LOMBA FMEA RS PANTI RAPIH 2023 5/5 (1)

Mutu dan keselamatan pasien sebenarnya sudah tertanam dalam kegiatan pekerjaan sehari-hari dari tenaga kesehatan profesional dan staf lainnya. Selain keselamatan pasien, perlu ditanamkan juga pemahaman akan adanya risiko klinis lain dan risiko non klinis dalam menjalankan tugas masing-masing di rumah sakit. Sesuai dengan “Tujuh Langkah Menuju Keselamatan Rumah Sakit”, dimana langkah ketiga adalah mengintegrasikan aktivitas pengelolaan risiko, maka perlu melengkapi data dan dikembangkan sistem dan proses pengelolaan risiko. Adapun pengelolaan atau manajemen risiko terintegrasi dimulai dari identifikasi dan asesmen hal-hal di rumah sakit yang potensial bermasalah atau meminimalkan permasalahan yang bisa atau mungkin terjadi di masa yang akan datang.

FMEA  (Failure Modes and Effects Analysis)  adalah pendekatan terstruktur untuk menemukan potensi kegagalan yang mungkin terjadi dalam design produk atau proses. Dalam aplikasi nya di rumah sakit FMEA digunakan dalam pendekatan langkah demi langkah untuk mengidentifikasikan semua kegagalan yang mungkin terjadi dalam pelayanan rumah sakit.

Dalam rangka mengupayakan manajemen risiko di rumah sakit dan mendukung akreditasi standar PMKP 12, Komite Mutu Rumah Sakit (KMRS) bersama Komite Pengendalian dan Pencegahan Infeksi (PPI) dan Komite Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) mengupayakan pencegahan risiko secara proaktif yaitu melalui FMEA (Failure Mode and Effect Analysis).

Terkait hal tersebut maka RS Panti Rapih menyelenggarakan Lomba FMEA yang diikuti peserta internal RS Panti Rapih dari 25 unit kerja/ruang perawatan dengan pilihan topik masing – masing dan setiap tim terdiri dari 3 – 5 orang. Terpilihlah penyusunan 6 FMEA terbaik yaitu; IRNA 1 (Instalasi Rawat Inap), Instalasi Laboratorium, Instalasi Gizi, IGD, Ruang Rawat Inap Anak (CB2RA), dan Bidang SDM. Dari 6 yang terbaik mendapat kesempatan untuk presentasi pada 27 Juni 2023 kepada tim panelis yang terdiri dari drg. V. Triputro Nugroho, M. Kes (Direktur Utama), Ir. Valentina Dwi Yuli Siswianti, M. Kes (Direktur SDM) dan dr. B. Dion Sulistyo, M. P. H. (Ketua Komite Mutu Rumah Sakit.

Juara 1 Lomba FMEA diraih oleh Insatalasi Laboratorium denga topik Proses Pra Analitik Intra Laboratorium untuk Pasien Rawat Inap di Instalasi Laboratorium Rumah Sakit Panti Rapih.

Juara 2 diraih oleh IRNA 1 dengan topik Pengelolaan Obat dan Alkes di Ruang Rawat Inap.

Sedangkan juara 3 diraih oleh Bidang SDM dengan topik Analisa Modus Kegagalan Penyusunan Analisa Jabatan/Desain Pekerjaan untuk Meminimalisir Risiko Burnout dan Meningkatkan Kepuasan Kerja.

Selain 3 pemenang, juga terdapat 5 unit tercepat pengumpul FMEA yang mendapatkan apresiasi yakni; Ruang Perawatan Elisabeth 2 (EG2PB), Stroke Unit, Unit Katerisasi dan Angiogafi, Instalasi Rawat Intensif dan Instalasi bedah.

Harapannya dengan adanya lomba tersebut pencegahan risiko secara proaktif melalui FMEA terlaksana di setiap unit kerja dan mempersiapkan tim FMEA untuk berkompetisi di tingkat nasional.

 

Anjar Pintosasi
(Humas RS Panti Rapih)

Mohon dapat memberikan rating