RS Panti Rapih Tegaskan Komitmen Pendampingan Keluarga Melalui Kelas Ibu: Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang Anak 5/5 (1)

Dalam rangka memperkuat peran serta rumah sakit dalam edukasi kesehatan keluarga, RS Panti Rapih kembali menyelenggarakan kegiatan “Kelas Ibu: Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang Anak”, sebagai bagian dari program promotif dan preventif rumah sakit terhadap kesehatan anak sejak dini.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Departemen Ilmu Penyakit Anak dan Instalasi Pelayanan Gizi RS Panti Rapih, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua, khususnya para ibu, dalam memahami serta mendeteksi potensi gangguan tumbuh kembang anak secara optimal.

Sebagai narasumber utama, dr. Titin, dokter spesialis anak RS Panti Rapih, menyampaikan pentingnya pemahaman orang tua terhadap tanda-tanda keterlambatan perkembangan.

“Tidak semua anak tumbuh dengan kecepatan yang sama. Oleh karena itu, deteksi dini sangat penting agar intervensi dapat dilakukan tepat waktu dan mencegah dampak jangka panjang dalam aspek fisik, kognitif, sosial-emosional, serta perilaku anak,” ujar dr. Titin.

Dalam kegiatan ini, peserta juga memperoleh materi edukatif bertajuk “Gizi Optimal untuk Tumbuh Kembang Anak”, yang disampaikan oleh Maria Dora dan Bangkit Enggartyono, ahli gizi RS Panti Rapih. Materi ini menekankan pentingnya asupan nutrisi yang sesuai dengan usia dan tahapan perkembangan anak, termasuk informasi tentang penyusunan Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang bergizi dan seimbang.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih menegaskan komitmennya dalam mendampingi keluarga secara holistik, tidak hanya pada aspek kuratif, tetapi juga melalui penguatan pengetahuan masyarakat demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Sumber berita lain ;

Koran Kedaulatan Rakyat, 20 Juni 2025

 

Informasi lebih lanjut terkait layanan kesehatan anak dan edukasi keluarga, silakan menghubungi:

Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit

(0274) 563333 ext 341 (Senin – Jumat, pk 08.00 -15.00 WIB)

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Budidaya dan Perawatan Tanaman Anggrek di RS Panti Rapih 5/5 (1)

Menuju Kemandirian Pengelolaan Tanaman dan Rumah Sakit yang Asri

Yogyakarta, 18 Juni 2025 — Dalam rangka mewujudkan visi sebagai rumah sakit swasta terbaik di Yogyakarta dan mendukung kebijakan mutu yang telah ditetapkan, Rumah Sakit Panti Rapih senantiasa berupaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan asri bagi pasien serta pengunjung. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengelolaan taman indoor dan outdoor, termasuk tanaman anggrek yang menjadi daya tarik estetika dan kesejukan di area rumah sakit.

Untuk mendukung pertumbuhan dan perawatan anggrek secara optimal, RS Panti Rapih menyelenggarakan Pelatihan Budidaya dan Perawatan Tanaman Anggrek pada hari Rabu, 18 Juni 2025. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB bertempat di Ruang pertemuan Antonius Lt. 2 dan kebun budidaya anggrek. Peserta pelatihan sebanyak 25 orang terdiri dari tim Seksi Pemeliharaan Lingkungan dan Laundry, outsourcing cleaning service, serta peminat tanaman anggrek di lingkungan rumah sakit.

Pelatihan ini dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih Yogyakarta, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes. Materi utama disampaikan oleh narasumber dari KAGAMA Orchid, yaitu Bapak Rikcy Setiaji Nugraha, S.P., M.Sc., dengan topik “Teknik Budidaya dan Perawatan Tanaman Anggrek Secara Tepat”. Selain sesi teori, peserta juga mengikuti praktik langsung berupa kegiatan repotting dan penanaman anggrek di area kebun budidaya anggrek RS Panti Rapih.

Pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan khusus untuk:

  1. Meningkatkan pengetahuan teknis petugas pengelola tanaman mengenai teknik budidaya anggrek yang baik dan benar.
  2. Meningkatkan keterampilan perawatan tanaman anggrek, baik untuk area indoor maupun outdoor.
  3. Mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman anggrek agar tampil optimal di lingkungan rumah sakit.
  4. Mewujudkan kemandirian pengelolaan anggrek secara swakelola, sehingga tidak bergantung pada pihak eksternal.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih berharap dapat membangun kemandirian dan profesionalisme dalam pengelolaan taman, khususnya tanaman anggrek. Selain sebagai sarana keindahan, tanaman anggrek yang tumbuh baik juga menjadi bagian dari healing environment yang mendukung proses penyembuhan pasien. Ke depan, diharapkan pula budidaya anggrek yang dilakukan secara swakelola ini menjadi model efisiensi rumah sakit dalam tata kelola hijau yang berkelanjutan.

Dengan semangat pelayanan menyeluruh dan penuh kasih, RS Panti Rapih terus melangkah dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi seluruh tamu ilahi, tak hanya dari aspek medis tetapi juga melalui lingkungan yang menyejukkan jiwa.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Mengenal Gangguan Tidur dan Polisomnografi 4.93/5 (14)

Pernahkah Sahabat Sehat merasa tidak segar meski telah tidur semalaman? Atau mungkin mengalami nyeri kepala dan kantuk berlebihan di siang hari? Wah, jangan-jangan Sahabat Sehat mengalami gangguan tidur lho!

Gangguan tidur sering kali tidak terdeteksi. Sebagian orang bahkan mengabaikan gangguan tidur tersebut dan menganggapnya sebagai kondisi yang tidak berbahaya. Padahal faktanya, gangguan tidur dapat mengganggu fungsi pembuluh darah, otak, jantung, dan menurunkan kualitas hidup dari penderitanya. Lalu, bagaimana cara kita mendeteksi gangguan tidur?

 

 

Pemeriksaan Polisomnografi

Polisomnografi (PSG) adalah alat untuk memeriksa kondisi seseorang saat tidur. Dengan menggunakan PSG, kita dapat menilai kualitas tidur dan mendeteksi gangguan tidur secara objektif. Beberapa alat akan dipasang di area kepala dan badan Anda. Alat tersebut akan merekam gelombang otak, otot, dan pernapasan selama Anda tidur. Setelah itu, dokter spesialis neurologi akan memeriksa apakah gelombang-gelombang tersebut normal atau tidak normal.

Ilustrasi Pemeriksaan PSG

 

Bagaimana pola tidur yang normal?

Ketika tidur, kita dapat mengalami beberapa fase, yaitu fase non – rapid eye movement (non-REM) dan fase REM.  Fase non-REM masih bisa dibedakan menjadi fase non-REM tingkat 1, tingkat 2, dan tingkat 3.

Saat mengantuk dan mulai tertidur, kita mulai masuk ke dalam fase non-REM tingkat 1. Apabila kita tidur tetapi masih mudah terbangun (tidur dangkal), kita mulai masuk ke dalam fase non-REM tingkat 2. Sedangkan ketika kita tidur dan lebih sulit dibangunkan (tidur dalam), kita sudah masuk ke dalam fase non-REM tingkat 3. Fase non-REM tingkat 3 sering diikuti dengan fase REM, dimana pada fase ini kita dapat bermimpi. Seluruh fase tersebut merupakan 1 siklus tidur. Ketika 1 siklus sudah selesai, maka kita bisa masuk ke dalam siklus yang baru.

 

Siklus Tidur Normal

 

Apa saja jenis gangguan tidur?

Gangguan tidur ada banyak jenisnya. Menurut International Classification of Sleep Disorder III (ICSD III) , gangguan tidur dapat dibagi menjadi : insomnia, gangguan bernapas saat tidur, hipersomnia, gangguan irama tidur, parasomnia, gangguan gerak saat tidur, dan gangguan tidur lainnya.  Dari berbagai jenis gangguan tidur tersebut, Anda pasti lebih familiar dengan insomnia dan gangguan bernapas saat tidur (seperti mengorok).

Insomnia adalah gangguan tidur dimana penderitanya mengalami kesulitan untuk memulai tidur, mempertahankan tidur, atau terjaga terlalu dini. Insomnia ini lebih sering dijumpai pada perempuan, memiliki gangguan psikiatri, atau sering mengonsumsi kopi dan rokok. Apabila insomnia tidak didiagnosis dengan tepat dan tidak ditangani, maka dapat menurunkan fungsi memori, memicu depresi, dan menurunkan performa dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Tanda dan Gejala Insomnia

 

Pernahkah Anda melihat orang yang mengorok saat tidur, kemudian tampak berhenti bernapas sesaat? Kondisi itu disebut sebagai obstructive sleep apnea (OSA). Mengorok lebih sering dijumpai pada seseorang dengan obesitas, jenis kelamin laki-laki, usia lanjut, memiliki kelainan struktur anatomi hidung, rahang, dan dagu, memiliki pembesaran tonsil/amandel, kebiasaan mengonsumsi alkohol dan rokok. Mengorok sering kali danggap sebagai hal yang wajar oleh banyak orang. Padahal kondisi ini dapat memicu berbagai penyakit pembuluh darah dan jantung, seperti hipertensi, stroke, dan penyakit jantung koroner.

Ilustrasi OSA

 

Apa yang harus kita lakukan jika mengalami gangguan tidur?

Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mengetahui jenis gangguan tidur dengan mengisi kuesioner terkait gangguan tidur dan/atau menjalani pemeriksaan PSG. Setiap jenis gangguan tidur memiliki penanganan yang berbeda-beda. Apabila tidak diperiksa secara objektif, kita tidak bisa menentukan penanganan yang sesuai. Penanganan gangguan tidur tidak hanya dengan pemberian obat, tetapi dapat berkolaborasi dengan psikolog/psikiater, dokter spesialis THT, dokter spesialis paru, rehabilitasi medik, dan ahli gizi. Konsultasikan gangguan tidur yang Anda alami dan hasil PSG Anda dengan dokter spesialis neurologi, agar bisa menentukan penanganan yang tepat.

Tidur yang berKualitas adalah kebutuhan bagi semua orang. Tidur yang berkualitas bisa meningkatkan kualitas hidup sekaligus mencegah berbagai penyakit. Jangan sepelekan gangguan tidur yang Anda alami. Yuk, periksa PSG di Rumah Sakit Panti Rapih!

 

Artikel ditulis oleh :

dr. Rosa de Lima Renita Sanyasi, AIFO-K, Sp.N

(Dokter Spesialis Saraf RS Panti Rapih)

 

Sumber :

InformedHealth.org [Internet]. Cologne, Germany: Institute for Quality and Efficiency in Health Care (IQWiG); 2006-. In brief: What is “normal” sleep? [Updated 2024 Aug 1]. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279322/

Islamiyah WR (ed.). 2018. Panduan Tatalaksana Gangguan Tidur. Jakarta : Sagung Seto.

Sleep Apnea: Types, Causes, Symptoms, Diagnosis & Treatment

Sleepapnea.sleep-disorders.net/types

Insomnia: Symptoms, Causes, Diagnosis, and Treatment

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Mempererat Kerjasama Internasional, RS Panti Rapih Terima Kunjungan Delegasi Guido Valadares National Hospital 5/5 (1)

Rumah Sakit Panti Rapih menerima kunjungan istimewa dari Guido Valadares National Hospital (GVNH), Timor-Leste, pada Jumat, 23 Mei 2025. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Auditorium Kecil, Gedung Borromeus Lantai 6 Instalasi Rawat Jalan Terpadu ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan bilateral di bidang layanan kesehatan antara kedua institusi.

Acara dibuka secara resmi dengan sambutan hangat dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., FISQUA, yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kunjungan GVNH ke RS Panti Rapih. Dalam sambutannya, dr. Stephani menegaskan komitmen RS Panti Rapih untuk terus membangun jaringan kerjasama internasional yang berfokus pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan pertukaran pengetahuan profesional.

Sambutan balasan disampaikan oleh Direktur Keperawatan dan Kebidanan GVNH, Sra. Maximiana Libania S. FerrĂŁo, L.Enf, yang turut menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat serta kesempatan untuk berbagi pengalaman dan belajar dari sistem layanan RS Panti Rapih.

Sebagai bagian dari acara, kedua institusi saling bertukar cinderamata sebagai simbol persahabatan dan kolaborasi yang erat. Suasana keakraban turut terasa dalam sesi foto bersama, yang menjadi dokumentasi dari semangat kolaboratif kedua rumah sakit.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan Company Profile RS Panti Rapih oleh dr. Rita Kusuma Damayanti, M.P.H., Kepala Bidang Pengembangan Usaha dan Kerjasama. Paparan ini menggambarkan perjalanan, visi-misi, serta transformasi pelayanan yang telah dilakukan RS Panti Rapih dalam menjawab tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang.

Selanjutnya, dr. Esdras Ardi Pramudita, M.Sc., Sp.N, DFIDN, FAAN, Kepala Bidang Pelayanan dan Pengembangan Medis, menyampaikan materi terkait ragam layanan medis unggulan RS Panti Rapih yang mengedepankan pendekatan holistik, berorientasi pasien, dan berbasis bukti (evidence-based).

Dari sisi penunjang medis, dr. Tan Liana Santosa, Kepala Bidang Penunjang Medik dan Diagnostik, memaparkan strategi promosi layanan yang dilakukan oleh RS Panti Rapih untuk menjangkau dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya layanan preventif dan diagnostik.

Acara ditutup dengan sesi diskusi terbuka yang dipandu secara interaktif, serta dilanjutkan dengan hospital tour untuk mengenal lebih dekat berbagai fasilitas dan layanan yang dimiliki RS Panti Rapih.

Melalui kunjungan ini, RS Panti Rapih dan Guido Valadares National Hospital berharap dapat membuka peluang kerja sama lebih lanjut dalam bidang peningkatan mutu pelayanan, pelatihan tenaga medis, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan riset bersama. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kemitraan strategis yang saling memperkuat dalam menghadapi tantangan global di sektor kesehatan, sekaligus memperluas dampak pelayanan berbasis nilai kemanusiaan di kawasan Asia Tenggara.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kesehatan Melalui Seminar “Update Airborne Diseases” 5/5 (1)

Rumah Sakit Panti Rapih kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan berkualitas dan aman melalui penyelenggaraan seminar bertajuk “Update Airborne Diseases”. Kegiatan ini merupakan respons proaktif terhadap perkembangan terbaru mengenai penyakit infeksi yang ditularkan melalui udara, sebagaimana diungkapkan dalam laporan global dari World Health Organization (WHO) dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pada bulan Maret 2025.

Seminar yang berlangsung pada Rabu, 21 Mei 2025 pukul 08.00–12.30 WIB ini diselenggarakan secara hybrid dengan total peserta mencapai lebih dari 560 orang. Secara luring, sebanyak 60 tenaga kesehatan dari RS Panti Rapih hadir, terdiri dari IPCN dan IPCLN (26 orang), serta dokter dan perawat (34 orang). Sementara itu, sebanyak 500 peserta mengikuti secara daring, terdiri dari 250 tenaga medis internal RS Panti Rapih dan 250 peserta dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Maria Stephani Nainggolan, M.Kes., yang menyampaikan pentingnya peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan terhadap penyakit menular melalui udara guna mendukung pelayanan yang tanggap dan berbasis mutu.

Dalam sesi materi, peserta mendapatkan pembekalan dari para narasumber ahli di bidang pencegahan dan pengendalian infeksi:

  1. Bapak Al. Dadi Rahmadi, S.Kep., Ns., CBIPCN, menyampaikan paparan mengenai “Penyakit Infeksi Terkini yang Menular Melalui Udara dan Berisiko Wabah”, memberikan pemahaman mendalam tentang klasifikasi terkini patogen airborne seperti COVID-19, Influenza, MERS, SARS, dan Tuberkulosis.
  2. Levina Prima R., Sp.PD, membahas “Epidemiologi Healthcare Associated Infection (HAIs)”, dengan penekanan pada risiko penularan di fasilitas layanan kesehatan.
  3. Ibu Enny Puspita Jatiningsih, A.Md.Kep, CBIPCN, menjelaskan secara teknis tentang “Penempatan Pasien Pada Kasus Airborne Disease dan Tata Kelola Saat Outbreak”, termasuk strategi isolasi dan pengendalian penyebaran di lingkungan rumah sakit.

Sesi diskusi interaktif dipandu oleh moderator Ibu Irene Hilda, A.Md.Kep, yang turut memperkaya pemahaman peserta dengan studi kasus dan tanya jawab aktif.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih berharap seluruh tenaga medis dan kesehatan:

Memiliki pemahaman yang terkini mengenai klasifikasi dan penanganan penyakit airborne yang berisiko menimbulkan wabah.

Meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi outbreak, khususnya terkait tata kelola penempatan pasien dan pencegahan transmisi di fasilitas layanan kesehatan.

Mengimplementasikan standar pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) secara konsisten di setiap unit layanan, sesuai dengan visi dan misi RS Panti Rapih dalam memberikan pelayanan yang holistik, bermutu, dan berbasis nilai-nilai kemanusiaan.

Bagi peserta dari luar institusi, kegiatan ini menjadi ajang berbagi ilmu dan kolaborasi antar fasilitas pelayanan kesehatan untuk memperkuat jaringan penanganan infeksi menular melalui udara di Indonesia.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih dan Garrya Bianti Hotel Gelar Health Talk: Wujudkan Kesehatan Holistik di Lingkungan Kerja No ratings yet.

Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan di lingkungan kerja, RS Panti Rapih bersama Garrya Bianti Hotel Yogyakarta mengadakan kegiatan Health Talk bertajuk “Menjaga Kesehatan Secara Holistik di Lingkungan Kerja.” Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi staf hotel mengenai pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh di tengah rutinitas kerja yang padat.

Dr. Jodi Visnu, Public Health Professional RS Panti Rapih, hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa menjaga kesehatan secara holistik menjadi hal krusial di lingkungan kerja yang dinamis. “Seringkali karena aktivitas yang padat, kita lupa memperhatikan kesehatan diri. Padahal, kesehatan adalah fondasi dari kinerja dan produktivitas yang optimal,” ujar Dr. Jodi.

 

Health Talk ini merupakan bagian dari kerja sama antara RS Panti Rapih dan Garrya Bianti Hotel dalam bidang promosi kesehatan. Kepala Marketing and Business Development RS Panti Rapih, Dr. Rita Damayanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan berbagai layanan unggulan rumah sakit yang dapat dimanfaatkan oleh karyawan hotel dalam menjaga kualitas kesehatan mereka.

General Manager Garrya Bianti Hotel, Ridwan Heriyadi, mengapresiasi terselenggaranya acara ini. Ia menegaskan bahwa sejak awal berdirinya hotel, pihaknya telah menaruh perhatian besar terhadap kesehatan staf. “Dengan luas area hotel dan banyaknya aktivitas, kesehatan karyawan adalah prioritas kami. Kolaborasi dengan RS Panti Rapih ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif,” ungkap Ridwan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara institusi layanan kesehatan dan dunia industri hospitality dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan kesejahteraan bersama.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Artikel lain terkait :
Harian Kedaulatan Rakyat edisi Kamis, 15 Mei 2025

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan Rumah Sakit Nasional Guido Valadares (HNGV) Timor Leste ke RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (3)

Yogyakarta, 13 Mei 2025 – RS Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan istimewa dari Guido Valadares National Hospital (HNGV) Timor Leste, yang dilaksanakan pada Selasa, 13 Mei 2025 bertempat di Auditorium Lantai 6, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih. Rombongan yang berjumlah 10 orang ini datang dengan semangat belajar dan berbagi, khususnya dalam bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Keuangan Rumah Sakit.

Kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan dan mengadopsi praktik-praktik terbaik yang diterapkan di RS Panti Rapih, meliputi:

  • Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan tenaga kerja rumah sakit.
  • Mengadaptasi kebijakan manajerial yang relevan dan bisa diimplementasikan di HNGV.
  • Mengetahui model pembiayaan dan sistem pengelolaan keuangan rumah sakit.
  • Mendalami penerapan penganggaran, pengelolaan pendapatan, dan pengeluaran rumah sakit.

 

 

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., yang menyampaikan pentingnya pertukaran ilmu dan kolaborasi antar institusi pelayanan kesehatan lintas negara. Dari pihak HNGV, sambutan disampaikan oleh Ibu Evalija das Dores Fernandes, selaku Kepala Unit SDM dan Ketua Tim Delegasi, yang menyampaikan apresiasi atas penerimaan dan kesempatan berbagi pengalaman di RS Panti Rapih.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan dari Direktur Utama RS Panti Rapih kepada perwakilan delegasi, disusul dengan foto bersama sebagai simbol persahabatan dan sinergi antar institusi.

Dalam rangkaian kegiatan, peserta kunjungan mendapatkan pemaparan menarik dan informatif:

Penyampaian Company Profile oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H., yang memberikan gambaran umum dan keunggulan layanan RS Panti Rapih.

Materi Pengelolaan SDM disampaikan oleh Ibu Wahyu Widjajanti Rahaju, SKM, selaku Kepala Bidang SDM, yang memaparkan strategi pengembangan tenaga kerja dan manajemen sumber daya manusia rumah sakit.

Materi Pengelolaan Keuangan disampaikan oleh Bapak Aemilianus Yollan Permana, M.M.Ak., Staf Khusus Direktur Keuangan I, yang menjelaskan sistem penganggaran, pembiayaan operasional, serta manajemen kas di lingkungan RS Panti Rapih.

Diskusi interaktif pun berlangsung aktif dalam sesi tanya jawab yang dipandu dengan semangat keterbukaan dan keingintahuan yang tinggi dari kedua belah pihak.

Acara kunjungan diakhiri dengan hospital tour ke beberapa unit unggulan di RS Panti Rapih, termasuk unit SDM dan Keuangan, sebagai tindak lanjut dari pembelajaran yang telah disampaikan.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara RS Panti Rapih Yogyakarta dan Guido Valadares National Hospital Timor Leste, serta menjadi awal dari kerjasama jangka panjang di bidang manajemen rumah sakit, peningkatan kualitas pelayanan, dan pertukaran profesional. Kedua belah pihak berharap, hasil dari kunjungan ini dapat diimplementasikan untuk meningkatkan mutu dan efisiensi pelayanan kesehatan di masing-masing institusi.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan RS Elisabeth Ganjuran ke RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (3)

Pada hari Sabtu, 3 Mei 2025, RS Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan kehormatan dari RS Elisabeth Ganjuran yang diwakili oleh 7 orang peserta. Acara yang berlangsung di Ruang Antonius Lantai 2 ini turut dihadiri oleh tamu istimewa, Marsekal Pertama TNI dr. Djunadi MS., Sp.KP, selaku Direktur PT. Sinar Roda Utama Jakarta.


Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Nainggolan, M.Kes., yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini sebagai bentuk sinergi antarlembaga pelayanan kesehatan Katolik dalam semangat persaudaraan dan peningkatan mutu layanan.

Selanjutnya, dr. Tandean Arif Wibowo, M.P.H., selaku Direktur Utama RS Elisabeth Ganjuran, memberikan sambutan balasan yang menyatakan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari RS Panti Rapih, serta harapan besar untuk menjalin kerja sama jangka panjang yang produktif.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama sebagai tanda kenangan dan penghormatan atas pertemuan ini.

Kemudian, dr. Tandean memaparkan rencana pembangunan Gedung Hemodialisa RS Elisabeth Ganjuran, yang ditujukan untuk meningkatkan layanan terapi ginjal bagi masyarakat di wilayah Bantul dan sekitarnya. Paparan ini menjadi awal diskusi yang sangat konstruktif mengenai tantangan, peluang, dan standar mutu layanan Hemodialisa.

 

Paparan dilanjutkan oleh Bapak  Agustinus Dalmasius, S.Kep., Ns., selaku Penanggung Jawab Fasilitas dan Mutu Instalasi Hemodialisa RS Panti Rapih. Dalam presentasinya, beliau menjelaskan proses operasional, sistem mutu, serta pendekatan humanis dalam pelayanan pasien HD yang selama ini menjadi ciri khas RS Panti Rapih.

Acara kemudian memasuki sesi tanya jawab dan diskusi interaktif, di mana kedua belah pihak saling bertukar wawasan dan pengalaman untuk saling memperkaya pengelolaan layanan Hemodialisa.

Sebagai penutup, rombongan diajak untuk melakukan kunjungan langsung ke Instalasi Hemodialisa RS Panti Rapih, guna melihat lebih dekat sistem kerja, tata ruang, serta interaksi layanan yang diberikan kepada pasien.

Harapan dari Kegiatan Ini:

Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kemitraan strategis antara RS Elisabeth Ganjuran dan RS Panti Rapih, khususnya dalam bidang pengembangan layanan Hemodialisa. Kedua institusi sepakat bahwa kolaborasi antar rumah sakit  sangat penting untuk memperkuat jaringan pelayanan kesehatan yang unggul, inklusif, dan berorientasi pada mutu serta kasih dalam pelayanan.

Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar, tidak hanya bagi kedua rumah sakit, tetapi juga bagi masyarakat luas yang dilayani.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Orang Tua wajib Tahu : Pemicu Asma pada Anak 5/5 (1)

Asma merupakan penyakit saluran pernapasan kronis yang sering  dijumpai pada anak. Jika tidak ditangani dengan baik asma dapat menurunkan kualitas hidup anak, membatasi aktivitas sehari hari , mengganggu tidur, meningkatkan absensi sekolah dan menyebabkan prestasi akademik di sekolah menurun.

Penyakit asma adalah penyakit saluran respiratori (saluran pernapasan ) yang menyebabkan inflamasi / peradangan kronis yang mengakibatkan  terjadinya obstruksi/penyumbatan dan hiperreaktivitas saluran respiratori dengan derajat yang bervariasi ( bisa ringan, sedang dan sampai dengan berat ).

Gejala klinis asma dapat berupa batuk, wheezing / mengi, sesak napas, dada tertekan yang timbul secara kronis (gejala menetap dalam jangka waktu yang lama ) atau berulang, dapat membaik dengan sendirinya atau segera membaik dengan obat pereda, dan cenderung memberat pada malam atau dini hari, yang biasanya timbul jika ada pencetus.

Karakteristik  yang mengarah ke asma dapat diingat dengan mudah yaitu ENTAR (Episodik, Nokturnal, Triger, Atopi, Reversibel)

  • Gejala timbul secara Episodikatau berulang  ( seperti batuk berulang/ hilang timbul)
  • Variabilitas yaitu intensitas gejala bervariasi dari waktu ke waktu, bahkan dapat terjadi perubahan gejala dalam 24 jam. Biasanya gejala lebih berat dan paling mengganggu pada malam hari ( Nokturnal)
  • Timbul bila ada faktor pencetus (Triger)
  • Faktor Iritan : asap rokok, asap bakaran sampah, asap obat nyamuk,suhu dingin, udara kering, makanan minuman dingin, penyedap rasa, pengawet makanan, pewarna makanan.
  • Alegen : debu, tungau debu rumah, rontokan bulu hewan, serbuk sari bunga.
  • Infeksi saluran pernapasan akut karena virus, salesma, common cold, flu,  rhinofaringitis akut
  • Aktivitas fisik : berlarian, berteriak, menangis, atau tertawa berlebihan.
  • Adanya Riwayat alergi pada pasien atau keluarganya  (Riwayat Atopi)
  • Reversibel yaitu gejala dapat membaik secara spontan atau dengan pemberian  obat pereda asma

 

Langkah Langkah yang perlu diperhatikan untuk mencegah serangan asma

  • Perhatikan dan amati pemicu serangan asma pada anak
  • Alergen :

kenali dan hindari alergen seperti debu, tunga debu dengan tidak menggunakan atau menyimpan barang berbulu di kamar anak, seperti boneka, karpet, selimut berbulu, serta mencuci sprei, selimut secara rutin dan membersihkan ruangan dari debu sercara rutin.

Hindari bulu hewan dengan tidak memelihara hewan berbulu di dalam rumah

Hindari makanan yang menyebabkan alergi makanan pada anak

  • Iritan

Hindari paparan dari polusi udara seperti asap rokok, baik secara langsung  maupun tidak langsung, asap bakaran sampah atau bahan kimia lain, dan  biasakan anak untuk menggunakan masker saat ada paparan.

  • Udara dingin

Saat udara dingin, lindungi hidung dan mulut anak dengan masker atau kain, dan berikan baju hangat, saat tidur malam jaga kehangatan suhu kamar.

  • Vaksinasi :

Lakukan vaksinasi influenza dan pneumonia sesuai rekomedasi untuk mengurangi risiko terjadi infeksi pernapasan yang dapat memicu asma pada anak.

 

  • Mengelola Gejala :
  • Gunakan obat asma sesuai dengan petunjuk dokter untuk mengontrol gejala dan mencegah serangan asma
  • Gunakan inhaler/ nebulizer untuk memberikan obat pada anak sesuai anjuran dokter, pada saat serangan atau sebagai pengendali serangan asma pada anak, serta konsultasikan ke dokter secara rutin supaya asma dapat terkendali dengan baik

 

Dengan mengenali gejala,  melakukan  beberapa langkah pencegahan dan mengelola gejala dengan benar, diharapkan gejala klinis asma dapat berkurang dan mencegah timbulnya episode gejala di masa mendatang.

Salam hidup sehat.

 

Artikel ditulis oleh :

dr. Maria Rulina, Sp. A, M.Sc

(Dokters Spesialis Anak RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Referensi : Pedoman Nasional ASMA ANAK edisi ke 3 2022. UKK Respirologi IDAI

 

Informasi Pelayanan : 
Klinik Anak
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Workshop Kolaborasi Asuhan Gigi dan Mulut: Penanganan Perdarahan pada Dental Emergency No ratings yet.

Yogyakarta, 1 Mei 2025 – Rumah Sakit Panti Rapih kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui penyelenggaraan Workshop Kolaborasi Asuhan Gigi dan Mulut dengan topik fokus: “Perdarahan pada Dental Emergency.” Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis, 1 Mei 2025, pukul 08.00 – 15.00 WIB, bertempat di Ruang Auditorium Lantai 6 Gedung Borromeus RS Panti Rapih.

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari sistem kesehatan yang berkontribusi besar terhadap kualitas hidup masyarakat. Dalam praktiknya, tenaga kesehatan gigi dan mulut kerap dihadapkan pada kondisi kegawatdaruratan, salah satunya adalah perdarahan, baik akibat pencabutan gigi, trauma, maupun gangguan koagulasi.

Perdarahan dalam konteks dental emergency tidak hanya memerlukan ketangkasan teknis, namun juga pemahaman yang mendalam terhadap etiologi, mekanisme, serta risiko komplikasi yang mungkin timbul. Oleh karena itu, pelatihan yang terstruktur dan kolaboratif sangat diperlukan untuk membekali para tenaga medis dengan keterampilan klinis yang memadai.

Workshop ini bertujuan untuk:

  • Meningkatkan kompetensi terapis gigi dan mulut dalam menangani kasus perdarahan pada dental emergency.
  • Menyediakan pemahaman teoretis dan keterampilan praktis bagi peserta dalam manajemen perdarahan gigi dan mulut.
  • Memperkuat kolaborasi lintas profesi dalam pelayanan asuhan gigi dan mulut yang bersifat kegawatdaruratan.

Peserta workshop berjumlah 60 orang, terdiri dari:

  • Terapis Gigi dan Mulut dari puskesmas, rumah sakit, klinik, dan praktik mandiri.
  • Dokter Gigi dan Dokter Gigi Spesialis.
  • Mahasiswa atau lulusan baru dari program studi Terapis Gigi dan Mulut yang ingin meningkatkan keterampilan klinis mereka.

 

Rangkaian Acara dan Materi

Acara ini dibuka secara resmi oleh dr. Maria Stephani Nainggolan, M.Kes, selaku Direktur RS Panti Rapih. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi materi yang dibawakan oleh narasumber ahli di bidang kedokteran gigi dan asuhan kesehatan:

  • Mekanisme, Penyebab, dan Jenis-Jenis Perdarahan dalam Dental Emergency
    drg. M. Bakhrul Lutfianto, Sp.BMM
  • Penatalaksanaan dan Pencegahan Komplikasi Perdarahan
    drg. Agus Sri Gunarto, Sp.BM
  • Pelayanan dan Asuhan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Perdarahan Dental Emergency
    Sri Rahayu Sumarsih, S.S.
  • Studi Kasus dan Praktik Klinis: Perdarahan pada Dental Emergency
    Tim Pemateri: drg. M. Bakhrul Lutfianto, Sp.BMM, drg. Agus Sri Gunarto, Sp.BM, Sri Rahayu Sumarsih, S.ST

Melalui workshop ini, diharapkan peserta dapat:

  • Menguasai keterampilan klinis terkini dalam menangani perdarahan akut di area gigi dan mulut secara profesional.
  • Meningkatkan koordinasi antar tenaga kesehatan dalam menangani kasus dental emergency.
  • Memberikan pelayanan yang lebih aman, cepat, dan tepat bagi pasien yang mengalami kondisi darurat di bidang kedokteran gigi.
  • Menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut di institusi masing-masing.

 

Workshop ini menjadi bagian dari komitmen RS Panti Rapih dalam memperkuat kapasitas tenaga kesehatan melalui pendekatan kolaboratif, edukatif, dan aplikatif, demi terwujudnya layanan gigi dan mulut yang berkualitas, berkesinambungan, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating