Membangun Rasa Aman dengan Empati: Tim Keamanan Guido Valadares National Hospital Timor Leste Studi Banding ke RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (1)

YOGYAKARTA, 19 Desember 2025 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan non-medis khususnya di sektor keamanan, Guido Valadares National Hospital (HNGV) Timor Leste melakukan kunjungan studi banding ke RS Panti Rapih Yogyakarta. Kunjungan yang berfokus pada pelayanan sekuriti (security services) ini dilaksanakan pada Kamis (19/12/2025) bertempat di Ruang Auditorium Kecil, Gedung Borromeus Instalasi Rawat Jalan Terpadu (IRJT) Lantai 6.

Sebanyak sembilan orang delegasi dari HNGV hadir dalam kunjungan ini. Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., yang mengapresiasi kepercayaan HNGV untuk menjadikan RS Panti Rapih sebagai mitra pembelajaran dalam tata kelola keamanan rumah sakit.

Mewakili rombongan tamu, Direktur Administrasi dan Keuangan (Direktur Administrasi Financas) Guido Valadares National Hospital, Bapak Clementino da Costa, AMG, Lic. Sp, menyampaikan tujuan utama kedatangan mereka. Beliau menekankan pentingnya peran satuan pengamanan (Satpam) tidak hanya dalam menjaga aset fisik, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasien serta pengunjung.

Agenda inti dimulai dengan pemaparan Company Profile oleh Kepala Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS), dr. Yolenta Marganingsih, yang memberikan gambaran umum mengenai budaya kerja dan nilai-nilai yang dianut rumah sakit.

Sesi materi pertama yang menyoroti aspek “Etik dan Komunikasi Sekuriti” disampaikan oleh Ketua Komite Etik dan Hukum Rumah Sakit, dr. Maria Silvia Merry, M.Sc, SpMK. Dalam paparannya, ditekankan bahwa petugas keamanan rumah sakit memerlukan pendekatan yang berbeda dibandingkan sekuriti pada umumnya. Kemampuan komunikasi yang empatik dan pemahaman etika menjadi krusial karena mereka berhadapan dengan pasien dan keluarga yang sedang dalam kondisi rentan.

Selanjutnya, pendalaman materi teknis mengenai “Layanan Sekuriti” disampaikan dalam sesi kolaborasi antara Kepala Seksi Keamanan dan Transportasi, Bapak Mateus Sunardi, bersama Kepala Bidang Umum, Ibu Y. Wara Andriyati, A.Md. Sesi ini mengupas tuntas standar operasional prosedur (SOP), manajemen risiko keamanan, serta integrasi layanan umum dalam mendukung operasional rumah sakit yang kondusif.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan Hospital Tour. Para peserta diajak meninjau langsung implementasi sistem keamanan di beberapa titik strategis RS Panti Rapih untuk melihat bagaimana teori yang dipaparkan diterapkan di lapangan.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral antara kedua instansi kesehatan lintas negara ini. Bagi Guido Valadares National Hospital, hasil studi banding ini diharapkan dapat segera diadaptasi untuk meningkatkan standar profesionalisme layanan keamanan di Timor Leste. Sementara bagi RS Panti Rapih, kunjungan ini menjadi motivasi untuk terus mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan paripurna yang berstandar internasional.

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Tingkatkan Kualitas Layanan Ibu & Anak, RS Panti Rapih Gelar Penyegaran Konselor Laktasi 5/5 (9)

YOGYAKARTA, 22 Desember 2025 – Dalam upaya menjawab tantangan global di sektor kesehatan dan memperkuat kualitas layanan asuhan keperawatan, RS Panti Rapih menyelenggarakan Program Pengembangan Kapabilitas SDM melalui agenda “Penyegaran Konselor Laktasi”.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Antonius Besar Lantai 2 ini diikuti oleh 16 peserta yang terdiri dari perawat dan bidan konselor, Penanggung Jawab Asuhan (PPJA), serta perawat pelaksana dari ruang perawatan maternitas.

Di era transformasi teknologi dan tuntutan pelayanan yang semakin dinamis, Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi pilar utama bagi rumah sakit dalam memberikan jasa pelayanan yang berkualitas. Sebagai penyedia jasa kesehatan, RS Panti Rapih menyadari bahwa kompetensi staf adalah aset berharga yang menentukan tingkat kepercayaan masyarakat.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Keperawatan RS Panti Rapih, Sr. Constansia Sri Hardjanti CB, M.Kep.Ns. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap kemampuan klinis staf agar tetap relevan dengan standar kesehatan terkini, terutama dalam mendukung program pemberian ASI eksklusif di Indonesia.

Dipandu oleh moderator Rosa Wulandari Tutik Priyani, S.Kep.,Ns., pelatihan ini menghadirkan narasumber ahli, Bidan Tri Murtini, Amd.Keb. Materi yang disampaikan mencakup aspek komprehensif, mulai dari kebijakan nasional hingga teknik praktis di lapangan, antara lain:

  • Kebijakan dukungan menyusui dalam program peningkatan pemberian ASI di Indonesia.
  • Pendalaman konsep dan evaluasi kegiatan menyusui.
  • Strategi menghadapi tantangan menyusui pada ibu dan bayi.
  • Teknik konseling dan dukungan psikologis bagi ibu menyusui.

Melalui metode ini, para peserta diharapkan tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga memiliki empati tinggi dalam mendampingi para ibu melewati masa-masa penting menyusui. Melalui program penyegaran ini, RS Panti Rapih membawa visi besar untuk masa depan layanan kesehatan ibu dan anak:

  • Bagi Peserta: Diharapkan para perawat dan bidan memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi dan keterampilan yang lebih tajam dalam memberikan edukasi serta solusi bagi pasien. Konselor laktasi diharapkan menjadi jembatan keberhasilan ibu dalam memberikan nutrisi terbaik bagi bayinya.
  • Bagi RS Panti Rapih: Kegiatan ini menjadi bukti komitmen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan secara berkelanjutan. Dengan staf yang kompeten, RS Panti Rapih optimis dapat meningkatkan kepuasan pasien, mendukung angka capaian ASI Eksklusif nasional, dan tetap menjadi rumah sakit pilihan utama masyarakat yang unggul dalam pelayanan dan kasih.

Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi dan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) untuk memastikan materi yang didapat segera diimplementasikan dalam pelayanan harian di ruang maternitas.

 

 

 

 

 

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Sambut Guido Valadares National Hospital dalam Pelatihan Prosedur Pengoperasian Ventilator 5/5 (2)

Dalam rangka memperkuat kompetensi tenaga medis dalam penanganan pasien kritis, RS Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan praktik lapangan terkait Prosedur Pengoperasian Ventilator bersama delegasi dari Guido Valadares National Hospital (HNGV), Timor Leste. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis, 18 Desember hingga Sabtu, 20 Desember 2025.

Bertempat di Ruang Auditorium Kecil, Gedung Borromeus, Instalasi Rawat Jalan Terpadu Lantai 6, acara dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur SDM & Umum RS Panti Rapih, dr. Dion Sulistyo, M.P.H,Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pertukaran ilmu pengetahuan medis demi meningkatkan kualitas layanan kesehatan global.

Pihak Guido Valadares National Hospital yang diwakili oleh Bapak Clementino da Costa, AMG, Lic. Sp Direktur Direktur Administrasi Financas menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan RS Panti Rapih dalam berbagi protokol klinis, khususnya mengenai teknologi bantuan pernapasan.

Sebanyak 10 peserta dari HNGV mengikuti rangkaian agenda intensif yang meliputi:

Penyampaian Company Profile: Dipaparkan oleh Robertus Yogi Saputro, A.Md.RMIK. (Kepala Seksi Kerjasama Perusahaan) untuk mengenalkan standar layanan RS Panti Rapih.

Observasi Lapangan: Peserta melakukan tinjauan langsung ke unit kritis, yaitu IGD (Instalasi Gawat Darurat) dan ICU (Intensive Care Unit).

Praktik Klinis: Pendampingan intensif oleh Tim Ventilator RS Panti Rapih yang terdiri dari tenaga ahli:

  • dr. Laurentius Sandhie Prasetya Supranggono, Sp.An, M.Sc. KIC.
  • dr.David Budi Wibowo
  • Ganes Irawati Hardjono, S.Kep., Ns.
  • Danik Rahayu Fardanti, S.Kep., Ns.
  • Suryo Kuncoro, S.Kep., Ns.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi presentasi dari para peserta untuk mengevaluasi hasil pembelajaran serta pemberian kenang-kenangan sebagai simbol persahabatan antar kedua institusi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kedua instansi dapat memetik manfaat jangka panjang:

Bagi Guido Valadares National Hospital: Meningkatkan kemandirian tenaga medis dalam mengoperasikan alat ventilator sesuai standar internasional guna menurunkan angka mortalitas pasien kritis di Timor Leste.

Bagi RS Panti Rapih: Mempererat jejaring kerjasama internasional dan mengukuhkan posisi RS Panti Rapih sebagai pusat rujukan serta edukasi medis yang terpercaya di tingkat regional.

Sinergi ini diharapkan tidak berhenti pada pelatihan ventilator saja, namun berkembang menjadi kolaborasi berkelanjutan di bidang medis lainnya.

 

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Perkuat Tata Kelola Rekam Medis, Guido Valadares National Hospital Timor Leste Kunjungi RS Panti Rapih 5/5 (2)

Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan digitalisasi data medis, Guido Valadares National Hospital (GVNH) dari Timor Leste melakukan kunjungan studi banding ke Rumah Sakit Panti Rapih (RSPR) Yogyakarta. Kegiatan intensif ini berlangsung selama tiga hari, Selasa-Kamis, 9-11 Desember 2025, bertempat di Ruang Auditorium Gedung Borromeus Lantai 6.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pertukaran ilmu antar-institusi kesehatan di kancah internasional.

“Kami menyambut baik kehadiran rekan-rekan dari Timor Leste. Kolaborasi ini adalah momentum bagi kita semua untuk saling belajar, khususnya dalam pengelolaan data pasien yang akurat dan aman,” ujar dr. Stephani.

Perwakilan dari GVNH, Bapak Carlos de Araujo Andrade selaku Kepala Unit Informasi Arsip Klinis, menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan RS Panti Rapih dalam membagikan pengetahuan terkait sistem manajemen rumah sakit. Acara pembukaan diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan dan foto bersama sebagai simbol persahabatan kedua instansi.

Selama tiga hari, delegasi GVNH mendalami berbagai aspek krusial dalam manajemen rumah sakit modern:

Hari Pertama: Fokus pada Kodifikasi & Arsip

Sesi materi dimulai dengan paparan Company Profile oleh Robertus Yogi Saputro, A.Md.RMIK (Kepala Seksi Kerjasama Perusahaan). Selanjutnya, Ella Kristiantini Susan memberikan pendalaman materi mengenai:

  • Klasifikasi dan Pengkodean Penyakit.
  • Kode Tindakan medis sesuai standar ICD.

Sesi ditutup oleh Elizabet Erni Kurniawati (Kepala Instalasi Rekam Medis) yang memaparkan strategi Pengelolaan Arsip Rekam Medis yang efisien.

Hari Kedua: Digitalisasi & Statistik Kesehatan

Fokus beralih pada pemanfaatan teknologi informasi. Anastasia Arnin Permata Siwi menjelaskan pentingnya Kualitas Data Kesehatan dan Statistik Rumah Sakit sebagai dasar pengambilan keputusan manajemen.

Dilanjutkan oleh Thomas Dhani Eka Kurniawan (Kepala Instalasi TI) yang mendemonstrasikan:

  • Sistem Informasi Manajemen Rekam Medis (SIRM) untuk tenaga medis.
  • Implementasi SIMRS untuk efisiensi pendaftaran dan manajemen pasien.

Hari Ketiga: Implementasi Nyata

Pada hari terakhir, para peserta melakukan praktik magang langsung di Instalasi Rekam Medis RS Panti Rapih untuk melihat alur kerja nyata. Kegiatan ditutup dengan hospital tour untuk meninjau fasilitas unggulan di RSPR.

Melalui kunjungan ini, diharapkan Guido Valadares National Hospital dapat mengadaptasi sistem manajemen rekam medis dan teknologi informasi yang telah diterapkan di RS Panti Rapih untuk diimplementasikan di Timor Leste.

Bagi RS Panti Rapih, kerja sama ini memperkuat posisi rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan yang tidak hanya unggul dalam pelayanan pasien, tetapi juga menjadi pusat edukasi dan rujukan manajemen bagi mitra internasional. Semoga sinergi ini terus berlanjut demi kemajuan dunia kesehatan di Asia Tenggara.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Terima Kunjungan Akademik FKKMK UGM Kelas Internasional 5/5 (5)

Yogyakarta, 10 Desember 2025 — Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan akademik dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKKMK UGM) yang melibatkan 32 mahasiswa kelas internasional. Agenda berlangsung di Auditorium Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, Lantai 6.

Kegiatan dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Nainggolan, M.Kes, disusul sambutan dari FKKMK UGM oleh dr. Anastasia Evi Handayaningsih, Ph.D., Sp.PD. Acara dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan dan sesi foto bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Maria Theresia Vita Puji, S.I.Kom., M.M., Kepala Bidang Pengembangan Usaha dan Kerjasama, memaparkan Company Profile RS Panti Rapih, termasuk layanan unggulan dan komitmen rumah sakit terhadap mutu dan keselamatan pasien.

Sesi akademik menghadirkan dua narasumber dari RS Panti Rapih:

  1. dr. Tan Liana Santosa, Kepala Bidang Penunjang Medik dan Diagnostik, yang menyampaikan materi terkait layanan penunjang medik dan alur pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD).
  2. dr. Maria Silvia Merry, M.Sc, SpMK, Ketua Komite Etik dan Hukum Rumah Sakit, yang membahas kode etik rumah sakit serta penerapannya dalam pelayanan kesehatan.

Kunjungan diakhiri dengan hospital tour, memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa untuk mengenal instalasi pelayanan dan sistem kerja di RS Panti Rapih.

RS Panti Rapih berharap kunjungan ini memperkuat kolaborasi pendidikan dan membuka peluang kerja sama lebih luas dengan FKKMK UGM. Sementara itu, mahasiswa diharapkan memperoleh wawasan praktis mengenai standar pelayanan kesehatan, etika rumah sakit, serta inovasi layanan yang diterapkan.

 

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Menginspirasi Generasi Muda Kesehatan: SMK Bumantara Muntilan Laksanakan Kunjungan Industri ke RS Panti Rapih 5/5 (2)

Yogyakarta, 9 Desember 2025 – Sebanyak 195 siswa dan siswi Kelas XII Kompetensi Keahlian Asisten Keperawatan dan Farmasi Klinis dan Komunitas dari SMK Bumantara Muntilan melaksanakan Kunjungan Industri Kerja ke Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, pada hari Selasa, 9 Desember 2025. Kunjungan ini didampingi oleh 12 orang guru pendamping.

Kegiatan kunjungan industri kerja ini bertujuan utama untuk menambah wawasan dan pengetahuan siswa di lingkungan rumah sakit secara langsung. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memotivasi dan membangkitkan semangat belajar yang tinggi serta membuka cakrawala berpikir siswa dalam bidang kesehatan.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menyambut baik antusiasme para siswa dan berharap kunjungan ini dapat memberikan gambaran nyata dunia kerja di sektor kesehatan.

 

Sambutan dari pihak sekolah disampaikan oleh Kepala Sekolah SMK Bumantara Muntilan, Fatma Rahmawati, S.Pd.I., M.Pd. Beliau menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada para siswa untuk belajar langsung di salah satu rumah sakit terkemuka.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi dan wawasan industri oleh sejumlah narasumber profesional dari RS Panti Rapih:

Robertus Yogi Saputro, A.Md.RMIK., Kepala Seksi Kerjasama Perusahaan, menyampaikan company profile RS Panti Rapih, memperkenalkan sejarah, layanan, dan budaya kerja rumah sakit. Materi spesifik untuk siswa Farmasi disampaikan oleh Apt. Christina Ika Sindudisastra, S.Farm., Kepala Instalasi Farmasi, yang membahas peran dan tanggung jawab tenaga kefarmasian di lingkungan klinis. Materi untuk siswa Asisten Keperawatan dibawakan oleh Valentina Rina Hernani, S.Kep., Ns., Kepala Bidang Perencanaan & Pengembangan SDM Keperawatan, yang memberikan wawasan mendalam mengenai peran asisten keperawatan dan pentingnya pelayanan prima.

Selain itu, terdapat presentasi singkat mengenai jalur pendidikan lanjutan di bidang kesehatan dari STIKes Panti Rapih. Acara ditutup dengan sesi penyerahan kenang-kenangan, foto bersama, dan hospital tour (kunjungan rumah sakit) yang memungkinkan para siswa melihat langsung fasilitas dan aktivitas di beberapa unit pelayanan RS Panti Rapih.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih berkomitmen untuk terus mendukung pendidikan vokasi di Indonesia dengan menjadi mitra industri yang aktif dalam menyiapkan generasi muda yang siap berkontribusi di dunia kerja.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

HIMPONI DPW DIY Gelar Field Trip ke RS Panti Rapih untuk Tingkatkan Kompetensi Perawat Onkologi 5/5 (13)

Yogyakarta, 29 November 2025 — Himpunan Perawat Onkologi Indonesia (HIMPONI) DPW DIY mengadakan kegiatan Field Trip di RS Panti Rapih Yogyakarta sebagai bagian dari Pelatihan “Penatalaksanaan Pasien Kanker dengan Kemoterapi bagi Perawat di Fasilitas Pelayanan Kesehatan”. Kegiatan berlangsung di Auditorium Besar Gedung Borromeus Rawat Jalan Terpadu Lantai 6.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan perawat dalam menangani pasien kanker, sekaligus memenuhi persyaratan kompetensi SDM di bidang onkologi.

Acara dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., yang menyampaikan apresiasi atas kolaborasi edukatif ini. Ia menegaskan komitmen rumah sakit dalam mendukung peningkatan kompetensi tenaga kesehatan untuk layanan kanker yang lebih berkualitas.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua HIMPONI DPW DIY, Ibu Haryani, S.Kep., M.Kes., Ph.D, yang menekankan pentingnya pembekalan bagi perawat onkologi. Menurutnya, peningkatan kapasitas perawat menjadi kunci pelayanan kemoterapi yang aman dan berstandar tinggi.

Materi kemudian dilanjutkan dengan penyampaian Company Profile RS Panti Rapih oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H., yang memberikan gambaran mengenai layanan, fasilitas, serta perkembangan pelayanan onkologi rumah sakit.

Sesi inti kegiatan diisi dengan paparan Gambaran Layanan Kemoterapi RS Panti Rapih dan diskusi tanya jawab yang dipandu oleh Ibu Neni Puspita Guningsih, S.Kep., Ns.. Para peserta mendapatkan penjelasan mengenai alur layanan, manajemen efek samping, standar keselamatan pasien, serta prosedur keperawatan dalam kemoterapi.

Sebagai penutup kegiatan, peserta diajak mengikuti Hospital Tour ke Klinik Chemotherapy RS Panti Rapih. Dalam kunjungan ini, peserta dapat melihat langsung fasilitas, alur pelayanan, dan praktik keselamatan yang diterapkan rumah sakit.

Harapan dari Kegiatan

Dari pihak HIMPONI:

  • Perawat peserta pelatihan diharapkan memperoleh pemahaman lebih komprehensif mengenai tata laksana kemoterapi.
  • Pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan di fasilitas pelayanan kesehatan masing-masing untuk meningkatkan mutu layanan kanker.

Dari pihak RS Panti Rapih:

  • Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat jejaring profesional dengan HIMPONI.
  • RS Panti Rapih berharap dapat berperan aktif sebagai pusat pembelajaran dan referensi layanan kemoterapi di Yogyakarta.
  • Kegiatan kolaboratif ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan onkologi di berbagai fasilitas kesehatan.

 

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Pembaruan Jam Kunjung Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Panti Rapih No ratings yet.

Rumah Sakit Panti Rapih terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh pasien serta keluarga pendamping. Sebagai bagian dari upaya menjaga mutu pelayanan dan keselamatan pasien, Rumah Sakit Panti Rapih menetapkan pembaruan jam kunjung pasien rawat inap yang mulai berlaku pada 1 Desember 2025.

Ketentuan Jam Kunjung Pasien Rawat Inap

Jam kunjung pasien rawat inap di Rumah Sakit Panti Rapih diatur sebagai berikut:

Senin – Sabtu

  • Sore : pukul 16.30 – 18.00 WIB

Minggu dan Hari Libur Nasional

  • Siang : pukul 10.30 – 11.30 WIB
  • Sore : pukul 16.30 – 18.00 WIB

Sementara itu, untuk ruang isolasi infeksius, tidak diberlakukan jam kunjung, kecuali bagi penanggung jawab pasien dengan izin khusus dari perawat yang bertugas di ruang perawatan.

Demi menjaga kenyamanan dan keselamatan bersama, pengunjung diharapkan mematuhi tata tertib berikut:

  • Jumlah pengunjung di dalam kamar pasien maksimal dua orang.

  • Anak-anak di bawah usia 12 tahun disarankan tidak melakukan kunjungan.

  • Pengunjung harus dalam kondisi sehat dan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku di rumah sakit.

  • Dilarang keras merokok di seluruh area Rumah Sakit Panti Rapih.

  • Pengunjung wajib menjaga ketertiban dan kebersihan selama berada di lingkungan rumah sakit.

  • Pengunjung masuk dan keluar melalui pintu yang telah ditetapkan, serta setelah jam kunjung berakhir wajib segera meninggalkan area rawat inap sesuai arahan petugas keamanan.

Pengaturan jam kunjung ini bertujuan menciptakan suasana perawatan yang kondusif, mendukung proses penyembuhan pasien, serta menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pihak. Rumah Sakit Panti Rapih mengajak keluarga dan pengunjung untuk bersama-sama mendukung upaya pelayanan yang berfokus pada keselamatan dan kesejahteraan pasien.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi petugas informasi atau mengakses kanal resmi Rumah Sakit Panti Rapih.

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Mohon dapat memberikan rating

Mengapa Saya Mudah Mengantuk? 5/5 (8)

Sudah tidur semalaman, tetapi merasa tidak bugar di pagi hari. Sudah minum kopi, tetapi masih mengantuk terus sepanjang hari. Tidak banyak kegiatan, tetapi merasa letih dan lesu. Pernahkah Sahabat Sehat mengalami hal tersebut? Apa sih yang salah?

 

Mengenal Excessive Daytime Sleepiness

Excessive daytime sleepiness (EDS) adalah rasa mengantuk yang disertai dorongan untuk tidur di waktu yang seharusnya tetap terjaga. Kondisi ini dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari, performa kerja, dan kualitas hidup secara signifikan. EDS itu sendiri bukanlah suatu penyakit, tetapi merupakan suatu gejala dari kondisi atau penyakit lain.

EDS dapat disebut sebagai gejala yang normal apabila muncul pada seseorang yang terlalu lelah dan tidak memiliki tidur yang cukup. EDS tersebut akan menghilang jika mereka sudah beristirahat atau mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas. Apabila menetap, berarti EDS tersebut merupakan gejala dari penyakit lain seperti gangguan pernapasan saat tidur (sleep-related breathing disorder), gangguan gerak saat tidur (sleep related movement disorder), gangguan irama tidur (irama sirkadian), dan gangguan hipersomnia. Selain itu, EDS juga bisa menjadi gejala dari gangguan mental/psikiatri seperti depresi. EDS juga dapat muncul pada berbagai penyakit lain seperti demensia, pasca stroke, dan penyakit jantung kongestif.

 

 

Apa Yang Harus Dilakukan Jika Mengalami EDS?

Penyebab munculnya EDS sangat bervariasi. Oleh karena itu, pasien yang mengalami EDS perlu berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui kebiasaan tidur, mendeteksi gangguan fisik, atau gangguan psikiatri. Apabila dokter mencurigai pasien mengalami EDS akibat gangguan psikiatri, maka pasien perlu berkonsultasi dan berobat ke dokter spesialis kejiwaan. Apabila dokter mencurigai pasien mengalami EDS akibat gangguan tidur lainnya, maka pasien perlu menjalani pemeriksaan polisomnografi (PSG).

Pemeriksaan Polisomnografi pada Penderita EDS

Pemeriksaan PSG merupakan pemeriksaan baku emas (gold standard) untuk mendeteksi berbagai gangguan tidur yang memicu EDS, seperti gangguan pernapasan saat tidur (obstructive sleep apnea dan central sleep apnea), gangguan gerak saat tidur (restless legs syndrome dan periodic limb movement), serta hipersomnolen (misalnya narkolepsi). Beberapa alat akan dipasang di tubuh pasien. Alat tersebut berguna untuk mendeteksi gelombang otak, kontraksi otot, gerakan mata, detak jantung, hembusan napas, gerakan dada, gerakan perut, dan kadar oksigen dalam darah selama pasien tidur. Pasien harus tidur selama satu malam di rumah sakit sambil dilakukan monitoring oleh petugas yang telah terlatih.

 

 

Dokter spesialis neurologi akan menilai hasil pemeriksaan PSG tersebut. Dokter akan menganalisis jenis gangguan tidur yang dialami oleh pasien dan tindakan apa yang harus dilakukan. Setiap gangguan tidur akan memiliki penanganan yang berbeda.

Pasien dengan gangguan tidur yang disertai dengan EDS tidak boleh minum obat sembarangan. Oleh karena itu, Sahabat Sehat jangan ragu untuk berkonsultasi jika mengalami keluhan di atas. Rumah Sakit Panti Rapih siap melayani Sahabat Sehat untuk menangani berbagai gangguan tidur.

 

 

Artikel ditulis oleh :

dr. Rosa de Lima Renita Sanyasi, Sp.N

(Dokter Spesialis Neurologi Rumah Sakit Panti Rapih)

 

Mohon dapat memberikan rating

FKKMK UGM Gelar Kunjungan Akademik ke RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (2)

Yogyakarta, 3 Desember 2025 — Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan akademik dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKKMK UGM) yang melibatkan 32 mahasiswa kelas reguler. Kegiatan berlangsung di Auditorium Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, Lantai 6, mulai pukul 07.30 hingga 10.30 WIB.

Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Nainggolan, M.Kes, membuka acara dengan sambutan yang menekankan pentingnya kemitraan antara rumah sakit dan institusi pendidikan dalam mencetak tenaga kesehatan masa depan. Sambutan juga disampaikan oleh perwakilan FKKMK UGM, dr. Bagas Suryo Bintoro, PhD, yang mengapresiasi kesempatan pembelajaran langsung bagi mahasiswa.

Kunjungan ini mencakup pemaparan Company Profile RS Panti Rapih oleh Maria Theresia Vita Puji, S.I.Kom., M.M., Kepala Bidang Pengembangan Usaha dan Kerjasama. Mahasiswa juga mendapatkan materi terkait layanan penunjang medik (Rekam Medis, Farmasi, Lab, Radiologi, Gizi, Rehabilitasi Medis) dan pelayanan IGD dari dr. Tan Liana Santosa, Kepala Bidang Penunjang Medik dan Diagnostik. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, memperlihatkan antusiasme peserta terhadap dunia pelayanan kesehatan.

Selain penyampaian materi, kegiatan turut diisi dengan penyerahan kenang-kenangan, foto bersama, serta hospital tour ke sejumlah unit pelayanan rumah sakit.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih berharap sinergi dengan FKKMK UGM semakin kuat dalam mendukung pengembangan pendidikan kedokteran dan peningkatan kualitas layanan kesehatan. FKKMK UGM juga berharap kolaborasi ini dapat memperkaya pengalaman belajar mahasiswa dan membuka peluang kerja sama lebih luas di masa depan.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating