Tingkatkan Keselamatan Pasien, RS Panti Rapih Gelar Pelatihan Pemeriksaan Activated Clotting Time (ACT) No ratings yet.

YOGYAKARTA, 12 Februari 2026 – Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan pelatihan teknis pemeriksaan Activated Clotting TimeĀ (ACT) bagi tenaga kesehatan. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Lantai 6, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus ini bertujuan untuk meningkatkan standar pelayanan dan keselamatan pasien melalui penguatan kompetensi teknis perawat.

Acara ini diikuti oleh 18 perawat dari berbagai unit rawat inap dan terselenggara atas kerja sama strategis antara RS Panti Rapih dengan PT Pelita Santosa Jaya.

Direktur Utama RS Panti Rapih Yogyakarta, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., secara resmi membuka kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kecanggihan teknologi medis harus dibarengi dengan kemahiran sumber daya manusia yang mengoperasikannya.

“Pelatihan ini sangat diperlukan bagi para peserta. Keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh keandalan alat saja, tetapi juga dari keterampilan yang tepat dalam penggunaannya demi menjaga keselamatan pasien,” ujar dr. Stephani.

Sesi pelatihan dibagi menjadi dua pilar utama untuk memastikan pemahaman yang menyeluruh:

Sesi Teori: Disampaikan oleh dr. Roy Kristian P., M.Med.Sc., Sp.MK. Materi fokus pada aspek pre-analitik, kegunaan, mekanisme kerja ACT, serta cara interpretasi hasil yang akurat.

 

Sesi Praktik: Dipandu oleh Bapak Nanang Koswara dan Saudara Happy (Trainer dari PT Pelita Santosa Jaya). Pada sesi ini, peserta melakukan praktik langsung penggunaan alat guna mengasah ketajaman teknis di lapangan.

Melalui pelatihan intensif ini, RS Panti Rapih berharap seluruh peserta memiliki kompetensi yang mumpuni dalam mengoperasikan alat pemeriksaan ACT. Dengan penguasaan alat yang baik, diharapkan proses pemantauan koagulasi pasien dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan akurat, sehingga meminimalisir risiko klinis.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara manajemen rumah sakit, mitra penyedia teknologi kesehatan, dan tenaga medis.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877Ā (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Menuju 100 Tahun, RS Panti Rapih Perkuat Budaya Layanan Prima Melalui Launching Program “RAMAH” 5/5 (2)

YOGYAKARTA, 10 Februari 2025 – RS Panti Rapih Yogyakarta secara resmi meluncurkan program RAMAH (Raih Apresiasi Melalui Atensi dan Hospitalitas) sekaligus menggelar Sosialisasi Standar Frontliner di Auditorium Lantai 6, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari upaya re-brandingĀ layanan rumah sakit untuk menjawab tantangan persaingan layanan kesehatan yang semakin dinamis dan ekspektasi pasien yang terus meningkat.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Direksi RS Panti Rapih dan diikuti oleh total 423 peserta internal, yang terdiri dari 82 peserta secara offlineĀ dan 341 peserta melalui platformĀ Zoom.

Transformasi Layanan Berbasis Atensi dan Hospitalitas

Dalam sambutannya, Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., menegaskan bahwa Program RAMAH bukan sekadar slogan, melainkan budaya kerja yang harus meresap dalam setiap tindakan karyawan.

“Pasien mungkin lupa obat apa yang diberikan, tetapi mereka tidak akan lupa bagaimana kita memperlakukan mereka. Program RAMAH hadir untuk memastikan setiap insan RS Panti Rapih melayani dengan penampilan profesional, gestur menenangkan, serta komunikasi yang empati,” ujar dr. Stephani.

Beliau menambahkan bahwa menjelang usia satu abad RS Panti Rapih pada tahun 2029, penguatan budaya pelayanan prima menjadi warisan mutu yang harus dijaga keberlanjutannya.

Standar Baru Frontliner: Dari Penampilan Hingga Komunikasi

Acara sosialisasi ini terbagi dalam tiga sesi utama yang membekali karyawan dengan standar service excellence:

Sesi 1: Communication & Content – Disampaikan oleh dr. Maria Silvia Utomo, MSc, SpMK (Ketua Tim Frontliner), yang menekankan pentingnya konten komunikasi yang akurat dan cara penyampaian yang efektif kepada pasien.

 

Sesi 2: Grooming & Gesture – Disampaikan oleh Matheus Arief Yudanto, S.E. (Tim Frontliner), yang memaparkan standar penampilan serta sikap tubuh yang seragam sebagai cerminan profesionalisme rumah sakit.

Sesi 3: Implementasi Program RAMAH – Disampaikan oleh Wahyu Widjajanti Rahaju, S.K.M. (Kepala Bidang SDM), yang mengupas tuntas latar belakang hingga rangkaian evaluasi dan apresiasi yang akan dijalankan dalam program ini.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih Yogyakarta menitipkan harapan besar kepada seluruh karyawan untuk:

  • Menjadi Wajah Rumah Sakit: Menyadari bahwa setiap individu, terutama frontliner, adalah representasi langsung dari nilai-nilai rumah sakit.
  • Meningkatkan Sensitivitas Pelayanan: Mengutamakan atensi (kehadiran sepenuh hati) dalam setiap interaksi guna menekan angka komplain dan meningkatkan kepuasan pasien.
  • Konsistensi Standar: Menerapkan standar Grooming, Gesture,dan CommunicationĀ secara konsisten tanpa membeda-bedakan pasien.
  • Membangun Sinergi: Menjadikan Program RAMAH sebagai jiwa dalam bekerja, sehingga tercipta lingkungan penyembuhan yang hangat dan suportif bagi pasien dan keluarganya.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Pembaruan Jam Kunjung Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Panti Rapih No ratings yet.

Rumah Sakit Panti Rapih terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh pasien serta keluarga pendamping. Sebagai bagian dari upaya menjaga mutu pelayanan dan keselamatan pasien, Rumah Sakit Panti Rapih menetapkan pembaruan jam kunjung pasien rawat inap yang mulai berlaku pada 1 Desember 2025.

Ketentuan Jam Kunjung Pasien Rawat Inap

Jam kunjung pasien rawat inap di Rumah Sakit Panti Rapih diatur sebagai berikut:

Senin – Sabtu

  • Sore : pukul 16.30 – 18.00 WIB

Minggu dan Hari Libur Nasional

  • Siang : pukul 10.30 – 11.30 WIB
  • Sore : pukul 16.30 – 18.00 WIB

Sementara itu, untuk ruang isolasi infeksius, tidak diberlakukan jam kunjung, kecuali bagi penanggung jawab pasien dengan izin khusus dari perawat yang bertugas di ruang perawatan.

Demi menjaga kenyamanan dan keselamatan bersama, pengunjung diharapkan mematuhi tata tertib berikut:

  • Jumlah pengunjung di dalam kamar pasien maksimal dua orang.

  • Anak-anak di bawah usia 12 tahun disarankan tidak melakukan kunjungan.

  • Pengunjung harus dalam kondisi sehat dan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku di rumah sakit.

  • Dilarang keras merokok di seluruh area Rumah Sakit Panti Rapih.

  • Pengunjung wajib menjaga ketertiban dan kebersihan selama berada di lingkungan rumah sakit.

  • Pengunjung masuk dan keluar melalui pintu yang telah ditetapkan, serta setelah jam kunjung berakhir wajib segera meninggalkan area rawat inap sesuai arahan petugas keamanan.

Pengaturan jam kunjung ini bertujuan menciptakan suasana perawatan yang kondusif, mendukung proses penyembuhan pasien, serta menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pihak. Rumah Sakit Panti Rapih mengajak keluarga dan pengunjung untuk bersama-sama mendukung upaya pelayanan yang berfokus pada keselamatan dan kesejahteraan pasien.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi petugas informasi atau mengakses kanal resmi Rumah Sakit Panti Rapih.

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Mohon dapat memberikan rating

Webinar ā€œPemenuhan Standar Program Nasional Menuju Akreditasi Paripurnaā€ 5/5 (1)

Dorong Fasilitas Kesehatan Tingkatkan Mutu dan Keselamatan Pasien

Dalam upaya memperkuat mutu pelayanan dan keselamatan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan, telah diselenggarakan Webinar Pemenuhan Standar Program Nasional Menuju Akreditasi ParipurnaĀ pada Jumat, 28 November 2025, pukul 13.00–17.00 WIBĀ secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh tenaga kesehatanĀ dari berbagai unit layanan, menegaskan komitmen kuat dunia kesehatan terhadap implementasi standar nasional akreditasi.

Acara menghadirkan narasumber berkompeten, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., FISQua, yang dikenal sebagai pakar dalam manajemen mutu dan standar akreditasi fasilitas kesehatan. Webinar dipandu oleh dr. Maria Silvia Merry, M.Sc, Sp.MK., FISQua, yang memfasilitasi jalannya diskusi agar materi dapat tersampaikan secara sistematis dan mudah diaplikasikan.

Dalam paparannya, narasumber membahas langkah-langkah strategis pemenuhan standar akreditasi, integrasi Program Nasional dalam praktik pelayanan kesehatan, serta tantangan yang sering dihadapi fasilitas kesehatan dalam mencapai status Akreditasi Paripurna, yaitu predikat tertinggi bagi rumah sakit di Indonesia.

Penyelenggara menyampaikan harapannya agar webinar ini menjadi momentum peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam memahami dan menerapkan budaya mutu di tempat kerja. Diharapkan, seluruh peserta mampu mengimplementasikan standar akreditasi secara konsisten sehingga pelayanan kesehatan semakin aman, efektif, dan berfokus pada keselamatan pasien.

Kegiatan edukatif ini menjadi salah satu bentuk komitmen berkelanjutan dalam mendukung transformasi layanan kesehatan nasional, sekaligus mendorong seluruh fasilitas kesehatan mencapai kualitas layanan terbaik melalui Akreditasi Paripurna.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877Ā (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Webinar PKPO Tekankan Pentingnya Pelayanan Kefarmasian sebagai Pilar Keselamatan Pasien dan Mutu Akreditasi Rumah Sakit No ratings yet.

Yogyakarta, 21 November 2025 — Sebanyak 175 tenaga kesehatanĀ mengikuti Webinar Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO)Ā yang diselenggarakan pada Jumat (21/11) secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini mengusung tema ā€œPelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat sebagai Pilar Mutu dan Keselamatan Pasien dalam Akreditasi Rumah Sakitā€Ā dan mendapat dukungan dari PT Aurogen Pharma Indonesia.

Webinar menghadirkan apt. Christina Ika Sindudisastra, M.Farm.Ā sebagai narasumber, yang menjelaskan pentingnya PKPO sebagai bagian strategis dalam pemenuhan standar akreditasi rumah sakit. Diskusi dipandu oleh apt. Cornelia Melinda, S.Farm.Ā selaku moderator.

Dalam paparannya, apt. Christina menekankan bahwa pelayanan kefarmasian yang optimal berperan langsung dalam peningkatan keselamatan pasien (patient safety) dan menjadi indikator penting dalam penilaian akreditasi. Ia juga menyoroti perlunya kolaborasi antarprofesi kesehatan untuk memastikan penggunaan obat yang aman, bermutu, dan rasional.

Peserta menunjukkan antusiasme tinggi melalui sesi tanya jawab yang membahas praktik farmasi klinik, peningkatan mutu penggunaan obat, serta tantangan implementasi PKPO di rumah sakit.

Dukungan dari PT Aurogen Pharma Indonesia menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan serta memperkuat kapasitas tenaga kesehatan di Indonesia.

Panitia berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif bagi tenaga kesehatan mengenai penerapan PKPO, sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan rumah sakit agar semakin memenuhi standar keselamatan pasien dan akreditasi nasional.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877Ā (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Waspada Hipoglikemia pada Penderita Diabetes Melitus 5/5 (2)

Apa itu Hipoglikemia?

Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar gula darah seseorang turun di bawah normal, umumnya di bawah 70 mg/dL. Kondisi ini sering terjadi pada penderita diabetes melitus, terutama mereka yang menggunakan obat penurun gula darah atau insulin. Walau terlihat sepele, hipoglikemia bisa berbahaya jika tidak segera ditangani karena otak dan tubuh membutuhkan glukosa sebagai sumber energi utama.

Penyebab Hipoglikemia pada Penderita Diabetes

Beberapa hal yang dapat menyebabkan kadar gula darah turun terlalu rendah antara lain:
– Dosis obat atau insulin berlebih
– Terlambat makan atau melewatkan waktu makan setelah minum obat diabetes
– Aktivitas fisik berat tanpa penyesuaian asupan karbohidrat
– Konsumsi alkohol, terutama saat perut kosong
– Kombinasi beberapa obat yang meningkatkan efek penurunan gula darah.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Tanda-tanda awal hipoglikemia bisa muncul secara mendadak. Waspadai gejala berikut:
– Rasa lemas, gemetar, atau berkeringat dingin
– Jantung berdebar atau terasa cemas tanpa sebab
– Pusing, sulit konsentrasi, atau pandangan kabur
– Lapar berlebihan
– Pada kasus berat: bingung, kejang, bahkan penurunan kesadaran

Jika gejala-gejala ini muncul, penderita diabetes harus segera memeriksa kadar gula darah dan melakukan tindakan pertolongan pertama.

Pertolongan Pertama Saat Hipoglikemia

Langkah cepat untuk mengatasi hipoglikemia adalah dengan aturan 15–15:
1. Konsumsi 15 gram karbohidrat cepat serap, misalnya:
– 3–4 tablet glukosa
– 1 sendok makan gula pasir
– ½ gelas (120 ml) jus buah atau minuman manis
2. Tunggu 15 menit, lalu periksa kembali kadar gula darah.
3. Jika masih rendah, ulang langkah tersebut.
4. Setelah kadar gula darah kembali normal, lanjutkan makan atau camilan sehat untuk mencegah gula darah turun kembali.

Jika penderita tidak sadar, jangan dipaksa makan atau minum. Segera bawa ke unit gawat darurat terdekat untuk penanganan medis.

Cara Mencegah Hipoglikemia

Penderita diabetes dapat mencegah hipoglikemia dengan langkah-langkah berikut:
– Makan secara teratur sesuai jadwal dan tidak melewatkan waktu makan
– Menyesuaikan dosis obat/insulin dengan aktivitas harian
– Selalu membawa camilan manis atau tablet glukosa
– Menghindari konsumsi alkohol
– Rutin memeriksa kadar gula darah, terutama sebelum dan sesudah aktivitas berat

Kesimpulan

Hipoglikemia adalah kondisi serius yang dapat terjadi pada penderita diabetes melitus, namun bisa dicegah dengan pengaturan makan, obat, dan gaya hidup yang baik. Penting bagi pasien dan keluarga untuk mengenali gejala sejak dini dan tahu cara menanganinya. Bila Ā mengalami hipoglikemia, segera konsultasikan dengan dokter penyakit dalam atau klinik diabetes untuk evaluasi pengobatan.

Artikel ditulis oleh:

dr. Levina Prima Rosalia, Sp.PD

(Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

 

Sumber: American Diabetes Association (ADA), 2024; PERKENI, 2023.

 

Info Selanjutnya :

Klinik Penyakit Dalam

Lantai 5, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

Mohon dapat memberikan rating

Webinar Panti Rapih: Strategi Pemenuhan Standar MFK Menuju Rumah Sakit yang Aman 5/5 (6)

Yogyakarta, 24 Oktober 2025 – Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pelayanan dan menjamin keselamatan pasien, Rumah Sakit Panti Rapih sukses menyelenggarakan Webinar SeriesĀ yang berfokus pada pembahasan Bab Standar Akreditasi Rumah Sakit yang baru.

Webinar kali ini secara khusus mengangkat tema “Strategi Pemenuhan Standar Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK) Menuju Rumah Sakit yang Aman.”Ā Acara yang berlangsung secara daring melalui Zoom MeetingĀ ini dimulai pukul 13.00 WIBĀ dan berhasil menarik antusiasme 198 peserta.

Peningkatan mutu dan keselamatan pasien adalah kewajiban mutlakĀ rumah sakit dalam memberikan pelayanan. Evaluasi mutu tidak hanya dilakukan secara internal oleh Komite Mutu Rumah Sakit, tetapi juga secara eksternal melalui akreditasi rumah sakit. Akreditasi merupakan pengakuan resmi atas mutu pelayanan rumah sakit setelah dinilai telah memenuhi standar akreditasi yang ditetapkan pemerintah.

Penting untuk dicatat, telah terjadi perubahan signifikan dalam regulasi akreditasi. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/Menkes/1596/2024Ā tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit telah menggantikan Keputusan Menteri Kesehatan sebelumnya (Nomor HK.01.07/Menkes/1128/2022).

Menyertai perubahan standar ini, Kementerian Kesehatan RI juga telah menerbitkan Instrumen Survei Akreditasi Rumah SakitĀ yang terbaru, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/D/47104/2024. Instrumen ini berfungsi sebagai acuan bagi surveior dalam melakukan penilaian yang objektif, sekaligus menjadi panduan bagi rumah sakit dalam mempersiapkan pemenuhan standar.

Webinar ini berfokus pada salah satu bagian penting dari Standar Akreditasi Rumah Sakit, yaitu Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK). Standar akreditasi rumah sakit sendiri dikelompokkan menjadi 4 kategori: Kelompok Manajemen Rumah Sakit, Kelompok Pelayanan Berfokus Pada Pasien, Kelompok Sasaran Keselamatan Pasien, dan Kelompok Program Nasional.

Fasilitas dan lingkungan dalam rumah sakit harus dipastikan aman dan berfungsi baikĀ demi menciptakan lingkungan perawatan yang aman bagi pasien, keluarga, staf, dan pengunjung. Hal ini mencakup seluruh fasilitas fisik dan kelengkapan bangunan, mulai dari ruang gawat darurat, ruang operasi, laboratorium, hingga ruang pengelolaan limbah dan ambulans.

Rumah sakit wajib memiliki program pengelolaan fasilitas dan keselamatanĀ yang menjangkau seluruh fasilitas dan lingkungannya. Untuk memastikan keberlanjutan program ini, rumah sakit perlu membentuk satuan kerja yang berdedikasi, seperti Komite/Tim K3 RS, yang bertugas mengelola, memantau, dan memastikan fasilitas serta pengaturan keselamatan yang ada tidak menimbulkan potensi bahaya dan risiko.

Webinar Strategi Pemenuhan Standar MFK ini dipandu oleh Fentia Wiagisti, S.H.G. sebagai MC, dengan Kristanto Sugeng Wahjudi, S.Kom. bertindak sebagai moderator. Materi inti disampaikan oleh narasumber ahli, dr. Hieronimus Indra Wira Kusuma, AIFO.

Tujuan utamaĀ dari kegiatan ini adalah agar seluruh peserta mampu mewujudkan peningkatan mutu melalui penerapan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit yang berorientasi pada keselamatan pasien. Diharapkan, dengan pemahaman yang mendalam mengenai regulasi terbaru, tim akreditasi rumah sakit dapat mempersiapkan diri secara optimal untuk survei akreditasi.

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877Ā (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Tips Menjaga Kesehatan Sendi dan Tulang 5/5 (1)

Tulang dan Sendi

Tulang dan sendi merupakan organ yang sangat penting bagi manusia. Selain untuk bergerak, tulang dan sendi yang membentuk kerangka tubuh merupakan pelindung organ dalam, memberi bentuk tubuh, tempat untuk memproduksi sel sel darah merah dan juga tempat untuk menyimpan kalsium tubuh. Pada orang dewasa muda yang sehat jumlah tulang yang dibuang dan diganti Ā kurang lebih sama. Hal ini disebut remodelingĀ tulang yang seimbang. Seiring bertambahnya usia, proses remodeling dapat bergeser ke arah yang tidak seimbang, mengakibatkan penurunan kualitas dan kekuatan tulang. Selain Ā faktor usia , riwayat cedera , berat badan berlebihan atau pekerjaan berat sebelumnya juga dapat menimbulkan gangguan pada persendian.

Nutrisi Tulang dan Sendi

Nutrisi yang baik sangat penting untuk memastikan tubuh mendapatkan protein, mineral, dan vitamin yang dibutuhkan untuk membentuk dan meregenerasi tulang dan sendi. Kalsium dan vitamin D berperan penting dalam membangun tulang yang kuat. Kerangka tubuh merupakan tempat penyimpanan kalsium utama dalam tubuh kita, dan vitamin D membantu tubuh kita menyerap kalsium secara efektif dari makanan. Vitamin D juga dibutuhkan untuk membantu sel-sel pembentuk tulang memineralisasi protein tulang menjadi jaringan keras. Produk susu seperti yogurt dan keju, serta sereal, produk kedelai, dan sayuran berdaun hijau merupakan sumber kalsium yang baik. Suplemen kalsium juga dapat membantu jika pasien tidak bisa mengkonsumsi susu. Sumber kalsium dari makanan secara umum lebih aman daripada suplemen, sehingga mengurangi kemungkinan batu ginjal. Kebutuhan harian kalsium orang dewasa 1000-1500 mg. Sedangkan vitamin D sekitar 1000 IU per hari.

Cara Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi

Aktivitas fisik dan olahraga teratur juga penting untuk menjaga kesehatan tulang dan sendi. Ā Gerakan di persendian yang teratur dapat menstimulasi produksi cairan sendi Ā untuk nutrisi tulang rawan , lubrikasi sendi, menstimulasi sirkulasi darah sendi serta mencegah kekakuan sendi. Latihan weight bearing Ā atau ā€œbebanā€ sangat penting untuk menjaga kekuatan tulang dan mencegah osteoporosis. Istilah “beban” menggambarkan aktivitas apa pun yang dilakukan dengan berdiri dan melatih tulang serta otot melawan gravitasi. Latihan ā€œbebanā€ secara teratur seperti jalan cepat, menari, naik tangga, atau jogging dapat mengaktifkan sel-sel pembentuk tulang tubuh dan membantu tulang menjadi lebih kuat. Aktivitas fisik dengan ā€œbebanā€ dapat memperlambat pengeroposan tulang pada lansia. Selain Ā dapat mempertahankan massa otot juga menjaga keseimbangan tubuh sehingga mengurangi risiko jatuh.

Selain hal yang disebutkan diatas hindari Ā rokok dan konsumsi alkohol karena dapat mengurangi ketebalan tulang, memengaruhi penyerapan kalsium, menghambat pemulihan cedera, dan meningkatkan risiko patah tulang. Ā Menjaga berat badan tidak berlebihan , penguatan otot sekitar sendi dengan olahraga , menjaga postur tubuh yang baik , dan Ā rutin melakukan peregangan berkala pada saat beraktivitas baik untuk menjaga Ā kesehatan sendi kita.

 

Artikel ditulis oleh :

dr.Adhinanda Gema Wahyudiputra, Sp.OT

(Dokter Spesialis Bedah Tulang RS Panti Rapih Yogyakarta)

Source : Ā Orthoinfo by American Academy of Orthopaedic Surgeon (AAOS)

 

Mohon dapat memberikan rating

Sinergitas Akademik dan Praktik Lapang: Mahasiswa Magister IKM Univeristas Jember Gelar Residensi di RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (3)

Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Program Pascasarjana Universitas Jember memperkuat sinergitas antara teori dan praktik melalui kegiatan residensi atau kunjungan lapang. Sebanyak 9 mahasiswa didampingi dosen menggelar residensi di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta pada Kamis, 16 Oktober 2025, bertempat di Auditorium Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus.

Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah wajib di Magister IKM Univeritas Jember yang bertujuan untuk melengkapi serta menambah pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam konteks pelayanan kesehatan nyata di rumah sakit.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Direktur SDM & Umum RS Panti Rapih, dr. Dion Sulistyo, M.P.H., yang menyambut baik kunjungan tersebut. Dilanjutkan dengan sambutan dari pihak Universitas Jember, Koordinator Program Studi Pascasarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat, Dr. dr. Candra Bumi, M.Si.

Acara dilanjutkan dengan sesi tukar cinderamata dan foto bersama. Pemaparan company profileĀ RS Panti Rapih disampaikan oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H selaku Hospital Representative, kemudian materi inti dilanjutkan oleh Ibu Wahyu Widjajanti Rahaju, Sarjana Kesehatan Masyarakat, Kepala Bidang SDM RS Panti Rapih.

Secara umum, residensi ini berfokus pada peningkatan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan Mahasiswa Magister IKM sebagai upaya pengembangan Ilmu Kesehatan Masyarakat, khususnya dalam mengatasi masalah kesehatan.

Beberapa tujuan dan manfaat khusus yang diharapkan dapat dicapai oleh mahasiswa meliputi kemampuan untuk:

  • Mengetahui sumber daya sarana, prasarana, dan teknologi rumah sakit untuk program kesehatan.
  • Memahami proses penyusunan kebijakan kesehatan di rumah sakit.
  • Mengetahui upaya promotif dan preventif terkait masalah kesehatan masyarakat di lingkungan rumah sakit.
  • Mengetahui proses penyusunan dan perencanaan kebijakan di instansi kesehatan berdasarkan isu-isu kesehatan lokal maupun global.
  • Memahami proses manajemen sumber daya manusia di rumah sakit.
  • Menghubungkan Teori dengan Tantangan Lapangan

Kegiatan ini menegaskan komitmen Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Unej untuk mencetak lulusan yang memiliki kemampuan unggul dalam pemecahan masalah kesehatan masyarakat, menjunjung tinggi etika profesi, dan berdaya saing tinggi di kancah nasional maupun global.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877Ā (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Gelar Bazar UMKM dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam Rangka HUT ke-96: Wujud Pelayanan dan Kepedulian Sosial 5/5 (3)

Dalam semangat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-96, Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan serangkaian kegiatan, salah satunya adalah Bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis. Acara ini berlangsung sukses pada hari Rabu, 8 Oktober 2025, bertempat di Area Parkir Timur (Ruang Michael) RS Panti Rapih, dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Mengusung tema ā€˜Mulia dalam Pelayanan, Tangguh Berkarya dalam Iman’, kegiatan ini dirancang sebagai wujud nyata pengabdian dan kepedulian sosial RS Panti Rapih kepada masyarakat sekitar dan mitra. Seksi Acara telah berhasil mengkoordinasikan dan melaksanakan kegiatan ini dengan lancar, melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak.

Memadukan Ekonomi Rakyat dan Kesehatan Masyarakat

Kegiatan Bazar UMKM kali ini dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih Yogyakarta, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes danĀ  berhasil menarik partisipasi dari 37 tenantĀ UMKM, baik dari mitra RS maupun pelaku usaha dari masyarakat sekitar. Bazar ini bertujuan utama memberikan wadah promosi yang efektif bagi UMKM, sekaligus mempererat tali kebersamaan antar karyawan, tenaga kesehatan, dan mitra RS.

Selain bazar, fokus utama acara ini adalah pada layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis. Program ini mendapat sambutan antusias dengan total 238 pesertaĀ yang terdiri dari karyawan, keluarga karyawan, dan masyarakat umum. Layanan kesehatan yang diberikan merupakan bentuk pengabdian sosial RS Panti Rapih, menegaskan komitmen mereka dalam peningkatan taraf kesehatan masyarakat.

Tujuan dan Harapan Kegiatan

Secara umum, kegiatan ini bertujuan untuk memeriahkan HUT ke-96 RS Panti Rapih, memberikan layanan kesehatan gratis, serta mempererat hubungan harmonis antara institusi rumah sakit dan komunitas sekitarnya.


Harapan dari kegiatan iniĀ adalah agar momentum HUT ke-96 ini dapat semakin memantapkan posisi RS Panti Rapih sebagai institusi kesehatan yang tidak hanya unggul dalam pelayanan medis (‘Mulia dalam Pelayanan’), tetapi juga menjadi motor penggerak kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat. Diharapkan RS Panti Rapih dapat terus ‘Tangguh Berkarya dalam Iman’, senantiasa menjaga mutu layanan, memperluas jangkauan kepedulian sosial, serta terus bertransformasi menjadi mitra kesehatan terpercaya bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya di tahun-tahun mendatang.

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Mohon dapat memberikan rating