RS Panti Rapih Yogyakarta Raih Apresiasi atas Komitmen dalam Pelaporan KTD dan ESO Melalui e-MESO 5/5 (1)

Yogyakarta, 3 Desember 2024 – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Yogyakarta menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Farmakovigilans tahun 2024 dengan tema “Pengkajian Kausalitas ESO/KTD Serius”. Acara ini berlangsung pada hari Selasa, 3 Desember 2024, bertempat di Hotel Harper Malioboro, Yogyakarta.

Salah satu agenda penting dalam rapat ini adalah pemberian apresiasi. RS Panti Rapih Yogyakarta menjadi salah satu sarana pelayanan kesehatan yang konsisten memberikan laporan berkualitas yang sangat membantu penguatan sistem farmakovigilans di Indonesia. RS Panti Rapih menerima apresiasi atas kontribusi aktifnya dalam pelaporan Kejadian Tidak Diinginkan (KTD) atau Efek Samping Obat (ESO) melalui platform e-MESO.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh PLH Kepala Balai Besar BPOM Yogyakarta, Ibu Etty Rusmawati, S.T.P., kepada Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk mendorong peningkatan kualitas pelaporan farmakovigilans, baik di RS Panti Rapih maupun di fasilitas kesehatan lainnya.

dr. Stephani Maria Nainggolan mengungkapkan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Melalui acara ini, BPOM dan RS Panti Rapih berkomitmen untuk memperkuat kerja sama dalam rangka mendukung program farmakovigilans nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penggunaan obat yang aman, bermutu, dan efektif.

 

 

 

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito ke RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (1)

Pada hari Selasa, 26 November 2024 RS Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan kehormatan dari tim RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito. Acara berlangsung di Auditorium Lantai 6, Gedung Borromeus Rawat Jalan Terpadu RS Panti Rapih Yogyakarta, dengan tujuan mempererat hubungan antar fasilitas kesehatan sekaligus berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait pengelolaan rumah sakit terutama dalam pelayanan instalasi gizi.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, didampingi Direktur Medis, dr. Djati Prasodjo, Sp.Rad(K)RI, M.Sc, serta Direktur SDM dan Umum, dr. Dion Sulistyo, M.P.H. Sambutan balasan disampaikan oleh perwakilan RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito, Kolonel Kes Bp Ariyanto, Sarjana Gizi, yang merupakan Kabidum RSPAU.

Sebagai bagian dari acara, dilakukan penyerahan cinderamata antara kedua pihak yang diakhiri dengan sesi foto bersama. Pada kesempatan ini, RS Panti Rapih juga memaparkan Company Profile yang disampaikan oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H., sebagai perwakilan rumah sakit.

 

 

Acara dilanjutkan dengan diskusi mendalam mengenai topik pengelolaan layanan kesehatan, khususnya:

  1. Catering Diet
    • Pengelolaan bisnis
    • Manajemen operasional
    • Strategi pemasaran
    • Regulasi, standar, dan administrasi
  2. Instalasi Gizi
    • Manajemen pengelolaan
    • Organisasi dan sumber daya manusia
    • Pelayanan dan operasional
    • Anggaran dan jasa pelayanan

Materi ini disampaikan oleh Ibu Gregoria Siska Widyawati, Sarjana Gizi, Kepala Instalasi Gizi RS Panti Rapih.

Acara kunjungan ditutup dengan hospital tour untuk memperkenalkan fasilitas dan layanan unggulan RS Panti Rapih.

Melalui kunjungan ini, kedua rumah sakit berharap dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan. Diharapkan pula, pertukaran pengetahuan ini dapat menjadi inspirasi untuk inovasi layanan kesehatan yang lebih baik, terutama dalam bidang gizi, operasional, dan manajemen rumah sakit.

RS Panti Rapih Yogyakarta berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama yang harmonis dengan berbagai pihak demi menciptakan pelayanan kesehatan yang lebih profesional, efisien, dan berorientasi pada pasien.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Staff Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
DIKLAT RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

WORKSHOP TATALAKSANA KEGAWATAN MATERNAL-NEONATAL DI FASILITAS LAYANAN KESEHATAN 5/5 (3)

Yogyakarta, 14 November 2024 – Dalam upaya menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB), Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan Workshop Tatalaksana Kegawatan Maternal-Neonatal bagi tenaga kesehatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dokter umum, bidan, dan perawat dalam menangani kegawatdaruratan maternal dan neonatal, serta memastikan deteksi dini dan penanganan yang tepat pada pasien risiko tinggi.

Data Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa angka kematian ibu pada tahun 2020 mencapai 4.627 kasus, meningkat dari 4.221 kasus pada 2019. Penyebab utama meliputi perdarahan, hipertensi dalam kehamilan, dan gangguan sistem peredaran darah. Di Yogyakarta, angka kematian ibu tahun 2021 mengalami kenaikan, terutama akibat komplikasi Covid-19 pada ibu hamil selama puncak pandemi.

Kegawatdaruratan maternal dan neonatal sering kali disebabkan oleh keterlambatan rujukan, kurangnya sarana dan prasarana, serta minimnya pemahaman mengenai kehamilan risiko tinggi. PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif) yang berkualitas menjadi kunci keberhasilan upaya penurunan AKI dan AKB.

Acara yang dibuka oleh Direktur Medis, dr. Djati Prasodjo, Sp.Rad(K)RI, M.Sc, dan berlangsung di Auditroium Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus diikuti sebanyak 74 peserta.
Workshop ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam terkait sistem rujukan, tatalaksana kasus kegawatdaruratan, stabilisasi pasien, hingga praktik simulasi. Peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami sistem rujukan kegawatdaruratan maternal-neonatal.
  2. Melakukan penatalaksanaan kegawatdaruratan maternal-neonatal.
  3. Menerapkan langkah stabilisasi kegawatdaruratan maternal dan perinatal.
  4. Mempraktekkan simulasi penanganan kasus emergency maternal-neonatal.

Rangkaian Materi dan Narasumber

  1. Kebijakan Sistem Rujukan Maternal dan Neonatal
    • Narasumber: dr. David Budi Wibowo
  2. Tatalaksana Kasus Kegawatdaruratan Maternal
    • Narasumber: dr. Lusiana Irene, Sp.OG
  3. Tatalaksana Kegawatdaruratan Neonatal
    • Narasumber: dr. Maria Rulina, Sp.A
  4. Kasus Kegawatdaruratan Neonatal Tersering
    • Narasumber: dr. Anastasia Ratnaningsih, Sp.A
  5. Workshop Resusitasi Neonatus
    • Narasumber: dr. Galuh Martin, Sp.A
    • Fasilitator: Diyah Budi Noviyanti, S.Kep., Ns
  6. Workshop Penanganan Perdarahan Pasca Persalinan
    • Narasumber: dr. Yohanes Aditya, Sp.OG
    • Fasilitator: Theresia Heni Lestari, S.Tr. Keb

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) terkait penurunan AKI dan AKB, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi di fasilitas kesehatan.

 

 

 

 

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
DIKLAT RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Β 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Yogyakarta Terima Kunjungan dari RS Happy Land Yogyakarta 5/5 (6)

Pada hari Rabu, 20 November 2024, RS Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan istimewa dari RS Happy Land Yogyakarta. Acara ini berlangsung di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu RS Panti Rapih dan dihadiri oleh jajaran pimpinan serta staf dari kedua rumah sakit.

Kunjungan ini diawali dengan sambutan hangat dari Direktur SDM dan Umum RS Panti Rapih, dr. Dion Sulistyo, M.P.H. Dalam sambutannya, dr. Dion menyampaikan apresiasi atas kunjungan RS Happy Land serta harapan agar sinergi yang terjalin dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Direktur RS Happy Land, dr. Noor Istichawari, M.M, yang menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan yang hangat serta keinginan untuk menjalin kerja sama yang lebih erat di masa depan. Sebagai simbol persahabatan dan kerja sama, kedua direktur saling bertukar cendera mata dan foto bersama.

 

Setelah sesi sambutan, acara dilanjutkan dengan pemaparan company profile RS Panti Rapih oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H. Dalam presentasinya, dr. Jodi menjelaskan sejarah, visi, misi, serta layanan unggulan yang dimiliki oleh RS Panti Rapih. Para peserta mendapatkan gambaran yang komprehensif mengenai komitmen RS Panti Rapih dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

 

 

Materi terkait pengelolaan sumber daya manusia (SDM) disampaikan oleh Ibu Wahyu Widjajanti Rahaju, SKM. Beliau memaparkan strategi dan program inovatif yang diterapkan oleh RS Panti Rapih dalam mengelola SDM, termasuk pelatihan, pengembangan kompetensi, dan kesejahteraan karyawan. Materi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan bahan diskusi yang bermanfaat bagi RS Happy Land.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan praktik terbaik di bidang pelayanan kesehatan. Harapannya, kolaborasi antara RS Panti Rapih dan RS Happy Land dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi kedua institusi, tetapi juga bagi masyarakat yang dilayani.

Semoga semangat kebersamaan dan kerja sama yang tercipta dalam kunjungan ini dapat terus terjaga dan memberikan manfaat jangka panjang bagi dunia kesehatan di Yogyakarta.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Staff Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
DIKLAT RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Kegiatan Benchmark Rumah Sakit: Kolaborasi Menuju Perbaikan Mutu Pelayanan Kesehatan 5/5 (1)

Pada hari Selasa, 19 November 2024, telah terlaksana kegiatan Benchmark Rumah Sakit yang melibatkan beberapa institusi kesehatan terkemuka, yaitu RS Bethesda, RS JIH, RS Panembahan Senopati, dan RSUD Kota. Acara ini berlangsung di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta dengan tujuan utama untuk berbagi pengalaman dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, khususnya dalam pengelolaan infeksi terkait pelayanan kesehatan (HAIs).

Kegiatan ini diawali dengan sambutan hangat oleh Direktur SDM dan Umum RS Panti Rapih, dr. Dion Sulistyo, M.P. H, yang menekankan pentingnya kolaborasi antar rumah sakit untuk mencapai standar mutu pelayanan yang lebih baik.

Selanjutnya, Dr. dr. Jodi Visnu, M. P. H, mewakili RS Panti Rapih, memaparkan company profile rumah sakit dan memberikan gambaran tentang upaya yang telah dilakukan dalam pengelolaan mutu pelayanan kesehatan.

Tim dari RS Panti Rapih yang hadir sebagai bagian dari komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Rumah Sakit (PPI) Β & Komite Mutu RS Panti Rapih meliputi:

  1. Alexander Dadi Rahmadi, S.Kep., Sekretaris Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Rumah Sakit.
  2. Enny Puspita Jatiningsih, A.Md.Kep., Sekretaris Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Rumah Sakit.
  3. Irene Hilda, A.Md.Kep., Perawat IPCN.
  4. Agnes Nurlita Esti Rahayu, S.Tr. TLM (Ketua Komite Mutu RS Panti Rapih)

Kegiatan ini diisi dengan tiga agenda utama:

  1. Presentasi Data HAIs
    Setiap rumah sakit peserta memaparkan data terkait insiden infeksi terkait pelayanan kesehatan (HAIs) di institusi masing-masing.
  2. Analisis Bersama
    Peserta melakukan diskusi mendalam untuk menganalisis data HAIs dengan tujuan menemukan pola dan peluang perbaikan.
  3. Penyusunan Kamus Indikator Mutu HAIs
    Sebagai langkah strategis, disusunlah kamus indikator mutu yang akan digunakan untuk pemantauan pada tahun 2025.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat:

  • Memperoleh wawasan baru dan praktik terbaik dalam pengelolaan HAIs.
  • Mengadopsi indikator mutu yang disepakati bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit masing-masing.
  • Memperkuat sinergi antar rumah sakit dalam mengatasi tantangan di bidang pelayanan kesehatan.

Bagi RS Panti Rapih, kegiatan ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan profesionalisme dan mutu pelayanan, serta menjadikan data dan pengalaman yang diperoleh sebagai pijakan dalam mengembangkan program pencegahan dan pengendalian infeksi yang lebih baik di masa mendatang.

Semoga kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan ini dapat membawa manfaat nyata bagi pasien dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan kesehatan.

 

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
DIKLAT RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Tingkatkan Kesiapsiagaan Melalui Simulasi Gempa dan Kebakaran 2024 No ratings yet.

Yogyakarta, 6 Desember 2024 – RS Panti Rapih kembali menegaskan komitmennya terhadap keselamatan pasien, tenaga kesehatan, dan seluruh pihak yang berada di lingkup rumah sakit melalui penyelenggaraan Simulasi Bencana Gempa Bumi, Kebakaran dan Evakuasi Pasien. Kegiatan ini digelar di berbagai area RS Panti Rapih dengan melibatkan berbagai elemen internal dan eksternal, bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan rumah sakit dalam menghadapi potensi bencana.

 

Β 

Dengan tema besar simulasi β€œKesiapsiagaan dan Koordinasi dalam Penanggulangan Bencana,” acara ini dimulai sejak pukul 07.00 WIB dan berlangsung hingga 12.00 WIB. Kegiatan melibatkan lebih dari 300 peserta, termasuk tenaga kesehatan RS Panti Rapih, vendor, mahasiswa STIKES Panti Rapih, serta mitra strategis seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta.

Turut hadir Kepala Pelaksana BPBD Kota Yogyakarta, Drs. Nur Hidayat, M.Si, bersama tim BPBD Kota Yogyakarta yang terdiri dari 10 orang. Sedangkan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta, hadir Kepala Seksi Operasional Penyelamatan dan Penanganan Bahan Berbahaya dan Beracun, Bapak Timur Dilianto, A.Md., beserta 1 regu Damkarmat yang dilengkapi 1 unit mobil pemadam serta 5 pendamping simulasi. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam keberhasilan simulasi, memastikan kesiapan yang optimal dalam menghadapi potensi bencana di masa depan.

Simulasi yang dilaksanakan dirancang untuk memvisualisasikan situasi nyata, di mana gempa berkekuatan 5.8 Skala Richter terjadi di kawasan Yogyakarta, diikuti dengan kebakaran besar yang disebabkan oleh kebocoran gas di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih. Dalam skenario tersebut, beberapa bagian gedung mengalami kerusakan serius, termasuk retakan di plafon dan pecahan kaca yang menyebabkan cedera pada pasien dan pengunjung.

Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, bertindak sebagai Komandan Rumah Sakit selama simulasi. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan rumah sakit untuk memastikan kesiapan menghadapi berbagai situasi darurat. β€œSimulasi ini adalah langkah nyata dalam menilai dan menyempurnakan rencana penanggulangan bencana yang telah disusun. Kami berharap hasil evaluasi kegiatan ini dapat menjadi acuan untuk terus meningkatkan keamanan dan kualitas pelayanan RS Panti Rapih,” ujar dr. Stephani.

Simulasi ini bertujuan untuk menguji dan mengevaluasi rencana penanggulangan bencana yang telah ada, menginternalisasi regulasi penanganan bencana kepada seluruh staf yang terlibat, serta memberikan rekomendasi perbaikan terhadap sarana dan sistem penanggulangan bencana di RS Panti Rapih.Selain itu, simulasi ini juga bertujuan membiasakan para tenaga kesehatan terhadap alur evakuasi pasien dan pengunjung, pengelolaan korban di titik kumpul aman, hingga strategi komunikasi dalam situasi darurat.

 

Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari sinergi lintas unit di RS Panti Rapih bekerja sama dengan instansi eksternal. β€œKolaborasi antarunit dan dengan mitra eksternal adalah kunci keberhasilan simulasi ini. Kami sangat berterima kasih kepada BPBD Kota Yogyakarta dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta yang memberikan dukungan penuh selama pelaksanaan kegiatan ini,” ujar dokter Hieronimus Indra Wira Kusuma, AIFO-K, Ketua Komite K3 RS Panti Rapih.

Sebagai bagian dari proses pembelajaran, evaluasi menyeluruh dilakukan setelah simulasi berakhir. Hasil diskusi dengan seluruh pihak yang terlibat akan dirangkum menjadi rekomendasi perbaikan untuk diterapkan dalam Hospital Disaster Plan (HOSDIP) RS Panti Rapih di masa mendatang.

Dengan simulasi ini, RS Panti Rapih menunjukkan komitmen untuk terusΒ  memberikan keamanan bagi masyarakat yang dilayani, kegiatan ini juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap RS Panti Rapih sebagai rumah sakit yang selalu siap memberikan pelayanan terbaik, bahkan di situasi darurat.

Informasi lebih lanjut:
Maria Vita (Humas RS Panti Rapih)
Telp: 0852 285 94999
Email: humas@rspantirapih.co.id

 

Berita lain yang terkait :

https://terasmalioboronews.com/gelar-simulasi-bencana-panti-rapih-libatkan-ratusan-mahasiswa

https://www.instagram.com/p/DDPMlrty63G/?img_index=1&igsh=bWdpM3A5azgxZHVk

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid0hNwL7nS9cpperNo42JoTR5TrvVkoTMjCPupWVxF4cpsZwjJaHvuK4hM3xZwoe3Tbl&id=100063611796637&mibextid=Nif5oz

https://nyatanya.com/rs-panti-rapih-tingkatkan-kesiapsiagaan-dengan-simulasi-gempa-dan-kebakaran/

https://utusan.net/komitmen-pada-keselamatan-tamu-ilahi-rs-panti-rapih-gelar-simulasi-bencana/

https://beritabernas.com/mencegah-adanya-korban-rs-panti-rapih-gelar-simulasi-penanganan-gempa-dan-kebakaran/

Mohon dapat memberikan rating

DIABETES MELITUS 5/5 (1)

Apa yang dimaksud dengan Diabetes Melitus?

Diabetes melitus adalah penyakit menahun (kronis) berupa gangguan metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah melebihi batas normal (Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 2020), sedangkan menurut Perkeni 2021 diabetes melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya (Perkeni, 2021)

Faktor risiko diabetes melitus

Faktor risiko diabetes mellitus menurut Kemenkes (2019) dibagi menjadi dua yaitu

1) Faktor risiko yang tidak bisa diubah

  1. Usia β‰₯ 40 tahun.
  2. Mempunyai riwayat keluarga penderita DM.
  3. Kehamilan dengan gula darah tinggi.
  4. Ibu dengan riwayat melahirkan bayi dengan berat badan lahir > 4 kg.
  5. Bayi yang memiliki berat badan lahir < 2,5 kg

2) Faktor risiko yang bisa diubah

  1. Kegemukan (IMT > 23 kg/m2 ) dan lingkar perut laki-laki > 90 cm dan perempuan > 80 cm.
  2. Kurang aktivitas fisik.
  3. Hipertensi (> 140/90 mmHg).
  4. Dislipidemia (kolesterol HDL laki-laki ≀ 35 mg/dl dan perempuan ≀ 45 mg/dl, trigliserida β‰₯ 250 mg/dl).
  5. Riwayat penyakit jantung.
  6. Diet tidak seimbang.
  7. Merokok atau terpapar asap rokok

(Perkeni 2019)

Gejala pada Daibetes Mellitus

Gejala khas yang sering terjadi yaitu :

  • Sering haus dari biasanya
  • Sering kencing
  • Cepat lapar
  • Penurunan berat badan tanpa sebab

Selain itu bisa juga didapatkan gejala lainnya yaitu :

  • Mudah mengantuk dan lelah
  • Pandangan kabur
  • Luka susah sembuh
  • Kesemutan
  • Bisul yang hilang timbul
  • Impotensi
  • Gatal pada area kewanitaan

Kriteria Diagnosis Diabetes Mellitus (Perkeni 2019)

  • Pemeriksaan glukosa plasma puasa>126 mg/dl, puasa adalah kondisi tidak ada asupan kalori minimal 8 jam

Atau

  • Pemeriksaan glukosa plasma>200 mg/dl 2 jam setelah Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO) dengan beban glukosa 75 gram

Atau

  • Pemeriksaan glukosa plasma sewaktu>200 mg/dl dengan keluhan klasik atau krisis hiperglikemia

Atau

  • Pemeriksaan Hb A1c > 6,5% dengan menggunakan metode yang terstandarisasi oleh National Glycohaemoglobin Standarization Program (NGSP) dan Diabetes Control and Complications Trial assay (DCCT)

 

(Perkeni 2019)

Hasil pemeriksaan yang tidak memenuhi kriteria normal atau kriteria DM digolongkan kedalam kelompok prediabetes yang mreliputi toleransi glukosa terganggu (TGT) dan glukosa darah puasa terganggu (GDPT)

  • Glukosa Darah Puasa Terganggu (GDPT): Hasil pemeriksaan glukosa plasma puasa antara 100 – 125 mg/dl dan pemeriksaan TTGO glukosa plasma 2-jam < 140 mg/dl
  • Toleransi Glukosa Terganggu (TGT): Hasil pemeriksaan glukosa plasma 2-jam setelah TTGO antara 140 – 199 mg/dl dan glukosa plasma puasa < 100 mg/dl
  • Bersama-sama didapatkan GDPT dan TGT
  • Diabetes prediabetes dapat juga ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan Hb A1c yang menunjukkan angka 5,7 – 6,4%

 

Cara Pelaksanaan TTGO (WHO, 1994)

  • Tiga hari sebelum pemeriksaan, pasien tetap makan (dengan karbohidrat yang cukup) dan melakukan kegiatan jasmani seperti kebiasaan sehari-hari
  • Berpuasa paling sedikit 8 jam (mulai malam hari) sebelum pemeriksaan, minum air putih tanpa glukosa tetap diperbolehkan
  • Dilakukan pemeriksaan kadar glukosa darah puasa
  • Diberikan glukosa 75 gram (orang dewasa) atau 1,75 g/kg BB (anak-anak), dilarutkan dalam air 250 ml dan diminum dalam waktu 5 menit
  • Berpuasa kembali sampai pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan 2 jam setelah minum larutan glukosa selesai
  • Dilakukan pemeriksaan kadar glukosa darah 2 jam sesudah beban glukosa
  • Selama proses pemeriksaan, subjek yang diperiksa tetap istirahat dan tidak merokok

 

Artikel ditulis oleh :

dr. Tri Djoko Endro Susilo, Sp.PK

(Dokter Spesialis Patologi Klinik RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

KUNJUNGAN BADAN PELAKSANA HARIAN RS ISLAM JAKARTA KE RS PANTI RAPIH No ratings yet.

Yogyakarta, 24 Oktober 2024 – Rumah Sakit Panti Rapih menerima kunjungan resmi dari Badan Pelaksana Harian (BPH) Rumah Sakit Islam Jakarta pada hari Kamis, 24 Oktober 2024. Acara yang berlangsung di Auditorium Gedung Borromeus, Lantai 6, Rawat Jalan Terpadu ini dihadiri oleh 21 peserta dari pihak RS Islam Jakarta.

Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Direktur SDM dan Umum RS Panti Rapih, dr. Dion Sulistyo, M.P.H., yang menyampaikan rasa hormat dan penghargaan atas kunjungan BPH RS Islam Jakarta. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua BPH RS Islam Jakarta, DR. H. Mohammad Agus Samsudin, M.M., yang mengungkapkan harapan bahwa kunjungan ini dapat mempererat hubungan kerja sama dan saling belajar dalam pengelolaan rumah sakit.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata sebagai simbol penghargaan dan dokumentasi bersama dalam bentuk foto bersama para peserta dari kedua instansi.

Sebagai bagian dari agenda, Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H., mewakili RS Panti Rapih, mempresentasikan company profile rumah sakit, memberikan gambaran menyeluruh tentang visi, misi, layanan unggulan, dan capaian RS Panti Rapih.

Diskusi lebih mendalam terkait layanan dan pengelolaan rumah sakit dipimpin oleh dr. Dion Sulistyo, M.P.H. dan Ibu Wahyu Widjajanti Rahaju, S.K.M., Kepala Bidang SDM RS Panti Rapih. Diskusi ini bertujuan untuk saling berbagi pengalaman dan strategi dalam mengelola layanan rumah sakit guna meningkatkan mutu layanan kesehatan.

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang baik untuk memperkuat sinergi antara RS Islam Jakarta dan RS Panti Rapih. Kedua pihak berharap dapat saling mendukung dalam pengembangan layanan kesehatan berbasis nilai kemanusiaan, profesionalisme, dan inovasi. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pelayanan kesehatan, baik di RS Islam Jakarta maupun RS Panti Rapih.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
DIKLAT RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan Gereja Katolik St Pius X Karanganyar Tuntang ke RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (4)

Pada hari Kamis, 24 Oktober 2024, Rumah Sakit Panti Rapih menerima kunjungan dari Gereja Katolik St Pius X Karanganyar Tuntang. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Gedung Borromeus Rawat Jalan Terpadu, Lantai 6 ini dihadiri oleh 50 peserta dari Gereja Katolik, dipimpin oleh Bapak Clemens Heris Turhantara, SE, selaku Ketua Bidang Pelayanan Kemasyarakatan Dewan Pastoral Paroki Harian (DPPH).

 

 

Acara dimulai dengan sambutan hangat dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Nainggolan, M. Kes, yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini sebagai langkah mempererat hubungan antara institusi pelayanan kesehatan dan komunitas keagamaan. Selanjutnya, sesi Company Profile RS Panti Rapih dipresentasikan oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H., selaku perwakilan rumah sakit, yang memberikan gambaran tentang visi, misi, serta layanan unggulan RS Panti Rapih.

Dari pihak Gereja Katolik St Pius X Karanganyar Tuntang, sambutan disampaikan oleh Bapak Clemens Heris Turhantara, SE. Beliau menyatakan rasa syukur atas kesempatan berharga ini dan mengungkapkan harapan agar kunjungan ini menjadi awal kolaborasi yang berkelanjutan demi melayani masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi penyerahan kenang-kenangan sebagai simbol persahabatan antara kedua institusi, diikuti dengan momen foto bersama untuk mengabadikan momen kebersamaan.

Bagian utama acara diisi dengan pemaparan materi tentang pelayanan pastoral dan diskusi yang dipimpin oleh Ibu CH. Tri Yekti Susanti, A.Md.Kep, selaku Kepala Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah. Sesi ini membuka ruang untuk dialog konstruktif mengenai peran penting pelayanan pastoral dalam mendukung kesejahteraan pasien dan keluarga mereka.

 

 

Kunjungan ini diharapkan dapat:

  1. Membangun Jembatan Kolaborasi
    Menguatkan hubungan antara Gereja Katolik St Pius X Karanganyar Tuntang dan RS Panti Rapih untuk bekerja sama dalam pelayanan kesehatan dan spiritual bagi masyarakat.
  2. Meningkatkan Kesadaran Pelayanan Holistik
    Mendorong kedua institusi untuk semakin memperhatikan kebutuhan fisik, psikologis, dan spiritual masyarakat melalui program-program yang terintegrasi.
  3. Memperluas Jaringan Komunitas
    Menciptakan sinergi antara komunitas keagamaan dan lembaga kesehatan, sehingga dapat memberikan dampak positif yang lebih luas.

Dengan kunjungan ini, RS Panti Rapih dan Gereja Katolik St Pius X Karanganyar Tuntang berharap dapat terus bersinergi dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
DIKLAT RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Tingkatkan Kemampuan Anda dengan Webinar Triase Kegawatdaruratan 2024 5/5 (1)

Apakah Anda seorang profesional medis yang ingin memperdalam pengetahuan dan keterampilan di bidang triase kegawatdaruratan? Jangan lewatkan kesempatan emas ini.

Webinar Triase Kegawatdaruratan

πŸ—“ Sabtu, 7 Desember 2024
⏰ 07.30 – 17.00 WIB
πŸ“ Online melalui Zoom Meeting

Mengapa Sahabat Sehat Harus Ikut?

Dalam situasi darurat, keputusan cepat dan tepat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sangatlah penting. Webinar ini dirancang khusus untuk:

  • Perawat
  • Ners
  • Ners Spesialis Kegawatdaruratan
  • Dokter Umum

Ayo tingkatkan kompetensi Anda dengan materi mendalam dari narasumber berpengalaman!

Materi dan Narasumber

  1. Desain Sistem Triase IGD
    πŸ—£ Harul Harisman, S.Kep., Ns (RS Panti Rapih)
  2. Proses Asesmen Triase
    πŸ—£ dr. Andreas Dewanto (Praktisi Gawat Darurat)
  3. Prosedur Spesifik Triase di IGD
    πŸ—£ dr. David Budi Wibowo (RS Panti Rapih)
  4. Eskalasi Triase di IGD saat Bencana
    πŸ—£ dr. Hieronimus Indra Wira Kusuma, AIFO (RS Panti Rapih)

Moderator

✨ dr. Yolenta Marganingsih

Ketentuan dan Biaya

  • Biaya Registrasi: Rp 30.000
  • Peserta wajib memiliki akun Plataran Sehat.

πŸ“Œ Pembayaran:
Bank BRI
No. Rekening: 148901000001302
a.n. Rumah Sakit Panti Rapih

Cara Pendaftaran

Segera daftarkan diri Anda melalui tautan berikut:
πŸ”— s.id/daftartriaserspr2024

πŸ“ž Informasi Lebih Lanjut:
Hubungi Instalasi Diklit
+62 811-2850-8877

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kemampuan Anda dalam menangani situasi kegawatdaruratan. Daftar sekarang, tempat terbatas!

Β 

Mohon dapat memberikan rating