Webinar Ngabuburit Inspiratif RS Panti Rapih: 199 Peserta dari Seluruh Indonesia Antusias Bahas Pelayanan Prima dan Strategi Komunikasi Rumah Sakit 5/5 (3)

Bagaimana rumah sakit dapat menjaga kepercayaan pasien  dan harapan pelayanan yang kian tinggi? Inilah pertanyaan besar yang menjadi pengantar dalam Webinar Ngabuburit Series Kelima bertajuk “Optimalisasi Pelayanan Prima Rumah Sakit dengan Komunikasi Efektif dan Strategi Penanganan Keluhan”, yang sukses digelar oleh Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih Yogyakarta pada Rabu, 26 Maret 2025 melalui platform Zoom Meeting.

Webinar ini menjadi salah satu momen reflektif di bulan Ramadan, menghadirkan diskusi hangat dan sarat ilmu praktis terkait upaya mewujudkan excellent service di rumah sakit. Webinar yang berlangsung sejak sore hari itu diikuti oleh 199 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Semarang, Bandung, Yogyakarta, Banyuwangi, Purwodadi, Jakarta, Bekasi, Wonogiri, Lampung, Banjar, Jember, Probolinggo, Depok, dan kota-kota lainnya.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, Direktur RS Panti Rapih Yogyakarta, yang menekankan pentingnya membangun budaya komunikasi positif dan responsif dalam menghadapi kebutuhan pasien yang semakin kompleks.

Webinar dipandu oleh Bapak Matheus Arief Yudanto, S.E. selaku moderator, dan menghadirkan dua narasumber kompeten:

  1. Maria Silvia Merry, Sp.MK., M.Sc., yang memaparkan tentang “Konsep Pelayanan Prima di Rumah Sakit dan Peran Komunikasi Efektif bagi Tenaga Kesehatan dan Staf Rumah Sakit”.
  2. Venanda Rian Chrismanto, yang mengupas tuntas “Strategi Dalam Menangani Komplain Pasien dengan Pendekatan Profesional dan Solutif.”

Kedua narasumber menyuguhkan materi berbobot namun aplikatif, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang interaktif, memperlihatkan antusiasme peserta dalam menyampaikan problematika dan solusi nyata di tempat kerja masing-masing.

Mengapa Webinar Ini Penting?

Topik komunikasi efektif dan penanganan keluhan bukan hanya pelengkap, tapi menjadi jantung dari sistem pelayanan kesehatan modern. Dalam situasi krisis, misalnya saat pasien merasa tidak puas atau mengalami miskomunikasi, keterampilan tenaga medis dalam menyampaikan empati, klarifikasi, dan solusi menjadi kunci keberhasilan pelayanan rumah sakit.

Dengan mengikuti webinar ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tapi juga dibekali strategi konkret dan relevan untuk diterapkan langsung di unit kerja mereka. Hal ini menjadi krusial dalam menciptakan rumah sakit yang humanis, profesional, dan berorientasi pada mutu pelayanan.

Dikemas dengan durasi yang efisien dan penuh makna, rangkaian webinar dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan sesi penyampaian materi, diskusi, serta ditutup dengan kesimpulan yang menekankan pentingnya kolaborasi antar lini rumah sakit dalam membangun komunikasi yang sehat.

RS Panti Rapih Yogyakarta berkomitmen untuk terus menyelenggarakan Ngabuburit Series sebagai ruang berbagi praktik terbaik (best practice) antar rumah sakit di seluruh Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana penguatan kapasitas SDM kesehatan dan peneguhan nilai-nilai pelayanan berbasis kasih, profesionalisme, dan inovasi.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Yogyakarta Gelar Webinar Ngabuburit Tentang Cedera Olahraga : Edukasi Praktis Tangani Kasus Shin Splints untuk Tenaga Kesehatan dan Masyarakat 5/5 (3)

Cedera olahraga bukan lagi monopoli atlet profesional. Masyarakat umum yang aktif berolahraga, terutama di masa tren gaya hidup sehat pascapandemi, juga rentan mengalami cedera yang mengganggu mobilitas. Menjawab kebutuhan edukasi publik dan profesional akan penanganan cedera olahraga, Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan Webinar Ngabuburit Series Keempat bertajuk “Penatalaksanaan Cedera Olahraga” pada Jumat, 21 Maret 2025 melalui platform Zoom Meeting.

Webinar ini diikuti oleh 57 peserta dari berbagai kota di Indonesia seperti Kudus, Bandung, Yogyakarta, Cilacap, Depok, Jakarta, Tegal, hingga Tasikmalaya. Peserta berasal dari kalangan fisioterapis, tenaga kesehatan, mahasiswa, serta masyarakat umum yang memiliki ketertarikan pada dunia fisioterapi dan penanganan cedera olahraga.

Cedera olahraga, khususnya shin splints, sering dianggap sepele padahal bisa menjadi kronis jika tidak ditangani dengan tepat. Webinar ini hadir sebagai wadah berbagi ilmu praktis dan ilmiah dalam menangani cedera semacam ini — dari aspek diagnosis hingga strategi gerakan korektif (corrective movement). “Webinar ini bukan hanya edukatif tapi juga solutif, karena menyajikan pengetahuan berbasis kasus nyata yang bisa langsung diterapkan di lapangan,” ujar Direktur RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., dalam sambutannya membuka acara.

Dipandu oleh moderator Bapak Nugroho Nanang Wijayanto, A.Md. Ft., webinar ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidang fisioterapi olahraga:

Bapak Oktavia Abrianto, S.Tr.Ft, Ftr, AIFO. menyampaikan materi pertama berjudul “Peran Fisioterapis dalam Penatalaksanaan Cedera Olahraga dan Assessment and Pathophysiology of Shin Splints Case.” Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya identifikasi dini dan peran strategis fisioterapis dalam proses pemulihan pasien cedera olahraga.

Bapak Jeremi Damara Argadiya, A.Md. Kes. melanjutkan dengan materi kedua bertajuk “Treatment and Corrective Movement of Shin Splints Case.” Ia mengulas tuntas langkah-langkah terapi yang terbukti efektif, termasuk latihan korektif yang bisa membantu pemulihan secara fungsional dan mencegah kekambuhan.

Para peserta tidak hanya menyimak, tapi juga aktif berdiskusi dalam sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Pertanyaan seputar metode diagnosis, jenis latihan, serta peran preventif dari fisioterapis menjadi topik hangat dalam forum tersebut.

“Setelah mengikuti webinar ini, saya jadi lebih paham bagaimana menangani klien dengan shin splints secara komprehensif, mulai dari assessment sampai movement correction,” ungkap salah satu peserta dari Bandung.

Webinar ini tidak hanya menjadi momen edukatif di bulan Ramadan, tetapi juga memperkuat komitmen RS Panti Rapih dalam memajukan pelayanan fisioterapi dan literasi kesehatan masyarakat. Dengan meningkatnya kesadaran dan pemahaman tentang cedera olahraga, diharapkan masyarakat bisa lebih proaktif dalam pencegahan dan pemulihan serta meningkatkan kualitas hidup melalui perawatan yang tepat.

Ke depan, RS Panti Rapih akan terus menghadirkan Webinar Ngabuburit Series lainnya dengan topik-topik kesehatan relevan yang bermanfaat bagi masyarakat luas dan tenaga profesional.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Webinar Ngabuburit RS Panti Rapih Series Ke Tiga Kupas Tuntas Kaitan Antara Puasa Ramadhan dan Obesitas 5/5 (6)

Yogyakarta, 19 Maret 2025 – Apakah puasa Ramadhan bisa menjadi pintu masuk menuju gaya hidup sehat bagi penderita obesitas? Pertanyaan ini menjadi pembuka yang menggugah dalam Webinar Ngabuburit Series Ketiga bertajuk “Puasa Ramadhan dan Obesitas” yang diselenggarakan oleh Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih Yogyakarta pada Rabu, 19 Maret 2025, secara daring melalui Zoom Meeting.

Webinar ini merupakan bagian dari rangkaian edukasi masyarakat yang dikemas dalam semangat ngabuburit menjelang waktu berbuka puasa. Dengan pendekatan ilmiah namun tetap komunikatif, webinar ini membahas bagaimana puasa Ramadhan dapat dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk mengelola obesitas, terutama melalui pengaturan pola makan dan pilihan menu yang tepat.

Webinar diikuti oleh 142 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Jakarta, Yogyakarta, Tanjungkarang, Bandung, Kupang, Cilacap, Medan, Bali, Bengkulu, Palangkaraya, Surabaya, Madiun, Baturaja, Karawang, Demak, dan kota-kota lainnya.

Acara diawali dengan sambutan oleh dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, Direktur RS Panti Rapih Yogyakarta, yang menekankan bahwa puasa bukan hanya ritual ibadah, melainkan juga peluang untuk membentuk kebiasaan hidup sehat, terutama bagi masyarakat dengan risiko kelebihan berat badan dan obesitas.

Webinar dipandu oleh Ibu Sari Puspitasari Adianingsih Permata, S.Gz., seorang ahli gizi yang juga aktif dalam program edukasi publik RS Panti Rapih.

Dua narasumber utama membawakan materi yang saling melengkapi:

Ibu Dessy Natalia Cendanawangi, S.Gz., memaparkan topik “Manfaat Kesehatan Puasa Ramadhan Khususnya pada Individu dengan Obesitas”, menyoroti bukti ilmiah mengenai perubahan metabolisme selama berpuasa yang berpotensi menurunkan kadar lemak tubuh, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mendukung keseimbangan hormon.

Ibu Maria Dina Perwitasari, S.Gz., Dietisien, membahas “Strategi Makan Sehat Saat Puasa untuk Mengelola Obesitas dan Pemilihan Menu yang Tepat Saat Berpuasa”, lengkap dengan contoh menu sahur dan berbuka yang mudah diterapkan di rumah.

 

Mengapa Webinar Ini Penting?

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), prevalensi obesitas di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Obesitas tidak hanya berdampak pada penampilan, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Di sisi lain, puasa Ramadhan—jika dilakukan dengan cara yang benar—dapat menjadi intervensi gaya hidup murah, alami, dan terstruktur untuk mengatasi masalah ini.

Webinar ini membuka wawasan bahwa puasa bukan alasan untuk makan sembarangan saat sahur dan berbuka, tetapi sebaliknya, menjadi waktu emas untuk memperbaiki pola konsumsi dan memperkuat kontrol diri. Peserta dibekali dengan pemahaman ilmiah dan panduan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam keseharian selama bulan suci Ramadhan.

Dengan suasana interaktif, webinar berlangsung selama lebih dari satu jam. Selain penyampaian materi, peserta juga aktif mengajukan pertanyaan dalam sesi diskusi terbuka. Pertanyaan yang muncul mencerminkan keprihatinan dan ketertarikan masyarakat terhadap isu obesitas yang kerap kali disalahpahami selama Ramadhan.

Contohnya, beberapa peserta menanyakan tentang “bolehkah langsung tidur setelah sahur?” atau “menu buka puasa apa yang bisa membuat kenyang tanpa menyebabkan lonjakan berat badan?”—dan semuanya dijawab dengan data dan pendekatan ilmiah oleh narasumber.

Melalui edukasi daring ini, RS Panti Rapih Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam mempromosikan kesehatan masyarakat berbasis nilai spiritual dan ilmiah secara bersamaan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya rumah sakit dalam membangun literasi gizi di tengah masyarakat, dengan pendekatan yang kontekstual dan relevan.

Webinar “Puasa Ramadhan dan Obesitas” menjadi bukti bahwa Ramadan bisa dimanfaatkan bukan hanya untuk meningkatkan spiritualitas, tetapi juga untuk mengubah pola hidup menuju lebih sehat dan berkesadaran.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Gelar Webinar Ngabuburit Series: Ungkap Inovasi Diagnostik Penyakit Jantung Lewat Teknologi MSCT Cardiac 5/5 (6)

Di tengah tingginya angka kematian akibat penyakit jantung di Indonesia, Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta menghadirkan edukasi publik yang inspiratif dan penuh manfaat melalui Webinar Ngabuburit Series Kedua bertajuk “Penegakan Diagnosis Penyakit Jantung Menggunakan Multislice Computed Tomography (MSCT) Cardiac”. Acara yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini sukses menarik perhatian 312 peserta dari berbagai penjuru Indonesia, mulai dari Aceh hingga Kupang.

Webinar ini menjadi bagian dari komitmen RS Panti Rapih untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta profesional medis tentang pentingnya deteksi dini dan diagnosis akurat penyakit jantung dengan pendekatan teknologi medis mutakhir. Tak hanya memberikan pengetahuan teoretis, webinar ini juga membuka ruang diskusi interaktif antara narasumber ahli dan peserta.

Webinar yang diselenggarakan pada hari Jumat, 14 Maret 2025 ini dibuka secara resmi oleh Direktur RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., yang menekankan pentingnya inovasi teknologi dalam mendiagnosis penyakit jantung secara non-invasif namun akurat. Acara kemudian dipandu oleh moderator Ibu Benidekta Rosi Emaningtyas, S.ST. Rad., yang mengarahkan jalannya diskusi dengan dinamis.

Webinar menghadirkan dua narasumber utama yang kompeten di bidangnya:

  1. dr. Y.F. Galuh Retno Anggraini, Sp.JP(K)
    Membawakan materi pertama tentang Aspek Medik dan Penegakan Diagnosis Penyakit Jantung, beliau menjelaskan bagaimana pendekatan berbasis evidence-based medicine saat ini sangat terbantu oleh teknologi pencitraan seperti MSCT Cardiac.
  2. Herman Yosef Setiawan Nugraha, S.ST.
    Mengulas Peran Radiografer Dalam Pemeriksaan MSCT Cardiac, ia menjabarkan proses teknis mulai dari persiapan pasien, teknik pengambilan gambar, hingga tahapan analisis pencitraan MSCT yang berperan vital dalam menghasilkan data diagnostik berkualitas tinggi.

Multislice Computed Tomography (MSCT) Cardiac merupakan teknologi pencitraan mutakhir yang memungkinkan visualisasi detail anatomi jantung secara cepat dan non-invasif. Pemeriksaan ini sangat efektif dalam mendeteksi penyempitan pembuluh darah koroner, plak, atau kelainan struktur jantung lainnya tanpa perlu prosedur kateterisasi yang invasif.

Dengan semakin berkembangnya jumlah pasien dengan keluhan kardiovaskular, pemanfaatan teknologi seperti MSCT menjadi semakin krusial, tidak hanya untuk penegakan diagnosis, tetapi juga untuk perencanaan terapi dan pemantauan lanjutan.

Peserta webinar berasal dari latar belakang yang beragam: dokter, radiografer, mahasiswa, dan tenaga kesehatan lainnya. Mereka datang dari lebih dari 20 kota di Indonesia, termasuk Yogyakarta, Surabaya, Jakarta, Bandung, Makassar, Banjarmasin, Ambon, hingga daerah-daerah terpencil seperti Tulungagung dan Kendal. Ini menunjukkan tingginya antusiasme terhadap tema kesehatan jantung dan teknologi medis terkini.

Mengapa Webinar Ini Penting?

Penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian nomor satu di Indonesia, dan kurangnya deteksi dini menjadi faktor penyebab utama. Webinar ini menjadi langkah nyata dalam upaya edukasi dan peningkatan kapasitas tenaga medis serta masyarakat umum dalam mengenali gejala, teknologi diagnosis, dan prosedur yang aman.

Lebih jauh lagi, webinar ini memperkuat posisi RS Panti Rapih sebagai fasilitas layanan kesehatan yang adaptif terhadap teknologi serta aktif dalam memberikan kontribusi ilmiah dan edukatif bagi komunitas medis nasional.

Setelah dua sesi pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab, di mana para peserta antusias menggali lebih dalam mengenai manfaat klinis MSCT Cardiac, tantangan teknis dalam pengambilan gambar, serta peran lintas profesi dalam mendukung diagnosa yang cepat dan tepat.

Acara ditutup dengan harapan bahwa kolaborasi lintas keilmuan seperti ini dapat terus dikembangkan, tidak hanya dalam konteks edukasi, tetapi juga dalam praktik layanan kesehatan sehari-hari.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Gelar Webinar Ngabuburit Series: Bahas Strategi Pengkodean Penyakit dan Tindakan untuk Kendali Mutu dan Biaya 5/5 (7)

Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap efisiensi dan akuntabilitas layanan kesehatan, Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih Yogyakarta menghadirkan solusi nyata melalui Webinar Ngabuburit Series Pertama yang bertajuk:
“Pengkodean Penyakit dan Tindakan untuk Kendali Mutu dan Kendali Biaya di Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan Lainnya.”

Webinar tema pertama ini diselenggarakan secara daring pada Rabu, 12 Maret 2025 dan berhasil menjaring 417 peserta dari berbagai kota di Indonesia dan luar negeri seperti Turki. Antusiasme peserta dari wilayah seperti Bandung, Jakarta, Bali, Deli Serdang, Sulawesi Selatan, hingga Kupang menunjukkan tingginya perhatian terhadap efisiensi layanan kesehatan berbasis data dan regulasi.

Kegiatan dibuka oleh Direktur RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM dalam pengelolaan data medis yang akurat dan sesuai standar nasional. Moderator acara, Bapak Suryo Nugroho, M.P.H., memandu jalannya diskusi dengan interaktif dan mendalam.

Sesi pertama menghadirkan narasumber Agung Dwi Saputro, S.K.M., MARS dengan topik “Pengkodean Penyakit dalam Meningkatkan Kendali Mutu Pelayanan Kesehatan dan Peran PMIK dalam Pengendalian Biaya”. Ia menggarisbawahi pentingnya peran Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK) dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data yang presisi.

Dilanjutkan sesi kedua oleh Ella Kristiantini Susan, A.Md.Perkes., S.Tr.RMIK, yang membawakan materi “Strategi Pengkodean Tindakan untuk Optimalisasi Kendali Biaya di Rumah Sakit”. Beliau menyoroti kebutuhan integrasi lintas profesi antara klinisi dan tim rekam medis dalam menyusun kode tindakan yang valid dan berdampak pada efisiensi anggaran.

Acara ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memperlihatkan semangat peserta dalam mencari solusi terbaik untuk praktik pengkodean yang sesuai dengan regulasi, efisien, dan bermutu.

Mengapa ini penting?
Dalam skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan sistem pembiayaan kesehatan yang semakin kompleks, pengkodean penyakit dan tindakan yang tepat bukan sekadar prosedural, melainkan strategis. Webinar ini menjadi langkah konkret RS Panti Rapih dalam mendukung upaya rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya agar tetap kompetitif dan berkelanjutan, tanpa mengorbankan mutu layanan.

Webinar ini merupakan bentuk nyata dari komitmen RS Panti Rapih untuk berbagi ilmu, memperkuat jejaring profesional, dan menjawab kebutuhan zaman: mutu layanan tinggi dengan biaya yang efisien.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan Hospital Nacional Guido Valadares (HNGV) Timor Leste ke RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (2)

Pada hari Selasa, 25 Maret 2025, RS Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan dari Hospital Nacional Guido Valadares (HNGV) Timor Leste sebanyak 10 orang. Acara ini berlangsung di Ruang Auditorium Kecil Gedung Borromeus, Instalasi Rawat Jalan Terpadu lantai 6.

Acara diawali dengan sambutan dari Direktur RS Panti Rapih dan perwakilan HNGV. Selanjutnya, dilakukan sesi pemberian kenang-kenangan, foto bersama, serta pemaparan Company Profile RS Panti Rapih oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H. Setelah itu, dr. Tan Liana Santosa menyampaikan materi terkait layanan farmasi, laboratorium, dan IGD. Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif dan hospital tour untuk memperkenalkan fasilitas serta sistem layanan di RS Panti Rapih.

 

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara RS Panti Rapih dan HNGV Timor Leste, serta berbagi pengalaman dan wawasan mengenai pengelolaan layanan kesehatan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan di kedua rumah sakit.

Kunjungan ini membuka peluang kerja sama antara RS Panti Rapih dan HNGV Timor Leste dalam pengembangan layanan kesehatan. Pertukaran informasi dan pengalaman yang terjadi dalam kunjungan ini diharapkan dapat membantu peningkatan kualitas layanan medis di kedua institusi. Selain itu, kunjungan ini juga menjadi wadah bagi tenaga medis untuk memperluas wawasan serta membangun jaringan profesional yang lebih luas.

 

Artikel ditulis oleh :
Anjar Pintosasi
(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Selenggarakan Pelatihan Troubleshooting AC VRV Daikin bagi Teknisi 5/5 (4)

Yogyakarta, 28 Februari 2025 – Sebanyak 20 orang teknisi RS Panti Rapih mengikuti Pelatihan Troubleshooting AC VRV Daikin yang berlangsung selama dua hari, 27-28 Februari 2025. Pelatihan ini diselenggarakan dengan dukungan dari PT Aneksa Meniti Karya dan bertempat di Auditorium Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, RS Panti Rapih Yogyakarta.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan para teknisi dalam menangani permasalahan serta melakukan perbaikan pada sistem pendingin udara VRV (Variable Refrigerant Volume) merk Daikin. Dengan pelatihan ini, diharapkan para teknisi semakin kompeten dalam memastikan sistem AC di lingkungan rumah sakit tetap berfungsi optimal demi kenyamanan pasien, tenaga medis, dan seluruh civitas RS Panti Rapih.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, Dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan pentingnya pemeliharaan sistem pendingin udara di rumah sakit sebagai bagian dari upaya menjaga kenyamanan dan keselamatan lingkungan kerja serta pelayanan bagi pasien.

 

Selanjutnya, Direktur Utama PT Aneksa Meniti Karya, Bapak Fx Feli Aneksa Wijaya, turut memberikan sambutan dan menyatakan komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas teknis di berbagai sektor, termasuk fasilitas kesehatan.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari PT Daikin, Bapak Heza Pratama, yang memberikan pemaparan mengenai Produk dan Sistem Kontrol VRV. Materi yang disampaikan mencakup prinsip kerja sistem VRV, metode troubleshooting, serta penerapan sistem kontrol yang efisien untuk meningkatkan performa dan umur pakai perangkat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Instalasi Sarana, Prasarana, dan Fasilitas RS Panti Rapih, Bapak Albertus Gunawan Setiyono, ST, yang mendukung penuh pelatihan ini sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas pemeliharaan fasilitas rumah sakit.

Sebagai penutup, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi teknisi RS Panti Rapih dalam menjaga sistem AC tetap optimal. Dengan keterampilan troubleshooting yang lebih baik, efisiensi operasional rumah sakit dapat ditingkatkan, serta kenyamanan pasien dan tenaga kesehatan tetap terjaga. Selain itu, sinergi antara RS Panti Rapih, PT Aneksa Meniti Karya, dan PT Daikin diharapkan dapat terus berlanjut untuk pengembangan sumber daya manusia dan perawatan fasilitas kesehatan di masa depan.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan Tim Pangruktilaya St. Pius X Karanganyar ke RS Panti Rapih Meningkatkan Pengetahuan tentang Pemulasaran Jenazah 5/5 (3)

Yogyakarta, 16 Januari 2025 – RS Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan dari Tim Pangruktilaya St. Pius X Karanganyar yang berjumlah 50 peserta pada hari Kamis, 16 Januari 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan pengetahuan tentang ruang lingkup pelayanan pemulasaran jenazah. Acara berlangsung di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur RS Panti Rapih Yogyakarta, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif kunjungan ini. Sambutan juga disampaikan oleh Bapak Antonius Slamet Gunanto, SKM, M.Kes, selaku Sekretaris DPPH Paroki Santo Pius X Karanganyar, yang menegaskan pentingnya kolaborasi antar institusi dalam pelayanan pastoral dan sosial.

 

Sebagai tanda silaturahmi, dilakukan penyerahan cinderamata antara kedua pihak dan sesi foto bersama seluruh peserta dan narasumber. Acara dilanjutkan dengan penyampaian profil RS Panti Rapih oleh Dr. Dr. Jodi Visnu, M.P.H.(Hosiptal Representative) yang memaparkan visi dan layanan unggulan rumah sakit.

Sesi utama diisi oleh Ibu Ch. Tri Yekti Susanti, A.Md. Kep., Kepala Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah RS Panti Rapih. Beliau memberikan materi edukatif mengenai proses pemulasaran jenazah secara profesional, termasuk aspek spiritual dan teknis yang melibatkan penghormatan terhadap jenazah. Sesi ini dilengkapi dengan diskusi interaktif yang memperkaya pemahaman peserta.

 

 

Sebagai penutup, peserta diajak untuk mengikuti hospital tour guna melihat langsung fasilitas kamar jenazah serta layanan lainnya di RS Panti Rapih.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Tim Pangruktilaya St. Pius X Karanganyar dan RS Panti Rapih. Bagi Tim Pangruktilaya, kegiatan ini menjadi peluang untuk meningkatkan kompetensi dalam pemulasaran jenazah dan mengaplikasikan pengetahuan tersebut di komunitas mereka. Sementara itu, RS Panti Rapih berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan dalam mendukung pelayanan pastoral dan sosial yang lebih baik.

Acara ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antar lembaga dapat menghasilkan manfaat yang luas bagi masyarakat, terutama dalam pelayanan berbasis nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan Mahasiswa Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan Universitas Esa Unggul ke RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (22)

Yogyakarta, 14 Januari 2025 – Sebanyak 59 mahasiswa Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Esa Unggul Jakarta, bersama 4 dosen pendamping, telah melaksanakan kunjungan ke RS Panti Rapih Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Lantai 6, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, dan menjadi salah satu rangkaian kegiatan akademik penting bagi mahasiswa.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa terkait penerapan manajemen informasi kesehatan di rumah sakit, khususnya implementasi Rekam Medis Elektronik (RME). Melalui kunjungan ini, mahasiswa dapat membandingkan hasil temuan di lapangan dengan teori yang telah dipelajari selama perkuliahan, sehingga mereka lebih memahami pengelolaan informasi kesehatan secara praktis.

Acara diawali dengan sambutan hangat dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan institusi pelayanan kesehatan. Selain Direktur Utama, juga hadir Direktur SDM dan Umum, dr. Dion Sulistyo, M.P.H. dan Direktur Medis, dr. Djati Prasodjo, Sp. Rad(K)RI, M.Sc.
Sambutan dilanjutkan oleh perwakilan dosen pendamping dari Universitas Esa Unggul Dr. Hosizah, SKM, M.K.M Ka. Prodi MIK, yang menyampaikan apresiasi atas kesempatan berharga ini.

Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H  (Hospital Representative)

Sebagai simbol hubungan baik antara kedua institusi, dilakukan serah terima cindera mata dan sesi foto bersama seluruh peserta. Setelah itu, mahasiswa diberikan pemahaman mendalam melalui pemaparan company profile RS Panti Rapih oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H (Hospital Representative).

Robertus Yogi Saputro, Ahli Madya Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (Kepala Instalasi Rekam Medis)

Thomas Dhani Eka Kurniawan, S. Kom (Kepala Instalasi Teknologi Informasi)

 

Pada sesi materi, mahasiswa mendapatkan wawasan praktis dari; Bapak Robertus Yogi Saputro, Ahli Madya Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (Kepala Instalasi Rekam Medis) dan Bapak Thomas Dhani Eka Kurniawan, S. Kom (Kepala Instalasi Teknologi Informasi) yang memaparkan implementasi Rekam Medis Elektronik.

Kegiatan ini diakhiri dengan hospital tour, di mana para peserta diajak mengamati secara langsung sistem teknologi informasi kesehatan yang diterapkan di RS Panti Rapih. Mahasiswa juga berkesempatan untuk berinteraksi dengan para profesional yang berperan dalam pengelolaan informasi kesehatan di rumah sakit.

RS Panti Rapih menyampaikan harapannya agar kunjungan ini mampu memperkaya wawasan mahasiswa dan menjadi inspirasi dalam membangun karier yang berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara dunia pendidikan dan institusi pelayanan kesehatan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap berkontribusi di dunia kerja.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Wajib Staf RS Panti Rapih Tahun 2024 5/5 (1)

Sehat untuk Semua: Meningkatkan Mutu dan Keselamatan Pasien melalui Pelatihan SDM Unggul

Rumah Sakit Panti Rapih berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan unggul. Sebagai salah satu upaya mewujudkan pelayanan kesehatan paripurna, RS Panti Rapih menyelenggarakan Pelatihan Wajib Staf Tahun 2024 yang diikuti oleh seluruh karyawan, outsourcing, dan tenant, dengan total peserta sebanyak 1.700 orangpada tanggal 11 – 13 Desember 2024 dan bertempat di Auditorium Gedung Rawat Jalan Terpadu RS Panti Rapih Yogyakarta.

Pelatihan ini merupakan implementasi dari visi RS Panti Rapih dalam mendukung derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya. Dengan mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kesadaran staf dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman, efektif, efisien, berorientasi pada pasien, serta terintegrasi dengan berbagai aspek keselamatan dan mutu layanan.

Pelatihan dilaksanakan dengan metode Blended Learning, yang terdiri dari:

  1. Pembelajaran Mandiri (Asinkronous Maya): Materi akan dibagikan satu minggu sebelum sesi tatap muka, yaitu pada tanggal 6–13 Desember 2024, untuk dipelajari secara mandiri.
  2. Diskusi dan Praktik Offline: Peserta akan hadir secara langsung untuk mendalami materi melalui diskusi dan praktik pada tanggal 11–13 Desember 2024.

Pelatihan ini mencakup materi-materi penting yang terbagi ke dalam beberapa stand, yaitu:

  • Stand K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja):
    Manajemen Fasilitas dan Alat Medis
    • Pencegahan Kebakaran
    • Hospital Disaster
    • Limbah B3
    • Manajemen Keselamatan
  • Stand WS (Early Warning System)
  • Stand BHD Awam  dan Medis (Bantuan Hidup Dasar bagi Non-Medis & Medis)Stand PPI (Pencegahan dan Pengendalian Infeksi)

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memahami dan mengimplementasikan program pendidikan staf berdasarkan informasi penting, seperti hasil pengukuran mutu, insiden keselamatan, manajemen fasilitas, serta layanan unggulan di RS Panti Rapih.

Sebagai institusi pelayanan kesehatan, RS Panti Rapih terus berupaya memberikan pelayanan prima dengan memperhatikan mutu dan keselamatan pasien. Pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas SDM agar siap menghadapi tantangan dalam pelayanan kesehatan modern.

Pelatihan Wajib Staf RS Panti Rapih Tahun 2024 diharapkan mampu menciptakan tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kebutuhan pasien, sehingga dapat mendukung visi RS Panti Rapih sebagai rumah sakit terpercaya di Yogyakarta.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating