Tips Agar Tubuh Tetap Sehat dan Bugar Setelah Begadang 4.93/5 (28)

Gemar Nonton Bola Malam hingga Dini Hari? Simak Tips Berikut ini :

  1. Perbanyak minum air putih
    Perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi dan membantu untuk mengurangi kelelahan serta membantu lebih fokus.
  2. Luangkan waktu untuk tidur siang
    Luangkan waktu untuk tidur siang pada jam istirahat selama 15–20 menit akan membantu tubuh menjadi lebih segar. Sahabat Sehat Panti Rapih tidak dianjurkan tidur terlalu lama karena akan merusak ritme tidur.
  3. Lakukan olahraga ringan
    Lakukan olahraga ringan seperti jalan cepat, naik-turun tangga, lari di tempat, atau sedikit peregangan yang bisa membuat tubuh bergerak. Aktivitas ini dapat meningkatkan kinerja otak dan membuat tubuh tetap terjaga.
  4. Mengkonsumsi vitamin
    Selain dari makanan asupan gizi juga didapatkan dari vitamin. Untuk itu, Sahabat Sehat Panti Rapih perlu mengkonsumsi vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
  5. Mengkonsumsi makanan tinggi protein
    Memilih cemilan sehat yang dapat memberikan tenaga ekstra tanpa perlu khawatir obesitas. Cemilan sehat dapat kita jumpai seperti yogurt plain, buah-buahan seperti apel, alpukat, dan jenis buah lainnya.
  6. Berjemur dibawah sinar matahari
    Pastikan mendapatkan cahaya matahari agar tubuh tetap sehat dan dapat memproduksi hormon melatonin serta Vitamin D.

Walau bagaimanapun begadang juga punya efek yang tidak baik untuk tubuh, maka istirahat cukup merupakan hal yang penting

 Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta
Jl Cik Ditiro 30 Yogyakarta 55223
Telepon: 0274-514004, 514006, 521009 (24 jam)

Rating untuk artikel/halaman ini : 4.93/5 (28)

Mohon dapat memberikan rating

Kenali Gejala dan Faktor Risiko Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) 5/5 (1)

Penyakit Paru Obstruktif Kronik atau PPOK adalah sejumlah penyakit yang menyerang paru-paru untuk jangka panjang. Penyakit ini menghalangi aliran udara dari dalam paru-paru sehingga pengidap akan mengalami kesulitan dalam bernapas. PPOK umumnya merupakan kombinasi dari dua penyakit pernapasan, yaitu bronkitis kronis dan emfisima. Bronkitis, infeksi pada saluran udara menuju paru-paru yang menyebabkan pembengkakan dinding bronkus dan produksi cairan di saluran udara berlebihan. Emfisema, kondisi rusaknya kantung-kantung udara pada paru-paru yang terjadi secara bertahap.

Gejala Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)

  • Batuk kronik dengan/tanpa dahak yang tidak kunjung sembuh
  • Makin sering tersengal-sengal, bahkan saat melakukan aktivitas fisik yang ringan seperti memasak atau mengenakan pakaian
  • Mengi atau sesak napas disertai bunyi mengi
  • Lemas (kehilangan kemampuan/produktivitas)
  • Rasa berat di dada
  • Penurunan berat badan

*Jika anda mengalami keluhan diatas maka perlu dilakukan tes fungsi paru/spirometri setelah memeriksakan diri ke Poli Paru

Faktor Risiko Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)

  • Pajanan asap rokok pada perokok aktif maupun pasif merupakan faktor utama penyebab PPOK
  • PPOK akan berkembang secara perlahan selama bertahun-tahun. Gejala penyakit umumnya muncul pada pengidap yang berusia diatas 35 tahun
  • Misalnya: Asap kendaraan bermotor, debu jalanan, gas buangan industri, briket batu bara, debu vulkanik gunung meletus, asap kebakaran hutan, asap obat nyamuk bakar, asap kayu bakar, asap kompor, polusi di tempat kerja (bahan kimia, debu/zat iritasi, dan gas beracun)
  • Jika memiliki anggota keluarga yang mengidap PPOK, Anda juga memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena penyakit yang sama

    Alat Tes Fungsi Paru/Spirometer Rumah Sakit Panti Rapih YogyakartaLink terkait: https://www.instagram.com/p/ClQEMnHSbqy/https://pantirapih.or.id/rspr/klinik-rawat-jalan-rs-panti-rapih/klinik-paru/ Lokasi Pelayanan :
    Klinik Endokrin
    Lantai 5 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih
    Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223Pendaftaran :
    Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
    Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Rating untuk artikel/halaman ini : 5/5 (1)

Mohon dapat memberikan rating

Peresmian Gedung Stella Maris (Gedung Medik Sentral) RS Panti Rahayu, Kelor, Karangmojo, Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta 4.83/5 (6)

Gunungkidul,  20 November 2022. Pembangunan Rumah Sakit Panti Rahayu bermula dari harapan yang disampaikan oleh Uskup Agung Semarang, Mgr. Ignatius Suharyo dalam kesempatan audiensi Pengurus Yayasan Panti Rapih pada 11 Januari 1998, serta ungkapan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X saat peresmian Gedung Carolus Rumah Sakit Panti Rapih tanggal 20 Agustus 2005.

Rumah Sakit Panti Rahayu, pada awalnya adalah Klinik Rawat Inap yang berlokasi di Dusun Sudimoro, Kelurahan Kelor, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul dan dibangun dalam beberapa tahap. Tahap pertama dibangun Gedung Rawat Jalan, IGD, Penunjang Medis, Ruang Operasi, Ruang Bersalin dan Ruang Manajemen. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Bapak Ir. Sumpeno Putro selaku Bupati Gunungkidul saat itu. Pembangunan tahap pertama selesai pada 15 September 2011 dan diresmikan pada 1 November 2011 oleh Bupati Gunungkidul Ibu Hj. Badingah. Tahap kedua adalah pembangunan Gedung Rawat Inap, dan pembangunan tahap ketiga adalah pembangunan Gedung Penunjang Non Medis yang selesai dibangun pada 17 September 2013.

Pada 3 September 2014, Klinik Rawat Inap Panti Rahayu, Kelor ditetapkan sebagai Rumah Sakit Umum Kelas D sehingga berubah nama menjadi Rumah Sakit Panti Rahayu. Selanjutnya dilakukan pemberkatan gedung oleh Uskup Agung  Semarang, Mgr. Johannes Pujasumarta dan diresmikan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X pada 20 November 2013 sehingga tanggal tersebut ditetapkan menjadi Hari Ulang Tahun Rumah Sakit Panti Rahayu.

Gedung Stella Maris memiliki lima lantai dengan jenis layanan yang diberikan pada setiap lantai sebagai berikut:

  1. Lantai 1 terdiri atas :
    Lobby Utama, Pendaftaran Pasien Rawat Jalan, Administrasi Rawat Inap, Keuangan, Loket BPJS, Farmasi, Rehabilitasi Medik, Ruang Humas, CSSD (Central Sterile Supply Departement), ATM
  2. Lantai 2 terdiri atas :
    Ruang Laktasi, Klinik Laktasi, Klinik Anak Sehat dan Tumbuh Kembang Anak, Klinik Anak Sakit, Klinik Kebidanan dan Kandungan, Klinik Jantung dan Treadmill, Klinik Gigi, Klinik Penyakit Dalam, Klinik Syaraf, Klinik THT, Klinik Kulit dan Kelamin, Klinik Bedah Tulang, Klinik Bedah Urologi, Klinik Bedah Umum, Ruang Bermain Anak.
  3. Lantai 3 terdiri atas :
    Ruang Tindakan Persalinan dan Ruang Rawat Inap Persalinan.
  4. Lantai 4 terdiri atas :
    Ruang Rawat Inap
  5. Lantai 5 terdiri atas :
    Ruang Operasi, Ruang Tunggu Operasi, ICU

Rangkaian acara Peresmian Gedung Stella Maris Rumah Sakit Panti Rahayu diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Mgr. Robertus Rubiyatmoko, Uskup Agung Semarang yang dilanjutkan dengan pemberkatan gedung. Sedangkan Peresmian Gedung Stella Maris dilakukan oleh Bapak Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (Sri Sultan Hamengkubuwono X) yang dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti. Acara ini juga dihadiri oleh Pejabat Pemerintah Propinsi DIY dan Kabupaten/Kota, Pimpinan RS di DIY, Pimpinan Gereja Katolik di Kevikepan DIY, Komunitas Biarawan/Biarawati di Yogyakarta, para mitra dan relasi, Kontraktor Perencana, Pelaksana, maupun Pengawas Gedung Stella Maris, perwakilan warga sekitar, dan Direktur unit karya Yayasan Panti Rapih (RS Panti Rapih, RS Panti Nugroho, RS Panti Rini, RS St. Elisabeth, dan Stikes Panti Rapih).

Dengan motto yang dimiliki yaitu:

Tulus Ikhlas Menjadi Teman Dalam Pengharapan

maka Rumah Sakit Panti Rahayu telah dan akan terus menjadi teman dengan memberikan pelayanan yang terbaik guna mewujudkan masyarakat yang sehat khususnya di wilayah Gunungkidul dan sekitarnya.

Informasi lebih lanjut, hubungi:
Sekretariat Rumah Sakit Panti Rahayu
Jalan Wonosari – Ponjong km 7 Kelor, Karangmojo, Gunungkidul,Yogyakarta 55891
Telepon : 0274 – 391964
CP Bertha: 0838-6730-1958
Email: rumashsakitpantirahayu@gmail.com
IG : https://instagram.com/rspantirahayu?igshid=YmMyMTA2M2Y=

Mohon dapat memberikan rating

Peranan Senam Diabetes dan Prevensi Primer 5/5 (1)

Diabetes Mellitus (kencing manis) merupakan penyakit metabolik kronik yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah baik puasa maupun setelah makan yang kadarnya melebihi nilai normal. Sebagai penyakit metabolik kronik, dapat diartikan bahwa selama metabolisme berlangsung maka akan selalu ada penyakit ini. Penyakit ini dapat diderita seumur hidup, atau tidak dapat dikatakan sembuh tetapi dapat dikontrol dengan baik tergantung pada penderitanya sendiri. Dokter, perawat, ahli gizi, edukator diabetes hanya memfasilitasi dan memotivasi agar pasien dapat mengelola diabates dengan baik sehingga terhindar dari komplikasi.

Patofisiologi atau perjalanan penyakit diabates ini pada dasarnya akibat dari berkurangnya pengeluaran insulin dari sel beta pankreas dan gangguan pada reseptor insulin di jaringan hati dan otot. Dengan demikian gula tidak dapat masuk ke dalam sel sehingga kadarnya didapatkan meningkat dalam darah. Penyakit ini kadang tidak disertai dengan gejala, dan banyak kasus yang ditemukan secara kebetulan pada waktu periksa di pusat layanan kesehatan.

Gejala klasik yang sering didapatkan adalah banyak kencing, terutama malam hari yang disebut poliuria, merasa lapar dan ingin makan terus yang disebut polifagia dan selalu merasa haus disebut polidipsia. Jumlah penderita yang ini semakin banyak ditemukan dan kejadiannya dicenderung muncul di usia yang lebih muda. Perubahan pola hidup dan pola makan sangat besar pengaruhnya. Di jaman yang serba digitalisasi aktivitas fisik cenderung berkurang, sedangkan keinginan makan cenderung meningkat. Ketidakseimbangan antara asupan karbohidrat dan aktivitas fisik inilah yang memicu munculnya penyakit diabetes.

Prinsip pengelolaan diabetes adalah dengan diet atau pengelolaan makan, exercise atau olahraga  yang teratur minimal 30 menit sehari selama 5 hari dalam seminggu, dan minum obat atau memakai insulin secara teratur. Banyak pengertian yang sering kali tidak tepat di masyakarat seperti misalnya penggunaan insulin, dianggap penyakitnya sudah parah atau akan ketergantungan seumur hidup, kemudian adanya diabetes tipe kering dan tipe basah serta penggunakan obat kimiawi yang akan mempercepat kerusakan ginjal. Informasi tersebut perlu diluruskan agar pasien mendapatkan informasi yang benar. Penggunaan insulin diperlukan apabila pasien dirawat di rumah sakit untuk menjalani operasi, perawatan luka diabetes pada kaki, atau pada penderita diabetes yang kurus. Ketergantungan pada insulin dari luar hanya didapatkan pada penderita diabetes tipe 1 dimana sel beta pankreas penghasil insulin rusak secara total. Berbeda dengan tipe diabetes tipe 2, yang kerusakannya hanya sebagian, sehingga pada diabetes tipe 2 dapat menggunakan obat penurun gula darah, insulin atau kombinasi keduanya.

Pada diabetes yang terjadi  pada saat kehamilan juga diperlukan insulin untuk mengendalikan gula darah. Kerusakan pada ginjal yang sering dianggap karena kebanyakan obat, sebenarnya akibat kerusakan pembuluh darah kecil pada ginjal (mikroangiopati) karena tingginya kadar gula darah. Hal yang sama juga bisa terjadi pada mata yang disebut retinopati. Apabila kerusakan pembuluh darah terjadi pada pembuluh yang besar (makroangiopati), maka bisa muncul komplikasi stroke, penyakit jantung koroner maupun penyakit kaki diabetes.

Mengingat begitu banyak komplikasi dari diabetes, maka upaya pencegahan primer maupun promotif perlu ditingkatkan. Edukasi secara kelompok maupun mandiri, penggunaan media sosial baik tulis maupun audiovisual sangat bermanfaat dalam upaya tersebut. Olahraga atau senam diabetes sudah lama dikenal dan semakin banyak masyarakat yang turut aktif. Senam diabetes bermanfaat karena dapat menurunkan kadar gula darah, menaktifkan reseptor insulin pada otot, memperbaiki keluhan pada muskoloskeletal atau otot dan sendi serta mengurangi kebutuhan obat maupun insulin. Olahraga atau senam diabetes sebaiknya memenuhi unsur-unsur, Continuos yang berarti dilakukan secara terus menerus, rhythmical yang berarti berirama dimana otot melakukan konstraksi dan relaksasi, internal yang berarti kadang cepat kadang lambat secara kontinyu, progresif yang artinya beban ditingkatkan secara bertahap dan endurance yang artinya dapat meningkatkan ketahanan dan kebugaran tubuh.

 

Lokasi Pelayanan :
Klinik Endokrin
Lantai 5 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

Rating untuk artikel/halaman ini : 5/5 (1)

Mohon dapat memberikan rating

Petunjuk Diet Diabetes Mellitus 5/5 (2)

Tujuan Diet Diabetes Melitus 

Menyesuaikan makanan dengan kesanggupan tubuh untuk menggunakannya, sehingga membantu Anda :

  1. Menurunkan kadar gula darah mendekati normal.
  2. Menurunkan gula dalam urine menjadi negatif.
  3. Mencapai berat badan normal.
  4. Menjalankan pekerjaan sehari-hari seperti biasa.

Perbedaan Diet Diabetes Mellitus dengan Makanan Biasa

  1. Menghindari penggunaan gula murni.
  2. Membatasi penggunaan bahan makanan yang mengandung lemak jenuh.
  3. Jumlah makanan sehari dan pembagiannya perlu diatur dengan baik. Jadwal makan dibagi menjadi 3 kali makanan pokok dan 3 kali selingan.

Makanan yang harus dihindari

  1. Gula murni : gula merah, gula pasir, gula aren, gula batu.
  2. Makanan dan minuman yang dibuat dengan gula murni : Abon, dendeng, manisan, dodol, cake, tarcis/ kue tart, sirup, susu kental manis, coklat, minuman botol ringan (Softdrink), es krim dan lain-lain.

Makanan yang perlu dibatasi

Bahan makanan yang mengandung hidrat arang komplek : nasi, lontong, ketan, ubi, singkong, talas, kentang, sagu, mie, bihun, makaroni, dan makanan lain yang terbuat dari tepung-tepungan.

Bahan Makanan yang mengandung Lemak Jenuh

  1. Lemak Hewani : Lemak sapi, babi, kambing, susu full cream, keju, mentega.
  2. Kelapa, minyak kelapa, margarine. Bahan makanan ini sebaiknya dibatasi.

Pelaksanaan Terbaik Diet Diabetes Melitus

  1. Makanlah secara teratur sesuai dengan jumlah dan pembagian makanan yang dianjurkan.
  2. Habiskanlah jumlah makanan yang telah ditentukan dalam daftar.
  3. Makanlah banyak sayuran sesuai dengan petunjuk yang telah diberikan :
    a. Sayuran kelompok A boleh dimakan sekehendak. Sayuran kelompok B boleh dimakan menurut jumlah yang ditentukan.
    b. Semua macam buah boleh dimakan menurut jumlah yang ditentukan.
  4. Usahakanlah penggunaan lemak tidak jenuh dalam pemanasan seperti: minyak jagung, minyak kedelai, minyak kacang, minyak zaitun, dan lain-lain.
  5. Gunakanlah daftar penukar bahan makanan untuk variasi menu, sehingga dapat memilih bahan makanan yang sesuai dengan menu keluarga.

Hal yang perlu dilakukan jika mengalami Hipoglikemi

Hipoglikemi adalah keadaan yang terjadi bila kadar gula darah terlalu rendah. Ini disebabkan karena terjadi ketidakseimbangan antara makanan yang dimakan dengan kegiatan atau obat yang dimakan.

Gejalanya antara lain :

Gemetar, keluar keringat dingin, pusing, lemas, mata berkunang-kunang, dan nyeri di ulu hati, seperti merasa lapar yang sangat. Bila Anda mengalami gejala ini : minumlah segera air gula manis 1 gelas atau gula-gula / permen.

Hal lain yang perlu diperhatikan

  1. Periksalah secara teratur kadar gula Anda.
  2. Usahakanlah melakukan olah-raga jenis aerobic secara teratur, disesuaikan dengan kemampuan tubuh.
  3. Hati –hati bila mendapat luka, jangan sampai terjadi infeksi.
  4. Pakailah pengganti gula murni bila diperlukan.

Contoh Menu Diet Sehari :

Pagi : Roti + Margarine + Pindakas, Telur Rebus, Lalap : Tomat, Selada

Pukul 10.00 : Pisang Rebus

Siang : Nasi, Ikan panggang saos tomat, tempe bumbu bacem, lalapan timun, sayur asem. Buah : Semangka

Pukul 16.00 : Lumpia basah isi sayuran

Malam : Kentang ongklok, Bistik daging sapi, Rolade tahu, Stup buncis, Sup sayuran. Buah: Jeruk

Pukul 21.00 : Buah apel

Lokasi Pelayanan :
Klinik Katarina (Klinik Anti Obesitas & Pelayanan Holistik)
Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Borromeus Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223
Telepon : 0274 – 514014, 514845, 563333 ext 1512

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

Rating untuk artikel/halaman ini : 5/5 (2)

Mohon dapat memberikan rating

Acne Peeling Klinik Estetika Lucia No ratings yet.

(Promo Sudah Selesai)

Halo Sahabat Sehat RS Panti Rapih! Sebentar lagi mau Tahun Baru 2023 nih, Sahabat Sehat Panti Rapih sudah persiapan apa aja? 🤩

Yuk siapkan diri kamu Tampil Glowing di Penghujung Tahun 2022 hanya dengan Rp 999.000,- aja lho 🥳

Dapat apa saja ya kalau ambil Paket Acne Peeling ini?
– 4 kali tindakan dengan jarak 2 minggu
– 2x konsultasi dokter Sp.KK
– Masa berlaku paket sampai dengan 3 bulan sejak pembelian paket tindakan

Acne Peeling bertujuan untuk:
– Mengurangi minyak berlebih,
– Melepaskan lapisan kulit mati,
– Mengobati dan mencegah timbulnya jerawat,
– Mengurangi peradangan,
– Mengatasi penyumbatan pada pori-pori kulit.

Periode pengambilan paket tanggal 1-30 November 2022.

Segera daftar yaa ke Klinik Estetika Lucia Lantai 5 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta bisa menghubungi 0274-514004, 514006.

Tampil lebih percaya diri dengan kulit sehat, bersih & cerah ☺️

Link terkait:
https://pantirapih.or.id/klinikestetika/
https://pantirapih.or.id/rspr/category/promo/

Informasi Pelayanan :
Klinik Estetika Lucia
Lantai 5 Gedung Rawat Jalan Borromeus Terpadu RS Panti Rapih Yogyakarta
Telepon : (0274) 563333 ext 1409

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Happy Healing and Travelling at Jogja No ratings yet.

(Promo Sudah Selesai)

Mari kunjungi Booth RS Panti Rapih di acara PERSI EXPO 2022

Tanggal: 28- 30 Oktober 2022
Waktu: pukul 10.00 – 22.00 WIB
Lokasi: Atrium Pakuwon Mall – Jl. Ringroad Utara

Dapatkan penawaran spesial selama pameran dan dapatkan free konsultasi dokter spesialis serta merchandise menarik

Agenda kegiatan:
Jumat, 28 Oktober 2022
– Mindful Eating dan Self Hipnosis
– Konsultasi Diet
– Mini MCU
– Skrining Dementia

Sabtu, 29 Oktober 2022
– Pemeriksaan Obgin
– Konsultasi Kesehatan Kulit
– Mindful Eating dan Self Hipnosis
– Mini MCU

Minggu, 30 Oktober 2022
– Konsultasi Psikologi Anak
– Konsultasi Tumbuh Kembang Anak
– Rehabilitasi Medik
– Mini MCU

Mohon dapat memberikan rating

Osteoporosis 5/5 (3)

Sebuah pepatah mengatakan bahwa kesehatan jauh lebih berharga daripada emas dan permata. Sering kali kita mendengar lansia menderita patah tulang walaupun hanya jatuh terduduk, terpeleset, menyangga dengan tangan ketika hendak jatuh atau terjatuh, dan berbagai kondisi lain dimana benturannya terjadi tidak terlalu keras. Salah satu hal yang mengakibatkan hal tersebut adalah osteoporosis.

Osteoporosis atau orang sering menyebutnya tulang keropos, adalah kondisi dimana tulang kehilangan kekuatannya dan ketebalannya, akibat kehilangan mineral, seperti kalsium, pada tingkat yang lebih tinggi daripada yang dapat digantikan oleh tubuh. Tulang, khususnya di bagian panggul, tulang belakang dan pergelangan tangan menjadi kurang padat, lebih rapuh dan lebih mudah patah.

Saat ini di seluruh dunia, kurang lebih 200 juta orang menderita osteoporosis, dan jika tidak dilakukan pencegahan maka pada tahun 2050 perkiraan kasus patah tulang panggul akibat osteoporosis dapat meningkat hingga 310% pada pria dan 240% pada wanita. Patah tulang akibat osteoporosis tidak hanya akan menyebabkan rasa sakit pada individu, seperti kelainan bentuk dan rasa sakit, yang mengakibatkan kerusakan fisik namun juga gangguan psikologis yang serius seperti depresi, kecemasan dan ketakutan, kecacatan jangka panjang, kematian dini dan juga menyebabkan tekanan ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat.

Pada usia muda, lebih banyak tulang yang dibuat daripada yang patah, oleh karena itu setiap keropos tulang secara cepat diganti. Pertumbuhan tulang selesai pada usia sekitar 30 tahunan, dan karena itu, semakin kita tua, semakin banyak tulang yang keropos daripada yang dapat digantikan oleh tubuh. Penyebab osteoporosis secara umum terbagi menjadi dua yaitu yang tidak bisa dimodifikasi, misalnya faktor genetik atau riwayat keluarga, lanjut usia, jenis kelamin dimana wanita menjadi lebih rentan menderita osteoporosis karena menopause dan berkurangnya hormon estrogen, suku bangsa (Kakukasia dan Asia), dan factor yang bisa dimodifikasi misalnya gizi, berat badan, mengubah gaya hidup, cedera tulang yang pernah dialami sebelumnya, imobilitas dalam jangka waktu lama, penyakit lainnya seperti kanker, gangguan tiroid, penyakit ginjal dan hati.

Osteoporosis mungkin tidak menyebabkan gejala tertentu dan sering tidak terdeteksi sampai mencapai stadium lanjut. Gejala stadium lanjut ini yang sering dialami, seperti nyeri punggung, tinggi tubuh lambat laun menyusut, keretakan panggul, tulang belakang dan pergelangan tangan.

Osteoporosis dapat dicegah dengan melakukan perubahan diet dan gaya hidup. Pencegahan melalui perbaikan diet dimulai sejak usia dini dan dewasa dengan mengkonsumsi sumber makanan yang kaya dengan kalsium, Vitamin D dan protein misalnya susu, dairy products, ikan, telur, buah-buahan seperti anggur, pir, apel, pisang, papaya, semangka, manga, blewah, jambu mete, biji labu (pumpkin seed), biji gandum, jawawut (millet), beras merah, gandum utuh (whole wheat), kacang almond, ubi jalar, wijen, flax seed, kacang segar, sayuran berdaun hijau, bayam, bit, jahe, bawang putih, lobak, wortel.

Jangan melupakan asupan vitamin K, karena vitamin ini berperan penting dalam pembekuan darah dan kesehatan tulang, serta menurunkan risiko osteoporosis. Vitamin K banyak terdapat pada berbagai bahan makanan, misalnya bayam, brokoli, kacang kedelai, telur, daging, stroberi, sereal, dan minyak sayur.

Meningkatkan asupan vitamin D yang diaktifkan oleh sinar matahari yang akan diproses oleh tubuh, dengan berjemur dan berolahraga di pagi hari. Selain itu, sumber vitamin D juga terdapat pada berbagai makanan, seperti ikan tuna dan salmon, susu, jus jeruk, susu kedelai, sereal, hati sapi, keju, dan kuning telur.

Olahraga untuk mencegah osteoporosis dibagi dalam dua bagian, yaitu olahraga yang bersifat weight-bearing dan melatih kekuatan otot. Termasuk dalam weight-bearing adalah tenis, naik tangga, jogging diselingi jalan kaki, dan olahraga yang mencakup gerakan melompat (voli, basket, loncat tali). Untuk anak-anak dan remaja, latihan atau olahraga intensitas tinggi dalam durasi pendek menghasilkan peningkatan kepadatan tulang terbesar pada kerangka yang sedang tumbuh. Anak-anak dianjurkan melakukan aktivitas fisik minimal 40 menit sehari. Latihan ini harus mencakup olahraga dengan elemen weight-bearing (bersepeda dan berenang tidak termasuk) atau aktivitas seperti menari, melompat, berlari atau berjalan. Untuk orang dewasa secara umum harus berolahraga selama 30 hingga 40 menit tiga hingga empat kali setiap minggu dengan ada latihan weight-bearing. Sedangkan untuk lansia, dapat melakukan latihan ringan seperti senam taichi dan jalan santai. Latihan ini diperlukan oleh lansia untuk menjaga kekuatan otot, berat badan tetap stabil dan keseimbangan tubuh tetap terjaga sehingga tidak mudah jatuh dan menyebabkan patah tulang.

Kurangi minuman beralkohol, karena mengkonsumsi minuman beralkohol yang berlebih terbukti meningkatkan risiko osteoporosis karena mengganggu sistim pencernaan dalam menyerap kalsium. Alkohol dapat mempengaruhi kerja pankreas dan hati sehingga berdampak pada penyerapan dan metabolisme kadar kalsium dan vitamin D di dalam tubuh dan pada akhirnya mempengaruhi kepadatan tulang. Selain itu,  kebiasaan merokok menghasilkan radikal bebas yang merupakan senyawa berbahaya yang menyebabkan berbagai penyakit. Radikal bebas ini dapat membunuh komponen sel yang seharusnya membentuk tulang yang sehat. Merokok juga dapat meningkatkan hormon kortisol yang dapat melemahkan kerja tulang.

Yuk mulai dari sekarang, perbaiki konsumsi makanan kita dengan memenuhi berbagai macam sayuran, buah-buahan, sinar matahari yang melimpah sepanjang tahun, sekarang saatnya bagi kita untuk mengubah kebiasaan-kebiasaan lama kita sehingga tetap bisa hidup sehat sampai lansia tanpa harus khawatir menderita osteoporosis.

Artikel ini ditulis oleh:
dr. Stephanus Hardyanto
(Dokter Umum Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta)

Lokasi Pelayanan :
Klinik Bedah Tulang
Lantai 4 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Rating untuk artikel/halaman ini : 5/5 (3)

Mohon dapat memberikan rating

Phacoemulsification 5/5 (1)

Katarak adalah lensa mata yang menjadi keruh, sehingga cahaya tidak dapat menembusnya, bervariasi sesuai tingkatannya dari sedikit sampai keburaman total.

Dalam perkembangannya katarak yang terkait dengan usia penderita dapat menyebabkan pengerasan lensa, menyebabkan penderita menderita miopi, berwarna kuning menjadi coklat/putih secara bertahap dan keburaman lensa dapat mengurangi persepsi akan warna biru. Katarak biasanya berlangsung perlahan-lahan menyebabkan kehilangan penglihatan dan berpotensi membutakan jika katarak terlalu tebal. Kondisi ini biasanya memengaruhi kedua mata, tapi hampir selalu satu mata dipengaruhi lebih awal dari yang lain.

Beberapa gejala umum Katarak antara lain:
● Pandangan kabur yang tidak dapat dikoreksi dengan kacamata atau ukuran kacamata yang sering berubah
● Warna-warna tampak kusam
● Susah melihat di tempat yang terang akibat silau
● Kesulitan saat membaca atau mengemudi di malam hari

Sampai saat ini operasi katarak masih menjadi hal yang menakutkan bagi sebagian orang. Namun, dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, maka operasi katarak tidak lagi menakutkan karena ada alat dengan teknologi modern yang membuat operasi katarak dapat dilakukan dengan teknik Phaco (baca: Fako) Emulsifikasi dan tanpa membuat sayatan lebar, sehingga operasi menjadi cepat, mudah, dan aman tanpa jahitan.

Apa yang dimaksud dengan Teknik Phaco Emulsifikasi?

Operasi pengangkatan katarak modern dengan menggunakan alat phacoemulsifikasi (awam disebut dengan laser) untuk melunakkan (emulsifikasi) dan mengeluarkan lensa katarak pada saat yang bersamaan. Setelah itu, lensa intra-okuler (IOL) yang dapat dilipat dimasukkan ke dalam mata. Setelah operasi, pasien dapat beraktivitas kembali tanpa penutup mata.

Beberapa kelebihan dari operasi katarak dengan menggunakan teknik Phaco Emulsifikasi yaitu:
● Sayatan sangat kecil (± 2,2 mm)
● Proses cepat (± 15 menit)
● Tanpa Jahitan
● Pasien dapat langsung pulang setelah operasi
● Perawatan dan pemulihan lebih cepat (±2- 5 hari)
● Dapat dilakukan pada semua tingkatan katarak
● Mengurangi rasa nyeri, ngeres dan ketidaknyamanan setelah operasi

Jika anda mengalami masalah kesehatan mata, silakan konsultasi dengan Dokter Spesialis Mata Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta

Lokasi Pelayanan :
Klinik Mata
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Rating untuk artikel/halaman ini : 5/5 (1)

Mohon dapat memberikan rating

Remajakan Kulit Anda dengan Laser Photorejuvenation RS Panti Rapih No ratings yet.

(Promo Sudah Selesai)

Pesatnya kemajuan teknologi di dalam dunia kesehatan dan kedokteran tentu memiliki maksud dan tujuan yang baik untuk kesehatan masyarakat. Salah satunya adalah penerapan laser untuk medis. Laser mampu mengatasi permasalahan kesehatan yang tidak / susah diatasi dengan teknik konvensional. Salah satu penerapan laser adalah untuk kesehatan kulit dan estetika. Teknologi laser Nd-YAG digunakan untuk penanganan penuaan dini dan peremajaan kulit serta kondisi-kondisi estetik lain yang sering ditemukan.

Dapatkan potongan harga up to 7,5% selama periode 1-31 Oktober 2022 🎉

Tujuan:
Memperbaiki penampilan dan untuk peremajaan kulit.

Kegunaan:
Kegunaan terapi laser Q-Switch Nd-YAG pada berbagai masalah kulit, terutama adalah untuk:
– Rejuvenation/ peremajaan kulit,
– Penanganan hiperpigmentasi,
– Mengatasi kulit kasar dan kusam,
– Membantu menghilangkan tatto dan beberapa jenis tanda lahir.

Link terkait:
https://pantirapih.or.id/klinikestetika/
https://pantirapih.or.id/rspr/category/promo/

Informasi Pelayanan :
Klinik Estetika Lucia
Lantai 5 Gedung Rawat Jalan Borromeus Terpadu RS Panti Rapih Yogyakarta
Telepon : (0274) 563333 ext 1409

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

Mohon dapat memberikan rating