Exercise Untuk Meningkatkan Kebugaran Pada Obesitas No ratings yet.

Obesitas adalah suatu kejadian di mana adanya penumpukan lemak secara berlebihan yang lebih dari batas normal, penumpukan lemak yang secara berlebihan pada seseorang akan menyebabkan terjadinya penyakit. (WHO)

Obesitas kelas I : Indeks Massa Tubuh (IMT)  25 – 29,9

Obesitas kelas II :  Indeks Massa Tubuh (IMT) > 30 (kelas II)

(Skala Asia – Pacific)

Untuk mencapai penurunan berat badan dan memperoleh kebugaran fisik yang optimal, maka individu dengan obesitas wajib melakukan :

  • Pembatasan jumlah serta pengaturan jenis dan pola makan
  • Menambah pengeluaran kalori dengan melakukan aktivitas fisik dan exercise
  • Manajemen stress yang baik
  • Cukup istirahat

Aktivitas Fisik & Exercise

Exercise (olahraga) : suatu bentuk aktivitas fisik yang terdiri dari gerakan tubuh yang terencana, terstruktur dan berulang yang dilakukan untuk meningkatkan dan atau memelihara kebugaran fisik

METs (Metabolic Equivalent) perkiraan kebutuhan energi yang diperlukan dalam melakukan aktivitas fisik dan exercise,

Semakin tinggi METs semakin banyak energi yang diperlukan sehingga memerlukan kebugaran fisik yang semakin tinggi pula.

Individu dengan obesitas seringkali memiliki kebugaran fisik yang rendah, sehingga diperlukan penilaian awal untuk menentukan exercise yang aman dan efektif.

Six Minute Walking Test

Uji latih enam menit (six minute walking test/6MWT) digunakan untuk menilai kapasitas fungsional dan kardiovaskular seseorang dengan cara mengukur jarak tempuh dalam waktu enam menit. Uji latih ini mudah dilakukan tanpa peralatan khusus dan dapat memberikan informasi mengenai status kesehatan dan kemampuan sehari-hari seseorang.

Uji latih ini dilakukan di dalam ruangan dengan permukaan lantai datar dan keras, serta membutuhkan lintasan sepanjang 30 meter (atau 15 meter dengan modifikasi) yang lurus dan bebas hambatan.

Sebelum dan setelah tes dilakukan dilakukan pengukuran tekanan darah, denyut nadi, saturasi oksigen dan keluhan yang dirasakan partisipan. Dan selama tes akan dilakukan pemantauan kondisi dan keluhan partisipan.

Hasil akhir tes ini berupa angka VO2 max dan METS yang dapat digunakan sebagai perkiraan intensitas exercise yang aman.

 

Exercise pada Obesitas

Sebaiknya exercise dipandu oleh trainer akan menentukan jumlah (volume Latihan) berdasarkan hasil uji latih dan kemampuan masing – masing individu.

 

Prinsip dalam Exercise :

(American College of Sports Medicine – ACSM)

 

Frekuensi :

  • Latihan aerobicintensitas sedang : 5 hari per minggu, intensitas berat : 3 hari per minggu
  • Latihan beban / resistensi : 2-3 kali per minggu
  • Latihan fleksibilitas : 2-3 kali per minggu
  • Latihan keseimbangan / neuromotor : 2-3 kali per minggu

 

Intensitas :

  • Intensitas Ringan :denyut jantung < 60 % dari denyut jantung maksimal sesuai usia
  • Intensitas Sedang : denyut jantung mencapai 60 – 80 % dari denyut jantung maksimal sesuai usia
  • Intensitas Berat : denyut jantung mencapai 80-90 % dari denyut jantung maksimal sesuai usia
  • Intensitas Sangat Berat :denyut jantung mencapai 90-100% dari denyut jantung maksimal sesuai usia

Intensitas exercise harus disesuaikan dengan kemampuan masing-masing individu.

Hasil uji latih, misal nya six minute walking test atau treadmill dapat dijadikan patokan untuk menentukan intensitas exercise yang aman namun tetap efektif dalam penurunan berat badan.

Exercise work zones (Fox and Haskell formula between 20 and 70-year-old):

red zone (VO2Max), anaerobic, aerobic, weight control and warming up.

 

Durasi / waktu :

  • Latihan aerobic

intensitas sedang : 30-60 menit per hari  ( ≥ 150 menit/minggu),

intensitas berat : 20-60 menit (≥ 75 menit/minggu)

  • Latihan beban / resistensi : sesuai dengan repetisi dan set yang ditentukan
  • Latihan fleksibilitas : 10-20 menit
  • Latihan keseimbangan/neuromotor : 10-20 menit

Jenis exercise :

  • Latihan aerobic / cardio: jalan cepat, lari, sepeda statis, berenang
  • Latihan beban / kekuatan otot/ resistensi : calisthenics exercise, angkat beban, resistance band
  • Latihan flexibilitas : stretching, yoga, Pilates
  • Latihan neuromotor : keseimbangan, koordinasi, agility, prorioseptif

Kombinasi jenis exercise yang dilakukan akan lebih efektif dalam mencapai kebugaran fisik yang optimal.

 

Contoh Peresepan Exercise untuk Individu dengan Obesitas, usia 30 tahun, dengan Hasil Six Minutes Walking Test 6 METs

HariJenis Latihan
SeninSepeda statis / lari / berenang dengan intensitas sedang (60-80% denyut jantung maksimal yaitu 114 s.d 152 detak per menit) selama 30-60 menit
Calisthenic exercise
SelasaSepeda statis dengan intensitas sedang selama 30-60 menit
Pilates / yoga
RabuLatihan dengan barbell dan gym equipment
Latihan flexibilitas dan neuromotor
KamisLari dengan treadmill dengan intensitas sedang (kecepatan 7 s.d 10 km /jam meningkat bertahap, tanpa inklinasi) selama 30-60 menit
JumatBerenang dengan intensitas sedang selama 30-60 menit
Latihan dengan dumbbell dan resistance band
SabtuSepeda statis / lari / berenang dengan intensitas sedang selama 30-60 menit
Pilates / yoga
MingguIstirahat

 

Yang harus diperhatikan dalam melakukan exercise :

  • Peralatan olahraga yang sesuai
  • Awali dengan pemanasan (warming up)& akhiri dengan pendinginan (cooling down)
  • Pemantauan kondisi dan keluhan selama exercise
  • Kebutuhan cairan tubuh

 

Faktor kunci untuk mencapai keberhasilan exercise dalam penurunan berat badan :

(The U.S. Office of Disease Prevention and Health Promotion)

  • Enjoyment
  • Self-efficacy
  • Social Support
  • Accountability
  • Integration into Daily Life

 

Artikel ditulis oleh :

dr. Amelia Kartika, Sp.KFR

(Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Informasi lebih lanjut :

Klinik Katarina
WhatsApp: 0811-2847-276
Telepon: (0274) 563333 ext. 1512
Lokasi: Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, RS Panti Rapih

Pendaftaran 24 jam :

Telepon 0274 – 514004/514006

Aplikasi PantiRapihKu (download di Playstore atau App store)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Budidaya dan Perawatan Tanaman Anggrek di RS Panti Rapih 5/5 (1)

Menuju Kemandirian Pengelolaan Tanaman dan Rumah Sakit yang Asri

Yogyakarta, 18 Juni 2025 — Dalam rangka mewujudkan visi sebagai rumah sakit swasta terbaik di Yogyakarta dan mendukung kebijakan mutu yang telah ditetapkan, Rumah Sakit Panti Rapih senantiasa berupaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan asri bagi pasien serta pengunjung. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengelolaan taman indoor dan outdoor, termasuk tanaman anggrek yang menjadi daya tarik estetika dan kesejukan di area rumah sakit.

Untuk mendukung pertumbuhan dan perawatan anggrek secara optimal, RS Panti Rapih menyelenggarakan Pelatihan Budidaya dan Perawatan Tanaman Anggrek pada hari Rabu, 18 Juni 2025. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB bertempat di Ruang pertemuan Antonius Lt. 2 dan kebun budidaya anggrek. Peserta pelatihan sebanyak 25 orang terdiri dari tim Seksi Pemeliharaan Lingkungan dan Laundry, outsourcing cleaning service, serta peminat tanaman anggrek di lingkungan rumah sakit.

Pelatihan ini dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih Yogyakarta, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes. Materi utama disampaikan oleh narasumber dari KAGAMA Orchid, yaitu Bapak Rikcy Setiaji Nugraha, S.P., M.Sc., dengan topik “Teknik Budidaya dan Perawatan Tanaman Anggrek Secara Tepat”. Selain sesi teori, peserta juga mengikuti praktik langsung berupa kegiatan repotting dan penanaman anggrek di area kebun budidaya anggrek RS Panti Rapih.

Pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan khusus untuk:

  1. Meningkatkan pengetahuan teknis petugas pengelola tanaman mengenai teknik budidaya anggrek yang baik dan benar.
  2. Meningkatkan keterampilan perawatan tanaman anggrek, baik untuk area indoor maupun outdoor.
  3. Mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman anggrek agar tampil optimal di lingkungan rumah sakit.
  4. Mewujudkan kemandirian pengelolaan anggrek secara swakelola, sehingga tidak bergantung pada pihak eksternal.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih berharap dapat membangun kemandirian dan profesionalisme dalam pengelolaan taman, khususnya tanaman anggrek. Selain sebagai sarana keindahan, tanaman anggrek yang tumbuh baik juga menjadi bagian dari healing environment yang mendukung proses penyembuhan pasien. Ke depan, diharapkan pula budidaya anggrek yang dilakukan secara swakelola ini menjadi model efisiensi rumah sakit dalam tata kelola hijau yang berkelanjutan.

Dengan semangat pelayanan menyeluruh dan penuh kasih, RS Panti Rapih terus melangkah dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi seluruh tamu ilahi, tak hanya dari aspek medis tetapi juga melalui lingkungan yang menyejukkan jiwa.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Pendampingan Berduka, Komunikasi Terapeutik, dan Refreshing Perawatan Jenazah di RS Panti Rapih 5/5 (2)

Kematian merupakan bagian tak terpisahkan dari siklus kehidupan. Dalam pelayanan rumah sakit, momen duka tersebut menuntut kehadiran staf yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga sensitif secara emosional. Menyadari pentingnya hal tersebut, RS Panti Rapih menyelenggarakan Pelatihan Pendampingan Berduka, Komunikasi Terapeutik, dan Refreshing Perawatan Jenazah bagi staf internal rumah sakit.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 3 Juni 2025 pukul 07.00–13.30 WIB di Ruang Antonius Lt.2 RS Panti Rapih ini diikuti oleh 36 peserta, terdiri dari seluruh staf Pastoral, staf kamar jenazah, serta perwakilan perawat dari setiap unit keperawatan.

Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pendekatan empatik dan profesional dalam mendampingi keluarga pasien yang sedang berduka, serta dalam menjalankan prosedur perawatan jenazah secara bermartabat.

Pelatihan mencakup empat materi utama yang disampaikan oleh narasumber profesional di bidangnya:

  1. Komunikasi Terapeutik dan Pendampingan pada Kondisi Berduka
    Dr. dr. Jodi Christian Indra Visnu, MPH memaparkan pentingnya komunikasi empatik dalam menghadapi keluarga yang kehilangan anggota tercinta, serta bagaimana membangun kepercayaan melalui pendekatan yang penuh pengertian.
  2. Etik dan Hukum dalam Perawatan Jenazah
    Anna Prabandari, S.Kep.,Ns menjelaskan prinsip-prinsip etika dan aspek hukum yang harus diperhatikan dalam setiap tindakan perawatan jenazah, agar tetap menghormati hak jenazah dan keluarga.
  3. Pengelolaan PPI pada Perawatan Jenazah
    Alexander Dadi Rahmadi, S.Kep.,Ns menyampaikan protokol pengendalian infeksi (PPI) dalam proses perawatan jenazah, guna menjamin keselamatan petugas dan lingkungan sekitar.
  4. Teknik Perawatan Jenazah
    Ezra Mareta Sari, A.Md memberikan penyegaran teknis mengenai prosedur perawatan jenazah, mulai dari pembersihan hingga penataan akhir, yang sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit.

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk:

  • Meningkatkan kompetensi staf dalam memberikan pendampingan berduka dan komunikasi terapeutik yang efektif.
  • Menyegarkan kembali pemahaman dan keterampilan teknis perawatan jenazah sesuai dengan standar etik dan PPI.
  • Membangun sinergi lintas unit dalam penanganan jenazah secara profesional dan bermartabat.

Harapannya, setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta mampu menerapkan pendekatan yang lebih manusiawi, profesional, dan empatik dalam tugasnya, khususnya dalam situasi berduka. Bagi RS Panti Rapih, kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat pelayanan holistik dan spiritual yang menjadi ciri khas rumah sakit, sekaligus meningkatkan standar mutu pelayanan di seluruh lini.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

 

Sumber berita lain :
https://bernasnews.com/2025/06/25/rs-panti-rapih-yogyakarta-gelar-pelatihan-perawatan-jenazah/

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih dan Garrya Bianti Hotel Gelar Health Talk: Wujudkan Kesehatan Holistik di Lingkungan Kerja No ratings yet.

Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan di lingkungan kerja, RS Panti Rapih bersama Garrya Bianti Hotel Yogyakarta mengadakan kegiatan Health Talk bertajuk “Menjaga Kesehatan Secara Holistik di Lingkungan Kerja.” Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi staf hotel mengenai pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh di tengah rutinitas kerja yang padat.

Dr. Jodi Visnu, Public Health Professional RS Panti Rapih, hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa menjaga kesehatan secara holistik menjadi hal krusial di lingkungan kerja yang dinamis. “Seringkali karena aktivitas yang padat, kita lupa memperhatikan kesehatan diri. Padahal, kesehatan adalah fondasi dari kinerja dan produktivitas yang optimal,” ujar Dr. Jodi.

 

Health Talk ini merupakan bagian dari kerja sama antara RS Panti Rapih dan Garrya Bianti Hotel dalam bidang promosi kesehatan. Kepala Marketing and Business Development RS Panti Rapih, Dr. Rita Damayanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan berbagai layanan unggulan rumah sakit yang dapat dimanfaatkan oleh karyawan hotel dalam menjaga kualitas kesehatan mereka.

General Manager Garrya Bianti Hotel, Ridwan Heriyadi, mengapresiasi terselenggaranya acara ini. Ia menegaskan bahwa sejak awal berdirinya hotel, pihaknya telah menaruh perhatian besar terhadap kesehatan staf. “Dengan luas area hotel dan banyaknya aktivitas, kesehatan karyawan adalah prioritas kami. Kolaborasi dengan RS Panti Rapih ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif,” ungkap Ridwan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara institusi layanan kesehatan dan dunia industri hospitality dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan kesejahteraan bersama.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Artikel lain terkait :
Harian Kedaulatan Rakyat edisi Kamis, 15 Mei 2025

Mohon dapat memberikan rating

Webinar Ngabuburit RS Panti Rapih: Kupas Tuntas Manajemen Triase IGD 5/5 (1)

Apa jadinya jika pasien kritis terlambat ditangani karena salah sistem? Di tengah hiruk pikuk Instalasi Gawat Darurat (IGD), satu keputusan cepat bisa menjadi pembeda antara hidup dan mati. Inilah urgensi yang diangkat dalam Webinar Ngabuburit Series ke-6 bertajuk “Manajemen Triase IGD”, diselenggarakan oleh Instalasai Pendidikaan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih Yogyakarta secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu, 9 April 2025.

Acara dibuka oleh Direktur RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., dan dipandu oleh Anidya Ismi Yudistya Fajri, S.Kep.,Ns. sebagai moderator. Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang membuka ruang refleksi atas tantangan lapangan, mulai dari keterbatasan sumber daya, koordinasi tim IGD, hingga integrasi triase bencana saat terjadi insiden massal.

Webinar edukatif ini menghadirkan dua narasumber berkompeten yang membedah tuntas seluk-beluk sistem triase:

  1. Bapak Antonius Suryanta Nugraha, S.Kep., Ns., membawakan materi tentang konsep, prinsip, dan regulasi sistem triase IGD serta penerapan triase bencana di situasi darurat massal.
  2. dr. David Budi Wibowo menjelaskan strategi implementasi triase yang efisien dan peningkatan kualitas layanan kegawatdaruratan.

Sebanyak 124 peserta dari berbagai wilayah Indonesia – mulai dari Magelang, Yogyakarta, Jayapura, Cilacap, Surabaya, Semarang, Bali, hingga Palangkaraya – ikut ambil bagian dalam sesi yang berlangsung penuh antusiasme. Peserta terdiri dari tenaga kesehatan, manajer rumah sakit, hingga mahasiswa keperawatan dan kedokteran.

Triase adalah penyaring awal keselamatan pasien di IGD. Sesuai Permenkes No. 47 Tahun 2018 dan Permenkes No. 4 Tahun 2018, triase wajib dilakukan secara sistematis, terstandarisasi, dan adaptif terhadap kondisi bencana. Webinar ini memperkuat pemahaman bahwa sistem triase yang tepat bukan hanya urusan prosedur, melainkan soal kesigapan menyelamatkan nyawa.

Webinar ini bukan sekadar forum edukatif, tetapi menjadi tonggak penting peningkatan kapasitas SDM kesehatan Indonesia dalam menghadapi kondisi darurat. Pemahaman dan keterampilan dalam manajemen triase tidak hanya menyelamatkan satu nyawa—tetapi mengatur prioritas keselamatan ratusan orang dalam kondisi krisis.

RS Panti Rapih menunjukkan komitmennya sebagai garda terdepan pengembangan kompetensi tenaga kesehatan, sekaligus menggugah rumah sakit di seluruh Indonesia untuk mengevaluasi dan memperkuat sistem triase mereka.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Webinar Ngabuburit Inspiratif RS Panti Rapih: 199 Peserta dari Seluruh Indonesia Antusias Bahas Pelayanan Prima dan Strategi Komunikasi Rumah Sakit 5/5 (3)

Bagaimana rumah sakit dapat menjaga kepercayaan pasien  dan harapan pelayanan yang kian tinggi? Inilah pertanyaan besar yang menjadi pengantar dalam Webinar Ngabuburit Series Kelima bertajuk “Optimalisasi Pelayanan Prima Rumah Sakit dengan Komunikasi Efektif dan Strategi Penanganan Keluhan”, yang sukses digelar oleh Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih Yogyakarta pada Rabu, 26 Maret 2025 melalui platform Zoom Meeting.

Webinar ini menjadi salah satu momen reflektif di bulan Ramadan, menghadirkan diskusi hangat dan sarat ilmu praktis terkait upaya mewujudkan excellent service di rumah sakit. Webinar yang berlangsung sejak sore hari itu diikuti oleh 199 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Semarang, Bandung, Yogyakarta, Banyuwangi, Purwodadi, Jakarta, Bekasi, Wonogiri, Lampung, Banjar, Jember, Probolinggo, Depok, dan kota-kota lainnya.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, Direktur RS Panti Rapih Yogyakarta, yang menekankan pentingnya membangun budaya komunikasi positif dan responsif dalam menghadapi kebutuhan pasien yang semakin kompleks.

Webinar dipandu oleh Bapak Matheus Arief Yudanto, S.E. selaku moderator, dan menghadirkan dua narasumber kompeten:

  1. Maria Silvia Merry, Sp.MK., M.Sc., yang memaparkan tentang “Konsep Pelayanan Prima di Rumah Sakit dan Peran Komunikasi Efektif bagi Tenaga Kesehatan dan Staf Rumah Sakit”.
  2. Venanda Rian Chrismanto, yang mengupas tuntas “Strategi Dalam Menangani Komplain Pasien dengan Pendekatan Profesional dan Solutif.”

Kedua narasumber menyuguhkan materi berbobot namun aplikatif, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang interaktif, memperlihatkan antusiasme peserta dalam menyampaikan problematika dan solusi nyata di tempat kerja masing-masing.

Mengapa Webinar Ini Penting?

Topik komunikasi efektif dan penanganan keluhan bukan hanya pelengkap, tapi menjadi jantung dari sistem pelayanan kesehatan modern. Dalam situasi krisis, misalnya saat pasien merasa tidak puas atau mengalami miskomunikasi, keterampilan tenaga medis dalam menyampaikan empati, klarifikasi, dan solusi menjadi kunci keberhasilan pelayanan rumah sakit.

Dengan mengikuti webinar ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tapi juga dibekali strategi konkret dan relevan untuk diterapkan langsung di unit kerja mereka. Hal ini menjadi krusial dalam menciptakan rumah sakit yang humanis, profesional, dan berorientasi pada mutu pelayanan.

Dikemas dengan durasi yang efisien dan penuh makna, rangkaian webinar dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan sesi penyampaian materi, diskusi, serta ditutup dengan kesimpulan yang menekankan pentingnya kolaborasi antar lini rumah sakit dalam membangun komunikasi yang sehat.

RS Panti Rapih Yogyakarta berkomitmen untuk terus menyelenggarakan Ngabuburit Series sebagai ruang berbagi praktik terbaik (best practice) antar rumah sakit di seluruh Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana penguatan kapasitas SDM kesehatan dan peneguhan nilai-nilai pelayanan berbasis kasih, profesionalisme, dan inovasi.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Jam Kunjung Pasien RS Panti Rapih dan Tata Tertib Pengunjung 4.94/5 (17)

RS Panti Rapih menetapkan jam kunjung pasien guna memastikan kenyamanan dan pemulihan pasien selama menjalani perawatan. Pengunjung diharapkan mematuhi aturan yang telah ditetapkan untuk menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan rumah sakit.

Jam Kunjungan:

  • 🏥 Ruang Rawat Inap:
    • Senin – Sabtu, pukul 16.30 – 18.00 WIB
    • Minggu & Tanggal Merah, pukul 10.30 – 11.30 WIB & pukul 16.30 – 18.00 WIB
  • 🚷 Ruang Isolasi Infeksius: Tidak ada waktu kunjung.

Aturan Kunjungan:

  • 👥 Jumlah Pengunjung: Maksimal 2 orang per kamar pasien.
  • 👶 Usia Pengunjung: Pengunjung dengan usia di bawah 12 tahun disarankan untuk tidak mengunjungi pasien.
  • 😷 Kesehatan Pengunjung: Pengunjung dalam kondisi sehat dan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku di rumah sakit.
  • 😤 No Smoking: Dilarang keras merokok bagi setiap pengunjung di semua area rumah sakit.
  • 💪 Ketertiban & Kebersihan: Pengunjung wajib menjaga ketertiban dan kebersihan selama berada di lingkungan rumah sakit.

Harap diingat bahwa 🚷 ruang isolasi infeksius tidak memiliki waktu kunjung, kecuali untuk penanggung jawab pasien di unit terkait. Kami juga mengingatkan agar pengunjung mematuhi protokol kesehatan demi kenyamanan bersama.

 

Kepatuhan terhadap peraturan ini sangat penting untuk menjaga ketertiban serta membantu pasien mendapatkan perawatan yang optimal. Terima kasih atas pengertiannya.

 

Informasi lebih lanjut :

Informasi RS Panti Rapih

Lantai 2 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus

0274 – 563333 ext 1116

Waktu pelayanan : Senin – Sabtu (Minggu dan tanggal merah tutup)

Pk 07.30 – 20.00 wib

 

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan Tim Pangruktilaya St. Pius X Karanganyar ke RS Panti Rapih Meningkatkan Pengetahuan tentang Pemulasaran Jenazah 5/5 (3)

Yogyakarta, 16 Januari 2025 – RS Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan dari Tim Pangruktilaya St. Pius X Karanganyar yang berjumlah 50 peserta pada hari Kamis, 16 Januari 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan pengetahuan tentang ruang lingkup pelayanan pemulasaran jenazah. Acara berlangsung di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur RS Panti Rapih Yogyakarta, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif kunjungan ini. Sambutan juga disampaikan oleh Bapak Antonius Slamet Gunanto, SKM, M.Kes, selaku Sekretaris DPPH Paroki Santo Pius X Karanganyar, yang menegaskan pentingnya kolaborasi antar institusi dalam pelayanan pastoral dan sosial.

 

Sebagai tanda silaturahmi, dilakukan penyerahan cinderamata antara kedua pihak dan sesi foto bersama seluruh peserta dan narasumber. Acara dilanjutkan dengan penyampaian profil RS Panti Rapih oleh Dr. Dr. Jodi Visnu, M.P.H.(Hosiptal Representative) yang memaparkan visi dan layanan unggulan rumah sakit.

Sesi utama diisi oleh Ibu Ch. Tri Yekti Susanti, A.Md. Kep., Kepala Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah RS Panti Rapih. Beliau memberikan materi edukatif mengenai proses pemulasaran jenazah secara profesional, termasuk aspek spiritual dan teknis yang melibatkan penghormatan terhadap jenazah. Sesi ini dilengkapi dengan diskusi interaktif yang memperkaya pemahaman peserta.

 

 

Sebagai penutup, peserta diajak untuk mengikuti hospital tour guna melihat langsung fasilitas kamar jenazah serta layanan lainnya di RS Panti Rapih.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Tim Pangruktilaya St. Pius X Karanganyar dan RS Panti Rapih. Bagi Tim Pangruktilaya, kegiatan ini menjadi peluang untuk meningkatkan kompetensi dalam pemulasaran jenazah dan mengaplikasikan pengetahuan tersebut di komunitas mereka. Sementara itu, RS Panti Rapih berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan dalam mendukung pelayanan pastoral dan sosial yang lebih baik.

Acara ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antar lembaga dapat menghasilkan manfaat yang luas bagi masyarakat, terutama dalam pelayanan berbasis nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Perayaan Natal dan Tahun Baru 2025: Kebersamaan dan Sukacita Keluarga Besar RS Panti Rapih No ratings yet.

Yogyakarta, 12 Desember 2025 – Rumah Sakit Panti Rapih menggelar Perayaan Natal dan Tahun Baru bagi karyawan beserta keluarga di Gedung Slamet Riyadi Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Babarsari, pada Minggu, 12 Desember 2025. Acara ini dihadiri sebanyak 2.270 orang yang terdiri dari karyawan RS Panti Rapih beserta keluarga, jajaran direksi RS Panti Rapih, pengurus dan organ Yayasan Panti Rapih, serta pengurus Yayasan Slamet Riyadi UAJY.

Kemeriahan acara dimulai dengan pembukaan bazar UMKM “Pasar Nyawiji” di lantai 2 gedung oleh Ketua Yayasan Panti Rapih, Bapak Ir. Ambrosius Koesmargono, Ph.D. dan didampingi jajaran Direksi RS Panti Rapih.  Bazar ini diikuti oleh 45 stan yang terdiri dari 9 stan UMKM eksternal dan 36 stan UMKM karyawan RS Panti Rapih, menampilkan berbagai produk kreatif dari para pelaku usaha kecil dan menengah.

Setelah itu, perayaan dilanjutkan dengan Misa Ekaristi Natal yang dipimpin oleh Romo Silvester Susianto Budi Nugroho, MSF (Sekretaris Keuskupan Semarang) dan Romo Modestus Supriyanto, Pr (Romo Pastoral RS Panti Rapih). Dalam suasana khidmat dan penuh rasa syukur, seluruh hadirin diajak untuk merenungkan makna Natal serta mempererat hubungan dalam semangat kekeluargaan.

Dalam sesi sambutan, Ketua Panitia, dr. Putri Riski Amelia, menyampaikan ajakan untuk melebur dalam kebersamaan dan kesederhanaan. “Karyawan dan keluarga besar RS Panti Rapih diajak bersama-sama melebur dalam kebersamaan, kesederhanaan, serta sukacita. Saling berbagi dan peduli menjadi wujud nyata nilai inti organisasi, I Care,” ungkapnya.

Sambutan juga disampaikan oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., yang menekankan pentingnya makna Natal dalam tema Mari Pergi Menyambut-Nya, dikaitkan dengan kebersamaan yang erat dalam keluarga besar RS Panti Rapih.

Perayaan ini dimeriahkan dengan berbagai hiburan, pembagian doorprize, serta kegiatan kado silang yang menambah kegembiraan. Acara dikemas dengan semangat syukur dan suka cita, memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta.

Melalui perayaan ini, keluarga besar RS Panti Rapih diharapkan dapat terus mempererat rasa kekeluargaan, kebersamaan, dan kepedulian, tidak hanya dalam lingkup kerja tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Semangat Natal yang penuh cinta kasih dan kepedulian diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sesuai dengan nilai-nilai I Care yang menjadi inti dari organisasi RS Panti Rapih.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Mohon dapat memberikan rating

Kenali Pentingnya Vaksin MMR untuk Mencegah Gondongan No ratings yet.

Vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella) merupakan salah satu vaksin yang sangat penting untuk melindungi tubuh dari tiga penyakit menular serius: campak, rubella, dan gondongan. Gondongan, yang dikenal juga dengan istilah mumps, adalah infeksi virus yang menyebabkan pembengkakan pada kelenjar ludah. Penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi serius, seperti radang testis (orchitis), gangguan pendengaran, hingga masalah kesuburan.

Dengan vaksin MMR, tidak hanya diri sendiri yang terlindungi, tetapi juga orang-orang di sekitar Anda, terutama mereka yang rentan seperti bayi, anak-anak, dan orang dewasa dengan risiko tinggi.

 

Manfaat Vaksin MMR untuk Gondongan

Untuk Anak-anak

  1. Mencegah pembengkakan kelenjar ludah
    Gejala gondongan yang mengganggu, seperti pembengkakan pada wajah, dapat dicegah sehingga anak tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman.
  2. Mengurangi risiko komplikasi serius
    Gondongan dapat menyebabkan komplikasi seperti radang testis (orchitis) pada anak laki-laki, yang dapat memengaruhi kesehatan jangka panjang.
  3. Melindungi sejak dini
    Anak yang divaksinasi memiliki perlindungan optimal dari penyakit menular ini.

Untuk Dewasa

  1. Mencegah komplikasi kesuburan
    Gondongan pada pria dewasa dapat menyebabkan radang testis, yang berpotensi memengaruhi kesuburan.
  2. Mengurangi risiko gangguan pendengaran
    Infeksi gondongan yang parah dapat memengaruhi fungsi pendengaran.
  3. Mencegah penyebaran penyakit
    Orang dewasa yang tervaksinasi membantu melindungi lingkungan, terutama anak-anak dan orang dengan imunitas rendah.

Jadwal Vaksinasi MMR

Anak-anak

  • Dosis pertama: Usia 15–18 bulan
  • Dosis kedua: Usia 5–7 tahun
    (Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia – IDAI)

Dewasa

  • Vaksinasi MMR dianjurkan untuk orang dewasa yang belum mendapatkan dua dosis vaksin lengkap atau belum pernah menderita gondongan sebelumnya.

Siapa yang Tidak Boleh Mendapatkan Vaksin MMR?

  1. Orang dengan reaksi alergi serius terhadap salah satu komponen vaksin.
  2. Wanita hamil (vaksinasi dapat dilakukan setelah melahirkan).

Lindungi kesehatan Anda dan keluarga dengan vaksinasi MMR. Cegah gondongan dan komplikasi serius lainnya sejak dini.

 

Artikel ditulis oleh :

dr. Anastasia Ratnaningsih, Sp.A

(Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih)

 

Informasi Pendaftaran dan Klinik Vaksinasi

Klinik Vaksin Dewasa Non-Covid

Lantai 2, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus

  • WhatsApp: +62 811-2945-893
  • Telepon: (0274) 514004, 514006, 521409 ext 1125

Klinik Tumbuh Kembang

Lantai 3, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih

  • WhatsApp: +62 811-2848-446
  • Telepon: (0274) 563333 ext 1205

Pendaftaran 24 Jam

  • Telepon: (0274) 514004 / 514006
  • Aplikasi: PantiRapihKU (tersedia di Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating