Air Susu Ibu (ASI) Nutrisi Terbaik Untuk Buah Hati No ratings yet.

Air Susu Ibu (ASI) adalah pilihan nutrisi terbaik untuk bayi khususnya dalam enam bulan pertama. Kandungan zat gizi yang terdapat di dalam ASI mengandung gizi seimbang yang meliputi karbohidrat, lemak,protein, mineral dan vitamin yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimal. Asi awal yang disebut kolustrum, cairan ini banyak mengandung antibodi penghambat pertumbuhan virus dan bakteri,serta  mengandung enzim enzim pencernaan yang belum mampu diproduksi sendiri oleh tubuh bayi sehingga  sangat berperan penting bagi daya tahan tubuh bayi.

ASI akan menurunkan risiko penyakit infeksi pada bayi seperti diare, ISPA (infeksi saluran pernapasan akut), radang otak (meningitis) dan juga menurunkan risiko penyakit non infeksi seperti obesitas maupun diabetes.

Manfaat memberikan Asi tidak hanya untuk bayi saja melainkan bermanfaat juga bagi kesehatan ibu, diantaranya adalah :

  1. Mengurangi kehilangan darah pasca melahirkan

Hisapan bayi pada payudara akan bermanfaat menstimulasi hormon Oksitosin ibu. Hormon ini akan membuat rahim berkontraksi baik sehingga lebih cepat mengembalikan rahim ke ukuran semula, dan mencegah terjadinya perdarahan pasca lahir

  1. Mengurangi depresi pasca melahirkan, dengan menyusui akan tercipta ikatan emosional antara ibu dan bayi menjadi lebih kuat.
  2. Mengurai risiko penyakit kanker servik, payudara maupun ovarium

 

Kapan ASI diproduksi ?

Asi berbentuk kolustrum akan diproduksi pada trimeser kedua kehamilan ( minggu ke 16 ) dan akan terus diproduksi sampai kelahiran bayi. Pada sebagian ibu, terkadang kolustrum sudah keluar pada kehamilan trimester ketiga, tetapi banyak ibu kolustrum baru keluar pada hari ke 2 atau hari ke 3  setelah kelahiran dan hal ini adalah kondisi normal, Karena pada 48-72 jam paska kelahiran, tubuh ibu mulai meningkatkan produksi ASI, sehingga ibu akan merasakan sensasi ASI dimana payudara mulai mengencang dan mengeluarkan kolustrum.

Berapa lama bayi akan bertahan tanpa asupan apapun ?

Bayi baru lahir memiliki cadangan makanan di dalam tubuhnya yang diperoleh dari plasenta selama berada di rahim ibu. Sehingga bayi baru lahir dalam 48 jam pertama belum memerlukan minuman apapun. Satu satunya zat yang diperlukan ketika baru lahir adalah kolustrum (ASI) awal.

Berapa kebutuhan minum pada bayi baru lahir ?

untuk diketahui bahwa ukuran lambung bayi baru lahir pada hari pertama adalah sebesar buah cerry yang akan betahap membesar dalam 1 bulan pertama, sehingga kebutuhan minum bayi pun betahap sesuai perkembangan usianya seperti digambarkan dalam gambar dibawah ini :

Gambar ukuran lambung bayi

Bagi ibu yang baru melahirkan bayinya tidak perlu khawatir bila ASI/ kolustrum belum tampak keluar di hari 1 atau hari ke 2 setelah kelahiran. Hal ini dikarenakan jumlah kolustrum yang sangat sedikit dan warnanya bening atau kekuningan sehingga membuat keluar kolustrum pertama kali tidak terasa atau tidak terlihat oleh ibu.

Dengan kontak erat (skin to skin) yang sering dan bayi berada dalam satu ruang dengan ibu, akan mempercepat keluarnya kolustrum/asi, sehingga proses menyusui dapat semakin lancar. Semakin sering ibu menyusui bayinya dihari hari pertama setelah kelahiran, semakin banyak kolustrum/ASI yang akan diproduksi

Posisi ibu saat memberikan ASI sangat berpengaruh pada kenyamanan bayi saat menyusu, selain itu posisi yang benar juga penting untuk kenyamanan ibu dan terhidar dari rasa nyeri dan puting lecet.

Berikut ini posisi yang benar saat memberikan ASI pada Si Kecil:

  • Pastikan ibu duduk dengan nyaman, dan menatap bayi. Sebaiknya punggung ibu bersandar dan kaki tidak menggantung. Bila perlu dapat disediakan penyangga untuk kaki.
  • Kepala dan tubuh bayi harus dalam garis lurus, peluk bayi dekat badan ibu. Sebaiknya seluruh badan bayi ditopang, sehingga bayi dapat mendekat ke payudara dan hidung berhadapan dengan puting.
  • Ibu juga perlu menstimulasi refleks hisap bayi dengan menyentuh sudut bibirnya. Ketika mulut bayi terbuka lebar, masukkan puting dan areola ke dalam mulut bayi.
  • Perlu diingat, pelekatan yang baik terjadi jika mulut bayi terbuka lebar dengan bibir bawah terlipat keluar. Bayi dapat dianggap efektif menyusu jika ia mengisap secara perlahan, dan sesekali berhenti untuk menelan AS

Kunci keberhasilan menyusui :

  • Yakinlah bahwa ASI adalah yang terbaik bagi bayi
  • Memiliki motivasi yang kuat
  • Inisiasi Menyusu Dini  (IMD) dan Rawat Gabung
  • Ketahuilah tehnik dasar menyusui seawal mungkin
  • Pentingnya dukungan suami/keluarga dalam mendampingi ibu menyusui
  • Percaya bahwa ASI juga bermanfaat bagi ibu, bayi dan keluarga
  • Tetap menyusui meskipun bekerja
  • Perhatikan kesehatan ibu dan bayi dan kesehatan payudara
  • Kontak dengan konselor ASI

 

Artikel ini ditulis oleh :

dr. Maria Rulina Yudi Artanti, MSc, Sp.A

(Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih & Konselor ASI)

 

Klinik Tumbuh Kembang
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus
Jl Cik Ditiro 30 Yogyakarta 55223

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

REFERENSI
IDAI. Mengapa ASI Eksklusif Sangat DIanjurkan pada Usia di Bawah 6 bulan. 2013.    https://www.idai.or.id/artikel/kli nik/asi/mengapa-asi-eksklusif- sangat-dianjurkan-pada-usia-di- bawah 6-bulan

Wijaya FA. ASI Eksklusif: Nutrisi Ideal untuk Bayi 0-6 Bulan. CDK- 275/ vol. 46 no. 4 th. 2019
Suradi R. Spesifisitas Biologis Air Susu Ibu, Sari Pediatri. 2001; 125′ 129.

Roesli, U., & Yohmi, E. 2013. Buku Bedah ASI IDAI.

 

Mohon dapat memberikan rating

Serba-serbi ASI Eksklusif pada Ibu yang Bekerja No ratings yet.

Setiap tanggal 1-7 Agustus diperingati sebagai Pekan Menyusui Sedunia (World Breastfeeding Week). Pekan ASI Sedunia adalah peristiwa tahunan yang diperingati oleh berbagai negara di seluruh dunia untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya Air Susu Ibu (ASI) untuk kesehatan dan perkembangan bayi.

Momentum tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan WHO dan UNICEF untuk mendukung ibu menyusui di seluruh dunia. Pekan Menyusui Sedunia tahun 2023 dengan mengangkat tema “Mengaktifkan menyusui Membuat Perbedaan Bagi Orang Tua Yang Bekerja”, Rumah Sakit Panti Rapih mengambil andil dalam mensukseskan pekan menyusui tersebut dengan mengadakan beberapa kegiatan yang diselenggarakan untuk mendukung pemberian ASI secara Eksklusif untuk para ibu yang bekerja, salah satunya yaitu Talkshow Edukasi.

Dalam peringatan Pekan ASI Sedunia tersebut, RS Panti Rapih menyelenggarakan Talkshow Edukasi dengan topik “Serba-serbi ASI Eksklusif pada Ibu yang Bekerja” di Balai RW 07 Terban Yogyakarta pada hari Kamis, 03 Agustus 2023, kegiatan berlangsung selama 2 jam. Menghadirkan nara sumber yaitu; Bidan Tri Murtini, Amd.Keb untuk topik “Cara Merawat Payudara Sebelum dan Sesudah Laktasi” dan Bidan Th. Heni Lestari, S.Tr, Keb.Bdn untuk topik “Pentingnya ASI pada Ibu Bekerja dan Cara Mempersiapkannya”. Dihadiri juga oleh dr. Anastasia Ratnaningsih, Sp. A (Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih).

Kegiatan ini bertujuan untuk mencapai beberapa hal:

  1. Meningkatkan kesadaran semua pihak tentang pentingnya ASI bagi bayi: Dengan mengadakan talkshow ini, diharapkan semua pihak, termasuk masyarakat umum, para ibu yang bekerja, serta tenaga profesional medis dan kesehatan, lebih memahami pentingnya memberikan ASI eksklusif bagi bayi. ASI memiliki kandungan nutrisi yang lengkap dan sangat bermanfaat bagi kesehatan serta perkembangan bayi.
  2. Memberikan dukungan kepada setiap ibu menyusui yang bekerja agar semakin percaya diri dalam memberikan ASI kepada bayinya: Bagi ibu yang bekerja, memberikan ASI eksklusif dapat menjadi tantangan tersendiri karena perlu diatur dengan baik agar tidak mengganggu pekerjaan mereka. Dalam talkshow ini, para nara sumber memberikan informasi dan tips yang berguna bagi para ibu yang bekerja agar semakin percaya diri dan mampu melanjutkan pemberian ASI eksklusif kepada bayi mereka.
  3. Menciptakan lingkungan kerja yang ramah dan bersahabat dalam mendukung pemberian ASI eksklusif: Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong pembentukan lingkungan kerja yang mendukung pemberian ASI eksklusif bagi para ibu yang bekerja. Lingkungan kerja yang ramah terhadap ibu yang menyusui akan membantu mereka dalam mengatur jadwal pemberian ASI dan menyediakan fasilitas yang memadai untuk menyusui atau menyimpan ASI.

Dengan adanya talkshow ini, diharapkan kesadaran tentang pentingnya ASI eksklusif akan semakin meningkat, dan dukungan untuk para ibu yang bekerja dalam memberikan ASI eksklusif kepada bayi mereka akan lebih kuat. Selain itu, diharapkan juga adanya perubahan positif dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung para ibu dalam memberikan ASI eksklusif.

 

Anjar Pintosasi
(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Informasi Pelayanan : 
Klinik Laktasi
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta
Senin – Sabtu, pk 08.00 – 12.00 WIB
Hari Minggu dan tanggal merah : Tutup

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store

 

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan PT. Prodia Widyahusada ke RS Panti Rapih No ratings yet.

Pada hari Rabu, 26 Juli 2023, PT. Prodia Widyahusada melakukan kunjungan ke RS Panti Rapih Yogyakarta. Kunjungan ini dipimpin oleh Direktur PT. Prodia Widyahusada, Dr. Dewi Mulyanti M. Si, yang turut ditemani oleh beberapa staf eksekutif perusahaan yaitu Indri Wulandari, SE. MM (Assistant Vice President Business and Marketing PT. Prodia Widyahusada), Maria Diah Fibriani M. Kes, Apt. (Regional Head Central Java Region), Ronimatul Hayati, S.Si, Apt (Branch Manager Prodia Yogyakarta), Ni Wayan Ayu Rasmadani, S. Farm. Apt (Regional Marketing Supervisor Prodia Yogyakarta)

Kunjungan tersebut menjadi momen bersejarah dalam mempererat kerjasama di antara kedua institusi kesehatan yang berpengalaman. Kunjungan diterima langsung oleh drg. V. Triputro Nugroho, M.Kes, yang merupakan Direktur Utama RS Panti Rapih di Lounge lantai 2 Gedung Borromeus. Pertemuan ini memberikan kesempatan bagi kedua belah pihak untuk saling berbagi gagasan dan pandangan mengenai perkembangan terkini dalam bidang kesehatan.

Kunjungan tidak hanya berfokus pada sesi pertemuan, tetapi juga melibatkan Hospital Tour yang menawarkan pengalaman menyeluruh tentang RS Panti Rapih. Para tamu dari PT. Prodia Widyahusada berkesempatan untuk mengunjungi beberapa fasilitas terkenal di rumah sakit ini.

 

Salah satu kunjungan menarik adalah ke ruang rawat inap Maria Yosef, sebuah bangunan bersejarah yang dijaga dengan baik karena merupakan bagian dari cagar budaya RS Panti Rapih. Selain itu, rombongan dari PT. Prodia Widyahusada juga mengunjungi Klinik Katarina, sebuah Pusat Anti Obesitas dan Kesehatan Holistik yang terkenal di RS Panti Rapih. Kunjungan ini memberikan wawasan lebih dalam mengenai upaya RS Panti Rapih dalam mengatasi masalah obesitas dan menyediakan layanan kesehatan holistik yang komprehensif.

Dengan kunjungan ini, jajaran direksi PT. Prodia Widyahusada  menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama yang telah terjalin selama ini. Kunjungan berakhir dengan penuh inspirasi dan semangat untuk melanjutkan kolaborasi yang telah terjalin antara PT. Prodia Widyahusada dan RS Panti Rapih. Kedua belah pihak sepakat untuk terus berbagi pengetahuan dan pengalaman guna menghadirkan inovasi terkini dalam dunia kesehatan.

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

Kelas Ibu Hamil “Pentingnya Pralaktasi Menuju Keberhasilan Menyusui Bagi Ibu Hamil” No ratings yet.

Yogyakarta – Menyusui adalah salah satu aspek penting dalam perawatan bayi yang baru lahir. Selain memberikan nutrisi yang optimal, menyusui juga memberikan manfaat kesehatan jangka panjang bagi ibu dan bayi. Untuk mencapai keberhasilan menyusui, persiapan sebelum kelahiran sangat penting, dan inilah yang dikenal sebagai pralaktasi.

Pralaktasi adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan persiapan ibu sebelum melahirkan untuk memastikan keberhasilan menyusui. Persiapan ini melibatkan pendidikan, pengetahuan, dan perencanaan yang tepat untuk membantu ibu mencapai pengalaman menyusui yang sukses.

 

Kelas Ibu Hamil (Sabtu, 15 Juli 2023) RS Panti Rapih Yogyakarta dalam memberikan dukungan kepada para ibu hamil dengan menghadirkan 2 narasumber, yaitu Bidan Cahya Sartikasari, A. Md. Keb (Konselor Laktasi) & Bidan Respati Dwiwidyaningtyas S. S Tr., Keb. (Konselor Laktasi) yang menyampaikan materi terkait “Pentingnya Pralaktasi Menuju Keberhasilan Menyusui Bagi Ibu Hamil’. Kegitan ini bertempat di ruang senam hamil lantai 3 gedung rawat jalan terpadu Borromeus,  dihadiri 9 ibu hamil, 4 bapak suami. Dalam kelas ibu hamil, pralaktasi menjadi salah satu fokus utama karena pentingnya dalam memberikan dukungan kepada ibu selama masa kehamilan dan setelah melahirkan.

Ada beberapa alasan mengapa pralaktasi penting bagi ibu hamil. Pertama, pralaktasi membantu ibu memahami proses menyusui dengan baik. Ibu juga diajari tentang anatomi payudara, produksi susu, dan teknik menyusui yang benar. Pengetahuan ini  mempersiapkan ibu untuk menghadapi tantangan yang mungkin timbul selama menyusui, seperti rasa sakit atau masalah produksi susu.

 

Selain itu, pralaktasi juga memungkinkan ibu hamil untuk membangun mentalitas positif terkait menyusui. Dalam kelas ibu hamil, ibu mendapatkan informasi tentang manfaat menyusui bagi kesehatan bayi dan hubungan emosional antara ibu dan anak. Hal ini dapat membantu ibu mengembangkan motivasi yang kuat untuk menyusui serta mengatasi rasa takut atau kecemasan yang mungkin timbul.

 

Pralaktasi juga melibatkan persiapan fisik untuk menyusui. Para Ibu diajari tentang pentingnya merawat payudara dengan baik, seperti menjaga kebersihan, melakukan pijatan lembut, dan menggunakan pompa susu jika diperlukan. Persiapan fisik ini akan membantu ibu mencapai kesiapan optimal sebelum memulai proses menyusui.

Selain itu, pralaktasi juga merupakan kesempatan bagi ibu hamil untuk mencari dukungan sosial dari pasangan, pihak keluarga bahkan lingkungan sekitar. Dalam kelas ibu hamil, ibu dapat bertemu dengan ibu hamil lainnya yang memiliki niat yang sama untuk menyusui. Mereka dapat saling berbagi pengalaman, memberikan dukungan moral, dan membangun jaringan dukungan yang kuat. Dukungan sosial ini sangat penting dalam menjaga motivasi dan semangat ibu selama perjalanan menyusui.

Dalam keseluruhan, pralaktasi memainkan peran penting dalam mencapai keberhasilan menyusui bagi ibu hamil. Persiapan yang baik sebelum melahirkan dapat memberikan ibu pengetahuan, kesiapan fisik, dan dukungan sosial yang dibutuhkan untuk menjalani proses menyusui dengan sukses. Kelas ibu hamil menjadi platform yang tepat untuk menyediakan semua hal ini dan mempersiapkan ibu untuk perjalanan menyusui yang positif. Dengan persiapan yang matang, ibu dapat menciptakan ikatan emosional yang kuat dengan bayinya dan memberikan nutrisi terbaik untuk pertumbuhannya.

 

Anjar Pintosasi
(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

 

Informasi Pelayanan : 
Klinik Kebidanan & Penyakit Kandungan
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

Mohon dapat memberikan rating

Webinar Ilmiah Laboratorium Klinik RS Panti Rapih “Aplikasi Klinis Retikulosit Hemoglobin Equivalent (Ret-He) dalam Diagnosis dan Terapi Anemia Defisiensi Besi” No ratings yet.

Adanya perkembangan teknik flowcytometry pada alat hematologi otomatis kini  dapat mengukur kandungan hemoglobin dalam retikulosit (Reticulocyte Hemoglobin equivalent/ Ret-He) sehingga dapat menggambarkan kondisi aktual proses eritropoiesis dan dapat mendeteksi defisiensi besi pada tahap awal. Banyak studi menyatakan bahwa Ret-He dapat digunakan untuk skrining awal adanya anemia defisiensi besi, baik pada anak maupun dewasa. Besarnya masalah serta dampak yang ditimbulkan akibat terlambatnya diagnosis serta terapi yang diperlukan, maka penting untuk dapat memahami penggunaan parameter Ret-He sebagai tes laboratorium untuk membantu menegakan diagnosis ADB lebih awal.

Ret-He juga dapat berperan dalam pemantauan terapi eritropoietin dan pengganti besi pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani terapi hemodialisa. Pemeriksaan Ret-he tidak dipengaruhi keadaan inflamasi atau infeksi. Pemeriksaan ini juga mudah dilakukan, memerlukan sampel darah yang sedikit serta cepat dan lebih murah dibandingkan pemeriksaan biokimia yang sudah familiar dipakai seperti ferritin dan saturasi transferin. Ret-He merupakan parameter yang terdapat di alat Hematologi otomatis merkSysmexseries XN yang tersedia 2 alat di laboratorium klinik RSPR. Pemeriksaan Ret-He ini diharapkan dapat menjadi pilihan parameter bagi dokter dan pasien terutama pada masa pelayanan era BPJS untuk diagnosis dan pemantauan terapi anemia.

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-94 RS Panti Rapih dengan bangga mempersembahkan Webinar Ilmiah Laboratorium Klinik RSPR dengan topik “Aplikasi Klinis Retikulosit Hemoglobin Equivalent (Ret-He) dalam Diagnosis dan Terapi Anemia Defisiensi Besi.” Kegiatan ini berlangsung secara off line dan on line secara bersamaan pada hari Sabtu, 22 Juli 2023, mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB. Kegiatan webinar ini dibuka secara langsung oleh drg. V. Triputro Nugroho, M.Kes (Direktur Utama RS Panti Rapih Yogyakarta).

Webinar ini diselenggarakan untuk memberikan pengenalan mengenai peranan penting parameter hematologi Ret-He dalam aplikasi klinis diagnosis dan tatalaksana anemia, serta meningkatkan pemahaman tentang penggunaan Ret-He dalam manajemen klinis dan tatalaksana anemia dengan harga yang relatif lebih terjangkau dan tidak terpengaruh oleh kondisi inflamasi.

Nara Sumber dan Materi Webinar

Webinar ini dimeriahkan oleh empat dokter ahli yang telah lama berkecimpung dalam bidang hematologi dan anemia defisiensi besi. Masing-masing dokter akan menyampaikan materi yang berbeda sesuai dengan keahliannya. Berikut adalah para nara sumber dan topik materi yang akan disampaikan :

 

dr. Maria Silvia Merry, M.Sc., Sp.MK
Topik: “Penerapan Etik Profesi dalam Diagnosis dan Terapi Anemia Defisiensi Besi”

 

dr. Fenty, M.Kes., Sp.PK
Topik: “Aplikasi Klinis Parameter Laboratorium RET-He dalam Diagnosis Anemia Defisiensi Besi”

dr. Tri Joko Endro Susilo, Sp.PK
Topik: “Patofisiologi dan Diagnosis Anemia Defisiensi Besi”

 

Prof. dr. Sutaryo, Sp. A(K)
Topik: “Peranan RET-He dalam Tatalaksana Anemia Defisiensi Besi pada Anak”

Acara ini akan dipandu oleh dua dokter yang berpengalaman dalam bidangnya, yaitu dr. S. Venanda Rian C (MC) dan dr. Maheswara Wisnubhuana, Sp. PD (Moderator)

Tujuan Webinar Ilmiah

Webinar ilmiah ini memiliki tujuan-tujuan sebagai berikut:

  1. Mengenalkanpara klinisi tentang peranan penting parameter hematologi Ret-He dalam aplikasi klinis diagnosis dan tatalaksana anemia defisiensi besi.
  2. Meningkatkan Penggunaan Ret-Hedalam manajemen klinis dan tatalaksana anemia defisiensi besi, sebagai alat yang lebih terjangkau dan tidak terpengaruh oleh kondisi inflamasi.
  3. Menyebarkan Pengetahuanterkini mengenai patofisiologi dan diagnosis anemia defisiensi besi.
  4. Mendukung SKP IDIbagi peserta yang hadir dalam acara ini.

 

Anjar Pintosasi
(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Informasi layanan :
Laboratorium RS Panti Rapih
Lantai 1 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus
Telepon : 0274 – 563333 ext 1050

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Rumah Sakit Panti Rapih Sambut Hari Anak Nasional 2023 dengan Tema “Anak Sebagai Pelopor Kesehatan dan Pelapor Kekerasan” No ratings yet.

Yogyakarta, (23/07/2023) – Hari anak nasional diperingati oleh masyarakat Indonesia setiap tanggal 23 Juli. Peringatan ini dicetuskan oleh bapak Soeharto, Presiden RI ke 2 sebagai bentuk keinginan beliau untuk melihat anak-anak Indonesia sebagai aset Bangsa dan Generasi Penerus Bangsa. Hari anak Nasional Tahun 2023 mengusung tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju“.

Tema “Anak Pelopor Kesehatan dan Pelapor Tindak Kekerasan” tahun ini bertujuan untuk mendorong anak-anak menjadi pelopor kesehatan di sekolah dan komunitas mereka serta memberdayakan mereka untuk berani berbicara menentang segala bentuk kekerasan di lingkungan mereka.

 

Kegiatan Hari Anak Nasional menjadi salah satu kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka peringatan HUT ke 94 Rumah Sakit Panti Rapih. Acara dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2023, dan diawali dengan Perayaan Ekaristi dipersembahkan oleh Romo Siprianus Smakur Tukan, SSCC di Kapel Panti Rapih. Dalam homilinya, Romo Siprianus menegaskan, anak adalah benih yang ditanam Tuhan. “Kita semua ini punya tugas utama, yakni harus terus merawat dan menjaganya agar anak terus bertumbuh dengan penuh harapan yang kuat pada mereka.”

Selanjutnya peserta yang terdiri atas 23 Sekolah (11 SMP dan 12 SD di wilayah Kota Yogyakarta dan Sleman) diajak untuk Hospital Tour. Lokasi yang dikunjungi antara lain Kawasan Cagar Budaya di RS Panti Rapih, Klinik Anak yang berlokasi di Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, dan Ruang Perawatan Anak yang berada di Lantai 2 Gedung Carolus. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan informasi tentang sejarah RS Panti Rapih hingga dijadikan sebagai Cagar Budaya Nasional dalam Sidang Kajian oleh Tim Ahli Cagar Budaya Nasional pada13-16 September 2018, serta fasilitas dan layanan medis yang ditawarkan Rumah Sakit Panti Rapih.

 

Acara Hari Anak Nasional 2023 di RS Panti Rapih dibuka secara langsung oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, drg. V. Triputro Nugroho, M,Kes di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus. Dalam sambutannya disampaikan bahwa “Panti Rapih ini telah menjadi rumah sakit yang ramah anak. Anak-anak kami edukasi supaya tidak takut dengan rumah sakit.  Setiap anak harus bertumbuh dan bermakna dalam hidupnya. Sehingga menjadi anak yang tangguh.”  Setelah itu seluruh peserta dan guru pendamping mendapatkan edukasi. Sr. Valentina Sri Mulyani CB, menyampaikan topik Stop Kekerasan di Satuan Pendidikan, dilanjutkan edukasi tentang Balut dan Bidai yang disampaikan oleh dr. Bambang Kisworo, Sp. OT (K). Peserta dan guru pendamping juga diajak untuk Praktek Balut Bidai secara langsung yang dipandu oleh Tim Gawat Darurat RS Panti Rapih.

Dengan partisipasi aktif dari seluruh sekolah yang hadir, seluruh rangkaian Hari Anak Nasional 2023 yang diselenggarakan dapat membekali anak-anak dengan pengetahuan berharga tentang kesehatan dan keselamatan, mendorong mereka untuk mengambil peran aktif dalam mempromosikan kesejahteraan di komunitas.

Rumah Sakit Panti Rapih mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, dan kolaborator yang telah bermurah hati berkontribusi dalam penyelenggaraan acara untuk membangun Indonesia yang lebih aman dan sejahtera bagi semua anak.

 

Maria Vita
(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Artikel terkait :

https://beritabernas.com/peringati-han-2023-rspr-mengajak-anak-anak-jadi-pelopor-kesehatan/

https://www.wartajogja.id/2023/07/dirut-rspr-yogyakarta-dorong-anak-anak.html?fbclid=PAAabeQEesT5JRg-Re4muatt451-J-NCQ94j9T3-w8qR7lX8b6hpnCwP_L0fI

https://www.sijogja.com/news/1849568646/peringatan-hari-anak-nasional-2023-dirut-rspr-yogyakarta-dorong-anak-anak-wajib-jadi-pelopor-kesehatan?fbclid=PAAabHJVvXnkYbxWWbA5u7pNdFx-tOk00OuGGVzAW1PTimkmpXzDdt1S8c878

https://utusan.net/rs-panti-rapih-bekali-anak-anak-ilmu-kesehatan-dan-keselamatan/

https://radarjogja.jawapos.com/sleman/651800706/rs-panti-rapih-mendorong-agar-anak-anak-menjadi-pelopor-kesehatan?fbclid=PAAaaLxDHj8ouWyQBP6m1eLADEsdzFJwXgb58U7XhzLC-GdjB6m-47bFyw_ak

https://terasmalioboronews.com/rumah-sakit-panti-rapih-selenggarakan-hospital-tour/?fbclid=PAAaaL9HaDN6jnSkyHz4g6FPAQ6J2Rd1Sil-7ZRUUQvGLQu_SDWV7uLBtP2rA

https://timesindonesia.co.id/peristiwa-daerah/462264/rspr-yogyakarta-ajak-wujudkan-anak-sebagai-pelopor-kesehatan?fbclid=PAAaYQpGDqFZLaaF6xe6m4WWSkPIqi6_int3CpcDXZ-7F-aiWqlJ3xBw5rQCk

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Penyakit Antraks 5/5 (1)

Penyakit antraks merupakan salah satu penyakit zoonotik yang sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Antraks (Bacillus anthracis). Bakteri ini dapat membentuk spora yang tahan terhadap perubahan lingkungan dan dapat bertahan hidup selama 60 tahun di dalam tanah, sehingga sulit untuk dimusnahkan. Sumber penularan antraks pada manusia adalah hewan pemamah biak (ruminansia) dan herbivora lainnya seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba yang terinfeksi oleh bakteri Antraks.

Antraks telah menimbulkan dampak seperti masalah kesehatan dan kepanikan masyarakat serta kerugian ekonomi yang cukup besar pada masyarakat peternak karena penyakit ini mengakibatkan kematian pada hewan ternak ruminansia dalam waktu yang singkat. Selain itu upaya pengendaliannya cukup sulit, mengingat spora antraks yang tahan terhadap perubahan lingkungan dan serangan penyakit ini akan berulang apabila tanah yang mengandung spora terangkat ke permukaan akibat tindakan manusia atau kejadian alam.

Meskipun laporan kasus antraks pada manusia tidak terlalu banyak, namun jumlah kematian hewan ternak akibat antraks cukup besar. Sebagian besar kasus antraks pada manusia merupakan antraks tipe kulit akibat kontak langsung dengan hewan atau produk hewan yang sakit/mati karena antraks. Beberapa penderita antraks yang meninggal merupakan antraks tipe pencernaan akibat memakan daging hewan terinfeksi bakteri antraks yang tidak dimasak secara sempurna.

Kesadaran masyarakat terhadap bahaya antraks masih kurang, sehingga dapat menjadi penyebab terjadinya penularan antraks pada manusia serta penyebaran antraks ke wilayah lainnya. Beberapa investigasi yang dilakukan terhadap kejadian antraks baik pada hewan maupun manusia diperoleh informasi masih banyaknya masyarakat yang menyembelih, menjual dan bahkan mengonsumsi hewan yang sakit atau mati dengan gejala antraks.

Antraks adalah suatu penyakit zoonotik, oleh karena itu penularan dapat terjadi di antara hewan dan dapat menular juga kepada manusia. Cara penularan yang sering terjadi adalah sebagai berikut:

  1. Penularan dari Hewan ke Hewan atau ke manusia.

Penularan dapat terjadi bila hewan atau manusia terpapar dengan cairan tubuh yang mengandung bakteri antraks atau oleh spora yang ada disekelilingnya. Kondisi tanah dengan keasaman netral atau tanah berkapur alkalis dapat menyebabkan bakteri antraks berkembang biak dan membentuk spora dalam jumlah yang lebih banyak.

  1. Penularan melalui spora

Bakteri antraks akan dikeluarkan dari tubuh hewan melalui sekresi dan ekskresi selama sakit atau menjelang kematiannya. Bila hewan tersebut mati di ladang maka spora yang keluar melalui lubang-lubang kumlah spora dengan cepat akan terbentuk dan mencemari tanah atau obyek lain di sekitarnya. Bila sudah terjadi hal demikian maka sulit untuk memusnahkan spora yang sudah terlanjur terbentuk sehingga tersebar mencemari lingkugan. Spora antraks juga ikut terbongkar pada saat petani melakukan pengolahan tanah dan selanjutnya terbawa oleh aliran air di musim hujan atau terbawa oleh limbah cair ke tempat lain. Spora di permukaan tanah juga dapat terkikis oleh gerusan aliran air hujan ke parit di sekitar lokasi dan terbawa ke tempat yang cukup jauh.

  1. Penularan melalui hewan dan pakan ternak

Rumput yang dipangkas untuk pakan ternak sangat berpotensi membawa spora dan berisiko menularkan antraks dari satu daerah ke daerah lainnya. Selain itu juga akibat dari hewan ternak yang digembalakan di daerah tercemar spora antraks, dan merumput sampai pangkal batang yang berdekatan dengan tanah pada saat mulai musim penghujan dimana rumput masih pendek.

  1. Penularan melalui konsentrat atau bahan pakan dari hewan

Penularan melalui konsentrat protein yang terkontaminasi oleh spora antraks ini pernah terjadi di Inggris dan Amerika Serikat. Indonesia telah melarang pemberian tepung tulang kepada ruminansia untuk menghindari penularan antraks dan sapi gila (BSE).

  1. Penularan dari bahan produk industri asal hewan

Penularan antraks pada orang yang disebabkan oleh secara tidak sengaja terpapar dengan spora yang terbawa oleh produk ternak misalnya penyamakan kulit, pembuatan wool

Masa inkubasi dari penyakit antraks adalah 7 hari, tetapi umumnya berkisar antara 2 – 5 hari. Bakteri antraks dapat menginfeksi manusia melalui tiga cara yaitu melalui kulit yang lecet, abrasi atau luka, melalui saluran pernapasan karena inhalasi spora antraks dan melalui saluran pencernaan karena mengkonsumsi bahan makanan yang tercemar bakteri antraks misalnya daging hewan terinfeksi yang dimasak kurang sempurna.

Pemeriksaan laboratorium bertujuan untuk menunjang diagnosis penyakit antraks, yaitu mengenali dan mengetahui karakteristik bacillus anthracis sebagai agen penyebab penyakit:

  1. Secara morfologis (melalui pemeriksaan mikroskopis preparat apus).
  2. Secara kultur – isolasi dan identifikasi agen penyebab (melalui pemeriksaan kultur bakterologik).
  3. Secara serodiagnostik (melalui uji Ascoli)
  4. Tingkat keganasan isolate (melalui uji patogenitas/ biologik)
  5. Dengan cara mengukur kadar antibody yang ada dalam serum penderita, yaitu dengan teknik ELISA antibody

Pemeriksaan darah rutin pada umumnya menunjukkan lekosit yang normal pada batas atasnya(misalnya:9.500/ mm3), dengan pemeriksaan hitung jenis menunjukkan pergeseran ke kiri. Namun dapat juga terjadi lekositosis. Hemokonsentrasi sering dijumpai, dan pada umumnya hematocrit lebih dari 50%.

Sediaan apus dari spesimen klinis dengan pewarnaan Gram menunjukkan batang gram-positif dan tampak seperti ruas bambu. Pemeriksaan gram dari sputum biasanya negatif, kecuali jika timbul pneumonia antraks. Pada pengecatan dengan Methilen Blue Polikromatik dapat dilihat kapsul dan spora dari bakteri antraks.

Untuk diagnosis pasti dilakukan kultur dari specimen klinis. B.anthracis mudah dibiakkan dengan menggunakan media mikrobiologi standar. Pemrosesan spesimen klinis ini diwajibkan pada laboratorium Rumah Sakit kelas A dengan Biosafety Level (BDSL) 2 atau laboratorium rujukan.

Untuk membantu konfirmasi diperlukan Polymerase Chain Reaction (PCR), Gamma Phage Lysis, Direct Fluorescent Antibody, atau pemeriksaan immunohistokimia dengan menggunakan reagen, yang terdapat di laboratorium rumah sakit kelas A/B atau laboratorium rujukan. Bahan yang dapat diambil untuk kultur adalah cairan vesikel dari lesi kulit, sputum, feses, darah, cairan spinal, dan efusi pleura atau bahan biopsi dari setiap tempat di tubuh.

Pada pemeriksaan serologis, yaitu tes penyaring untuk mendeteksi antibody IgG (ELISA) memprlihatkan sensitivitas sebesar 98,6% tetapi spesivisitas hanya 79%.

Kabar terbaru mengenai kejadian di Gunung Kidul

Sedikit berbicara mengenai fakta Penyakit Antraks, jangan sampai muncul atau terhasut oleh berita tidak benar mengenai penyakit ini.

Mendengar tentang penyakit Antraks yang sedang booming hari ini, penyakit ini termasuk Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) di Indonesia. Berikut Fakta Penyakit Antraks yang perlu diketahui:

  1. Disebabkan oleh Bakteri Bacillus anthracis
  2. Dapat menular dari hewan ke manusia (zoonosis)
  3. Jika ada ternak sakit segera laporkan ternak yang sakit tersebut atau jika mati ke petugas kesehatan hewan
  4. Ternak tertular antraks dilarang ya untuk dipotong.
  5. Jika ternak tertular antraks dipotong maka bakteri antraks akan menjadi sprora yang tahan hingga 100 tahun, yang akan menjadi sumber penularan.
  6. Penyakit antraks dapat diobati dengan antibotik asalkan penanganan segera
  7. Untuk pencegahan dilakukan vaksinasi antraks pada hewan beresiko
  8. Jika sudah ada kasus positif, Dinas terkait segera harus menginvestigasi dan melakukan langkah segera untuk menanggulangi kasus supaya tidak spreading atau menyebar.

Artikel ditulis oleh :
dr Stephanus Yoanito, Sp.PK
(Dokter Spesialis Patologi Klinik)

 

IGD RS Panti Rapih
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223
Telepon : 0274 – 552-118

Mohon dapat memberikan rating

Pentingnya Medical Check Up No ratings yet.

Mencegah lebih baik daripada mengobati, Memiliki tubuh dan jiwa yang sehat merupakan dambaan setiap orang, Medical Check Up berkala bisa jadi tindakan preventif yang membantu kita mengantisipasi risiko kesehatan di masa depan. Sayangnya banyak orang yang yang belum menyadari pentingnya memeriksakan kondisi kesehatan secara berkala. Anggapan bahwa Medical check Up hanya diperuntukkan bagi lansia atau orang yang memiliki penyakit kronis merupakan hal yang kurang tepat, Medical Check Up dapat dilakukan oleh siapa pun, anak-anak, remaja, atau pun orang dewasa. Sebab risiko kesehatan bisa terjadi pada siapa saja tanpa mengenal usia.

Apa sih Medical Check up?

Medical Check Up merupakan pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui status kesehatan seseorang. Pemeriksaan ini dianjurkan untuk dilakukan setidaknya satu tahun sekali. Frekuensi pemeriksaan rutin didasarkan pada usia, faktor risiko, dan status kesehatan pasien.

Tujuan Medical Check Up

Selain mengetahui kondisi kesehatan, medical check up dapat digunakan untuk mengevaluasi kesehatan agar bisa dilakukan pencegahan sedari dini sebelum bertambah parah. Selain itu. MCU juga bisa digunakan untuk keperluan tertentu, misalnya melamar kerja di perusahaan atau melanjutkan studi.

Secara umum, Pemeriksaan yang dilakukan di Medical Check up antara lain ;

  1. Anamnesa

yaitu mengetahui informasi lebih lanjut tentang pasien seperti usia, riwayat penyakit (sekarang, dahulu dan keluarga), kebiasaan beresiko dan keluhan kesehatan yang biasa dirasakan.

  1.  Pemeriksaan berat badan dan tinggi badan

pemeriksaan berat badan dan tinggi badan diperlukan untuk mengetahui indeks masa tubuh seseorang (BMI)apakah normal, kegemukan, kurus,atau obesitas.  Kegemukan dapat meningkatkan risiko stroke, penyakit jantung, diabetes tipe 2, osteoartritis, hipertensi, dan kanker. Sedangkan kondisi fisik yang terlalu kurus berisiko melemahkan sistem kekebalan tubuh, mengakibatkan osteoporosis, dan anemia

  1. Gula Darah

Pemeriksaan Gula darah untuk screening apakah gula darah seseorang normal, prediabetes atau diabetes. Sebelum melakukan tes, anda disarankan berpuasa selama 8 jam untuk mengetahui kadar gula darah puasa

  1. Pemeriksaan tanda-tanda vital

seperti tekanan darah, frekuensi nadi, suhu, frekuensi nafas.

  1. Kolesterol

Kolesterol pada dasarnya adalah jenis lemak yang dibutuhkan tubuh, namun jumlah yang berlebihan dapat menyumbat pembuluh darah dan memicu penyakit jantung serta stroke.

  1. Kesehatan Jantung

Pemeriksaan jantung dapat dilakukan dengan tes elektrokardiogram (EKG) atau dikenal dengan rekam jantung. Tes dilakukan untuk mengetahui aktivitas listrik jantung. Jika diperlukan dapat dilakukan tes echocardiography atau pemeriksaan treadmill test

  1. Mata

Selain gangguan penglihatan, pemeriksaan pada anak bertujuan melihat kemungkinan mata malas atau mata juling. Sedangkan pada orang dewasa, pemeriksaan dapat mengetahui kondisi seperti retinopati, glaukoma, katarak, ketajaman penglihatan

8.Telinga

Lakukan tes pendengaran (audiometri) jika Anda mengalami gangguan pendengaran. Audiometri digunakan untuk mengevaluasi kemungkinan tuli, menentukan jenis dan tingkat gangguan pendengaran. Pemeriksaan pada bayi dan anak-anak diperlukan untuk mendeteksi masalah pendengaran yang dapat mengganggu kemampuan belajar, berbicara, dan memahami bahasa. Pemeriksaan dilakukan dengan melihat respons Anda pada suara.

  1. Gigi dan Mulut

Untuk mendeteksi apakah ada kondisi-kondisi seperti abses, infeksi,kerusakan diantara gigi, gigi impaksi akibat gigi bungsu tumbuh tidak normal, kista atu tumor, karang gigi, selain itu jika ditemukan masalah pada gigi, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut dengan X-ray untuk menentukan tindakan medis yang diperlukan.

10. Pemeriksaan saluran prostat pada pria

Untuk meninjau kesehatan saluran kemih, danuntuk mendeteksi lebih awal risiko kanket prostat, sehingga pengobatandapat dilakukan sedini mungkin secara optimal.

11. Skrining Kesehatan Serviks

Skrining kesehatan serviks dengan prosedur pap smear, untuk mencegahnya, Anda dapat melakukan Vaksin HPV dengan 3 kali dosis.

12. Pemeriksaan lainnya

Di samping pemeriksaan di atas, beberapa tes atau pemeriksaan penunjang lain mungkin diperlukan seperti pemeriksaan penyakit menular seksual (PMS) dan hepatitis B dan HIV bagi orang yang aktif secara seksual dan memiliki pasangan seks lebih dari satu, serta pemeriksaan penyakit paru-paru bagi perokok berat seperti tes fungsi paru (spirometri) dan X-ray pada bagian dada jika dperlukan. Pemeriksaan laboratorium screening lainnya antara lain, pemeriksaan fungsi hati, pemeriksaan fungsi ginjal dan urine rutin

RS Panti Rapih memiliki layanan medical check up dengan berbagai jenis paket antara lain, paket Medical Check Up Basic, Platinum, Silver, Gold dan terdapat juga Medical Check Up untuk Pranikah. Untuk informasi layanan Medical Check Up, sahabat sehat Panti Rapih bisa menghubungi bagian pendaftaran RS. Panti Rapih.

 

Artikel ditulis oleh :
dr. Tan Liana Santoso
(Dokter Umum RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Informasi Pelayanan : 
Klinik Medical Check Up
Lantai 1 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta
Telepon : 0274 – 563333 ext 1125
WA : 08112945893
Senin – Sabtu, pk 07.00 – 14.00 WIB
Hari Minggu dan tanggal merah : Tutup

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

JAM KUNJUNG PASIEN RS PANTI RAPIH 4.69/5 (16)

Setelah melalui masa-masa sulit karena pandemi COVID-19, mulai 1 April 2023 RS Panti Rapih membuka kembali jam kunjung pasien.

Jam kunjung pasien berlaku di sore hari mulai pukul 16.30 hingga 18.00 WIB. Diharapkan seluruh pengunjung dapat mengikuti jam kunjung yang ditetapkan agar tercipta keteraturan dan kelancaran dalam memberikan waktu berkualitas kepada pasien.

 

Namun, demi keselamatan dan kenyamanan bersama, pengunjung tetap diharapkan mematuhi beberapa aturan yang berlaku:

  1. Penggunaan Masker Wajib

Selama berada di lingkungan RS Panti Rapih, pengunjung diwajibkan menggunakan masker secara konsisten. Hal ini untuk melindungi diri sendiri, pasien, serta staf medis dari penyebaran virus dan bakteri.

 

  1. Batasan Jumlah Pengunjung

Untuk menjaga keamanan dan menghindari kerumunan di area pasien, pengunjung dalam kamar pasien dibatasi maksimal 2 orang. Hal ini bertujuan agar pasien tetap mendapatkan perawatan yang optimal.

 

  1. Batasan Usia Pengunjung

Agar lebih terjamin keamanan pasien, pengunjung dalam kamar pasien minimal berusia 12 tahun ke atas. Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan risiko penularan penyakit dan keamanan anak-anak yang masih rentan.

 

  1. Kondisi Kesehatan Pengunjung

Meskipun pemeriksaan antigen tidak wajib dilakukan, RS Panti Rapih mewajibkan pengunjung untuk dalam kondisi sehat saat mengunjungi pasien. Hal ini untuk mencegah penyebaran penyakit dan menjaga keamanan pasien yang sedang dalam pemulihan.

 

  1. Ruang Isolasi Infeksius

Untuk pasien yang dirawat di ruang isolasi infeksius, tidak diperkenankan adanya jam kunjung. Kecuali untuk penanggungjawab pasien dengan izin dari perawat di unit terkait. Hal ini karena kebutuhan khusus dan faktor keamanan pasien tersebut.

 

  1. Kartu Penunggu

Pengunjung masuk ruang perawatan diluar jam kunjung wajib menunjukkan kartu penunggu kepada security yang bertugas. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi penumpukan kunjungan pasien, karena satu kartu tunggu hanya boleh berlaku untuk satu orang saja.

 

Kita semua berharap keadaan segera normal dan kita dapat kembali berkumpul bersama tanpa batas. Oleh karena itu, marilah kita berkontribusi untuk mematuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh RS Panti Rapih demi kesehatan dan keselamatan kita semua.

Terima kasih atas pengertian dan kerjasamanya.

 

Anjar Pintosasi
Humas RS Panti Rapih

 

Mohon dapat memberikan rating

LOMBA FMEA RS PANTI RAPIH 2023 5/5 (1)

Mutu dan keselamatan pasien sebenarnya sudah tertanam dalam kegiatan pekerjaan sehari-hari dari tenaga kesehatan profesional dan staf lainnya. Selain keselamatan pasien, perlu ditanamkan juga pemahaman akan adanya risiko klinis lain dan risiko non klinis dalam menjalankan tugas masing-masing di rumah sakit. Sesuai dengan “Tujuh Langkah Menuju Keselamatan Rumah Sakit”, dimana langkah ketiga adalah mengintegrasikan aktivitas pengelolaan risiko, maka perlu melengkapi data dan dikembangkan sistem dan proses pengelolaan risiko. Adapun pengelolaan atau manajemen risiko terintegrasi dimulai dari identifikasi dan asesmen hal-hal di rumah sakit yang potensial bermasalah atau meminimalkan permasalahan yang bisa atau mungkin terjadi di masa yang akan datang.

FMEA  (Failure Modes and Effects Analysis)  adalah pendekatan terstruktur untuk menemukan potensi kegagalan yang mungkin terjadi dalam design produk atau proses. Dalam aplikasi nya di rumah sakit FMEA digunakan dalam pendekatan langkah demi langkah untuk mengidentifikasikan semua kegagalan yang mungkin terjadi dalam pelayanan rumah sakit.

Dalam rangka mengupayakan manajemen risiko di rumah sakit dan mendukung akreditasi standar PMKP 12, Komite Mutu Rumah Sakit (KMRS) bersama Komite Pengendalian dan Pencegahan Infeksi (PPI) dan Komite Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) mengupayakan pencegahan risiko secara proaktif yaitu melalui FMEA (Failure Mode and Effect Analysis).

Terkait hal tersebut maka RS Panti Rapih menyelenggarakan Lomba FMEA yang diikuti peserta internal RS Panti Rapih dari 25 unit kerja/ruang perawatan dengan pilihan topik masing – masing dan setiap tim terdiri dari 3 – 5 orang. Terpilihlah penyusunan 6 FMEA terbaik yaitu; IRNA 1 (Instalasi Rawat Inap), Instalasi Laboratorium, Instalasi Gizi, IGD, Ruang Rawat Inap Anak (CB2RA), dan Bidang SDM. Dari 6 yang terbaik mendapat kesempatan untuk presentasi pada 27 Juni 2023 kepada tim panelis yang terdiri dari drg. V. Triputro Nugroho, M. Kes (Direktur Utama), Ir. Valentina Dwi Yuli Siswianti, M. Kes (Direktur SDM) dan dr. B. Dion Sulistyo, M. P. H. (Ketua Komite Mutu Rumah Sakit.

Juara 1 Lomba FMEA diraih oleh Insatalasi Laboratorium denga topik Proses Pra Analitik Intra Laboratorium untuk Pasien Rawat Inap di Instalasi Laboratorium Rumah Sakit Panti Rapih.

Juara 2 diraih oleh IRNA 1 dengan topik Pengelolaan Obat dan Alkes di Ruang Rawat Inap.

Sedangkan juara 3 diraih oleh Bidang SDM dengan topik Analisa Modus Kegagalan Penyusunan Analisa Jabatan/Desain Pekerjaan untuk Meminimalisir Risiko Burnout dan Meningkatkan Kepuasan Kerja.

Selain 3 pemenang, juga terdapat 5 unit tercepat pengumpul FMEA yang mendapatkan apresiasi yakni; Ruang Perawatan Elisabeth 2 (EG2PB), Stroke Unit, Unit Katerisasi dan Angiogafi, Instalasi Rawat Intensif dan Instalasi bedah.

Harapannya dengan adanya lomba tersebut pencegahan risiko secara proaktif melalui FMEA terlaksana di setiap unit kerja dan mempersiapkan tim FMEA untuk berkompetisi di tingkat nasional.

 

Anjar Pintosasi
(Humas RS Panti Rapih)

Mohon dapat memberikan rating