RS Panti Rapih Menyelenggarakan Misa Pemberkatan Renovasi IGD No ratings yet.

Rumah Sakit Panti Rapih menggelar acara Misa pemberkatan renovasi Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada Selasa, 23 September 2025, bertempat di Gedung IGD yang telah selesai direnovasi.

Acara puncak ditandai dengan Misa Pemberkatan IGD yang dipimpin oleh Romo Modestus Supriyanto, Pr. mulai pukul 08.00 pagi dan berlangsung selama 90 menit. Dalam misa ini, dilakukan pemberkatan ruang IGD dengan percikan air suci serta pemberkatan tumpeng sebagai simbol rasa syukur.

Setelah misa, acara berlanjut dengan rangkaian sambutan. Prof. Ir. Henricus Priyosulistyo, M.Sc., Ph.D. selaku Ketua Panitia Renovasi IGD menyampaikan laporan kegiatan. Sambutan berikutnya diberikan oleh dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., Direktur Utama RS Panti Rapih, dilanjutkan dengan arahan dari Ir. Ambrosius Koesmargono, MCM, Ph.D., Ketua Umum Pengurus Yayasan Panti Rapih.

Sebagai momen simbolis, Ir. Ambrosius Koesmargono bersama Sr. Civila, CB melakukan pemotongan tumpeng dan menyerahkannya kepada dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes. Acara kemudian ditutup dengan doa penutup yang dipimpin oleh Sr. Lidia, CB.

Renovasi IGD ini diharapkan dapat memberikan wajah baru sekaligus meningkatkan mutu pelayanan darurat RS Panti Rapih, sehingga semakin optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi para tamu ilahi.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Mohon dapat memberikan rating

Webinar Ngabuburit RS Panti Rapih: Kupas Tuntas Manajemen Triase IGD 5/5 (1)

Apa jadinya jika pasien kritis terlambat ditangani karena salah sistem? Di tengah hiruk pikuk Instalasi Gawat Darurat (IGD), satu keputusan cepat bisa menjadi pembeda antara hidup dan mati. Inilah urgensi yang diangkat dalam Webinar Ngabuburit Series ke-6 bertajuk “Manajemen Triase IGD”, diselenggarakan oleh Instalasai Pendidikaan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih Yogyakarta secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu, 9 April 2025.

Acara dibuka oleh Direktur RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., dan dipandu oleh Anidya Ismi Yudistya Fajri, S.Kep.,Ns. sebagai moderator. Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang membuka ruang refleksi atas tantangan lapangan, mulai dari keterbatasan sumber daya, koordinasi tim IGD, hingga integrasi triase bencana saat terjadi insiden massal.

Webinar edukatif ini menghadirkan dua narasumber berkompeten yang membedah tuntas seluk-beluk sistem triase:

  1. Bapak Antonius Suryanta Nugraha, S.Kep., Ns., membawakan materi tentang konsep, prinsip, dan regulasi sistem triase IGD serta penerapan triase bencana di situasi darurat massal.
  2. dr. David Budi Wibowo menjelaskan strategi implementasi triase yang efisien dan peningkatan kualitas layanan kegawatdaruratan.

Sebanyak 124 peserta dari berbagai wilayah Indonesia – mulai dari Magelang, Yogyakarta, Jayapura, Cilacap, Surabaya, Semarang, Bali, hingga Palangkaraya – ikut ambil bagian dalam sesi yang berlangsung penuh antusiasme. Peserta terdiri dari tenaga kesehatan, manajer rumah sakit, hingga mahasiswa keperawatan dan kedokteran.

Triase adalah penyaring awal keselamatan pasien di IGD. Sesuai Permenkes No. 47 Tahun 2018 dan Permenkes No. 4 Tahun 2018, triase wajib dilakukan secara sistematis, terstandarisasi, dan adaptif terhadap kondisi bencana. Webinar ini memperkuat pemahaman bahwa sistem triase yang tepat bukan hanya urusan prosedur, melainkan soal kesigapan menyelamatkan nyawa.

Webinar ini bukan sekadar forum edukatif, tetapi menjadi tonggak penting peningkatan kapasitas SDM kesehatan Indonesia dalam menghadapi kondisi darurat. Pemahaman dan keterampilan dalam manajemen triase tidak hanya menyelamatkan satu nyawa—tetapi mengatur prioritas keselamatan ratusan orang dalam kondisi krisis.

RS Panti Rapih menunjukkan komitmennya sebagai garda terdepan pengembangan kompetensi tenaga kesehatan, sekaligus menggugah rumah sakit di seluruh Indonesia untuk mengevaluasi dan memperkuat sistem triase mereka.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Penyerahan Hadiah Pemenang Sayembara Pradesain IGD RS Panti Rapih 5/5 (1)

Yogyakarta, 11 Juni 2022 -- Sejak Januari 2020 dunia dirundung bencana Covid-19 yang membawa perubahan pada tata alur pasien dan ruang yang harus disediakan oleh rumah sakit khususnya Instalasi Gawat Darurat (IGD). Bencana itu melanda hampir seluruh negara di dunia, tidak terkecuali negara kita Indonesia dan secara khusus Rumah Sakit Panti Rapih (RSPR), Yogyakarta, Indonesia.

Panduan Teknis Pelayanan Rumah Sakit Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Tahun 2020 mewajibkan Rumah Sakit menyediakan Zona Covid-19 (Zona Merah) dan Zona Non Covid-19 (Zona Hijau) termasuk di IGD. Oleh karenanya RSPR harus segera melakukan adaptasi penyusunan ruangan untuk menghadapi situasi pandemik di masa sekarang dan yang akan datang. Dalam keterbatasan struktur bangunan dan jumlah lantai yang ada adaptasi harus tetap membuat RSPR dapat melayani masyarakat dengan aman dan nyaman.

Di sisi lain Gedung IGD Rumah Sakit Panti Rapih perlu menyempurnakan diri untuk memenuhi tuntutan tersebut secara fungsi dan secara fasad. Gedung IGD yang berdampingan dengan beberapa gedung historis, yaitu bangunan Rumah Sakit, yang merupakan cagar budaya (didirikan tahun 1928), memerlukan pemikiran bentuk fasad baru agar Gedung-gedung historis tersebut tidak terganggu keberadaannya tetapi justru akan semakin menarik dan harmonis. Upaya yang diharapkan dari para peserta sayembara yaitu bentuk fasad bangunan yang berdaya tarik modern dan dapat berdampingan secara harmonis dengan bangunan yang ada di sekitarnya. Tata ruang lingkungan (lanskap) yang menarik di sekitar bangunan juga diharapkan agar secara keseluruhan area IGD menjadi lebih harmonis, fungsional, dan indah.

Berdasarkan kebutuhan tersebut, Yayasan Panti Rapih mengadakan Sayembara Pradesain Renovasi Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Panti Rapih dengan Dewan Juri: Prof. Ir. Prasasto Satwiko, M.Build.Sc, Ph.D (Ketua merangkap Anggota); Prof. Ir. T. Yoyok Wahyu Subroto, M. Eng., Ph.D (Anggota), IPU; Ir. Gregorius Antar Awal (Yori Antar) (Anggota); Prof. Ir. Henricus Priyosulistyo, M. Sc., Ph.D. (Anggota). Sayembara terbuka bagi para mahasiswa atau perorangan di seluruh Indonesia yang memiliki bidang studi seni bangunan atau keahlian arsitektur maupun desain tata ruang untuk ikut serta dalam menyelesaikan permasalahan bentuk (fasad), layout bangunan, dan kawasan lingkungan Gedung IGD RS Panti Rapih.

Pendaftaran sayembara telah berlangsung pada 14 Februari - 13 Maret 2021 dengan batas akhir pengiriman desain 9 April 2022. Dari 76 pendaftar sayembara, terdapat 36 naskah yang dikirim. Pada tanggal 23 April 2022 telah dilaksanakan penjurian tahap I dan menghasilkan 5 karya terbaik pilihan tim dewan juri. Kemudian pada tanggal 7 Mei 2022 dilanjutkan dengan penjurian tahap II disertai dengan presentasi para nominator 5 besar.

Pada tanggal 9 Mei 2022, Dewan Juri dan Pengurus Yayasan Panti Rapih mengumumkan Pemenang Sayembara Pradesain Renovasi Gedung IGD Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta yang dipilih setelah melalui mekanisme presentasi nominasi serta rapat penjurian berdasarkan kriteria: Inovasi dan Kreativitas, Kualitas Arsitektur, Filosofi, Fungsi Bangunan dan Keserasian Lingkungan, dan Teknik Presentasi.

Pemenang pertama adalah Tim Studio Gundu yang terdiri atas Evelyn Rusli (Ketua) serta Carol Bimoseno Kridolaksono Indrarto dan Nyra Malika Pribadi (Anggota). Mereka merupakan mahasiswa semester akhir Prodi Arsitektur Fakultas Teknik Unika Parahiyangan Bandung. “De Nieuwe Bogen”, demikian judul karya desain dari Tim Studio Gundu ini. Dewan juri menilai bahwa kekuatan desain terletak pada desain yang modern namun sederhana dan mendukung kekuatan bangunan lama untuk tampil melalui kehadiran kolam di depan bangunan lama.

Pemenang kedua atas nama Ar. Hanafi Trilaksono, I.A.I, seorang arsitek profesional dari Semarang Jawa Tengah dengan judul karya: “Tusen de Bogen”. Dewan juri menilai bahwa kekuatan desain dari pemenang kedua ini adalah kematangan geometri, tekstur, dan warna. Desain modern namun memiliki nostalgia masa lalu dan mendukung bangunan lama dengan kuat.

Pemenang ketiga atas nama TIM2 dengan Ar. Robert Rianto Widjaja, I.A.I (Ketua) dan Ar. Sri Hartuti Wahyuningrum, I.A.I, A.A. Keduanya merupakan Dosen Fakultas Arsitektur di Semarang. Judul karya: “Transformasi, Wajah Baru Memori Baru”. Kekuatan desain dari Tim2 menurut Dewan Juri terletak pada lengkungan dari tembaga yang berkesan rapi, mewah, modern, sangat berbeda (namun tetap mendukung) bangunan lama.

Penyerahan hadiah bagi para Pemenang Sayembara dilaksanakan pada 11 Juni 2022 di Auditorium Gedung Borromeus Lantai 6 Rumah Sakit Panti Rapih dan diserahkan secara langsung oleh Ambrosius Koesmargono, Ph.D (Ketua Umum Pengurus Yayasan Panti Rapih), Prof. Ir. Henricus Priyosulistyo, M. Sc., Ph.D (Dewan Juri) dan drg. V. Triputro Nugroho, M. Kes (Direktur Utama RS Panti Rapih). Acara penyerahan dihadiri juga oleh Tim Pembangunan Gedung IGD RS Panti Rapih. Pemenang pertama berhak mendapatkan uang senilai Rp.50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah), Pemenang kedua senilai Rp.20.000.000,00 (dua puluh juta rupiah), Pemenang ketiga senilai Rp.10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah).

Maria Vita Puji
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta
HP : +62 8522 8594 999
Telepon : +62 274 56333, 514014, 514845 ext 1163 / 1116
Email: humas@pantirapih.or.id

Mohon dapat memberikan rating