Tingkatkan Kemampuan Anda dengan Webinar Triase Kegawatdaruratan 2024 5/5 (1)

Apakah Anda seorang profesional medis yang ingin memperdalam pengetahuan dan keterampilan di bidang triase kegawatdaruratan? Jangan lewatkan kesempatan emas ini.

Webinar Triase Kegawatdaruratan

🗓 Sabtu, 7 Desember 2024
⏰ 07.30 – 17.00 WIB
📍 Online melalui Zoom Meeting

Mengapa Sahabat Sehat Harus Ikut?

Dalam situasi darurat, keputusan cepat dan tepat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sangatlah penting. Webinar ini dirancang khusus untuk:

  • Perawat
  • Ners
  • Ners Spesialis Kegawatdaruratan
  • Dokter Umum

Ayo tingkatkan kompetensi Anda dengan materi mendalam dari narasumber berpengalaman!

Materi dan Narasumber

  1. Desain Sistem Triase IGD
    🗣 Harul Harisman, S.Kep., Ns (RS Panti Rapih)
  2. Proses Asesmen Triase
    🗣 dr. Andreas Dewanto (Praktisi Gawat Darurat)
  3. Prosedur Spesifik Triase di IGD
    🗣 dr. David Budi Wibowo (RS Panti Rapih)
  4. Eskalasi Triase di IGD saat Bencana
    🗣 dr. Hieronimus Indra Wira Kusuma, AIFO (RS Panti Rapih)

Moderator

✨ dr. Yolenta Marganingsih

Ketentuan dan Biaya

  • Biaya Registrasi: Rp 30.000
  • Peserta wajib memiliki akun Plataran Sehat.

📌 Pembayaran:
Bank BRI
No. Rekening: 148901000001302
a.n. Rumah Sakit Panti Rapih

Cara Pendaftaran

Segera daftarkan diri Anda melalui tautan berikut:
🔗 s.id/daftartriaserspr2024

📞 Informasi Lebih Lanjut:
Hubungi Instalasi Diklit
+62 811-2850-8877

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kemampuan Anda dalam menangani situasi kegawatdaruratan. Daftar sekarang, tempat terbatas!

 

Mohon dapat memberikan rating

Penyakit Kulit & Kelamin dan Estetika Kulit: Kenali Perbedaannya untuk Perawatan yang Tepat 5/5 (1)

Klinik Penyakit Kulit & Kelamin dan Klinik Kulit Estetika Lucia merupakan layanan klinik yang ditangani oleh dokter SpDVE (Dokter Spesialis Dermatologi, Venerologi dan Estetika) yang memiliki kompetensi untuk menangani penyakit pada kulit, kuku, rambut, kelamin dan estetika.

Klinik Penyakit Kulit dan Kelamin

Menangani berbagai masalah, seperti:

  1. Kulit
  2. Penyakit Kelamin
  3. Rambut dan Kuku

yang disebabkan oleh infeksi (jamur, bakteri, virus, parasit), alergi (kontak, makanan dll), eksim & biduran, penyakit autoimun (psoriasis, penyakit bulosa, dll), keloid, peny menular seksual (kencing nanah, sifilis, kutil kelamin, dll), jerawat, kutil kulit, kerontokan/kebotakan dan tanda lahir, serta keganasan pada kulit.

 

Klinik Estetika Lucia

Menangani berbagai masalah yang berhubungan dengan penampilan kulit, seperti:

  1. Jerawat dan bekasnya
  2. Flek
  3. Aging (kerut halus, kulit kering dan kusam dll)
  4. Kulit kasar, kusam dan pori besar
  5. Stretchmark
  6. Menghilangkan tatto dan tanda lahir
  7. Rambut rontok dan kebotakan
  8. Menghilangkan kutil
  9. Jaringan parut/keloid

Tersedia prosedur estetika dengan berbagai metode dan tindakan dengan/tanpa PRP.

 

Artikel ini ditulis oleh :

dr. Radijanti Anggraheni, Sp. D.V.E

(Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi & Estetika RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Informasi Pelayanan :
Klinik Estetika Lucia
Lantai 5 Gedung Rawat Jalan Borromeus Terpadu RS Panti Rapih Yogyakarta
Telepon : (0274) 563333 ext 1409

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Seminar Motivasi “Lebur dalam Pelayanan, Berbuah dalam Keutamaan” 5/5 (1)

Pada hari Jumat, 13 September 2024, RS Panti Rapih menyelenggarakan Seminar Motivasi di Auditorium Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus. Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 13.00 WIB ini diikuti oleh sekitar 316 peserta yang terdiri atas jajaran Direksi dan Pejabat Struktural RS Panti Rapih, Organ Yayasan Panti Rapih, serta Direksi RS Panti Rini, RS Panti Nugroho, RS Santa Elisabeth, RS Panti Rahayu, dan STIKES Panti Rapih.

Kegiatan ini diadakan sebagai bagian dari rangkaian acara memperingati 95 tahun berdirinya RS Panti Rapih, yang dalam lima tahun ke depan akan mencapai usia 100 tahun. Mengangkat tema ‘Lebur dalam Pelayanan, Berbuah dalam Keutamaan’ yang juga merupakan tema HUT ke-95 RS Panti Rapih, seminar ini menandai momentum penting bagi seluruh keluarga besar RS Panti Rapih dalam memperkuat komitmen pelayanan kesehatan.

Seminar ini bertujuan untuk membangun semangat dan komitmen seluruh pelayan kesehatan di RS Panti Rapih dalam mempersiapkan diri menuju pelayanan prima. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangkitkan motivasi dan semangat karyawan dalam melayani dengan penuh

Tema yang diangkat mengandung pesan mendalam mengenai pentingnya kolaborasi menyeluruh antarprofesi di rumah sakit. Fokus utamanya adalah mewujudkan nilai I CARE (Integrity, Compassion, Assurance, Respect, Embrace Innovation) dalam setiap layanan. Nilai-nilai ini menjadi landasan bagi seluruh karyawan RS Panti Rapih dalam memberikan pelayanan prima kepada customer, dalam hal ini adalah pasien RS Panti Rapih.

Hadir sebagai narasumber utama, Bapak Ignasius Jonan yang pernah menjabat sebagai Menteri Kabinet Kerja 2014-2019 dan dikenal juga sebagai tokoh transformasi pelayanan publik. Dalam Seminar Motivasi tersebut, Bapak Ignasius Jonan berbagi pengalaman dan inspirasi tentang pentingnya pelayanan prima dalam dunia kesehatan, “Jadilah pribadi yang bermanfaat untuk orang lain dan jadilah leader yang dapat memberikan contoh kepada tim”.

Dengan berakhirnya seminar ini, diharapkan dalam perjalanan 95 tahun RS Panti Rapih, para karyawan harus bisa menjadi pengabdi kemanusiaan; selaras dengan arahan Kongregasi Cinta Kasih Suster-Suster St. Carolus Borromeus untuk memuliakan nama Tuhan dan mengabdi sesama. Selain itu juga dapat menerapkan wawasan dan inspirasi yang didapat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RS Panti Rapih, membawa manfaat yang nyata bagi pasien dan masyarakat.

Pak Jonan bersama 316 peserta seminar motivasi

Pak Jonan bersama 316 peserta seminar motivasi

Artikel ditulis oleh :
Anjar Pintosasi
(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

Meningkatkan Pelayanan Hotel dengan Kecerdasan Emosional 5/5 (2)

Kecerdasan emosional telah menjadi faktor krusial dalam industri perhotelan, terutama ketika menghadapi tamu dengan permintaan tinggi. Hotel-hotel berbintang rutin mengadakan pelatihan bagi karyawan mereka untuk memastikan pelayanan prima tidak hanya tamu waisatawan asing dari mancanegara saja tetapi juga kepada tamu dari seluruh tanah air.

 

Dr.dr. Jodi Visnu, MPH seorang Public Health Professional dan Hospital Representative dari Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta, menyatakan bahwa kecerdasan emosional yang baik sangat diperlukan dalam bekerja. “Berbagai permintaan tamu sering kali menguji kreativitas manajemen hotel dalam menjawab setiap tantangan,” kata dr. Jodi dalam acara Health Talk bertema “Pola Hidup Sehat untuk Meningkatkan Ketahanan Tubuh dan Jiwa” di Hotel Tentrem, Kamis (20/6/2024).

Pelatihan yang dibuka oleh General Manager Hotel Tentrem, Christophorus Yulianto, memperkuat kerja sama antara Rumah Sakit Panti Rapih dan Hotel Tentrem yang telah terjalin selama ini.

Menurut dr. Jodi, karyawan hotel secara rutin mengikuti pelatihan service excellence yang menuntut mereka untuk tampil prima. Namun, hal ini sering kali berdampak pada kondisi fisik dan mental yang kurang diperhatikan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga asupan gizi seimbang, istirahat yang cukup, dan berolahraga secara teratur agar tubuh tetap prima meskipun menghadapi banyak tuntutan dalam pekerjaan. Selain itu, berpikir positif juga penting agar setiap staf dapat mengembangkan diri.

“Hotel Tentrem memiliki tantangan besar dalam memberikan pelayanan paripurna kepada setiap tamu. Hal ini jangan dipandang sebagai tekanan, melainkan peluang untuk belajar,” ungkap dr. Jodi di hadapan 30 staf yang mengikuti pelatihan.

Dengan pelatihan ini, diharapkan para staf hotel dapat meningkatkan kecerdasan emosional mereka dan memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada para tamu.

 

 

 

 

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Referensi :

https://www.krjogja.com/kesehatan/1244781400/penting-kecerdasan-emosional-dalam-minimalisir-tekanan-kerja

Mohon dapat memberikan rating

BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta Beri Penghargaan kepada Badan Usaha dan Faskes Terbaik dalam Program JKN 4.2/5 (5)

Yogyakarta, 21 Juni 2024 – Dalam rangka merayakan satu dekade Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan menyambut HUT BPJS Kesehatan yang ke-56, BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta menyelenggarakan acara penghargaan kepada sejumlah badan usaha dan fasilitas kesehatan (faskes) terbaik. Acara yang bertajuk “Satu Dekade Program JKN Sinergi Bersama Mewujudkan Cakupan Kesehatan Paripurna” ini dilaksanakan pada Rabu, 19 Juni 2024 di Hotel Alana Yogyakarta.

Acara penghargaan ini dibuka oleh Kepala BPJS Cabang DIY, M. Idar Aries Munandar. Dalam sambutannya disampaikan bahwa penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kerjasama yang telah terjalin baik selama ini, serta sebagai gambaran dari penyelenggaraan program JKN yang semakin membaik dari waktu ke waktu.Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk menyambut ulang tahun BPJS Kesehatan yang ke-56 pada 15 Juli 2024.

Kategori Penghargaan untuk Fasilitas Kesehatan

   Peraih penghargaan kategori Fasilitas Kesehatan

Dalam segmen fasilitas kesehatan, terdapat beberapa kategori penghargaan yang diberikan, antara lain:

  • PIC JKN FKRTL terbaik
  • Kepatuhan terbaik FKRTL
  • Kepatuhan terbaik FKTP
  • Digitalisasi layanan rumah sakit dan FKTP
  • Maturitas klaim FKRTL terbaik 2024
  • Utilization review FKTP dan FKRTL terbaik tahun 2024
  • Konsistensi capaian KBK terbaik tahun 2023-2024
  • Skrining FKTP terbaik tahun 2023
  • Skrining sekunder terbaik
  • Duta promotif preventif terbaik tahun 2023

Penghargaan untuk RS Panti Rapih

        Sertifikat UR FKRTL Terbaik Tahun 2024

Salah satu penerima penghargaan adalah RS Panti Rapih yang berhasil meraih penghargaan Utilization Review FKRTL (Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut) terbaik tahun 2024. Penghargaan ini diterima langsung oleh Direktur Utama RS Panti Rapih Yogyakarta, dr. Sthepanie Maria Nainggolan, M.Kes.

Utilization Review merupakan instrumen yang digunakan untuk mengontrol dan memantau penggunaan pelayanan kesehatan oleh pemberi pelayanan kesehatan (PPK). Bagi pasien rujukan di rumah sakit, Utilization Review berfungsi untuk memastikan kelayakan perawatan serta pelayanan yang diberikan.

Dengan penghargaan ini, diharapkan RS Panti Rapih semakin dimampukan untuk dapat terus meningkatkan kualitas pelayanannya, khususnya bagi para pasien pengguna BPJS Kesehatan. Penghargaan ini juga diharapkan dapat memotivasi fasilitas kesehatan lainnya untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari badan usaha dan fasilitas kesehatan, yang semuanya berkomitmen untuk bersama-sama mewujudkan cakupan kesehatan paripurna bagi seluruh masyarakat Indonesia. Semoga ke depan, program JKN terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

Satu pilihan, Satu Perubahan untuk Masa Depan Bebas Narkoba No ratings yet.

Di RS Panti Rapih, kami tidak hanya peduli terhadap kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental dan sosial. Melalui layanan tes narkoba, kami berkomitmen untuk memberikan dukungan dan perlindungan kepada generasi mas adepan agar mereka dapat berkembang tanpa terjerat dalam perangkap narkoba.

Paket Tes Narkoba 1:

Amphetamine, Marijuana, Morphine

Rp 257.000,-*

 

Paket Tes Narkoba 2:

Amphetamine, Marijuana, Morphine, Cocaine, Metaphetamine, Benzodiazepine

Rp 321.000,-*

 

Alur Pengambilan Paket Tes Narkoba

  1. Pasien mendaftar Paket Narkoba 1 / Paket Narkoba 2 melalui Aplikasi PantirapihKu/Hotline pendaftaran/ Loket pendaftaran Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus lantai 2
  2. Pasien mendapatkan notifikasi pembayaran melalui WA. Pembayaran bisa melalui transfer VA yang ada di notifikasi WA atau datang langsung ke loket Bank yang ada di RS Panti Rapih
  3. Setelah pembayaran, pasien mendapatkan kuitansi dan ditunjukkan ke petugas laboratorium Gedung Borromeus lantai 1 untuk dapat diambil sample
  4. Pasien menunggu hasil kurang lebih 1 jam, hasil jadi diserahkan ke klinik Onder De Bogen
  5. Surat Keterangan bebas narkoba dari dokter umum bisa diambil di pendaftaran klinik Onder De Bogen

 

Dilayani di Klinik Umum 24 jam “Onder De Bogen”

(Bangunan Cagar Budaya/ Utara IGD)

 

*) – Harga tertera sudah termasuk:

Pemeriksaan Dokter Umum, Surat Keterangan Dokter, Surat Hasil Laborat & Biaya administrasi

– Tarif berlaku tahun 2023 dan dapat berubah mengikuti tarif terbaru yang berlaku

 

Informasi lebih lanjut hubungi:

Instalasi Laboratorium

Lantai 1 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta

Telepon: 0274 563333 ext 1050

WA: 0811-2837-252

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Bersama – sama, mari kita hadapi tantangan ini dengan langkah proaktif dan tekad untuk menciptakan masa depan yang bersih, sehat, dan produktif.

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Mewujudkan Kesejahteraan Bayi Melalui ASI Eksklusif 5/5 (8)

Air Susu Ibu (ASI) telah dikenal sebagai makanan terbaik bagi bayi baru lahir, menjadi sumber energi dan zat gizi penting. Pertumbuhan dan perkembangan bayi sebagian besar ditentukan oleh pemberian ASI. ASI eksklusif dapat memenuhi kebutuhan pertumbuhan bayi hingga usia sekitar enam bulan. Untuk mencapai keberhasilan dalam menyusui, dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan.

Mengacu pada Standar Emas Makanan Bayi (WHA no 55.25 tahun 2002), proses menyusui sebaiknya dimulai sesegera mungkin (IMD). Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi diikuti dengan pemberian makanan pendamping ASI setelah usia enam bulan. ASI dianjurkan untuk diteruskan hingga bayi mencapai usia dua tahun.

Berikut merupakan bebepara point penting dalam teknik sukses menyusui:

Posisi Menyusui :

  1. Posisi Badan Ibu
  2. Posisi Badan Ibu dan Bayi
  3. Posisi Mulut Bayi dan Payudara Ibu (pelekatan)

Posisi Benar :

  1. Perut dan dada bayi menempel pada perut dan dada ibu
  2. Seluruh badan bayi menghadap ke badan ibu, puting berhadapan dengan hidung bayi
  3. Telinga bayi pada garis lurus dengan lengan bayi, dan leher bayi lurus
  4. Pegang atau topang belakang bahu bayi bukan kepala bayi

Posisi Kurang Tepat :

  1. Kepala bayi terletak di siku, hingga bayi menundu
  2. Badan bayi tidak menghadap badan ibu
  3. Hanya bahu yang ditopang oleh tangan ibu
  4. Leher bayi terputar
  5. Badan ibu condong ke depan

Tanda-tanda Pelekatan Benar :

  1. Aerola bagian atas terlihat lebih banyak dari bagian bawah.
  2. Mulut terbuka lebar.
  3. Bibir atas terputar keluar arah atas dan bibir bawah terputar keluar ke arah bawah.
  4. Dagu bayi melekat pada payudara ibu.

 

Pelekatan “Kunci Keberhasilan Menyusui”

  1. Bayi datang dari arah bawah.
  2. Hidung bayi berhadapan dengan puting.
  3. Dagu bayi merupakan bagian terdepan yang melekat pada payudara (contact point).
  4. Puting diarahkan ke atas ke arah langit-langit bayi.
  5. Telusuri langit-langit bayi dengan puting sampai berada di antara uvula dan pangkal lidah.
  6. Puting susu hanya 1/3 atau 1/4 dari bagian “dot” jaringan payudara yang terbentuk.

Mengisap :

  1. Refleks mengisap: Bayi akan mengisap jika ada sesuatu yang menyentuh langit-langit bayi.
  2. Dengan menggunakan tekanan negatif menyedot payudara, akan terbentuk “dot” dari payudara.

Kunci keberhasilan menyusui adalah pelekatan yang benar. Posisi yang benar menjadi kunci utama dalam mencapai pelekatan yang optimal. Dengan menerapkan teknik-teknik ini, ibu dapat memberikan ASI eksklusif dengan nyaman dan mendukung pertumbuhan optimal bayi. Dukungan dari keluarga, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjamin keberhasilan pemberian ASI eksklusif.

 

Artikel ditulis oleh :

Bidan Y. Tri Murtini, A.Md.Keb

(Konselor Laktasi RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Lokasi Pelayanan :
Klinik Laktasi
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih

Informasi & Pendaftaran :
Telepon : 0274 – 514014, 514845, 563333 ext 1204
Whatsapp Klinik Anak Terpadu Yacinta: 0811-2848-446

Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Keterlambatan Bicara (Speech Delayed) pada Anak No ratings yet.

Bicara dapat di artikan sebagai suatu bentuk komunikasi dengan artikulasi verbal dalam menyampaikan maksud. Oleh sebab itu, diperlukan segenap komponen organ anak yang berperan dalam membentuk suara, lewat komponen respirasi, fonasi dan artikulasi. Kejadian kasus keterlambatan bicara anak di Indonesia tercatat 5-8% pada rentang usia 2-4,5 tahun (2006).  Keterlambatan berbicara dalam fase perkembangan anak akan berdampak pada pola komunikasi anak.

Keterlambatan bicara sendiri juga erat kaitannya dengan bahasa, dimana perkembangannya sangat tergantung dengan faktor perkembangan fungsi anatomis fisiologis sistem saraf, organ audio visual, kemampuan atensi anak serta stimulus dari lingkungan anak (orangtua / caregiver). Pemantauan tumbuh kembang anak, deteksi dini faktor resiko terkait fungsi bicara ini akan menjadi pintu awal yang penting dalam mencegah ataupun meminimalisir dan mengkoreksi gangguan bicara pada anak-anak.

 

Tahapan Perkembangan Kemampuan Bicara Anak sesuai Usia

0-2 bulan

bayi merespon dengan menangis

2-3 bulan

bayi mulai membuat suara seperti aaah, uuu , eee, ooo (cooing)

3-6 bulan

bayi mulai babbling, dimanan mulai menggunakan suku kata tunggal yang diulang, misal papapapapap, dadadadadada, mamamamamama

6-9 bulan

mulai muncul mama, papa, meski kadang tanpa arti, mulai memahami konsep sederhana seperti ya/tidak, habis

9-12 bulan

panggilan lebih spesifik untuk orangtua atau yang caregiver utamanya,merespon panggilan namanya, serta mulai memahami perintah sederhana, serta mulai menggunakan isyarat (gerakan tangan) untuk meminta sesuatu. Bayi mulai membeo, menirukan kata-kata yang familiar

12-18 bulan

mulai membentuk kalimat 2 kata, memahami anggota tubuhnya, dapat menggeleng atau menganggukan kepala, melambaikan tangan, suara yang ditirukan menjadi lebih akurat, serta semakin mampu menyampaikan keinginannya dengan kata-kata.

18-24 bulan

dalam usia emas pertumbuhan ini, penambahan kosakata sangat pesat , berbicara dengan kalimat 2 kata dengan jelas, 50% bicaranya dapat dipahami,  dan dapat mengikuti perintah 2 langkah, serta anak senang mendengarkan cerita

2-3 tahun

semua kata-kata anak jelas dan dimengerti, serta mulai membuat kalimat tanya, mengenali benda-benda dan fungsinya, mengenal warna dan senang dengan nyanyian

3-4 tahun

mulai bercerita, bernyanyi, mulai membentuk kalimat 3-5 kata

4-5 tahun

memahami konsep arah (atas, belakang, kanan, kiri), memahami konsep lawan kata, mampu diarahkan untuk tugas terstruktur setidaknya 30 menit

 

Tanda-Tanda Deteksi Awal Adanya Gangguan Keterlambatan Bicara pada Anak bagi Orang Tua

Usia 0-6 bulan

  • Respon terhadap stimulus suara yang kurang (pertimbangkan gangguan pendengaran pada anak)
  • Tidak munculnya cooing, babbling serta terbatasnya suara konsonan anak
  • Anak kurang mampu menirukan bunyi atau suara dan selalu bergantung dengan perintah

Usia 6-12 bulan

  • Kurangnya gestur interaksi
  • Kurangnya atensi anak
  • Tidak merespon panggilan nama
  • Tidak memahami perintah sederhana

Usia 1-2 tahun

  • Perkembangan kosakata yang minim
  • Tidak terbentuk kalimat 2 kata
  • Tidak mampu menunjuk atau menyebutkan anggota tubuhnya

 

Peran Rehabilitasi Medik pada Gangguan Keterlambatan Bicara Anak

Deteksi dini menjadi penting agar dapat mengenali penyebab utama timbulnya keterlambatan bicara anak. Skrining tumbuh kembang anak yang akurat akan mendeteksi tanda-tanda keterlambatan, selain itu pemeriksaan medis mampu mendeteksi kelainan anatomis ataupun fungsi organ yang berdampak pada kemampuan bicara anak. Program Terapi Rehabilitasi Medik akan disesuaikan dengan faktor penyebab keterlambatan bicara yang ditemukan.

Beberapa kondisi medis yang erat kaitannya dengan keterlambatan bicara pada anak adalah Autisme, Gangguan pendengaran (otitis), Gangguan kognisi anak. Selain itu, faktor lingkungan juga perlu dideteksi sebagai penyebab, seperti pola asuh orang tua dengan bilingual (monolingual, keterikatan dengan gadget/ screen time anak (tidak boleh pada usia < 2 tahun).

Pada gangguan kondisi fungsi anatomis, tatalaksana dengan terapi Fisik oleh Fisioterapis dapat diprogramkan, seperti memperbaiki postur atau memperbaiki kemampuan respirasi anak akan membantu dalam memproduksi suara anak.

Faktor gangguan atensi, atau gangguan sensorik pada anak seperti halnya pada kasus Autisme anak, program rehabilitasi medik melibatkan terapi okupasi dalam memberikan koreksi dan stimulus sensorik. Dengan perbaikan di faktor ini, anak diharapkan mampu menangkap stimulus sensorik (visual, audio) dengan lebih baik dan fokus, sehingga dapat merangsang peningkatan interaksi dan kemampuan bicaranya.

Terapi wicara berperan dalam memberikan stimulasi dan koreksi pada gangguan keterlambatan bicara anak, dengan kolaborasi yang baik dan simultan bersama komponen terapi Rehabilitasi Medik lainnya (Terapi Fisik dan/ Terapi Okupasi), target terapi pada anak dengan keterlambatan bicara anak dapat lebih maksimal dalam hal fonasi, artikulasi, pengayaan kosakata, stimualsi oromotor, kemampuan sintaks (membentuk kalimat) sampai dengan semantic (pemahaman makna kata).

 

Artikel ini ditulis oleh :

dr. John Hartono, Sp.KFR
(Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Informasi  :

Klinik Rehabilitasi Medik

Lantai 4, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus

Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223
Telepon: 0274-563333 ext 1204

Pendaftaran 24 jam : 0274 – 514004, 514006

Aplikasi PantiRapihKu di Google Play Store atau App Store

Mohon dapat memberikan rating

Pengambilan Janji Jabatan dan Pelantikan Direktur Utama Rumah Sakit Panti Rapih Masa Jabatan 1 Januari 2024 – 31 Desember 2025 No ratings yet.

Yogyakarta, 30 Desember 2023 – Tradisi pergantian pejabat di suatu lembaga merupakan sesuatu hal biasa. Ada saatnya seorang pejabat memulai memegang jabatan dan ada saatnya pula ia akan menyelesaikannya. Demikian juga halnya dengan jabatan Direktur Utama Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. drg. Vicentius Triputro Nugroho, M. Kes sebagai direktur utama sejak 1 Januari 2019 hingga 31 Desember 2023 digantikan oleh dr. Stephani Maria Nainggolan, M. Kes untuk masa jabatan 1 Januari 2024 – 31 Desember 2025.

Penyerahan memori jabatan Direktur Utama dari drg. V. Triputro Nugroho, M.Kes kepada dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes

 

Penyerahan memori jabatan Direktur SDM dan Umum dari Ir. Valentina Dwi Yuli Siswianti, M.Kes kepada dr. Dion Sulistyo, MPH

Selain Direktur Utama, Jabatan Direktur SDM dan Umum RS Panti Rapih Yogyakarta pun berganti, yang sebelumnya dijabat oleh Ir. Valentina Dwi Yuli Siswianti, M. Kes digantikan oleh dr. Dion Sulistyo, M.P.H untuk masa jabatan 1 January 2024 – 31 Desember 2025.

Di lingkungan Yayasan Panti Rapih dimana Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta berada, penerima Jabatan Direktur Rumah Sakit yang baru, wajib mengucapkan janji jabatan dan dilantik oleh Pengurus Yayasan Panti Rapih. Pengucapan janji jabatan merupakan pernyataan kesanggupan di hadapan Allah dan sesama tentang melaksanakan tugas jabatan sebagaimana isi janji yang diucapkan.

Pengambilan janji jabatan dan pelantikan Direktur Utama, dan Direktur SDM dan Umum Rumah Sakit Panti Rapih dilaksanakan pada Sabtu, 30 Desember 2023 bertempat di Auditorium Gedung Borromeus Lantai 6. Pengambilan janji jabatan Direktur Utama dan Direktur SDM dan Umum Rumah Sakit Panti Rapih dilakukan oleh Ir. Ambrosius Koesmargono, Ph.D (Ketua Umum Pengurus Yayasan Panti Rapih) bersama dengan Romo Macarius Maharsono Probo, SJ sebagai rohaniawan pendamping. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Yayasan Panti Rapih dilanjutkan dengan penandatangan naskah janji jabatan, serah terima jabatan dan diakhiri dengan ramah tamah.

 

Jajaran Direksi RS Panti Rapih, masa jabatan 1 Januari 2024 – 31 Desember 2025 bersama dengan Kepala Dinas Kesehatan DIY, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, dan pengurus PERSI DIY

Turut menghadiri acara pengambilan janji jabatan dan pelantikan ini, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta, drg. Pembayun Setyaning Astutie, M. Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta dan juga Pejabat lain di lingkungan Pemerintah DIY, Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) DIY, Pejabat Gereja di lingkungan Keuskupan Agung Semarang, Dewan Pimpinan Pusat Kongregasi Carolus Boromeus dan Perwakilan Komunitas CB di Yayasan Panti Rapih, Organ Yayasan Panti Rapih, Pimpinan Unit Karya di Yayasan Panti Rapih, Pejabat Struktural RS Panti Rapih, Pengurus Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan Reformasi Yayasan Panti Rapih dan Mitra Kerja RS Panti Rapih.

 

Dalam wawancara dengan media, dr. Stephani Maria Nainggolan, M. Kes menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan rencana strategis Rumah Sakit Panti Rapih yang telah ada. Ia menekankan pentingnya mengadaptasi kemajuan zaman, khususnya dalam menghadapi arah kebijakan wellness sesuai arahan Ngarso Dalem, sehingga health tourism dapat bersaing dengan rumah sakit lain berkelas internasional.

Ketua Umum Yayasan Panti Rapih, Ir. Ambrosius Koesmargono, Ph.D, juga memberikan dukungannya terhadap rencana ke depan. Ia menyatakan bahwa Yayasan mendukung sepenuhnya rencana yang telah digariskan dan pada Desember ini, Yayasan menyetujui semua perencanaan tahun 2024. Fokus utama dalam waktu mendatang adalah pembangunan rumah sakit di Kota Wates dengan standar internasional sesuai arahan dari Ngarso Dalem. Tahun 2024 juga akan menjadi fokus renovasi IGD untuk Rumah Sakit Panti Rapih.

Dalam pesannya untuk warga Jogja, dr. Stephani Maria Nainggolan, M. Kes menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan tanpa membeda-bedakan suku, agama, dan ras. Rumah Sakit Panti Rapih tetap berkomitmen sebagai tempat pelayanan kesehatan yang ramah dan inklusif bagi semua. Mohon dukungan doa agar RS Panti Rapih Yogyakarta dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

 

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

Pneumonia pada Anak di Tiongkok No ratings yet.

Belum genap setahun status pandemi COVID-19 yang berasal dari Wuhan, Hubei Tiongkok tengah dicabut oleh WHO, sekarang terjadi lagi lonjakan kasus pneumonia atau radang paru-paru pada anak di Tiongkok utara. Apa yang perlu dicemaskan?

Sejak pertengahan Oktober 2023, Tiongkok bagian utara, terutama di Beijing dan Liaoning, telah melaporkan peningkatan penyakit mirip influenza dibandingkan periode yang sama pada tiga tahun sebelumnya. Sebulan kemudian pada Selasa, 21 November 2023, media massa dan jurnal ilmiah ProMED melaporkan pneumonia yang tidak terdiagnosis (undiagnosed pneumonia) pada anak di Tiongkok utara. Hari berikutnya, yaitu Rabu, 22 November 2023, WHO secara resmi meminta informasi epidemiologi dan data klinis tambahan, serta hasil laboratorium dari anak yang dilaporkan ini, melalui mekanisme resmi (the International Health Regulations).

Data menunjukkan peningkatan kunjungan pasien rawat jalan dan rawat inap anak karena pneumonia yang disebabkan oleh bakteri Mycoplasma Pneumoniae (MP) sejak Mei 2023, dan RSV, adenovirus, dan virus influenza sejak Oktober 2023. Tidak ada perbedaan dalam gambaran klinis penyakit yang baru dilaporkan dengan yang selama ini terjadi, belum ada bukti patogen yang tidak biasa atau baru. Namun demikian, hanya terjadi peningkatan kejadian penyakit pernafasan yang disebabkan oleh beberapa patogen yang telah diketahui, tetapi tidak mengakibatkan jumlah pasien sampai melebihi kapasitas rumah sakit.

Sejak pertengahan Oktober 2023, selain meningkatkan pengawasan penyakit di fasilitas layanan kesehatan dan lingkungan masyarakat, pihak berwenang Tiongkok telah menekankan perlunya memperkuat kapasitas sistem kesehatan dalam menangani pasien. Tiongkok mempunyai sistem untuk mendapatkan informasi tentang tren influenza, penyakit mirip influenza (influenza-like illness atau ILI), RSV, SARS-CoV-2, pneumonia, dan infeksi saluran pernapasan akut parah lainnya (severe acute respiratory infections atau SARI), dan melaporkan deteksi influenza ke platform global (the Global Influenza Surveillance and Response System atau GISRS).

Mensikapi kejadian di Tiongkok tersebut, telah dikeluarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Nomor : PM.03.01/C/4732/2023, Tentang Kewaspadaan Terhadap Kejadian Mycoplasma Pneumonia Di Indonesia. Terkait adanya peningkatan kasus pneumonia di Tiongkok sejak Mei 2023, ¾ pasien di diagnosis sebagai infeksi MP, sedangkan lainnya adalah influenza, SARS COV-2 dan lain-lain. MP merupakan bakteri penyebab paling umum terjadinya infeksi jalan napas sebelum pandemi COVID-19, dengan insidensi 8,6% dan pernah turun menjadi 0,7% di tahun 2021-2022. Bakteri patogen ini memiliki periode inkubasi yang cukup lama dan penyebaran memerlukan waktu yang juga lama, sehingga disebut sebagai ‘Walking Pneumonia’. MP merupakan salah satu penyebab penyakit pneumonia di masyarakat, yang paling banyak menyerang anak.

Gambaran klinis pada pneumonia akibat MP sering mirip dengan pneumonia akibat patogen atipik lainnya, khususnya bakteri Chlamydia pneumonia. Pneumonia akibat MP dapat terjadi bersamaan dengan patogen lain, atau bahkan mendahului infeksi pernapasan akibat virus dan bakteri termasuk Streptococcus pyogenes serta Neisseria meningitidides. Infeksi MP biasanya dapat sembuh sendiri dan jarang fatal. Infeksi ini dapat melibatkan infeksi saluran napas atas maupun bawah, dengan gambaran klinisnya dapat bervariasi pada berbagai kelompok usia. Pasien anak usia di bawah 2 tahun cenderung terjadi infeksi saluran napas atas, sedangkan pada usia 6 sampai 9 tahun cenderung terjadi infeksi saluran napas bawah, yaitu pneumonia.

Masa inkubasi infeksi MP sekitar 2-4 minggu dan karakteristik pada pneumonia akibat MP adalah usia yang lebih muda, lebih sedikit faktor komorbidnya, lebih pendek masa rawat di rumah sakit dan angka kematian yang lebih rendah, dibanding kelompok pasien pneumonia akibat patogen lain. Gejala awitan infeksi pneumonia akibat MP terjadi secara bertahap, mulai dari batuk, demam, sakit kepala dan lemah atau malaise. Beberapa kasus tertentu batuk kering terjadi selama fase awal pneumonia MP, namun tetap ada untuk waktu yang lama sebagai gejala atipik. Suhu tubuh rata-rata pada pneumonia MP adalah 37,7 0C dan sekitar 29,2% pasien suhu tubuhnya tidak lebih dari 37,0 0C atau tidak demam sama sekali.

Pada pemeriksaan fisik dengan stetoskop menunjukan bahwa lebih dari separoh pasien dengan pneumonia MP tidak terdengar ronki, atau kemungkinan besar terdengar ronki pada akhir inspirasi, bila dibandingkan dengan pasien yang terinfeksi patogen khas (pneumonia tipik). Japanese Respiratory Society (JRS) mengusulkan enam tanda dan gejala pneumonia MP yang dapat membedakan dengan pneumonia akibat patogen lain. Keenam tanda dan gejala tersebut adalah usia kurang dari 15 tahun, tidak terdapat atau hanya sebagian kecil terdapat penyakit yang mendasari, batuk yang persisten, terdapat bunyi napas tambahan pada saat auskultasi dengan stetoskop, tidak terdapat produksi dahak atau sputum, ditemukannya patogen penyebab melalui uji diagnostik dan jumlah lekosit tidak meningkat, bahkan kurang dari 10.000/μL. Jika terdapat empat dari enam tanda dan gejala tersebut, maka dapat dicurigai ke arah pneumonia akibat MP, maka penggunaan obat antibiotik golongan makrolid dan obat lama tetrasiklin dapat disarankan. Namun demikian, jika kriteria tersebut ridak terpenuhi maka dapat dicurigai infeksi yang terjadi akibat bakteri Streptococcus pneumonia dan disarankan menggunakan antibiotik golongan beta laktam sebagai terapinya. MP adalah bakteri patogen pernapasan yang umum, penyebab umum pneumonia pada anak, dan cukup mudah diobati dengan antibiotik.

Setiap dokter yang menangani pasien pneumonia anak wajib berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Rujukan, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan dalam pengelolaan spesimen (pengambilan dan pengiriman spesimen) kasus MP. Juga melaksanakan surveilans ketat dengan melaporkan penemuan kasus melalui Pelaporan rutin ISPA dan ILI-SARI melalui link: https://bit.ly/ILISARI dan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) melalui link https://skdr.surveilans.org atau nomor WhatsApp (WA) Public Health Emergency Operation Centre (PHEOC) : 0877-7759-1097 atau email: poskoklb@yahoo.com, dan ditembuskan ke Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setempat.

Vaksin adalah tindakan pencegahan pneumonia paling penting bagi anak, agar juga membantu keluarga terhindar dari biaya pengobatan dan beban keuangan lainnya akibat anak sakit. Pneumonia memiliki banyak patogen penyebab, tetapi sebagian besar yang paling mematikan sudah dapat dicegah dengan vaksin terhadap patogen ganas Streptococcus pneumoniae (vaksin pneumokokus), Haemophilus influenzae tipe b (vaksin Hib), pertusis (vaksin DPT), dan campak (MR). Semua vasin tersebut sudah tersedia di Indonesia, dan direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), bahkan masuk dalam program imunisasi dasar nasional.

Obat antibiotik amoksisilin saat ini merupakan satu-satunya pengobatan lini pertama yang direkomendasikan untuk pneumonia secara umum, kalau MP belum dipastikan. Obat ini dapat menyelamatkan nyawa dalam kasus infeksi yang disebabkan oleh bakteri, dan dapat mencegah sebagian besar kematian akibat pneumonia, dengan biaya hanya sekitar USD $ 0,21-0,42 per paket pengobatan. Tablet dispersi amoksisilin adalah obat yang terjangkau dan sesuai untuk digunakan pada anak kecil. Namun waktu adalah esensi, karena pengobatan yang tertunda mungkin tidak memadai untuk mencegah dampak yang menghancurkan dari pneumonia, yaitu kematian anak. Perang melawan pneumonia harus dipertimbangkan juga untuk memerangi resistensi antimikroba. Pemberian antibiotik secara tepat untuk mengobati infeksi bakteri yang didiagnosis dengan benar, dapat membantu mengatasi pneumonia agar tidak menjadi masalah global. Namun demikian, fakta menunjukkan bahwa lebih banyak anak meninggal karena kurangnya akses ke antibiotik, daripada karena resistensi antibiotik.

Perubahan musim dan pelonggaran aktivitas masyarakat pasca pandemi COVID-19 seperti di Tiongkok utara, mengingatkan kita akan pentingnya meningkatkan kewaspadaan akan pneumonia karena MP dan cakupan imunisasi pneumokokus, Hib, DPT, dan MR dalam melawan pneumonia sebagai penyakit infeksi mematikan yang tersering pada anak.

Sudahkah kita bijak mendampingi anak dari bahaya pneumonia?

 

Artikel Edukasi ditulis oleh :

DR. dr. Fx. Wikan Indrarto, Sp.A. (Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih)

 

Informasi :
Klinik Vaksin Dewasa di Medical Check Up
Lantai 2 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223
Telepon: 0274-563333 ext 1125
WhatsApp MCU: 0811-2945-893 (pk 07.30 – 14.00 WIB)

Klinik Vaksin Anak di Klinik Tumbuh Kembang
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223
Telepon: 0274-563333 ext 1204

Pendaftaran 24 jam :

0274 – 514004, 514006

Aplikasi PantiRapihKu di Google Play Store atau App Store

Mohon dapat memberikan rating