Snoezelen Therapy RS Panti Rapih

Snoezelen Therapy No ratings yet.

Apakah anak sering menutup telinga saat mendengar suara keras, sulit fokus, atau mudah tantrum? Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan integrasi sensori. Untuk membantu anak menghadapi tantangan tersebut, Snoezelen Therapy hadir sebagai solusi di RS Panti Rapih Yogyakarta.

Apa itu Snoezelen Therapy?
Metode terapi multisensori ini menggunakan cahaya lembut, suara alam, aroma menenangkan, dan berbagai rangsangan sensori. Terapi membantu anak merasa aman, nyaman, sekaligus mengurangi stres akibat terlalu sensitif terhadap rangsangan dari luar.

Snoezelen Therapy

Manfaat Terapi Multisensori untuk Anak
Layanan ini bermanfaat bagi anak yang sering mengalami kesulitan mengelola emosi, sulit fokus, atau hiperaktif tanpa arah. Beberapa manfaat yang bisa dirasakan, antara lain:

  • Membantu anak lebih tenang dan nyaman.

  • Mengurangi tantrum atau reaksi berlebihan terhadap suara, cahaya, atau bau.

  • Membantu konsentrasi dan fokus dalam beraktivitas.

  • Mendukung kemampuan anak dalam berinteraksi sosial.

Kapan Anak Membutuhkan Snoezelen Therapy?
Jika anak menunjukkan tanda seperti reaktif terhadap suara keras, kesulitan mengendalikan emosi, atau terlalu pendiam dan hiperaktif, segera konsultasikan dengan tenaga profesional. Dengan terapi ini, anak akan mendapatkan stimulasi sensori yang tepat untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Layanan di RS Panti Rapih
Layanan tersedia di Instalasi Rehabilitasi Medik, Lantai 1 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta. Prosedur ditangani tenaga medis berpengalaman dengan fasilitas nyaman dan sesuai standar keselamatan.

Snoezelen Therapy RS Panti Rapih

Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran:
ā˜Žļø (0274) 563333 ext 1012 (Nurse Station Rehabilitasi Medik)
šŸ“± WhatsApp 08213337052 (chat only)

Selain itu, pendaftaran juga dapat dilakukan secara praktis melalui aplikasi PantiRapihKu yang tersedia di App Store & Google Play untuk kemudahan pendaftaran online.

Dengan Snoezelen Therapy, anak Anda dapat tumbuh lebih percaya diri, fokus, serta memiliki kendali emosi yang lebih baik.

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Tegaskan Komitmen Pendampingan Keluarga Melalui Kelas Ibu: Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang Anak 5/5 (1)

Dalam rangka memperkuat peran serta rumah sakit dalam edukasi kesehatan keluarga, RS Panti Rapih kembali menyelenggarakan kegiatan ā€œKelas Ibu: Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang Anakā€, sebagai bagian dari program promotif dan preventif rumah sakit terhadap kesehatan anak sejak dini.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Departemen Ilmu Penyakit AnakĀ dan Instalasi Pelayanan Gizi RS Panti Rapih, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua, khususnya para ibu, dalam memahami serta mendeteksi potensi gangguan tumbuh kembang anak secara optimal.

Sebagai narasumber utama, dr. Titin, dokter spesialis anak RS Panti Rapih, menyampaikan pentingnya pemahaman orang tua terhadap tanda-tanda keterlambatan perkembangan.

ā€œTidak semua anak tumbuh dengan kecepatan yang sama. Oleh karena itu, deteksi dini sangat penting agar intervensi dapat dilakukan tepat waktu dan mencegah dampak jangka panjang dalam aspek fisik, kognitif, sosial-emosional, serta perilaku anak,ā€Ā ujar dr. Titin.

Dalam kegiatan ini, peserta juga memperoleh materi edukatif bertajuk ā€œGizi Optimal untuk Tumbuh Kembang Anakā€, yang disampaikan oleh Maria DoraĀ dan Bangkit Enggartyono, ahli gizi RS Panti Rapih. Materi ini menekankan pentingnya asupan nutrisi yang sesuai dengan usia dan tahapan perkembangan anak, termasuk informasi tentang penyusunan Makanan Pendamping ASI (MPASI)Ā yang bergizi dan seimbang.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih menegaskan komitmennya dalam mendampingi keluarga secara holistik, tidak hanya pada aspek kuratif, tetapi juga melalui penguatan pengetahuan masyarakat demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Sumber berita lain ;

Koran Kedaulatan Rakyat, 20 Juni 2025

 

Informasi lebih lanjut terkait layanan kesehatan anak dan edukasi keluarga, silakan menghubungi:

Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit

(0274) 563333 ext 341 (Senin – Jumat, pk 08.00 -15.00 WIB)

Mohon dapat memberikan rating

Webinar Ngabuburit Series Ketujuh RS Panti Rapih Yogyakarta: Strategi Diagnosis dan Terapi Kawasaki Disease di Fasilitas Kesehatan No ratings yet.

Yogyakarta, 11 April 2025 – Dalam rangka meningkatkan kompetensi tenaga medis terhadap penyakit Kawasaki Disease (KD), RS Panti Rapih Yogyakarta sukses menyelenggarakan Webinar Ngabuburit Series ke-7 bertajuk “Strategi Penegakan Diagnosis dan Terapi Kawasaki Disease di Fasilitas Pelayanan Kesehatan”Ā yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Acara ini merupakan bagian dari program edukatif Ramadhan untuk tenaga kesehatan.

Webinar edukatif yang membahas strategi diagnosis dan terapi penyakit Kawasaki, vasculitis sistemik yang berisiko menyebabkan komplikasi serius pada arteri koroner anak.Ā Diselenggarakan oleh RS Panti Rapih YogyakartaĀ dan diikuti oleh 68 peserta tenaga kesehatanĀ dari berbagai daerah di Indonesia seperti Jakarta, Yogyakarta, Tegal, dan lainnya.

Tujuan dari webinar ini Untuk meningkatkan pemahaman klinis dan keterampilan praktis tenaga medisĀ dalam mendiagnosis dan menangani Kawasaki Disease secara tepat, guna mencegah komplikasi kardiovaskular jangka panjang pada anak-anak.

Acara dibuka oleh dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., Direktur RS Panti Rapih, dipandu oleh moderator Firsta Ayuningtyas, S.Kep., Ns., dan menghadirkan dua narasumber ahli:

  1. Galuh Martin Maytasari, M.Sc., Sp.Amenyampaikan materi tentang pengertian, penanganan awal, serta strategi diagnosis dan terapi KD.
  2. Rosalina Eka Dianastuti, S.Kep., Ns.Ā memaparkan tantangan dan solusi dalam penatalaksanaan KD di lapangan.

Webinar ditutup dengan sesi tanya jawab interaktifĀ yang memberikan ruang diskusi antara peserta dan narasumber mengenai kasus-kasus kompleks KD yang sering ditemukan di fasilitas kesehatan.

Webinar ini mempertegas pentingnya deteksi dini Kawasaki Disease dalam kurun waktu 10 hari sejak onset demam, serta penggunaan terapi IVIG dosis tinggi dan kortikosteroid untuk pasien berisiko tinggi, sebagaimana ditekankan dalam studi-studi klinis terkini (McCrindle et al., 2017; Tremoulet et al., 2021). Edukasi ini krusial untuk menurunkan angka komplikasi kardiovaskular dan meningkatkan standar pelayanan anak di berbagai tingkat fasilitas kesehatanĀ di Indonesia.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Ā 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877Ā (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Ā 

Mohon dapat memberikan rating

Kenali Pentingnya Vaksin MMR untuk Mencegah Gondongan No ratings yet.

Vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella) merupakan salah satu vaksin yang sangat penting untuk melindungi tubuh dari tiga penyakit menular serius: campak, rubella, dan gondongan. Gondongan, yang dikenal juga dengan istilah mumps, adalah infeksi virus yang menyebabkan pembengkakan pada kelenjar ludah. Penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi serius, seperti radang testis (orchitis), gangguan pendengaran, hingga masalah kesuburan.

Dengan vaksin MMR, tidak hanya diri sendiri yang terlindungi, tetapi juga orang-orang di sekitar Anda, terutama mereka yang rentan seperti bayi, anak-anak, dan orang dewasa dengan risiko tinggi.

 

Manfaat Vaksin MMR untuk Gondongan

Untuk Anak-anak

  1. Mencegah pembengkakan kelenjar ludah
    Gejala gondongan yang mengganggu, seperti pembengkakan pada wajah, dapat dicegah sehingga anak tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman.
  2. Mengurangi risiko komplikasi serius
    Gondongan dapat menyebabkan komplikasi seperti radang testis (orchitis) pada anak laki-laki, yang dapat memengaruhi kesehatan jangka panjang.
  3. Melindungi sejak dini
    Anak yang divaksinasi memiliki perlindungan optimal dari penyakit menular ini.

Untuk Dewasa

  1. Mencegah komplikasi kesuburan
    Gondongan pada pria dewasa dapat menyebabkan radang testis, yang berpotensi memengaruhi kesuburan.
  2. Mengurangi risiko gangguan pendengaran
    Infeksi gondongan yang parah dapat memengaruhi fungsi pendengaran.
  3. Mencegah penyebaran penyakit
    Orang dewasa yang tervaksinasi membantu melindungi lingkungan, terutama anak-anak dan orang dengan imunitas rendah.

Jadwal Vaksinasi MMR

Anak-anak

  • Dosis pertama: Usia 15–18 bulan
  • Dosis kedua: Usia 5–7 tahun
    (Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia – IDAI)

Dewasa

  • Vaksinasi MMR dianjurkan untuk orang dewasa yang belum mendapatkan dua dosis vaksin lengkap atau belum pernah menderita gondongan sebelumnya.

Siapa yang Tidak Boleh Mendapatkan Vaksin MMR?

  1. Orang dengan reaksi alergi serius terhadap salah satu komponen vaksin.
  2. Wanita hamil (vaksinasi dapat dilakukan setelah melahirkan).

Lindungi kesehatan Anda dan keluarga dengan vaksinasi MMR. Cegah gondongan dan komplikasi serius lainnya sejak dini.

 

Artikel ditulis oleh :

dr. Anastasia Ratnaningsih, Sp.A

(Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih)

 

Informasi Pendaftaran dan Klinik Vaksinasi

Klinik Vaksin Dewasa Non-Covid

Lantai 2, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus

  • WhatsApp: +62 811-2945-893
  • Telepon: (0274) 514004, 514006, 521409 ext 1125

Klinik Tumbuh Kembang

Lantai 3, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih

  • WhatsApp: +62 811-2848-446
  • Telepon: (0274) 563333 ext 1205

Pendaftaran 24 Jam

  • Telepon: (0274) 514004 / 514006
  • Aplikasi: PantiRapihKU (tersedia di Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Kelas Ibu RS Panti Rapih Edisi 024: Atasi & Cegah Speech Delay Berjalan Sukses 5/5 (1)

Pada hari Jumat, 13 Desember 2024, telah terlaksana Kelas Ibu Edisi 024: Atasi & Cegah Speech Delay, bertempat di Ruang Senam Hamil, Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Terpadu RS Panti Rapih. Kegiatan ini dihadiri oleh 18 peserta beserta 4 pendamping, dengan semangat belajar yang tinggi untuk mendukung tumbuh kembang anak mereka secara optimal.

Kelas Ibu edisi kali ini menghadirkan dua narasumber yang berkompeten:


dr. Anastasi Ratnaningsih, Sp. A (Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih) membawakan topik “Pengelolaan Speech Delay Berbasis Keluarga”, yang memberikan pemahaman mendalam tentang cara mengenali, mencegah, dan menangani keterlambatan bicara pada anak melalui pendekatan yang melibatkan seluruh anggota keluarga.

 


Yasinta Yose Rizaldy, A.Md.Kes (Terapis Wicara RS Panti Rapih) membahas topik “Tips Terapi Wicara di Rumah”, dengan panduan praktis yang dapat langsung diterapkan oleh orang tua untuk membantu anak mereka mengembangkan kemampuan berbicara.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya peran mereka dalam mendukung perkembangan komunikasi anak.

Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan para peserta dapat:

  • Mengenali tanda-tanda awal speech delay secara lebih dini.
  • Memahami pentingnya keterlibatan keluarga dalam mendukung perkembangan anak.
  • Mempraktikkan terapi wicara sederhana di rumah sesuai panduan yang diberikan oleh narasumber.
  • Mempererat hubungan antara keluarga dan tenaga kesehatan untuk bersama-sama mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

RS Panti Rapih berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif seperti ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan dan tumbuh kembang anak.

 

Artikel ditulis oleh :
Anjar Pintosasi
(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Promosi Kesehatan RS Panti Rapih
WA : 08112846125 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

PANTAU TUMBUH KEMBANG BADUTA UNTUK CEGAH STUNTING No ratings yet.

Seribu hari pertama kehidupan merupakan masa terpenting dalam kehidupan anak. Periode emas yang dikenal sebagai HPK (seribu hari pertama kehidupan) ini dimulai saat konsepsi atau pembuahan hingga anak berusia 2 tahun. Kekurangan asupan gizi pada periode ini menyebabkan stunting.

Stunting, menurut WHO (2015),Ā adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar, yaitu panjang/ tinggi badan menurut usia kurang dari -2 standar deviasi (SD) menurut kurva pertumbuhan WHO. Tidak semua balita (bawah lima tahun) pendek itu stunting, namun anak stuntingĀ itu pasti pendek, sehingga perlu dibedakan oleh dokter anak. StuntingĀ memiliki dampak pada menurunnya kualitas sumber daya manusia Indonesia, produktivitasnya, serta terhadap daya saing bangsa. Dampak stunting jangka pendek antara lain terganggunya perkembangan otak, kecerdasarn berkurang, gangguan pertumbuhan fisik, dan gangguan metabolisme dalam tubuh. Dampak stunting jangka panjang antara lain menurunnya kemampuan kognitif dan prestasi belajar, menurunnya kekebalan tubuh sehingga mudah sakit, dan risiko tinggi munculnya penyakit diabetes, obesitas, dan penyakit jantung pada usia tua.

Cara mencegah stunting pada baduta antara lain: (1) memantau dan deteksi dini adanya gangguan tumbuh kembang; (2) memastikan baduta mendapat asupan nutrisi yang adekuat dan optimal; (3) mengenali tanda bahaya penyakit ā€œred flagā€ sebagai penyebab stunting.Ā Pemantauan pertumbuhan baduta dilakukan dengan: (1) menimbang berat badan setiap bulan; (2) mengukur panjang badan setiap bulan pada usia 0-12 bulan, setiap 3 bulan pada usia 1-2 tahun; (3) mengukur lingkar kepala setiap bulan pada usia 0-12 bulan, setiap 2 bulan pada usia 1-2 tahun. Pemantauan perkembangan baduta dilakukan setiap 3 bulan pada usia 0-12 bulan dan setiap 6 bulan pada usia 1-2 tahun.

Pertumbuhan dikatakan normal apabila arah garis pertumbuhan sesuai atau mengikuti arah garis baku. Deteksi dini gangguan pertumbuhan adalah dengan mengenali arah garis pertumbuhan yang menjauhi median. Apabila tren pertumbuhan menjauhi garis median, maka intervensi gizi dan mengenali ā€œred flagā€ perlu dilakukan. Perkembangan dinilai dalam 4 aspek, yaitu: personal sosial dan kemandirian, motorik kasar, motorik halus, serta bahasa. Deteksi dini penyimpangan perkembangan meliputi penilaian milestone (tahap perkembangan) dan kuesioner pra skrining perkembangan (KPSP). Pada bayi yang lahir prematur, penilaian pertumbuhan dan perkembangan dilakukan berdasarkan usia koreksi hingga 2 tahun. Berikut adalah ā€œred flagā€ perkembangan secara umum:

  • Usia 2 bulan : belum mengikuti objek di depannya
  • Usia 3 bulan : belum mengoceh
  • Usia 9-10 bulan : belum duduk sendiri tanpa bantuan
  • Usia 16 bulan : belum berdiri sendiri tanpa bantuan
  • Usia 18 bulan : belum jalan sendiri tanpa bantuan
  • Usia 18 bulan : belum ada 1 kata bermakna
  • Usia 3 tahun : belum bisa bermain peran/ role play

Pemenuhan asupan nutrisi baduta dimulai saat lahir yaitu dengan menerapkan IMD (inisiasi menyusu dini), dilanjutkan dengan pemberian ASI (air susu ibu) eksklusif hingga anak berusia 6 bulan, lalu diteruskan dengan MPASI yang sehat dan bergizi. ASI dapat diteruskan hingga bayi berusia 2 tahun atau lebih. Imunisasi rutin perlu diberikan supaya anak terlindungi dari berbagai macam penyakit infeksi.

Stunting selalu diawali dengan kenaikan berat badan yang kurang (weight faltering). Kondisi weight faltering ini dapat disebabkan oleh: (1) asupan kalori yang tidak adekuat, seperti pada pemberian ASI yang kurang atau perlekatan tidak efektif, kebiasaan makan yang buruk, gangguan oromotor, dll; (2) masalah penyerapan nutrisi seperti anemia karena kekurangan zat besi, alergi susu sapi, dll; (3) metabolisme yang meningkat seperti pada infeksi tuberkulosis, infeksi saluran kencing, kelainan jantung bawaan, dll. Penyebab potensial perlambatan pertumbuhan tersebut yang harus segera diidentifikasi oleh dokter anak supaya tidak berlanjut menjadi stunting (malnutrisi kronik).

 

Artikel ditulis oleh :

dr. Galuh Martin Matasari, M.Sc, Sp.A

(Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Referensi:

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/1928/2022 tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tatalaksana Stunting. Jakarta. 2022.

WHO. 2014. Global Nutrition Targets 2025: Stunting Policy Brief. https://iris.who.int/bitstream/handle/10665/149019/WHO_NMH_NHD_14.3_eng.pdf?sequence=1Ā (diakses pada 23 Juni 2024)

 

Informasi Pelayanan :Ā 
Klinik Tumbuh Kembang Anak
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti RapihĀ Yogyakarta

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

 

Mohon dapat memberikan rating

Seminar Awam ā€œPencegahan Stunting & Pengembangan Potensi Tumbuh Kembang Anakā€ 4.94/5 (16)

Program pembangunan kesehatan di Indonesia dewasa ini masih diprioritaskan pada upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak, terutama pada kelompok yang paling rentan. Salah satu kelompok tersebut adalah ibu hamil, yang perlu dipersiapkan secara optimal baik fisik maupun mental selama masa kehamilan agar dapat melahirkan bayi yang sehat.

Penurunan angka kematian ibu dan bayi menjadi salah satu program prioritas yang dijalankan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sejumlah program dilakukan Kemenkes, seperti program sebelum kehamilan, saat hamil, dan juga perawatan untuk bayi prematur dan bayi berat lahir rendah (BBLR). Angka kematian ibu dan bayi merupakan dua indikator yang lazim digunakan untuk menentukan derajat kesehatan di suatu negara. Di Indonesia, dua hal ini menjadi perhatian pemerintah karena angka kematian ibu dan bayi di Tanah Air masuk peringkat tiga besar di ASEAN. Berdasarkan data dari Maternal Perinatal Death Notification (MPDN), sistem pencatatan kematian ibu Kementerian Kesehatan, jumlah kematian ibu pada tahun 2022 mencapai 4.005 dan di tahun 2023 meningkat menjadi 4.129.

Kelas Ibu RS Panti Rapih menjadi ruang edukasi untuk ibu hamil, ibu nifas, dan ibu yang memiliki baduta dan balita, yang telah terlaksana sejak Januari 2023. Pada bulan Juni 2024, kami mempersembahkan edisi spesial dalam rangka HUT IBIĀ (Ikatan Bidan Indonesia)Ā ke-73 dengan tema SEMINAR AWAM bertajuk ā€œPENCEGAHAN STUNTING & PENGEMBANGAN POTENSI TUMBUH KEMBANG ANAKā€.

Seminar ini bertujuan memberikan edukasi bagi calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas, dan ibu yang memiliki balita agar mereka dapat dipersiapkan secara optimal dalam kehamilan dan persalinan. Diharapkan ibu, bayi, dan balita dapat sehat dan berkembang dengan baik sehingga didapatkan generasi penerus bangsa yang cerdas dengan tumbuh kembang yang optimal.

Acara terselenggara pada hari Minggu, 30 Juni 2024, di AuditoriumĀ Lantai 6Ā Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta. Acara berlangsung selama 2 jamĀ dari pk 09.00 – 12.00 WIBĀ dan dibuka langsung oleh Direktur Utama RS Panti Rapih Yogyakarta, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes.

Sambutan Direktur Utama RS Panti Rapih Yogyakarta, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes.

Dalam seminar ini terdiri dari 4 narasumber yang ahli dibidangnya dan selama ini bertugas juga berkarya di RS Panti Rapih Yogyakarta. Berikut nama – nama narasumber dan judul materi yang disampaikan :

  1. Sehat dan Berkualitas Saat Kehamilan untuk Mencegah Stunting

Pemateri 1 : dr. Yohanes Adhitya Prakasa Sukoco Putra, Sp.OG (Dokter Spesialis Kandungan RS Panti Rapih)

  1. Manfaat ASI Eksklusif dalam Pencegahan Stunting

Pemateri 2 : Ibu Yuliana Tri Murtini, AMd.Keb. (Bidan & Konselor Laktasi RS Panti Rapih)

  1. Gizi Seimbang Baduta

Pemateri 3 : Ibu S. Kusuma Amdani, S.TR.GZ.,RD (Ahli Gizi dan Konselor Laktasi RS Panti Rapih)

  1. Tumbuh Kembang Baduta

Pemateri 4 : dr. Galuh Martin, Sp.A (Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih)

Dengan adanya seminar ini, diharapkan para pesertaĀ dan pasanganĀ dapat memperoleh pengetahuan yang bermanfaat mengenai pencegahan stunting dapat dilakukan dari sejak awal mulai 1000 hari pertama kehidupan buah hati dan pengembangan potensi tumbuh kembang anak, serta dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari demi terciptanya generasi penerus yang sehat dan cerdas.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

PAKET VAKSIN IDAI KLINIK YACINTA 4.75/5 (4)

Vaksinasi adalah salah satu intervensi kesehatan paling efektif yang pernah diciptakan. Vaksin membantu melindungi anak-anak dari berbagai penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan komplikasi serius atau bahkan kematian. Pemberian vaksin sejak usia dini sangat krusial dalam memastikan anak tumbuh sehat dan terhindar dari penyakit menular.

Dengan vaksinasi yang tepat dan teratur, kita tidak hanya melindungi kesehatan anak kita sendiri tetapi juga kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, sebagai orang tua dan anggota masyarakat, kita harus mendukung program vaksinasi dan memastikan anak-anak kita mendapatkan vaksinasi sesuai jadwal yang dianjurkan.

 

 

Ayah Bunda, bersama-sama kita membangun perlindungan untuk si kecil dengan vaksinasi, menjaga senyuman mereka bersinar, dan memberikan fondasi kesehatan yang kokoh sejak dini.

Melindungi masa depan cerah dengan cinta tanpa batas! šŸ¤±šŸ»šŸ‘§šŸ»šŸ§’šŸ»šŸ’•

RS Panti Rapih šŸ™šŸ»
#sahabatuntukhidupsehat

Informasi lebih lanjut hubungi:
Klinik Anak Terpadu Yacinta
šŸ„ Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223
šŸ„ WhatsApp Klinik Yacinta: 0811-2848-446
ā˜Žļø Pendaftaran: 0274-514014, 514845 ext 1205

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Sirkumsisi (Khitan) – Kesehatan untuk Si Kecil 5/5 (3)

PROMO SUDAH SELESAI

Apakah Si Kecil sudah waktunya untuk dikhitan? Jangan lewatkan kesempatan ini untuk memberikan yang terbaik bagi kesehatanĀ putra Ayah Bunda.

Manfaat Sirkumsisi (Khitan)

Khitan atau sirkumsisi pada anak membawa banyak manfaat kesehatan, di antaranya:

  • Mencegah Infeksi:Mengurangi risiko infeksi pada penis.
  • Menurunkan Risiko Penyakit Menular:Membantu menurunkan risiko terkena penyakit infeksi menular.

Dengan berbagai manfaat tersebut, khitan adalah langkah penting untuk kesehatan Si Kecil.

Kenapa Memilih RS Panti Rapih?

Khitan di RS Panti Rapih dilakukan oleh tim yang terdiri dari Dokter Spesialis Bedah Umum dan tenaga medis berpengalaman. Kami memberikan pelayanan terbaik dan memastikan kenyamanan serta keselamatan putra Ayah BundaĀ selama proses khitan.

Penawaran Khitan Spesial

Jangan lewatkan penawaran khitan spesial ini:

  • Diskon Tiket Masuk KIDS FUN:Dapatkan diskon tiket masuk KIDS FUN setelah khitan di RS Panti Rapih. Biarkan Si Kecil merasakan pengalaman menyenangkan sebagai hadiah setelah khitan.

Periode :

  • Berlaku:1 Juni – 31 Juli 2024
  • Pendaftaran: Dilayani H-7 sebelum tanggal pelaksanaan.

Cara Mendaftar

Untuk mendaftar dan mendapatkan informasi lebih lanjut, Ayah BundaĀ dapat menghubungi kami melalui:

  • Telepon:Ā 0274 – 514004/514006
  • Aplikasi : Panti Rapihku (download di Google Play Store atau App Store

 

Jangan ragu untuk memberikan yang terbaik bagi kesehatan Si Kecil. Daftarkan segera untuk promo khitan di RS Panti Rapih dan nikmati manfaat serta penawaran menarik ini!

Sehat dan Bahagia Bersama RS Panti Rapih!

 

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

WASPADA DEMAM BERDARAH PADA ANAK Ā  5/5 (1)

Dengue masih menjadi tantangan masalah kesehatan publik. Pada musim hujan, jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) mengalami kenaikan yang sangat bermakna. Curah hujan tinggi menimbulkan potensi genangan air dan meningkatkan populasi nyamuk, selain itu kelembaban tinggi memudahkan nyamuk berkembang biak. Proporsi penderita DBD menurut golongan umur paling besar adalah golongan usia 0 – 14 tahun pada tahun 2022, begitu pula dengan kematian terbanyak pada golongan usia tersebut.

Penyakit DBD adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Terminologi DBD sebenarnya tidak tepat karena bila seseorang terinfeksi virus dengue tidak selamanya akan menjadi DBD. Payung besarnya dinamakan infeksi dengue. Msanifestasi infeksi dengue luas, mulai dari infeksi tanpa gejala (asimtomatik), demam tidak khas, demam dengue (dengue fever) dengan atau tanpa tanda bahaya (warning signs) dan severe dengueĀ dengan kebocoran plasma yang berat, perdarahan hebat atau adanya keterlibatan organ.

Gejala DBD terbagi dalam tiga fase, yaitu:

  1. Fase demam (3-4 hari pertama demam), yang ditandai dengan
  • demam mendadak tinggi terus menerus,
  • nyeri kepala,
  • nyeri otot seluruh tubuh,
  • nyeri sendi, dan
  • wajah kemerahan.
  1. Fase kritis (hari ke-4 hingga 6 sejak mulai demam).

Pada fase ini suhu penderita mulai turun. Kebanyakan penderita mengira sudah sembuh, padahal kebocoran plasma terjadi di sini. Bila tidak mendapat terapi cairan yang memadai, dapat terjadi syok sampai kematian. Tanda bahaya (warning signs) yang perlu diwaspadai antara lain: muntah, nyeri perut, perdarahan kulit, hidung, gusi, muntah darah hingga buang air besar berdarah.

  1. Fase penyembuhan atau konvalesen (mulai hari ke-7), yang ditandai dengan
  • Perbaikan keadaan umum,
  • Nafsu makan anak pulih, dan
  • Anak lebih ceria.

Penegakan infeksi dengue adalah dengan pemeriksaan antigen NS1 dengue pada hari demam ke-1 dan 2, atau antibodi IgM Dengue pada hari demam ke-5 dan seterusnya.

Belum ada obat antivirus yang spesifik untuk DBD. Pengobatan yang utama adalah pemberian cairan. Pada fase demam, penderita dapat berobat rawat jalan bila tidak ada muntah dan mau minum. Cairan yang dianjurkan adalah cairan yang mengandung mineral seperti cairan isotonic kaleng, air putih dengan garam dan gula, atau oralit. Obat penurun demam, seperti Paracetamol, dapat diberikan bila suhu si kecil 38oC ke atas. Pemberian jus jambu, angkak, atau kurma pada penderita DBD belum terbukti bermanfaat secara ilmiah dan belum bisa dijadikan pedoman.

Pencegahan DBD adalah dengan 3M yaitu:

  1. menguras tempat penampungan air minimal 7 hari sekali;
  2. menutup rapat tempat penampungan air;
  3. mengubur atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Pencegahan lainnya antara lain menggunakan kelambu saat tidur, menghindari kebiasaan menggantung baju, mengoleskan lotion anti nyamuk, dan imunisasi dengue. Saat ini, vaksin dengue dapat diberikan mulai anak berumur 6 tahun hingga 45 tahun.

 

Artikel ini ditulis oleh :

dr. Galuh Martin Maytasari, M.Sc., Sp.A

(Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Informasi Pelayanan :Ā 
Klinik Anak
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti RapihĀ Yogyakarta

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating