Rumah Sakit Panti Rapih Sambut Hari Anak Nasional 2023 dengan Tema “Anak Sebagai Pelopor Kesehatan dan Pelapor Kekerasan” No ratings yet.

Yogyakarta, (23/07/2023) – Hari anak nasional diperingati oleh masyarakat Indonesia setiap tanggal 23 Juli. Peringatan ini dicetuskan oleh bapak Soeharto, Presiden RI ke 2 sebagai bentuk keinginan beliau untuk melihat anak-anak Indonesia sebagai aset Bangsa dan Generasi Penerus Bangsa. Hari anak Nasional Tahun 2023 mengusung tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju“.

Tema “Anak Pelopor Kesehatan dan Pelapor Tindak Kekerasan” tahun ini bertujuan untuk mendorong anak-anak menjadi pelopor kesehatan di sekolah dan komunitas mereka serta memberdayakan mereka untuk berani berbicara menentang segala bentuk kekerasan di lingkungan mereka.

 

Kegiatan Hari Anak Nasional menjadi salah satu kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka peringatan HUT ke 94 Rumah Sakit Panti Rapih. Acara dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2023, dan diawali dengan Perayaan Ekaristi dipersembahkan oleh Romo Siprianus Smakur Tukan, SSCC di Kapel Panti Rapih. Dalam homilinya, Romo Siprianus menegaskan, anak adalah benih yang ditanam Tuhan. “Kita semua ini punya tugas utama, yakni harus terus merawat dan menjaganya agar anak terus bertumbuh dengan penuh harapan yang kuat pada mereka.”

Selanjutnya peserta yang terdiri atas 23 Sekolah (11 SMP dan 12 SD di wilayah Kota Yogyakarta dan Sleman) diajak untuk Hospital Tour. Lokasi yang dikunjungi antara lain Kawasan Cagar Budaya di RS Panti Rapih, Klinik Anak yang berlokasi di Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, dan Ruang Perawatan Anak yang berada di Lantai 2 Gedung Carolus. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan informasi tentang sejarah RS Panti Rapih hingga dijadikan sebagai Cagar Budaya Nasional dalam Sidang Kajian oleh Tim Ahli Cagar Budaya Nasional pada13-16 September 2018, serta fasilitas dan layanan medis yang ditawarkan Rumah Sakit Panti Rapih.

 

Acara Hari Anak Nasional 2023 di RS Panti Rapih dibuka secara langsung oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, drg. V. Triputro Nugroho, M,Kes di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus. Dalam sambutannya disampaikan bahwa “Panti Rapih ini telah menjadi rumah sakit yang ramah anak. Anak-anak kami edukasi supaya tidak takut dengan rumah sakit.  Setiap anak harus bertumbuh dan bermakna dalam hidupnya. Sehingga menjadi anak yang tangguh.”  Setelah itu seluruh peserta dan guru pendamping mendapatkan edukasi. Sr. Valentina Sri Mulyani CB, menyampaikan topik Stop Kekerasan di Satuan Pendidikan, dilanjutkan edukasi tentang Balut dan Bidai yang disampaikan oleh dr. Bambang Kisworo, Sp. OT (K). Peserta dan guru pendamping juga diajak untuk Praktek Balut Bidai secara langsung yang dipandu oleh Tim Gawat Darurat RS Panti Rapih.

Dengan partisipasi aktif dari seluruh sekolah yang hadir, seluruh rangkaian Hari Anak Nasional 2023 yang diselenggarakan dapat membekali anak-anak dengan pengetahuan berharga tentang kesehatan dan keselamatan, mendorong mereka untuk mengambil peran aktif dalam mempromosikan kesejahteraan di komunitas.

Rumah Sakit Panti Rapih mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, dan kolaborator yang telah bermurah hati berkontribusi dalam penyelenggaraan acara untuk membangun Indonesia yang lebih aman dan sejahtera bagi semua anak.

 

Maria Vita
(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Artikel terkait :

https://beritabernas.com/peringati-han-2023-rspr-mengajak-anak-anak-jadi-pelopor-kesehatan/

https://www.wartajogja.id/2023/07/dirut-rspr-yogyakarta-dorong-anak-anak.html?fbclid=PAAabeQEesT5JRg-Re4muatt451-J-NCQ94j9T3-w8qR7lX8b6hpnCwP_L0fI

https://www.sijogja.com/news/1849568646/peringatan-hari-anak-nasional-2023-dirut-rspr-yogyakarta-dorong-anak-anak-wajib-jadi-pelopor-kesehatan?fbclid=PAAabHJVvXnkYbxWWbA5u7pNdFx-tOk00OuGGVzAW1PTimkmpXzDdt1S8c878

https://utusan.net/rs-panti-rapih-bekali-anak-anak-ilmu-kesehatan-dan-keselamatan/

https://radarjogja.jawapos.com/sleman/651800706/rs-panti-rapih-mendorong-agar-anak-anak-menjadi-pelopor-kesehatan?fbclid=PAAaaLxDHj8ouWyQBP6m1eLADEsdzFJwXgb58U7XhzLC-GdjB6m-47bFyw_ak

https://terasmalioboronews.com/rumah-sakit-panti-rapih-selenggarakan-hospital-tour/?fbclid=PAAaaL9HaDN6jnSkyHz4g6FPAQ6J2Rd1Sil-7ZRUUQvGLQu_SDWV7uLBtP2rA

https://timesindonesia.co.id/peristiwa-daerah/462264/rspr-yogyakarta-ajak-wujudkan-anak-sebagai-pelopor-kesehatan?fbclid=PAAaYQpGDqFZLaaF6xe6m4WWSkPIqi6_int3CpcDXZ-7F-aiWqlJ3xBw5rQCk

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Penyakit Antraks 5/5 (1)

Penyakit antraks merupakan salah satu penyakit zoonotik yang sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Antraks (Bacillus anthracis). Bakteri ini dapat membentuk spora yang tahan terhadap perubahan lingkungan dan dapat bertahan hidup selama 60 tahun di dalam tanah, sehingga sulit untuk dimusnahkan. Sumber penularan antraks pada manusia adalah hewan pemamah biak (ruminansia) dan herbivora lainnya seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba yang terinfeksi oleh bakteri Antraks.

Antraks telah menimbulkan dampak seperti masalah kesehatan dan kepanikan masyarakat serta kerugian ekonomi yang cukup besar pada masyarakat peternak karena penyakit ini mengakibatkan kematian pada hewan ternak ruminansia dalam waktu yang singkat. Selain itu upaya pengendaliannya cukup sulit, mengingat spora antraks yang tahan terhadap perubahan lingkungan dan serangan penyakit ini akan berulang apabila tanah yang mengandung spora terangkat ke permukaan akibat tindakan manusia atau kejadian alam.

Meskipun laporan kasus antraks pada manusia tidak terlalu banyak, namun jumlah kematian hewan ternak akibat antraks cukup besar. Sebagian besar kasus antraks pada manusia merupakan antraks tipe kulit akibat kontak langsung dengan hewan atau produk hewan yang sakit/mati karena antraks. Beberapa penderita antraks yang meninggal merupakan antraks tipe pencernaan akibat memakan daging hewan terinfeksi bakteri antraks yang tidak dimasak secara sempurna.

Kesadaran masyarakat terhadap bahaya antraks masih kurang, sehingga dapat menjadi penyebab terjadinya penularan antraks pada manusia serta penyebaran antraks ke wilayah lainnya. Beberapa investigasi yang dilakukan terhadap kejadian antraks baik pada hewan maupun manusia diperoleh informasi masih banyaknya masyarakat yang menyembelih, menjual dan bahkan mengonsumsi hewan yang sakit atau mati dengan gejala antraks.

Antraks adalah suatu penyakit zoonotik, oleh karena itu penularan dapat terjadi di antara hewan dan dapat menular juga kepada manusia. Cara penularan yang sering terjadi adalah sebagai berikut:

  1. Penularan dari Hewan ke Hewan atau ke manusia.

Penularan dapat terjadi bila hewan atau manusia terpapar dengan cairan tubuh yang mengandung bakteri antraks atau oleh spora yang ada disekelilingnya. Kondisi tanah dengan keasaman netral atau tanah berkapur alkalis dapat menyebabkan bakteri antraks berkembang biak dan membentuk spora dalam jumlah yang lebih banyak.

  1. Penularan melalui spora

Bakteri antraks akan dikeluarkan dari tubuh hewan melalui sekresi dan ekskresi selama sakit atau menjelang kematiannya. Bila hewan tersebut mati di ladang maka spora yang keluar melalui lubang-lubang kumlah spora dengan cepat akan terbentuk dan mencemari tanah atau obyek lain di sekitarnya. Bila sudah terjadi hal demikian maka sulit untuk memusnahkan spora yang sudah terlanjur terbentuk sehingga tersebar mencemari lingkugan. Spora antraks juga ikut terbongkar pada saat petani melakukan pengolahan tanah dan selanjutnya terbawa oleh aliran air di musim hujan atau terbawa oleh limbah cair ke tempat lain. Spora di permukaan tanah juga dapat terkikis oleh gerusan aliran air hujan ke parit di sekitar lokasi dan terbawa ke tempat yang cukup jauh.

  1. Penularan melalui hewan dan pakan ternak

Rumput yang dipangkas untuk pakan ternak sangat berpotensi membawa spora dan berisiko menularkan antraks dari satu daerah ke daerah lainnya. Selain itu juga akibat dari hewan ternak yang digembalakan di daerah tercemar spora antraks, dan merumput sampai pangkal batang yang berdekatan dengan tanah pada saat mulai musim penghujan dimana rumput masih pendek.

  1. Penularan melalui konsentrat atau bahan pakan dari hewan

Penularan melalui konsentrat protein yang terkontaminasi oleh spora antraks ini pernah terjadi di Inggris dan Amerika Serikat. Indonesia telah melarang pemberian tepung tulang kepada ruminansia untuk menghindari penularan antraks dan sapi gila (BSE).

  1. Penularan dari bahan produk industri asal hewan

Penularan antraks pada orang yang disebabkan oleh secara tidak sengaja terpapar dengan spora yang terbawa oleh produk ternak misalnya penyamakan kulit, pembuatan wool

Masa inkubasi dari penyakit antraks adalah 7 hari, tetapi umumnya berkisar antara 2 – 5 hari. Bakteri antraks dapat menginfeksi manusia melalui tiga cara yaitu melalui kulit yang lecet, abrasi atau luka, melalui saluran pernapasan karena inhalasi spora antraks dan melalui saluran pencernaan karena mengkonsumsi bahan makanan yang tercemar bakteri antraks misalnya daging hewan terinfeksi yang dimasak kurang sempurna.

Pemeriksaan laboratorium bertujuan untuk menunjang diagnosis penyakit antraks, yaitu mengenali dan mengetahui karakteristik bacillus anthracis sebagai agen penyebab penyakit:

  1. Secara morfologis (melalui pemeriksaan mikroskopis preparat apus).
  2. Secara kultur – isolasi dan identifikasi agen penyebab (melalui pemeriksaan kultur bakterologik).
  3. Secara serodiagnostik (melalui uji Ascoli)
  4. Tingkat keganasan isolate (melalui uji patogenitas/ biologik)
  5. Dengan cara mengukur kadar antibody yang ada dalam serum penderita, yaitu dengan teknik ELISA antibody

Pemeriksaan darah rutin pada umumnya menunjukkan lekosit yang normal pada batas atasnya(misalnya:9.500/ mm3), dengan pemeriksaan hitung jenis menunjukkan pergeseran ke kiri. Namun dapat juga terjadi lekositosis. Hemokonsentrasi sering dijumpai, dan pada umumnya hematocrit lebih dari 50%.

Sediaan apus dari spesimen klinis dengan pewarnaan Gram menunjukkan batang gram-positif dan tampak seperti ruas bambu. Pemeriksaan gram dari sputum biasanya negatif, kecuali jika timbul pneumonia antraks. Pada pengecatan dengan Methilen Blue Polikromatik dapat dilihat kapsul dan spora dari bakteri antraks.

Untuk diagnosis pasti dilakukan kultur dari specimen klinis. B.anthracis mudah dibiakkan dengan menggunakan media mikrobiologi standar. Pemrosesan spesimen klinis ini diwajibkan pada laboratorium Rumah Sakit kelas A dengan Biosafety Level (BDSL) 2 atau laboratorium rujukan.

Untuk membantu konfirmasi diperlukan Polymerase Chain Reaction (PCR), Gamma Phage Lysis, Direct Fluorescent Antibody, atau pemeriksaan immunohistokimia dengan menggunakan reagen, yang terdapat di laboratorium rumah sakit kelas A/B atau laboratorium rujukan. Bahan yang dapat diambil untuk kultur adalah cairan vesikel dari lesi kulit, sputum, feses, darah, cairan spinal, dan efusi pleura atau bahan biopsi dari setiap tempat di tubuh.

Pada pemeriksaan serologis, yaitu tes penyaring untuk mendeteksi antibody IgG (ELISA) memprlihatkan sensitivitas sebesar 98,6% tetapi spesivisitas hanya 79%.

Kabar terbaru mengenai kejadian di Gunung Kidul

Sedikit berbicara mengenai fakta Penyakit Antraks, jangan sampai muncul atau terhasut oleh berita tidak benar mengenai penyakit ini.

Mendengar tentang penyakit Antraks yang sedang booming hari ini, penyakit ini termasuk Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) di Indonesia. Berikut Fakta Penyakit Antraks yang perlu diketahui:

  1. Disebabkan oleh Bakteri Bacillus anthracis
  2. Dapat menular dari hewan ke manusia (zoonosis)
  3. Jika ada ternak sakit segera laporkan ternak yang sakit tersebut atau jika mati ke petugas kesehatan hewan
  4. Ternak tertular antraks dilarang ya untuk dipotong.
  5. Jika ternak tertular antraks dipotong maka bakteri antraks akan menjadi sprora yang tahan hingga 100 tahun, yang akan menjadi sumber penularan.
  6. Penyakit antraks dapat diobati dengan antibotik asalkan penanganan segera
  7. Untuk pencegahan dilakukan vaksinasi antraks pada hewan beresiko
  8. Jika sudah ada kasus positif, Dinas terkait segera harus menginvestigasi dan melakukan langkah segera untuk menanggulangi kasus supaya tidak spreading atau menyebar.

Artikel ditulis oleh :
dr Stephanus Yoanito, Sp.PK
(Dokter Spesialis Patologi Klinik)

 

IGD RS Panti Rapih
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223
Telepon : 0274 – 552-118

Mohon dapat memberikan rating

Pentingnya Medical Check Up No ratings yet.

Mencegah lebih baik daripada mengobati, Memiliki tubuh dan jiwa yang sehat merupakan dambaan setiap orang, Medical Check Up berkala bisa jadi tindakan preventif yang membantu kita mengantisipasi risiko kesehatan di masa depan. Sayangnya banyak orang yang yang belum menyadari pentingnya memeriksakan kondisi kesehatan secara berkala. Anggapan bahwa Medical check Up hanya diperuntukkan bagi lansia atau orang yang memiliki penyakit kronis merupakan hal yang kurang tepat, Medical Check Up dapat dilakukan oleh siapa pun, anak-anak, remaja, atau pun orang dewasa. Sebab risiko kesehatan bisa terjadi pada siapa saja tanpa mengenal usia.

Apa sih Medical Check up?

Medical Check Up merupakan pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui status kesehatan seseorang. Pemeriksaan ini dianjurkan untuk dilakukan setidaknya satu tahun sekali. Frekuensi pemeriksaan rutin didasarkan pada usia, faktor risiko, dan status kesehatan pasien.

Tujuan Medical Check Up

Selain mengetahui kondisi kesehatan, medical check up dapat digunakan untuk mengevaluasi kesehatan agar bisa dilakukan pencegahan sedari dini sebelum bertambah parah. Selain itu. MCU juga bisa digunakan untuk keperluan tertentu, misalnya melamar kerja di perusahaan atau melanjutkan studi.

Secara umum, Pemeriksaan yang dilakukan di Medical Check up antara lain ;

  1. Anamnesa

yaitu mengetahui informasi lebih lanjut tentang pasien seperti usia, riwayat penyakit (sekarang, dahulu dan keluarga), kebiasaan beresiko dan keluhan kesehatan yang biasa dirasakan.

  1.  Pemeriksaan berat badan dan tinggi badan

pemeriksaan berat badan dan tinggi badan diperlukan untuk mengetahui indeks masa tubuh seseorang (BMI)apakah normal, kegemukan, kurus,atau obesitas.  Kegemukan dapat meningkatkan risiko stroke, penyakit jantung, diabetes tipe 2, osteoartritis, hipertensi, dan kanker. Sedangkan kondisi fisik yang terlalu kurus berisiko melemahkan sistem kekebalan tubuh, mengakibatkan osteoporosis, dan anemia

  1. Gula Darah

Pemeriksaan Gula darah untuk screening apakah gula darah seseorang normal, prediabetes atau diabetes. Sebelum melakukan tes, anda disarankan berpuasa selama 8 jam untuk mengetahui kadar gula darah puasa

  1. Pemeriksaan tanda-tanda vital

seperti tekanan darah, frekuensi nadi, suhu, frekuensi nafas.

  1. Kolesterol

Kolesterol pada dasarnya adalah jenis lemak yang dibutuhkan tubuh, namun jumlah yang berlebihan dapat menyumbat pembuluh darah dan memicu penyakit jantung serta stroke.

  1. Kesehatan Jantung

Pemeriksaan jantung dapat dilakukan dengan tes elektrokardiogram (EKG) atau dikenal dengan rekam jantung. Tes dilakukan untuk mengetahui aktivitas listrik jantung. Jika diperlukan dapat dilakukan tes echocardiography atau pemeriksaan treadmill test

  1. Mata

Selain gangguan penglihatan, pemeriksaan pada anak bertujuan melihat kemungkinan mata malas atau mata juling. Sedangkan pada orang dewasa, pemeriksaan dapat mengetahui kondisi seperti retinopati, glaukoma, katarak, ketajaman penglihatan

8.Telinga

Lakukan tes pendengaran (audiometri) jika Anda mengalami gangguan pendengaran. Audiometri digunakan untuk mengevaluasi kemungkinan tuli, menentukan jenis dan tingkat gangguan pendengaran. Pemeriksaan pada bayi dan anak-anak diperlukan untuk mendeteksi masalah pendengaran yang dapat mengganggu kemampuan belajar, berbicara, dan memahami bahasa. Pemeriksaan dilakukan dengan melihat respons Anda pada suara.

  1. Gigi dan Mulut

Untuk mendeteksi apakah ada kondisi-kondisi seperti abses, infeksi,kerusakan diantara gigi, gigi impaksi akibat gigi bungsu tumbuh tidak normal, kista atu tumor, karang gigi, selain itu jika ditemukan masalah pada gigi, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut dengan X-ray untuk menentukan tindakan medis yang diperlukan.

10. Pemeriksaan saluran prostat pada pria

Untuk meninjau kesehatan saluran kemih, danuntuk mendeteksi lebih awal risiko kanket prostat, sehingga pengobatandapat dilakukan sedini mungkin secara optimal.

11. Skrining Kesehatan Serviks

Skrining kesehatan serviks dengan prosedur pap smear, untuk mencegahnya, Anda dapat melakukan Vaksin HPV dengan 3 kali dosis.

12. Pemeriksaan lainnya

Di samping pemeriksaan di atas, beberapa tes atau pemeriksaan penunjang lain mungkin diperlukan seperti pemeriksaan penyakit menular seksual (PMS) dan hepatitis B dan HIV bagi orang yang aktif secara seksual dan memiliki pasangan seks lebih dari satu, serta pemeriksaan penyakit paru-paru bagi perokok berat seperti tes fungsi paru (spirometri) dan X-ray pada bagian dada jika dperlukan. Pemeriksaan laboratorium screening lainnya antara lain, pemeriksaan fungsi hati, pemeriksaan fungsi ginjal dan urine rutin

RS Panti Rapih memiliki layanan medical check up dengan berbagai jenis paket antara lain, paket Medical Check Up Basic, Platinum, Silver, Gold dan terdapat juga Medical Check Up untuk Pranikah. Untuk informasi layanan Medical Check Up, sahabat sehat Panti Rapih bisa menghubungi bagian pendaftaran RS. Panti Rapih.

 

Artikel ditulis oleh :
dr. Tan Liana Santoso
(Dokter Umum RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Informasi Pelayanan : 
Klinik Medical Check Up
Lantai 1 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta
Telepon : 0274 – 563333 ext 1125
WA : 08112945893
Senin – Sabtu, pk 07.00 – 14.00 WIB
Hari Minggu dan tanggal merah : Tutup

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

JAM KUNJUNG PASIEN RS PANTI RAPIH 4.69/5 (16)

Setelah melalui masa-masa sulit karena pandemi COVID-19, mulai 1 April 2023 RS Panti Rapih membuka kembali jam kunjung pasien.

Jam kunjung pasien berlaku di sore hari mulai pukul 16.30 hingga 18.00 WIB. Diharapkan seluruh pengunjung dapat mengikuti jam kunjung yang ditetapkan agar tercipta keteraturan dan kelancaran dalam memberikan waktu berkualitas kepada pasien.

 

Namun, demi keselamatan dan kenyamanan bersama, pengunjung tetap diharapkan mematuhi beberapa aturan yang berlaku:

  1. Penggunaan Masker Wajib

Selama berada di lingkungan RS Panti Rapih, pengunjung diwajibkan menggunakan masker secara konsisten. Hal ini untuk melindungi diri sendiri, pasien, serta staf medis dari penyebaran virus dan bakteri.

 

  1. Batasan Jumlah Pengunjung

Untuk menjaga keamanan dan menghindari kerumunan di area pasien, pengunjung dalam kamar pasien dibatasi maksimal 2 orang. Hal ini bertujuan agar pasien tetap mendapatkan perawatan yang optimal.

 

  1. Batasan Usia Pengunjung

Agar lebih terjamin keamanan pasien, pengunjung dalam kamar pasien minimal berusia 12 tahun ke atas. Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan risiko penularan penyakit dan keamanan anak-anak yang masih rentan.

 

  1. Kondisi Kesehatan Pengunjung

Meskipun pemeriksaan antigen tidak wajib dilakukan, RS Panti Rapih mewajibkan pengunjung untuk dalam kondisi sehat saat mengunjungi pasien. Hal ini untuk mencegah penyebaran penyakit dan menjaga keamanan pasien yang sedang dalam pemulihan.

 

  1. Ruang Isolasi Infeksius

Untuk pasien yang dirawat di ruang isolasi infeksius, tidak diperkenankan adanya jam kunjung. Kecuali untuk penanggungjawab pasien dengan izin dari perawat di unit terkait. Hal ini karena kebutuhan khusus dan faktor keamanan pasien tersebut.

 

  1. Kartu Penunggu

Pengunjung masuk ruang perawatan diluar jam kunjung wajib menunjukkan kartu penunggu kepada security yang bertugas. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi penumpukan kunjungan pasien, karena satu kartu tunggu hanya boleh berlaku untuk satu orang saja.

 

Kita semua berharap keadaan segera normal dan kita dapat kembali berkumpul bersama tanpa batas. Oleh karena itu, marilah kita berkontribusi untuk mematuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh RS Panti Rapih demi kesehatan dan keselamatan kita semua.

Terima kasih atas pengertian dan kerjasamanya.

 

Anjar Pintosasi
Humas RS Panti Rapih

 

Mohon dapat memberikan rating

LOMBA FMEA RS PANTI RAPIH 2023 5/5 (1)

Mutu dan keselamatan pasien sebenarnya sudah tertanam dalam kegiatan pekerjaan sehari-hari dari tenaga kesehatan profesional dan staf lainnya. Selain keselamatan pasien, perlu ditanamkan juga pemahaman akan adanya risiko klinis lain dan risiko non klinis dalam menjalankan tugas masing-masing di rumah sakit. Sesuai dengan “Tujuh Langkah Menuju Keselamatan Rumah Sakit”, dimana langkah ketiga adalah mengintegrasikan aktivitas pengelolaan risiko, maka perlu melengkapi data dan dikembangkan sistem dan proses pengelolaan risiko. Adapun pengelolaan atau manajemen risiko terintegrasi dimulai dari identifikasi dan asesmen hal-hal di rumah sakit yang potensial bermasalah atau meminimalkan permasalahan yang bisa atau mungkin terjadi di masa yang akan datang.

FMEA  (Failure Modes and Effects Analysis)  adalah pendekatan terstruktur untuk menemukan potensi kegagalan yang mungkin terjadi dalam design produk atau proses. Dalam aplikasi nya di rumah sakit FMEA digunakan dalam pendekatan langkah demi langkah untuk mengidentifikasikan semua kegagalan yang mungkin terjadi dalam pelayanan rumah sakit.

Dalam rangka mengupayakan manajemen risiko di rumah sakit dan mendukung akreditasi standar PMKP 12, Komite Mutu Rumah Sakit (KMRS) bersama Komite Pengendalian dan Pencegahan Infeksi (PPI) dan Komite Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) mengupayakan pencegahan risiko secara proaktif yaitu melalui FMEA (Failure Mode and Effect Analysis).

Terkait hal tersebut maka RS Panti Rapih menyelenggarakan Lomba FMEA yang diikuti peserta internal RS Panti Rapih dari 25 unit kerja/ruang perawatan dengan pilihan topik masing – masing dan setiap tim terdiri dari 3 – 5 orang. Terpilihlah penyusunan 6 FMEA terbaik yaitu; IRNA 1 (Instalasi Rawat Inap), Instalasi Laboratorium, Instalasi Gizi, IGD, Ruang Rawat Inap Anak (CB2RA), dan Bidang SDM. Dari 6 yang terbaik mendapat kesempatan untuk presentasi pada 27 Juni 2023 kepada tim panelis yang terdiri dari drg. V. Triputro Nugroho, M. Kes (Direktur Utama), Ir. Valentina Dwi Yuli Siswianti, M. Kes (Direktur SDM) dan dr. B. Dion Sulistyo, M. P. H. (Ketua Komite Mutu Rumah Sakit.

Juara 1 Lomba FMEA diraih oleh Insatalasi Laboratorium denga topik Proses Pra Analitik Intra Laboratorium untuk Pasien Rawat Inap di Instalasi Laboratorium Rumah Sakit Panti Rapih.

Juara 2 diraih oleh IRNA 1 dengan topik Pengelolaan Obat dan Alkes di Ruang Rawat Inap.

Sedangkan juara 3 diraih oleh Bidang SDM dengan topik Analisa Modus Kegagalan Penyusunan Analisa Jabatan/Desain Pekerjaan untuk Meminimalisir Risiko Burnout dan Meningkatkan Kepuasan Kerja.

Selain 3 pemenang, juga terdapat 5 unit tercepat pengumpul FMEA yang mendapatkan apresiasi yakni; Ruang Perawatan Elisabeth 2 (EG2PB), Stroke Unit, Unit Katerisasi dan Angiogafi, Instalasi Rawat Intensif dan Instalasi bedah.

Harapannya dengan adanya lomba tersebut pencegahan risiko secara proaktif melalui FMEA terlaksana di setiap unit kerja dan mempersiapkan tim FMEA untuk berkompetisi di tingkat nasional.

 

Anjar Pintosasi
(Humas RS Panti Rapih)

Mohon dapat memberikan rating

Kelas Ibu Hamil “Aman & Nyaman  Melahirkan  di RS Panti Rapih” 5/5 (4)

Yogyakarta, 20 Juni 2023 – Persalinan  adalah  proses yang fisiologis dan merupakan kejadian yang menakjubkan bagi seorang  ibu dan keluarga . Penatalaksanaan  yang terampil  dan handal dari  Dokter/ Bidan serta  dukungan dari  pendamping sangat diperlukan  agar  ibu  bersalin  merasakan  AMAN dan NYAMAN saat  menjalani proses persalinan . Dalam rangka memperingati  hari  Bidan Nasional  tanggal 24 Juni 2023, tahun  ini  RS Panti  Rapih  menyelenggarakan  Kelas Ibu  Hamil  dengan  Topik “Aman & Nyaman  Melahirkan  di RS Panti Rapih” dengan  pembicara  dr. Estya Dewi Widyasari Sp.OG, Bidan Th.Puji Astuti , A.Md.Keb  dan Bidan  Maria  Nita .A.Md.Keb  sebagai Praktisi  Hypnobirthing.

dr.Estya  menyampaikan  slogan  ibu  bersalin “BIBIT  APIK – MBOBOT TUMATA –BABARAN SLAMET” yang  berarti  bahwa  janin  dan ibu hamil  kondisi  sehat , hamil dan melahirakan   direncanakan dengan baik  agar  melahirkan  ibu dan bayi  selamat. Disampaikan  juga  bagaimana menjaga ibu hamil dan janin  sehat dan cerdas  serta  mengenali tanda bahaya  pada  kehamilan.

Bidan  Maria  Nita  memaparkan  bagaimana mempersiapkan  proses  persalinan  mulai  dari  persiapan  fisik, psikologis dan administrasi  termasuk    memahami  pentingnya buku KIA  untuk  ibu hamil  sejak  ibu  dinyatakan  hamil  sampai  bayi  usia  5 th. Buku  KIA  ini  bisa  didapakan  di  Fasilitas kesehatan mulai dari  Puskesmas , Klinik Ibu dan Anak atau  RS. Tak  lupa pula  Bidan  Nita  menyampaikan kapan ibu   harus  datang  ke fasilitas  kesehatan  untuk  melahirkan   , alur  masuk  di RS  Panti Rapih   dan  pemeriksaan laborat   apa  saja   serta tindakan  lain  yang  harus dilakukan untuk  ibu  bersalin.

Menurut  Bidan Puji  ( Praktisi  Hypnobirthing ) salah  satu  persiapan  fisik  ibu  hamil  untuk  mempersiapkan  persalinan  yang  nyaman   dengan  mengikuti  hypnobirthing . Dengan  hypnobirthing  diharapkan  ibu  mampu  melakukan  otohipnosis / selfhypnosis  persalinan  agar  persalinan  berjalan  lancar. Di RS  Panti Rapih  telah  dibuka  Kelas  Hypnobirthing  setiap  hari  Kamis  dan diikuti  ibu hamil  pada  usia  kehamilan  32 minggu . Materi  Hypnobirthing terdiri  dari  4 pertemuan  Relaksasi  dasar, Komunikasi Janin, IMD dan Persalinan  dan hypnobreastfeeding.

Kelas Ibu Hamil kali ini dihadiri sebanyak 15  ibu hamil  dan  6 pendamping  yang terdiri  dari  5  suami dan  1 nenek  dari calon bayi, peserta sangat  antusias  mengikuti  acara  sampai selesai . Dengan  beberapa  pertanyaan  yang  dilontarkan kepada  pembicara  diharapkan  peserta  dapat  meningkatkan  pengetahuan  tentang  kehamilan  dan persalinan   agar  terjadi

“HAMIL NYAMAN -BERSALIN  LANCAR – IBU DAN BAYI SEHAT”

Ayah Bunda untuk info jadwal kelas ibu hamil tiap bulan tentunya dapat dipantau di Instagram resmi RS Panti Rapih, dengan materi yang berbeda dan menarik.

ditulis oleh :
Margaretta Rini Widiyanti A.Md.Keb
(Bidan RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Informasi Pelayanan : 
Klinik Kebidanan & Penyakit Kandungan
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Kenali dan Atasi Alergi No ratings yet.

Alergi adalah suatu reaksi tubuh terhadap sesuatu yang normalnya tidak berbahaya seperti pollen, debu atau bulu binatang. Gejalanya bisa ringan, namun untuk sebagian orang dapat menjadi sangat serius.

 

Berbagai penyebab alergi

Segala sesuatu yang menyebabkan terjadinya reaksi alergi, disebut sebagai alergen.

Berbagai alergen yang sering adalah :

  • Serbuk sari pohon dan rumput (hay fever)
  • Tungau debu rumah
  • Makanan, seperti kacang-kacangan, susu dan telur ( alergi makanan)
  • Bulu binatang, terutama binatang piaraan seperti anjing dan kucing
  • Sengatan serangga, seperti gigitan lebah dan tawon
  • Obat-obat tertentu
  • Lateks atau bahan yang sebelumnya kontak dengan kulit

Gejala Alergi

Gejala dari reaksi alergi meliputi :

  • Hidung mèlèr atau bersin-bersin
  • Rasa sakit atau nyeri di sekitar pipi, mata, atau dahi
  • Batuk, mengi atau sesak napas
  • Kulit gatal atau timbul ruam (bentol-bentol)
  • Diare
  • Merasa sakit/tidak enak badan
  • Bengkak di kelopak mata, bibir, mulut atau tenggorokan

 

Segera ke RS bila :

  • Mengalami ruam kulit yang meliputi kulit gatal, merah, bengkak, melepuh atau mengelupas
  • Mengi
  • Merasa sesak di dada atau tenggorokan
  • Kesulitan bernapas atau berbicara
  • Mulut, wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan mulai membengkak

 

Anda mungkin mengalami reaksi alergi yang serius (anafilaksis) dan mungkin memerlukan perawatan segera di rumah sakit.

 

Cara mendeteksi penyebab alergi

Tes yang bisa dilakukan meliputi :

  • Skin prick test (uji tes tusuk) atau skin patch test (uji tes tempel) – di mana sejumlah kecil alergen diletakkan di kulit untuk melihat apakah terjadi reaksi.
  • Pemeriksaan darah – untuk mengetahui alergen yang mungkin menjadi penyebab munculnya gejala
  • Menghindari jenis makanan tertentu atau makan lebih sedikit makanan yang mungkin membuat Anda alergi, untuk melihat apakah gejala Anda membaik

 

Cara mengatasi alergi

Penanganan untuk alergi meliputi :

  • Sedapat mungkin menghindari hal-hal yang menyebabkan alergi, yang sudah dikenali.
  • Obat untuk reaksi alergi ringan seperti antihistamin, tablet steroid dan krim steroid
  • Obat-obatan darurat yang disebut injektor otomatis adrenalin, seperti EpiPen, untuk reaksi alergi yang parah. Biasanya untuk orang – orang yang beresiko mengalami reaksi alergi berat (anafilaktik)
  • Desensitisasi (imunoterapi) untuk reaksi alergi yang parah – dengan hati-hati dilakukan pemaparan terhadap alergen yang secara spesifik menimbulkan alergi dari waktu ke waktu, sehingga tubuh secara bertahap terbiasa dengannya dan tidak bereaksi terlalu buruk (ini hanya boleh dilakukan oleh profesional medis)
  • Dokter akan memberi Anda rencana penanganan alergi yang akan menjelaskan cara mengelola alergi.

 

Pencegahan

Mencegah reaksi alergi tergantung pada jenis alergi yang dimiliki. Langkah-langkah umum termasuk yang berikut:

  • Hindari pemicu yang diketahui. Bahkan jika Anda sedang mengobati gejala alergi Anda, cobalah untuk menghindari pemicunya. Jika, misalnya, Anda alergi serbuk sari, tetaplah di dalam dengan jendela dan pintu tertutup saat serbuk sari tinggi. Jika Anda alergi terhadap tungau debu, sering-seringlah menyedot debu dan menyedot debu.
  • Menyimpan buku harian. Saat mencoba mengidentifikasi apa yang menyebabkan atau memperburuk gejala alergi Anda, lacak aktivitas Anda dan apa yang Anda makan, kapan gejala muncul dan apa yang tampaknya membantu. Ini dapat membantu Anda dan penyedia Anda mengidentifikasi pemicu.
  • Kenakan gelang peringatan medis. Jika Anda mengalami reaksi alergi yang parah, gelang (atau kalung) peringatan medis memberi tahu orang lain bahwa Anda memiliki alergi serius jika Anda memiliki reaksi dan Anda tidak dapat berkomunikasi.

 

di tulis oleh :
dr. Radijanti Anggraheni, Sp. KK
Dokter Spesialis Kulit RS Panti Rapih Yogyakarta

Sumber :
NHS & MayoClinic

Informasi Pelayanan : 
Klinik Estetika Lucia
Lantai 5 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Kelas Ibu Hamil “Tips Ibu Sukses saat Menyusui & Bugar Setelah Melahirkan” 5/5 (2)

Kelas Ibu Hamil (Sabtu, 11 Maret 2023) RS Panti Rapih Yogyakarta menghadirkan 2 narasumber, yaitu Bidan Yuliana Tri Murtini, A. Md. Keb (Konselor Laktasi) yang menyampaikan materi terkait “Tips Sukses Menyusui” dan dr. Amelia Kartika, Sp. KFR (Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi) dengan materi “Menjaga Kebugaran Pasca Melahirkan”.

ASI adalah makanan terbaik bagi bayi baru lahir, juga sumber energi dan zat gizi lainnya. Pertumbuhan dan perkembangan bayi sebagian besar ditentukan oleh ASI. ASI saja (eksklusif) dapat mencukupi kebutuhan pertumbuhan bayi sampai usia sekitar enam bulan. Semua ibu memerlukan dukungan dari berbagai pihak, agar dapat memberikan ASI secara eksklusif.

 

 

Tips Ibu Menyusui :

  • Susui bayi sesering mungkin
  • Payudara yang kosong akan  semakin mempercepat produksi ASI.
  • menyusui pada kedua payudara, Jangan terlalu cepat memindahkan posisi menyusui dari payudara kiri ke kanan, dan sebaliknya.
  • Makan makanan yang bergizi dan minum cairan yang cukup banyak.
  • Ibu harus cukup istirahat dan jangan stres! Stres menghambat produksi ASI.
  • RASA PERCAYA DIRI bahwa ibu mampu untuk memberikan yang terbaik untuk bayi, yaitu ASI.
  • ibu menyusui HARUS BAHAGIA

Disela – sela kesibukan merawat bayi, tidak sedikit ibu menyusui yang mengabaikan perawatan untuk dirinya sendiri. Padahal, perawatan diri merupakan hal yang penting dilakukan untuk menjaga kesehatan fisik dan mentalnya serta menjaga kualitas ASI.

Setelah melahirkan, Ibu akan memasuki fase nifas. Proses pemulihan tubuh pada fase ini biasanya dapat menimbulkan rasa yang tidak nyaman. Pada fase ini pula, di samping sibuk menyusui, pikiran Bunda akan fokus terhadap kesehatan dan perawatan si buah hati.

Untuk mendapatkan fisik dan mental yang sehat serta terhindar dari gangguan kesehatan pasca melahirkan, Ibu perlu melakukan perawatan diri. Perawatan diri yang dimaksud bukan hanya sekedar pijat, manikur, atau spa, tapi juga menerapkan pola hidup yang sehat dengan mengkonsumsi makanan bernutrisi, cukup waktu istirahat, melakukan olahraga rutin, dan yang terpenting adalah dukungan sepenuhnya dari suami, keluarga juga lingkungan sekitar agar Ibu selalu merasa bahagia.

 

Anjar Pintosasi

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Informasi Pelayanan : 
Klinik Laktasi
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta
Telepon : 0274-563333 ext 1204

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Diet Sahur dan Buka Puasa Sehat selama Bulan Ramadhan 5/5 (7)

Puasa merupakan salah satu hal yang wajib dilaksanakan bagi Umat Muslim selama bulan Ramadhan, dengan rentang waktu dari mulainya salat Subuh hingga Maghrib. Praktik puasa selama Ramadhan yang dilakukan oleh Umat Muslim meliputi abstinensi atau menahan diri dari makan, minum, merokok, ataupun melakukan aktivitas merugikan yang dapat menjadi pembatal puasa. Di Indonesia, rentang waktu puasa Ramadhan tersebut berkisar antara 13-14 jam setiap harinya.

Puasa juga merupakan hal yang mulai banyak diteliti dalam dunia kesehatan. Puasa Ramadhan merupakan salah satu bentuk intermittent fasting, yaitu metode pengaturan pola makan yang dilakukan dengan berpuasa selama kurun waktu tertentu. Selama bulan Ramadhan, pola asupan makanan harian akan mengalami perubahan bila dibandingkan dengan hari-hari lainnya, di mana frekuensi makan berubah, dan konsumsi makanan berlangsung secara nokturnal (pada malam hari), sehingga perubahan pada berat badan dan penurunan lemak tubuh dapat terjadi.

Karena perubahan-perubahan tersebut, perlu untuk memperhatikan jenis dan jumlah asupan makanan selama bulan Ramadhan, yaitu pada saat makan Sahur, berbuka puasa, maupun saat makan malam. Berikut merupakan beberapa tips pola makan yang dapat dilakukan untuk menjaga tubuh agar tetap dalam kondisi yang bugar selama bulan Ramadhan :

Pola makan sahur

  • Porsi diusahakan dalam jumlah sedang, tidak terlalu banyak.
  • Perbanyak konsumsi makanan yang memiliki kandungan serat yang tinggi, seperti buah-buahan dan sayur.
  • Konsumsi biji-bijian (whole grains), makanan dengan kandungan protein, semisal protein hewani berupa daging, telur, ikan, dapat membantu menunda lapar lebih lama.

Pola makan untuk berbuka puasa

  • Makan makanan secukupnya secara bertahap, dimulai dengan konsumsi air putih dan sedikit makanan manis, semisal kurma, buah-buahan.
  • Jus buah asli dan teh dapat dijadikan sebagai alternatif untuk minuman buka puasa.
  • Pastikan konsumsi air putih mencukupi, untuk mencegah dehidrasi.

Rekomendasi pola dan jenis makanan yang sebaiknya dihindari:

  • Hindari konsumsi makanan dalam jumlah yang terlalu banyak, karena akan menyebabkan perut menjadi sesak, meningkatkan asupan kalori secara berlebihan dan memicu peningkatan berat badan, serta meningkatkan risiko obesitas.
  • Hindari makanan-makanan olahan yang mengandung karbohidrat olahan (refined carbohydrates), semisal tepung, gula pasir, sirup jagung tinggi fruktosa, konsentrat jus buah,gorengan, ataupun makanan dengan kadar gula dan minyak yang tinggi, karena meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah, risiko Diabetes Mellitus (DM), dan menyebabkan kantuk pada saat siang hari.
  • Hindari konsumsi kopi dan minuman bersoda karena dapat menyebabkan sulit tidur dan menimbun banyak lemak.

 

Artikel ini ditulis oleh :

dr. Noviani, Sp. GK (Dokter Spesialis Gizi Klinik) RS Panti Rapih Yogyakarta

&

dr. Vincentius Shandy Irawan (Dokter Umum) RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Referensi:

  1. Lessan N, Ali T. Energy Metabolism and Intermittent Fasting: The Ramadan Perspective. Nutrients. 2019 May 1;11(5). Available from: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31137899/
  2. AttinĂ  A, Leggeri C, Paroni R, Pivari F, Cas MD, Mingione A, et al. Fasting: How to Guide. Nutrients. 2021 May 1;13(5). Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8151159/
  3. Sadeghirad B, Motaghipisheh S, Kolahdooz F, Zahedi MJ, Haghdoost AA. Islamic fasting and weight loss: a systematic review and meta-analysis. Public Health Nutr. 2014;17(2):396–406. Available from: https://www.cambridge.org/core/journals/public-health-nutrition/article/islamic-fasting-and-weight-loss-a-systematic-review-and-metaanalysis/3791BAE2A6C52218994B3BEF291BF6EE
  4. Fernando HA, Zibellini J, Harris RA, Seimon R V., Sainsbury A. Effect of Ramadan Fasting on Weight and Body Composition in Healthy Non-Athlete Adults: A Systematic Review and Meta-Analysis. Nutrients. 2019 Feb 1;11(2). Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6412279/
  5. Wang Y, Wu R. The Effect of Fasting on Human Metabolism and Psychological Health. Dis Marker. 2022;2022. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8754590/
  6. Osman F, Haldar S, Henry CJ. Effects of Time-Restricted Feeding during Ramadan on Dietary Intake, Body Composition and Metabolic Outcomes. Nutrients. 2020 Aug 1;12(8):1–25. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7468808/
  7. Rafie C, Sohail M. Fasting During Ramadan: Nutrition and Health Impacts and Food Safety Recommendations. Virginia Cooperative Extension. 2016.

Lokasi Pelayanan :
Klinik Gizi
Lantai 4 Gedung Rawat Jalan Borromeus Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223
Ahli Gizi untuk Dewasa – Senin s/d Sabtu, pk 10.00 – 13.00 WIB
dr. Noviani, Sp. GK – Senin s/d Rabu, pk 09.00 – 13.00 WIB

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Wanita Wajib Tau ! Mari Jaga Organ Kewanitaan Sahabat Semua 5/5 (3)

Keputihan dan Kebersihan Area Kewanitaan

Kesehatan area intim pada wanita merupakan suatu bagian penting dari kesehatan wanita secara keseluruhan. Permasalahan pada area intim dapat mengganggu kegiatan sehari-hari, termasuk rasa percaya diri dan hubungan dengan pasangan. Artikel ini akan membahas sekilas mengenai vaginal discharge / lendir dari area vagina dan bagaimana cara menjaga kebersihan area kewanitaan.

 

Bagaimana membedakan lendir area kewanitaan yang normal dan keputihan?

Vagina merupakan organ reproduksi wanita yang merupakan ‘pintu masuk’ menuju organ-organ kewanitaan lainnya seperti servix, rahim, dan indung telur. Lendir yang dihasilkan atau keluar pada area kewanitaan bisa jadi adalah hal yang normal ataupun menunjukkan suatu penyakit dari organ-organ reproduksi. Misalnya suatu infeksi pada area kewanitaan ataupun keganasan.

Pada suatu periode waktu tertentu, secara normal dari serviks dan dinding vagina dapat dihasilkan sekresi mukus atau lendir. Pada saat ovulasi yaitu masa subur, lendir ini berfungsi sebagai pelumas untuk membantu proses pembuahan. Lendir yang muncul pada sekitar waktu ovulasi biasanya memiliki konsistensi seperti putih telur yaitu cair, licin, tidak berwarna, tidak berbau menyengat/busuk/amis. Pada saat tidak terjadi ovulasi, lendir yang dihasilkan biasanya lebih sedikit, kental, berwarna keruh agak putih maupun kuning, tidak berbau menyengat/busuk/amis dan tidak disertai rasa nyeri dan gatal.

Suatu keputihan yang menunjukkan kelainan dapat memiliki ciri berwarna kuning kehijauan atau disertai flek darah, berbau busuk/amis dan disertai rasa gatal, panas seperti terbakar, atau nyeri. Bila terdapat keputihan dengan ciri tersebut dapat disebabkan oleh suatu infeksi maupun keganasan pada organ intim wanita. Untuk mengetahui penyebab pastinya diperlukan pemeriksaan fisik dan penunjang lainnya misalnya pemeriksaan papsmear, pemeriksaan mikroskopis usapan lendir keputihan dan lainnya.

 

Bagaimana cara menjaga kesehatan area kewanitaan?

Berikut adalah beberapa rekomendasi dari American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG) untuk menjaga area kewanitaan:

  • Disarankan untuk hanya menggunakan air hangat, tidak menggunakan pewangi, cairan pembersih semprot dan sabun khusus kewanitaan dan mencuci area kewanitaan hingga ke dalam (douching) karena dapat membunuh mikroba alami dan dapat menimbulkan ketidakseimbangan keasaman yang dapat menyebabkan tumbuhnya bakteri patologis maupun jamur.
  • Menggunakan handuk atau tissue yang lembut untuk mengeringkan area intim. Bila area intim terlalu lembap dan basah dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri dan jamur.
  • Menghindari menggunakan celana dalam yang terlalu ketat, dan menggunakan pakaian dalam berbahan katun yang menyerap keringat dan cairan, mengganti celana dalam rutin minimal 2x sehari atau segera bila terasa lembap, dan mencucinya sebelum digunakan kembali.
  • Mengurangi penggunaan pantyliner dan pembalut yang menggunakan pewangi yang dapat menyebabkan iritasi.
  • Saat haid disarankan untuk mengganti pembalut maksimal selama 4-6 jam atau saat pembalut terasa penuh atau terasa basah dan tidak nyaman. Hal ini untuk mengurangi pertumbuhan bakteri jahat yang dapat menyebabkan infeksi.

 

Artikel ini ditulis oleh :

dr. Albertin Anindita Lingga

(Dokter Umum RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Referensi: American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG)

 

Lokasi Pelayanan :
Klinik Kebidanan dan Kandungan
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating