Kelas Ibu Hamil “Aman & Nyaman  Melahirkan  di RS Panti Rapih” 5/5 (4)

Yogyakarta, 20 Juni 2023 – Persalinan  adalah  proses yang fisiologis dan merupakan kejadian yang menakjubkan bagi seorang  ibu dan keluarga . Penatalaksanaan  yang terampil  dan handal dari  Dokter/ Bidan serta  dukungan dari  pendamping sangat diperlukan  agar  ibu  bersalin  merasakan  AMAN dan NYAMAN saat  menjalani proses persalinan . Dalam rangka memperingati  hari  Bidan Nasional  tanggal 24 Juni 2023, tahun  ini  RS Panti  Rapih  menyelenggarakan  Kelas Ibu  Hamil  dengan  Topik “Aman & Nyaman  Melahirkan  di RS Panti Rapih” dengan  pembicara  dr. Estya Dewi Widyasari Sp.OG, Bidan Th.Puji Astuti , A.Md.Keb  dan Bidan  Maria  Nita .A.Md.Keb  sebagai Praktisi  Hypnobirthing.

dr.Estya  menyampaikan  slogan  ibu  bersalin “BIBIT  APIK – MBOBOT TUMATA –BABARAN SLAMET” yang  berarti  bahwa  janin  dan ibu hamil  kondisi  sehat , hamil dan melahirakan   direncanakan dengan baik  agar  melahirkan  ibu dan bayi  selamat. Disampaikan  juga  bagaimana menjaga ibu hamil dan janin  sehat dan cerdas  serta  mengenali tanda bahaya  pada  kehamilan.

Bidan  Maria  Nita  memaparkan  bagaimana mempersiapkan  proses  persalinan  mulai  dari  persiapan  fisik, psikologis dan administrasi  termasuk    memahami  pentingnya buku KIA  untuk  ibu hamil  sejak  ibu  dinyatakan  hamil  sampai  bayi  usia  5 th. Buku  KIA  ini  bisa  didapakan  di  Fasilitas kesehatan mulai dari  Puskesmas , Klinik Ibu dan Anak atau  RS. Tak  lupa pula  Bidan  Nita  menyampaikan kapan ibu   harus  datang  ke fasilitas  kesehatan  untuk  melahirkan   , alur  masuk  di RS  Panti Rapih   dan  pemeriksaan laborat   apa  saja   serta tindakan  lain  yang  harus dilakukan untuk  ibu  bersalin.

Menurut  Bidan Puji  ( Praktisi  Hypnobirthing ) salah  satu  persiapan  fisik  ibu  hamil  untuk  mempersiapkan  persalinan  yang  nyaman   dengan  mengikuti  hypnobirthing . Dengan  hypnobirthing  diharapkan  ibu  mampu  melakukan  otohipnosis / selfhypnosis  persalinan  agar  persalinan  berjalan  lancar. Di RS  Panti Rapih  telah  dibuka  Kelas  Hypnobirthing  setiap  hari  Kamis  dan diikuti  ibu hamil  pada  usia  kehamilan  32 minggu . Materi  Hypnobirthing terdiri  dari  4 pertemuan  Relaksasi  dasar, Komunikasi Janin, IMD dan Persalinan  dan hypnobreastfeeding.

Kelas Ibu Hamil kali ini dihadiri sebanyak 15  ibu hamil  dan  6 pendamping  yang terdiri  dari  5  suami dan  1 nenek  dari calon bayi, peserta sangat  antusias  mengikuti  acara  sampai selesai . Dengan  beberapa  pertanyaan  yang  dilontarkan kepada  pembicara  diharapkan  peserta  dapat  meningkatkan  pengetahuan  tentang  kehamilan  dan persalinan   agar  terjadi

“HAMIL NYAMAN -BERSALIN  LANCAR – IBU DAN BAYI SEHAT”

Ayah Bunda untuk info jadwal kelas ibu hamil tiap bulan tentunya dapat dipantau di Instagram resmi RS Panti Rapih, dengan materi yang berbeda dan menarik.

ditulis oleh :
Margaretta Rini Widiyanti A.Md.Keb
(Bidan RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Informasi Pelayanan : 
Klinik Kebidanan & Penyakit Kandungan
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Kenali dan Atasi Alergi No ratings yet.

Alergi adalah suatu reaksi tubuh terhadap sesuatu yang normalnya tidak berbahaya seperti pollen, debu atau bulu binatang. Gejalanya bisa ringan, namun untuk sebagian orang dapat menjadi sangat serius.

 

Berbagai penyebab alergi

Segala sesuatu yang menyebabkan terjadinya reaksi alergi, disebut sebagai alergen.

Berbagai alergen yang sering adalah :

  • Serbuk sari pohon dan rumput (hay fever)
  • Tungau debu rumah
  • Makanan, seperti kacang-kacangan, susu dan telur ( alergi makanan)
  • Bulu binatang, terutama binatang piaraan seperti anjing dan kucing
  • Sengatan serangga, seperti gigitan lebah dan tawon
  • Obat-obat tertentu
  • Lateks atau bahan yang sebelumnya kontak dengan kulit

Gejala Alergi

Gejala dari reaksi alergi meliputi :

  • Hidung mèlèr atau bersin-bersin
  • Rasa sakit atau nyeri di sekitar pipi, mata, atau dahi
  • Batuk, mengi atau sesak napas
  • Kulit gatal atau timbul ruam (bentol-bentol)
  • Diare
  • Merasa sakit/tidak enak badan
  • Bengkak di kelopak mata, bibir, mulut atau tenggorokan

 

Segera ke RS bila :

  • Mengalami ruam kulit yang meliputi kulit gatal, merah, bengkak, melepuh atau mengelupas
  • Mengi
  • Merasa sesak di dada atau tenggorokan
  • Kesulitan bernapas atau berbicara
  • Mulut, wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan mulai membengkak

 

Anda mungkin mengalami reaksi alergi yang serius (anafilaksis) dan mungkin memerlukan perawatan segera di rumah sakit.

 

Cara mendeteksi penyebab alergi

Tes yang bisa dilakukan meliputi :

  • Skin prick test (uji tes tusuk) atau skin patch test (uji tes tempel) – di mana sejumlah kecil alergen diletakkan di kulit untuk melihat apakah terjadi reaksi.
  • Pemeriksaan darah – untuk mengetahui alergen yang mungkin menjadi penyebab munculnya gejala
  • Menghindari jenis makanan tertentu atau makan lebih sedikit makanan yang mungkin membuat Anda alergi, untuk melihat apakah gejala Anda membaik

 

Cara mengatasi alergi

Penanganan untuk alergi meliputi :

  • Sedapat mungkin menghindari hal-hal yang menyebabkan alergi, yang sudah dikenali.
  • Obat untuk reaksi alergi ringan seperti antihistamin, tablet steroid dan krim steroid
  • Obat-obatan darurat yang disebut injektor otomatis adrenalin, seperti EpiPen, untuk reaksi alergi yang parah. Biasanya untuk orang – orang yang beresiko mengalami reaksi alergi berat (anafilaktik)
  • Desensitisasi (imunoterapi) untuk reaksi alergi yang parah – dengan hati-hati dilakukan pemaparan terhadap alergen yang secara spesifik menimbulkan alergi dari waktu ke waktu, sehingga tubuh secara bertahap terbiasa dengannya dan tidak bereaksi terlalu buruk (ini hanya boleh dilakukan oleh profesional medis)
  • Dokter akan memberi Anda rencana penanganan alergi yang akan menjelaskan cara mengelola alergi.

 

Pencegahan

Mencegah reaksi alergi tergantung pada jenis alergi yang dimiliki. Langkah-langkah umum termasuk yang berikut:

  • Hindari pemicu yang diketahui. Bahkan jika Anda sedang mengobati gejala alergi Anda, cobalah untuk menghindari pemicunya. Jika, misalnya, Anda alergi serbuk sari, tetaplah di dalam dengan jendela dan pintu tertutup saat serbuk sari tinggi. Jika Anda alergi terhadap tungau debu, sering-seringlah menyedot debu dan menyedot debu.
  • Menyimpan buku harian. Saat mencoba mengidentifikasi apa yang menyebabkan atau memperburuk gejala alergi Anda, lacak aktivitas Anda dan apa yang Anda makan, kapan gejala muncul dan apa yang tampaknya membantu. Ini dapat membantu Anda dan penyedia Anda mengidentifikasi pemicu.
  • Kenakan gelang peringatan medis. Jika Anda mengalami reaksi alergi yang parah, gelang (atau kalung) peringatan medis memberi tahu orang lain bahwa Anda memiliki alergi serius jika Anda memiliki reaksi dan Anda tidak dapat berkomunikasi.

 

di tulis oleh :
dr. Radijanti Anggraheni, Sp. KK
Dokter Spesialis Kulit RS Panti Rapih Yogyakarta

Sumber :
NHS & MayoClinic

Informasi Pelayanan : 
Klinik Estetika Lucia
Lantai 5 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Bugar Saat Mudik 4/5 (2)

Seiring menjelang selesainya masa berpuasa pada Ramadan tahun ini, sobat-sobat sehat Panti Rapih yang menjalankan puasa pasti mulai bersiap menyambut hari  raya Idul Fitri. Kegiatan rutin yang biasanya menjadi agenda banyak orang yang berlebaran adalah mudik ke daerah asalnya agar dapat bersilahturahmi bersama keluarga besar.

Seringkali mudik merupakan perjalanan yang memerlukan waktu yang lama karena jarak tempuh yang jauh. Penggunaan moda transportasi umum dan pribadi dapat menjadi pilihan dalam melalukan perjalanan mudik.  Kondisi fisik yang prima harus dijaga, agar dapat menempuh perjalanan mudik dengan baik dan sampai ke tujuan serta mengikuti rangkaian kegiatan Idul Fitri bersama keluarga.

Beberapa poin penting dari segi kesiapan fisik yang harus diperhatikan pemudik adalah kondisi kesehatan dan penyakit yang mungkin sedang dalam pengobatan atau perlu kontrol rutin. Dalam menjadai kondisi kesehatan tubuh  agar tetap bugar dan prima selama perjalanan, beberapa komponen penting perlu diperhatikan pemudik agar dapat meminimalkan efek samping dari perjalanan yang lama.

Postur tubuh yang baik

Postur tubuh yang baik akan membuat kerja muskuloskeletal tubuh menjadi lebih berimbang pada kedua sisi tubuh, serta meringankan beban pada sendi-sendi tubuh. Dengan posisi duduk yang lama baik sebagai penumpang ataupun pengemudi, beban terbanyak akan dirasakan pada otot pinggang bawah kita sebagai titik tumpu. Postur tubuh yang baik saat duduk dapat meminimalkan resiko timbulnya spasme otot punggung bawah. Sebagai tambahan, pada pengemudi, karena dituntut agar awas dalam memperhatikan jalan dan fokus saat mengemudi, spasme pada otot-otot area leher juga dapat menjadi gangguan selama menjalani mudik.

Postur tubuh yang baik saat duduk sudut yang terbentuk di pinggang dan panggul 90 derajat, dengan posisi kepala yang tegak dan berada di midline tubuh dan bersandar pada tempat duduk. Poin penting adalah bagian bokong anda harus menyentuh bagian sudut kursi  dan menyentuh sandaran kursi.  Beberapa modifikasi dapat dilakukan, terutama pada posisi driver, sudut 100 derajat dapat digunakan tetapi perlu ditambahkan sandaran tambahan khususnya pada area pinggang bawah, karena cenderung tubuh akan sedikit melorot ke bawah sehingga akan terbentuk celah yang berpotensi meningkatkan beban pada area pinggang bawah (lumbal dan sacral area). Pengunaan bantal pinggang, atau foam berkontur dapat membantu meringankan beban.

Perengangan otot dan gerak sendi yang berkala

Banyak orang yang masih mengkaitkan dengan aktifitas ini hanya pada momen berolahraga. Dalam keseharian aktifitas, kedua jenis latihan ini sangatlah baik untuk dapat dilakukan disela-sela kegiatan rutin dan atau repetitif kita. Demikian juga selama perjalanan mudik, podidi duduk yang lama, atau berdiri, mengangkat/membawa beban (tas, koper, bawaan tangan dan bahkan posisi tubuh saat mengemudi maupun sebagai penumpang). Sama halnya dalam berolahraga, peregangan otot bersamaan dengan latihan luas gerak sendi bertujuan untuk mencegah spasme otot dan kekuan sendi yang dapat menimbulkan nyeri muskuloskeletal yang tidak nyaman selama perjalanan. Sebaiknya setiap 2 jam, kita dapat melakukan latihan peregangan ini 5-10 menit, sebelum kembali melanjutkan perjalanan atau dalam posisi duduk kembali. Berikut saya coba membahas berdasakan bagian tubuh kita dalam melakukan kedua jenis latihan ini.

    1. Kepala (mata)
      Kelelahan mata sering menjadi kondisi yang terabaikan saat timbul keluhan pada area kepala atau leher. Gejala berupa nyeri dibelakang mata, pengelihatan yang kurang nyaman, sampai dengan sakit kepala yang sering timbul diakibatkan dari suatu kondisi kelelahan mata. Paparan dari cahaya luar yang lama, gadget yang digunakan saat menemani perjalanan serta fokus dan konsentrasi saat mengemudi berpengaruh dalam timbulnya keluhan pada mata.  Latihan gerak bola mata serta mengistirahatkan mata penting untuk dapat dilakukan selama perjalan mudik yang cukup panjang.Gerakan bola mata dapat dilakukan secara singkat adalah gerakan atas, bawah, kanan-kiri, diagonal, serta gerakan rotasional bola mata, dapat memberikan perengangan dari otot-otot bola mata kita. Gerakan ini dapat dilakukan sembari mata dipejamkan agar menambah efek relaksasi dari bola mata.  Selain itu, relaksasi otot mata juga dapat dilakukan dengan mengalihkan pandangan ke objek yang lebih jauh disekitar kita, terutama bagi  pemudik yang lama memfokuskan matanya pada gadget atau buku digunakannya.
    2. Torso
      Leher, punggung dan pinggang sering menjadi pegal terutama saat perjalanan mudik dengan posisi duduk yang kurang ideal. Dalam postur duduk yang ideal yang dijelaskan di atas, ketegangan pada area leher, punggung dan pinggang tetap dapat muncul. Saat duduk, tetap ada beban yang timbul pada torso kita, terutama pada area Lumbal sebagai tumpuan, sehingga perubahan posisi sejenak akan membuat pinggang kita lebih nyaman dan tidak menjadi kaku.
      Bagian leher merupakan penopang bagi kepala kita dengan komponen otot yang lebih kecil dibandingkan dengan area torso lainnya. Kekuan leher lebih mudah timbul saat posisi kepala yang ditopang kurang ideal selama perjalanan mudik. Forward head position merupakan kondisi yang paling mudah terjadi dikarenakan faktor kebiasaan postur pasien, atau saat banyak memfleksikan (menundukkan) kepala untuk membaca atau melihat gadgetnya. Latihan seperti chin tuck dan stretching otot-otot leher (Sternocleidomastoideus, scalene, dll) akan membantu untuk meregangkan dan memberikan kenyamanan pada kondisi ketegangan leher. Penggunaan batal leher dapat menambahkan rasa nyaman setelah perengangan dilakukan.
      Bagian punggung memiliki lembaran otot yang cukup besar, trapezius, yang mana dapat ikut timbul rasa pegal saat otot-otot leher mulai timbul gangguan. Keluhannya biasanya pada area pundak yang bisa dirasakan juga sampai ke area tulang belikat (scapula). Beberapa gerakan peregangan pada otot-otot leher juga serupa dapat simultan meregangkan otot pundak (trapezius) ini.
    3. Ekstremitas
      Postur duduk, memegang gadget yang lama, suhu yang dingin di kabin, serta posisi menggengam kemudi mobil/motor yang lama saat mudik berperan dalam gangguan di area ini. Terkait bagian ekstremitas ini, target utama terletak pada sendi-sendi gerak yang cukup banyak. Bahu, siku, pergelangan tangan dan jari-jari pada anggota gerak atas dapat timbul kekakuan, dan berlanjut menjadi nyeri serta gangguan fungsi, jika tidak aktif digerakkan dan direngangkan.  Khalayak umum cenderung lebih familiar dengan latihan gerak sendi dan stretching pada area ini karena cukup mudah juga dilakukan.
      Pada ekstremitas inferior (anggota gerak bawah), peregangan dapat dilakukan lebih sederhana. Perubahan posisi duduk ke berdiri sudah cukup mengaktifkan sendi-sendi besar pada anggota gerak ini. Target lainnya dari latihan peregangan ini adalah melancarkan aliran darah balik dari ujung-unjung ekstremitas seperti pada gerakan ankle pumping yang cukup mudah dilakukan banyak orang dan bahkan dalam posisi duduk.  Latihan luas gerak sendi lutut, dan sendi ankle dapat aktif dilakukan setiap 1-2 jam selama duduk.
    4. Fungsi Kardirespirasi
      Terkait fungsi kardiorepsirasi, para pemudik sebaiknya dapat mempersiapkan diri beberapa waktu sebelum tiba saat perjalanan mudik, karena latihannya harus bersifat repetitif dan berkelanjutan. Latihan aerobik (jalan, sepeda, lari, renang, senam), latihan pengembangan dinding dada, latihan otot pernafasan sangat baik dalam membangun fungsi kardiorespirasi yang prima. Anjuran bagi komunitas yang sehat dalam berolahraga 3-5x/ minggu dengan durasi 45-60 menit, serta dibagi menjadi pemanasan, latihan inti dan pendinginan. Jadi sebaiknya jadikan kebiasaan dalam pola berolahraga agar kebugaran dapat selalu terjaga, dan dapat menjalani masa mudik dan lebaran seutuhnya.
    5. Hal-hal penting lainnya
      Sebagai pelengkap dalam menjaga kebugaran selama perjalnan mudik Anda, jangan lupa menjaga kecukupan cairan tubuh sehari-hari selama perjalanan. Penuhi kebutuhan cairan 1-2L/ hari dengan membawa bekal minum yang cukup saat mudik.Lengkapi diri dengan bantal penyangga seperti bantal leher, bantal pinggang, ataupun bantal duduk sesuai dengan kebutuhan perjalanan Anda. Selain dapat mensupport postur tubuh saat duduk/ beristirahat selama perjalanan, dapat juga memberikan rasa nyaman dan relaksasi yang cukup bagi tubuh saat mudik.

Demikian kiranya beberapa tips dari saya agar sobat sehat Panti Rapih yang melakukan perjalanan mudik dapat tetap bugar dan nyaman. Semoga ibadah puasanya berjalan lancar serta dapat berkumpul bersilaturahmi bersama keluarga tercinta pada momen Hari raya Idul Fitri tahun ini. Salam sehat dan bugar selalu.

Artikel ditulis oleh :
dr. John Hartono, Sp.K.F.R,
(Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi RS Panti Rapih)

 

Lokasi Pelayanan :
KlinikRehabilitasi Medik
Lantai 4 Gedung Rawat Jalan Borromeus Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Internal : Skin Prick Test 5/5 (2)

RS Panti Rapih berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada pasien dan keluarga dan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan. Sebagai bentuk upaya peningkatan mutu pelayanan pada Selasa, 11 April 2023 dilaksanakan pelatihan internal Uji Tusuk Kulit dengan narasumber dari Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gajah Mada (FK KMK UGM).

Uji tusuk atau skin prick test (SPT) merupakan metode diagnostic untuk penyakit alergi yang dimediasi immunoglobulin E (IG E). Skin prick test merupakan pilihan utama untuk mendiagnostis alergi karena hasil tes dapat diandalkan, aman mudah, minimal invasif, relatif murah, dapat mendeteksi multiple alergi dalam 15-20 menit tes dan reproducible jika dilakukan oleh profesional kesehatan yang terlatih.

Pelatihan dibuka secara langsung oleh Direktur Utama, drg. V. Triputro Nugroho, M. Kes di Auditorium Lantai 6 Gedung Borromeus, dihadiri oleh 13 Dokter Spesialis (Anak, THT, Kulit, Penyakit Dalam), 3 Dokter Umum dan 4 perawat.

Hadir sebagai narasumber dalam Pelatihan Uji tusuk Kulit atau Skin Prick Test (SPT), yakni dr. Fajar Waskito, Sp. KK (K), M. Kes dan dr. Sri Awalia Febriana, M. Kes, Sp. KK (K), Ph.D beserta tim dari Departemen Dermatologi dan Venereologi FK KMK UGM. Pelatihan berlangsung dalam dua tahapan utama, yakni pemaparan materi yang disampaikan oleh narasumber, dilanjutkan dengan wet workshop dimana seluruh peserta mendapatkan kesempatan untuk melakukan praktik langsung.

Semoga dengan pelatihan ini, RS Panti Rapih dapat melengkapi layanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat.

Maria Vita
Humas RS Panti Rapih

Mohon dapat memberikan rating

Sosialisasi dan Workshop FMEA 5/5 (2)

Kualitas layanan kesehatan menjadi suatu hal yang penting bagi pasien. Perbaikan kualitas layanan senantiasa dilakukan agar dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan pengguna jasa. Dalam hal ini terkait pelayanan di Rumah Sakit adalah pasien.

Sebagai bentuk upaya mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, menjaga keselamatan, dan meningkatkan mutu pelayanan, Komite Mutu Rumah Sakit (KMRS), Komite Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) & Komite Pencegahan dan Penanggulangan Infeksi (PPI) mengadakan Sosialisasi & Workshop FMEA pada Kamis, 30 Maret 2023, dibuka secara langsung oleh Direktur Utama, drg. V. Triputro Nugroho, M. Kes di Auditorium Lantai 6 Gedung Borromeus dengan dihadiri 58 perwakilan Unit Kerja di RS Panti Rapih.

 

FMEA (Failure Mode and Effects Analysis) adalah sebuah metode sistematis yang digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kemungkinan kegagalan dan konsekuensi dari suatu sistem atau proses. Di rumah sakit, FMEA dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi risiko dan kesalahan yang terkait dengan berbagai aspek dari layanan kesehatan, termasuk perawatan pasien, pengobatan, pelayanan medis, dan manajemen fasilitas.

Dalam setiap kasus, FMEA dapat membantu rumah sakit untuk mengidentifikasi risiko potensial dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat untuk mengurangi risiko dan memastikan keselamatan pasien dan staf medis.

Penerapan FMEA di rumah sakit dapat membantu untuk mengurangi risiko kegagalan dan memperbaiki efisiensi sistem. Dengan mengidentifikasi kemungkinan kegagalan dan konsekuensinya, rumah sakit dapat mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan untuk meminimalkan risiko dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang diberikan.

Maria Vita
Humas RS Panti Rapih

Mohon dapat memberikan rating

Uji Kebugaran Karyawan 5/5 (2)

Guna mengetahui tingkat kebugaran karyawan RS Panti Rapih, Komite Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) mengadakan Uji Kebugaran Karyawan dengan target 600 karyawan tetap mulai dari Jajaran Direksi hingga staf operasional. Uji kebugaran tersebut terbagi dalam 12 kali periode pelaksanaan di tahun 2023.

Periode pertama Uji Kebugaran RS Panti Rapih dilaksanakan pada Rabu, 29 Maret 2023 dengan 39 peserta dengan mengambil lokasi di Area Widom Park Universitas Gajah Mada. Pengibaran bendera start dilakukan oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, drg. V. Triputro Nugroho, M.Kes.

Uji Kebugaran Karyawan RS Panti Rapih menggunakan metode tes rockpord, yaitu metode yang biasa dipakai untuk menilai kesanggupan kardiovaskuler saat beraktivitas fisik dengan mengestimasi kapasitas aerobik. Peserta diminta berjalan secepat mungkin atau berlari (sesuai kesanggupan) sejauh 1.6 kilometer, kemudian dihitung waktu tempuhnya (dalam menit) dan denyut nadinya dalam satu menit.

Maria Vita
Humas RS Panti Rapih

Mohon dapat memberikan rating

TOUR CAGAR BUDAYA DI RS PANTI RAPIH 5/5 (7)

RS Panti Rapih menerima kunjungan Forum Komunikasi Kotabaru dalam rangka melihat bangunan cagar budaya yang berada di area rumah sakit dan Biara Panti Rapih pada Senin, 3 April 2023. Hadir Bapak Wahyu Hendratmoko, S.E.,M.M (Kepala Dinas Pariwisata), Bapak Setyo Budi Prabowo, S.ST (Kepala Museum Sandi), Ibu Dwi Anna (Kepala Museum Dr. YAP Prawirohusodo), Bapak Djaozan Dwi Hasto (GM Fave Hotel Malioboro), Bapak Deni Herdian (Manager Marketing Hi-Lab), Ibu Chatharina Eko Haryati (Manager Bank BTN) dan diterima langsung oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, drg. V. Triputro Nugroho, M.Kes.



Sejarah Rumah Sakit Panti Rapih yang dikelola oleh Yayasan Panti Rapih dan didirikan oleh Ordo Katolik Carolus Borromeus dimulai pada 15 September 1928, Ordo Katolik Carolus Borromeus dengan dibantu Ir. Schmutzer van Rijckevorsel memulai pembangunan gedung Rumah Sakit Carolus Borromeus cabang Yogyakarta.

Bangunan rumah sakit dirancang serupa dengan biara utama ordo St. Carolus Borromeus di Maastricht, Belanda. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Nyonya CTM Schmutzer sebagai penghormatan atas peran yang dilakukan untuk merealisasi berdirinya Rumah Sakit “Onder de Bogen”.

Dalam kesempatan kunjungannya, Forum Komunikasi Kotabaru diajak melihat bunker yang berada di Biara Panti Rapih, termasuk bangunan cagar budaya yang masih terpelihara dengan baik dan digunakan untuk pelayanan pasien rawat jalan serta pasien rawat inap.RS Panti Rapih sendiri telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional dalam sidang kajian yang dilakukan di Bandar Lampung, 13-16 September 2018 oleh Tim Ahli Cagar Budaya Nasional (TACBN).

Pada masa perang kemerdekaan, RS Panti Rapih turut berperan memberikan pelayanan kesehatan bagi pejuang, tepatnya dua bulan sebelum pecah Agresi Militer II, pada bulan Oktober 1948 Panglima Besar Jenderal Soedirman menjalani perawatan di RS Panti Rapih untuk menyembuhkan tuberculosis yang diderita dan menjalani operasi.

Pasca operasi, pada 19 Desember 1948, terjadi Agresi Militer II dan dalam kondisi belum pulih, Panglima Besar Jenderal Soedirman meminpin gerilya selama delapan bulan. Pada Juli 1949, Panglima Besar Jenderal Soedirman kembali ke Yogyakarta dengan kondisi kesehatan yang semakin menurun. Setelah sampai di Yogyakarta, Panglima Besar Jenderal Soedirman kembali dirawat. Ia menjalani perawatan kali kedua di Rumah Sakit Panti Rapih.

Selain menyimpan nilai penting perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman dalam memimpin gerilya, Rumah Sakit Panti Rapih menyimpan jejak kepenyairan Sang Jenderal. Saat kali pertama dirawat pada 1949, Panglima Besar Jenderal Soedirman menulis sepucuk puisi. Karya sastra itu ia buat sebagai ungkapan terima kasih kepada Rumah Sakit Panti Rapih.

Puisi yang berjudul Rumah Nan Bahagia itu dipahatkan di permukaan prasasti. Letaknya berada di bawah patung dada Panglima Besar Jenderal Soedirman. Tepatnya di taman di depan ruang perawatan Panglima Besar Jenderal Soedirman di Bangsal Maria dan kamar saat dirawat digunakan sebagai ruang VVIP.

Terimakasih atas kunjungan Forum Komunikasi Kotabaru atas kunjungan budaya di RS Panti Rapih. Kunjungan tersebut sangat berarti bagi RS Panti Rapih dalam merawat dan memelihara cagar budaya yang ada didalamnya. Kami berharap kunjungan tersebut dapat memberikan pengalaman dan wawasan baru mengenai sejarah dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya termasuk perjuangan Kemerdekaan Indonesia.

Semoga kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang positif dalam menjaga keberlangsungan dan pemeliharaan cagar budaya yang ada di seputar Kotabaru Yogyakarta. Semoga dapat terus berkolaborasi untuk menjaga dan melestarikan cagar budaya di Indonesia.

Maria Vita
Humas RS Panti Rapih

Mohon dapat memberikan rating

Anugerah PROPER 2022 5/5 (4)

RS Panti Rapih menerima Sertifikat PROPER Peringkat Biru pada Kamis (6/4/23) di Aula Jati DLHK DIY, diserahkan oleh Dr. Ir. Kuncoro Cahyo Aji, M.Si, selaku Kepala DLHK DIY dengan didampingi Bapak Agustinus Ruruh Haryata, S.H., S.T., M.Kes, selaku Kepala Bidang Penaatan, Pengkajian dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup dan diterima oleh Ibu Y. Wara Andriyanti, A. Md., Kepala Seksi Pemeliharaan Lingkungan dan Laundry RS Panti Rapih.

Dr. Ir. Kuncoro Cahyo Aji, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam mewujudkan ketaatan lingkungan, harus saling berkaitan dengan instrumen lainnya. Semua penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan harus TAAT dalam implementasi terhadap Dokumen Lingkungan terkait ketaatan perlindungan dan pengelolaan mutu air, perlindungan dan pengelolaan mutu udara, pengelolaan limbah B3 dan semua aspek dalam matrik RKL-RPL.

Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) bukan merupakan tujuan tetapi dampak dari sistem yang dibangun untuk terus lebih baik, bagaimana menginternalisasikan aspek sosial, ekonomi dan lingkungan dalam kebijakan, dalam program, dalam operasi perusahaan dan perilaku dari top management sampai bottom management. Adanya evaluasi PROPER, dapat melihat sistem Manajemen Lingkungan yang telah dilaksanakan oleh perusahaan ditandai dengan peringkat Emas, Hijau, Biru, Merah dan Hitam. Evaluasi ketaatan melalui SIMPEL dilakukan oleh Tim Evaluator PROPER DIY dan Supervisor PROPER KLHK RI.

Sesuai dengan SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI No. 11299/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2022 tentang Hasil Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Tahun 2021-2022, dari 22 (dua puluh dua) usaha dan/atau kegiatan yang ditetapkan sebagai peserta PROPERNAS di Daerah Istimewa Yogyakarta terdapat 2 (dua) Usaha dan/atau Kegiatan yang melebihi ketaatan (Beyond Compliance) dan telah melakukan inovasi lingkungan, sedangkan 15 (lima belas) usaha dan/atau kegiatan mendapatkan peringkat Biru dan 5 (lima) Usaha dan/atau Kegiatan masih mendapatkan peringkat Merah.

Terimakasih atas dukungan Sahabat Sehat Panti Rapih sehingga RS Panti Rapih dapat terus berkomitmen dalam menjaga lingkungan. Semoga pencapaian yang didapatkan bisa terus memberikan inspirasi bagi RS Panti Rapih dan semua pihak untuk terus menjaga lingkungan dan berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan lingkungan hidup.

 

Maria Vita
Humas RS Panti Rapih

Mohon dapat memberikan rating

Kelas Ibu Hamil “Tips Ibu Sukses saat Menyusui & Bugar Setelah Melahirkan” 5/5 (2)

Kelas Ibu Hamil (Sabtu, 11 Maret 2023) RS Panti Rapih Yogyakarta menghadirkan 2 narasumber, yaitu Bidan Yuliana Tri Murtini, A. Md. Keb (Konselor Laktasi) yang menyampaikan materi terkait “Tips Sukses Menyusui” dan dr. Amelia Kartika, Sp. KFR (Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi) dengan materi “Menjaga Kebugaran Pasca Melahirkan”.

ASI adalah makanan terbaik bagi bayi baru lahir, juga sumber energi dan zat gizi lainnya. Pertumbuhan dan perkembangan bayi sebagian besar ditentukan oleh ASI. ASI saja (eksklusif) dapat mencukupi kebutuhan pertumbuhan bayi sampai usia sekitar enam bulan. Semua ibu memerlukan dukungan dari berbagai pihak, agar dapat memberikan ASI secara eksklusif.

 

 

Tips Ibu Menyusui :

  • Susui bayi sesering mungkin
  • Payudara yang kosong akan  semakin mempercepat produksi ASI.
  • menyusui pada kedua payudara, Jangan terlalu cepat memindahkan posisi menyusui dari payudara kiri ke kanan, dan sebaliknya.
  • Makan makanan yang bergizi dan minum cairan yang cukup banyak.
  • Ibu harus cukup istirahat dan jangan stres! Stres menghambat produksi ASI.
  • RASA PERCAYA DIRI bahwa ibu mampu untuk memberikan yang terbaik untuk bayi, yaitu ASI.
  • ibu menyusui HARUS BAHAGIA

Disela – sela kesibukan merawat bayi, tidak sedikit ibu menyusui yang mengabaikan perawatan untuk dirinya sendiri. Padahal, perawatan diri merupakan hal yang penting dilakukan untuk menjaga kesehatan fisik dan mentalnya serta menjaga kualitas ASI.

Setelah melahirkan, Ibu akan memasuki fase nifas. Proses pemulihan tubuh pada fase ini biasanya dapat menimbulkan rasa yang tidak nyaman. Pada fase ini pula, di samping sibuk menyusui, pikiran Bunda akan fokus terhadap kesehatan dan perawatan si buah hati.

Untuk mendapatkan fisik dan mental yang sehat serta terhindar dari gangguan kesehatan pasca melahirkan, Ibu perlu melakukan perawatan diri. Perawatan diri yang dimaksud bukan hanya sekedar pijat, manikur, atau spa, tapi juga menerapkan pola hidup yang sehat dengan mengkonsumsi makanan bernutrisi, cukup waktu istirahat, melakukan olahraga rutin, dan yang terpenting adalah dukungan sepenuhnya dari suami, keluarga juga lingkungan sekitar agar Ibu selalu merasa bahagia.

 

Anjar Pintosasi

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Informasi Pelayanan : 
Klinik Laktasi
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta
Telepon : 0274-563333 ext 1204

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Diet Sahur dan Buka Puasa Sehat selama Bulan Ramadhan 5/5 (7)

Puasa merupakan salah satu hal yang wajib dilaksanakan bagi Umat Muslim selama bulan Ramadhan, dengan rentang waktu dari mulainya salat Subuh hingga Maghrib. Praktik puasa selama Ramadhan yang dilakukan oleh Umat Muslim meliputi abstinensi atau menahan diri dari makan, minum, merokok, ataupun melakukan aktivitas merugikan yang dapat menjadi pembatal puasa. Di Indonesia, rentang waktu puasa Ramadhan tersebut berkisar antara 13-14 jam setiap harinya.

Puasa juga merupakan hal yang mulai banyak diteliti dalam dunia kesehatan. Puasa Ramadhan merupakan salah satu bentuk intermittent fasting, yaitu metode pengaturan pola makan yang dilakukan dengan berpuasa selama kurun waktu tertentu. Selama bulan Ramadhan, pola asupan makanan harian akan mengalami perubahan bila dibandingkan dengan hari-hari lainnya, di mana frekuensi makan berubah, dan konsumsi makanan berlangsung secara nokturnal (pada malam hari), sehingga perubahan pada berat badan dan penurunan lemak tubuh dapat terjadi.

Karena perubahan-perubahan tersebut, perlu untuk memperhatikan jenis dan jumlah asupan makanan selama bulan Ramadhan, yaitu pada saat makan Sahur, berbuka puasa, maupun saat makan malam. Berikut merupakan beberapa tips pola makan yang dapat dilakukan untuk menjaga tubuh agar tetap dalam kondisi yang bugar selama bulan Ramadhan :

Pola makan sahur

  • Porsi diusahakan dalam jumlah sedang, tidak terlalu banyak.
  • Perbanyak konsumsi makanan yang memiliki kandungan serat yang tinggi, seperti buah-buahan dan sayur.
  • Konsumsi biji-bijian (whole grains), makanan dengan kandungan protein, semisal protein hewani berupa daging, telur, ikan, dapat membantu menunda lapar lebih lama.

Pola makan untuk berbuka puasa

  • Makan makanan secukupnya secara bertahap, dimulai dengan konsumsi air putih dan sedikit makanan manis, semisal kurma, buah-buahan.
  • Jus buah asli dan teh dapat dijadikan sebagai alternatif untuk minuman buka puasa.
  • Pastikan konsumsi air putih mencukupi, untuk mencegah dehidrasi.

Rekomendasi pola dan jenis makanan yang sebaiknya dihindari:

  • Hindari konsumsi makanan dalam jumlah yang terlalu banyak, karena akan menyebabkan perut menjadi sesak, meningkatkan asupan kalori secara berlebihan dan memicu peningkatan berat badan, serta meningkatkan risiko obesitas.
  • Hindari makanan-makanan olahan yang mengandung karbohidrat olahan (refined carbohydrates), semisal tepung, gula pasir, sirup jagung tinggi fruktosa, konsentrat jus buah,gorengan, ataupun makanan dengan kadar gula dan minyak yang tinggi, karena meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah, risiko Diabetes Mellitus (DM), dan menyebabkan kantuk pada saat siang hari.
  • Hindari konsumsi kopi dan minuman bersoda karena dapat menyebabkan sulit tidur dan menimbun banyak lemak.

 

Artikel ini ditulis oleh :

dr. Noviani, Sp. GK (Dokter Spesialis Gizi Klinik) RS Panti Rapih Yogyakarta

&

dr. Vincentius Shandy Irawan (Dokter Umum) RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Referensi:

  1. Lessan N, Ali T. Energy Metabolism and Intermittent Fasting: The Ramadan Perspective. Nutrients. 2019 May 1;11(5). Available from: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31137899/
  2. Attinà A, Leggeri C, Paroni R, Pivari F, Cas MD, Mingione A, et al. Fasting: How to Guide. Nutrients. 2021 May 1;13(5). Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8151159/
  3. Sadeghirad B, Motaghipisheh S, Kolahdooz F, Zahedi MJ, Haghdoost AA. Islamic fasting and weight loss: a systematic review and meta-analysis. Public Health Nutr. 2014;17(2):396–406. Available from: https://www.cambridge.org/core/journals/public-health-nutrition/article/islamic-fasting-and-weight-loss-a-systematic-review-and-metaanalysis/3791BAE2A6C52218994B3BEF291BF6EE
  4. Fernando HA, Zibellini J, Harris RA, Seimon R V., Sainsbury A. Effect of Ramadan Fasting on Weight and Body Composition in Healthy Non-Athlete Adults: A Systematic Review and Meta-Analysis. Nutrients. 2019 Feb 1;11(2). Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6412279/
  5. Wang Y, Wu R. The Effect of Fasting on Human Metabolism and Psychological Health. Dis Marker. 2022;2022. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8754590/
  6. Osman F, Haldar S, Henry CJ. Effects of Time-Restricted Feeding during Ramadan on Dietary Intake, Body Composition and Metabolic Outcomes. Nutrients. 2020 Aug 1;12(8):1–25. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7468808/
  7. Rafie C, Sohail M. Fasting During Ramadan: Nutrition and Health Impacts and Food Safety Recommendations. Virginia Cooperative Extension. 2016.

Lokasi Pelayanan :
Klinik Gizi
Lantai 4 Gedung Rawat Jalan Borromeus Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223
Ahli Gizi untuk Dewasa – Senin s/d Sabtu, pk 10.00 – 13.00 WIB
dr. Noviani, Sp. GK – Senin s/d Rabu, pk 09.00 – 13.00 WIB

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating