tingkat Lanjut pada tanggal 28–29 Agustus 2025. Kegiatan ini diikuti oleh tenaga kesehatan dan peserta terpilih yang ingin meningkatkan kompetensi dalam penanganan gawat darurat, khususnya pertolongan pertama yang terstandar.

Acara diawali dengan perkenalan tim fasilitator serta sambutan dari Bu Yustia  HR Hotel Tentrem yang menegaskan komitmen hotel dalam mendukung kegiatan edukatif dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.

 

 

 

Pelatihan menghadirkan narasumber utama:

  1. David Budi Wibowodengan materi Refresh Bantuan Hidup Dasar (BHD), Balut Bidai, dan Transportasi Evakuasi.
  2. Hieronimus Indrawira K., AIFOdengan materi Automated External Defibrillator (AED) dan Ventilasi.

Sesi ini bertujuan memberikan penyegaran dan pembaruan ilmu kepada peserta agar tetap adaptif terhadap standar terbaru dalam penanganan darurat medis.

Peserta dibagi dalam tiga station untuk praktik langsung:

Station 1: Ventilasi, Cervical Control, dan P3K – dipandu oleh dr. David, Harul, dan Samsuhadi.

Station 2: BHD dan penggunaan AED – difasilitasi oleh dr. Indra, Ganes, dan Antonius.

Station 3: Balut Bidai dan Teknik Transportasi Evakuasi – dipandu oleh Suryo K. dan Markus Ari.

Setiap station dirancang agar peserta mampu mempraktikkan keterampilan krusial secara nyata dengan pendampingan langsung dari para fasilitator berpengalaman.

Untuk menguji kesiapan peserta, dilakukan simulasi pertolongan korban yang menyerupai kondisi riil di lapangan. Simulasi ini menekankan pentingnya koordinasi, kecepatan, serta ketepatan dalam memberikan pertolongan.

Sebagai penutup, peserta mengikuti ujian praktik/asesmen pertolongan korban yang dipandu oleh fasilitator. Hasil asesmen akan menjadi indikator kompetensi peserta dalam mengaplikasikan ilmu yang diperoleh.

Melalui pelatihan ini, diharapkan:

RS Panti Rapih semakin memperkuat perannya sebagai pusat layanan kesehatan yang unggul dengan tenaga medis yang terampil, sigap, dan berstandar internasional dalam memberikan pertolongan darurat.

Hotel Tentrem semakin dikenal bukan hanya sebagai ikon hospitality, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam penyelenggaraan kegiatan edukatif dan kemanusiaan yang berdampak luas bagi masyarakat.

Sinergi antara dunia kesehatan dan dunia hospitality ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor dapat menghasilkan manfaat besar, baik untuk peningkatan kualitas layanan maupun untuk keselamatan masyarakat secara umum.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan Charitas Hospital Palembang ke RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (7)

Yogyakarta, 26–27 Agustus 2025 – RS Panti Rapih menerima kunjungan dari Charitas Hospital Palembang dalam rangka mempererat kerja sama antar-institusi kesehatan sekaligus berbagi pengetahuan dan praktik terbaik di bidang pelayanan rumah sakit. Kegiatan berlangsung selama dua hari di Ruang Auditorium Besar Gedung Borromeus Instalasi Rawat Jalan Terpadu lantai 6.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Nainggolan, M.Kes, yang menekankan pentingnya sinergi antar rumah sakit Katolik di Indonesia untuk menghadapi tantangan pelayanan kesehatan modern. Sambutan berikutnya disampaikan oleh dr. Clara Niken Larasati, Wakil Direktur Penunjang Medis Charitas Hospital Palembang. Keduanya menegaskan komitmen kolaborasi untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan.

Sebagai simbol persahabatan, dilakukan pertukaran kenang-kenangan antara kedua institusi, dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Kemudian, Ibu Maria Theresia Vita Puji, S.I.Kom., M.M. memaparkan Company Profile RS Panti Rapih, memperkenalkan sejarah, visi-misi, serta layanan unggulan rumah sakit.

Hari Pertama: Pemaparan Ilmu dan Diskusi

Pada hari pertama, peserta mengikuti rangkaian materi yang disampaikan oleh para narasumber internal RS Panti Rapih:

  • Farmasi
    Apt. Christina Ika Sindudisastra, S.Farm.
    Apt. Christina Ari Listiyani, S.Farm. (Penanggung Jawab Farmasi Rawat Inap)
    Apt. Primaboti Nurwidaningrum, S.Farm. (Penanggung Jawab Farmasi Rawat Jalan)
  • Logistik
    Apt. Maria Laksmi Parahita, S.Farm. (Kepala Seksi Perbekalan Farmasi)
  • Teknologi Informasi (ITI)
    Thomas Dhani Eka Kurniawan, S.Kom. (Kepala Instalasi TI)
  • Rawat Inap
    Ibu Valentina Rina Hernani, S.Kep., Ns. (Kepala Bidang Perencanaan & Pengembangan SDM Keperawatan)
  • Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA)
    dr. Maria Silvia Merry, M.Sc., SpMK

Diskusi hari pertama ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut (RTL) dan evaluasi materi.

Hari Kedua: Implementasi Lapangan dan Hospital Tour

Hari kedua difokuskan pada praktik lapangan. Peserta berkesempatan melihat langsung implementasi farmasi rawat inap dan meninjau alur pelayanan di RS Panti Rapih. Kegiatan dilanjutkan dengan hospital tour ke beberapa instalasi pelayanan, yang memperlihatkan standar mutu serta inovasi yang dijalankan rumah sakit.

Sebagai penutup, diadakan presentasi RTL oleh peserta kunjungan, merangkum pembelajaran serta peluang kolaborasi ke depan.

Melalui kunjungan ini, kedua rumah sakit berharap dapat:

  • Memperkuat jejaring kerja sama antar rumah sakit Katolik di Indonesia.
  • Berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam bidang farmasi, logistik, teknologi informasi, rawat inap, dan program PPRA.
  • Mendorong inovasi pelayanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan dan kenyamanan pasien.
  • Menjalin kolaborasi berkelanjutan dalam pengembangan SDM serta peningkatan mutu layanan rumah sakit.

RS Panti Rapih dan Charitas Hospital Palembang sama-sama optimis bahwa kegiatan ini akan menjadi titik awal penguatan sinergi untuk pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Workshop Etika Profesi dan Komunikasi Efektif Bagi Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit 5/5 (10)

Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan Workshop Etika Profesi dan Komunikasi Efektif bagi Tenaga Kesehatan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman tenaga kesehatan mengenai kode etik, disiplin profesi, serta keterampilan komunikasi efektif sebagai fondasi utama dalam pelayanan kesehatan yang profesional, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Direktur Utama RS Panti Rapih Yogyakarta, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., membuka acara sekaligus menegaskan pentingnya etika profesi dan komunikasi efektif dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan modern. Acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen seluruh peserta.

Workshop dilaksanakan secara offline/luring bertempat di Auditorium Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus dalam 3 batch:

  • Batch 1: Selasa, 5 Agustus 2025
  • Batch 2: Rabu, 13 Agustus 2025
  • Batch 3: Selasa, 19 Agustus 2025

Tenaga kesehatan memiliki peran strategis dalam menjamin mutu pelayanan kesehatan. Undang-Undang No. 17 Tahun 2023 Pasal 274 (a) menegaskan kewajiban tenaga medis dan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan sesuai standar profesi, standar prosedur operasional, serta etika profesi.

Namun, pelanggaran etik dan disiplin profesi masih menjadi tantangan. Kasus-kasus yang muncul kerap dipicu oleh kurangnya pemahaman kode etik serta komunikasi yang tidak efektif. Padahal, komunikasi yang baik tidak hanya meningkatkan kepatuhan pasien, tetapi juga memperkuat kolaborasi antar tenaga kesehatan dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.

Melalui workshop ini, RS Panti Rapih berkomitmen membekali tenaga kesehatan dengan wawasan dan keterampilan praktis untuk menjawab tantangan tersebut.

Tujuan Workshop

Meningkatkan pemahaman dan kompetensi tenaga kesehatan dalam aspek etik, disiplin profesi, dan komunikasi guna mendukung pelayanan yang profesional, aman, dan berkualitas.

Narasumber

Workshop ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya:

  1. Romo Dr. CB Kusmaryanto, SCJ – Prinsip Dasar Etik Profesi dalam Pelayanan Kesehatan
  2. Ibu Bernadeth Dwi Wahyunani, S.Tr.Gz., RD – Etika Profesi Tenaga Kesehatan
  3. Bapak B. Agung Sulistyo, SH, M.H.Kes – Regulasi dan Disiplin Profesi Tenaga Kesehatan
  4. dr. Maria Silvia Merry, MSc, Sp.MK– Komunikasi Efektif dengan Pasien dan Keluarga

Acara juga dilengkapi dengan praktik komunikasi efektif melalui simulasi per kelompok.

Jumlah peserta mencapai 245 orang tenaga kesehatan dari berbagai profesi, antara lain: psikolog klinis, apoteker, nutrisionis, dietisien, fisioterapis, terapis wicara, radiografer, tenaga laboratorium medis, perekam medis, hingga teknisi pelayanan darah.

Melalui workshop ini, RS Panti Rapih berharap seluruh peserta dapat:

  • Meningkatkan profesionalisme dalam praktik sehari-hari dengan menjunjung tinggi kode etik dan disiplin profesi.
  • Mengimplementasikan komunikasi yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan pasien dan kualitas layanan.
  • Menjadi agen perubahan dalam menciptakan budaya kerja yang berfokus pada keselamatan pasien.

Bagi RS Panti Rapih, kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen dalam membangun pelayanan kesehatan yang unggul, berlandaskan etika, serta menghadirkan pengalaman terbaik bagi pasien dan keluarga.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Sosialisasi Diklat RS Panti Rapih di RS Panti Nugroho 5/5 (1)

Dalam upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM), kualitas pelayanan, serta kesesuaian standar rumah sakit dengan akreditasi nasional, Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian (Diklat) RS Panti Rapih menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Diklat ke RS Panti Nugroho. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana optimalisasi mutu pelayanan rumah sakit melalui jejaring kerjasama kediklatan.

Acara dilaksanakan pada Jumat, 20 Agustus 2025, pukul 10.00–12.00 WIB, bertempat di RS Panti Nugroho, Jl. Kaliurang KM.17, Sleman, Yogyakarta.Kegiatan diawali dengan sambutan hangat dari pihak tuan rumah, yang diwakili oleh Bapak Yohanes Tatang. Selanjutnya, Suryo Nugroho, M.P.H., Kepala Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih, menyampaikan sambutan serta paparan materi inti mengenai Sosialisasi Diklat RS Panti Rapih.

Sesi sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab interaktif. Topik yang dibahas mencakup berbagai bentuk pelatihan (diklat) yang dapat diaplikasikan di rumah sakit, peluang kolaborasi dalam penyelenggaraan pelatihan bersama, serta kemungkinan pemanfaatan Diklat RS Panti Rapih sebagai narasumber atau penyelenggara pelatihan/Workshop. Melalui kerjasama ini, rumah sakit mitra dapat menyelenggarakan kegiatan pelatihan dengan menggunakan nama Diklat RSPR yang bersertifikat resmi Kementerian Kesehatan RI.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 peserta dari jajaran struktural RS Panti Nugroho, termasuk direktur, penanggung jawab diklat, dan satuan pemeriksaan internal rumah sakit.

Adapun tim dari RS Panti Rapih yang hadir dalam kesempatan ini adalah:

  1. Suryo Nugroho, M.P.H. – Kepala Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian
  2. Dheny Herdhiyati, S.K.M. – Staf Diklat
  3. Yacinta Nerina Dewi, A.Md. – Staf Diklat

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih berkomitmen untuk terus memperluas kerjasama di bidang kediklatan dengan rumah sakit unit karya dan Perdhaki. Diharapkan sosialisasi ini dapat membuka jalan bagi kolaborasi dalam penyelenggaraan pelatihan, peningkatan mutu pelayanan, serta pembentukan tenaga kesehatan yang semakin kompeten sesuai standar nasional.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Jalin Sinergi Kediklatan dengan RS Palang Biru Kutoarjo 5/5 (2)

Kutoarjo, 8 Agustus 2025 – Dalam upaya meningkatkan kompetensi SDM, menjaga kualitas pelayanan, serta memastikan kesesuaian standar rumah sakit dengan standar akreditasi nasional, Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian (Diklat) RS Panti Rapih Yogyakarta melaksanakan kegiatan Sosialisasi Diklat di RS Palang Biru Kutoarjo.

Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 8 Agustus 2025 pukul 10.00–12.00 WIB, bertempat di RS Palang Biru, Jl. Marditomo No.17, Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Acara diawali dengan sambutan hangat dari dr. Iwan Santoso, MPH., Direktur RS Palang Biru, yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim RS Panti Rapih. Sambutan juga diberikan oleh Suryo Nugroho, M.P.H., Kepala Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih, yang menekankan pentingnya sinergi antar rumah sakit dalam mengembangkan kompetensi SDM dan meningkatkan mutu layanan kesehatan.

Dalam kunjungan ini, hadir perwakilan dari Instalasi Diklat RS Panti Rapih sebanyak tiga orang, yaitu:

  1. Suryo Nugroho, M.P.H. – Kepala Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian
  2. Fentia Wiagisti, S.G.H. – Staff Diklat
  3. Yacinta Nerina Dewi, A.Md. – Staff Diklat

Sesi utama kegiatan berupa pemaparan materi “Sosialisasi Diklat RS Panti Rapih” yang menjelaskan berbagai program pelatihan dan pengembangan SDM yang dapat diaplikasikan di rumah sakit mitra. Peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi melalui sesi tanya jawab mengenai mekanisme pelatihan, peluang kolaborasi, serta manfaat dari sertifikasi pelatihan yang telah diakui oleh Kementerian Kesehatan.

Salah satu poin penting dalam diskusi adalah kemungkinan kerja sama berupa join narasumber dan join pelatihan dengan menggunakan Diklat RS Panti Rapih. Dengan skema ini, rumah sakit mitra seperti RS Palang Biru dapat menyelenggarakan pelatihan atau workshop dengan menggunakan nama Diklat RS Panti Rapih dan menghasilkan sertifikat resmi dari Kementerian Kesehatan.

Kegiatan ini diikuti oleh 15 orang peserta dari RS Palang Biru, yang terdiri dari unsur pimpinan, penanggung jawab diklat, satuan pemeriksaan internal, serta jajaran struktural rumah sakit. Suasana sosialisasi berlangsung interaktif, ditandai dengan antusiasme peserta dalam menggali informasi mengenai peluang kerja sama di bidang kediklatan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, RS Panti Rapih berharap dapat menjalin kolaborasi strategis dengan rumah sakit unit karya dan rumah sakit jaringan Perdhaki, khususnya dalam pengembangan program diklat. Kerja sama ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kapasitas SDM rumah sakit sekaligus memperkuat mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Gelar Kelas Ibu Spesial Pekan Menyusui Sedunia 2025 5/5 (1)

“Bekerja Bersama untuk Keberlangsungan Pemberian ASI”

Dalam rangka memperingati Pekan Menyusui Sedunia 2025, RS Panti Rapih kembali menggelar kegiatan Kelas Ibu edisi ke-032 dengan tema “Bekerja Bersama untuk Keberlangsungan Pemberian ASI.” Acara berlangsung di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu RS Panti Rapih dan dihadiri oleh 44 peserta bersama pasangan maupun keluarga.

Acara resmi dibuka oleh dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, selaku Direktur Utama RS Panti Rapih. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran seluruh pihak, baik tenaga kesehatan maupun keluarga, dalam mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya:

  1. Galuh Martin Maytasari, M.Sc., Sp.A– Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih
    Membawakan materi “Bekerja Bersama untuk Keberlangsungan Pemberian ASI”, dr. Galuh menekankan bahwa keberhasilan ASI tidak hanya ditentukan oleh ibu, tetapi juga membutuhkan dukungansuami juga keluarga, tenaga medis, lingkungan kerja, dan kebijakan ramah ASI.
  2. Ibu Yulianan Tri Murtini, S.Keb. – Bidan sekaligus Konselor Laktasi RS Panti Rapih
    Menyampaikan materi “Peran Keluarga dalam Mendukung Keberhasilan Menyusui”, Ibu Yulianan menggarisbawahi pentingnya keterlibatan suami dan keluarga dalam memberikan dukungan emosional, fisik, dan praktis bagi ibu menyusui. Sesi ini ditutup dengan demo pijat oksitosin sebagai salah satu teknik efektif untuk memperlancar produksi ASI.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab, sehingga para peserta dapat langsung berkonsultasi terkait pengalaman maupun tantangan dalam proses menyusui.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih berharap dapat terus menjadi rumah sakit yang ramah ibu dan anak, sekaligus menjadi pusat edukasi kesehatan yang aktif mendampingi keluarga dalam perjalanan menyusui.

Bagi peserta, kegiatan ini diharapkan memberikan pemahaman baru, meningkatkan kepercayaan diri ibu dalam menyusui, serta memperkuat peran keluarga sebagai pendukung utama keberhasilan pemberian ASI.

 

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Informasi lebih lanjut :
Instalasi Promosi Kesehatan RS Panti Rapih
WA : 0811-2846-125

 

Mohon dapat memberikan rating

“Field Trip Matrikulasi STIKes Panti Rapih: Menyatu dengan Dunia Nyata di RS Panti Rapih” No ratings yet.

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Panti Rapih Yogyakarta kembali mengadakan kegiatan Field Trip Program Matrikulasi bagi calon mahasiswa baru asal Kabupaten Mappi yang tengah mengikuti program matrikulasi. Kegiatan ini dirancang sebagai bagian integral dari proses pembelajaran di luar kelas untuk memberikan pengalaman nyata mengenai profesi kesehatan serta memperkuat nilai spiritual, sosial, dan budaya dalam diri calon tenaga kesehatan.

Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 20 Agustus 2025 di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, RS Panti Rapih Yogyakarta. Peserta terdiri dari 53 calon mahasiswa (17 laki-laki dan 36 perempuan) serta didampingi oleh 12 pendamping.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Utama RS Panti Rapih Yogyakarta, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan rumah sakit dalam menyiapkan calon tenaga kesehatan yang unggul, profesional, dan berlandaskan nilai kemanusiaan. Dilanjutkan dengan pemaparan company profile RS Pantiti Rapih oleh dr Dion Sulistyo, M.P.H (Direktur Sdm dan Umum RS Panti Rapih Yogyakarta)

Field trip merupakan bagian penting dari pembelajaran matrikulasi, di mana peserta didorong untuk mengamati, merasakan, serta memahami langsung dunia profesi yang akan mereka jalani. Melalui kunjungan ke berbagai lokasi, calon mahasiswa tidak hanya mendapatkan wawasan akademik, tetapi juga pengalaman kontekstual yang akan membentuk dasar karakter mereka sebagai perawat dan ahli gizi yang kompeten dan berintegritas.

Program field trip ini memiliki empat tujuan utama:

  • Mengenalkan profesi kesehatan secara nyata melalui kunjungan ke Laboratorium Mini Hospital dan Rumah Sakit Panti Rapih, agar peserta memahami sistem pelayanan kesehatan, peran, dan tanggung jawab profesi perawat serta ahli gizi.
  • Menanamkan spiritualitas dalam profesi dengan mengunjungi tempat ibadah dan ruang doa, sehingga peserta memiliki landasan nilai spiritual yang kuat dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
  • Mengenal budaya lokal dengan kunjungan ke objek budaya di Yogyakarta, menumbuhkan rasa adaptasi, penghargaan, dan penghormatan terhadap lingkungan sosial.
  • Menjaga keseimbangan jiwa dan raga melalui kunjungan ke tempat wisata atau rekreasi, guna memperkuat kesehatan mental sekaligus mempererat kebersamaan antar peserta.

Melalui rangkaian kegiatan ini, calon mahasiswa diharapkan dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan baru, meningkatkan motivasi belajar, serta memiliki pemahaman holistik tentang profesi kesehatan yang meliputi aspek teknis, spiritual, sosial, dan budaya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara STIKes Panti Rapih Yogyakarta dan RS Panti Rapih Yogyakarta dalam upaya membangun ekosistem pendidikan kesehatan yang komprehensif. Bagi mahasiswa, pengalaman ini menjadi bekal berharga dalam menapaki perjalanan studi dan profesi. Bagi kedua institusi, kegiatan ini merupakan langkah sinergis untuk melahirkan tenaga kesehatan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki spiritualitas, kepekaan sosial, serta penghargaan terhadap budaya dan nilai kemanusiaan.

 

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Mengenal Tumor Otak No ratings yet.

Apa itu tumor otak

Tumor otak adalah pertumbuhan sel yang abnormal di dalam otak. Tumor bisa jinak (bukan kanker) maupun ganas (kanker).

Insiden pada laki–laki sebesar 38,6% dan pada wanita sebesar 61,4 %. Insidensi tumor otak jinak adalah sebesar 71% dan tumor otak jinak ini berkembang dua kali lebih sering pada wanita dibandingkan pada laki-laki.

 

Jenis tumor otak

Tumor otak umumnya terdiri dari tumor otak primer dan sekunder.

  1. Tumor otak dengan kelompok primer yaitu penyakit tumor yang pertama kali tumbuh dan berkembang pada otak.
  2. Tumor otak dengan kelompok sekunder/metastasis yaitu penyakit dari tumor yang bermula tumbuh pada bagian dari tubuh selain otak. Kemudian meluas melalui aliran darah menuju otak. Kanker yang kemungkinan menyebar ke otak yaitu kanker : melanoma, paru-paru, payudara, ginjal, dan usus.

Gejala tumor otak

Gejala yang timbul bergantung dari lokasi dan pertumbuhan tumor, antara lain :

  1. Peningkatan tekanan intrakranial (sakit kepala hebat disertai muntah proyektil),
  2. Kejang,
  3. Penurunan fungsi kognitif,
  4. Defisit neurologis (gangguan penciuman, gangguan penglihatan, pandangan ganda, baal-baal atau nyeri di wajah, kelemahan otot wajah, gangguan pendengaran, menelan, dan lain-lain) yang bersifat progresif dan bergantung lokasi tumor,
  5. Penurunan kognitif,
  6. Gangguan keseimbangan
  7. Gangguan kepribadian

Penyebab tumor otak

Penyebab utama tumor otak tidak diketahui. Dari berbagai penelitian, ditemukan bahwa orang yang paling berisiko terkena tumor otak antara lain:

  1. Memiliki kankerdi bagian tubuh lain,
  2. Paparan berkepanjangan terhadap pestisida, pelarut industri, dan radiasi ionisasi lainnya,
  3. Penyakit turunan seperti neuro fibromatosis,
  4. Faktor lingkungan

Diagnosa tumor otak

  1. Pemeriksaan fisik
  2. Pemeriksaan fungsi luhur
  3. Pemeriksaan radiologis (CT scan/MRI)
  4. Pemeriksaan analisa cairan otak (cairan serebrospinal)

 

Pengobatan tumor otak

Pilihan pengobatan bervariasi tergantung pada jenis, ukuran, dan lokasi tumor. Selain itu juga harus melihat apakah tumor telah menyebar, usia pasien dan kondisi kesehatan medis orang tersebut. Pilihan pengobatan dapat bersifat menyembuhkan atau fokus pada meredakan gejala. Beberapa jenis pengobatan tumor otak antara lain:

  1. Pemberianobat-obatan
    • Kortikosteroid berfungsi menurunkan Tekanan Intra kranial
    • Furosemide/Manitol berfungsi untuk mengkontrol edema/bengkak otak
    • Antikonvulsant/antikejang berfungsi untuk mencegah kejang
    • Antinyeri
  2. Pembedahan tumor otak

Pembedahan merupakan pilihan untuk terapi tumor otak. Pembedahan bertujuan untuk menghilangkan sebagian/total tumor di otak, mengurangi tekanan didalam otak

  1. Radioterapi

Radiasi bekerja dengan merusak DNA sel kanker sehingga menyebabkan sel tidak mampu bereproduksi. Manfaat terapi radiasi tidak muncul segera tetapi berdampak dengan berjalannya waktu. Jenis tumor yang agresif biasannya berespon lebih cepat dengan radioterapi.

  1. Kemoterapi

Kemoterapi bekerja dengan merusak sel tumor, tidak hanya mempengaruhi sel tumor tetapi sel normal juga, sehingga menyebabkan efek samping (rambut rontok, mual,dsb). Obat- obat kemoterapi apat berupa pil atau cairan intravena.

 

Artikel ditulis oleh :
dr. Yoka Mahendra Prana, Sp. BS
(Dokter Spesialis Bedah Saraf RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Referensi : Greenberg, Mark S. (2023). Greenberg’s Handbook of Neurosurgery. Tenth Edition.New York: Thieme.

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Gelar Lomba Bayi Merangkak dalam Rangka Pekan Menyusui Sedunia 2025 5/5 (2)

Dalam rangka memperingati Pekan Menyusui Sedunia 2025, RS Panti Rapih menyelenggarakan Lomba Bayi Merangkak pada tanggal 6 Agustsu 2025 yang berlangsung meriah di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu. Acara ini diikuti oleh 25 bayi berusia 6 hingga 12 bulan yang didampingi penuh kasih oleh kedua orang tuanya.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi bagi orang tua untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi di masa emasnya.

Lomba ini dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari:

  1. Ratnangingsih, Sp.A
  2. Radijanti Anggraheni, Sp.DVE, FINSDV
  3. Dion Sulidtyo, M.P.H

Para juri menilai berdasarkan empat aspek utama, yaitu:

  • Kecepatan bayi dalam mencapai garis finish.
  • Antusiasme bayi saat mengikuti lomba.
  • Konsistensi lintasan yang ditempuh bayi tetap lurus.
  • Ekspresi bayi sepanjang perlombaan.

Dari perlombaan yang berlangsung seru dan penuh antusias, para pemenang yang berhasil meraih juara adalah:

Juara 1: Ryunna Shidyia Maheswari

Juara 2: Arshaka Malik Maesadipta

Juara 3: Abizar Banyu Sagara Gavayomi

Dalam kesempatan tersebut, dr. Ratnangingsih, Sp.A menegaskan pentingnya perhatian sejak dini terhadap tumbuh kembang bayi. “RS Panti Rapih berkomitmen untuk mendukung tumbuh kembang bayi dan balita, dimulai sejak masa kehamilan hingga periode emasnya (golden period),” tutur dr. Ratna.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih ingin mengedukasi masyarakat bahwa perawatan bayi bukan hanya soal kesehatan fisik, tetapi juga stimulasi tumbuh kembang melalui kegiatan yang menyenangkan, aman, dan penuh kebersamaan keluarga.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating