Webinar Ngabuburit RS Panti Rapih: Kupas Tuntas Manajemen Triase IGD

Apa jadinya jika pasien kritis terlambat ditangani karena salah sistem? Di tengah hiruk pikuk Instalasi Gawat Darurat (IGD), satu keputusan cepat bisa menjadi pembeda antara hidup dan mati. Inilah urgensi yang diangkat dalam Webinar Ngabuburit Series ke-6 bertajuk “Manajemen Triase IGD”, diselenggarakan oleh Instalasai Pendidikaan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih Yogyakarta secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu, 9 April 2025.

Acara dibuka oleh Direktur RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., dan dipandu oleh Anidya Ismi Yudistya Fajri, S.Kep.,Ns. sebagai moderator. Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang membuka ruang refleksi atas tantangan lapangan, mulai dari keterbatasan sumber daya, koordinasi tim IGD, hingga integrasi triase bencana saat terjadi insiden massal.

Webinar edukatif ini menghadirkan dua narasumber berkompeten yang membedah tuntas seluk-beluk sistem triase:

  1. Bapak Antonius Suryanta Nugraha, S.Kep., Ns., membawakan materi tentang konsep, prinsip, dan regulasi sistem triase IGD serta penerapan triase bencana di situasi darurat massal.
  2. dr. David Budi Wibowo menjelaskan strategi implementasi triase yang efisien dan peningkatan kualitas layanan kegawatdaruratan.

Sebanyak 124 peserta dari berbagai wilayah Indonesia – mulai dari Magelang, Yogyakarta, Jayapura, Cilacap, Surabaya, Semarang, Bali, hingga Palangkaraya – ikut ambil bagian dalam sesi yang berlangsung penuh antusiasme. Peserta terdiri dari tenaga kesehatan, manajer rumah sakit, hingga mahasiswa keperawatan dan kedokteran.

Triase adalah penyaring awal keselamatan pasien di IGD. Sesuai Permenkes No. 47 Tahun 2018 dan Permenkes No. 4 Tahun 2018, triase wajib dilakukan secara sistematis, terstandarisasi, dan adaptif terhadap kondisi bencana. Webinar ini memperkuat pemahaman bahwa sistem triase yang tepat bukan hanya urusan prosedur, melainkan soal kesigapan menyelamatkan nyawa.

Webinar ini bukan sekadar forum edukatif, tetapi menjadi tonggak penting peningkatan kapasitas SDM kesehatan Indonesia dalam menghadapi kondisi darurat. Pemahaman dan keterampilan dalam manajemen triase tidak hanya menyelamatkan satu nyawa—tetapi mengatur prioritas keselamatan ratusan orang dalam kondisi krisis.

RS Panti Rapih menunjukkan komitmennya sebagai garda terdepan pengembangan kompetensi tenaga kesehatan, sekaligus menggugah rumah sakit di seluruh Indonesia untuk mengevaluasi dan memperkuat sistem triase mereka.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Posted in Diklat and tagged , , , , , , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *