Webinar Membangun Budaya Etis, Edukatif dan Empatik di Rumah Sakit melalui Pemenuhan Standar HPK dan KE No ratings yet.

Webinar bertajuk “Membangun Budaya Etis, Edukatif dan Empatik di Rumah Sakit dengan Pemenuhan Standar Hak Pasien dan Keluarga (HPK) serta Komunikasi dan Edukasi (KE)” diselenggarakan secara daring pada Jumat, 7 November 2025, melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini digelar untuk memperkuat komitmen rumah sakit dalam membangun pelayanan yang lebih humanis, aman, serta berorientasi pada pasien dan keluarganya. Pemenuhan standar HPK dan KE kini menjadi pilar utama dalam peningkatan kualitas layanan, karena keduanya menekankan pentingnya keterlibatan pasien, komunikasi efektif, edukasi berkelanjutan, serta penghormatan terhadap hak dan martabat pasien sebagai bagian dari keselamatan dan pengalaman pasien (patient experience). Webinar ini menghadirkan dua narasumber berkompeten, yaitu Chatarina Endah Tri Yuliani, S.Kep., Ns., seorang praktisi keperawatan yang berpengalaman dalam implementasi standar akreditasi rumah sakit, serta Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H., akademisi dan dokter yang fokus pada etika kedokteran, kesehatan masyarakat, dan pengembangan sistem komunikasi edukatif di fasilitas pelayanan kesehatan. Keduanya memberikan perspektif mendalam mengenai bagaimana budaya etis, edukatif, dan empatik dapat diwujudkan secara nyata di lingkungan rumah sakit melalui penerapan standar HPK dan KE yang konsisten dan terukur. Webinar ini dipandu oleh moderator Maria Dhita Suryani Lumban Gaol, S.Kep., Ns., yang memastikan jalannya diskusi berlangsung interaktif, terarah, dan memberikan manfaat maksimal bagi peserta.

Sepanjang acara, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif tentang pentingnya melindungi hak pasien dan keluarga, mulai dari privasi dan kerahasiaan informasi medis, persetujuan tindakan atau informed consent, hingga penyampaian informasi yang jelas dan mudah dipahami terkait diagnosis, prosedur, dan rencana perawatan. Para narasumber menekankan bahwa pemenuhan hak pasien bukan hanya tuntutan akreditasi, tetapi bagian dari etika profesional dan tanggung jawab moral tenaga kesehatan. Dalam aspek komunikasi dan edukasi, peserta diperkenalkan pada berbagai strategi komunikasi efektif yang dapat meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pasien, seperti penggunaan bahasa yang sederhana, pendekatan empatik, serta edukasi yang diberikan secara bertahap sesuai kebutuhan pasien dan keluarga. Komunikasi yang baik terbukti meningkatkan kepatuhan pasien, mengurangi kesalahan medis, dan memperbaiki kualitas interaksi antara tenaga kesehatan dan pasien.

Melalui webinar ini, rumah sakit diharapkan mampu memperkuat budaya etis dengan menjadikan integritas dan tanggung jawab profesional sebagai nilai dasar. Budaya edukatif ditegakkan melalui pengembangan sistem edukasi pasien yang terencana, terstruktur, dan mudah diakses. Sementara itu, budaya empatik diwujudkan melalui kemampuan tenaga kesehatan memahami kebutuhan emosional, psikologis, dan sosial pasien. Ketiga budaya tersebut saling melengkapi dan menjadi fondasi penting bagi pelayanan kesehatan yang bermutu tinggi. Kegiatan ini juga mempertegas bahwa penguatan HPK dan KE berkontribusi langsung terhadap pencapaian standar akreditasi nasional maupun internasional, sekaligus mendorong rumah sakit untuk terus berbenah menuju sistem pelayanan yang lebih aman, inklusif, dan berorientasi pada kemanusiaan.

Dengan terselenggaranya webinar ini, diharapkan seluruh peserta dari berbagai profesi kesehatan dapat menerapkan konsep-konsep yang dipelajari di tempat kerja masing-masing, sehingga berdampak nyata pada peningkatan kualitas layanan rumah sakit. Upaya membangun budaya etis, edukatif, dan empatik bukan hanya menjadi agenda manajemen, tetapi menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh unsur rumah sakit. Pemenuhan standar HPK dan KE akhirnya dapat menjadi instrumen strategis untuk menciptakan pelayanan yang lebih transparan, komunikatif, bermartabat, dan menempatkan pasien sebagai pusat dari setiap proses pelayanan. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi rumah sakit di seluruh Indonesia untuk terus bertransformasi demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik, lebih manusiawi, dan lebih berorientasi pada keselamatan serta kesejahteraan pasien.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Peningkatan Kompetensi SDM: RS Dr. OEN SOLO BARU – RS Dr Oen Kandang Sapi Solo Kunjungi RS Panti Rapih, Fokus pada Diklat dan TNA 5/5 (3)

Dalam semangat kolaborasi untuk memajukan kualitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan, RS Dr. OEN SOLO BARU dan RS Dr Oen Kandang Sapi Solo melaksanakan kunjungan studi banding ke RS Panti Rapih di Yogyakarta pada hari Selasa, 5 November 2025.

Fokus utama kunjungan kali ini adalah memperdalam pemahaman dan berbagi praktik terbaik mengenai tata kelola Instalasi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) serta implementasi Training Needs Analysis (TNA), selain penguatan sistem Audit Mutu Internal.

Acara strategis ini diadakan di Ruang Auditorium Kecil Gedung Borromeus Instalasi Rawat Jalan Terpadu lantai 6 RS Panti Rapih. Rombongan disambut langsung oleh jajaran direksi, yang dibuka dengan:

  • Sambutan hangat dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes.
  • Sambutan balasan dari perwakilan RS Dr Oen Group yang disampaikan oleh Direktur Administrasi Umum, dr. Yudhie Chandra Rayon, MPH.
  • Penyampaian Company Profile: Dibawakan oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H., untuk memberikan gambaran umum institusi.

Sistem Pendidikan, Pelatihan, Penelitian, dan TNA: Sesi ini menjadi sorotan utama, disampaikan oleh Suryo Nugroho Markus, M.P.H., Kepala Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian & Tim Diklat. Dipaparkan secara mendalam mengenai strategi TNA—sebuah proses krusial untuk mengidentifikasi kesenjangan kompetensi dan merancang program pelatihan yang efektif, efisien, serta berbasis kebutuhan nyata di rumah sakit.

Audit Mutu Internal (AMI): Chatarina Endah Tri Yuliani, S.Kep., Ns., Kepala Satuan Pemeriksaan Internal sekaligus Ketua AMI, memaparkan praktik audit internal sebagai pilar penjaminan mutu pelayanan.

Acara ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab, yang sangat bermanfaat untuk mempertajam pemahaman kedua belah pihak, diikuti dengan serah terima kenang-kenangan dan Hospital Tour untuk melihat langsung fasilitas dan operasional RS Panti Rapih.

Kunjungan ini menegaskan komitmen ketiga rumah sakit dalam investasi jangka panjang terhadap kualitas SDM dan mutu layanan.

Untuk RS Dr. OEN SOLO BARU dan RS Dr Oen Kandang Sapi Solo, wawasan yang diperoleh dari Instalasi Diklat RS Panti Rapih diharapkan mampu:

  • Meningkatkan efektivitas pelaksanaan TNA di institusi mereka, memastikan setiap anggaran pelatihan memberikan Return on Investment (ROI) yang optimal.
  • Memperkuat program pengembangan kompetensi staf agar selaras dengan tuntutan akreditasi dan perkembangan teknologi kesehatan terkini.

Untuk RS Panti Rapih, kegiatan ini menjadi ajang validasi bahwa praktik terbaik yang telah diterapkan, khususnya dalam pengelolaan Diklat dan TNA, dapat menjadi referensi bagi rumah sakit lain. RS Panti Rapih juga mendapatkan masukan berharga dari rekan sejawat untuk terus memperbaiki dan menginovasi sistem pendidikan dan pelatihannya.

Secara kolektif, harapan besar dari pertemuan ini adalah terwujudnya jejaring kolaboratif yang solid di antara RS Dr. OEN Group dan RS Panti Rapih, di mana pertukaran ilmu tentang TNA, Diklat, dan Mutu dapat terus berlangsung, demi mencapai visi bersama: menghadirkan layanan kesehatan yang profesional, unggul, dan berstandar tinggi bagi masyarakat Solo dan Yogyakarta.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Webinar Panti Rapih: Strategi Pemenuhan Standar MFK Menuju Rumah Sakit yang Aman 5/5 (6)

Yogyakarta, 24 Oktober 2025 – Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pelayanan dan menjamin keselamatan pasien, Rumah Sakit Panti Rapih sukses menyelenggarakan Webinar Series yang berfokus pada pembahasan Bab Standar Akreditasi Rumah Sakit yang baru.

Webinar kali ini secara khusus mengangkat tema “Strategi Pemenuhan Standar Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK) Menuju Rumah Sakit yang Aman.” Acara yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini dimulai pukul 13.00 WIB dan berhasil menarik antusiasme 198 peserta.

Peningkatan mutu dan keselamatan pasien adalah kewajiban mutlak rumah sakit dalam memberikan pelayanan. Evaluasi mutu tidak hanya dilakukan secara internal oleh Komite Mutu Rumah Sakit, tetapi juga secara eksternal melalui akreditasi rumah sakit. Akreditasi merupakan pengakuan resmi atas mutu pelayanan rumah sakit setelah dinilai telah memenuhi standar akreditasi yang ditetapkan pemerintah.

Penting untuk dicatat, telah terjadi perubahan signifikan dalam regulasi akreditasi. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/Menkes/1596/2024 tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit telah menggantikan Keputusan Menteri Kesehatan sebelumnya (Nomor HK.01.07/Menkes/1128/2022).

Menyertai perubahan standar ini, Kementerian Kesehatan RI juga telah menerbitkan Instrumen Survei Akreditasi Rumah Sakit yang terbaru, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/D/47104/2024. Instrumen ini berfungsi sebagai acuan bagi surveior dalam melakukan penilaian yang objektif, sekaligus menjadi panduan bagi rumah sakit dalam mempersiapkan pemenuhan standar.

Webinar ini berfokus pada salah satu bagian penting dari Standar Akreditasi Rumah Sakit, yaitu Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK). Standar akreditasi rumah sakit sendiri dikelompokkan menjadi 4 kategori: Kelompok Manajemen Rumah Sakit, Kelompok Pelayanan Berfokus Pada Pasien, Kelompok Sasaran Keselamatan Pasien, dan Kelompok Program Nasional.

Fasilitas dan lingkungan dalam rumah sakit harus dipastikan aman dan berfungsi baik demi menciptakan lingkungan perawatan yang aman bagi pasien, keluarga, staf, dan pengunjung. Hal ini mencakup seluruh fasilitas fisik dan kelengkapan bangunan, mulai dari ruang gawat darurat, ruang operasi, laboratorium, hingga ruang pengelolaan limbah dan ambulans.

Rumah sakit wajib memiliki program pengelolaan fasilitas dan keselamatan yang menjangkau seluruh fasilitas dan lingkungannya. Untuk memastikan keberlanjutan program ini, rumah sakit perlu membentuk satuan kerja yang berdedikasi, seperti Komite/Tim K3 RS, yang bertugas mengelola, memantau, dan memastikan fasilitas serta pengaturan keselamatan yang ada tidak menimbulkan potensi bahaya dan risiko.

Webinar Strategi Pemenuhan Standar MFK ini dipandu oleh Fentia Wiagisti, S.H.G. sebagai MC, dengan Kristanto Sugeng Wahjudi, S.Kom. bertindak sebagai moderator. Materi inti disampaikan oleh narasumber ahli, dr. Hieronimus Indra Wira Kusuma, AIFO.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah agar seluruh peserta mampu mewujudkan peningkatan mutu melalui penerapan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit yang berorientasi pada keselamatan pasien. Diharapkan, dengan pemahaman yang mendalam mengenai regulasi terbaru, tim akreditasi rumah sakit dapat mempersiapkan diri secara optimal untuk survei akreditasi.

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Selenggarakan Webinar Series: Implementasi Standar Akses, Kontinuitas Pelayanan (AKP) dan Pelayanan Anestesi & Bedah (PAB) 5/5 (1)

Yogyakarta, 31 Oktober 2025 – Dalam rangka menyikapi perubahan regulasi dan standar mutu pelayanan kesehatan, Rumah Sakit (RS) Panti Rapih akan menyelenggarakan Webinar Series yang berfokus pada pemahaman dan implementasi Standar Akreditasi Rumah Sakit terbaru yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/Menkes/1596/2024.

Webinar dari series ini secara spesifik membahas dua bab penting dalam Kelompok Pelayanan Berfokus Pada Pasien, yaitu Akses dan Kontinuitas Pelayanan (AKP) dan Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB). Webinar iikuti 225 peserta secara online selama 2 jam.

Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien merupakan kewajiban fundamental setiap rumah sakit. Evaluasi mutu ini kini mengacu pada standar nasional terbaru yang termaktub dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/Menkes/1596/2024, yang secara resmi menggantikan standar sebelumnya (Nomor HK.01.07/Menkes/1128/2022).

Perubahan ini juga diikuti dengan penerbitan Instrumen Survei Akreditasi Rumah Sakit melalui Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/D/47104/2024. Regulasi baru ini menuntut Tim Akreditasi Rumah Sakit untuk segera memahami dan menerapkan standar-standar yang telah diperbarui.

Webinar ini bertujuan agar peserta mampu mewujudkan peningkatan mutu melalui penerapan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit yang secara mutlak berorientasi pada keselamatan pasien.

1. Standar Akses dan Kontinuitas Pelayanan (AKP)

Standar AKP menekankan bahwa asuhan di rumah sakit adalah bagian dari suatu sistem pelayanan yang terintegrasi. Sistem ini dimulai dari skrining cepat untuk mengidentifikasi kebutuhan pasien, menyelaraskan kebutuhan pasien dengan layanan yang tersedia, mengkoordinasikan pelayanan, hingga merencanakan pemulangan dan tindak lanjut.

Hasil yang diharapkan adalah meningkatkan mutu asuhan pasien dan efisiensi penggunaan sumber daya yang tersedia.

2. Standar Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB)

Standar PAB berfokus pada pengelolaan prosedur yang dianggap berisiko tinggi. Anestesi dan sedasi merupakan rangkaian proses yang memerlukan pengelolaan yang baik dan terintegrasi karena respon pasien yang berbeda-beda dan potensi efek jangka panjang.

Selain itu, karena tindakan bedah juga termasuk tindakan berisiko tinggi, maka proses perencanaan dan pelaksanaannya harus dilakukan secara hati-hati dan terstandar demi menjamin keselamatan pasien.

Webinar ini menghadirkan pakar di bidangnya untuk membedah implementasi kedua standar tersebut:

  • Standar Akses dan Kontinuitas Pelayanan (AKP): Valentina Rina Hernani, S.Kep., Ns.
  • Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB): Indah Nursanti Dewi, S.Kep., Ns.

Moderator: Clara Murwani Agustin, S.Kep., Ns.

Kegiatan webinar series ini merupakan komitmen RS Panti Rapih dalam mendukung seluruh fasilitas kesehatan di Indonesia untuk segera beradaptasi dengan regulasi terbaru, memastikan bahwa mutu pelayanan dan keselamatan pasien selalu menjadi prioritas utama.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Selenggarakan Seminar Global Ethics Day 2025 – Perkuat Perlindungan Hukum Staf Rumah Sakit Sesuai UU Kesehatan No. 17 Tahun 2023 No ratings yet.

Yogyakarta, 30 Oktober 2025 – Dalam rangka memperingati Global Ethics Day 2025 dan menjawab tantangan kompleksitas layanan kesehatan, Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta melalui Komite Etik dan Hukum Rumah Sakit (KEHRS) sukses menyelenggarakan seminar bertajuk “Perlindungan terhadap Kekerasan pada Staf di Rumah Sakit: Aksi, Reaksi, Dasar Hukum, dan Pelaporan.”

Acara ini diadakan secara hybrid (daring via Zoom dan luring) di Auditorium Besar Gedung Boromeus Lantai 6, dan dihadiri oleh total 89 peserta luring serta 365 peserta daring dari kalangan karyawan RS Panti Rapih dan Unit Karya.

Pelayanan di rumah sakit, meskipun telah dilakukan sesuai standar tertinggi, tetap berpotensi menghadapi aduan hukum. Di sisi lain, petugas kesehatan memiliki hak atas perlindungan hukum saat menjalankan tugas.

KEHRS RS Panti Rapih, sebagai wadah layanan yang menjaga etik dan aspek hukum, secara berkelanjutan memberikan panduan serta rekomendasi terbaik bagi rumah sakit, baik untuk permasalahan internal maupun eksternal. Peran utama komite ini adalah memberikan rekomendasi terkait isu etik dan hukum kepada para pelayan kesehatan agar tidak mudah dituntut, sekaligus mewujudkan rumah sakit dengan harmonisasi dan citra pelayanan kesehatan yang baik.

Direktur Medis RS Panti Rapih Yogyakarta, dr. Djati Prasodjo, Sp. Rad(K)RI, M.SC dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mumpuni dalam pengelolaan etik. Hal ini sejalan dengan pesatnya perkembangan fasilitas dan layanan kesehatan yang ada.

Seminar hukum ini diselenggarakan dengan tujuan utama agar tenaga medis dan paramedis dapat memahami perlindungan hukum sesuai Undang-Undang Kesehatan No. 17 Tahun 2023. Diharapkan, peningkatan wawasan hukum ini dapat menumbuhkan rasa kepercayaan diri dan mawas diri para staf dalam memberikan pelayanan.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan Paparan Hasil Survei Implementasi Etik 2023–2025 yang disampaikan oleh Ibu Ch. Asri Wulandadari, S.Si., Apt., MARS (Sekretaris KEHRS).

Sesi inti seminar dibagi menjadi dua bagian krusial:

 

  • Sesi I: Perlindungan Hukum Bagi Nakes sesuai UU Kesehatan No. 17 Tahun 2023, Pentingnya Informed Consent dan Continuous Informed Consent, oleh dr. Lipur Riyantiningtyas BS, Sp.FM(K), S.H

  • Sesi II: Alur Pelaporan, Penyelesaian Jalur Non Litigasi dan Litigasi pada Aduan Tenaga Medis, Paramedis, dan Karyawan secara umum, oleh Bapak B. Agung Sulistijo, M.H.Kes

Diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif, dipandu oleh moderator dr. Maria Silvia Merry, MSc, SpMK, FISQua.

Melalui Seminar Global Ethics Day 2025 ini, Komite Etik dan Hukum Rumah Sakit Panti Rapih berharap seluruh peserta dapat memperoleh wawasan mendalam mengenai hak dan kewajiban mereka dari sudut pandang hukum, terutama terkait perlindungan saat bertugas.

Dengan pemahaman yang kuat tentang UU Kesehatan No. 17 Tahun 2023 serta mekanisme pelaporan dan penyelesaian sengketa, RS Panti Rapih yakin dapat terus mewujudkan lingkungan kerja yang aman, harmonis, dan profesional demi terciptanya pelayanan kesehatan yang bermutu tinggi dan beretika.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan Magister Administrasi Kesehatan FKM Universitas Jember ke RS Panti Rapih: Perkuat Sinergi Pendidikan dan Praktik Layanan Kesehatan 5/5 (6)

Yogyakarta, 30 Oktober 2025 — Rumah Sakit Panti Rapih menyambut hangat kunjungan studi dari Program Studi Magister Administrasi Kesehatan (Adminkes), Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Jember (Unej). Kegiatan yang bertujuan memperkaya wawasan praktis mahasiswa di lingkungan rumah sakit ini berlangsung di Ruang Auditorium Kecil Gedung Borromeus, Instalasi Rawat Jalan Terpadu lantai 6.

Acara dimulai dengan sambutan hangat dari pihak tuan rumah, yang diwakili oleh Direktur SDM & Umum RS Panti Rapih, dr. Dion Sulistyo, M.P.H. Dalam sambutannya, dr. Dion menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan fasilitas layanan kesehatan dalam mencetak tenaga profesional administrasi kesehatan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan di lapangan.

Sambutan balasan kemudian disampaikan oleh perwakilan dari Program Studi Magister Adminkes FKM Universitas Jember, Dr. Krish Naufal Anugrah Roby S. Kep ners M. Kes, selaku Dosen Magister Adminkes. Beliau menyampaikan apresiasi atas kesediaan RS Panti Rapih berbagi ilmu dan pengalaman, yang sangat berharga bagi tujuh (7) mahasiswa dan satu (1) orang pendamping yang turut serta dalam kunjungan ini.

Acara dilanjutkan dengan sesi presentasi dan berbagi wawasan yang komprehensif.

Pemaparan Profil Institusi: Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H., selaku Hospital Representative RS Panti Rapih, menyampaikan company profile rumah sakit, mencakup sejarah, visi, misi, serta berbagai layanan dan inovasi yang telah dikembangkan.

Materi Spesialisasi: Mahasiswa mendapatkan dua materi utama yang relevan dengan bidang Administrasi Kesehatan:

  • Materi 1: Disampaikan oleh dr. Putri Risqi Septy Amelia, Kepala Instalasi Penjaminan Pembiayaan. Materi ini fokus pada kompleksitas sistem penjaminan pembiayaan layanan kesehatan di rumah sakit, sebuah aspek krusial dalam administrasi kesehatan modern.
  • Materi 2: Disampaikan oleh dr. Yolenta Marganingsih, Kepala Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS). Materi ini membahas peran strategis PKRS dalam mendukung mutu layanan dan patient engagement, yang juga merupakan bagian integral dari manajemen rumah sakit.

Sesi kemudian ditutup dengan diskusi dan tanya jawab yang interaktif, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menggali lebih dalam implementasi teori yang mereka pelajari di bangku kuliah dengan praktik nyata di RS Panti Rapih.

Sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan, dilakukan pemberian cendera mata dari FKM Universitas Jember kepada RS Panti Rapih, diikuti dengan sesi foto bersama.

Acara kunjungan diakhiri dengan Hospital Tour, di mana mahasiswa diajak berkeliling melihat secara langsung berbagai fasilitas dan alur layanan di RS Panti Rapih.

Kunjungan studi ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat untuk terus menjalin sinergi yang berkelanjutan antara institusi pendidikan dan layanan kesehatan.

Bagi FKM Universitas Jember, kunjungan ini diharapkan dapat memperkaya kurikulum praktis dan menghasilkan lulusan yang memiliki pemahaman holistik tentang manajemen dan administrasi rumah sakit.

Bagi RS Panti Rapih, kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi jembatan untuk berbagi praktik terbaik, menerima masukan berbasis penelitian, dan terus meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat.

Diharapkan, hubungan baik ini akan terus berlanjut melalui kesempatan kerja sama lain di masa depan, demi kemajuan ilmu administrasi kesehatan di Indonesia.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Sinergitas Akademik dan Praktik Lapang: Mahasiswa Magister IKM Univeristas Jember Gelar Residensi di RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (3)

Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Program Pascasarjana Universitas Jember memperkuat sinergitas antara teori dan praktik melalui kegiatan residensi atau kunjungan lapang. Sebanyak 9 mahasiswa didampingi dosen menggelar residensi di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta pada Kamis, 16 Oktober 2025, bertempat di Auditorium Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus.

Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah wajib di Magister IKM Univeritas Jember yang bertujuan untuk melengkapi serta menambah pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam konteks pelayanan kesehatan nyata di rumah sakit.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Direktur SDM & Umum RS Panti Rapih, dr. Dion Sulistyo, M.P.H., yang menyambut baik kunjungan tersebut. Dilanjutkan dengan sambutan dari pihak Universitas Jember, Koordinator Program Studi Pascasarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat, Dr. dr. Candra Bumi, M.Si.

Acara dilanjutkan dengan sesi tukar cinderamata dan foto bersama. Pemaparan company profile RS Panti Rapih disampaikan oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H selaku Hospital Representative, kemudian materi inti dilanjutkan oleh Ibu Wahyu Widjajanti Rahaju, Sarjana Kesehatan Masyarakat, Kepala Bidang SDM RS Panti Rapih.

Secara umum, residensi ini berfokus pada peningkatan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan Mahasiswa Magister IKM sebagai upaya pengembangan Ilmu Kesehatan Masyarakat, khususnya dalam mengatasi masalah kesehatan.

Beberapa tujuan dan manfaat khusus yang diharapkan dapat dicapai oleh mahasiswa meliputi kemampuan untuk:

  • Mengetahui sumber daya sarana, prasarana, dan teknologi rumah sakit untuk program kesehatan.
  • Memahami proses penyusunan kebijakan kesehatan di rumah sakit.
  • Mengetahui upaya promotif dan preventif terkait masalah kesehatan masyarakat di lingkungan rumah sakit.
  • Mengetahui proses penyusunan dan perencanaan kebijakan di instansi kesehatan berdasarkan isu-isu kesehatan lokal maupun global.
  • Memahami proses manajemen sumber daya manusia di rumah sakit.
  • Menghubungkan Teori dengan Tantangan Lapangan

Kegiatan ini menegaskan komitmen Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Unej untuk mencetak lulusan yang memiliki kemampuan unggul dalam pemecahan masalah kesehatan masyarakat, menjunjung tinggi etika profesi, dan berdaya saing tinggi di kancah nasional maupun global.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Perkuat Jejaring Global: Kunjungan Guido Valadares National Hospital untuk Studi Ventilator 5/5 (3)

Yogyakarta, 7 Oktober 2025 – Rumah Sakit Panti Rapih (RSPR) Yogyakarta menerima kunjungan resmi dari Guido Valadares National Hospital bertempat di Ruang Auditorium Kecil, Gedung Borromeus Instalasi Rawat Jalan Terpadu lantai 6.

Acara diawali dengan sambutan hangat dari Direktur RSPR, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang menekankan pentingnya kerja sama lintas negara dalam pengembangan layanan kesehatan. Sambutan balasan disampaikan oleh perwakilan Guido Valadares National Hospital, Ibu Olga de Carmo, yang menyampaikan apresiasi atas penerimaan hangat dan kesempatan untuk bertukar pengetahuan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan Company Profile RS Panti Rapih oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H. yang menyoroti komitmen rumah sakit dalam pelayanan kesehatan berkualitas, pendidikan, dan pengembangan profesional.

Rangkaian kunjungan ini juga mencakup observasi lapangan yang didampingi oleh Ibu Danik Rahayu Fardanti, S.Kep., Ns. Dan Bapak Suryo Kuncoro, S.Kep., Ns., di mana peserta kunjungan yang berjumlah 7 orang mempelajari teori serta praktik penggunaan ventilator.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal terjalinnya kemitraan strategis antara RS Panti Rapih dan Guido Valadares National Hospital. Melalui kegiatan ini, kedua instansi berkomitmen untuk saling mendukung dalam peningkatan kapasitas tenaga medis, berbagi pengalaman dalam praktik terbaik layanan kesehatan, serta memperkuat jejaring kolaborasi internasional demi peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Sosialisasikan Diklat Terakreditasi ke RS Palang Biru Gombong No ratings yet.

Yogyakarta, 2 Oktober 2025 – Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta melaksanakan kegiatan sosialisasi Diklat terakreditasi ke Rumah Sakit Palang Biru Gombong pada Kamis (2/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring pendidikan dan pelatihan kesehatan sekaligus menjalin kerjasama antar anggota PERDHAKI.

Tim RS Panti Rapih berangkat pukul 07.00 WIB dan tiba di RS Palang Biru Gombong sekitar pukul 10.00 WIB. Acara berlangsung dengan penuh keakraban dan dihadiri oleh jajaran struktural serta 22 perwakilan staf dari RS Palang Biru Gombong.

Menyambut kedatangan tim RS Panti Rapih, hadir Direktur RS Palang Biru Gombong, dr. Sapto Pudjo Hw., MARS.FISQua.C.Med., Sp.Kes, didampingi oleh dr. Ferdinandus Yanuar W., M.Kes., M.H., CMC selaku Kabid Medik, serta Sr. Andreani ADM sebagai Kabag Administrasi, Keuangan, dan Umum.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Suryo Nugroho Markus, M.P.H., Kepala Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih menyampaikan sosialisasi mengenai program pendidikan dan pelatihan (Diklat) yang telah terakreditasi. Selain itu, juga dipaparkan peluang kerjasama dalam bidang kediklatan, khususnya bagi rumah sakit yang tergabung dalam PERDHAKI.

Acara ditutup dengan penyerahan bingkisan sebagai bentuk persahabatan. Penerimaan bingkisan diwakili oleh Marsinta Manik, AMK selaku Kabid Keperawatan, bersama Maria Ani Widyastuti sebagai Kaur Diklat dan Kepegawaian. Direktur RS Palang Biru Gombong tidak dapat hadir hingga akhir kegiatan karena adanya agenda lain.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih menegaskan komitmennya untuk terus berbagi pengalaman dan pengetahuan, khususnya dalam bidang pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan. RSPR berharap kerjasama dengan RS Palang Biru Gombong dapat terjalin lebih erat, sehingga mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan yang profesional, beretika, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

 

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Dr. Oen Kandang Sapi Solo Studi Banding Layanan Gizi ke RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (2)

YOGYAKARTA, 1 Oktober 2025 – RS Dr. Oen Kandang Sapi Solo melaksanakan kegiatan Studi Banding Gizi ke Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, pada hari Rabu, 1 Oktober 2025, untuk mendalami sistem pengelolaan layanan gizi, diet pasien, dan alur pendistribusian makanan. Kunjungan yang diikuti oleh 3 (tiga) orang tim gizi dari RS Dr. Oen Kandang Sapi Solo ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan gizi di rumah sakit mereka.

dr. Eva Veronika, Kepala Seksi Penunjang Medis I, Ruth Hanani, S.Gz, Kepala Instalasi Gizi, dan Normasari Yustitie, S.Gz, Ahli Gizi, menjadi perwakilan resmi dari RS Dr. Oen Kandang Sapi Solo dalam kegiatan ini. Rombongan ini disambut di Ruang Auditorium kecil Gedung Borromeus Instalasi Rawat Jalan Terpadu lantai 6 RS Panti Rapih.

Kegiatan studi banding dibuka dengan sambutan dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Nainggolan, M. Kes. Acara dilanjutkan dengan pemaparan Company Profile RS Panti Rapih oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H., dan sesi utama mengenai Pelayanan Instalasi Gizi yang disampaikan oleh Siska Widyawati, S.Gz., Kepala Instalasi Gizi RS Panti Rapih.

Melalui studi banding ini, RS Dr. Oen Kandang Sapi Solo secara khusus berupaya mempelajari:

  • Sistem dan prosedur penyusunan menu gizi sesuai kebutuhan medis pasien.
  • Proses penyelenggaraan diet dan katering pasien, termasuk pemantauan efektivitas diet.
  • Alur pendistribusian makanan di lingkungan rumah sakit.

Kepala Seksi Penunjang Medis I RS Dr. Oen Kandang Sapi Solo, dr. Eva Veronika, menyampaikan sambutan mewakili rumah sakitnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kedua rumah sakit untuk berkolaborasi dan berbagi pengalaman demi kemajuan layanan kesehatan.

Sesi tanya jawab yang dipandu oleh Tim Gizi RS Panti Rapih dilaksanakan selama satu jam. Setelah makan siang, kegiatan dilanjutkan dengan Hospital Tour ke beberapa unit terkait layanan gizi:

  • Area Katarina, dipandu oleh Siska Widyawati, S.Gz. dan Sari Puspitasari Adianingsih, S.Gz.
  • Nutri eatry dan Pendaftaran lantai 2, dipandu oleh Maria Dina Perwita Sari, S.Gz.
  • Unit MY dan Golden Care.
  • Dapur, dipandu oleh Yashinta Arum Perwita, S.Gz..

RS Panti Rapih berharap studi banding ini dapat mempererat silaturahmi dan menjadi momen kolaborasi yang bermanfaat antar rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating