Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Tingkat Lanjut di Hotel Tentrem 5/5 (5)

Hotel Tentrem menjadi tuan rumah kegiatan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Tingkat Lanjut pada tanggal 28–29 Agustus 2025. Kegiatan ini diikuti oleh tenaga kesehatan dan peserta terpilih yang ingin meningkatkan kompetensi dalam penanganan gawat darurat, khususnya pertolongan pertama yang terstandar.

Acara diawali dengan perkenalan tim fasilitator serta sambutan dari Bu Yustia  HR Hotel Tentrem yang menegaskan komitmen hotel dalam mendukung kegiatan edukatif dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.

 

 

 

Pelatihan menghadirkan narasumber utama:

  1. David Budi Wibowodengan materi Refresh Bantuan Hidup Dasar (BHD), Balut Bidai, dan Transportasi Evakuasi.
  2. Hieronimus Indrawira K., AIFOdengan materi Automated External Defibrillator (AED) dan Ventilasi.

Sesi ini bertujuan memberikan penyegaran dan pembaruan ilmu kepada peserta agar tetap adaptif terhadap standar terbaru dalam penanganan darurat medis.

Peserta dibagi dalam tiga station untuk praktik langsung:

Station 1: Ventilasi, Cervical Control, dan P3K – dipandu oleh dr. David, Harul, dan Samsuhadi.

Station 2: BHD dan penggunaan AED – difasilitasi oleh dr. Indra, Ganes, dan Antonius.

Station 3: Balut Bidai dan Teknik Transportasi Evakuasi – dipandu oleh Suryo K. dan Markus Ari.

Setiap station dirancang agar peserta mampu mempraktikkan keterampilan krusial secara nyata dengan pendampingan langsung dari para fasilitator berpengalaman.

Untuk menguji kesiapan peserta, dilakukan simulasi pertolongan korban yang menyerupai kondisi riil di lapangan. Simulasi ini menekankan pentingnya koordinasi, kecepatan, serta ketepatan dalam memberikan pertolongan.

Sebagai penutup, peserta mengikuti ujian praktik/asesmen pertolongan korban yang dipandu oleh fasilitator. Hasil asesmen akan menjadi indikator kompetensi peserta dalam mengaplikasikan ilmu yang diperoleh.

Melalui pelatihan ini, diharapkan:

RS Panti Rapih semakin memperkuat perannya sebagai pusat layanan kesehatan yang unggul dengan tenaga medis yang terampil, sigap, dan berstandar internasional dalam memberikan pertolongan darurat.

Hotel Tentrem semakin dikenal bukan hanya sebagai ikon hospitality, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam penyelenggaraan kegiatan edukatif dan kemanusiaan yang berdampak luas bagi masyarakat.

Sinergi antara dunia kesehatan dan dunia hospitality ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor dapat menghasilkan manfaat besar, baik untuk peningkatan kualitas layanan maupun untuk keselamatan masyarakat secara umum.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Bantuan Hidup Lanjut Tim Sekunder Kode Biru RS Panti Rapih 2024 5/5 (9)

Pelayanan resusitasi merupakan intervensi klinis yang krusial bagi pasien yang mengalami kejadian mengancam nyawa, seperti henti jantung atau paru. Dalam situasi darurat tersebut, tindakan cepat dan tepat berupa kompresi dada atau bantuan pernapasan dapat menjadi faktor penentu antara hidup dan mati pasien, serta membantu mencegah kerusakan jaringan otak. Keberhasilan resusitasi sangat bergantung pada intervensi kritikal seperti kecepatan pemberian bantuan hidup dasar, bantuan hidup lanjut yang akurat (kode biru), dan kecepatan melakukan defibrilasi.

Untuk memberikan intervensi yang kritikal dengan cepat, diperlukan peralatan medis terstandar, obat resusitasi, dan staf yang terlatih dengan baik. Bantuan hidup dasar harus dilakukan secepatnya saat tanda henti jantung-paru terdeteksi, dan proses bantuan hidup lanjut harus dimulai dalam waktu kurang dari 5 menit. Pelayanan resusitasi harus tersedia untuk semua pasien selama 24 jam setiap hari di seluruh area rumah sakit, termasuk peralatan medis dan staf terlatih (STARKES, 2022).

 

RS Panti Rapih berkomitmen untuk menjamin tersedianya pelayanan resusitasi di seluruh area rumah sakit selama 24 jam setiap harinya. Pelayanan kode biru di RS Panti Rapih harus berjalan sesuai dengan standar dengan kualitas yang optimal, baik dari segi petugas maupun sarana dan prasarana. Ketersediaan staf terlatih dengan kompetensi yang sesuai sangat membantu dalam menjamin kualitas pelayanan ini. Sebagai tim kode biru, petugas harus mampu melakukan tatalaksana resusitasi cardiac arrest, mulai dari mengenali cardiac arrest segera, memeriksa nadi, mengaktifkan sistem respons darurat, memulai siklus kompresi dan bantuan napas, serta menggunakan AED maupun defibrillator dan memberikan obat-obat lanjut. Untuk menjamin kompetensi tim kode biru, diperlukan pendidikan dan pelatihan rutin guna menjaga mutu layanan tim kode biru.

Berdasarkan latar belakang tersebut, sebagai upaya RS Panti Rapih untuk menjaga dan mempertahankan kontinuitas pelayanan resusitasi serta mutu layanan, Tim Kode Biru melaksanakan pelatihan Tim Sekunder Kode Biru. Pelatihan ini bertujuan untuk mereview kembali kemampuan Bantuan Hidup Lanjut bagi Tim Sekunder Kode Biru.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Direktur SDM & Umum RS Panti Rapih, dr. Dion Sulistyo, M.P.H, pada tanggal 11-12 Juni 2024 di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta. Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan dapat melakukan Bantuan Hidup Lanjut di seluruh area RS Panti Rapih sebagai Tim Sekunder Kode Biru. Peserta pelatihan ini terdiri dari 35 perawat, bidan, dan dokter umum.

Pelatihan ini merupakan langkah penting dalam memastikan bahwa setiap pasien yang memerlukan resusitasi mendapatkan pelayanan terbaik yang sesuai dengan standar. Dengan adanya pelatihan ini, RS Panti Rapih berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien di seluruh area rumah sakit.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogykarta)

 

Mohon dapat memberikan rating