RS Panti Rapih Sosialisasikan Diklat Terakreditasi ke RS Palang Biru Gombong No ratings yet.

Yogyakarta, 2 Oktober 2025 – Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta melaksanakan kegiatan sosialisasi Diklat terakreditasi ke Rumah Sakit Palang Biru Gombong pada Kamis (2/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring pendidikan dan pelatihan kesehatan sekaligus menjalin kerjasama antar anggota PERDHAKI.

Tim RS Panti Rapih berangkat pukul 07.00 WIB dan tiba di RS Palang Biru Gombong sekitar pukul 10.00 WIB. Acara berlangsung dengan penuh keakraban dan dihadiri oleh jajaran struktural serta 22 perwakilan staf dari RS Palang Biru Gombong.

Menyambut kedatangan tim RS Panti Rapih, hadir Direktur RS Palang Biru Gombong, dr. Sapto Pudjo Hw., MARS.FISQua.C.Med., Sp.Kes, didampingi oleh dr. Ferdinandus Yanuar W., M.Kes., M.H., CMC selaku Kabid Medik, serta Sr. Andreani ADM sebagai Kabag Administrasi, Keuangan, dan Umum.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Suryo Nugroho Markus, M.P.H., Kepala Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih menyampaikan sosialisasi mengenai program pendidikan dan pelatihan (Diklat) yang telah terakreditasi. Selain itu, juga dipaparkan peluang kerjasama dalam bidang kediklatan, khususnya bagi rumah sakit yang tergabung dalam PERDHAKI.

Acara ditutup dengan penyerahan bingkisan sebagai bentuk persahabatan. Penerimaan bingkisan diwakili oleh Marsinta Manik, AMK selaku Kabid Keperawatan, bersama Maria Ani Widyastuti sebagai Kaur Diklat dan Kepegawaian. Direktur RS Palang Biru Gombong tidak dapat hadir hingga akhir kegiatan karena adanya agenda lain.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih menegaskan komitmennya untuk terus berbagi pengalaman dan pengetahuan, khususnya dalam bidang pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan. RSPR berharap kerjasama dengan RS Palang Biru Gombong dapat terjalin lebih erat, sehingga mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan yang profesional, beretika, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

 

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Dr. Oen Kandang Sapi Solo Studi Banding Layanan Gizi ke RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (2)

YOGYAKARTA, 1 Oktober 2025 – RS Dr. Oen Kandang Sapi Solo melaksanakan kegiatan Studi Banding Gizi ke Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, pada hari Rabu, 1 Oktober 2025, untuk mendalami sistem pengelolaan layanan gizi, diet pasien, dan alur pendistribusian makanan. Kunjungan yang diikuti oleh 3 (tiga) orang tim gizi dari RS Dr. Oen Kandang Sapi Solo ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan gizi di rumah sakit mereka.

dr. Eva Veronika, Kepala Seksi Penunjang Medis I, Ruth Hanani, S.Gz, Kepala Instalasi Gizi, dan Normasari Yustitie, S.Gz, Ahli Gizi, menjadi perwakilan resmi dari RS Dr. Oen Kandang Sapi Solo dalam kegiatan ini. Rombongan ini disambut di Ruang Auditorium kecil Gedung Borromeus Instalasi Rawat Jalan Terpadu lantai 6 RS Panti Rapih.

Kegiatan studi banding dibuka dengan sambutan dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Nainggolan, M. Kes. Acara dilanjutkan dengan pemaparan Company Profile RS Panti Rapih oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H., dan sesi utama mengenai Pelayanan Instalasi Gizi yang disampaikan oleh Siska Widyawati, S.Gz., Kepala Instalasi Gizi RS Panti Rapih.

Melalui studi banding ini, RS Dr. Oen Kandang Sapi Solo secara khusus berupaya mempelajari:

  • Sistem dan prosedur penyusunan menu gizi sesuai kebutuhan medis pasien.
  • Proses penyelenggaraan diet dan katering pasien, termasuk pemantauan efektivitas diet.
  • Alur pendistribusian makanan di lingkungan rumah sakit.

Kepala Seksi Penunjang Medis I RS Dr. Oen Kandang Sapi Solo, dr. Eva Veronika, menyampaikan sambutan mewakili rumah sakitnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kedua rumah sakit untuk berkolaborasi dan berbagi pengalaman demi kemajuan layanan kesehatan.

Sesi tanya jawab yang dipandu oleh Tim Gizi RS Panti Rapih dilaksanakan selama satu jam. Setelah makan siang, kegiatan dilanjutkan dengan Hospital Tour ke beberapa unit terkait layanan gizi:

  • Area Katarina, dipandu oleh Siska Widyawati, S.Gz. dan Sari Puspitasari Adianingsih, S.Gz.
  • Nutri eatry dan Pendaftaran lantai 2, dipandu oleh Maria Dina Perwita Sari, S.Gz.
  • Unit MY dan Golden Care.
  • Dapur, dipandu oleh Yashinta Arum Perwita, S.Gz..

RS Panti Rapih berharap studi banding ini dapat mempererat silaturahmi dan menjadi momen kolaborasi yang bermanfaat antar rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Selenggarakan Pelatihan Penanggulangan Kebakaran Tingkat Dasar 5/5 (1)

Yogyakarta, 1–2 Oktober 2025 – Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keselamatan pasien, pengunjung, karyawan, serta lingkungan rumah sakit dengan menyelenggarakan Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Dasar Tingkat D.

Sebagai rumah sakit tipe B yang telah terakreditasi paripurna dengan lebih dari 1.500 karyawan, RS Panti Rapih memahami pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran. Sesuai dengan Standar Akreditasi Rumah Sakit dan Permenaker No. 186 Tahun 1999, setiap rumah sakit wajib memiliki unit penanggulangan kebakaran yang terdiri dari petugas terlatih. Untuk itu, pelatihan ini menjadi langkah nyata dalam membekali para petugas dengan pengetahuan dan keterampilan teknis yang mumpuni.

Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan:

  • Pengetahuan petugas dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran dasar.
  • Keterampilan praktis penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), hidran, serta simulasi evakuasi darurat.

Pada tahap awal, kegiatan ini menyasar 60 orang petugas peran kebakaran atau 50% dari total kebutuhan RS Panti Rapih, yang akan dilatih secara bertahap selama 2 tahun (2 gelombang).

 

Hari I (1 Oktober 2025, Auditorium Borromeus Lt. 6)
Materi teori meliputi:

  • Norma K3 Penanggulangan Kebakaran dan Sosialisasi Aktivasi Kode Merah (oleh Bapak  Kristanto Sugeng Wahjudi, S.Kom, Tim Komite K3 RS Panti Rapih).
  • Manajemen Penanggulangan Kebakaran, Teori Api dan Anatomi Kebakaran, Sistem Proteksi Kebakaran Aktif & Pasif, serta Fire Emergency Plan (oleh Bapak Hermas Risriyanto, S.Pd, Hasamindo Pratama).

 

Hari II (2 Oktober 2025, Area Parkir Timur)
Materi praktik meliputi:

  • Penggunaan alat penanggulangan kebakaran: fire blanket, APAR, dan hidran.
  • Mini simulasi aktivasi kode merah dan evakuasi darurat.

Pelatihan dibuka oleh dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes. selaku Direktur Utama RS Panti Rapih, dilanjutkan sambutan dr. Indra Wira Kusum, AIFO-K, Ketua Komite K3 RS Panti Rapih.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih berharap seluruh petugas peran kebakaran:

  • Mampu bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi dalam menghadapi kondisi darurat.
  • Memiliki keterampilan praktis yang dapat diaplikasikan secara langsung di lingkungan kerja.
  • Menjadi garda terdepan dalam menciptakan budaya keselamatan kerja, sehingga rumah sakit semakin aman bagi pasien, pengunjung, dan seluruh civitas RS Panti Rapih.

Pelatihan ini sekaligus memperkuat citra RS Panti Rapih sebagai rumah sakit yang tidak hanya unggul dalam pelayanan medis, tetapi juga peduli terhadap aspek keselamatan, keamanan, dan kualitas lingkungan kerja.

 

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Gelar Webinar Implementasi KPS dan PPK dalam Akreditasi Rumah Sakit 5/5 (12)

RS Panti Rapih menyelenggarakan Webinar Implementasi Kualifikasi dan Pendidikan Staf (KPS) dan Pendidikan dalam Pelayanan Kesehatan (PPK) pada Jumat, 26 September 2025 pukul 13.00–17.00 WIB melalui platform Zoom Meeting.

Kegiatan ini merupakan bagian dari seri pembahasan Bab Standar Akreditasi Rumah Sakit terbaru, sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.

Mutu pelayanan kesehatan merupakan kewajiban setiap rumah sakit dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Evaluasi mutu dilakukan baik secara internal melalui Komite Mutu maupun secara eksternal melalui mekanisme akreditasi rumah sakit.

Seiring dengan terbitnya Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/Menkes/1596/2024 tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit, keputusan sebelumnya (HK.01.07/Menkes/1128/2022) dinyatakan tidak berlaku. Untuk mendukung implementasi standar terbaru ini, Kementerian Kesehatan juga menetapkan instrumen survei akreditasi melalui Keputusan Dirjen Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/D/47104/2024. Instrumen tersebut kini menjadi acuan resmi bagi surveior dalam melakukan penilaian, sekaligus pedoman bagi rumah sakit dalam menyiapkan persyaratan akreditasi secara objektif dan terukur.

Dalam standar akreditasi terbaru, aspek Kualifikasi dan Pendidikan Staf (KPS) serta Pendidikan dalam Pelayanan Kesehatan (PPK) masuk dalam kelompok manajemen rumah sakit.

  1. Kualifikasi dan Pendidikan Staf (KPS):
    Rumah sakit dituntut memastikan tenaga medis dan nonmedis memiliki keterampilan, kompetensi, dan kredensial sesuai standar. Proses rekrutmen, orientasi, serta evaluasi staf dilakukan secara sistematis demi menjamin kualitas dan keselamatan pasien.
  2. Pendidikan dalam Pelayanan Kesehatan (PPK):
    Peserta didik yang terlibat dalam pelayanan kesehatan dapat menjadi bagian dari peningkatan mutu layanan, namun juga membawa risiko terhadap keselamatan pasien. Karena itu, rumah sakit wajib memilikimekanisme yang jelas dalam mengatur peran peserta didik di lingkungan layanan.

Dalam webinar ini menghadirkan dua narasumber dari RS Panti Rapih, yaitu ;

  1. Wahyu Widjajanti Rahaju, S.K.M.
  2. apt. Eliza Konda Landowero, S.Si., M.P.H.

serta moderator oleh Ibu Agnes Nurlita Esti Rahayu, S.Tr.TLM.

Melalui webinar ini, peserta diharapkan:

  • Memahami regulasi terbaru terkait standar akreditasi rumah sakit.
  • Mampu mengimplementasikan Bab KPS dan Bab PPK secara efektif di unit kerja masing-masing.
  • Mendukung peningkatan mutu layanan yang berorientasi pada keselamatan pasien.

Webinar juga akan membahas strategi manajemen SDM, tata kelola peserta didik, serta praktik terbaik untuk menunjang mutu pelayanan. Kegiatan ini ditujukan bagi seluruh staf rumah sakit, baik tenaga medis (dokter, perawat, tenaga kesehatan lainnya) maupun nonmedis.

RS Panti Rapih berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana edukasi sekaligus inspirasi bagi rumah sakit lain dalam menerapkan standar akreditasi terbaru. Dengan sinergi seluruh pihak, mutu pelayanan kesehatan dapat terus ditingkatkan secara berkesinambungan sehingga berdampak positif bagi keselamatan pasien dan kepuasan masyarakat.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan BLUD RSUD Teluk Bintuni ke RS Panti Rapih No ratings yet.

Yogyakarta, 22 September 2025 – RS Panti Rapih menerima kunjungan kehormatan dari BLUD RSUD Teluk Bintuni yang berlangsung di Ruang Auditorium Kecil, Gedung Borromeus Instalasi Rawat Jalan Terpadu Lantai 6. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat kerja sama antar-institusi kesehatan sekaligus berbagi pengalaman dalam peningkatan mutu pelayanan rumah sakit.

Acara dimulai dengan sambutan dari dr. Djati Prasodjo, Sp. Rad, Subsp. RI(K), M.Sc, Direktur Medis RS Panti Rapih  yang menekankan pentingnya sinergi antarrumah sakit dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh perwakilan dari BLUD RSUD Teluk Bintuni yang menyampaikan apresiasi atas kesempatan belajar dan berbagi yang difasilitasi oleh RS Panti Rapih. Sebagai bentuk penghargaan, dilakukan penyerahan kenang-kenangan antara kedua pihak, diikuti dengan sesi foto bersama.

Company Profile RS Panti Rapih oleh Dr. Dr. Jodi Visnu, M.P.H., yang memaparkan profil dan pengembangan layanan unggulan rumah sakit.

Dalam rangkaian acara, peserta mendapatkan berbagai materi:

  • Pengenalan Konsep Hemodialisis mencakup prinsip dan penerapannya, disampaikan oleh Bapak D. Agustinus, S.Kep., Ns.
  • Materi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) oleh Komite PPI RS Panti Rapih.
  • Materi Program Manajemen dan Peningkatan Mutu (PMKP) oleh Komite Mutu.
  • Materi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) oleh Komite K3.

Acara ditutup dengan hospital tour untuk memperkenalkan fasilitas RS Panti Rapih secara langsung, serta program magang di Instalasi Hemodialisis, yang menjadi fokus pembelajaran utama dari kunjungan ini.

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal kolaborasi yang lebih erat antara RS Panti Rapih dan BLUD RSUD Teluk Bintuni, khususnya dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan, pengembangan sumber daya manusia, serta implementasi standar keselamatan pasien.

RS Panti Rapih berkomitmen untuk terus membuka ruang berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan berbagai mitra rumah sakit di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan berkesinambungan.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Menyelenggarakan Misa Pemberkatan Renovasi IGD No ratings yet.

Rumah Sakit Panti Rapih menggelar acara Misa pemberkatan renovasi Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada Selasa, 23 September 2025, bertempat di Gedung IGD yang telah selesai direnovasi.

Acara puncak ditandai dengan Misa Pemberkatan IGD yang dipimpin oleh Romo Modestus Supriyanto, Pr. mulai pukul 08.00 pagi dan berlangsung selama 90 menit. Dalam misa ini, dilakukan pemberkatan ruang IGD dengan percikan air suci serta pemberkatan tumpeng sebagai simbol rasa syukur.

Setelah misa, acara berlanjut dengan rangkaian sambutan. Prof. Ir. Henricus Priyosulistyo, M.Sc., Ph.D. selaku Ketua Panitia Renovasi IGD menyampaikan laporan kegiatan. Sambutan berikutnya diberikan oleh dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., Direktur Utama RS Panti Rapih, dilanjutkan dengan arahan dari Ir. Ambrosius Koesmargono, MCM, Ph.D., Ketua Umum Pengurus Yayasan Panti Rapih.

Sebagai momen simbolis, Ir. Ambrosius Koesmargono bersama Sr. Civila, CB melakukan pemotongan tumpeng dan menyerahkannya kepada dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes. Acara kemudian ditutup dengan doa penutup yang dipimpin oleh Sr. Lidia, CB.

Renovasi IGD ini diharapkan dapat memberikan wajah baru sekaligus meningkatkan mutu pelayanan darurat RS Panti Rapih, sehingga semakin optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi para tamu ilahi.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Mohon dapat memberikan rating

Ziarah Makam Leluhur Warnai Peringatan HUT ke-96 RS Panti Rapih No ratings yet.

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-96, Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Ziarah Makam Leluhur sebagai wujud syukur, penghormatan, dan penghayatan kembali semangat misi para pendahulu.

Perjalanan panjang 96 tahun RS Panti Rapih tidak terlepas dari jejak perjuangan dan pengorbanan para Suster CB serta tenaga kesehatan yang telah merintis pelayanan kesehatan dengan penuh cinta dan belarasa. Semangat misi itulah yang terus dihidupi hingga kini, menjadi dasar pelayanan RS Panti Rapih bagi masyarakat.

Pelaksanaan Kegiatan

Hari/Tanggal: Rabu, 17 September 2025

Waktu: Pukul 07.30 – 12.30 WIB

Tempat:

  • Pemakaman Para Suster CB di Mrican, Gejayan
  • Pemakaman dr. Stefanus Arief Haliman, M.P.H di PUKY
  • Pemakaman Prof. Dr. Dibyo Prabowo, M.Sc dan Bapak Tarsisius Hani Handoko di Sawitsari
  • Pemakaman dr. Teddy Janong, M.Kes di Madurejo

Selain berdoa di makam para pendahulu, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian hampers kepada empat keluarga almarhum, sebagai bentuk silahturami dari keluarga besar RS Panti Rapih.

Kegiatan ziarah ini memiliki tiga tujuan utama:

  • Mengenang dan mendoakan para suster serta pelayan kesehatan pendahulu yang telah meletakkan dasar karya pelayanan di RS Panti Rapih.
  • Menimba semangat misi dari teladan pengabdian mereka agar terus menyala dalam pelayanan kesehatan masa kini.
  • Memperkuat perjalanan rohani seluruh civitas hospitalia, dengan meyakini bahwa para pendahulu menjadi pendoa bagi kelangsungan karya misi RS Panti Rapih.

Kegiatan ziarah diikuti oleh jajaran Direksi RS Panti Rapih beserta Panitia HUT ke-96. Kehadiran mereka menjadi simbol kebersamaan dalam melanjutkan semangat pelayanan penuh kasih yang diwariskan oleh para pendiri.

Melalui Ziarah Makam Leluhur, RS Panti Rapih tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga meneguhkan panggilan untuk terus berkarya dalam semangat iman, cinta, dan belarasa. Dengan usia yang mendekati satu abad, RS Panti Rapih berharap tetap menjadi rumah sakit yang hadir membawa harapan dan pelayanan kesehatan yang bermutu bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya.

 

 

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Dorong Inklusivitas Melalui Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas 5/5 (1)

Yogyakarta, 16 September 2025 – RS Panti Rapih kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung inklusivitas di dunia kerja. Melalui kegiatan Diseminasi Unit Layanan Disabilitas (ULD) Ketenagakerjaan yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta, RS Panti Rapih dipercaya menjadi narasumber untuk berbagi pengalaman dalam penempatan tenaga kerja disabilitas.

Acara yang berlangsung di Ruang Pakubuana, Hotel Harper Malioboro Yogyakarta ini dihadiri langsung oleh dr. Dion Sulistyo, M.P.H., Direktur SDM dan Umum RS Panti Rapih, yang menyampaikan materi berjudul Strategi Penempatan Pencari Kerja Disabilitas di Perusahaan. Dalam paparannya, dr. Dion menekankan pentingnya peran perusahaan dalam membuka kesempatan kerja yang setara, sekaligus mendorong implementasi regulasi pemerintah terkait kuota tenaga kerja disabilitas—yaitu 2% untuk BUMN dan 1% untuk perusahaan swasta dari total karyawan.

Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga menghadirkan testimoni dari Rian, salah satu tenaga kerja disabilitas yang saat ini bekerja di RS Panti Rapih. Rian membagikan pengalamannya bekerja di lingkungan rumah sakit yang mendukung dan inklusif, serta bagaimana kesempatan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Walikota Yogyakarta, Bapak Wawan Harmawan, S.E., M.M., serta perwakilan DPRD Kota Yogyakarta. Dalam sambutannya, Wakil Walikota menyampaikan bahwa inklusivitas adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah akan terus mendorong sinergi dengan perusahaan-perusahaan di Kota Yogyakarta agar lebih banyak penyandang disabilitas yang memperoleh akses kerja sesuai kompetensi mereka.

RS Panti Rapih ditunjuk sebagai narasumber bukan tanpa alasan. Rumah sakit ini telah lebih dahulu melakukan langkah nyata dengan membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Praktik ini menjadi bukti komitmen RS Panti Rapih dalam menghadirkan lingkungan kerja yang adil, setara, dan manusiawi.

Dengan adanya kegiatan diseminasi ini, diharapkan semakin banyak perusahaan di Yogyakarta dan sekitarnya yang terdorong untuk ikut serta dalam mewujudkan dunia kerja yang inklusif, sesuai visi kota sebagai kota ramah disabilitas.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Yogyakarta Rayakan HUT ke-96: “Mulia dalam Pelayanan, Tangguh Berkarya dalam Iman” No ratings yet.

Yogyakarta, 14 September 2025 – Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-96 dengan penuh syukur dan sukacita. Perayaan yang berlangsung di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus ini mengusung tema “Mulia dalam Pelayanan, Tangguh Berkarya dalam Iman.”

19 Karyawan penerima penghargaan kesetiaan 25 tahun berkarya

 

10 Karyawan penerima penghargaan kesetiaan 35 tahun berkarya

Acara diawali dengan seremoni penyerahan penghargaan kesetiaan kepada 19 karyawan yang telah mengabdi selama 25 tahun dan 10 karyawan yang mengabdi selama 35 tahun. Ucapan selamat ulang tahun juga ditampilkan melalui video dari seluruh unit kerja RS Panti Rapih.

Puncak acara ditandai dengan Perayaan Ekaristi syukur yang dipimpin oleh Romo Vikjen KAS Rm. Fransiskus Xaverius Sugiyana, Pr selaku Pengurus Yayasan Panti Rapih, bersama Romo Modestus Supriyanto, Pr selaku Pastoral Care RS Panti Rapih. Dalam homilinya, Rm. Fransiskus menegaskan makna perayaan yang bertepatan dengan Pesta Salib Suci. “Semoga dengan Salib Suci kita selalu diingatkan untuk melayani dengan cinta dan kasih tulus, serta tangguh menghadapi berbagai tantangan hidup maupun karya pelayanan,” ungkapnya.

Suasana semakin khidmat dengan persembahan paduan suara Abdi Dharma dan doa berkat untuk nasi tumpeng. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh Rm. Fransiskus dan diserahkan kepada Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang disaksikan jajaran direksi.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia HUT ke-96, dr. Yolenta Marganingsih, menegaskan semangat tema perayaan. “Pelayanan yang mulia lahir dari hati yang tulus dan sikap hormat terhadap setiap pribadi. Ketangguhan dalam berkarya bertumpu pada iman yang memberi keberanian dan ketekunan menghadapi dinamika dunia kesehatan. Nilai-nilai ICARE menjadi wujud nyata semangat tersebut,” ujarnya.

Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, menambahkan apresiasi sekaligus ajakan untuk menjadikan usia 96 tahun sebagai momentum refleksi dan penguatan kebersamaan seluruh keluarga besar RS Panti Rapih.

Sekitar 255 tamu undangan hadir dalam acara ini, termasuk jajaran direksi, pejabat struktural dan nonstruktural, para Suster CB, pengurus yayasan, direktur rumah sakit jejaring, Ketuas STIKes Panti Rapih, serta para dokter. Kemeriahan perayaan bertambah dengan penampilan spesial dari grup dokter RS Panti Rapih The Stethoscop, Pantra Band, serta flashmob Tabola Lale yang mengajak seluruh hadirin bernyanyi dan menari bersama.

Tema “Mulia dalam Pelayanan, Tangguh Berkarya dalam Iman” diharapkan menjadi semangat yang menuntun RS Panti Rapih menuju usia emas 100 tahun, dengan komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan penuh cinta kasih, profesionalitas, dan integritas bagi pasien, keluarga, maupun masyarakat sebagai tamu ilahi.

Sebagai rangkaian peringatan, RS Panti Rapih juga akan mengadakan ziarah ke makam para pendahulu pada Rabu, 17 September 2025, di antaranya Makam Suster Novisiat CB Gejayan, PUKJ alm. dr. St. Arif Haliman, MPH, Makam Sawit Sari, dan Makam Madurejo Prambanan alm. dr. Teddy Janong, M.Kes. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi para suster dan dokter yang telah mewariskan semangat pelayanan hampir satu abad.

 

Artikel ditulis oleh ;

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Menjaga Kesehatan Gigi Anak 5/5 (2)

Kesehatan gigi pada anak sangatlah penting dijaga sejak dini. Terkadang kita lengah dan menganggap gigi anak masih gigi susu, dan belum memerlukan perawatan. Apabila gigi anak tidak terawat dan menjadi rusak, dapat mengakibatkan gangguan kesehatan gigi dan mulut serta dapat mempengaruhi kualitas hidup anak-anak diantaranya pengalaman akan nyeri, rasa tidak nyaman saat makan, gangguan tidur, juga risiko yang lebih tinggi untuk dirawat di rumah sakit. Selain itu juga dapat mempengaruhi nutrisi, pertumbuhan dan pertambahan berat badan anak.

Gigi pertama pada bayi biasanya muncul pada usia 6-8 bulan , gigi anak akan  terus tumbuh sampai ia berusia 3 tahun dan berjumlah 20 buah. Pada usia 6-7 tahun gigi permanen mulai tumbuh bergantian sesuai waktunya sampai usia sekitar 13-14 tahun. Oleh karena itu penting sekali untuk menjaga agar gigi susu tetap dalam kondisi sehat sampai waktunya tanggal. Fungsi gigi susu antara lain :

  1. Membantu pertumbuhan gigi permanen.

Gigi susu sebaiknya dipertahankan  selama mugkin sampai tiba waktunya untuk tanggal sendiri. Gigi susu akan memberikan ruang dan pedoman bagi gigi permanen yang akan tumbuh dibawahnya.

  1. Membantu proses pengunyahan pada anak.

Gigi yang sehat akan membantu anak dalam proses pengunyahaan yang baik sehingga kebutuhan akan nutrisi pada anak dapat terpenuhi dalam masa tumbuh kembangnya.

  1. Mempengaruhi perkembangan wajah dan otot rahang serta membantu anak untuk dapat berbicara dengan jelas.

Beberapa gangguan gigi dan mulut anak yang umum terjadi, diantaranya :

  1. Gigi berlubang/karies
  2. Radang gusi karena plak dan karang gigi
  3. Infeksi gigi karena gigi berlubang yang tidak segera rawat dapat menyebabkan infeksi
  4. Sariawan
  5. Gigi patah

Untuk menghindari hal tersebut, maka perlu kita jaga dengan baik kesehatan gigi anak-anak kita dengan beberapa cara,

  1. Pada usia bayi dan belum tumbuh gigi, gusi dan lidah bayi dapat dibersihkan menggunakan kassa diseluruh permukaan agar sisa ASI tidak menempel lama pada rongga mulut.
  2. Pada usia mulai tumbuh gigi susu bayi usia 6-8 bulan, dapat menggunakan kassa basah atau sikat gigi yang berbulu lembut.
  3. Mengenalkan kebiasaan menyikat gigi sedini mungkin agar anak tidak takut saat dibersihkan giginya.
  4. Menyikat gigi dapat dilakukan dua kali sehari yakni pada pagi hari setelah sarapan dan malam sebelum tidur.
  5. Orangtua wajib mendapingi dan membantu anak dalam menyikat gigi sampai usia 7 tahun karena kemampuan motorik anak dibawah usai 7 tahun masih belum optimal sehingga apabila anak menyikat gigi sendiri akan kurang bersih.
  6. Kurangi pemberian makanan dan minuman manis pada anak karena dapat menyebabkan karies pada gigi anak
  7. Periksalah secara rutin dan berkala ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Menurut Stanford Children Health, kunjungan dokter gigi pertama direkomendasikan pada usia 12 bulan atau dalam 6 bulan sejak gigi pertama tumbuh. Hal ini bertujuan untuk pemeriksaan gigi, rahang, gusi, dan jaringan lain yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan gigi anak.

 

Peranan orang tua dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut anak sangatlah penting. Kepedulian orang tua terhadap kesehatan gigi dan mulut anak dapat dilihat dari sikap dan perhatiannya terhadap kesehatan gigi anak. Kesehatan gigi anak merupakan salah satu tumbuh kembang anak yang perlu diperhatikan. Kerusakan gigi yang terjadi pada anak dapat menjadi salah satu peyebab terganggunya pertumbuhan gigi anak pada usia selanjutnya.

 

Artikel ditulis oleh :

drg. Agnes Tri Puspitasari 

(Dokter Gigi RS Panti Rapih Yogyakarta)

Referensi :

Malawat, R.,& Rosmalia, D. (2025). Perawatan Kesehatan Gigi dan Mulut. Jakarta: Nuansa Fajar Cemerlang

Savitrie, E. (2022). Jaga Kesehatan Gigi Anak Sejak Dini. Diakses pada tanggal 26 Agustus 2025, https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/765/jaga-kesehatan-gigi-anak-sejak-dini

Mohon dapat memberikan rating