Pelatihan Bantuan Hidup Lanjut Tim Sekunder Kode Biru RS Panti Rapih 2024

Pelayanan resusitasi merupakan intervensi klinis yang krusial bagi pasien yang mengalami kejadian mengancam nyawa, seperti henti jantung atau paru. Dalam situasi darurat tersebut, tindakan cepat dan tepat berupa kompresi dada atau bantuan pernapasan dapat menjadi faktor penentu antara hidup dan mati pasien, serta membantu mencegah kerusakan jaringan otak. Keberhasilan resusitasi sangat bergantung pada intervensi kritikal seperti kecepatan pemberian bantuan hidup dasar, bantuan hidup lanjut yang akurat (kode biru), dan kecepatan melakukan defibrilasi.

Untuk memberikan intervensi yang kritikal dengan cepat, diperlukan peralatan medis terstandar, obat resusitasi, dan staf yang terlatih dengan baik. Bantuan hidup dasar harus dilakukan secepatnya saat tanda henti jantung-paru terdeteksi, dan proses bantuan hidup lanjut harus dimulai dalam waktu kurang dari 5 menit. Pelayanan resusitasi harus tersedia untuk semua pasien selama 24 jam setiap hari di seluruh area rumah sakit, termasuk peralatan medis dan staf terlatih (STARKES, 2022).

 

RS Panti Rapih berkomitmen untuk menjamin tersedianya pelayanan resusitasi di seluruh area rumah sakit selama 24 jam setiap harinya. Pelayanan kode biru di RS Panti Rapih harus berjalan sesuai dengan standar dengan kualitas yang optimal, baik dari segi petugas maupun sarana dan prasarana. Ketersediaan staf terlatih dengan kompetensi yang sesuai sangat membantu dalam menjamin kualitas pelayanan ini. Sebagai tim kode biru, petugas harus mampu melakukan tatalaksana resusitasi cardiac arrest, mulai dari mengenali cardiac arrest segera, memeriksa nadi, mengaktifkan sistem respons darurat, memulai siklus kompresi dan bantuan napas, serta menggunakan AED maupun defibrillator dan memberikan obat-obat lanjut. Untuk menjamin kompetensi tim kode biru, diperlukan pendidikan dan pelatihan rutin guna menjaga mutu layanan tim kode biru.

Berdasarkan latar belakang tersebut, sebagai upaya RS Panti Rapih untuk menjaga dan mempertahankan kontinuitas pelayanan resusitasi serta mutu layanan, Tim Kode Biru melaksanakan pelatihan Tim Sekunder Kode Biru. Pelatihan ini bertujuan untuk mereview kembali kemampuan Bantuan Hidup Lanjut bagi Tim Sekunder Kode Biru.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Direktur SDM & Umum RS Panti Rapih, dr. Dion Sulistyo, M.P.H, pada tanggal 11-12 Juni 2024 di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta. Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan dapat melakukan Bantuan Hidup Lanjut di seluruh area RS Panti Rapih sebagai Tim Sekunder Kode Biru. Peserta pelatihan ini terdiri dari 35 perawat, bidan, dan dokter umum.

Pelatihan ini merupakan langkah penting dalam memastikan bahwa setiap pasien yang memerlukan resusitasi mendapatkan pelayanan terbaik yang sesuai dengan standar. Dengan adanya pelatihan ini, RS Panti Rapih berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien di seluruh area rumah sakit.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogykarta)

 

Mohon dapat memberikan rating

Posted in Diklat and tagged , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *