Lansia Idola 3 RS Panti Rapih No ratings yet.

Masih dalam rangkaian HUT RS Panti Rapih ke-93 dan menyambut Hari Kesehatan Nasional, Rumah Sakit Panti Rapih menggelar lomba menyanyi untuk lansia “Lansia Idola 3” pada 5-6 November 2022. Kegiatan ini sekaligus memberi ruang bagi kaum lansia untuk berkumpul dan saling menuangkan bakat bernyanyi.

Lomba menyanyi diikuti 63 peserta dari DIY dan kota lain. Peserta boleh memilih satu dari lima lagu tembang kenangan yang sudah ditentukan panitia, antara lain Love Me Tender, Andaikan Kau Datang Kembali, When You Tell Me That You Love Me, Angin Malam dan Juwita Malam. Meski sudah tak muda lagi, pesona vokal peserta ternyata mampu memukau puluhan hadirin yang datang menyaksikan

Setelah melalui babak penyisihan, 30 peserta unggulan kemudian tampil di babak grand final untuk kemudian memperebutkan Juara. Setelah melalui seleksi dan penjurian ketat, lomba akhirnya menempatkan Dwi Puji Sundari sebagai Juara I diikuti Drs. Lolly K. Tethool dan Agustinus Budiyanto di posisi Runner Up serta Juara Ketiga. Juara Harapan I diraih oleh Dra. Ir. Yuniat Irawati, SPMT dan Soesanto sebagai Juara Harapan II. Kategori Peserta Favorit diraih oleh Irviniarsih Junia Isnawati dan Best Costume diraih oleh Dra. Hj. Agostin Kemawati.

Peserta Lansia Idola 3 juga mendapatkan edukasi kesehatan yang disampaikan oleh dr. Esdras Ardi Pramudita, M.Sc, Sp.S mengenai Stroke dan Senam Relaksasi dari Tim Rehabilitasi Medik RS Panti Rapih.

Mohon dapat memberikan rating

Keluarga Berencana dengan Metoda Ovulasi Billings (MOB) 5/5 (2)

Keluarga sehat, bahagia dan sejahtera adalah cita-cita dari setiap pasangan yang berkeluarga tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi dan pendidikannya. Dengan pengaturan jumlah anak dan jarak kehamilan maka akan mempermudah pencapaian cita-cita mulia tersebut.

Metoda KB yang paling sehat, efektif, efisien, mudah dan murah adalah dengan KBA (Keluarga Berencana Alami) atau MOB (Metoda Ovulasi Billings).

Sampai saat ini KBA/ MOB adalah satu-satunya KB unggulan yang diterapkan di RS Panti Rapih. Dengan pemahaman dan penerapan yang benar maka keberhasilannya nyaris sempurna. Selain itu, MOB ini juga bisa sebagai landasan yang kuat membantu pasangan yang menginginkan anak.

 

Artikel ditulis oleh dr. Vincentia Merry, SpOG
Dokter Spesialis Obgin RS Panti Rapih

 

Rating untuk artikel/halaman ini : 5/5 (2)

Mohon dapat memberikan rating

Pemeriksaan & Penyuluhan Kesehatan Ikat Karya dan Hidup Rohani Antar Religius Rohaniwan (IKHRARR) Daerah Istimewa Yogyakarta 5/5 (1)

Perjalanan karya pelayanan kesehatan RS Panti Rapih tidak lepas dari peran para Kaum Rohaniwan. Pada 15 September 1928, Ordo Katolik Carolus Borromeus dengan dibantu Ir. Schmutzer van Rijckevorsel memulai pembangunan gedung Rumah Sakit Carolus Borromeus cabang Yogyakarta. Bangunan rumah sakit ini dirancang serupa dengan biara utama ordo St. Carolus Borromeus di Maastricht, Belanda. Batu pertama RS ditandatangani oleh Ir. Schmutzer van Rijckevorsel. Pada Januari 1929, lima suster Katolik Belanda dari ordo Carolus Borromeus datang ke Yogyakarta dalam tugas pelayanan untuk orang-orang sakit.

Oleh karena itu, salah satu kegiatan HUT RS Panti Rapih ke-93 merupakan kegiatan yang didedikasikan bagi para kaum rohaniwan dalam wujud pemeriksaan kesehatan dan talkshow.

Selain pemeriksaan fisik secara umum juga ada cek gula darah sewaktu dan asam urat, konsultasi kesehatan gratis oleh tim dokter RS Panti Rapih, talkshow kesehatan dengan nara sumber dr. Levina Prima Rosalia, Sp. PD, juga ada pemberian doorprize untuk para peserta.

Kegiatan dihadiri oleh 82 orang rohaniwan dan berlangsung di Auditorium besar lantai 6 Gedung Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta pada Sabtu, 03 September 2022, pukul 08.00 - 12.30 WIB. drg. V. Tri Putro Nugroho, M. Kes (Direktur Utama) serta dihadiri oleh dr. Djati Prasodjo, Sp. Rad, M. Sc (Direktur Pelayanan Medik) dan Suster Yosefine Kusuma Hastuti, CB., MSN (Direktur Keperawatan).

.
Maria Vita Puji
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Mohon dapat memberikan rating

Talkshow Holistic Healthy Lifestyle 5/5 (1)

Talkshow Holistic Healthy Lifestyle, kerjasama Klinik Anti Obesitas & Kesehatan Holistik (Klinik Katarina) RS Panti Rapih & BNI Life.
Dengan nara sumber : dr. Fransisca Romana Herin Anggreni P, M.Biomed (AAM) - dari Klinik Anti Obesitas & Kesehatan Holistik, RS Panti Rapih, Ibu Indah Pajarwany Regional Business Head BNI Life Wilayah Jogja dan sebagai host adalah dr. Yolenta Marganingsih (dokter umum RS Panti Rapih). Acara talkshow ini dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, drg. V. Triputro Nugroho, M.Kes. Diadakan di Auditorium Lantai 6 RS Panti Rapih, acara talkshow dihadiri oleh 50 audience dengan prokes yang baik dan ketat. Acara berlangsung dengan baik dan sukses, peserta diajarkan oleh dr Herin tentang bagaimana meditasi dan latihan pernafasan untuk menenangkan jiwa dan pikiran. Kemudian Ibu Indah juga menjabarkan terkait financial plan oleh BNI Life.

Mohon dapat memberikan rating

Kenali Sindrome Ramsay Hunt No ratings yet.

Beberapa hari yang lalu muncul kabar sedih bagi para fans Justin Bieber, karena konser di Indonesia yang terancam dibatalkan karena sang superstar menderita sakit yang membuatnya tidak mungkin memaksakan dirinya untuk konser. Sang superstar menderita penyakit yang disebut dengan Sindrom Ramsay Hunt.

Justin Bieber terkena Sindrom Ramsay Hunt

Apa sebenarnya Sindrom Ramsay Hunt?

Ramsay Hunt merupakan suatu gangguan saraf yang disebabkan oleh infeksi virus Varicella Zoster pada liang telinga atau sering juga disebut sebagai Herpes Zoster Oticus.

James Ramsay Hunt adalah seorang dokter saraf asal Amerika yang pertama kali mendiskripsikan penyakit ini pada tahun 1907 yaitu adanya nyeri telinga akibat adanya infeksi Varicella Zoster. Bila kita pernah mendengar tentang cacar air yang biasanya mengenai anak-anak maka virus Varicella Zoster inilah penyebabnya. Pada saat sembuh dari cacar air virus tersebut tidak mati hanya saja tidak aktif dan pada saat kondisi badan yang lemah atau status imunitas yang menurun maka virus itu akan aktif kembali dan aktivasi dari virus ini kita kenal dengan herpes zoster atau dalam bahasa lokal dikenal dengan istilah “Dompo”.

Virus ini akan menyerang kulit dan saraf di area yang terkena, tidak hanya di telinga, herpes zoster ini dapat juga dialami di area badan atau anggota gerak seperti tangan dan kaki. Tanda dan gejala yang muncul adalah adanya bintil-bintil berair pada kulit dengan dasar kemerahan disertai rasa nyeri seperti terbakar atau disayat-sayat pada area tersebut. Beberapa saat yang lalu saya menuliskan sebuah artikel mengenai “Apa itu Neuropati?” maka Sindrom Ramsay Hunt (Herpes Zoster Oticus) inilah salah satu contoh kasus neuropati.

Mengapa Sindrom Ramsay Hunt lebih berat dibandingkan Herpes Zoster biasa?

Infeksi virus pada Sindrom Ramsay Hunt berada di liang telinga dan mengenai saraf wajah yang ada di dalam liang tersebut, yang berakibat ada gangguan saraf wajah pada sisi telinga yang mengalami infeksi, sehingga menyebabkan kelumpuhan setengah wajah berupa sulit menutup mata pada sisi yang terdampak, perot, dan sulit mengerakkan bibir. Sindrom Ramsay Hunt memiliki tanda dan gejala yang  khas yaitu nyeri telinga, bintil-bintil merah pada telinga yang nyeri, dan gangguan otot wajah pada sisi telinga yang nyeri.

Lalu Apakah Ramsay Hunt itu adalah gejala stroke?

Ramsay Hunt tidak ada hubungannya dengan Stroke karena Ramsay Hunt merupakan infeksi virus sedangkan stroke berhubungan dengan gangguan aliran darah di otak. Bagaimana dengan Bell Palsy? Bell palsy juga berbeda dengan Ramsay Hunt karena Bell palsy hanya memiliki gejala gangguan otot pada separuh wajah tanpa disertai nyeri maupun gangguan kulit yang paling sering disebabkan oleh iritasi udara. Jadi tanda dan gejala Sindrom Ramsay Hunt merupakan kombinasi antara Herpes Zoster dan Bell Palsy.

Sindrom Ramsay Hunt membutuhkan penanganan pemberian antivirus segera, untuk mencegah infeksi virus yang lebih luas yang dapat menimbulkan kerusakan saraf yang besar dan permanen. Nyeri pada Sindrom Ramsay Hunt merupakan suatu keluhan yang sangat dominan, karena nyeri yang ditimbulkan akibat kerusakan saraf akan sangat luar biasa sering kali ditandai dengan rasa nyeri terbakar, tersayat, tersengat petir atau disayat-sayat sehingga penanganan nyeri pada kasus ini membutuhkan perhatian khusus. Kelumpuhan otot wajah pada Sindrom Ramsay Hunt memerlukan tindakan fisioterapi yang intensif, sehingga fungsional otot dapat dikembalikan seperti semula, dan fisioterapi ini dapat memakan waktu 2-3 bulan bahkan lebih.

Artikel ini ditulis oleh: dr. Esdras Ardi Pramudita, M.Sc, Sp.N
(Dokter Spesialis Neurologi Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta)

Kunjungi Klinik Penyakit Saraf Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta
Lantai 5 Gedung Rawat Jalan Borromeus
Jl Cik Ditiro 30 Yogyakarta 55223

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi 0274-514004, 514006, 521009 (24 jam)

Mohon dapat memberikan rating

Penyerahan Hadiah Pemenang Sayembara Pradesain IGD RS Panti Rapih 5/5 (1)

Yogyakarta, 11 Juni 2022 -- Sejak Januari 2020 dunia dirundung bencana Covid-19 yang membawa perubahan pada tata alur pasien dan ruang yang harus disediakan oleh rumah sakit khususnya Instalasi Gawat Darurat (IGD). Bencana itu melanda hampir seluruh negara di dunia, tidak terkecuali negara kita Indonesia dan secara khusus Rumah Sakit Panti Rapih (RSPR), Yogyakarta, Indonesia.

Panduan Teknis Pelayanan Rumah Sakit Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Tahun 2020 mewajibkan Rumah Sakit menyediakan Zona Covid-19 (Zona Merah) dan Zona Non Covid-19 (Zona Hijau) termasuk di IGD. Oleh karenanya RSPR harus segera melakukan adaptasi penyusunan ruangan untuk menghadapi situasi pandemik di masa sekarang dan yang akan datang. Dalam keterbatasan struktur bangunan dan jumlah lantai yang ada adaptasi harus tetap membuat RSPR dapat melayani masyarakat dengan aman dan nyaman.

Di sisi lain Gedung IGD Rumah Sakit Panti Rapih perlu menyempurnakan diri untuk memenuhi tuntutan tersebut secara fungsi dan secara fasad. Gedung IGD yang berdampingan dengan beberapa gedung historis, yaitu bangunan Rumah Sakit, yang merupakan cagar budaya (didirikan tahun 1928), memerlukan pemikiran bentuk fasad baru agar Gedung-gedung historis tersebut tidak terganggu keberadaannya tetapi justru akan semakin menarik dan harmonis. Upaya yang diharapkan dari para peserta sayembara yaitu bentuk fasad bangunan yang berdaya tarik modern dan dapat berdampingan secara harmonis dengan bangunan yang ada di sekitarnya. Tata ruang lingkungan (lanskap) yang menarik di sekitar bangunan juga diharapkan agar secara keseluruhan area IGD menjadi lebih harmonis, fungsional, dan indah.

Berdasarkan kebutuhan tersebut, Yayasan Panti Rapih mengadakan Sayembara Pradesain Renovasi Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Panti Rapih dengan Dewan Juri: Prof. Ir. Prasasto Satwiko, M.Build.Sc, Ph.D (Ketua merangkap Anggota); Prof. Ir. T. Yoyok Wahyu Subroto, M. Eng., Ph.D (Anggota), IPU; Ir. Gregorius Antar Awal (Yori Antar) (Anggota); Prof. Ir. Henricus Priyosulistyo, M. Sc., Ph.D. (Anggota). Sayembara terbuka bagi para mahasiswa atau perorangan di seluruh Indonesia yang memiliki bidang studi seni bangunan atau keahlian arsitektur maupun desain tata ruang untuk ikut serta dalam menyelesaikan permasalahan bentuk (fasad), layout bangunan, dan kawasan lingkungan Gedung IGD RS Panti Rapih.

Pendaftaran sayembara telah berlangsung pada 14 Februari - 13 Maret 2021 dengan batas akhir pengiriman desain 9 April 2022. Dari 76 pendaftar sayembara, terdapat 36 naskah yang dikirim. Pada tanggal 23 April 2022 telah dilaksanakan penjurian tahap I dan menghasilkan 5 karya terbaik pilihan tim dewan juri. Kemudian pada tanggal 7 Mei 2022 dilanjutkan dengan penjurian tahap II disertai dengan presentasi para nominator 5 besar.

Pada tanggal 9 Mei 2022, Dewan Juri dan Pengurus Yayasan Panti Rapih mengumumkan Pemenang Sayembara Pradesain Renovasi Gedung IGD Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta yang dipilih setelah melalui mekanisme presentasi nominasi serta rapat penjurian berdasarkan kriteria: Inovasi dan Kreativitas, Kualitas Arsitektur, Filosofi, Fungsi Bangunan dan Keserasian Lingkungan, dan Teknik Presentasi.

Pemenang pertama adalah Tim Studio Gundu yang terdiri atas Evelyn Rusli (Ketua) serta Carol Bimoseno Kridolaksono Indrarto dan Nyra Malika Pribadi (Anggota). Mereka merupakan mahasiswa semester akhir Prodi Arsitektur Fakultas Teknik Unika Parahiyangan Bandung. “De Nieuwe Bogen”, demikian judul karya desain dari Tim Studio Gundu ini. Dewan juri menilai bahwa kekuatan desain terletak pada desain yang modern namun sederhana dan mendukung kekuatan bangunan lama untuk tampil melalui kehadiran kolam di depan bangunan lama.

Pemenang kedua atas nama Ar. Hanafi Trilaksono, I.A.I, seorang arsitek profesional dari Semarang Jawa Tengah dengan judul karya: “Tusen de Bogen”. Dewan juri menilai bahwa kekuatan desain dari pemenang kedua ini adalah kematangan geometri, tekstur, dan warna. Desain modern namun memiliki nostalgia masa lalu dan mendukung bangunan lama dengan kuat.

Pemenang ketiga atas nama TIM2 dengan Ar. Robert Rianto Widjaja, I.A.I (Ketua) dan Ar. Sri Hartuti Wahyuningrum, I.A.I, A.A. Keduanya merupakan Dosen Fakultas Arsitektur di Semarang. Judul karya: “Transformasi, Wajah Baru Memori Baru”. Kekuatan desain dari Tim2 menurut Dewan Juri terletak pada lengkungan dari tembaga yang berkesan rapi, mewah, modern, sangat berbeda (namun tetap mendukung) bangunan lama.

Penyerahan hadiah bagi para Pemenang Sayembara dilaksanakan pada 11 Juni 2022 di Auditorium Gedung Borromeus Lantai 6 Rumah Sakit Panti Rapih dan diserahkan secara langsung oleh Ambrosius Koesmargono, Ph.D (Ketua Umum Pengurus Yayasan Panti Rapih), Prof. Ir. Henricus Priyosulistyo, M. Sc., Ph.D (Dewan Juri) dan drg. V. Triputro Nugroho, M. Kes (Direktur Utama RS Panti Rapih). Acara penyerahan dihadiri juga oleh Tim Pembangunan Gedung IGD RS Panti Rapih. Pemenang pertama berhak mendapatkan uang senilai Rp.50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah), Pemenang kedua senilai Rp.20.000.000,00 (dua puluh juta rupiah), Pemenang ketiga senilai Rp.10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah).

Maria Vita Puji
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta
HP : +62 8522 8594 999
Telepon : +62 274 56333, 514014, 514845 ext 1163 / 1116
Email: humas@pantirapih.or.id

Mohon dapat memberikan rating

Ucapan Selamat 5 Tahun Tahbisan Episkopal Mgr. Robertus Rubiyatmoko 5/5 (1)

Yayasan Panti Rapih beserta Unit Karya (@rspantirapihyogyakarta @rspantirini @rspantirahayu @rspantinugroho @rssantaelisabeth @stikespantirapih ) mengucapkan Selamat atas 5 Tahun Tahbisan Episkopal untuk Mgr. Robertus Rubiyatmoko (Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang). Tanggal 19 Mei 2017 – 19 Mei 2022.
Dengan motto beliau yaitu “Quaerere et Salvum Facere” artinya adalah Mencari dan Menyelamatkan.
Profil singkat Mgr Rubiyatmoko

Mgr. Dr. Robertus Rubiyatmoko (lahir 10 Oktober 1963) adalah Uskup Agung di Keuskupan Agung Semarang. Ia ditahbiskan menjadi Imam pada tanggal 12 Agustus 1992 dengan penahbis Mgr. Julius Darmaatmadja, S.J. dan terpilih menjadi Uskup Agung di Keuskupan Agung Semarang pada tanggal 18 Maret 2017 oleh Paus Fransiskus.

Romo Ruby, panggilan dari Robertus Rubiyatmoko, mengawali pendidikan imamatnya di Seminari Menengah Santo Petrus Kanisius Mertoyudan, Magelang. Usai menyelesaikan pendidikan tahun rohani sebagai calon frater diosesan KAS di Seminari Tahun Rohani Keuskupan Agung Semarang di Wisma Jangli Semarang tahun 1984-1985, ia melanjutkan pendidikan belajar filsafat dan teologi di Fakultas Wedabhakti Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dan tinggal di Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan Yogyakarta. Ia ditahbiskan menjadi imam tanggal 12 Agustus 1992.

Semasa menjadi Imam, Romo Ruby sempat bertugas di Paroki Santa Maria Assumta Pakem pada tahun 1992 hingga 1993. Ia lalu ditugaskan oleh Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang waktu itu yakni Mgr. Julius Darmaatmadja, SJ untuk belajar Hukum Gereja di Roma, Italia. Romo Ruby memperoleh gelar Doktor Ilmu Hukum Gereja dari Universitas Gregoriana, Roma. Selama menjalani studi di Roma dia tinggal di Asrama Kepausan Belanda dari tahun 1993 hingga 1997. Sebelum ditunjuk menjadi Uskup Agung Semarang, dia bertugas sebagai staf Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan Yogyakarta dan dosen Hukum Gereja Fakultas Teologi Wedabhakti, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Pada tahun 2011, ia diangkat menjadi Vikaris Yudisial Keuskupan Agung Semarang.

 

Dengan terpilihnya Romo Ruby menjadi Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang, sekaligus mengisi kekosongan posisi Uskup, setelah Mgr Johannes Pujasumarta meninggal dunia pada 10 November 2015.

Penahbisan
Uskup Agung Jakarta, Mgr. Prof .Dr. Ignatius Suharyo bertindak sebagai Penahbis Utama Mgr. Ruby, dengan didampingi oleh Uskup Bandung, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C. dan Uskup Malang, Mgr. Henricus Pidyarto Gunawan, O.Carm. sebagai Uskup Ko-konsekrator. Penahbisan berlangsung pada 19 Mei 2017 di Lapangan Bhayangkara Akademi Kepolisian RI (Akpol) di Semarang.

Motto Tahbisan Uskup Ruby, yaitu Quaerere et Salvum Facere yang artinya Mencari dan Menyelamatkan. Motto penggembalaan tersebut diambil dari Injil Lukas bab 19 ayat 10 (Luk 19:10) yang berkisah tentang Zakheus si pemungut cukai.

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Pelatih Tenaga Keperawatan No ratings yet.

Pelatihan Pelatih Tenaga Keperawatan bertujuan untuk peningkatan keterampilan para perawat di RS Panti Rapih. Wujud nyata kepedulian kami terhadap pasien sebagai "Tamu Ilahi". Pelatihan dipimpin oleh Sr. Yosefine Kusuma Hastuti, CB, MSN selaku Direktur Keperawatan. Sesuai dengan slogan RS Panti Rapih yaitu Sahabat Untuk Hidup Sehat, kami selalu update ilmu demi kesehatan masyarakat.

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan Kementerian Kesehatan Dalam Rangka Kesiapan RS Panti Rapih pada Kegiatan Presidensi G20 di Provinsi DIY 5/5 (1)

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI Bpk Kunta Wibawa Dasa Nugraha, S.E, M.A, Ph.D bersama jajarannya berkunjung ke RS Panti Rapih dalam rangka monitoring kesiapan RS Panti Rapih untuk mendukung Kegiatan Presidensi G20 di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kunjungan lapangan (hospital tour) tersebut bertujuan untuk melihat kondisi RS Panti Rapih secara langsung. Area yang dikunjungi meliputi Ruang Isolasi dan Ruang Perawatan Intensif, Ruang Rawat Inap VIP dan VVIP, serta Instalasi Gawat Darurat.

G20 atau Group of Twenty adalah sebuah forum utama kerja sama ekonomi internasional yang memiliki anggota negara-negara dengan perekonomian besar di dunia terdiri dari 19 negara dan 1 lembaga Uni Eropa. Tahun ini, Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah dari penyelenggaraan KTT tahunan G20 tersebut. Selain Bali dan DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi salah satu Provinsi yang dikunjungi oleh para Menteri Keuangan negara-negara peserta serta Gubernur Bank Central pada forum G20.

RS Panti Rapih ditunjuk oleh Kemenkes RI sebagai salah satu dari beberapa RS di Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai penyedia layanan kesehatan dalam acara Presidensi G20. Direktur Utama RS Panti Rapih, drg. V. Triputro Nugroho, M.Kes dalam kesempatannya menyatakan kesiapan RS Panti Rapih untuk mendukung acara G20 tersebut.

Mohon dapat memberikan rating

Promo Acne Peeling – Klinik Estetika Lucia No ratings yet.

(Promo Sudah Selesai)

Halo Sahabat Sehat RS Panti Rapih! Sebentar lagi mau Tahun Baru 2022 nih, Sahabat Sehat Panti Rapih sudah persiapan apa aja? 🤩

Yuk siapkan diri kamu Tampil Glowing di Tahun 2022 hanya dengan Rp 999.000,- aja lho 🥳
Promo berlaku dari tanggal 1 – 31 Januari 2022.


Dapat apa saja ya kalau ambil Paket Acne Peeling ini?
– 4 kali tindakan dengan jarak 2 minggu
– 2x konsultasi dokter SpKK
– Masa berlaku paket sampai dengan 3 bulan sejak pembelian paket tindakan

Acne Peeling bertujuan untuk:
– Mengurangi minyak berlebih,
– Melepaskan lapisan kulit mati,
– Mengobati dan mencegah timbulnya jerawat,
– Mengurangi peradangan,
– Mengatasi penyumbatan pada pori-pori kulit.

Segera daftar yaa ke Klinik Estetika Lucia bisa menghubungi 0274-514004, 514006.

Tampil lebih percaya diri dengan kulit sehat, bersih & cerah ☺️

Informasi & Pendaftaran

Mohon dapat memberikan rating