Menggugah Jejak Historis Pelayanan Kesehatan 5/5 (1)

Yogyakarta, 27 Juni 2025 – RS Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan kehormatan dari 45 peserta tour de hospital Konferensi HOMSEA (History of Medicine in Southeast Asia) ke-10 yang diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2025. HOMSEA dikenal sebagai forum akademik internasional yang menjembatani ilmu sejarah, antropologi, dan kedokteran dalam eksplorasi kritis lintas budaya dan masa. Kali ini peserta dibawa menyusuri jejak panjang sejarah rumah sakit yang telah mendekati usia 96 tahun ini.

Dr. Jodi Visnu, sebagai hospital representative RS Panti Rapih, memandu langsung para peserta dalam tur historis yang menyentuh cagar budaya di lingkungan rumah sakit. Bangunan lama yang dulunya dikenal dengan nama Onder de Bogen Ziekenhuis menjadi titik sentral dalam narasi perjalanan waktu pelayanan kesehatan di Indonesia. Dengan penjelasan yang mendalam dan penuh empati, Dr. Jodi memperlihatkan bagaimana warisan misioner dan nilai kemanusiaan menjadi pondasi kuat rumah sakit ini sejak awal berdirinya.

 

Direktur Utama RS Panti Rapih, Dr. Stephani Nainggolan, turut menyampaikan bahwa rumah sakit ini lahir dari semangat pelayanan untuk masyarakat yang dahulu tidak memiliki akses kesehatan memadai. “RS Panti Rapih berawal dari semangat misioner karena dahulu banyak orang asli Indonesia yang kurang mendapatkan pelayanan kesehatan layak,” ungkapnya. Nilai ini tetap dijaga hingga kini, selaras dengan prinsip rumah sakit sebagai lembaga non-profit yang mengedepankan kualitas dan sentuhan kemanusiaan.

Kunjungan ini menjadi pengalaman berharga bagi para peserta HOMSEA yang berasal dari berbagai negara dan latar belakang akademik. Melalui narasi yang dibawakan oleh Dr. Jodi Visnu dan tim, peserta tidak hanya menyaksikan artefak sejarah, tetapi juga merasakan semangat pelayanan yang hidup dalam keseharian rumah sakit. Warisan spiritual dan sosial yang terkandung dalam setiap sudut RS Panti Rapih menjadi refleksi konkret bagaimana kesehatan dan sejarah saling terkait secara mendalam.

Diharapkan, pengalaman ini membuka wawasan baru bagi peserta tentang praktik kesehatan yang tidak hanya berbasis medis, tetapi juga berakar pada nilai historis dan kemanusiaan. RS Panti Rapih terus berkomitmen menjadi Sahabat untuk Hidup Sehat, tidak hanya dalam pelayanan kesehatan masa kini, tetapi juga dalam merawat ingatan kolektif atas perjuangan dan pengabdian panjang di bidang kesehatan.

 

Artikel ditulis oleh :

Dr. dr. Jodi Visnu, MPH

(Hospital Representative RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Pemeriksaan & Penyuluhan Kesehatan Ikat Karya dan Hidup Rohani Antar Religius Rohaniwan (IKHRARR) Daerah Istimewa Yogyakarta 5/5 (2)

Perjalanan karya pelayanan kesehatan RS Panti Rapih tidak lepas dari peran para Kaum Rohaniwan. Pada 15 September 1928, Ordo Katolik Carolus Borromeus dengan dibantu Ir. Schmutzer van Rijckevorsel memulai pembangunan gedung Rumah Sakit Carolus Borromeus cabang Yogyakarta. Bangunan rumah sakit ini dirancang serupa dengan biara utama ordo St. Carolus Borromeus di Maastricht, Belanda. Batu pertama RS ditandatangani oleh Ir. Schmutzer van Rijckevorsel. Pada Januari 1929, lima suster Katolik Belanda dari ordo Carolus Borromeus datang ke Yogyakarta dalam tugas pelayanan untuk orang-orang sakit.

Oleh karena itu, salah satu kegiatan HUT RS Panti Rapih ke-93 merupakan kegiatan yang didedikasikan bagi para kaum rohaniwan dalam wujud pemeriksaan kesehatan dan talkshow.

Selain pemeriksaan fisik secara umum juga ada cek gula darah sewaktu dan asam urat, konsultasi kesehatan gratis oleh tim dokter RS Panti Rapih, talkshow kesehatan dengan nara sumber dr. Levina Prima Rosalia, Sp. PD, juga ada pemberian doorprize untuk para peserta.

Kegiatan dihadiri oleh 82 orang rohaniwan dan berlangsung di Auditorium besar lantai 6 Gedung Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta pada Sabtu, 03 September 2022, pukul 08.00 - 12.30 WIB. drg. V. Tri Putro Nugroho, M. Kes (Direktur Utama) serta dihadiri oleh dr. Djati Prasodjo, Sp. Rad, M. Sc (Direktur Pelayanan Medik) dan Suster Yosefine Kusuma Hastuti, CB., MSN (Direktur Keperawatan).

.
Maria Vita Puji
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Mohon dapat memberikan rating