RS Panti Rapih Perkuat Jejaring Global: Kunjungan Guido Valadares National Hospital untuk Studi Ventilator 5/5 (3)

Yogyakarta, 7 Oktober 2025 – Rumah Sakit Panti Rapih (RSPR) Yogyakarta menerima kunjungan resmi dari Guido Valadares National Hospital bertempat di Ruang Auditorium Kecil, Gedung Borromeus Instalasi Rawat Jalan Terpadu lantai 6.

Acara diawali dengan sambutan hangat dari Direktur RSPR, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang menekankan pentingnya kerja sama lintas negara dalam pengembangan layanan kesehatan. Sambutan balasan disampaikan oleh perwakilan Guido Valadares National Hospital, Ibu Olga de Carmo, yang menyampaikan apresiasi atas penerimaan hangat dan kesempatan untuk bertukar pengetahuan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan Company Profile RS Panti Rapih oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H. yang menyoroti komitmen rumah sakit dalam pelayanan kesehatan berkualitas, pendidikan, dan pengembangan profesional.

Rangkaian kunjungan ini juga mencakup observasi lapangan yang didampingi oleh Ibu Danik Rahayu Fardanti, S.Kep., Ns. Dan Bapak Suryo Kuncoro, S.Kep., Ns., di mana peserta kunjungan yang berjumlah 7 orang mempelajari teori serta praktik penggunaan ventilator.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal terjalinnya kemitraan strategis antara RS Panti Rapih dan Guido Valadares National Hospital. Melalui kegiatan ini, kedua instansi berkomitmen untuk saling mendukung dalam peningkatan kapasitas tenaga medis, berbagi pengalaman dalam praktik terbaik layanan kesehatan, serta memperkuat jejaring kolaborasi internasional demi peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Sosialisasikan Diklat Terakreditasi ke RS Palang Biru Gombong No ratings yet.

Yogyakarta, 2 Oktober 2025 – Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta melaksanakan kegiatan sosialisasi Diklat terakreditasi ke Rumah Sakit Palang Biru Gombong pada Kamis (2/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring pendidikan dan pelatihan kesehatan sekaligus menjalin kerjasama antar anggota PERDHAKI.

Tim RS Panti Rapih berangkat pukul 07.00 WIB dan tiba di RS Palang Biru Gombong sekitar pukul 10.00 WIB. Acara berlangsung dengan penuh keakraban dan dihadiri oleh jajaran struktural serta 22 perwakilan staf dari RS Palang Biru Gombong.

Menyambut kedatangan tim RS Panti Rapih, hadir Direktur RS Palang Biru Gombong, dr. Sapto Pudjo Hw., MARS.FISQua.C.Med., Sp.Kes, didampingi oleh dr. Ferdinandus Yanuar W., M.Kes., M.H., CMC selaku Kabid Medik, serta Sr. Andreani ADM sebagai Kabag Administrasi, Keuangan, dan Umum.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Suryo Nugroho Markus, M.P.H., Kepala Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih menyampaikan sosialisasi mengenai program pendidikan dan pelatihan (Diklat) yang telah terakreditasi. Selain itu, juga dipaparkan peluang kerjasama dalam bidang kediklatan, khususnya bagi rumah sakit yang tergabung dalam PERDHAKI.

Acara ditutup dengan penyerahan bingkisan sebagai bentuk persahabatan. Penerimaan bingkisan diwakili oleh Marsinta Manik, AMK selaku Kabid Keperawatan, bersama Maria Ani Widyastuti sebagai Kaur Diklat dan Kepegawaian. Direktur RS Palang Biru Gombong tidak dapat hadir hingga akhir kegiatan karena adanya agenda lain.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih menegaskan komitmennya untuk terus berbagi pengalaman dan pengetahuan, khususnya dalam bidang pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan. RSPR berharap kerjasama dengan RS Palang Biru Gombong dapat terjalin lebih erat, sehingga mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan yang profesional, beretika, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

 

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Yogyakarta Rayakan HUT ke-96: “Mulia dalam Pelayanan, Tangguh Berkarya dalam Iman” No ratings yet.

Yogyakarta, 14 September 2025 – Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-96 dengan penuh syukur dan sukacita. Perayaan yang berlangsung di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus ini mengusung tema “Mulia dalam Pelayanan, Tangguh Berkarya dalam Iman.”

19 Karyawan penerima penghargaan kesetiaan 25 tahun berkarya

 

10 Karyawan penerima penghargaan kesetiaan 35 tahun berkarya

Acara diawali dengan seremoni penyerahan penghargaan kesetiaan kepada 19 karyawan yang telah mengabdi selama 25 tahun dan 10 karyawan yang mengabdi selama 35 tahun. Ucapan selamat ulang tahun juga ditampilkan melalui video dari seluruh unit kerja RS Panti Rapih.

Puncak acara ditandai dengan Perayaan Ekaristi syukur yang dipimpin oleh Romo Vikjen KAS Rm. Fransiskus Xaverius Sugiyana, Pr selaku Pengurus Yayasan Panti Rapih, bersama Romo Modestus Supriyanto, Pr selaku Pastoral Care RS Panti Rapih. Dalam homilinya, Rm. Fransiskus menegaskan makna perayaan yang bertepatan dengan Pesta Salib Suci. “Semoga dengan Salib Suci kita selalu diingatkan untuk melayani dengan cinta dan kasih tulus, serta tangguh menghadapi berbagai tantangan hidup maupun karya pelayanan,” ungkapnya.

Suasana semakin khidmat dengan persembahan paduan suara Abdi Dharma dan doa berkat untuk nasi tumpeng. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh Rm. Fransiskus dan diserahkan kepada Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang disaksikan jajaran direksi.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia HUT ke-96, dr. Yolenta Marganingsih, menegaskan semangat tema perayaan. “Pelayanan yang mulia lahir dari hati yang tulus dan sikap hormat terhadap setiap pribadi. Ketangguhan dalam berkarya bertumpu pada iman yang memberi keberanian dan ketekunan menghadapi dinamika dunia kesehatan. Nilai-nilai ICARE menjadi wujud nyata semangat tersebut,” ujarnya.

Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, menambahkan apresiasi sekaligus ajakan untuk menjadikan usia 96 tahun sebagai momentum refleksi dan penguatan kebersamaan seluruh keluarga besar RS Panti Rapih.

Sekitar 255 tamu undangan hadir dalam acara ini, termasuk jajaran direksi, pejabat struktural dan nonstruktural, para Suster CB, pengurus yayasan, direktur rumah sakit jejaring, Ketuas STIKes Panti Rapih, serta para dokter. Kemeriahan perayaan bertambah dengan penampilan spesial dari grup dokter RS Panti Rapih The Stethoscop, Pantra Band, serta flashmob Tabola Lale yang mengajak seluruh hadirin bernyanyi dan menari bersama.

Tema “Mulia dalam Pelayanan, Tangguh Berkarya dalam Iman” diharapkan menjadi semangat yang menuntun RS Panti Rapih menuju usia emas 100 tahun, dengan komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan penuh cinta kasih, profesionalitas, dan integritas bagi pasien, keluarga, maupun masyarakat sebagai tamu ilahi.

Sebagai rangkaian peringatan, RS Panti Rapih juga akan mengadakan ziarah ke makam para pendahulu pada Rabu, 17 September 2025, di antaranya Makam Suster Novisiat CB Gejayan, PUKJ alm. dr. St. Arif Haliman, MPH, Makam Sawit Sari, dan Makam Madurejo Prambanan alm. dr. Teddy Janong, M.Kes. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi para suster dan dokter yang telah mewariskan semangat pelayanan hampir satu abad.

 

Artikel ditulis oleh ;

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Field Study Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti di RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (5)

Sebanyak enam mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti mengikuti kegiatan Field Study Modul Pilihan Geriatric and Gerontology (GER) di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta selama lima hari, mulai tanggal 14 hingga 18 Juli 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap berbagai aspek penanganan kesehatan lanjut usia secara menyeluruh, mencakup dimensi biologis, psikologis, sosial, hingga paliatif.

Hari pertama diawali dengan sambutan hangat dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Trisakti kepada RS Panti Rapih sebagai mitra dalam pembelajaran mahasiswa. Sambutan dari ketua tim Universitas Trisakti, Fikri Haikal Alfian Diarti Putra, turut membuka kegiatan dengan semangat kolaboratif dan rasa syukur atas kesempatan belajar langsung dari institusi pelayanan kesehatan terkemuka di Yogyakarta.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan company profile RS Panti Rapih oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H., yang memperkenalkan sejarah, visi-misi, serta layanan unggulan rumah sakit, khususnya dalam bidang pelayanan geriatri. Sesi berikutnya menghadirkan materi pembuka “Pengantar Gerontology & Geriatri” oleh Dr. dr. I Dewa Putu Pramantara, diikuti diskusi interaktif yang memperkaya perspektif mahasiswa tentang kompleksitas perawatan usia lanjut.

Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung di Klinik Golden Care, layanan terpadu bagi lansia dengan pendekatan “sehat dan bahagia”. Di klinik ini, mahasiswa mengamati praktik nyata bagaimana pelayanan medis, rehabilitasi, hingga aspek psikososial diintegrasikan untuk meningkatkan kualitas hidup para lansia.

Selama lima hari pelaksanaan, mahasiswa mengikuti berbagai agenda, antara lain:

  • Hari Pertama: pengarahan dari bagian Diklat RS, perkenalan seluruh unit layanan, dan hospital tour.
  • Hari Kedua – Keempat: observasi lapangan, wawancara dengan unit terkait, pengumpulan data sekunder, serta diskusi kasus langsung.
  • Hari Kelima: pelaksanaan workshop untuk merangkum hasil pembelajaran dan refleksi praktik lapangan.

Adapun tujuan utama field study ini mencakup:

  1. Memahami penanganan Geriatric Giants dan aspek bio-psikososial lansia.
  2. Menilai status gizi serta permasalahan gizi pada lansia.
  3. Mengkaji gangguan muskuloskeletal dan neurologis pada usia lanjut.
  4. Menelaah permasalahan psikogeriatri.
  5. Mengidentifikasi kebutuhan rehabilitasi medik lansia.
  6. Memahami prinsip perawatan paliatif.
  7. Menilai aspek sosial dan kualitas hidup pada lansia.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menjalin kerja sama strategis antara dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan. Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti berharap kerja sama dengan RS Panti Rapih dapat terus berlanjut dan berkembang, khususnya dalam pengembangan pendidikan klinis berbasis komunitas dan pelayanan lansia.

Sementara itu, RS Panti Rapih berharap dapat berkontribusi dalam mencetak dokter-dokter muda yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan nilai-nilai humanisme dalam menghadapi tantangan kesehatan lansia di masa depan.

 

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

BRI Serahkan Bantuan Ambulans ke RS Panti Rapih, Wujud Kepedulian terhadap Layanan Kesehatan 5/5 (2)

Komitmen terhadap pelayanan kesehatan kembali dibuktikan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Melalui program kepedulian sosial, BRI secara resmi menyerahkan satu unit mobil ambulans kepada RS Panti Rapih Yogyakarta pada Selasa (20/5). Bantuan ini menjadi simbol nyata dukungan BRI terhadap peningkatan layanan kesehatan dan sosial di masyarakat.

Acara serah terima yang berlangsung di lounge lantai 2 Gedung Borromeus RS Panti Rapih dihadiri langsung oleh Regional CEO BRI Yogyakarta, Bapak John Sarjono, didampingi Pemimpin Cabang BRI Cik Ditiro, Bapak Lutfi Anggriawan, serta Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, MKes, FISQUA.

Dalam sambutannya, dr. Stephani Maria menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas kepedulian BRI. “Bantuan ambulans ini akan sangat bermanfaat untuk pelayanan transportasi pasien, baik untuk penjemputan maupun pengantaran. Ini merupakan wujud nyata BRI peduli terhadap kesehatan dan mendukung pelayanan yang humanis di RS Panti Rapih,” ujar beliau.

Sementara itu, Bapak John Sarjono menyampaikan bahwa BRI sebagai bagian dari BUMN tak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang besar. “Melalui bantuan ini, kami berharap dapat turut serta dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di RS Panti Rapih. Ke depan, kami juga berharap kerja sama antara BRI dan RS Panti Rapih dapat terus ditingkatkan, baik dalam pelayanan kesehatan maupun dukungan transaksi keuangan bagi masyarakat,” ungkapnya.

 

Rangkaian acara penyerahan ambulans ini diawali dengan sambutan dari kedua belah pihak, dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen serah terima, penyerahan kunci ambulans secara simbolik, serta sesi foto bersama. Tak lupa, dilakukan pula pengecekan kelengkapan fasilitas ambulans sebagai bentuk komitmen atas mutu layanan.

Dengan tambahan armada ambulans ini, RS Panti Rapih semakin memperkuat visinya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang responsif, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Semoga sinergi antara dunia perbankan dan dunia kesehatan seperti ini terus tumbuh dan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Artikel lain terkait :
https://www.krjogja.com/yogyakarta/amp/1246034685/bri-berikan-bantuan-ambulan-ke-panti-rapih-simbol-kepedulian-terhadap-kesehatan-dan-sosial

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Dukung Program RSSIB Lewat Edukasi Kesehatan Ibu dan Bayi No ratings yet.

RS Panti Rapih terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah melalui Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi (RSSIB). Salah satu wujud konkret dukungan tersebut adalah pelaksanaan kelas ibu, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para ibu tentang perawatan bayi baru lahir dan kelas ibu dilaksanakan setiap bulan sekali.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (16/5), Bidan Linda Ayu Purbosari dari RS Panti Rapih memberikan demonstrasi langsung tentang cara memandikan bayi kepada para peserta. Kegiatan ini menjadi sarana edukatif yang penting bagi para ibu hamil, menyusui, maupun pendampingnya untuk memahami langkah-langkah dasar dalam merawat bayi secara tepat dan aman.

Program ini merupakan bagian dari layanan terpadu RSSIB RS Panti Rapih yang dirancang untuk memastikan kenyamanan dan kesehatan optimal bagi ibu dan buah hati. Kegiatan edukasi ini dipimpin oleh Bidan Heni Lestari dan menjadi bagian dari upaya promotif RS Panti Rapih dalam mewujudkan pelayanan ibu dan anak yang berkualitas.

Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih, dr. Wikan Indrarto, menyampaikan pentingnya edukasi dini mengenai tanda-tanda bahaya pada bayi baru lahir. “Informasi ini krusial bagi para orang tua dalam memahami dan merespons cepat kebutuhan kesehatan bayi. Harapannya, informasi yang diberikan bisa menjadi bekal penting bagi orang tua dalam upaya pencegahan dan penanganan dini secara tepat,” ujarnya.

Kegiatan edukasi ini diikuti oleh lebih dari 40 peserta dan berlangsung interaktif. RS Panti Rapih berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan serupa secara rutin guna mendukung kesehatan ibu dan anak secara holistik.

 

 

 

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Artikel lain terkait :
Harian Kedaulatan Rakyat, edisi Sabtu 17 Mei 2025

Mohon dapat memberikan rating

Talkshow Holistic Healthy Lifestyle 5/5 (1)

Talkshow Holistic Healthy Lifestyle, kerjasama Klinik Anti Obesitas & Kesehatan Holistik (Klinik Katarina) RS Panti Rapih & BNI Life.
Dengan nara sumber : dr. Fransisca Romana Herin Anggreni P, M.Biomed (AAM) - dari Klinik Anti Obesitas & Kesehatan Holistik, RS Panti Rapih, Ibu Indah Pajarwany Regional Business Head BNI Life Wilayah Jogja dan sebagai host adalah dr. Yolenta Marganingsih (dokter umum RS Panti Rapih). Acara talkshow ini dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, drg. V. Triputro Nugroho, M.Kes. Diadakan di Auditorium Lantai 6 RS Panti Rapih, acara talkshow dihadiri oleh 50 audience dengan prokes yang baik dan ketat. Acara berlangsung dengan baik dan sukses, peserta diajarkan oleh dr Herin tentang bagaimana meditasi dan latihan pernafasan untuk menenangkan jiwa dan pikiran. Kemudian Ibu Indah juga menjabarkan terkait financial plan oleh BNI Life.

Mohon dapat memberikan rating

Penyerahan Hadiah Pemenang Sayembara Pradesain IGD RS Panti Rapih 5/5 (1)

Yogyakarta, 11 Juni 2022 -- Sejak Januari 2020 dunia dirundung bencana Covid-19 yang membawa perubahan pada tata alur pasien dan ruang yang harus disediakan oleh rumah sakit khususnya Instalasi Gawat Darurat (IGD). Bencana itu melanda hampir seluruh negara di dunia, tidak terkecuali negara kita Indonesia dan secara khusus Rumah Sakit Panti Rapih (RSPR), Yogyakarta, Indonesia.

Panduan Teknis Pelayanan Rumah Sakit Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Tahun 2020 mewajibkan Rumah Sakit menyediakan Zona Covid-19 (Zona Merah) dan Zona Non Covid-19 (Zona Hijau) termasuk di IGD. Oleh karenanya RSPR harus segera melakukan adaptasi penyusunan ruangan untuk menghadapi situasi pandemik di masa sekarang dan yang akan datang. Dalam keterbatasan struktur bangunan dan jumlah lantai yang ada adaptasi harus tetap membuat RSPR dapat melayani masyarakat dengan aman dan nyaman.

Di sisi lain Gedung IGD Rumah Sakit Panti Rapih perlu menyempurnakan diri untuk memenuhi tuntutan tersebut secara fungsi dan secara fasad. Gedung IGD yang berdampingan dengan beberapa gedung historis, yaitu bangunan Rumah Sakit, yang merupakan cagar budaya (didirikan tahun 1928), memerlukan pemikiran bentuk fasad baru agar Gedung-gedung historis tersebut tidak terganggu keberadaannya tetapi justru akan semakin menarik dan harmonis. Upaya yang diharapkan dari para peserta sayembara yaitu bentuk fasad bangunan yang berdaya tarik modern dan dapat berdampingan secara harmonis dengan bangunan yang ada di sekitarnya. Tata ruang lingkungan (lanskap) yang menarik di sekitar bangunan juga diharapkan agar secara keseluruhan area IGD menjadi lebih harmonis, fungsional, dan indah.

Berdasarkan kebutuhan tersebut, Yayasan Panti Rapih mengadakan Sayembara Pradesain Renovasi Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Panti Rapih dengan Dewan Juri: Prof. Ir. Prasasto Satwiko, M.Build.Sc, Ph.D (Ketua merangkap Anggota); Prof. Ir. T. Yoyok Wahyu Subroto, M. Eng., Ph.D (Anggota), IPU; Ir. Gregorius Antar Awal (Yori Antar) (Anggota); Prof. Ir. Henricus Priyosulistyo, M. Sc., Ph.D. (Anggota). Sayembara terbuka bagi para mahasiswa atau perorangan di seluruh Indonesia yang memiliki bidang studi seni bangunan atau keahlian arsitektur maupun desain tata ruang untuk ikut serta dalam menyelesaikan permasalahan bentuk (fasad), layout bangunan, dan kawasan lingkungan Gedung IGD RS Panti Rapih.

Pendaftaran sayembara telah berlangsung pada 14 Februari - 13 Maret 2021 dengan batas akhir pengiriman desain 9 April 2022. Dari 76 pendaftar sayembara, terdapat 36 naskah yang dikirim. Pada tanggal 23 April 2022 telah dilaksanakan penjurian tahap I dan menghasilkan 5 karya terbaik pilihan tim dewan juri. Kemudian pada tanggal 7 Mei 2022 dilanjutkan dengan penjurian tahap II disertai dengan presentasi para nominator 5 besar.

Pada tanggal 9 Mei 2022, Dewan Juri dan Pengurus Yayasan Panti Rapih mengumumkan Pemenang Sayembara Pradesain Renovasi Gedung IGD Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta yang dipilih setelah melalui mekanisme presentasi nominasi serta rapat penjurian berdasarkan kriteria: Inovasi dan Kreativitas, Kualitas Arsitektur, Filosofi, Fungsi Bangunan dan Keserasian Lingkungan, dan Teknik Presentasi.

Pemenang pertama adalah Tim Studio Gundu yang terdiri atas Evelyn Rusli (Ketua) serta Carol Bimoseno Kridolaksono Indrarto dan Nyra Malika Pribadi (Anggota). Mereka merupakan mahasiswa semester akhir Prodi Arsitektur Fakultas Teknik Unika Parahiyangan Bandung. “De Nieuwe Bogen”, demikian judul karya desain dari Tim Studio Gundu ini. Dewan juri menilai bahwa kekuatan desain terletak pada desain yang modern namun sederhana dan mendukung kekuatan bangunan lama untuk tampil melalui kehadiran kolam di depan bangunan lama.

Pemenang kedua atas nama Ar. Hanafi Trilaksono, I.A.I, seorang arsitek profesional dari Semarang Jawa Tengah dengan judul karya: “Tusen de Bogen”. Dewan juri menilai bahwa kekuatan desain dari pemenang kedua ini adalah kematangan geometri, tekstur, dan warna. Desain modern namun memiliki nostalgia masa lalu dan mendukung bangunan lama dengan kuat.

Pemenang ketiga atas nama TIM2 dengan Ar. Robert Rianto Widjaja, I.A.I (Ketua) dan Ar. Sri Hartuti Wahyuningrum, I.A.I, A.A. Keduanya merupakan Dosen Fakultas Arsitektur di Semarang. Judul karya: “Transformasi, Wajah Baru Memori Baru”. Kekuatan desain dari Tim2 menurut Dewan Juri terletak pada lengkungan dari tembaga yang berkesan rapi, mewah, modern, sangat berbeda (namun tetap mendukung) bangunan lama.

Penyerahan hadiah bagi para Pemenang Sayembara dilaksanakan pada 11 Juni 2022 di Auditorium Gedung Borromeus Lantai 6 Rumah Sakit Panti Rapih dan diserahkan secara langsung oleh Ambrosius Koesmargono, Ph.D (Ketua Umum Pengurus Yayasan Panti Rapih), Prof. Ir. Henricus Priyosulistyo, M. Sc., Ph.D (Dewan Juri) dan drg. V. Triputro Nugroho, M. Kes (Direktur Utama RS Panti Rapih). Acara penyerahan dihadiri juga oleh Tim Pembangunan Gedung IGD RS Panti Rapih. Pemenang pertama berhak mendapatkan uang senilai Rp.50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah), Pemenang kedua senilai Rp.20.000.000,00 (dua puluh juta rupiah), Pemenang ketiga senilai Rp.10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah).

Maria Vita Puji
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta
HP : +62 8522 8594 999
Telepon : +62 274 56333, 514014, 514845 ext 1163 / 1116
Email: humas@pantirapih.or.id

Mohon dapat memberikan rating

Ucapan Selamat 5 Tahun Tahbisan Episkopal Mgr. Robertus Rubiyatmoko 5/5 (1)

Yayasan Panti Rapih beserta Unit Karya (@rspantirapihyogyakarta @rspantirini @rspantirahayu @rspantinugroho @rssantaelisabeth @stikespantirapih ) mengucapkan Selamat atas 5 Tahun Tahbisan Episkopal untuk Mgr. Robertus Rubiyatmoko (Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang). Tanggal 19 Mei 2017 – 19 Mei 2022.
Dengan motto beliau yaitu “Quaerere et Salvum Facere” artinya adalah Mencari dan Menyelamatkan.
Profil singkat Mgr Rubiyatmoko

Mgr. Dr. Robertus Rubiyatmoko (lahir 10 Oktober 1963) adalah Uskup Agung di Keuskupan Agung Semarang. Ia ditahbiskan menjadi Imam pada tanggal 12 Agustus 1992 dengan penahbis Mgr. Julius Darmaatmadja, S.J. dan terpilih menjadi Uskup Agung di Keuskupan Agung Semarang pada tanggal 18 Maret 2017 oleh Paus Fransiskus.

Romo Ruby, panggilan dari Robertus Rubiyatmoko, mengawali pendidikan imamatnya di Seminari Menengah Santo Petrus Kanisius Mertoyudan, Magelang. Usai menyelesaikan pendidikan tahun rohani sebagai calon frater diosesan KAS di Seminari Tahun Rohani Keuskupan Agung Semarang di Wisma Jangli Semarang tahun 1984-1985, ia melanjutkan pendidikan belajar filsafat dan teologi di Fakultas Wedabhakti Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dan tinggal di Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan Yogyakarta. Ia ditahbiskan menjadi imam tanggal 12 Agustus 1992.

Semasa menjadi Imam, Romo Ruby sempat bertugas di Paroki Santa Maria Assumta Pakem pada tahun 1992 hingga 1993. Ia lalu ditugaskan oleh Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang waktu itu yakni Mgr. Julius Darmaatmadja, SJ untuk belajar Hukum Gereja di Roma, Italia. Romo Ruby memperoleh gelar Doktor Ilmu Hukum Gereja dari Universitas Gregoriana, Roma. Selama menjalani studi di Roma dia tinggal di Asrama Kepausan Belanda dari tahun 1993 hingga 1997. Sebelum ditunjuk menjadi Uskup Agung Semarang, dia bertugas sebagai staf Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan Yogyakarta dan dosen Hukum Gereja Fakultas Teologi Wedabhakti, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Pada tahun 2011, ia diangkat menjadi Vikaris Yudisial Keuskupan Agung Semarang.

 

Dengan terpilihnya Romo Ruby menjadi Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang, sekaligus mengisi kekosongan posisi Uskup, setelah Mgr Johannes Pujasumarta meninggal dunia pada 10 November 2015.

Penahbisan
Uskup Agung Jakarta, Mgr. Prof .Dr. Ignatius Suharyo bertindak sebagai Penahbis Utama Mgr. Ruby, dengan didampingi oleh Uskup Bandung, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C. dan Uskup Malang, Mgr. Henricus Pidyarto Gunawan, O.Carm. sebagai Uskup Ko-konsekrator. Penahbisan berlangsung pada 19 Mei 2017 di Lapangan Bhayangkara Akademi Kepolisian RI (Akpol) di Semarang.

Motto Tahbisan Uskup Ruby, yaitu Quaerere et Salvum Facere yang artinya Mencari dan Menyelamatkan. Motto penggembalaan tersebut diambil dari Injil Lukas bab 19 ayat 10 (Luk 19:10) yang berkisah tentang Zakheus si pemungut cukai.

Mohon dapat memberikan rating

Pelayanan Geriatri RS Panti Rapih No ratings yet.

Keberadaan lanjut usia (lansia) memegang peranan penting bagi pembangunan Indonesia. Hal ini mengingat bahwa salah satu indikator keberhasilan pembangunan adalah semakin meningkatnya usia harapan hidup. Dengan semakin meningkatnya usia harapan hidup maka menyebabkan jumlah penduduk lansia semakin besar. Penduduk lansia sebagai modal pemerintah untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta menuntaskan target dan sasaran Millenium Development Goals (MDGs) pada tahun 2015. Undang-Undang Republik Indonesia No. 13 Tahun 1998 tentang kesejahteraan lansia mengemukakan bahwa lansia adalah seseorang yang mencapai usia 60 tahun ke atas.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta, jumlah penduduk lansia tahun 2013 sebesar 13,56% dari keseluruhan penduduk (BPS, 2013). Pemerintah mencatat Yogyakarta merupakan kota yang memiliki jumlah penduduk lanjut usia (lansia) tertinggi di Indonesia. Dari total penduduk di kota pelajar tersebut, diperkirakan, lansia mencapai 13,4 persen pada 2015, meningkat 14,7 persen (2020), dan 19,5 persen (2030).Besarnya jumlah penduduk lansia di Daerah Istimewa Yogyakarta perlu menjadi perhatian tersendiri, mengingat di satu sisi semakin meningkatnya penduduk lansia berarti kualitas hidup semakin baik seiring semakin baiknya akses untuk mendapatkan fasilitas kesehatan sehingga usia harapan hidup meningkat.

Berbagai upaya harus dipersiapkan oleh lansia sendiri maupun keluarganya agar ke depan lansia tetap sehat, aktif, mandiri, dan produktif. Kesiapan lansia untuk tetap peduli pada masa depan dapat dilihat dari 5 (lima) dimensi, yaitu dimensi fisik, psikologis, mental spiritual, sosial kemasyarakatan, dan pengembangan potensi. Keluarga memiliki peranan penting dalam membina kesiapan lansia untuk tetap peduli masa depan, harapannya agar terwujud kualitas keluarga yang sejahtera lahir dan batin. Rumah Sakit Panti Rapih sebagai rumah sakit yang terus berinovasi juga merasa perlu adanya pelayanan kesehatan terpadu yang secara khusus berorientasi kepada pasien-pasien lanjut usia. Menurut survey di RS 7,9% pasien Rumah Sakit Panti Rapih adalah pasien lansia.

Peningkatan populasi lansia ini juga berimbas pada pembentukan kebijakan Permenkes nomor 79 tahun 2014 untuk menyelanggarakan pelayanan geriatri terpadu di Rumah Sakit dengan pendekatan multidisiplin yang bekerja secara interdisiplin yang bertujuan :

  1. Meningkatkan kualitas hidup, kualitas pelayanan dan keselamatan pasien lanjut usia di Rumah Sakit Panti Rapih.
  2. Rumah Sakit memiliki regulasi pelayanan untuk lanjut usia secara terpadu sesuai dengan tingkat pelayanan lanjut usia tingkat sempurna
  3. Rumah Sakit Panti Rapih mampu menyediakan layanan lanjut usia terpadu dengan pendekatan multi disiplin yang bekerja sama secara interdisiplin.
  4. Rumah Sakit Panti Rapih memberikan pelayanan secara bersahabat dengan lanjut usia di rawat jalan, rawat inap dan di masyarakat.
  5. Melaksanakan system monitoring dan evaluasi pelaksanaan pelayanan kepada lanjut usia secara terpadu.

Anggota tim inti dalam pelaksanaannya akan didukung oleh anggota terkait yang terdiri atas ahli berbagai bidang terait seperti Penyakit dalam, neurologi,gigi mulut, THT, kulit, orthopedi, bedah umum, bedah vaskuler, mata, obstetri dan gynekologi, urologi.

Pelayanan rawat jalan mengedepankan layanan one stop service, sehingga pasien usia lanjut akan mendapatkan pelayanan pada satu atap yang nyaman. Pelayanan rawat jalan ini akan ditunjang dengan beberapa pelayanan penunjang seperti radiologi, farmasi, dan laboratorium.

Produk layanan unggulan di RS Panti Rapih adalah Rawat jalan/poliklinik geriatri yang meliputi klinik assesment geriatri, klinik penyakit dalam geriatri, klinik rehabilitasi medik geriatri.

 

Informasi lebih lanjut hubungi:
Klinik Geriatri Golden Care Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta
Lantai 1 Gedung Lukas RS Panti Rapih
Jl Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223
Informasi : (0274) 514014 ext 292
Pendaftaran : (0274) 514004, 514006
WhatsApp : 0811-2869-710

Mohon dapat memberikan rating