Diet Sahur dan Buka Puasa Sehat selama Bulan Ramadhan 5/5 (7)

Puasa merupakan salah satu hal yang wajib dilaksanakan bagi Umat Muslim selama bulan Ramadhan, dengan rentang waktu dari mulainya salat Subuh hingga Maghrib. Praktik puasa selama Ramadhan yang dilakukan oleh Umat Muslim meliputi abstinensi atau menahan diri dari makan, minum, merokok, ataupun melakukan aktivitas merugikan yang dapat menjadi pembatal puasa. Di Indonesia, rentang waktu puasa Ramadhan tersebut berkisar antara 13-14 jam setiap harinya.

Puasa juga merupakan hal yang mulai banyak diteliti dalam dunia kesehatan. Puasa Ramadhan merupakan salah satu bentuk intermittent fasting, yaitu metode pengaturan pola makan yang dilakukan dengan berpuasa selama kurun waktu tertentu. Selama bulan Ramadhan, pola asupan makanan harian akan mengalami perubahan bila dibandingkan dengan hari-hari lainnya, di mana frekuensi makan berubah, dan konsumsi makanan berlangsung secara nokturnal (pada malam hari), sehingga perubahan pada berat badan dan penurunan lemak tubuh dapat terjadi.

Karena perubahan-perubahan tersebut, perlu untuk memperhatikan jenis dan jumlah asupan makanan selama bulan Ramadhan, yaitu pada saat makan Sahur, berbuka puasa, maupun saat makan malam. Berikut merupakan beberapa tips pola makan yang dapat dilakukan untuk menjaga tubuh agar tetap dalam kondisi yang bugar selama bulan Ramadhan :

Pola makan sahur

  • Porsi diusahakan dalam jumlah sedang, tidak terlalu banyak.
  • Perbanyak konsumsi makanan yang memiliki kandungan serat yang tinggi, seperti buah-buahan dan sayur.
  • Konsumsi biji-bijian (whole grains), makanan dengan kandungan protein, semisal protein hewani berupa daging, telur, ikan, dapat membantu menunda lapar lebih lama.

Pola makan untuk berbuka puasa

  • Makan makanan secukupnya secara bertahap, dimulai dengan konsumsi air putih dan sedikit makanan manis, semisal kurma, buah-buahan.
  • Jus buah asli dan teh dapat dijadikan sebagai alternatif untuk minuman buka puasa.
  • Pastikan konsumsi air putih mencukupi, untuk mencegah dehidrasi.

Rekomendasi pola dan jenis makanan yang sebaiknya dihindari:

  • Hindari konsumsi makanan dalam jumlah yang terlalu banyak, karena akan menyebabkan perut menjadi sesak, meningkatkan asupan kalori secara berlebihan dan memicu peningkatan berat badan, serta meningkatkan risiko obesitas.
  • Hindari makanan-makanan olahan yang mengandung karbohidrat olahan (refined carbohydrates), semisal tepung, gula pasir, sirup jagung tinggi fruktosa, konsentrat jus buah,gorengan, ataupun makanan dengan kadar gula dan minyak yang tinggi, karena meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah, risiko Diabetes Mellitus (DM), dan menyebabkan kantuk pada saat siang hari.
  • Hindari konsumsi kopi dan minuman bersoda karena dapat menyebabkan sulit tidur dan menimbun banyak lemak.

 

Artikel ini ditulis oleh :

dr. Noviani, Sp. GK (Dokter Spesialis Gizi Klinik) RS Panti Rapih Yogyakarta

&

dr. Vincentius Shandy Irawan (Dokter Umum) RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Referensi:

  1. Lessan N, Ali T. Energy Metabolism and Intermittent Fasting: The Ramadan Perspective. Nutrients. 2019 May 1;11(5). Available from: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31137899/
  2. Attinà A, Leggeri C, Paroni R, Pivari F, Cas MD, Mingione A, et al. Fasting: How to Guide. Nutrients. 2021 May 1;13(5). Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8151159/
  3. Sadeghirad B, Motaghipisheh S, Kolahdooz F, Zahedi MJ, Haghdoost AA. Islamic fasting and weight loss: a systematic review and meta-analysis. Public Health Nutr. 2014;17(2):396–406. Available from: https://www.cambridge.org/core/journals/public-health-nutrition/article/islamic-fasting-and-weight-loss-a-systematic-review-and-metaanalysis/3791BAE2A6C52218994B3BEF291BF6EE
  4. Fernando HA, Zibellini J, Harris RA, Seimon R V., Sainsbury A. Effect of Ramadan Fasting on Weight and Body Composition in Healthy Non-Athlete Adults: A Systematic Review and Meta-Analysis. Nutrients. 2019 Feb 1;11(2). Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6412279/
  5. Wang Y, Wu R. The Effect of Fasting on Human Metabolism and Psychological Health. Dis Marker. 2022;2022. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8754590/
  6. Osman F, Haldar S, Henry CJ. Effects of Time-Restricted Feeding during Ramadan on Dietary Intake, Body Composition and Metabolic Outcomes. Nutrients. 2020 Aug 1;12(8):1–25. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7468808/
  7. Rafie C, Sohail M. Fasting During Ramadan: Nutrition and Health Impacts and Food Safety Recommendations. Virginia Cooperative Extension. 2016.

Lokasi Pelayanan :
Klinik Gizi
Lantai 4 Gedung Rawat Jalan Borromeus Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223
Ahli Gizi untuk Dewasa – Senin s/d Sabtu, pk 10.00 – 13.00 WIB
dr. Noviani, Sp. GK – Senin s/d Rabu, pk 09.00 – 13.00 WIB

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Wanita Wajib Tau ! Mari Jaga Organ Kewanitaan Sahabat Semua 5/5 (3)

Keputihan dan Kebersihan Area Kewanitaan

Kesehatan area intim pada wanita merupakan suatu bagian penting dari kesehatan wanita secara keseluruhan. Permasalahan pada area intim dapat mengganggu kegiatan sehari-hari, termasuk rasa percaya diri dan hubungan dengan pasangan. Artikel ini akan membahas sekilas mengenai vaginal discharge / lendir dari area vagina dan bagaimana cara menjaga kebersihan area kewanitaan.

 

Bagaimana membedakan lendir area kewanitaan yang normal dan keputihan?

Vagina merupakan organ reproduksi wanita yang merupakan ‘pintu masuk’ menuju organ-organ kewanitaan lainnya seperti servix, rahim, dan indung telur. Lendir yang dihasilkan atau keluar pada area kewanitaan bisa jadi adalah hal yang normal ataupun menunjukkan suatu penyakit dari organ-organ reproduksi. Misalnya suatu infeksi pada area kewanitaan ataupun keganasan.

Pada suatu periode waktu tertentu, secara normal dari serviks dan dinding vagina dapat dihasilkan sekresi mukus atau lendir. Pada saat ovulasi yaitu masa subur, lendir ini berfungsi sebagai pelumas untuk membantu proses pembuahan. Lendir yang muncul pada sekitar waktu ovulasi biasanya memiliki konsistensi seperti putih telur yaitu cair, licin, tidak berwarna, tidak berbau menyengat/busuk/amis. Pada saat tidak terjadi ovulasi, lendir yang dihasilkan biasanya lebih sedikit, kental, berwarna keruh agak putih maupun kuning, tidak berbau menyengat/busuk/amis dan tidak disertai rasa nyeri dan gatal.

Suatu keputihan yang menunjukkan kelainan dapat memiliki ciri berwarna kuning kehijauan atau disertai flek darah, berbau busuk/amis dan disertai rasa gatal, panas seperti terbakar, atau nyeri. Bila terdapat keputihan dengan ciri tersebut dapat disebabkan oleh suatu infeksi maupun keganasan pada organ intim wanita. Untuk mengetahui penyebab pastinya diperlukan pemeriksaan fisik dan penunjang lainnya misalnya pemeriksaan papsmear, pemeriksaan mikroskopis usapan lendir keputihan dan lainnya.

 

Bagaimana cara menjaga kesehatan area kewanitaan?

Berikut adalah beberapa rekomendasi dari American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG) untuk menjaga area kewanitaan:

  • Disarankan untuk hanya menggunakan air hangat, tidak menggunakan pewangi, cairan pembersih semprot dan sabun khusus kewanitaan dan mencuci area kewanitaan hingga ke dalam (douching) karena dapat membunuh mikroba alami dan dapat menimbulkan ketidakseimbangan keasaman yang dapat menyebabkan tumbuhnya bakteri patologis maupun jamur.
  • Menggunakan handuk atau tissue yang lembut untuk mengeringkan area intim. Bila area intim terlalu lembap dan basah dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri dan jamur.
  • Menghindari menggunakan celana dalam yang terlalu ketat, dan menggunakan pakaian dalam berbahan katun yang menyerap keringat dan cairan, mengganti celana dalam rutin minimal 2x sehari atau segera bila terasa lembap, dan mencucinya sebelum digunakan kembali.
  • Mengurangi penggunaan pantyliner dan pembalut yang menggunakan pewangi yang dapat menyebabkan iritasi.
  • Saat haid disarankan untuk mengganti pembalut maksimal selama 4-6 jam atau saat pembalut terasa penuh atau terasa basah dan tidak nyaman. Hal ini untuk mengurangi pertumbuhan bakteri jahat yang dapat menyebabkan infeksi.

 

Artikel ini ditulis oleh :

dr. Albertin Anindita Lingga

(Dokter Umum RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Referensi: American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG)

 

Lokasi Pelayanan :
Klinik Kebidanan dan Kandungan
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Mother Wound: Luka “Warisan” dari Ibu 4.8/5 (5)

“Saya sungguh mencintai ibu saya, tetapi….”

 

Sebelum membaca artikel ini, secara spontan dan jujur isilah titik-titik di atas sesuai kondisi anda, tanpa banyak berpikir.

Kita semua memiliki ikatan yang begitu mendalam secara emosional dengan ibu. Hal ini dikarenakan seorang anak menjalin interaksi yang intens dengan ibu sejak di dalam kandungan. Seiring berjalannya kehidupan, sebagian dari kita memiliki relasi yang kompleks, tidak konsisten dan terdiri dari benang-benang kusut, misalnya karena rasa kecewa dan tidak puas dengan perlakuan figur ibu. Disisi lain, kita menyadari bahwa figur ibu adalah sosok yang seharusnya bijaksana, patut dihargai dan dihormati atas pengorbanannya.

Di balik pintu ruang konseling yang tertutup, penulis sebagai Psikolog Klinis menyadari bagaimana beberapa dari kita mengalami emosi yang terperangkap dalam diri, rasa dendam dan menyalahkan  diri ataupun figur ibu atas perlakuan dan kasih sayang yang tidak diterima.

Ada yang tidak bisa berhenti menyalahkan hidup dan figur ibunya, ada juga yang menutupi hal tersebut karena tidak mau memberi cap negatif pada figur ibunya. Tanpa disadari, ini justru berdampak pada mental health dan kemampuan kita bertanggung jawab atas diri kita untuk menyembuhkan diri (self healing).

Sesuai judul tulisan ini, mother wound terdiri dari dua kata, mother yang artinya Ibu dan wound artinya luka, jadi diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia adalah Luka Ibu. Mother wound adalah luka emosional yang disebabkan kurang dan hilangnya support dan kasih sayang dari figur ibu.

Mother wound adalah istilah konseling untuk luka psikologis yang didapat seseorang selama masa pengasuhan, jadi mother wound bukanlah suatu diagnosa. Luka pengasuhan adalah kenangan seseorang tentang masa kecil yang buruk, atau dapat dikatakan memiliki inner-child atau masa kecil menyakitkan (Mahmudah, 2020). Pengasuhan adalah proses membesarkan, menjaga dan membimbing anak melalui seluruh tahap perkembangannya (Martin dan Colbert, 1997). Lebih lanjut, figur ibu mempunyai dampak yang besar terhadap kemampuan anaknya dalam menyelesaikan masalah, ekspresi kasih sayang, kayakinan dan nilai diri.

Dampak Mother Wound

Menurut Baumrind, pengasuhan orang tua berdampak pada perilaku anak (dalam Santrock, 2012).  Mother wound dapat dialami oleh anak perempuan dan laki-laki dengan dampak diantaranya sebagai berikut:

  • Tidak nyaman bersama ibu, misal muncul rasa gelisah, gugup atautakut ketika bersama ibu
  • Menghindari interaksi dengan ibu, baik secara sadar maupun tidak sadar.
  • Tidak menjadikan ibu sebagai figur yang dapat dipercaya atau diandalkansaat membutuhkan bantuan
  • Ragu dan terus menerus mengharapkan penerimaan dari figur ibu, sehingga terus berusaha menjadi anak yang sempurna
  • Adanya perasaan ditinggalkan dan perasaan tidak aman
  • Kurang mampu mengendalikan emosi
  • Perasaan hampa, kesulitan membangun hubungan hangat dan bermakna

Faktor Penyebab Mother Wound

Pola asuh dan komunikasi yang kurang hangat, kurang terbuka, kekerasan secara verbal maupun fisik, ibu yang ketika ada konflik melakukan silent treatment (terus menerus mendiamkan anak untuk menghukum ketika ibu marah atau kecewa), absennya figur ibu, child neglect (menelantarkan anak), ibu yang manipulatif, gaya komunikasi ibu yang mengkritik dan menyindir berlebihan.

Selain itu, pendekatan ibu yang kurang suportif dan kurang empati di saat anak stress atau melakukan kesalahan, tidak memperbolehkan anak mengekspresikan emosi negatif, kondisi ibu yang tidak sehat mentalnya, baik yang terdiagnosis maupun tidak terdiagnosis dan ibu yang mengalami adiksi alkohol, merokok, judi, dsb.

Bagaimana Mengatasi Mother Wound?

Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi mother wound:

  1. Mencari bantuan profesional dengan melakukankonseling dengan Psikolog Klinis
  2. Membentuk relasi baru antara anda yang sekarang sebagai seorang dewasa dan ibu anda sekarang di usianya.
  3. Berbicaralah dengan diri (self talk)dengan cara yang anda harapkan sebagaimana seorang ibu akan berkomunikasi dengan Anda, dengan style komunikasi yang tidak pernah anda dapatkan dari figur ibu anda.
  4. Sadarilah bahwa wajar jika anda bisa mempunyai perasaan cinta pada ibu anda, sekaligus mempunyai perasaan negatif (sedih, kecewa, malu, marah, dll) terhadapnya akibat konflik antara pikiran dan perasaan dalam diri.
  5. Berdamailah dengan mother wound Anda, caranya:
  • Di usia anda yang sudah dewasa sekarang ini, temukan semua dampak mother wound pada diri anda, tuliskan dalam buku journaling
  • Pahami perjalanan hidup ibu anda, dari masa kecilnya hingga usia mudanya dan sekarang: bagaimana relasi ibu anda dengan ibunya sendiri?, apakah masa kecilnya bahagia?, bagaimana perlakuan suaminya ke dirinya?, dsb
  • Terus ingatkan diri bahwa ibu anda adalah manusia, yang bisa dan pernah melakukan kesalahan, baik sengaja mapun tidak sengaja.
  • Perbolehkan diri ada merasa sedih akan hal-hal yang tidak anda dapatkan dari figur ibu anda di masa anak-anak. Tidak perlumelawan perasaan negatif tersebut karena justru akan berdampak pada mental health.
  • Selanjutnya, perasaan sedih tersebut direlakan, dilepas dan dikelola menjadi recovery journeyuntuk berdamai dengan mother wound.
  • Pada proses ini konseling akan sangat diperlukan

 

Artikel ini ditulis oleh :

Veenu, S.Psi., M.Psi., Psikolog

(Clinical Psychologist RS. Panti Rapih Yogyakarta)

 

Daftar Pustaka

Mahmudah, D. (2020). Membasuh Luka Pengasuhan. Bogor: Zenawa Media Digitama

Martin, C.A., & Colbert, K.K. (1997). Parenting: A life span perspective. New Yowk: McGraw-Hill

Santrock, J. W. (2012) Life span development. Alih bahasa: B. Widyasinta & N. I. Sallama. Jakarta: Penerbit Erlangga.

 

Info Pelayanan :
Klinik Psikologi
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Borromeus Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223
Senin, Rabu, Kamis, Jumat pk 14.00 – 15.00 WIB
Selasa pk 18.00 – 19.00 WIB
Sabtu pk 16.00 – 17.00 WIB

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Penanggulangan Kebakaran RS Panti Rapih No ratings yet.

RS Panti Rapih Yogyakarta melalui Komite K3RS menyelenggarkan Pelatihan Penanggulan Kebakaran dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional pada Sabtu (25/02/2023) bagi karyawan, ourshouching dan tenant. Pelatihan dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, drg. V. Triputro Nugroho, M. Kes.

Hadir sebagai narasumber pelatihan, Bapak Hermas Risriyanto dari Hasamindo Pratama dengan topik Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, dilanjutkan dengan Sosialisasi Kode Merah oleh Bapak Kristanto Sugeng Wahyudi dari Komite K3RS.

Seluruh peserta pelatihan mendapatkan kesempatan untuk melakukan praktik APAR (Alat Pemadam Api Ringan) secara kelompok. Penerapan kesehatan dan keselamatan kerja bagi rumah sakit yang dilakukan secara profesional dan komitmen yang tinggi akan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi setiap orang yang berada dilingkungan rumah sakit tersebut, baik pasien, keluarga terutama pegawai itu sendiri.

Disamping itu perlindungan keselamatan terhadap sarana dan prasarana sebagai penunjang dalam berjalannya roda pelayanan di rumah sakit juga menjadi bagian penting. Perlindungan wajib dilakukan agar semua terhindar dari berbagai macam bencana yang terjadi di rumah sakit, khususnya dalam melindungi dan menghindari dari bencana kebakaran yang terjadi di rumah sakit.

 

 

Maria Vita Puji

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Informasi lebih lanjut terkait Pendidikan, Pelatihan, Penelitian di RS Panti Rapih : 

WA : 082133337062

Mohon dapat memberikan rating

Self – Love untuk Self – Healing dengan Meditasi Kasih Sayang 5/5 (1)

Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang sangat unik dan istimewa. Memiliki karakteristik unik dalam menghadapi kondisi dunia luarnya. Manusia memiliki dua dunia sepanjang hidupnya, yaitu dunia internal dalam dirinya dan dunia eksternal. Dunia internal adalah pengalaman-pengalaman, memori, dan perasaan manusia, yang mempengaruhi persepsinya terhadap dunia disekitarnya. Seseorang menilai dunia sebagai tempat yang ramah, menyenangkan, dan penuh kedamaian, dimulai dari penilaian dunia internalnya. Demikian pula sebaliknya, bila dunia internal manusia tidak sehat karena terluka oleh pengalaman-pengalaman pahit hidupnya dan identitas yang dilekatkan kepadanya oleh orang-tua, pengasuh, sosial, dan budaya, maka manusia pun akan memandang dunia sekitarnya menjadi tempat yang tidak nyaman, tidak aman, sehingga menimbulkan gangguan keseimbangan fisik dan mentalnya.

Kesehatan fisik dan mental manusia adalah satu. Gangguan kesehatan fisik akan mempengaruhi kesehatan mental, misalnya pasien obesitas cenderung mengalami gangguan depresi, cemas, dan gangguan makan. Pasien dengan penyakit kanker, bisa menjadi depresi, sehingga menolak berbagai pengobatan. Gangguan kesehatan mental akan menyebabkan suatu penyakit kronis, misalnya seseorang yang mengalami kecemasan kronis akan menyebabkan gangguan lambung kronis yang mengganggu produktivitas kerja, hipertensi, dan penyakit jantung. Seseorang yang mengalami trauma berat bisa menderita suatu penyakit kanker atau autoimun.

Keseimbangan kesehatan fisik dan mental akan meningkatkan imunitas tubuh, keseimbangan energi, dan kemampuan tubuh dalam menyembuhkan dirinya sendiri. Oleh sebab itu, pengobatan kedokteran modern sangat penting dikolaborasikan dengan kesehatan holistik, untuk penyembuhan dari dalam diri manusia. Harapannya, agar manusia dapat mencapai derajat kesehatan setinggi-tingginya, dan menjalani kehidupan dengan lebih damai dan bahagia. Dalam segi pengobatan penyakit, sangat penting, tidak hanya fokus dengan pengobatan dari luar tubuh, tetapi juga dari kemampuan tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Akhirnya dapat meringankan penderitaan pasien, mempercepat penyembuhan penyakit, menurunkan ketergantungan pasien terhadap obat-obatan, meningkatkan penerimaan terhadap penyakit, dan juga meningkatkan keberhasilan dalam pencegahan penyakit kronis, seperti diabetes, kanker, dan penyakit jantung koroner.

Beberapa pendekatan kesehatan holistik untuk mencapai kesembuhan dari dalam (self-healing) adalah meditasi secara rutin, hipnosis klinis, terapi mindfulness, dan akupunktur.

 

Rumah Sakit Panti Rapih dalam rangka Hari Valentine pun (14/02/2023) menyelenggarakan acara meditasi kasih sayang (loving-kindness) sebagai bentuk kepedulian kepada Self-love. Kami sadar, dengan manusia bisa mencintai dirinya, dengan menjaga kesehatan fisik dan mentalnya, maka di sekitarnya pun menjadi lebih baik.

 

 

 

Artikel ini ditulis oleh :

dr. FR. Herin Anggreni P, M. Biomed (AAM)

(Dokter Umum – Klinik Katarina RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Lokasi Pelayanan :
Klinik Katarina (Klinik Anti Obesitas & Pelayanan Holistik)
Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Borromeus Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223
Telepon : 0274 – 514014, 514845, 563333 ext 1512

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Kanker Anak Dapat Disembuhkan 5/5 (5)

Pada tanggal 15 Februari 2023 diperingati sebagai hari Kanker Anak Sedunia. Kanker bisa menyerang siapa saja dari berbagai kalangan usia maupun jenis kelamin. Batasan yang disebut anak adalah sejak lahir sampai umur 18 tahun. Kanker anak dapat terjadi sejak janin dalam kandungan sampai dengan usia 18 tahun. Orang tua memiliki peran penting dalam memperhatikan kesehatan anak, menyadari tanda dan gejala awal pada anak, serta memberikan dukungan kepada anak penderita kanker.

Dalam istilah kedokteran sendiri arti umum tumor merupakan suatu benjolan. Dimana benjolan atau tumor sendiri dibagi menjadi dua macam. Pertama, tumor jinak atau tidak ganas; dan kedua tumor ganas atau yang biasa disebut kanker. Contoh tumor jinak seperti tahi lalat di kulit dan jaringan lunak yang tumbuh dalam hidung (polip hidung). Contoh tumor ganas seperti kanker darah (leukemia).

Menurut perkiraan International Agency for Research on Cancer (IARC) Global Cancer Observatory, pada tahun 2020 sekitar 280.000 anak dan remaja di seluruh dunia terdiagnosis kanker. Dimana, jenis kanker yang paling umum adalah kanker darah atau biasa disebut leukemia, kanker pada sel saraf yang belum matang (neuroblastoma), kanker kelenjar getah bening (limfoma), kanker ginjal, dan kanker mata.

Dengan adanya kemajuan dalam ilmu pengobatan kanker kala ini, maka tingkat kesembuhan pada kanker anak pun meningkat.  WHO dan Organisasi yang peduli dengan kanker anak mencanangkan : ”Kanker anak dapat disembuhkan”. Seperti kanker darah, kanker kelenjar getah bening, kanker mata, kanker ginjal angka kesembuhan sudah mencapi lebih dari 80%, dengan kata lain delapan  dari sepuluh kanker anak tersebut dapat disembuhkan.

Dalam penanganan kanker, dibutuhkan diagnosa yang cepat dan benar, diikuti dengan terapi berbasis bukti yang efektif dan sesuai, serta perawatan suportif bagi anak. Ketika diidentifikasi lebih awal, kanker cenderung dapat memiliki memiliki angka kesembuhan yang lebih tinggi, karena belum menjalar keman-mana, respon terhadap pengobatan yang lebih efektif, kemungkinan bertahan hidup yang lebih tinggi, penderitaan yang lebih sedikit, serta perawatan yang kurang intensif.

 

Diagnosis dini diperlukan  kesadaran akan gejala oleh keluarga dan orang disekitar pasien (disini penting sekali peran pos pelayanan terpadu), pemeriksaan klinis oleh tenaga kesehatan di sekitar dan penyedia layanan primer (misalnya di Puskesmas), pemeriksaa pasien sampai dengan pemeriksaan laboratorium yang komplit di rumah sakit rujukan.

 

Tanda dan gejala awal tergantung asal mula kanker.

Seperti contohnya:

  • Kanker darah anak terlihat pucat, kelenjar getah bening membesar, sering demam, anak lemah.
  • Kanker kelenjar getah bening di awali dengan kelenjar etah bening yang membesar semakin lama semakin bertambah besar.
  • Kanker otak gejala yang dialami pusing, mata kabur, mual, muntah menyemprot, anak rewel atau terjadi perubahan perilaku.
  • Kanker mata dimulai di mata ada tanda seperti  mata kucing (terlihatnya manik putih), juling, hilangnya penglihatan, pembengkakan warna biru gelap tiba-tiba di sekitar mata
  • Kanker ginjal biasanya ditemukan benjolan sesuai letaknya pada saat orang tua memandikan anak.
  • Kanker hati ada benjolan di perut sebelah kanan waktu anak dimandikan.
  • Kanker tulang dimulai dengan benjolan di ujung tulang atau dibagian tengahnya.
  • Kanker anak yang paling sering diderita anak yang jumlahnya sekitar 30-an. Tanda dan gejala awal tergantung dari asal organ yang terkena.

Setelah menemukan gejala-gejala awal tersebut, orang tua diharapkan untuk membawa anak ke fasilitas kesehatan pertama untuk dilakukan pemeriksaan segera. Dokter pada fasilitas kesehatan pertama akan segera merujuk ke fasilitas kesehatan kedua, dan kalau perlu ke fasilitas kesehatan ketiga. Setelah anak terdiagnosis kanker, maka dokter akan menentukan tatalaksana menggunakan protokol kanker sesuai dengan jenis kanker yang diderita anak. Kecepatan diagnosis dan terapi sangat membantu kecepatan kesembuhan. Untuk pemeriksaan laboratorium dan terapi peran BPJS sangat penting karena semua itu memerluan biaya mahal. Karena itu harus ikut BPJS.

Peran keluarga terutama bapak – ibu, ibu-ibu dasawisma dan posyandu, bidan desa, kalau sudah sekolah peran guru dan UKS, sangat penting. Puskesmas dan layanan kesehatan primer sangat penting dalam meningkatan angka kesembuhan dan pemahaman terhadap kanker anak. Pemahaman kanker anak harus di kerjakan oleh tiga pusat pendidikan secara bersama-sama  yaitu di keluarga, di masyarakat, dan di sekolahan.   Momentum Hari Kanker Anak Sedunia pada 15 Februari 2023 ini mengingatkan kita untuk lebih peduli kepada anak dengan kanker. Mari kita bersama-sama sebarkan semangat kepada anak penderita kanker. Kanker anak dapat disembuhkan.

 

Artikel ini ditulis oleh :

Prof. Dr. dr. Sutaryo, Sp.A(K) (Dokter Spesialis Anak – Konsultan Hematologi Anak)

&

dr Natasha Sutedja (Dokter Umum) RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Info Pelayanan :
Klinik Anak
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Borromeus Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223
Rabu pk 12.00 – 14.00 WIB

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

Mohon dapat memberikan rating

Panti Rapih Medical Support dalam Penganugerahan Gelar Doktor Honoris Causa di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta No ratings yet.

Keberhasilan terselenggaranya acara tak lepas dari peran tim medis. Kehadiran tim medis dapat memberikan rasa aman dan nyaman, kepada para tamu ataupun panitia penyelenggara. Peran tenaga medis ditengah suatu acara sangatlah vital. Meski tidak terlalu tampak, namun saat perhelatan acara pihak tenaga medis memberi pengaruh dan berperan besar dalam mengawal keberlangsungan suatu acara. Selain menjadi garda terdepan dalam menangani masalah medis, tenaga medis juga memberi dukungan kepada para panitia dalam penyelenggaran yang harus siap, cepat dan tanggap di tempat selama acara berlangsung.

RS Panti Rapih turut berpartisipasi mengirimkan Dokter Umum, Perawat Gawat Darurat dan Perawat Intensif, serta menyediakan Intensive Care Unit (ICU) Mini, armada ambulance untuk siaga dan mengawal kesehatan seluruh pihak yang terlibat dalam acara Penganugerahan Gelar Doktor Honoris Causa di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta selama 3 hari (12-14 Februari 2023).

Penganugerahan Gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta untuk diberikan kepada 3 tokoh agama. Ketiga tokoh tersebut adalah Kardinal Miguel Angel Ayuso Guixot (Presiden Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama Takhta Suci di Vatikan), KH Yahya Cholil Staquf (Ketua Umum PBNU), dan Sudibyo Markus (Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005 – 2010), dengan mengundang tamu – tamu dari berbagai tokoh lintas agama dan perwakilan pejabat Kementerian atau lemabaga terkait di pemerintahan Indonesia. Gelar tersebut diberikan atas kontribusi darai para penerima anugerah dalam mendukung perdamaian dan moderasi beragama di dunia. Selain itu juga merupakan simbol dari beragamnya agama di Indonesia.

Terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada RS Panti Rapih sebagai penyedia layanan Medical Support.

 

Anjar Pintosasi

Humas RS Panti Rapih

Referensi : https://jogja.jpnn.com/jogja-terkini/6399/3-tokoh-agama-dapat-gelar-doktor-honoris-causa-dari-uin-sunan-kalijaga-yogyakarta

 

Kerjasama layanan ambulance atau P3K :
Mengirimkan surat ditujukan kepada Direktur Utama RS Panti Rapih Yogyakarta

Mohon dapat memberikan rating

Hari Orang Sakit Sedunia ke 31 Tahun 2023 Rumah Sakit Panti Rapih 5/5 (1)

“Rawatlah Dia” Belas Kasih sebagai Reksa Penyembuhan Sinodal

Perayaan Hari Orang Sakit Sedunia ke-31 merupakan peringatan rutin setiap tanggal 11 Februari. Peringatan ini menjadi kesempatan untuk mencurahkan perhatian khusus kepada orang sakit dan mereka yang memberi pertolongan serta perawatan baik di lembaga kesehatan maupun keluarga dan komunitas. Pada Hari Orang Sakit Sedunia ke-31 dan di tengah perjalanan sinode Gereja, Bapa Paus Fransiskus mengundang kita semua untuk merenungkan kenyataan bahwa justru melalui pengalaman kerapuhan dan kondisi sakit kita dapat belajar berjalan bersama menurut gaya Allah, yakni kedekatan, belas kasih, dan kelembutan.

Tahun ini RS Panti Rapih ikut ambil bagian dalam meneruskan misi tersebut untuk memperhatikan saudara-saudari yang sakit dan berkesesakan hidup, secara khusus yang di rawat di RS Panti Rapih. Tema yang diambil dalam peringatan Hari Orang Sakit Sedunia ke 31 tahun 2023 adalah “Rawatlah Dia”Belas Kasih sebagai Reksa Penyembuhan Sinodal. Makna Rawatlah Dia ini diambil dari Injil Lukas (10:35).

Pada Hari Orang Sakit Sedunia ini, mengajak kita untuk berdoa dan lebih dekat dengan mereka yang sedang menderita. Lebih dari itu, kesempatan ini juga bertujuan untuk membangkitkan kesadaran umat Allah, lembaga kesehatan dan masyarakat sipil terkait dengan cara baru bergerak maju bersama-sama dalam memperhatikan mereka yang sakit, rapuh, tersingkir dan sendirian. Melalui perumpamaan orang Samaria yang baik hati menyadarkan kita untuk mengalami perjumpaan dengan mereka yang sakit, menderita dan terasingkan. Orang Samaria memanggil pemilik penginapan untuk “merawat dia” (Luk. 10:35). Yesus menujukan panggilan yang sama kepada masing-masing dari kita, secara khusus yang terlibat dalam reksa pastoral kesehatan di rumah sakit.

RS Panti Rapih meneruskan misi Gereja dengan mengadakan kegiatan untuk membangun suasana kasih persaudaraan antar pasien dan para pelayan kesehatan serta siapa saja yang terlibat di dalamnya. Adapun serangkaian kegiatan Hari Orang Sakit Sedunia meliputi : kegiatan doa Novena HOSS mulai tanggal 2 – 10 Februari 2023, Perayaan Ekaristi dan pembagian benda rohani untuk semua pasien sesuai agama masing-masing seperti Buku Yassin, Tasbih, Alkitab, Rosario, Buku doa rohani Budha dan Hindu.

Pembagian benda rohani ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi pasien untuk menyediakan waktu memanjatkan doa kepada Tuhan sebagai bentuk rasa syukur atas rahmat kehidupan yang diterima sekaligus meneguhkan iman mereka dalam menjalani perawatan.

 

Artikel ini ditulis oleh :

Fransisca Ade Karunia Putri, S. Pd

(Kepala Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah RS Panti Rapih)

 

Informasi lebih lanjut : 
Pastoral Sosial Medik
Telepon : 0274 – 563333 ext 280 (pk 07.00 – 18.30 WIB)

Mohon dapat memberikan rating

Apa itu Leukemia? 5/5 (3)

Kanker darah atau Leukemia merupakan suatu keadaan dimana sel darah putih diproduksi tidak normal dalam sumsum tulang. Keadaan ini dapat dialami oleh orang dewasa, maupun anak-anak. Leukemia ini merupakan suatu bentuk keganasan yang ditemukan dalam darah dan sumsum tulang.

Dalam prosesnya manusia akan terdapat 3 jenis sel darah, yaitu sel darah merah (eritrosit), sel darah putih ( leukosit) dan trombosit. Yang mana setiap sel darah tersebut mempunyai fungsinya masing-masing. Sumsum tulang akan memproduksi sel darah, dimana komposisinya sudah di atur sedemikian rupa pada nilai normalnya. Mekanisme ini pun sangat dikontrol dan diawasi, sehingga produksi sel darah dapat dengan baik berjalan sesuai dengan nilai normalnya. Namun ada kalanya proses ini pun terganggu, dimana adanya ketidakseimbangan pembuatan sel darah. Keadaan yang dimaksud adalah Sel darah putih diproduksi jauh lebih banyak, melebihi yang diperlukan tubuh, dan leukosit ini pun tidak dapat bekerja dengan baik,  yang mana kerja dari sel leukosit ini untuk melawan infeksi.

Leukemia ini juga mempunyai beberapa jenis yang berbeda. Perbedaan jenis leukemia ini pun dapat dibedakan menjadi 2 kategori, yaitu berdasarkan kecepatan perkembangannya dan berdasarkan jenis sel darah putih tersebut yang mengalami masalah.

Berdasarkan kecepatan perkembangannya, leukemia ini dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu leukemia akut dan leukemia kronis. Yang dimaksud dalam leukemia akut disini adalah perjalanan penyakit dari leukemia ini berlangsung cepat, sehingga diperlukan suatu penanganan yang cepat pula. Kebalikan dari keadaan leukemia akut, leukemia kronis merupakan kondisi yang perjalanan penyakit ini tidak secepat leukemia akut. Dalam kategori kedua adalah berdasarkan jenis sel darah putihnya, yaitu leukemia myelogenus dan leukemia limfositik.

Leukemia myelogenus, dapat menimbulkan gangguan yang erat kaitannya dengan trombosit, sel darah merah dan sel darah putih. Sedangkan leukemia limfositik akan berdampak, dimana sel-sel limfosit akan mengalami gangguan sehingga imun manusia dapat terganggu.

Dari penjelasan diatas, kita dapat mengetahui ada 4 jenis besar leukemia yaitu;

  • Acute lymphocytic leukemia (ALL)
  • Acute myelogenous leukemia (AML)
  • Chronic myelogenous leukemia (CML)
  • Chronic lymphocytic leukemia (CLL)

Pada prinsipnya leukemia dapat terjadi pada orang dewasa dan anak-anak. Jenis Acute lymphocytic leukemia atau ALL adalah leukemia yang umunya ditemukam pada anak-anak dan Acute myelogenous leukemia (AML)  adalah yang paling umum kedua. Dua leukemia yang umum ditemukan pada orang dewasa adalah Acute myelogenous leukemia (AML) dan Chronic lymphocytic leukemia (CLL).

Gejala Pada Leukemia 

Gejala pada leukemia merupakan gejala umum yang tidak khas dan sangat bervariasi, tergantung pada jenis dan sejauh mana staging dari leukemia itu sendiri, maka diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan diagnosa yang tepat.

Gejala yang umumnya dialami adalah :

  • Demam, keringat pada malam hari dan gejala yang menyerupai flu
  • Penurunan berat badan tidak normal
  • Terlihat pucat
  • Nyeri kepala dan nyeri tulang
  • Kelelahan dan kelemahan berkepanjangan
  • Muncul tanda perdarahan atau mudah berdarah, seperti juga munculnya bintik metah pada kulit, gusi yang mudah bengkak dan berdarah
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Rasa tidak nyaman di perut yang berkepanjangan dikarenakan adanya pembesaran organ
  • Mudah terserang infeksi

Faktor resiko penyebab Leukemia adalah

  • Herediter atau keturunan dari keluarga yang pernah menderita keganasan sebelumnya
  • Paparan radiasi atau zat kimia tertentu seperti benzene
  • Orang yang menerima kemoterapi
  • Down syndrome

Diagnosa Leukemia dapat dilakukan dengan :

  • Pengkajian mendalam dan Pemeriksaan fisik
  • Pemeriksaan laboraturium seperti darah lengkap
  • Pemeriksaan penunjang radiologi
  • Biopsi sumsum tulang

Tatalaksana dalam kasus Leukemia secara garis besar dapat dilakukan dengan :

  • Kemoterapi
  • Terapi Radiasi
  • Terapi Stem Cell
  • Terapi Target
  • Pengobatan supportif seperti mengobati Infeksi, Transfusi dan pemberian obat lainnya

Bagi sahabat Panti Rapih yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut dan berkonsultasi langsung, maka dapat menghubungi RS Panti Rapih Yogyakarta.

 

Sumber : American Society of Hematology

 

Artikel ini ditulis oleh :

dr. Dian Pratiwi, M. Sc., Sp. PD – KHOM

(Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hematologi – Onkologi Medik)

 

Info Pelayanan :
Klinik Penyakit Darah & Kanker
Lantai 4 Gedung Rawat Jalan Borromeus Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223
Senin dan Rabu pk 15.00 – 17.00 WIB
Jumat pk 12.00 – 14.00 WIB

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

Mohon dapat memberikan rating

Serah Terima Jabatan dan Pelantikan Direktur Keuangan RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (1)

Pada Jumat, 03 Februari 2023 dilakukan Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pelantikan Direktur Keuangan Rumah Sakit Panti  Rapih Yogyakarta. Sertijab dilakukan langsung oleh Ketua Pengurus Yayasan Panti Rapih, Bapak Ambrosius Koesmargono, Ph.D dan Romo Yohanes Rasul Edy Purwanto, PR sebagai pendamping rohaniawan. Jabatan Direktur Keuangan RS Panti Rapih Yogyakarta yang sebelumnya dijabat oleh Aemillianus Yollan Permana, M.M., Ak. kini dijabat oleh Suster Rita Thomas, CB dengan masa jabatan 1 Februari 2023 – 31 Januari 2025. Acara dihadiri oleh DPP Suster-Suster Cinta kasih St. Carolus Borromeus, Pembina Yayasan Panti Rapih, Pengawas Yayasan Panti Rapih, Pengurus Yayasan Panti Rapih, Pimpinan Unit Karya Yayasan Panti Rapih, para Pejabat Struktural dan Ketua Komite RS Panti Rapih dan tamu undangan lainnya.

 

Dalam acara yang diselenggarakan di Auditorium Gedung Borromeus lantai 6 tersebut dilaksanakan beberapa rangkaian acara, antara lain  pembacaan Keputusan Pengangkatan Direktur Keuangan, Pengambilan Janji Jabatan, Pelantikan Direktur Keuangan RS Panti Rapih, Penandatanganan Naskah Janji Jabatan,  Serah Terima Jabatan Direktur Keuangan, penyerahan cinderamata, doa peneguhan dan penyampaian ucapan selamat serta diakhiri dengan ramah tamah.

Dalam sambutannya, Bapak Aemillianus Yollan Permana, M.M., Ak. Mengucapkan terima kasih atas kerja sama dalam masa tugas selama 10 tahun di RS Panti Rapih. Beliau juga memohon maaf apabila dalam mengemban tugas pelayanan selama ini melakukan kesalahan dan kekhilafan. Kemudian sambutan selanjutnya Sr. Rita Thomas CB sebagai Direktur Keuangan terbaru menyampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk berkarya pelayanan di RS Panti Rapih.

Kami, Civitas Hospitalia RS Panti Rapih Yogyakarta mengucapkan terimakasih dan penghargaan bagi Bapak Aemillianus Yollan Permana, MM, Ak atas pengabdian selama 10 tahun masa jabatan dan kepada Sr. Rita Thomas, CB beserta doa dan harapan agar diberikan kelancaran dalam perutusan baru yang diemban.

 

 

 

Anjar Pintosasi

Humas RS Panti Rapih

 

 

Mohon dapat memberikan rating