Pembekalan Purnakarya RS Panti Rapih : Bekal Finansial dan Inspirasi Kewirausahaan

RS Panti Rapih kembali menunjukkan komitmennya dalam mendampingi karyawan yang memasuki masa purnakarya melalui kegiatan Pembekalan Purnakarya yang digelar selama dua hari, 24–25 Juli 2025. Acara ini diikuti oleh total 118 peserta, terdiri dari 61 peserta pada hari pertama (termasuk 8 peserta dari unit karya) dan 57 peserta pada hari kedua.

 

Acara dibuka secara resmi oleh Ibu Wahyu Widjajanti Rahaju, S.K.M (Kepala Bidang SDM RS Panti Rapih) yang hadir mewakili Direktur Utama karena berhalangan hadir di Surabaya. serta dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Y. Triagung Pujiantoro, Direktur Utama BPR MSA. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan ini diadakan sebagai bentuk perhatian perusahaan untuk memberikan bekal pengetahuan finansial dan keterampilan wirausaha kepada karyawan menjelang masa purnakarya.

Pembekalan ini menghadirkan para narasumber  maupun praktisi usaha yang berpengalaman, antara lain:

  1. Bapak Lilik Setia Darmawan (Pejabat Eksekutif Audit Internal BPR MSA)
    Topik: Pengelolaan Keuangan di Masa Purnakarya
  2. Bapak Emanuel Kristiantoro (Kepala Bagian Lending BPR MSA)
    Topik: Strategi Kewirausahaan

Selain itu, sesi Sharing Kewirausahaan dihadirkan untuk memberi inspirasi langsung dari para pelaku usaha:

Hari Pertama:

  1. Anastasia Suswanti (Owner Nurrawi Hidroponik Farm)
  2. Heru Purwanta (Owner Waroenk Pengkolan)

Hari Kedua:

  1. Dra. Endah Sri Widiastuti, MPA (Owner Kukiskula)
  2. Heri Kurniawan, S.P (Founder Rajendra Farm)

 

 

 

 

 

 

 

 

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para peserta dengan pengetahuan finansial yang tepat dalam mengelola dana pensiun, serta wawasan kewirausahaan sebagai alternatif produktif pascapurnakarya. Melalui paparan materi dan sesi berbagi pengalaman, peserta diajak memahami pentingnya perencanaan keuangan, peluang usaha yang bisa digarap, serta strategi membangun kemandirian ekonomi di masa depan.

Selama dua hari, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Diskusi interaktif dengan narasumber praktisi usaha menjadi momen inspiratif, memberikan gambaran nyata bahwa masa purnakarya bukanlah akhir, melainkan awal dari peluang baru untuk berkarya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, BPR MSA berharap para karyawan yang akan memasuki masa purnakarya dapat lebih siap secara mental, finansial, dan produktif, sehingga tetap dapat berkontribusi positif bagi keluarga dan masyarakat.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Mohon dapat memberikan rating

Posted in Berita Terbaru, Lain-lain and tagged , , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *