Field Study Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti di RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (5)

Sebanyak enam mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti mengikuti kegiatan Field Study Modul Pilihan Geriatric and Gerontology (GER) di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta selama lima hari, mulai tanggal 14 hingga 18 Juli 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap berbagai aspek penanganan kesehatan lanjut usia secara menyeluruh, mencakup dimensi biologis, psikologis, sosial, hingga paliatif.

Hari pertama diawali dengan sambutan hangat dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Trisakti kepada RS Panti Rapih sebagai mitra dalam pembelajaran mahasiswa. Sambutan dari ketua tim Universitas Trisakti, Fikri Haikal Alfian Diarti Putra, turut membuka kegiatan dengan semangat kolaboratif dan rasa syukur atas kesempatan belajar langsung dari institusi pelayanan kesehatan terkemuka di Yogyakarta.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan company profile RS Panti Rapih oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H., yang memperkenalkan sejarah, visi-misi, serta layanan unggulan rumah sakit, khususnya dalam bidang pelayanan geriatri. Sesi berikutnya menghadirkan materi pembuka “Pengantar Gerontology & Geriatri” oleh Dr. dr. I Dewa Putu Pramantara, diikuti diskusi interaktif yang memperkaya perspektif mahasiswa tentang kompleksitas perawatan usia lanjut.

Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung di Klinik Golden Care, layanan terpadu bagi lansia dengan pendekatan “sehat dan bahagia”. Di klinik ini, mahasiswa mengamati praktik nyata bagaimana pelayanan medis, rehabilitasi, hingga aspek psikososial diintegrasikan untuk meningkatkan kualitas hidup para lansia.

Selama lima hari pelaksanaan, mahasiswa mengikuti berbagai agenda, antara lain:

  • Hari Pertama: pengarahan dari bagian Diklat RS, perkenalan seluruh unit layanan, dan hospital tour.
  • Hari Kedua – Keempat: observasi lapangan, wawancara dengan unit terkait, pengumpulan data sekunder, serta diskusi kasus langsung.
  • Hari Kelima: pelaksanaan workshop untuk merangkum hasil pembelajaran dan refleksi praktik lapangan.

Adapun tujuan utama field study ini mencakup:

  1. Memahami penanganan Geriatric Giants dan aspek bio-psikososial lansia.
  2. Menilai status gizi serta permasalahan gizi pada lansia.
  3. Mengkaji gangguan muskuloskeletal dan neurologis pada usia lanjut.
  4. Menelaah permasalahan psikogeriatri.
  5. Mengidentifikasi kebutuhan rehabilitasi medik lansia.
  6. Memahami prinsip perawatan paliatif.
  7. Menilai aspek sosial dan kualitas hidup pada lansia.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menjalin kerja sama strategis antara dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan. Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti berharap kerja sama dengan RS Panti Rapih dapat terus berlanjut dan berkembang, khususnya dalam pengembangan pendidikan klinis berbasis komunitas dan pelayanan lansia.

Sementara itu, RS Panti Rapih berharap dapat berkontribusi dalam mencetak dokter-dokter muda yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan nilai-nilai humanisme dalam menghadapi tantangan kesehatan lansia di masa depan.

 

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Terima Kunjungan Studi Audit Internal dari Guido Valadares National Hospital, Timor-Leste 5/5 (3)

Yogyakarta, 10 Juli 2025 – RS Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan resmi dari delegasi Guido Valadares National Hospital (GVNH), Timor-Leste, dalam rangka studi dan kolaborasi terkait sistem audit internal rumah sakit, yang diselenggarakan di Ruang Auditorium, Gedung Borromeus, Lantai 6 Instalasi Rawat Jalan Terpadu.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 10 Juli 2025, ini dihadiri oleh 9 orang delegasi dari GVNH, dipimpin langsung oleh Bapak Humberto da Costa Chefe Xefe Ekipa, Ketua Tim Kunjungan.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini sebagai bentuk kerja sama lintas negara dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan tata kelola rumah sakit.

Selanjutnya, sambutan dari pihak GVNH disampaikan oleh Bapak Humberto da Costa, yang mengungkapkan antusiasme timnya untuk belajar dan bertukar pengalaman, khususnya dalam penerapan sistem audit internal dan pengelolaan anggaran rumah sakit.

Sebagai simbol persahabatan dan kolaborasi, dilakukan penyerahan cendera mata dari kedua belah pihak, dilanjutkan dengan foto bersama.

Acara berlanjut dengan pemaparan company profile RS Panti Rapih oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H, yang memperkenalkan sejarah, layanan unggulan, serta komitmen RS Panti Rapih dalam menjaga mutu dan keselamatan pasien.

Sesi berikutnya adalah pemaparan materi utama. Materi pertama bertajuk “Audit Internal Rumah Sakit” disampaikan oleh Ibu Maria Gian Magistra, S.E., Ak., Staf Audit Operasional RS Panti Rapih. Materi kedua mengenai “Audit Pengelolaan Anggaran” dipresentasikan oleh Apt. Sekar Candra Dewi, S.Farm., Kepala Seksi Perencanaan dan Pelaporan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif, di mana peserta dari kedua belah pihak saling bertukar pengalaman dan pandangan mengenai sistem audit serta praktik pengelolaan keuangan yang efektif di lingkungan rumah sakit.

Acara ditutup dengan hospital tour, di mana para tamu diajak mengunjungi beberapa area layanan utama di RS Panti Rapih untuk melihat langsung implementasi sistem manajemen mutu dan pelayanan pasien.

 

Harapan dari Kegiatan

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal kolaborasi strategis antara RS Panti Rapih dan Guido Valadares National Hospital, khususnya dalam penguatan sistem audit internal, manajemen anggaran, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Pertukaran pengetahuan ini juga menjadi bentuk diplomasi kesehatan yang memperkuat relasi profesional antar institusi lintas negara demi pelayanan kesehatan yang lebih baik dan berdaya saing global.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Gaungkan Kampanye “Stop Bully, Mari Peduli” 4.5/5 (4)

Yogyakarta, 7 Juli 2025 — Dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional 2025 yang mengusung tema “Mendengarkan Masa Depan”, Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta bersama DPK PPNI RS Panti Rapih menggelar serangkaian kegiatan edukatif yang berfokus pada isu perlindungan anak dari tindakan perundungan (bullying). Dua program utama, yaitu Seminar Internal Anak dan Roadshow Edukasi Anti-Bullying, menjadi langkah konkret rumah sakit dalam membentuk lingkungan yang aman dan inklusif bagi anak-anak di sekolah maupun di layanan kesehatan.

Seminar Internal Anak: Membangun Pemahaman dan Peran Tenaga Kesehatan

Kegiatan dimulai dengan Seminar Internal Anak yang diselenggarakan pada Senin, 7 Juli 2025, bertempat di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, RS Panti Rapih. Seminar ini bertujuan untuk membekali tenaga keperawatan dengan pemahaman mendalam mengenai bullying, mulai dari konsep dasar perkembangan pribadi anak, jenis-jenis perundungan (fisik, verbal, sosial, hingga siber), dampak psikologisnya, hingga pendekatan edukatif dan preventif yang dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan.

Dua narasumber utama hadir dalam seminar ini: dr. Vista Nurasti Pradanita, Sp.KJ(K), yang menjelaskan keterkaitan antara bullying dan gangguan kesehatan mental pada anak; dan Maria Ratih, M.Psi., Psikolog, yang memaparkan pendekatan psikologis dalam mencegah dan menangani kasus bullying melalui kolaborasi antara orang tua, guru, dan komunitas.

“Tenaga kesehatan memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi pelindung dan penggerak perubahan, bukan hanya penyembuh. Bullying harus dicegah dari akarnya,” ujar dr. Vista Nurasti dalam presentasinya.

 

Roadshow Edukasi: Akan Menjangkau Enam Sekolah Mitra

 

Sebagai tindak lanjut dari seminar tersebut, RS Panti Rapih akan menyelenggarakan Roadshow Edukasi Anti-Bullying bertema “STOP BULLY, MARI PEDULI” pada 15–18 Juli 2025. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara tatap muka di enam sekolah mitra di wilayah Yogyakarta dan akan melibatkan lebih dari 800 siswa dari tingkat SD hingga SMP.

Sekolah-sekolah yang akan dikunjungi meliputi: SMP Kanisius Gayam, SMP Stella Duce Dagen, SD Joannes Bosco, SMP Joannes Bosco, SD Marsudirini Yogyakarta, dan SMP BOPKRI 1 Yogyakarta.

Tim edukator yang telah mendapatkan pelatihan dalam seminar akan menyampaikan materi secara interaktif. Para siswa akan diajak mengenali bentuk-bentuk bullying, memahami dampaknya terhadap psikologis dan sosial, serta belajar menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan sekolah ramah anak. Kegiatan juga akan disertai sesi pledging, yaitu komitmen simbolik siswa untuk menolak dan melawan tindakan bullying.

“Kampanye ini bukan kegiatan simbolik. Ini bagian dari upaya strategis RS Panti Rapih dalam membentuk budaya sekolah yang aman, inklusif, dan berdaya,” tegas Anna Prabandari, S.Kep., Ns., penanggungjawab program Hari Anak Nasional 2025 RS Panti Rapih.

 

Mengapa Kampanye Ini Penting?

Menurut data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), lebih dari 25% laporan tahunan di sektor pendidikan berasal dari kasus bullying (Khairunnisa, 2023). Sayangnya, banyak kasus yang tidak dilaporkan, tetapi tetap menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan mental, prestasi akademik, dan kehidupan sosial anak.

“Kami ingin siswa tahu bahwa mereka tidak sendirian. Ada orang dewasa yang peduli, dan ada cara untuk melawan bullying secara sehat dan bermartabat,” tambah Maria Ratih, M.Psi., Psikolog.

 

 

Artikel ditulis oleh :

Maria Vita

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Menggugah Jejak Historis Pelayanan Kesehatan 5/5 (1)

Yogyakarta, 27 Juni 2025 – RS Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan kehormatan dari 45 peserta tour de hospital Konferensi HOMSEA (History of Medicine in Southeast Asia) ke-10 yang diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2025. HOMSEA dikenal sebagai forum akademik internasional yang menjembatani ilmu sejarah, antropologi, dan kedokteran dalam eksplorasi kritis lintas budaya dan masa. Kali ini peserta dibawa menyusuri jejak panjang sejarah rumah sakit yang telah mendekati usia 96 tahun ini.

Dr. Jodi Visnu, sebagai hospital representative RS Panti Rapih, memandu langsung para peserta dalam tur historis yang menyentuh cagar budaya di lingkungan rumah sakit. Bangunan lama yang dulunya dikenal dengan nama Onder de Bogen Ziekenhuis menjadi titik sentral dalam narasi perjalanan waktu pelayanan kesehatan di Indonesia. Dengan penjelasan yang mendalam dan penuh empati, Dr. Jodi memperlihatkan bagaimana warisan misioner dan nilai kemanusiaan menjadi pondasi kuat rumah sakit ini sejak awal berdirinya.

 

Direktur Utama RS Panti Rapih, Dr. Stephani Nainggolan, turut menyampaikan bahwa rumah sakit ini lahir dari semangat pelayanan untuk masyarakat yang dahulu tidak memiliki akses kesehatan memadai. “RS Panti Rapih berawal dari semangat misioner karena dahulu banyak orang asli Indonesia yang kurang mendapatkan pelayanan kesehatan layak,” ungkapnya. Nilai ini tetap dijaga hingga kini, selaras dengan prinsip rumah sakit sebagai lembaga non-profit yang mengedepankan kualitas dan sentuhan kemanusiaan.

Kunjungan ini menjadi pengalaman berharga bagi para peserta HOMSEA yang berasal dari berbagai negara dan latar belakang akademik. Melalui narasi yang dibawakan oleh Dr. Jodi Visnu dan tim, peserta tidak hanya menyaksikan artefak sejarah, tetapi juga merasakan semangat pelayanan yang hidup dalam keseharian rumah sakit. Warisan spiritual dan sosial yang terkandung dalam setiap sudut RS Panti Rapih menjadi refleksi konkret bagaimana kesehatan dan sejarah saling terkait secara mendalam.

Diharapkan, pengalaman ini membuka wawasan baru bagi peserta tentang praktik kesehatan yang tidak hanya berbasis medis, tetapi juga berakar pada nilai historis dan kemanusiaan. RS Panti Rapih terus berkomitmen menjadi Sahabat untuk Hidup Sehat, tidak hanya dalam pelayanan kesehatan masa kini, tetapi juga dalam merawat ingatan kolektif atas perjuangan dan pengabdian panjang di bidang kesehatan.

 

Artikel ditulis oleh :

Dr. dr. Jodi Visnu, MPH

(Hospital Representative RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Standar Frontliner Klinik Eksekutif & Medical Check Up : Menuju Layanan Prima dan Profesional 5/5 (4)

Bertempat di Auditorium lantai 6 Gedung Borromeus, Rumah Sakit Panti Rapih menyelenggarakan Pelatihan Standar Frontliner Klinik Eksekutif dan Medical Check Up (MCU). Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 14.30 WIB dan diikuti oleh 65 petugas frontliner yang terdiri dari sekuriti, petugas pendaftaran pasien, petugas keuangan/kasir, petugas farmasi, perawat, dan cleaning service.

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan RS Panti Rapih untuk meningkatkan kualitas layanan di Klinik Eksekutif dan MCU, yang dikenal sebagai layanan premium dengan standar pelayanan tinggi. Klinik eksekutif tidak hanya menekankan pada kecepatan dan efisiensi, tetapi juga pada kenyamanan, komunikasi yang empatik, serta profesionalisme tinggi dalam menangani pasien dari kalangan eksekutif, pejabat, maupun masyarakat yang menginginkan layanan eksklusif.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran frontliner sebagai garda terdepan dan wajah rumah sakit yang secara langsung mempengaruhi pengalaman pasien.

Para peserta mendapatkan berbagai materi pelatihan yang mencakup dimensi teknis, etika, hingga personal branding, di antaranya:

  1. Pengenalan Klinik Eksekutif dan Nilai Layanan Prima oleh Ibu Nita Dwi Yuliani, S.Kep., Ns.
  2. Prosedur Pendaftaran dan Alur Layanan Pasien oleh Ibu Anastasia Novita Dewi Pujiastuti, S.Kep., Ns.
  3. Manajemen Emosi dan Empati oleh Ibu Yustina Tripriyanti, S.Kep., Ns.
  4. Etika dan Penampilan Front Liner oleh Saudara Matheus Arief Yudanto, SE.
  5. Kerahasiaan Data dan Etika Informasi Medis serta Komunikasi Efektif dengan Pasien oleh dr. Maria Silvia Merry, MSc, SpMK
  6. Penanganan Komplain dan Kepuasan Pelanggan oleh Anjar Pintosasi, A.Md.
  7. Beauty Class meliputi make-up oleh dr. Putri Risqy Septy Amelia dan tata rambut oleh Saudari Klara Santi Adiraharjo, MM.

Selain sesi ceramah, pelatihan ini juga dilengkapi dengan metode simulasi, role play, dan diskusi interaktif. Para peserta diajak untuk mempraktikkan secara langsung standar pelayanan front liner dalam berbagai skenario, sekaligus merumuskan rencana tindak lanjut untuk perbaikan pelayanan ke depan.

 

Dengan terlaksananya pelatihan ini, RS Panti Rapih berharap seluruh petugas frontliner Klinik Eksekutif dan MCU dapat meningkatkan kualitas pelayanan secara menyeluruh—mulai dari sikap, keterampilan komunikasi, hingga etika profesional. Pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan layanan prima yang sejalan dengan visi dan misi rumah sakit, serta menciptakan pengalaman pasien yang profesional, manusiawi, dan berkesan.

 

 

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Dukung Peningkatan Mutu Layanan PONED di Papua Barat No ratings yet.

RS Panti Rapih Yogyakarta Lakukan Pendampingan Kinerja Puskesmas PONED di Fakfak dan Teluk Bintuni

Papua Barat, 27 Juni 2025 – Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta bersama BP Tangguh Public Health telah sukses melaksanakan kegiatan Supervisi Fasilitatif (Sufas) lanjutan bagi Puskesmas PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) di Kabupaten Fakfak dan Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat. Pendampingan ini berlangsung selama dua pekan, mulai 15 hingga 27 Juni 2025, dan merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya yang telah dilaksanakan pada 30 November – 13 Desember 2024.

Rangkaian kegiatan pendampingan dimulai sejak awal Juni 2025 dengan sejumlah persiapan berbasis daring. Pada 10 Juni 2025, tim Supervisi Fasilitatif (Sufas) dari RS Panti Rapih dan BP Tangguh Public Health mengadakan konsolidasi internal melalui Zoom untuk menyelaraskan agenda dan strategi pelaksanaan di lapangan. Dilanjutkan pada 12 Juni 2025, tim melakukan pertemuan pra-pendampingan secara virtual dengan Puskesmas Bomberay dan Kokas dari Kabupaten Fakfak, di mana masing-masing fasilitas memaparkan hasil self-assessment dan tindak lanjut dari rekomendasi sebelumnya. Keesokan harinya, 13 Juni 2025, agenda serupa digelar dengan Puskesmas Babo dan Aranday dari Kabupaten Teluk Bintuni.

Kegiatan lapangan dimulai pada 15 hingga 16 Juni 2025, saat tim pendamping melakukan perjalanan menuju Fakfak, Papua Barat. Di sana, pada 17 Juni, dilangsungkan initial meeting bersama jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak untuk menyelaraskan visi, rencana kunjungan, serta menegaskan komitmen kolaboratif. Pendampingan teknis dimulai keesokan harinya, 18 Juni 2025, di Puskesmas Bomberay, dilanjutkan pada 19 Juni di Puskesmas Kokas, yang juga mencakup kegiatan audit kasus kematian maternal sebagai upaya reflektif peningkatan mutu. Kemudian pada 20 Juni, tim melakukan kunjungan ke RSUD Fakfak serta mengadakan forum evaluasi dan perumusan langkah lanjutan di Kantor Wakil Bupati Fakfak bersama para pemangku kepentingan daerah.

Kegiatan bersama jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Fak-Fak

 

Pendampingan Sufas puskesmas PONED di Puskesmas Bomberay

Pendampingan Sufas Puskesmas PONED di Puskesmas Kokas

 

Setelah menyelesaikan agenda di Fakfak, tim melanjutkan perjalanan menuju Teluk Bintuni pada 21 hingga 22 Juni 2025. Kegiatan di wilayah ini diawali dengan initial meeting dan kunjungan ke RSUD Teluk Bintuni pada 23 Juni untuk meninjau kesiapan sistem layanan darurat maternal-neonatal.

 

Pendampingan teknis berlanjut di Puskesmas Babo pada 24 Juni dan di Puskesmas Aranday pada 25 Juni, termasuk simulasi (emergency drill) serta diskusi interaktif mengenai hasil self-assessment dan capaian APKK.

 

Kegiatan ditutup pada 26 Juni 2025 melalui pertemuan evaluasi dan penyusunan rekomendasi strategis di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni. Seluruh rangkaian ditutup dengan perjalanan kembali ke Yogyakarta pada 27 Juni 2025.

 

Penyampaian Hasil Pendampingan dan Perumusan Sufas
di aula pertemuan kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni

Dalam seluruh kegiatan tersebut, tim pendamping melakukan verifikasi hasil tindak lanjut pendampingan sebelumnya, audit kasus, simulasi (emergency drill), serta mengukur capaian peningkatan mutu dengan instrumen APKK/R (Alat Pantau Kinerja Klinis/Rujukan).

Hasilnya, sejumlah indikator menunjukkan peningkatan signifikan. Misalnya, Puskesmas Kokas mengalami lonjakan capaian standar penanganan kegawatdaruratan bayi baru lahir dari hanya 14% di Desember 2024 menjadi 86% di Juni 2025. Di Puskesmas Aranday, skor proses penanganan kegawatdaruratan neonatal juga meningkat tajam dari 7% menjadi 64%.

“Pendampingan ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi strategi sistemik untuk membangun budaya mutu layanan kesehatan ibu dan bayi di wilayah 3T,” tegas Agnes Nurlita Esti Rahayu, S.Tr.TLM, Ketua Tim Supervisi Fasilitatif RS Panti Rapih.

Dukungan dari Dinas Kesehatan dan pemerintah daerah pun turut menguatkan dampak kegiatan. Dalam pertemuan evaluasi, disepakati pembentukan Tim Supervisi Fasilitatif Daerah melalui SK resmi serta penganggaran tahunan untuk pelaksanaan supervisi rutin, minimal dua kali dalam setahun.

Dengan hasil ini, RS Panti Rapih berharap kegiatan serupa dapat menjadi praktik baik (best practice) yang direplikasi di wilayah lain dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi secara nasional.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877
Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB,
Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Budidaya dan Perawatan Tanaman Anggrek di RS Panti Rapih 5/5 (1)

Menuju Kemandirian Pengelolaan Tanaman dan Rumah Sakit yang Asri

Yogyakarta, 18 Juni 2025 — Dalam rangka mewujudkan visi sebagai rumah sakit swasta terbaik di Yogyakarta dan mendukung kebijakan mutu yang telah ditetapkan, Rumah Sakit Panti Rapih senantiasa berupaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan asri bagi pasien serta pengunjung. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengelolaan taman indoor dan outdoor, termasuk tanaman anggrek yang menjadi daya tarik estetika dan kesejukan di area rumah sakit.

Untuk mendukung pertumbuhan dan perawatan anggrek secara optimal, RS Panti Rapih menyelenggarakan Pelatihan Budidaya dan Perawatan Tanaman Anggrek pada hari Rabu, 18 Juni 2025. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB bertempat di Ruang pertemuan Antonius Lt. 2 dan kebun budidaya anggrek. Peserta pelatihan sebanyak 25 orang terdiri dari tim Seksi Pemeliharaan Lingkungan dan Laundry, outsourcing cleaning service, serta peminat tanaman anggrek di lingkungan rumah sakit.

Pelatihan ini dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih Yogyakarta, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes. Materi utama disampaikan oleh narasumber dari KAGAMA Orchid, yaitu Bapak Rikcy Setiaji Nugraha, S.P., M.Sc., dengan topik “Teknik Budidaya dan Perawatan Tanaman Anggrek Secara Tepat”. Selain sesi teori, peserta juga mengikuti praktik langsung berupa kegiatan repotting dan penanaman anggrek di area kebun budidaya anggrek RS Panti Rapih.

Pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan khusus untuk:

  1. Meningkatkan pengetahuan teknis petugas pengelola tanaman mengenai teknik budidaya anggrek yang baik dan benar.
  2. Meningkatkan keterampilan perawatan tanaman anggrek, baik untuk area indoor maupun outdoor.
  3. Mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman anggrek agar tampil optimal di lingkungan rumah sakit.
  4. Mewujudkan kemandirian pengelolaan anggrek secara swakelola, sehingga tidak bergantung pada pihak eksternal.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih berharap dapat membangun kemandirian dan profesionalisme dalam pengelolaan taman, khususnya tanaman anggrek. Selain sebagai sarana keindahan, tanaman anggrek yang tumbuh baik juga menjadi bagian dari healing environment yang mendukung proses penyembuhan pasien. Ke depan, diharapkan pula budidaya anggrek yang dilakukan secara swakelola ini menjadi model efisiensi rumah sakit dalam tata kelola hijau yang berkelanjutan.

Dengan semangat pelayanan menyeluruh dan penuh kasih, RS Panti Rapih terus melangkah dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi seluruh tamu ilahi, tak hanya dari aspek medis tetapi juga melalui lingkungan yang menyejukkan jiwa.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Mempererat Jejaring Internasional: Kunjungan Guido Valadares National Hospital ke RS Panti Rapih Yogyakarta No ratings yet.

Yogyakarta, 12 Juni 2025 — RS Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan kehormatan dari Guido Valadares National Hospital (GVNH), Timor-Leste, yang berlangsung di Ruang Auditorium Kecil Gedung Borromeus, Instalasi Rawat Jalan Terpadu Lantai 6. Kegiatan ini dihadiri oleh 10 orang peserta dari GVNH dan menjadi momentum strategis dalam membangun kemitraan lintas negara di bidang pelayanan kesehatan.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., FISQUA, yang menyampaikan sambutan hangat kepada para tamu. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi antar institusi kesehatan lintas negara dalam memperkuat mutu layanan serta membangun sistem kesehatan yang berkelanjutan.

Sebagai bentuk timbal balik, perwakilan dari Guido Valadares National Hospital, Bapak David Amaral Lopes selaku Xefe Dep. Medicina Intenciva Xefe Ekipa, juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari RS Panti Rapih dan menyampaikan ketertarikan untuk memperdalam kerja sama di bidang layanan intensif dan instalasi rawat jalan.

Dilakukan penyerahan cenderamata dari RS Panti Rapih kepada delegasi GVNH sebagai simbol persahabatan dan komitmen kerja sama dan sebaliknya, serta foto bersama dengan seluruh peserta dan nara sumber.

Kegiatan dilanjutkan dengan:

Pemutaran Company Profile RS Panti Rapih yang dipresentasikan oleh Dr. dr. Jodi Christian Indra Visnu, M.P.H., memberikan gambaran komprehensif mengenai sejarah, visi-misi, serta keunggulan layanan rumah sakit.

Pemaparan sistem pelayanan Instalasi Rawat Jalan oleh dr. Radijanti Anggraheni, Sp.D.V.E., FINSDV, yang menjelaskan alur layanan, sistem informasi rumah sakit, dan inovasi dalam manajemen pasien.

Diskusi interaktif yang dipandu hangat, menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara kedua institusi.

Sebagai penutup dengan Hospital tour, memberikan kesempatan kepada tamu untuk melihat langsung fasilitas unggulan RS Panti Rapih dan praktik pelayanan pasien yang humanis dan profesional. Peserta juga mengunjungi patung Jenderal Sudirman.

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi terbangunnya jejaring kolaboratif antar rumah sakit dalam bidang peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pertukaran ilmu pengetahuan, serta benchmarking sistem pelayanan rumah sakit. Baik RS Panti Rapih maupun Guido Valadares National Hospital berharap ke depannya dapat menjalin program pertukaran tenaga kesehatan, pelatihan bersama, dan riset kolaboratif sebagai bentuk nyata dari diplomasi kesehatan internasional.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Pendampingan Berduka, Komunikasi Terapeutik, dan Refreshing Perawatan Jenazah di RS Panti Rapih 5/5 (2)

Kematian merupakan bagian tak terpisahkan dari siklus kehidupan. Dalam pelayanan rumah sakit, momen duka tersebut menuntut kehadiran staf yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga sensitif secara emosional. Menyadari pentingnya hal tersebut, RS Panti Rapih menyelenggarakan Pelatihan Pendampingan Berduka, Komunikasi Terapeutik, dan Refreshing Perawatan Jenazah bagi staf internal rumah sakit.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 3 Juni 2025 pukul 07.00–13.30 WIB di Ruang Antonius Lt.2 RS Panti Rapih ini diikuti oleh 36 peserta, terdiri dari seluruh staf Pastoral, staf kamar jenazah, serta perwakilan perawat dari setiap unit keperawatan.

Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pendekatan empatik dan profesional dalam mendampingi keluarga pasien yang sedang berduka, serta dalam menjalankan prosedur perawatan jenazah secara bermartabat.

Pelatihan mencakup empat materi utama yang disampaikan oleh narasumber profesional di bidangnya:

  1. Komunikasi Terapeutik dan Pendampingan pada Kondisi Berduka
    Dr. dr. Jodi Christian Indra Visnu, MPH memaparkan pentingnya komunikasi empatik dalam menghadapi keluarga yang kehilangan anggota tercinta, serta bagaimana membangun kepercayaan melalui pendekatan yang penuh pengertian.
  2. Etik dan Hukum dalam Perawatan Jenazah
    Anna Prabandari, S.Kep.,Ns menjelaskan prinsip-prinsip etika dan aspek hukum yang harus diperhatikan dalam setiap tindakan perawatan jenazah, agar tetap menghormati hak jenazah dan keluarga.
  3. Pengelolaan PPI pada Perawatan Jenazah
    Alexander Dadi Rahmadi, S.Kep.,Ns menyampaikan protokol pengendalian infeksi (PPI) dalam proses perawatan jenazah, guna menjamin keselamatan petugas dan lingkungan sekitar.
  4. Teknik Perawatan Jenazah
    Ezra Mareta Sari, A.Md memberikan penyegaran teknis mengenai prosedur perawatan jenazah, mulai dari pembersihan hingga penataan akhir, yang sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit.

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk:

  • Meningkatkan kompetensi staf dalam memberikan pendampingan berduka dan komunikasi terapeutik yang efektif.
  • Menyegarkan kembali pemahaman dan keterampilan teknis perawatan jenazah sesuai dengan standar etik dan PPI.
  • Membangun sinergi lintas unit dalam penanganan jenazah secara profesional dan bermartabat.

Harapannya, setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta mampu menerapkan pendekatan yang lebih manusiawi, profesional, dan empatik dalam tugasnya, khususnya dalam situasi berduka. Bagi RS Panti Rapih, kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat pelayanan holistik dan spiritual yang menjadi ciri khas rumah sakit, sekaligus meningkatkan standar mutu pelayanan di seluruh lini.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

 

Sumber berita lain :
https://bernasnews.com/2025/06/25/rs-panti-rapih-yogyakarta-gelar-pelatihan-perawatan-jenazah/

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Mempererat Kerjasama Internasional, RS Panti Rapih Terima Kunjungan Delegasi Guido Valadares National Hospital 5/5 (1)

Rumah Sakit Panti Rapih menerima kunjungan istimewa dari Guido Valadares National Hospital (GVNH), Timor-Leste, pada Jumat, 23 Mei 2025. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Auditorium Kecil, Gedung Borromeus Lantai 6 Instalasi Rawat Jalan Terpadu ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan bilateral di bidang layanan kesehatan antara kedua institusi.

Acara dibuka secara resmi dengan sambutan hangat dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., FISQUA, yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kunjungan GVNH ke RS Panti Rapih. Dalam sambutannya, dr. Stephani menegaskan komitmen RS Panti Rapih untuk terus membangun jaringan kerjasama internasional yang berfokus pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan pertukaran pengetahuan profesional.

Sambutan balasan disampaikan oleh Direktur Keperawatan dan Kebidanan GVNH, Sra. Maximiana Libania S. FerrĂŁo, L.Enf, yang turut menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat serta kesempatan untuk berbagi pengalaman dan belajar dari sistem layanan RS Panti Rapih.

Sebagai bagian dari acara, kedua institusi saling bertukar cinderamata sebagai simbol persahabatan dan kolaborasi yang erat. Suasana keakraban turut terasa dalam sesi foto bersama, yang menjadi dokumentasi dari semangat kolaboratif kedua rumah sakit.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan Company Profile RS Panti Rapih oleh dr. Rita Kusuma Damayanti, M.P.H., Kepala Bidang Pengembangan Usaha dan Kerjasama. Paparan ini menggambarkan perjalanan, visi-misi, serta transformasi pelayanan yang telah dilakukan RS Panti Rapih dalam menjawab tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang.

Selanjutnya, dr. Esdras Ardi Pramudita, M.Sc., Sp.N, DFIDN, FAAN, Kepala Bidang Pelayanan dan Pengembangan Medis, menyampaikan materi terkait ragam layanan medis unggulan RS Panti Rapih yang mengedepankan pendekatan holistik, berorientasi pasien, dan berbasis bukti (evidence-based).

Dari sisi penunjang medis, dr. Tan Liana Santosa, Kepala Bidang Penunjang Medik dan Diagnostik, memaparkan strategi promosi layanan yang dilakukan oleh RS Panti Rapih untuk menjangkau dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya layanan preventif dan diagnostik.

Acara ditutup dengan sesi diskusi terbuka yang dipandu secara interaktif, serta dilanjutkan dengan hospital tour untuk mengenal lebih dekat berbagai fasilitas dan layanan yang dimiliki RS Panti Rapih.

Melalui kunjungan ini, RS Panti Rapih dan Guido Valadares National Hospital berharap dapat membuka peluang kerja sama lebih lanjut dalam bidang peningkatan mutu pelayanan, pelatihan tenaga medis, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan riset bersama. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kemitraan strategis yang saling memperkuat dalam menghadapi tantangan global di sektor kesehatan, sekaligus memperluas dampak pelayanan berbasis nilai kemanusiaan di kawasan Asia Tenggara.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating