Talkshow Kesehatan “Kenali Makanan Pendamping ASI Bernutrisi untuk Buah Hati” No ratings yet.

Makanan Pendamping ASI (MP ASI) adalah makanan atau minuman yang mengandung gizi yang diberikan pada bayi atau anak berumur 6-24 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Tujuan pengenalan MP ASI bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi tapi juga untuk memperkenalkan pola makan keluarga kepada bayi. MP ASI dini adalah makanan atau minuman yang diberikan pada bayi sebelum berusia 6 bulan. Sebelum bayi berusia 24 bulan, sebaiknya ASI tetap diberikan dengan memberikan ASI terlebih dahulu baru kemudian memberikan MP ASI.

MP ASI bukanlah Makanan Pengganti ASI. Perannya hanyalah mendampingi pemberian ASI saja, ASI tetaplah dilanjutkan hingga usia 2 tahun atau lebih. MP ASI merupakan makanan peralihan dari ASI ke makanan keluarga. Pengenalan dan pemberian makanan pendamping ASI harus dilakukan secara bertahap baik jenis, porsi, frekuensi, bentuk maupun jumlahnya, sesuai dengan usia dan kemampuan pencernaan bayi/anak. Makanan pendamping ASI dapat berupa bubur, tim, sari buah, biskuit. Pemberian makanan pendamping ASI yang cukup kualitas dan kuantitasnya penting untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan anak yang sangat pesat pada periode ini.

Berdasarkan hal tersebut, maka RS Panti Rapih Yogyakarta pada tanggal 28 Januari 2023 menyelenggarakan talkshow kesehatan dengan judul “Kenali Makanan Pendamping ASI bernutrisi untuk Buah Hati”. Kegiatan dikemas secara offline di Lounge lantai 2 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, dipandu oleh dr. Yolenta Marganingsih dan acara dibuka langsung oleh drg. V. Triputro Nugroho, M. Kes (Direktur Utama RS Panti Rapih). Tampil sebagai narasumber,  Dr. Dr. FX. Wikan Indrarto, Sp. A (Dokter Spesialis Anak), serta Ibu S. Kusuma Amdani S.Tr.Gz.,RD (Ahli Gizi) dan Ibu Maria Putri Eka H, A. Md. Gz (Ahli Gizi).

Selain mendapatkan pemaparan dari para narasumber, peserta yang hadir diajak untuk melihat secara langsung proses pembuatan MP ASI yang proporsional, lengkap kandungan karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral.

 

Melalui talkshow tersebut harapannya dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang MP ASI dini dan MP ASI setelah usia 6 bulan, serta meningkatkan pengetahuan tentang bagaimana cara menyiapkan MP ASI yang baik dan benar sehingga seluruh anak Indonesia dapat bertumbuh menjadi generasi maju dan sehat.

 

Anjar Pintosasi

Humas RS Panti Rapih

Informasi Pelayanan : 
Klinik Gizi 
Lantai 5 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Berdamai dengan Depresi 4.29/5 (7)

“You are not alone”

Ingat depresi dapat dialami oleh siapapun.

Menurut WHO (2021), depresi merupakan gangguan psikologis yang diperkirakan terjadi pada 5% penduduk dewasa di dunia. Depresi ditandai dengan adanya perasaan sedih, suasana hati kosong, disertai dengan perubahan somatik dan kognitif yang secara signifikan mempengaruhi kapasitas individu untuk berfungsi dengan baik (American Psychiatric Association, 2013).

Dari pengalaman penulis selama berpraktek sebagai Psikolog Klinis di Rumah Sakit Panti Rapih, pasien dengan depresi mengeluhkan rasa tidak nyaman, pada aspek pikiran, perasaan, perilaku dan muncul pertanyaan berulang mengganggu, seperti:

  1. kondisi tersebut akan berlangsung sampai kapan?
  2. jangan-jangan kondisi ini adalah permanen (selamanya)?
  3. “Rasa gelap” dan tidak pasti tentang kehidupan
  4. Rasa hidupku tidak normal, kapan hidupku akan kembali normal?
  5. Hilangnya arah dan kebermaknaan hidup
  6. Terbebani pola pikir black and white thinking(pola pikir hitam atau putih)– berpikir ekstrim, baik atau buruk, sukses atau gagal. Contoh: Kalau aku tidak diterima Universitas A maka hidupku gagal/ hancur.
  7. Gangguan tidur dan Gangguan Makan
  8. Ide atau dorongan mengakhiri hidup (suicidal ideation)

Perbedaan depresi dengan rasa sedih yang wajar

Perasaan sedih wajar terjadi ketika seseorang baru saja mengalami suatu peristiwa negatif atau sulit dalam masa hidupnya. Hal ini baru dikatakan menjadi tidak wajar dan mengarah pada gangguan depresi jika memenuhi kriteria diagnostik, diantaranya jika keluhan terjadi secara terus menerus dalam jangka waktu dua minggu atau lebih dan sampai mengganggu fungsi seseorang, misalnya dalam tugasnya menjalankan pendidikan, pekerjaan maupun hubungan sosial.

Contoh kasus: seorang mahasiswa sedang skripsi dengan diagnosa depresi mengalami hambatan untuk bangun dan berangkat ke kampus berkonsultasi dengan dosen pembimbingnya, bahkan untuk sekedar membuka laptopnya, kamarnya berantakan, rawat diri menurun, mematikan HP-nya dan mengisolasi diri dari keluarga dan teman-temannya.

Gangguan depresi juga berhubungan dengan ketidakseimbangkan kimiawi dalam otak. Efek depresi bisa bertahan lama atau berulang, tergantung kasusnya.

Hal yang patut diperhatikan adalah tidak berarti semua perasaan sedih, berduka, kehilangan adalah depresi. Rasa sedih adalah respon yang normal dalam kondisi tertentu dan justru diperlukan untuk memproses keadaan dan meregulasi emosi/ perasaan.

Apakah tingkat depresi dapat diukur?

Ya. Depresi bervariasi gejalanya dari tingkat ringan, sedang hingga berat. Tersedia treatment yang efektif untuk setiap tingkatan depresi tersebut (WHO, 2021).

Salah satu alat tes psikometri yang populer digunakan adalah Beck Depression Inventory (BDI). BDI diterbitkan pertama kali tahun 1961 oleh Psikiater Amerika Serikat bernama Aaron T. Beck, bersama koleganya. Menurut Beck dan Alford (2009), depresi merupakan suatu gangguan psikologis yang ditandai adanya penyimpangan pikiran, perasaan dan perilaku. Individu yang mengalami gangguan depresi merasakan kesedihan, kesendirian, menurunnya konsep diri dan menunjukkan perilaku menarik diri dari lingkungan.

Stay hopeful – Depresi dapat dicegah dan diobati

Depresi adalah kondisi yang umum, namun cukup serius dan mengganggu fungsi atau peran seseorang jika dibiarkan tanpa bantuan dukungan sosial dari lingkungan (orangtua, keluarga, teman, guru, dosen, dsb) dan tanpa penanganan profesional, oleh Psikolog Klinis dan Psikiater.

 

Jika Anda sedang mengalami masa sulit atau depresi, pahami dengan pikiran tenang dan jernih bahwa kondisi Anda saat ini tidaklah permanen, meskipun peristiwa hidup yang anda alami adalah peristiwa merubah hidup yang permanen atau bersifat jangka panjang, misalnya seseorang yang anda cintai meninggal, kondisi penyakit kronis, ataupun kasus lainnya.

Walaupun peristiwa itu adalah hal yang tidak bisa diubah atau permanen, namun Anda sebagai manusia akan selalu bertumbuh dan berubah, tidak selamanya mind set Anda akan dalam kondisi sama dengan saat anda mengalami peristiwa negatif tersebut. Anda akan beradaptasi, berkembang dan mempunyai mindset dan kekuatan mental yang baru dan ter-update.

Kabar baiknya adalah manusia mempunyai kekuatan beradaptasi, hanya saja setiap manusia mempunyai kecepatan yang berbeda-beda dalam beradaptasi. Maklumi dan bersabarlah dengan diri Anda sendiri di masa tersebut. Perlakukan diri dengan penuh kesabaran, sebagaimana Anda mengharapkan orang tua dan sahabat anda memperlakukan diri anda dengan penuh rasa kasih dan empati di masa sulit.

Luangkan waktu untuk rutin journaling dengan menuliskan isi pikiran dan perasaan anda dalam buku yang bersifat private. Ini akan menjadi panduan bagi anda dalam memetakan masalah hidup, menemukan negative believe (keyakinan negatif) dan nantinya dikoreksi menjadi pola pikir yang lebih netral ataupun lebih konstruktif (bermanfaat).

Apa yang dapat Anda Lakukan jika keluarga atau teman Anda mengalami depresi?

Pahami depresi bukanlah disebabkan karena kurangnya bersyukur dan tidak juga berkaitan dengan kurang dekatnya seseorang pada Tuhan.

Depresi juga bukan dikarenakan yang bersangkutan enggan berpikir positif, lemah, mencari perhatian ataupun malas. Ini adalah beberapa miskonsepsi tentang depresi yang umum beredar.

Nasehat orangtua, keluarga, teman, dan lingkungan lainnya yang berotasi pada topik-topik tersebut justru akan membuat penderita depresi menutup diri dan berhenti untuk menceritakan kondisinya karena merasa tidak dimengerti dan merasa dihakimi.

Hindari pemberian nasehat semacam ini karena justru akan berefek negatif, bahkan merusak relasi Anda dengan anggota keluarga atau teman anda yang sedang mengalami depresi.

Lalu apa yang mesti Anda lakukan sebagai pendamping?

  • Edukasi diri Anda tentang depresi, ini akan menjadikan Anda lebih mampu mendampingi
  • Komunikasi empati dan jadilah pendengar yang baik, hadir baginya untuk memberikan dukungan.
  • Hindari menilai ringan atau beratnya peristiwa hidup yang memicu kondisi yang bersangkutan, ingat setiap orang mempunyai kapasitas yang berbeda.
  • Tawarkan bantuan untuk pekerjaan rumah tangga sederhana, seperti merapikan kamarnya, membantunya dengan laundry, urusan kampus dan hal lainnya atas ijin yang bersangkutan yang dapat meringankan beban/ tanggung jawabnya.
  • Ajak dan temani yang bersangkutan untuk mendapatkan pertolongan profesional dari Psikolog Klinis dan Psikiater untuk mendapatkan konseling dan pengobatan.

 

Akhir kata, penulis ingin menyampaikan salah satu quotes inspiratif bagi Anda yang sedang depresi atau melalui masa sulit “Don’t curse the darkness, light a candle” – Janganlah mengutuk kegelapan, melainkan nyalakanlah lilin” oleh Eleanor Roosevelt.

 

Daftar Pustaka

American Psychiatric Association. 2013. Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder Fifth Edition (DSM-V). Washington: American Psychiatric Publishing.

Beck, A.T. & Alford, B.A. 2009. Depression: Cause and Treatment (2nd ed). Philadelphia: University of Pennsylvania Press.

World Health Organization. 2021. Depression. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/depression. Diakses 27 Januari 2023.

 

Artikel ini ditulis oleh :

Veenu, S.Psi., M.Psi., Psikolog

(Clinical Psychologist RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Info Pelayanan :
Klinik Psikologi
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Borromeus Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223
Senin, Rabu, Kamis, Jumat pk 14.00 – 15.00 WIB
Selasa pk 18.00 – 19.00 WIB
Sabtu pk 16.00 – 17.00 WIB

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

Mohon dapat memberikan rating

Talkshow Kesehatan “Bugar, Produkti, Bebas Anemia” 5/5 (3)

Yogyakarta, 25 Januari 2023 – Anemia adalah penurunan jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin didalam sel darah merah kurang dikarenakan adanya kelainan dalam pembentukan sel, perdarahan atau gabungan keduanya. Kadar hemoglobin normal umumnya berbeda antara laki-laki dan perempuan. Anemia pada laki -lagi didefinisikan sebagai kadar hemoglobin (Hb) kurang dari 14 dan pada wanita kurang dari 12. Komplikasi anemia yaitu penderita akan merasa sangat kelelahan  dan mengganggu aktifitas sehari – hari, aritmia atau gangguan irama jantung, gagal jantung, memperburuk kondisi pasien kanker, HIV/AIDS atau penyakit infeksi lainnya, meningkatkan risiko demensia serta kematian.

Kurangnya memperhatikan kesehatan seperti rendahnya tingkat kesadaran tentang asupan gizi, maka berdampak pada anemia sehingga mempengaruhi produktivitas seseorang dalam bekerja. Penyebab terbesar anemia gizi adalah berkurangnya masukan zat gizi yang berhubungan dengan pola makan yang tidak baik.

 

RS Panti Rapih Yogyakarta dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional 2023, menggelar kegiatan talkshow kesehatan dengan tema “Bugar, Produktif, Bebas Anemia”. Kegiatan yang dikemas secara offline di Auditorium Besar Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta, berlangsung sekitar 3 jam dan dihadiri sekitar 63 karyawan RS Panti Rapih meliputi Pejabat Struktural, Penanggung Jawab dan Ketua Komite, serta 11 orang perwakilan dari tenant yang ada di RS Panti Rapih. Kegiatan dibuka oleh Direktur Utama drg. V. Triputro Nugroho, M.Kes.

Narasumber talkshow kesehatan menghadirkan dr. Tandean Arif Wibowo, MPH (Dokter Umum) dengan materi  Ayo Kenali dan Cegah Anemia pada Pekerja dan dilanjutkan  Ibu Maria Dina Perwitasari, S. Gz. (Ahli Gizi) dengan materi Cegah Anemia Dengan Gizi Seimbang. Kegiatan tersebut berlangsung atas kerjasama 3 Unit yaitu; Keselamatan Kerja Karyawan (K3), Intalasi Pelayanan Gizi, dan Promosi Kesehatan Rumah Sakit.

Tujuan dari kegiatan talkshow kesehatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan pengetahuan para karyawan di RS Panti Rapih terkait anemia dan meningkatkan kesadaran dalam mengatur asupan gizi agar terhindar dari anemia.

 

Anjar Pintosasi

Humas RS Panti Rapih

 

Mohon dapat memberikan rating

Kelas Ibu Hamil “Kenali Tanda dan Bahaya Selama Kehamilan” 5/5 (2)

Para Ibu khususnya di masa kehamilan, memerlukan pengetahuan khusus agar para Ibu hamil bisa tetap merasa nyaman dalam menghadapi kehamilan juga berbagai persiapan lainnya.

Salah satu yang bisa dilakukan di masa kehamilan adalah mengikuti Kelas Ibu Hamil. Kelas ini adalah sarana yang disediakan RS panti Rapih bagi calon Ayah dan Bunda tentang kesehatan bagi Ibu Hamil secara keseluruhan, agar dapat menjalani proses kehamilan dan persalinan dengan lancar, serta melalui fase awal kehidupan bayi dengan bekal pengetahuan dasar.

    

Pada 21 Januari 2023 RS Panti Rapih menyelenggarakan talkshow kesehatan Kelas Ibu Hamil dengan judul “Kenali Tanda dan Bahaya Selama Kehamilan”. Kegiatan dikemas secara offline, bertempat di Ruang Senam Hamil Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus lantai 3. Narasumber talkshow kesehatan menghadirkan dr. Estya Dewi Widyasari, Sp. OG (Dokter Spesialis Obgin) dengan materi Tanda dan Bahaya Selama Kehamilan, dilanjutkan Saudari Melia Mega Kurnia Carita, S.Gz (Ahli Gizi) terkait materi Gizi Seimbang Ibu Hamil dan Cegah Stunting, serta Ibu B. Wantinah, Amd. Keb (Bidan) terkait Pentingnya Buku KIA dan Petunjuk Pemakaiannya.

Peserta kelas ibu hamil adalah  seorang Ibu yang dinyatakan hamil sampai kehamilan cukup bulan beserta suami. Kelas Ibu Hamil kali ini dihadiri sebanyak 12 ibu hamil dan 4 suami. Tujuan dari kegiatan kelas Ibu Hamil yaitu; meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu tentang kehamilan, perubahan tubuh dan keluhan selama kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, KBA, perawatan bayi baru lahir dan stunting.

 

Anjar Pintosasi

Humas RS Panti Rapih

 

Informasi Pelayanan : 
Klinik Kebidanan dan Penyakit Kandungan
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006

Rating untuk artikel/halaman ini : 5/5 (2)

Mohon dapat memberikan rating

Nutrisi dan Kesehatan Kulit No ratings yet.

Memiliki kulit yang sehat, bersih, tidak keriput, kencang adalah keinginan banyak orang. Salah satu permasalahan kulit yang sering dijumpai adalah penuaan pada kulit atau skin aging. Penuaan pada kulit adalah suatu proses alami dan kompleks yang disebabkan oleh dua hal yaitu faktor intrinsik (chronological aging) dan faktor ekstrinsik (photoaging). Chronological aging muncul seiring bertambahnya usia, sedangkan photoaging dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti radiasi sinar UV (ultraviolet), polusi, dan asap rokok. Radiasi sinar UV yang berlebihan dapat memicu terbentuknya stres oksidatif yang menyebabkan terjadinya photoaging. Nutrisi adalah salah satu faktor yang diperlukan untuk menjaga kesehatan kulit. Nutrisi yang tidak optimal dapat merusak skin barrier.

Pola makan tinggi lemak berkaitan dengan berbagai macam penyakit seperti obesitas, diabetes, fatty liver dan penuaan pada kulit. Diet tinggi lemak memicu stres oksidatif dan peradangan di kulit yang dapat menyebabkan penuaan pada kulit. Selain diet tinggi lemak, diet tinggi gula dan makanan yang dibakar dapat mempercepat penuaan kulit. Penelitian-penelitian menunjukkan bahwa ketidakseimbangan nutrisi dan pola makan yang buruk termasuk penyebab utama penuaan pada kulit. Sehingga diet atau pola makan yang seimbang penting untuk memperlambat penuaan pada kulit.

Cara yang paling efektif untuk memperbaiki kondisi kulit dan mencegah atau memperlambat penuaan pada kulit adalah dengan memenuhi kebutuhan nutrisi esensial kulit secara eksternal maupun internal (melalui konsumsi makanan yang bervariasi). Berikut adalah beberapa nutrisi penting yang dibutuhkan kulit:

  1. Cairan

Kulit yang sehat membutuhkan hidrasi yang baik. Kekurangan cairan dapat menyebabkan dehidrasi, penuaan, dan peradangan pada kulit. Studi penelitian menganjurkan konsumsi cairan lebih dari 2 liter atau 8 gelas per hari untuk memberikan hidrasi yang baik pada kulit. Namun kita perlu membatasi konsumsi cairan yang mengandung terlalu banyak gula, lebih dianjurkan minuman tanpa atau minim gula.

  1. Makronutrien(karbohidrat, protein dan lemak)

Konsumsi protein, karbohidrat dan lemak yang cukup diperlukan untuk pembentukan sel kulit. Asupan protein yang memadai diperlukan untuk menjaga pembaharuan dan perbaikan jaringan kulit.

  1. Vitamin

Beberapa vitamin yang dibutuhkan untuk kesehatan kulit adalah vitamin A, C dan E. Vitamin-vitamin ini berperan sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari oksidasi dan menjaga keseimbangan kulit. Contoh makanan sumber vitamin A adalah ubi jalar, wortel, bayam, telur, pepaya. Vitamin C dapat ditemukan di aneka macam jeruk, jambu biji brokoli, stroberi, tomat, cabai dan yang lainnya. Vitamin E dapat diperoleh dari kacang-kacangan, biji bunga matahari dan minyak sayur (minyak biji bunga matahari, minyak jagung, minyak kacang, minyak kelapa sawit, minyak zaitun, minyak canola).

  1. Zink

Zink merupakan mineral esensial yang diperlukan dalam perkembangan sel kulit, sebagai antioksidan, dan dapat menstabilkan membran sel kulit. Contoh makanan sumber zink adalah ikan, ayam, daging merah, seafood, kacang-kacangan, produk susu, biji bunga matahari, biji labu kuning.

  1. Tembaga

Tembaga sebagai mineral yang mampu meningkatkan elastisitas kulit, mengurangi garis halus di wajah dan membantu penyembuhan luka. Contoh makanan sumber mineral tembaga adalah seafood, kacang-kacangan, biji-bijian, cokelat hitam/dark chocolate.

  1. Selenium

Selenium juga berperan sebagai antioksidan. Kekurangan selenium dapat membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap radiasi sinar ultraviolet. Contoh makanan sumber selenium adalah seafood, telur, produk susu, brokoli, bawang putih, bawang bombay, kacang-kacangan, jamur.

Antioksidan diperlukan untuk mengeliminasi radikal bebas dan mengurangi kerusakan pada kulit, selain itu juga berperan dalam pencegahan penuaan dan perawatan pada kulit.

Kunci nutrisi untuk kesehatan kulit adalah dengan konsumsi makanan yang seimbang, kaya antioksidan, vitamin dan mineral serta cukup cairan. Bagaimana caranya? Caranya adalah dengan makan makanan yang beraneka ragam (ada sumber karbohidrat, protein, lemak, sayur dan buah, dengan jenis yang bervariasi). Untuk mendapatkan asupan antioksidan yang memadai, maka disarankan paling tidak mengkonsumsi 3 porsi sayuran (1 porsi = 100 gram atau setara 1 mangkok/gelas) dan 2 porsi buah setiap harinya. Pola makan yang sehat dan bergizi seimbang dapat bermanfaat bagi penampilan kulit, memperlambat proses penuaan dan menurunkan resiko kanker kulit.

 

(Catatan: gambar di atas bisa disertakan untuk contoh gizi seimbang)

Daftar Pustaka:

  • British Dietetic Association. Skin Health: Food Fact Sheet. [Diakses 14 Januari 2023]. Diakses dari bda.uk.com/resource/skin-health.html
  • Cao, C., dkk. 2020. Diet and Skin Aging – From The Perspective of Food and Nutrition. Nutrients 2020, 12, 870.
  • Michalak, M., dkk. 2021. Bioactive Compounds for Skin Health: A Review. Nutrients 2021, 13, 203.
  • Park, K. 2015. Role of Micronutrients in Skin Health and Function. Biomol Ther 23(3), 207-217 (2015).

 

Artikel ini ditulis oleh :

Dessy Natalia C., S.Gz.

(Ahli Gizi RS Panti Rapih)

 

Lokasi Pelayanan :
Klinik Gizi
Lantai 4 Gedung Rawat Jalan Borromeus Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223
Ahli Gizi untuk Dewasa – Senin s/d Sabtu, pk 10.00 – 13.00 WIB
dr. Noviani, Sp. GK – Senin s/d Rabu, pk 09.00 – 13.00 WIB

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

 

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Manajemen Unit Keperawatan Sesuai Standart Akreditasi BLUD Rumah Sakit Konawe Di Rumah Sakit Panti Rapih 5/5 (1)

Pelayanan keperawatan sebagai bagian integral dari pelayanan di Rumah Sakit memiliki peran yang penting bagi terwujudnya tujuan institusi. Oleh sebab itu, institusi selalu memberikan kesempatan yang luas kepada unit pelayanan untuk terus menerus mengembangkan diri melalui pembelajaran dari setiap proses yang terjadi.

Melalui Instalasi Pendidikan, Pelatihan dan Penelitian, RS Panti Rapih Yogyakarta menerima 27 orang peserta Pelatihan Manajemen Unit Keperawatan dari BLUD RS Konawe yang berlangsung tgl 16-21 januari 2023. Para peserta terdiri atas pejabat struktural dan pejabat fungsional dari BLUD RS Konawe Sulawesi Tenggara.

Pelatihan dilaksanakan dalam bentuk pembelajaran bersama dengan metode magang dibeberapa ruang rawat inap, ruang intensif, ruang bedah, gawat darurat, ITI, rekam medis dan komite (komite Etik RS dan Komite Keperawatan).

 

Hari pertama dibuka dengan sambutan dari Direktur Keperawatan RS Panti Rapih, Sr Yosefine Kusuma Hastuti, CB, MSN, dilanjutkan sabutan dari Ibu Bupati Konawe Sulawesi Tenggara, ibu Pince Sonaru, SKM. Sambutan oleh perwakilan BLUD RS Konawe disampaikan oleh Ibu Ns. Armia Rahayu, S.Kep. MM, serta tukar menukar cinderamata.

Terdapat 7 narasumber (HPMI DIY dan Tim Komite Keperawatan RS Panti Rapih) yang terbagi dalam beberapa sesi selama 5 hari. Pada hari pertama peserta diajak untuk membentuk komitmen bersama, pelaksanaan pre-test, dan penyampaian materi mengenai Konsep Manajemen & Kepemimpinan Dalam Keperawatan oleh Ibu Elisabet Herlina, S.Kep., Ns., M.Kep. Dilanjutkan dengan penyampaian beberapa materi dari Himpunan Perawat Manajer Indonesia (HPMI), meliputi Manajemen Risiko Pelayanan Keperawatan oleh Ibu Rohayati Masitoh, S.Kep., Ns, MM, Model Penugasan Pemberian Asuhan Keperawatan oleh Ibu Nuryandari, SKM, M.Kes, dan Peran Manajer Perawat dalam Penerapan Kode Etik & Disiplin Profesi Keperawatan oleh Ibu Patricia Suti Lasmini, S.Kep., Ns, MPH.

Pada hari kedua, sebelum para peserta menerima pemaparan materi dilaksakan refleksi bersama mengenai pembelajaran dihari pertama. Setelah itu para peserta mengikuti pemaparan materi tuk sesi pertama, terkait Pengarahan dalam Manajemen Keperawatan yang meliputi Penilaian Kinerja Profesional Profesi perawat (OPPE) oleh Komite Keperawatan RSPR, Penilaian Kinerja Berbasis Indikator Mutu Unit oleh Ibu Yustina Sri Lestari, S.Kep., Ns, dan Supervisi dalam Keperawatan oleh Ibu Elisabet Herlina, S.Kep., Ns., M.Kep.

Sesi ke dua pemaparan materi terkait Pengendalian dalam Manajemen Keperawatan yang meliputi : Pengelolaan Pengendalian Mutu dan Keselamatan Pasien dan Audit Keperawatan oleh Ibu Agata Yanita, S.Kep., Ns. Metode Perbaikan Berkelanjutan oleh Ibu Elisabet Herlina, S.Kep., Ns., M.Kep.

Sesi ke tiga, terkait Pengendalian dalam Manajemen Keperawatan (lanjutan) meliputi Metode Pembelajaran untuk Meningkatkan Kualitas Asuhan (Diskusi Refleksi Kasus & Case Conference) oleh Ibu Elisabet Herlina, S.Kep., Ns., M.Kep. Sesi 4 yaitu Penggunaan Evidence Based Nursing Manajemen dalam Pengembangan Kualitas Manajemen Keperawatan oleh Ibu Ag. Oktri Hastuti, M.Kep., PhD NS. Hari ke dua ditutup dengan rencana tindak lanjut dan post test.

Pada hari ke tiga para peserta pembelajaran pada unit kerja, di sesi pertama dengan topik Aplikasi Perencanaan Tenaga Keperawatan meliputi; Identifikasi Kebutuhan Tenaga Unit dan Menyusun Rancangan Distribusi Tenaga di Unit Kerja oleh Ibu Ari Widyastuti, S. Kep., Ns. Sesi ke dua yaitu Aplikasi Pengorganisasian Unit Kerja yang meliputi; Identifikasi Model Praktik Keperawatan dan Menganalisa Model Praktik Keperawatan Profesional oleh Ibu Yustina Sri Lestari, S.Kep., Ns. Sesi ke empat dan ke lima yaitu Presentasi Hasil Analisa Rancangan Distribusi Tenaga di Unit Kerja Terpilih dan Presentasi Hasil Analisa Model Praktik Keperawatan Profesional terpilih oleh Ibu Elisabet Herlina, S.Kep., Ns., M.Kep & Tim Internal, dilanjutkan Penyusunan Rencana Tindak Lanjut.

Hari ke empat di sesi pertama dengan topik Aplikasi Pengarahan di Unit Kerja, meliputi 2 hal yaitu; Identifikasi Penerapan Tehnik Supervisi dan Penilaian Kinerja di Unit Kerja dan Analisa Penerapan Tehnik Supervisi dan Penilaian Kinerja di Unit Kerja oleh Ibu Yustina Tri Priyati, S.Kep., Ns. Sesi ke dua Aplikasi Pengendalian Unit Kerja, meliputi 2 hal yaitu Identifikasi Masalah di Unit Kerja dan Menyusun Rancangan Perbaikan Berkelanjutan oleh Ibu Agatha Yanita, S.Kep., Ns. Pada sesi ke empat terkait Presentasi Hasil Analisa Pelaksanaan Pengarahan di Unit Kerja dan sesi ke lima terkait Presentasi Hasil Penyusunan Rancangan Perbaikan Berkelanjutan disampaikan oleh Ibu Elisabet Herlina, S.Kep., Ns., M.Kep & Tim Internal, dilanjutkan dengan Penyusunan Rencana Tindak Lanjut.

Pada hari ke lima diawali dengan refleksi bersama terkait hari sebelumnya. Penyampaian di hari ke lima ini disampaikan oleh Bapak Sandiwan, S.Kep., Ns meliputi beberapa hal yaitu; Penyusunan Rencana Tindak Lanjut Peran dan Fungsi Manajer Perawat Sesuai Struktur Unit, Penyusunan Kerangka Acuan Rencana Kerja Jangka Panjang, Jangka Menengah dan Tahunan, Penyusunan Rencana Rerbaikan Mutu Pelayanan Keperawatan.

\

Pada hari ke enam, tanggal 21 Januari 2023 ditutup dengan outbound bersama dengan tema “Pengembangan Kepemimpinan”.

Harapan kami melalui pembelajaran singkat berbentuk magang bagi peserta pelatihan merupakan metode yang digunakan untuk peningkatan kapabilitas tenaga keperawatan sehingga peningkatan kualitas yang diharapkan dapat tercapai dengan optimal. Selain itu peserta pelatihan mampu melakukan peningkatan mutu ruangan dan mutu pelayanan keperawatan di Rumah Sakit, baik untuk RS Panti Rapih Yogyakarta ataupun BLUD RS Konawe Sulawesi Tenggara.

 

Anjar Pintosasi

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Informasi lebih lanjut terkait Pendidikan, Pelatihan, Penelitian di RS Panti Rapih : 

WA : 082133337062

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan Kerja RS Atmajaya Jakarta 5/5 (1)

Pada 19 Januari 2023, RS Panti Rapih menerima kunjungan dari RS Atmajaya Jakarta. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Utama RS Atmajaya Jakarta dr. Thomas Peter Budisetija, MARS dan berserta jajarannya. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Direktur Keperawatan Sr. Yosefine Kusuma Hastuti, CB, MSN, Direktur Medik dr. Djati Prasodjo, Sp. Rad-KRI, dan Direktur Keuangan Bapak A. Yollan Permana, MM, Ak beserta dengan pejabat struktural RS Panti Rapih lainnya. Setelah sambutan dari kedua belah pihak dilanjutkan dengan tukar menukar cideramata dan foto bersama.

Selain dalam rangka menjalin silahturami dan meningkatkan kerjasama, dalam kunjungannya RS Atmajaya Jakarta juga bermaksud untuk mendapatkan pengalaman terkait Best Practice dari RS Panti Rapih Yogyakarta. Pemaparan Best Practice dari beberapa narasumber dimulai dari dr. Esdras Ardi Pramudita, M. Sc, Sp. S (Kepala Bidang Pelayanan dan Pengembangan Medis) terkait Pengelolaan SDM Medis dan Pelayanan Medis, materi Keperawatan dan Implementasi Medis Elektronik oleh Ns. Elisabet Herlina, M. Kep (Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan SDM Keperawatan). Selanjutnya yaitu materi Pelayanan Logistik dan Farmasi Pengadaan oleh Ibu Yoanna Rissa Mayasari, S. Farm, Apt (Kepala Instalasi Pengadaan) dan Ibu Andriana Isti Handayani, S. Far, Apt (Kepala Bidang Logistik), diteruskan Pelayanan Instalasi Farmasi (UUD & Farmasi Klinis) oleh Ibu CH. Ika Sindudisastra, S. Farm, Apt (Kepala Instalasi Farmasi).  Setelah itu Best Practice terkait dengan Pelayanan Instalasi Laboratorium disampaikan oleh Ibu Agnes Nurlita Esti Rahayu, S.Tr. TLM (PJ Fasilitas dan Mutu Instalasi Laboratorium) dilanjutkan dari Penjaminan Pembiayaan oleh dr. Rita Kusuma Damayanti, MPH (Kepala Instalasi Penjaminan dan Pembiayaan).

   

Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan Hospital Tour ke beberapa lokasi layanan seperti; rawat jalan, rawat inap, dan penunjang medik untuk melihat langsung penerapan Best Practice di RS Panti Rapih Yogyakarta.

 

Anjar Pintosasi

Humas RS Panti Rapih

Informasi lebih lanjut terkait Pendidikan, Pelatihan, Penelitian di RS Panti Rapih : 

WA : 082133337062

 

Rating untuk artikel/halaman ini : 5/5 (1)

Mohon dapat memberikan rating

Semarak Imlek Panti Rapih 2023 5/5 (5)

Chinese New Year atau tahun baru Imlek pada tahun ini dirayakan pada tanggal 22 Januari 2023. Imlek tidak hanya dirayakan di negara asalnya, namun juga di negara - negara lain termasuk di Indonesia. Menurut perhitungan shio hewan, tahun 2023 ini adalah tahun kelinci khususnya kelinci air yang dimulai dari 22 Januari 2023 (Tahun Baru Imlek), dan berakhir pada 9 Februari 2024 (malam tahun baru Imlek berikutnya).

Lambang kelinci adalah simbol umur panjang, kedamaian, dan kemakmuran dalam masyarakat Tionghoa dengan tema yang diusung pada tahun ini yaitu tema reuni dan harapan. Reuni dalam arti Imlek yaitu berkumpulnya keluarga besar pada saat moment menyambut dan merayakan pergantian tahun baru dalam nuansa kekeluargaan, disertai dengan doa dan harapan - harapan agar di tahun baru ini segala harapan bisa terwujud.

Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Tahun Baru Imlek , RS Panti Rapih Yogyakarta juga menyelenggarakan perayaan Semarak Imlek. Pada tanggal 21 dan 23 November 2023 RS Panti Rapih memberikan kesempatan bagi para sahabat sehat untuk mendapatkan angpau (syarat dan ketentuan berlaku) dan mengambil jeruk santang secara gratis selama persediaan masih ada.

Pada tanggal 21 Januari 2023, tim RS Panti Rapih Yogyakarta berkeliling ke area rawat jalan untuk membagikan free jeruk santang bagi para pasien dan memberikan hampers bagi pasien rawat inap yang diserahkan langsung oleh Direktur Keperawatan oleh Sr. Yosefine Kusuma Hastuti, CB, MSN.

Harapan kami dalam perayaan Imlek tahun ini, RS Panti Rapih semakin dekat dengan para sahabat sehat dan menjadi ajang silahturami satu sama lain dalam sukacita. Semoga di tahun baru Imlek 2023 ini semua sahabat sehat bersama keluarga diberikan kesehatan, berlimpahkan rejeki dan sukacita juga kesuksesan sepanjang tahun 2023.

Anjar Pintosasi

Humas RS Panti Rapih

 

Rating untuk artikel/halaman ini : 5/5 (5)

Mohon dapat memberikan rating

Talkshow Kesehatan “Ada Apa Dengan Stunting?” 4.71/5 (7)

Sebagian besar masyarakat mungkin belum memahami istilah yang disebut stunting. Dikutip dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Indonesia masih menghadapi permasalahan gizi yang berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia. Masalah anak pendek (stunting) adalah salah satu permasalahan gizi yang menjadi fokus Pemerintah Indonesia saat ini. Stunting menjadi permasalahan karena berhubungan dengan meningkatnya risiko terjadinya kesakitan dan kematian, perkembangan otak sehingga perkembangan motorik terlambat dan terlambatnya pertumbuhan mental juga.

Selaras dengan tema nasional 2023, “Penguatan Pengasuhan Anak Menjadikan Anak Tumbuh Sehat Jiwa dan Raga”, RS Panti Rapih Yogyakarta pada tanggal 19 Januari 2023 menyelenggarakan talkshow kesehatan dengan judul “Ada Apa Dengan Stunting?”. Kegiatan dikemas secara offline di Lounge lantai 2 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, dipandu oleh dr. Venanda Rian. Narasumber Talkhsow Kesehatan menghadirkan dr. Ratnaningsih, Sp. A (Spesialis Anak) dengan materi Mengenali Tanda – Tanda Stunting dan Apa Saja Yang Harus Dilakukan, serta Ibu B. Dwi Wahyunani, S.Tr. Gz., RD (Ahli Gizi) dengan materi Gizi untuk Pencegahan Stunting. Hadir dalam talkshow kesehatan tersebut para kader kesehatan bayi dan balita dari RS Panti Nugroho, RS Panti Rini, RS Elisabeth Ganjuran, Puskesmas dan Posyandu Sagan serta masyarakat umum/awam.

Tujuan dari kegiatan talkshow tersebut yaitu; mengenalkan stunting kepada masyarakat luas serta kepada para tenaga medis yang berada di faskes tingkat 1, memberikan edukasi pencegahan stunting, melalukan evaluasi kinerja tenaga kesehatan terkait dengan stunting.

Dengan talkshow kesehatan terkait stunting ini, pencegahan stunting dapat dilakukan sejak sebelum hamil, kehamilan, dan setelah anak dilahirkan.

 

 

Anjar Pintosasi

Humas RS Panti Rapih

Rating untuk artikel/halaman ini : 4.71/5 (7)

Mohon dapat memberikan rating

Kusta Bukan Penyakit Kutukan 5/5 (5)

Hari Kusta Sedunia diperingati dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penyakit kusta, dan sebagai ajang untuk menyerukan diakhirinya stigma dan diskriminasi terkait orang yang menderita kusta. Pada saat mendengar kusta biasanya akan langsung terbayang dengan hal – hal yang mengerikan.

Mengenal Penyakit Kusta

Kusta adalah sebuah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae yang tidak hanya mempengaruhi kulit namun juga sistem saraf, mata dan hidung. Seorang yang menderita kusta akan mengalami mati rasa di kulit, termasuk kehilangan kemampuan merasakan suhu, sentuhan, tekanan, atau rasa sakit, lalu terjadi perubahan warna pada kulit yaitu seperti warna pucat dan penebalan kulit. Penyakit kusta terbagi menjadi 2 jenis yaitu kusta kering (PB:Pausi Basiler/kuman sedikit) dan kusta basah (MB: MultiBasiler/kuman banyak).

Apakah penyakit kusta atau lepra bisa disembuhkan?

Namun tidak perlu khawatir, dikutip dari perdoski.id, walaupun penyakit ini dianggap menakutkan, nyatanya penyakit ini diapat disembuhkan secara tuntas, yaitu dengan pemberian obat-obatan kombinasi antibiotik ( beberapa jenis antibiotik) atau biasa disebut dengan multi drug treatment.

Kemasan MDT ini sudah tersandar dan diatur sedemikian rupa jenis dan cara minumnya, disetiap blister bulanannya. Tdpt 2 jenis kemasan MDT, yang pertama adalah lepra basah (Multi basiler) dan kedua lepra kering (Pausibasiler)

Dikutip dari kemkes.go.id, dijelaskan bahwa setelah WHO merekomendasikan pengobatan kusta dengan regimen Multi Drug Therapy (MDT), negara-negara di dunia yang melaksanakan program pemberantasan dengan pengobatan MDT mencapai hasil yang memuaskan. Lebih dari 10 juta penderita telah disembuhkan dan lebih 1 juta penderita  diselamatkan dari kecacatan.

Hal yang perlu diperhatikan dalam proses pengobatan kusta ini adalah : 

  1. Terdapat beberapa jenis kusta/ lepra, dan perbedaan jenis kusta atau lepra ini juga turt mempengaruhi lamanya pengobatan. Kuncinya adalah disiplin minum obat, karena obat kusta harus diminum rutin, umumnya dalam waktu 6 bulan sampai 1 tahun hingga 2 tahun.
  2. Obat kusta ini gratis, yang artinya obat yang terdiri dari kombinasi antibiotik ini diberikan secara gratis di puskesmas dan RS Pemerintah tertentu.
  3. Jika penderita kusta tidak disiplin minum obat, maka akan membuat bakteri penyebab penyakit kusta menjadi lebih kuat dan kebal terhadap pengobatan antibiotik yang sekarang dan selanjutnya. Maka hal tersebut akan membuat gejala kusta yang dirasakan akan makin parah dan berat karena bakteri yang terus berkembang biak dalam tubuh.

Maka, jangan ragu untuk periksa apabila ada penderita yang mengalami gejala seperti yang disebutkan tadi, karena keterlambatan deteksi kusta ini bisa menyebabkan kecacatan pada penderita, baik yang sementara, maupun selamanya.

 

Artikel ini ditulis oleh:
dr. I Dewa Gde Rainey Chrisananta Putra

(Dokter Umum  Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta)

 

Informasi Pelayanan : 
Klinik Penyakit Kulit
Lantai 5 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223
Senin – Sabtu (sesuai dengan jadwal praktek dokter)

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

 

 

Rating untuk artikel/halaman ini : 5/5 (5)

Mohon dapat memberikan rating