RS Panti Rapih Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kesehatan Melalui Seminar “Update Airborne Diseases” 5/5 (1)

Rumah Sakit Panti Rapih kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan berkualitas dan aman melalui penyelenggaraan seminar bertajuk “Update Airborne Diseases”. Kegiatan ini merupakan respons proaktif terhadap perkembangan terbaru mengenai penyakit infeksi yang ditularkan melalui udara, sebagaimana diungkapkan dalam laporan global dari World Health Organization (WHO) dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pada bulan Maret 2025.

Seminar yang berlangsung pada Rabu, 21 Mei 2025 pukul 08.00–12.30 WIB ini diselenggarakan secara hybrid dengan total peserta mencapai lebih dari 560 orang. Secara luring, sebanyak 60 tenaga kesehatan dari RS Panti Rapih hadir, terdiri dari IPCN dan IPCLN (26 orang), serta dokter dan perawat (34 orang). Sementara itu, sebanyak 500 peserta mengikuti secara daring, terdiri dari 250 tenaga medis internal RS Panti Rapih dan 250 peserta dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Maria Stephani Nainggolan, M.Kes., yang menyampaikan pentingnya peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan terhadap penyakit menular melalui udara guna mendukung pelayanan yang tanggap dan berbasis mutu.

Dalam sesi materi, peserta mendapatkan pembekalan dari para narasumber ahli di bidang pencegahan dan pengendalian infeksi:

  1. Bapak Al. Dadi Rahmadi, S.Kep., Ns., CBIPCN, menyampaikan paparan mengenai “Penyakit Infeksi Terkini yang Menular Melalui Udara dan Berisiko Wabah”, memberikan pemahaman mendalam tentang klasifikasi terkini patogen airborne seperti COVID-19, Influenza, MERS, SARS, dan Tuberkulosis.
  2. Levina Prima R., Sp.PD, membahas “Epidemiologi Healthcare Associated Infection (HAIs)”, dengan penekanan pada risiko penularan di fasilitas layanan kesehatan.
  3. Ibu Enny Puspita Jatiningsih, A.Md.Kep, CBIPCN, menjelaskan secara teknis tentang “Penempatan Pasien Pada Kasus Airborne Disease dan Tata Kelola Saat Outbreak”, termasuk strategi isolasi dan pengendalian penyebaran di lingkungan rumah sakit.

Sesi diskusi interaktif dipandu oleh moderator Ibu Irene Hilda, A.Md.Kep, yang turut memperkaya pemahaman peserta dengan studi kasus dan tanya jawab aktif.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih berharap seluruh tenaga medis dan kesehatan:

Memiliki pemahaman yang terkini mengenai klasifikasi dan penanganan penyakit airborne yang berisiko menimbulkan wabah.

Meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi outbreak, khususnya terkait tata kelola penempatan pasien dan pencegahan transmisi di fasilitas layanan kesehatan.

Mengimplementasikan standar pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) secara konsisten di setiap unit layanan, sesuai dengan visi dan misi RS Panti Rapih dalam memberikan pelayanan yang holistik, bermutu, dan berbasis nilai-nilai kemanusiaan.

Bagi peserta dari luar institusi, kegiatan ini menjadi ajang berbagi ilmu dan kolaborasi antar fasilitas pelayanan kesehatan untuk memperkuat jaringan penanganan infeksi menular melalui udara di Indonesia.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Workshop Kolaborasi Asuhan Gigi dan Mulut: Fokus pada Penanganan Perdarahan dalam Dental Emergency 5/5 (2)

RS Panti Rapih kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui penyelenggaraan Workshop Kolaborasi Asuhan Gigi dan Mulut – Perdarahan pada Dental Emergency. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 1 Mei 2025, pukul 08.00–15.00 WIB di Ruang Auditorium lantai 6 Gedung Borromeus RS Panti Rapih.

Pelayanan kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem kesehatan yang menyeluruh. Salah satu tantangan yang kerap dihadapi oleh para terapis gigi dan mulut dalam praktik klinis sehari-hari adalah menangani kondisi kegawatdaruratan, khususnya perdarahan. Perdarahan dapat terjadi akibat pencabutan gigi, trauma, atau gangguan koagulasi, dan apabila tidak ditangani secara tepat, dapat berisiko menimbulkan komplikasi yang serius.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, RS Panti Rapih menginisiasi workshop ini guna meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam mengenali, menangani, dan mencegah komplikasi perdarahan dalam konteks dental emergency. Kegiatan ini bertujuan memberikan bekal pengetahuan teoretis dan keterampilan praktis bagi peserta agar dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal dan aman kepada pasien.

Acara resmi dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Maria Stephani Nainggolan, M.Kes, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi dan peningkatan kapasitas tenaga medis di era pelayanan kesehatan yang semakin dinamis.

Workshop menghadirkan narasumber ahli di bidangnya:

  1. drg. M. Bakhrul Lutfianto, Sp.BMM. (RS Panti Rapih) menyampaikan materi tentang Mekanisme, Penyebab, dan Jenis-Jenis Perdarahan pada Dental Emergency.
  2. drg. Agus Sri Gunarto, Sp.BM. (RS Panti Rapih) memberikan materi mengenai Penatalaksanaan Perdarahan dan Pencegahan Komplikasinya.
  3. Sri Rahayu Sumarsih, S.S.T. (DPD PTGMI / RSUD Wates) menyampaikan perspektif tentang Pelayanan dan Asuhan Kesehatan Gigi dan Mulut dalam Kasus Perdarahan Dental Emergency.

 

Diskusi interaktif dipandu oleh moderator Veronika Retno, AMKG, yang turut menggali pengalaman lapangan dari para narasumber dan peserta.

Sesi Praktik Klinis

Setelah sesi pemaparan, peserta mengikuti sesi praktik langsung berupa studi kasus dan implementasi klinis penanganan perdarahan dalam dental emergency, yang dipandu oleh ketiga narasumber. Sesi ini menjadi momen penting bagi peserta untuk menerjemahkan ilmu yang didapat ke dalam keterampilan yang aplikatif di tempat kerja masing-masing.

Peserta dan Antusiasme

Workshop ini diikuti oleh sekitar 60 peserta yang terdiri dari:

  • Terapis Gigi dan Mulut dari puskesmas, rumah sakit, klinik, dan praktik mandiri.
  • Dokter Gigi dan Spesialis yang aktif dalam layanan kegawatdaruratan gigi.
  • Mahasiswa dan lulusan baru dari program studi Terapis Gigi dan Mulut yang ingin memperdalam kompetensi klinis mereka.

Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi, keterlibatan dalam sesi praktik, serta harapan agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala.

Dari kegiatan ini, RS Panti Rapih berharap dapat terus menjadi pusat rujukan dan pelatihan tenaga kesehatan yang unggul, tidak hanya dalam pelayanan kuratif, tetapi juga dalam penguatan kapasitas profesional. Workshop ini menjadi salah satu bentuk nyata dari semangat pelayanan yang mengedepankan keunggulan kompetensi dan keselamatan pasien.

Bagi para peserta, diharapkan kegiatan ini mampu:

  • Meningkatkan confidence dan kesiapsiagaan dalam menangani perdarahan pada kondisi gawat darurat gigi.
  • Menumbuhkan jejaring profesional antar fasilitas kesehatan dalam pengembangan asuhan gigi dan mulut.
  • Mendorong terjadinya pembelajaran berkelanjutan (continuous professional development) demi mutu layanan yang semakin baik.

 

RS Panti Rapih berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif yang bermakna demi pelayanan kesehatan yang humanis dan profesional.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan Politeknik Kesehatan Kemenkes Tasikmalaya ke RS Panti Rapih: Belajar Langsung Sistem Rekam Medis Elektronik dan Teknologi Informasi Rumah Sakit 5/5 (3)

Yogyakarta, 16 Mei 2025 – RS Panti Rapih Yogyakarta kembali menerima kunjungan institusi pendidikan dalam rangka memperkuat sinergi antara dunia akademik dan layanan kesehatan. Sebanyak 86 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Politeknik Kesehatan Kemenkes Tasikmalaya, khususnya dari Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, melakukan kunjungan pembelajaran di Ruang Auditorium Gedung Borromeus, Instalasi Rawat Jalan Terpadu lantai 6.

Acara dibuka dengan sambutan dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., FISQUA, yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya dalam menjadikan RS Panti Rapih sebagai tempat pembelajaran nyata mengenai implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) dan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS).

Sambutan balasan disampaikan oleh Ketua Jurusan Rekam Medis Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, Bapak Andi Suhenda, SKM., MPH, yang menekankan pentingnya kunjungan ini sebagai bagian dari bridging antara teori di bangku kuliah dan praktik profesional di rumah sakit.

Sebagai bentuk penghargaan, RS Panti Rapih memberikan kenang-kenangan simbolis kepada perwakilan peserta kunjungan. Momen tersebut dilanjutkan dengan foto bersama untuk mengabadikan kebersamaan yang penuh makna.

Peserta kemudian mendapatkan pemaparan Company Profile RS Panti Rapih yang disampaikan oleh Dr. dr. Jodi Christian Indra Visnu, M.P.H.. Materi ini membuka wawasan mahasiswa tentang sejarah, visi-misi, serta pencapaian rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan yang unggul dan humanis.

Selanjutnya, sesi materi utama dimulai:

Materi 1: Rekam Medis Elektronik
Disampaikan oleh Bapak Robertus Yogi Saputro, Ahli Madya Rekam Medis dan Informasi Kesehatan sekaligus Kepala Instalasi Rekam Medik RS Panti Rapih. Materi ini membahas transformasi pencatatan medis berbasis digital dan tantangan implementasinya di rumah sakit.

 

Materi 2: Sistem Informasi Rumah Sakit
Dipaparkan oleh Bapak Thomas Dhani Eka Kurniawan, S.Kom., Kepala Instalasi Teknologi Informasi. Beliau menjelaskan infrastruktur digital rumah sakit, integrasi antar unit, serta peran teknologi dalam efisiensi pelayanan.

Sesi ini diakhiri dengan diskusi interaktif dan tanya jawab, di mana mahasiswa antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar aplikasi sistem informasi dan pengelolaan data rekam medis.

Setelah sesi materi, peserta diajak untuk melakukan hospital tour ke beberapa unit pelayanan untuk melihat secara langsung bagaimana sistem rekam medis elektronik diterapkan dan bagaimana informasi pasien dikelola secara digital dari hulu ke hilir.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat antara RS Panti Rapih dan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang rekam medis dan teknologi informasi kesehatan.

RS Panti Rapih berharap agar mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh hari ini dalam studi maupun karier profesionalnya di masa depan. Sementara itu, pihak kampus berharap rumah sakit terus membuka ruang kolaborasi dan menjadi rumah belajar yang inspiratif bagi generasi tenaga kesehatan masa depan.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan Rumah Sakit Nasional Guido Valadares (HNGV) Timor Leste ke RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (3)

Yogyakarta, 13 Mei 2025 – RS Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan istimewa dari Guido Valadares National Hospital (HNGV) Timor Leste, yang dilaksanakan pada Selasa, 13 Mei 2025 bertempat di Auditorium Lantai 6, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih. Rombongan yang berjumlah 10 orang ini datang dengan semangat belajar dan berbagi, khususnya dalam bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Keuangan Rumah Sakit.

Kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan dan mengadopsi praktik-praktik terbaik yang diterapkan di RS Panti Rapih, meliputi:

  • Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan tenaga kerja rumah sakit.
  • Mengadaptasi kebijakan manajerial yang relevan dan bisa diimplementasikan di HNGV.
  • Mengetahui model pembiayaan dan sistem pengelolaan keuangan rumah sakit.
  • Mendalami penerapan penganggaran, pengelolaan pendapatan, dan pengeluaran rumah sakit.

 

 

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., yang menyampaikan pentingnya pertukaran ilmu dan kolaborasi antar institusi pelayanan kesehatan lintas negara. Dari pihak HNGV, sambutan disampaikan oleh Ibu Evalija das Dores Fernandes, selaku Kepala Unit SDM dan Ketua Tim Delegasi, yang menyampaikan apresiasi atas penerimaan dan kesempatan berbagi pengalaman di RS Panti Rapih.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan dari Direktur Utama RS Panti Rapih kepada perwakilan delegasi, disusul dengan foto bersama sebagai simbol persahabatan dan sinergi antar institusi.

Dalam rangkaian kegiatan, peserta kunjungan mendapatkan pemaparan menarik dan informatif:

Penyampaian Company Profile oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H., yang memberikan gambaran umum dan keunggulan layanan RS Panti Rapih.

Materi Pengelolaan SDM disampaikan oleh Ibu Wahyu Widjajanti Rahaju, SKM, selaku Kepala Bidang SDM, yang memaparkan strategi pengembangan tenaga kerja dan manajemen sumber daya manusia rumah sakit.

Materi Pengelolaan Keuangan disampaikan oleh Bapak Aemilianus Yollan Permana, M.M.Ak., Staf Khusus Direktur Keuangan I, yang menjelaskan sistem penganggaran, pembiayaan operasional, serta manajemen kas di lingkungan RS Panti Rapih.

Diskusi interaktif pun berlangsung aktif dalam sesi tanya jawab yang dipandu dengan semangat keterbukaan dan keingintahuan yang tinggi dari kedua belah pihak.

Acara kunjungan diakhiri dengan hospital tour ke beberapa unit unggulan di RS Panti Rapih, termasuk unit SDM dan Keuangan, sebagai tindak lanjut dari pembelajaran yang telah disampaikan.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara RS Panti Rapih Yogyakarta dan Guido Valadares National Hospital Timor Leste, serta menjadi awal dari kerjasama jangka panjang di bidang manajemen rumah sakit, peningkatan kualitas pelayanan, dan pertukaran profesional. Kedua belah pihak berharap, hasil dari kunjungan ini dapat diimplementasikan untuk meningkatkan mutu dan efisiensi pelayanan kesehatan di masing-masing institusi.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan RS Elisabeth Ganjuran ke RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (3)

Pada hari Sabtu, 3 Mei 2025, RS Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan kehormatan dari RS Elisabeth Ganjuran yang diwakili oleh 7 orang peserta. Acara yang berlangsung di Ruang Antonius Lantai 2 ini turut dihadiri oleh tamu istimewa, Marsekal Pertama TNI dr. Djunadi MS., Sp.KP, selaku Direktur PT. Sinar Roda Utama Jakarta.


Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Nainggolan, M.Kes., yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini sebagai bentuk sinergi antarlembaga pelayanan kesehatan Katolik dalam semangat persaudaraan dan peningkatan mutu layanan.

Selanjutnya, dr. Tandean Arif Wibowo, M.P.H., selaku Direktur Utama RS Elisabeth Ganjuran, memberikan sambutan balasan yang menyatakan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari RS Panti Rapih, serta harapan besar untuk menjalin kerja sama jangka panjang yang produktif.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama sebagai tanda kenangan dan penghormatan atas pertemuan ini.

Kemudian, dr. Tandean memaparkan rencana pembangunan Gedung Hemodialisa RS Elisabeth Ganjuran, yang ditujukan untuk meningkatkan layanan terapi ginjal bagi masyarakat di wilayah Bantul dan sekitarnya. Paparan ini menjadi awal diskusi yang sangat konstruktif mengenai tantangan, peluang, dan standar mutu layanan Hemodialisa.

 

Paparan dilanjutkan oleh Bapak  Agustinus Dalmasius, S.Kep., Ns., selaku Penanggung Jawab Fasilitas dan Mutu Instalasi Hemodialisa RS Panti Rapih. Dalam presentasinya, beliau menjelaskan proses operasional, sistem mutu, serta pendekatan humanis dalam pelayanan pasien HD yang selama ini menjadi ciri khas RS Panti Rapih.

Acara kemudian memasuki sesi tanya jawab dan diskusi interaktif, di mana kedua belah pihak saling bertukar wawasan dan pengalaman untuk saling memperkaya pengelolaan layanan Hemodialisa.

Sebagai penutup, rombongan diajak untuk melakukan kunjungan langsung ke Instalasi Hemodialisa RS Panti Rapih, guna melihat lebih dekat sistem kerja, tata ruang, serta interaksi layanan yang diberikan kepada pasien.

Harapan dari Kegiatan Ini:

Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kemitraan strategis antara RS Elisabeth Ganjuran dan RS Panti Rapih, khususnya dalam bidang pengembangan layanan Hemodialisa. Kedua institusi sepakat bahwa kolaborasi antar rumah sakit  sangat penting untuk memperkuat jaringan pelayanan kesehatan yang unggul, inklusif, dan berorientasi pada mutu serta kasih dalam pelayanan.

Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar, tidak hanya bagi kedua rumah sakit, tetapi juga bagi masyarakat luas yang dilayani.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Workshop Kolaborasi Asuhan Gigi dan Mulut: Penanganan Perdarahan pada Dental Emergency No ratings yet.

Yogyakarta, 1 Mei 2025 – Rumah Sakit Panti Rapih kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui penyelenggaraan Workshop Kolaborasi Asuhan Gigi dan Mulut dengan topik fokus: “Perdarahan pada Dental Emergency.” Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis, 1 Mei 2025, pukul 08.00 – 15.00 WIB, bertempat di Ruang Auditorium Lantai 6 Gedung Borromeus RS Panti Rapih.

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari sistem kesehatan yang berkontribusi besar terhadap kualitas hidup masyarakat. Dalam praktiknya, tenaga kesehatan gigi dan mulut kerap dihadapkan pada kondisi kegawatdaruratan, salah satunya adalah perdarahan, baik akibat pencabutan gigi, trauma, maupun gangguan koagulasi.

Perdarahan dalam konteks dental emergency tidak hanya memerlukan ketangkasan teknis, namun juga pemahaman yang mendalam terhadap etiologi, mekanisme, serta risiko komplikasi yang mungkin timbul. Oleh karena itu, pelatihan yang terstruktur dan kolaboratif sangat diperlukan untuk membekali para tenaga medis dengan keterampilan klinis yang memadai.

Workshop ini bertujuan untuk:

  • Meningkatkan kompetensi terapis gigi dan mulut dalam menangani kasus perdarahan pada dental emergency.
  • Menyediakan pemahaman teoretis dan keterampilan praktis bagi peserta dalam manajemen perdarahan gigi dan mulut.
  • Memperkuat kolaborasi lintas profesi dalam pelayanan asuhan gigi dan mulut yang bersifat kegawatdaruratan.

Peserta workshop berjumlah 60 orang, terdiri dari:

  • Terapis Gigi dan Mulut dari puskesmas, rumah sakit, klinik, dan praktik mandiri.
  • Dokter Gigi dan Dokter Gigi Spesialis.
  • Mahasiswa atau lulusan baru dari program studi Terapis Gigi dan Mulut yang ingin meningkatkan keterampilan klinis mereka.

 

Rangkaian Acara dan Materi

Acara ini dibuka secara resmi oleh dr. Maria Stephani Nainggolan, M.Kes, selaku Direktur RS Panti Rapih. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi materi yang dibawakan oleh narasumber ahli di bidang kedokteran gigi dan asuhan kesehatan:

  • Mekanisme, Penyebab, dan Jenis-Jenis Perdarahan dalam Dental Emergency
    drg. M. Bakhrul Lutfianto, Sp.BMM
  • Penatalaksanaan dan Pencegahan Komplikasi Perdarahan
    drg. Agus Sri Gunarto, Sp.BM
  • Pelayanan dan Asuhan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Perdarahan Dental Emergency
    Sri Rahayu Sumarsih, S.S.
  • Studi Kasus dan Praktik Klinis: Perdarahan pada Dental Emergency
    Tim Pemateri: drg. M. Bakhrul Lutfianto, Sp.BMM, drg. Agus Sri Gunarto, Sp.BM, Sri Rahayu Sumarsih, S.ST

Melalui workshop ini, diharapkan peserta dapat:

  • Menguasai keterampilan klinis terkini dalam menangani perdarahan akut di area gigi dan mulut secara profesional.
  • Meningkatkan koordinasi antar tenaga kesehatan dalam menangani kasus dental emergency.
  • Memberikan pelayanan yang lebih aman, cepat, dan tepat bagi pasien yang mengalami kondisi darurat di bidang kedokteran gigi.
  • Menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut di institusi masing-masing.

 

Workshop ini menjadi bagian dari komitmen RS Panti Rapih dalam memperkuat kapasitas tenaga kesehatan melalui pendekatan kolaboratif, edukatif, dan aplikatif, demi terwujudnya layanan gigi dan mulut yang berkualitas, berkesinambungan, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan Politeknik Rukun Abdi Luhur Kudus ke RS Panti Rapih: Perkuat Pemahaman Mahasiswa tentang Rekam Medis Elektronik 5/5 (8)

Yogyakarta, 30 April 2025 – RS Panti Rapih dengan hangat menyambut kunjungan lapangan dari mahasiswa Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Politeknik Rukun Abdi Luhur Kudus di Ruang Auditorium Besar Gedung Borromeus, Instalasi Rawat Jalan Terpadu lantai 6. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB ini diikuti oleh 25–30 mahasiswa bersama 5 dosen pembimbing dalam rangkaian kegiatan akademik semester genap tahun ajaran 2024/2025.

 

 

Acara diawali dengan sambutan dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Nainggolan, M.Kes, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara institusi pelayanan kesehatan dan institusi pendidikan dalam mencetak tenaga kesehatan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi era digitalisasi layanan kesehatan. Sambutan dari pihak kampus disampaikan oleh dr. Rano Indradi Sudra, M.Kes., M.Kom, yang menyampaikan apresiasi atas keterbukaan RS Panti Rapih dalam berbagi ilmu dan praktik terbaik di bidang rekam medis elektronik.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan antara kedua institusi sebagai simbol kemitraan yang baik, diikuti dengan sesi foto bersama.

Peserta kemudian menerima paparan company profile RS Panti Rapih yang disampaikan oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H., yang memperkenalkan sejarah, nilai-nilai pelayanan, serta inovasi yang telah dilakukan rumah sakit dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan modern.

Materi utama mengenai implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) disampaikan oleh dua narasumber utama dari RS Panti Rapih:

Robertus Yogi Saputro, Ahli Madya Rekam Medis dan Informasi Kesehatan sekaligus Kepala Instalasi Rekam Medik, dan

Thomas Dhani Eka Kurniawan, S.Kom, Kepala Instalasi Teknologi Informasi.

Keduanya memberikan gambaran mendalam tentang integrasi sistem informasi kesehatan, tantangan dalam digitalisasi dokumen medis, serta strategi pengelolaan data pasien secara efisien dan aman. Sesi ini berlangsung interaktif dengan diskusi dan tanya jawab yang menggugah antusiasme mahasiswa.

Sebagai penutup, seluruh peserta diajak mengikuti hospital tour untuk melihat langsung operasional rumah sakit, khususnya bagaimana sistem RME diterapkan di berbagai unit layanan.

Dari kunjungan ini, diharapkan terjalin kerja sama berkelanjutan antara RS Panti Rapih dan Politeknik Rukun Abdi Luhur Kudus, baik dalam bentuk kunjungan edukatif, program magang, maupun riset bersama di masa depan. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi wahana penting untuk memperkuat pemahaman praktis terhadap teori yang telah mereka pelajari, serta menjadi inspirasi untuk terus berkembang sebagai tenaga profesional di bidang rekam medis dan teknologi informasi kesehatan.

Sementara itu, bagi RS Panti Rapih, kehadiran mahasiswa ini merupakan bentuk kontribusi rumah sakit dalam pendidikan dan pengembangan SDM kesehatan, sekaligus upaya memperkenalkan standar mutu pelayanan berbasis teknologi yang menjadi bagian dari transformasi digital rumah sakit.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Pengkodean Diagnosis Penyakit dan Tindakan bagi Tenaga Koder di FKRTL dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional 5/5 (3)

Yogyakarta, 21–24 April 2025 — Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan menyelenggarakan Pelatihan Pengkodean Diagnosis Penyakit dan Tindakan bagi Tenaga Koder dari berbagai fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL) mitra BPJS Kesehatan.

Kegiatan pelatihan yang berlangsung selama empat hari ini secara resmi dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., dan diikuti oleh 30 peserta dari rumah sakit yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Peserta berasal dari beragam institusi, antara lain: RSU Kasih Ibu Purworejo, RS Panti Secanti, RS Maria Regina, Mayapada Hospital Surabaya, RSUD Wates, RS Bhayangkara Tk.II Jayapura, RS Mata “Dr. YAP” Yogyakarta, RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, RS Universitas Islam Indonesia, RSUD Kabupaten Kediri, RS Universitas Mataram, RSUD Bukit Menoreh, RS Islam Yatofa NTB, dan RS Suaka Insani Banjarmasin.

Meningkatkan Kompetensi Koder untuk Sistem Klaim JKN yang Andal

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi teknis tenaga koder dan verifikator dalam melakukan pengkodean diagnosis dan tindakan medis sesuai standar ICD-10 dan ICD-9 CM, yang digunakan dalam sistem klaim INA-CBG dan e-Klaim milik BPJS Kesehatan. Peserta merupakan profesional kesehatan dengan latar belakang pendidikan minimal D3 Kesehatan (diutamakan D3 Rekam Medik) dan pengalaman kerja minimal enam bulan.

Metode Pembelajaran Interaktif dan Aplikatif

Diselenggarakan secara luring di Auditorium Lantai 6 RS Panti Rapih, pelatihan ini menggunakan pendekatan workshop interaktif, menggabungkan metode ceramah pakar, studi kasus, diskusi kelompok, praktik langsung, dan roleplay.

Topik dan Narasumber Unggulan

Materi pelatihan mencakup:

Kebijakan JKN dan sistem rekam medis elektronik

Etika profesi perekam medis

Teknik kodifikasi diagnosis dan tindakan (ICD-10 dan ICD-9 CM)

Pemanfaatan aplikasi e-Klaim dan troubleshooting

Analisis data klaim dan evaluasi mutu

Pencegahan fraud dan penguatan integritas dalam sistem JKN

Para narasumber berasal dari berbagai institusi kredibel, antara lain:

Gandhi Agusniadi, SE (P2JK Kemenkes): Teknik kodifikasi ICD-10

Sugiharto, SKM., MH.MKM (RSUP dr. Kariadi): Kodifikasi tindakan dan e-Klaim

Suryo Nugroho, MPH (RS Panti Rapih): Kebijakan rekam medis elektronik dan kode etik

Paulus Subiyanto, Ph.D: Integritas dan pencegahan fraud dalam JKN

Rano Indradi Sudra, M.Kes: Analisis data klaim untuk peningkatan mutu

 

Komitmen terhadap Transparansi dan Efisiensi Sistem JKN

Salah satu tantangan signifikan dalam implementasi JKN adalah masih tingginya angka klaim yang ditolak akibat kesalahan pengkodean diagnosis dan tindakan. Selain berdampak secara finansial, kondisi ini turut memperlambat pelayanan kepada pasien. Bahkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong standarisasi kompetensi tenaga koder sebagai langkah penting dalam mencegah potensi fraud di sistem JKN.

Melalui pelatihan ini, RS Panti Rapih berharap dapat meningkatkan akurasi dan keseragaman kode yang digunakan oleh rumah sakit mitra BPJS, sehingga proses klaim menjadi lebih efisien, transparan, dan akuntabel.

RS Panti Rapih: Pusat Pembelajaran dan Penguatan Kapasitas Kesehatan Nasional

Sebagai rumah sakit rujukan nasional yang mengedepankan kualitas dan integritas, RS Panti Rapih berkomitmen menjadikan pelatihan ini sebagai bagian dari kontribusi nyata untuk reformasi sistem kesehatan nasional. Ke depan, RS Panti Rapih bertekad menjadi pusat unggulan dalam pelatihan teknis rekam medis dan pengelolaan klaim JKN.

Setiap peserta menerima modul pelatihan, sertifikat resmi, serta perlengkapan pelatihan berupa kaos, tas, dan tumbler sebagai bentuk apresiasi atas komitmen mereka.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan terbentuk jaringan tenaga koder yang kompeten, profesional, dan berintegritas tinggi dalam mendukung keberlanjutan program JKN yang berkeadilan dan bebas fraud demi pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Webinar Ngabuburit Series Ketujuh RS Panti Rapih Yogyakarta: Strategi Diagnosis dan Terapi Kawasaki Disease di Fasilitas Kesehatan No ratings yet.

Yogyakarta, 11 April 2025 – Dalam rangka meningkatkan kompetensi tenaga medis terhadap penyakit Kawasaki Disease (KD), RS Panti Rapih Yogyakarta sukses menyelenggarakan Webinar Ngabuburit Series ke-7 bertajuk “Strategi Penegakan Diagnosis dan Terapi Kawasaki Disease di Fasilitas Pelayanan Kesehatan” yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Acara ini merupakan bagian dari program edukatif Ramadhan untuk tenaga kesehatan.

Webinar edukatif yang membahas strategi diagnosis dan terapi penyakit Kawasaki, vasculitis sistemik yang berisiko menyebabkan komplikasi serius pada arteri koroner anak. Diselenggarakan oleh RS Panti Rapih Yogyakarta dan diikuti oleh 68 peserta tenaga kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia seperti Jakarta, Yogyakarta, Tegal, dan lainnya.

Tujuan dari webinar ini Untuk meningkatkan pemahaman klinis dan keterampilan praktis tenaga medis dalam mendiagnosis dan menangani Kawasaki Disease secara tepat, guna mencegah komplikasi kardiovaskular jangka panjang pada anak-anak.

Acara dibuka oleh dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., Direktur RS Panti Rapih, dipandu oleh moderator Firsta Ayuningtyas, S.Kep., Ns., dan menghadirkan dua narasumber ahli:

  1. Galuh Martin Maytasari, M.Sc., Sp.Amenyampaikan materi tentang pengertian, penanganan awal, serta strategi diagnosis dan terapi KD.
  2. Rosalina Eka Dianastuti, S.Kep., Ns. memaparkan tantangan dan solusi dalam penatalaksanaan KD di lapangan.

Webinar ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang memberikan ruang diskusi antara peserta dan narasumber mengenai kasus-kasus kompleks KD yang sering ditemukan di fasilitas kesehatan.

Webinar ini mempertegas pentingnya deteksi dini Kawasaki Disease dalam kurun waktu 10 hari sejak onset demam, serta penggunaan terapi IVIG dosis tinggi dan kortikosteroid untuk pasien berisiko tinggi, sebagaimana ditekankan dalam studi-studi klinis terkini (McCrindle et al., 2017; Tremoulet et al., 2021). Edukasi ini krusial untuk menurunkan angka komplikasi kardiovaskular dan meningkatkan standar pelayanan anak di berbagai tingkat fasilitas kesehatan di Indonesia.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Webinar Ngabuburit RS Panti Rapih: Kupas Tuntas Manajemen Triase IGD 5/5 (1)

Apa jadinya jika pasien kritis terlambat ditangani karena salah sistem? Di tengah hiruk pikuk Instalasi Gawat Darurat (IGD), satu keputusan cepat bisa menjadi pembeda antara hidup dan mati. Inilah urgensi yang diangkat dalam Webinar Ngabuburit Series ke-6 bertajuk “Manajemen Triase IGD”, diselenggarakan oleh Instalasai Pendidikaan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih Yogyakarta secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu, 9 April 2025.

Acara dibuka oleh Direktur RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., dan dipandu oleh Anidya Ismi Yudistya Fajri, S.Kep.,Ns. sebagai moderator. Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang membuka ruang refleksi atas tantangan lapangan, mulai dari keterbatasan sumber daya, koordinasi tim IGD, hingga integrasi triase bencana saat terjadi insiden massal.

Webinar edukatif ini menghadirkan dua narasumber berkompeten yang membedah tuntas seluk-beluk sistem triase:

  1. Bapak Antonius Suryanta Nugraha, S.Kep., Ns., membawakan materi tentang konsep, prinsip, dan regulasi sistem triase IGD serta penerapan triase bencana di situasi darurat massal.
  2. dr. David Budi Wibowo menjelaskan strategi implementasi triase yang efisien dan peningkatan kualitas layanan kegawatdaruratan.

Sebanyak 124 peserta dari berbagai wilayah Indonesia – mulai dari Magelang, Yogyakarta, Jayapura, Cilacap, Surabaya, Semarang, Bali, hingga Palangkaraya – ikut ambil bagian dalam sesi yang berlangsung penuh antusiasme. Peserta terdiri dari tenaga kesehatan, manajer rumah sakit, hingga mahasiswa keperawatan dan kedokteran.

Triase adalah penyaring awal keselamatan pasien di IGD. Sesuai Permenkes No. 47 Tahun 2018 dan Permenkes No. 4 Tahun 2018, triase wajib dilakukan secara sistematis, terstandarisasi, dan adaptif terhadap kondisi bencana. Webinar ini memperkuat pemahaman bahwa sistem triase yang tepat bukan hanya urusan prosedur, melainkan soal kesigapan menyelamatkan nyawa.

Webinar ini bukan sekadar forum edukatif, tetapi menjadi tonggak penting peningkatan kapasitas SDM kesehatan Indonesia dalam menghadapi kondisi darurat. Pemahaman dan keterampilan dalam manajemen triase tidak hanya menyelamatkan satu nyawa—tetapi mengatur prioritas keselamatan ratusan orang dalam kondisi krisis.

RS Panti Rapih menunjukkan komitmennya sebagai garda terdepan pengembangan kompetensi tenaga kesehatan, sekaligus menggugah rumah sakit di seluruh Indonesia untuk mengevaluasi dan memperkuat sistem triase mereka.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating