Penghargaan World Stroke Organization Angels Awards 2024 Untuk Pelayanan Stroke di RS Panti Rapih 5/5 (1)

Puji syukur atas Penghargaan Internasional Platinum Status dari World Stroke Organization (WSO) atas Pelayanan Stroke RS Panti Rapih Yogyakarta.

Angels Iniative Program adalah global non komersial Health Care Program yang dimiliki oleh PT Boehringer Ingelheim.

Objektifnya:
1. Untuk menciptakan lagi lebih banyak RS yang siap dengan pasien stroke (Stroke Ready Hospital)
2. Meningkatkan dan mempertahankan kualitas Stroke Care manajemen di Stroke Ready Hospital yang sudah ada

RS Panti Rapih berkomitmen untuk dapat memberikan pelayanan dan perawatan serta membantu pemulihan pasien bagi pasien stroke.

Terimakasih kepada seluruh Sahabat Sehat RS Panti Rapih atas kepercayaannya terhadap RS Panti Rapih Yogyakarta.

Informasi Pelayanan : 
Unit Stroke RS Panti Rapih
Telepon : 0274 – 563333 ext 519

Mohon dapat memberikan rating

Penyerahan Hadiah Pemenang Sayembara Pradesain IGD RS Panti Rapih 5/5 (1)

Yogyakarta, 11 Juni 2022 -- Sejak Januari 2020 dunia dirundung bencana Covid-19 yang membawa perubahan pada tata alur pasien dan ruang yang harus disediakan oleh rumah sakit khususnya Instalasi Gawat Darurat (IGD). Bencana itu melanda hampir seluruh negara di dunia, tidak terkecuali negara kita Indonesia dan secara khusus Rumah Sakit Panti Rapih (RSPR), Yogyakarta, Indonesia.

Panduan Teknis Pelayanan Rumah Sakit Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Tahun 2020 mewajibkan Rumah Sakit menyediakan Zona Covid-19 (Zona Merah) dan Zona Non Covid-19 (Zona Hijau) termasuk di IGD. Oleh karenanya RSPR harus segera melakukan adaptasi penyusunan ruangan untuk menghadapi situasi pandemik di masa sekarang dan yang akan datang. Dalam keterbatasan struktur bangunan dan jumlah lantai yang ada adaptasi harus tetap membuat RSPR dapat melayani masyarakat dengan aman dan nyaman.

Di sisi lain Gedung IGD Rumah Sakit Panti Rapih perlu menyempurnakan diri untuk memenuhi tuntutan tersebut secara fungsi dan secara fasad. Gedung IGD yang berdampingan dengan beberapa gedung historis, yaitu bangunan Rumah Sakit, yang merupakan cagar budaya (didirikan tahun 1928), memerlukan pemikiran bentuk fasad baru agar Gedung-gedung historis tersebut tidak terganggu keberadaannya tetapi justru akan semakin menarik dan harmonis. Upaya yang diharapkan dari para peserta sayembara yaitu bentuk fasad bangunan yang berdaya tarik modern dan dapat berdampingan secara harmonis dengan bangunan yang ada di sekitarnya. Tata ruang lingkungan (lanskap) yang menarik di sekitar bangunan juga diharapkan agar secara keseluruhan area IGD menjadi lebih harmonis, fungsional, dan indah.

Berdasarkan kebutuhan tersebut, Yayasan Panti Rapih mengadakan Sayembara Pradesain Renovasi Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Panti Rapih dengan Dewan Juri: Prof. Ir. Prasasto Satwiko, M.Build.Sc, Ph.D (Ketua merangkap Anggota); Prof. Ir. T. Yoyok Wahyu Subroto, M. Eng., Ph.D (Anggota), IPU; Ir. Gregorius Antar Awal (Yori Antar) (Anggota); Prof. Ir. Henricus Priyosulistyo, M. Sc., Ph.D. (Anggota). Sayembara terbuka bagi para mahasiswa atau perorangan di seluruh Indonesia yang memiliki bidang studi seni bangunan atau keahlian arsitektur maupun desain tata ruang untuk ikut serta dalam menyelesaikan permasalahan bentuk (fasad), layout bangunan, dan kawasan lingkungan Gedung IGD RS Panti Rapih.

Pendaftaran sayembara telah berlangsung pada 14 Februari - 13 Maret 2021 dengan batas akhir pengiriman desain 9 April 2022. Dari 76 pendaftar sayembara, terdapat 36 naskah yang dikirim. Pada tanggal 23 April 2022 telah dilaksanakan penjurian tahap I dan menghasilkan 5 karya terbaik pilihan tim dewan juri. Kemudian pada tanggal 7 Mei 2022 dilanjutkan dengan penjurian tahap II disertai dengan presentasi para nominator 5 besar.

Pada tanggal 9 Mei 2022, Dewan Juri dan Pengurus Yayasan Panti Rapih mengumumkan Pemenang Sayembara Pradesain Renovasi Gedung IGD Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta yang dipilih setelah melalui mekanisme presentasi nominasi serta rapat penjurian berdasarkan kriteria: Inovasi dan Kreativitas, Kualitas Arsitektur, Filosofi, Fungsi Bangunan dan Keserasian Lingkungan, dan Teknik Presentasi.

Pemenang pertama adalah Tim Studio Gundu yang terdiri atas Evelyn Rusli (Ketua) serta Carol Bimoseno Kridolaksono Indrarto dan Nyra Malika Pribadi (Anggota). Mereka merupakan mahasiswa semester akhir Prodi Arsitektur Fakultas Teknik Unika Parahiyangan Bandung. “De Nieuwe Bogen”, demikian judul karya desain dari Tim Studio Gundu ini. Dewan juri menilai bahwa kekuatan desain terletak pada desain yang modern namun sederhana dan mendukung kekuatan bangunan lama untuk tampil melalui kehadiran kolam di depan bangunan lama.

Pemenang kedua atas nama Ar. Hanafi Trilaksono, I.A.I, seorang arsitek profesional dari Semarang Jawa Tengah dengan judul karya: “Tusen de Bogen”. Dewan juri menilai bahwa kekuatan desain dari pemenang kedua ini adalah kematangan geometri, tekstur, dan warna. Desain modern namun memiliki nostalgia masa lalu dan mendukung bangunan lama dengan kuat.

Pemenang ketiga atas nama TIM2 dengan Ar. Robert Rianto Widjaja, I.A.I (Ketua) dan Ar. Sri Hartuti Wahyuningrum, I.A.I, A.A. Keduanya merupakan Dosen Fakultas Arsitektur di Semarang. Judul karya: “Transformasi, Wajah Baru Memori Baru”. Kekuatan desain dari Tim2 menurut Dewan Juri terletak pada lengkungan dari tembaga yang berkesan rapi, mewah, modern, sangat berbeda (namun tetap mendukung) bangunan lama.

Penyerahan hadiah bagi para Pemenang Sayembara dilaksanakan pada 11 Juni 2022 di Auditorium Gedung Borromeus Lantai 6 Rumah Sakit Panti Rapih dan diserahkan secara langsung oleh Ambrosius Koesmargono, Ph.D (Ketua Umum Pengurus Yayasan Panti Rapih), Prof. Ir. Henricus Priyosulistyo, M. Sc., Ph.D (Dewan Juri) dan drg. V. Triputro Nugroho, M. Kes (Direktur Utama RS Panti Rapih). Acara penyerahan dihadiri juga oleh Tim Pembangunan Gedung IGD RS Panti Rapih. Pemenang pertama berhak mendapatkan uang senilai Rp.50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah), Pemenang kedua senilai Rp.20.000.000,00 (dua puluh juta rupiah), Pemenang ketiga senilai Rp.10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah).

Maria Vita Puji
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta
HP : +62 8522 8594 999
Telepon : +62 274 56333, 514014, 514845 ext 1163 / 1116
Email: humas@pantirapih.or.id

Mohon dapat memberikan rating

Ucapan Selamat 5 Tahun Tahbisan Episkopal Mgr. Robertus Rubiyatmoko 5/5 (1)

Yayasan Panti Rapih beserta Unit Karya (@rspantirapihyogyakarta @rspantirini @rspantirahayu @rspantinugroho @rssantaelisabeth @stikespantirapih ) mengucapkan Selamat atas 5 Tahun Tahbisan Episkopal untuk Mgr. Robertus Rubiyatmoko (Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang). Tanggal 19 Mei 2017 – 19 Mei 2022.
Dengan motto beliau yaitu “Quaerere et Salvum Facere” artinya adalah Mencari dan Menyelamatkan.
Profil singkat Mgr Rubiyatmoko

Mgr. Dr. Robertus Rubiyatmoko (lahir 10 Oktober 1963) adalah Uskup Agung di Keuskupan Agung Semarang. Ia ditahbiskan menjadi Imam pada tanggal 12 Agustus 1992 dengan penahbis Mgr. Julius Darmaatmadja, S.J. dan terpilih menjadi Uskup Agung di Keuskupan Agung Semarang pada tanggal 18 Maret 2017 oleh Paus Fransiskus.

Romo Ruby, panggilan dari Robertus Rubiyatmoko, mengawali pendidikan imamatnya di Seminari Menengah Santo Petrus Kanisius Mertoyudan, Magelang. Usai menyelesaikan pendidikan tahun rohani sebagai calon frater diosesan KAS di Seminari Tahun Rohani Keuskupan Agung Semarang di Wisma Jangli Semarang tahun 1984-1985, ia melanjutkan pendidikan belajar filsafat dan teologi di Fakultas Wedabhakti Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dan tinggal di Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan Yogyakarta. Ia ditahbiskan menjadi imam tanggal 12 Agustus 1992.

Semasa menjadi Imam, Romo Ruby sempat bertugas di Paroki Santa Maria Assumta Pakem pada tahun 1992 hingga 1993. Ia lalu ditugaskan oleh Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang waktu itu yakni Mgr. Julius Darmaatmadja, SJ untuk belajar Hukum Gereja di Roma, Italia. Romo Ruby memperoleh gelar Doktor Ilmu Hukum Gereja dari Universitas Gregoriana, Roma. Selama menjalani studi di Roma dia tinggal di Asrama Kepausan Belanda dari tahun 1993 hingga 1997. Sebelum ditunjuk menjadi Uskup Agung Semarang, dia bertugas sebagai staf Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan Yogyakarta dan dosen Hukum Gereja Fakultas Teologi Wedabhakti, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Pada tahun 2011, ia diangkat menjadi Vikaris Yudisial Keuskupan Agung Semarang.

 

Dengan terpilihnya Romo Ruby menjadi Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang, sekaligus mengisi kekosongan posisi Uskup, setelah Mgr Johannes Pujasumarta meninggal dunia pada 10 November 2015.

Penahbisan
Uskup Agung Jakarta, Mgr. Prof .Dr. Ignatius Suharyo bertindak sebagai Penahbis Utama Mgr. Ruby, dengan didampingi oleh Uskup Bandung, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C. dan Uskup Malang, Mgr. Henricus Pidyarto Gunawan, O.Carm. sebagai Uskup Ko-konsekrator. Penahbisan berlangsung pada 19 Mei 2017 di Lapangan Bhayangkara Akademi Kepolisian RI (Akpol) di Semarang.

Motto Tahbisan Uskup Ruby, yaitu Quaerere et Salvum Facere yang artinya Mencari dan Menyelamatkan. Motto penggembalaan tersebut diambil dari Injil Lukas bab 19 ayat 10 (Luk 19:10) yang berkisah tentang Zakheus si pemungut cukai.

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Pelatih Tenaga Keperawatan No ratings yet.

Pelatihan Pelatih Tenaga Keperawatan bertujuan untuk peningkatan keterampilan para perawat di RS Panti Rapih. Wujud nyata kepedulian kami terhadap pasien sebagai "Tamu Ilahi". Pelatihan dipimpin oleh Sr. Yosefine Kusuma Hastuti, CB, MSN selaku Direktur Keperawatan. Sesuai dengan slogan RS Panti Rapih yaitu Sahabat Untuk Hidup Sehat, kami selalu update ilmu demi kesehatan masyarakat.

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan Kementerian Kesehatan Dalam Rangka Kesiapan RS Panti Rapih pada Kegiatan Presidensi G20 di Provinsi DIY 5/5 (1)

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI Bpk Kunta Wibawa Dasa Nugraha, S.E, M.A, Ph.D bersama jajarannya berkunjung ke RS Panti Rapih dalam rangka monitoring kesiapan RS Panti Rapih untuk mendukung Kegiatan Presidensi G20 di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kunjungan lapangan (hospital tour) tersebut bertujuan untuk melihat kondisi RS Panti Rapih secara langsung. Area yang dikunjungi meliputi Ruang Isolasi dan Ruang Perawatan Intensif, Ruang Rawat Inap VIP dan VVIP, serta Instalasi Gawat Darurat.

G20 atau Group of Twenty adalah sebuah forum utama kerja sama ekonomi internasional yang memiliki anggota negara-negara dengan perekonomian besar di dunia terdiri dari 19 negara dan 1 lembaga Uni Eropa. Tahun ini, Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah dari penyelenggaraan KTT tahunan G20 tersebut. Selain Bali dan DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi salah satu Provinsi yang dikunjungi oleh para Menteri Keuangan negara-negara peserta serta Gubernur Bank Central pada forum G20.

RS Panti Rapih ditunjuk oleh Kemenkes RI sebagai salah satu dari beberapa RS di Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai penyedia layanan kesehatan dalam acara Presidensi G20. Direktur Utama RS Panti Rapih, drg. V. Triputro Nugroho, M.Kes dalam kesempatannya menyatakan kesiapan RS Panti Rapih untuk mendukung acara G20 tersebut.

 

Rating untuk artikel/halaman ini : 5/5 (1)

 

Mohon dapat memberikan rating

Peringatan Hari Orang Sakit Sedunia 2022 5/5 (2)

Hari Orang Sakit Sedunia (World Day of the Sick) mulai dirayakan pada tahun 1993. Ketiga subtema yang terus-menerus didengungkan pada setiap Hari Orang Sakit Sedunia setiap tanggal 11 Februari adalah pertama, mengingatkan semua orang beriman, untuk berdoa secara khusuk bagi mereka yang sedang sakit.

Kedua, mengundang semua orang beriman untuk merefleksikan sakit dan penderitaan manusia, dan ketiga, penghargaan bagi semua tenaga kesehatan. Apa yang menarik?

Bagi kita semua yang sehat, memberikan pendampingan, penghiburan dan perhatian untuk mereka yang sakit, sangatlah berarti. Selain itu, kita disadarkan akan pergerakan roda kehidupan. Pada saat sehat, kita seharusnya meluangkan waktu, tenaga, pikiran dan dana untuk membantu mereka yang sakit. Pada saat yang lain, sangat mungkin kita sendiri justru menjadi orang yang sakit dan memerlukan hal yang sama dari semua orang di sekitar kita, sebagaimana pergerakan dan putaran roda kehidupan.

Dampak ekonomi dan sosial pandemi COVID-19 sebenarnya jauh lebih menghancurkan, melemahkan dan memberatkan bagi masyarakat luas, tidak hanya dampak sakit oleh para penyintas saja. Namun demikian, kita semua yang terdampak secara ekonomi dan sosial tetap diingatkan untuk tetap membantu semua saudara kita, yang terdampak pandemi COVID-19 secara medis dan menjadi pasien, dengan terapi yang lengkap. Jika terapi ingin efektif, Paus Fransiscus berpesan agar terapi harus mempunyai aspek relasional, karena aspek ini memampukan pendekatan holistik kepada pasien.

Aspek relasional dapat membantu dokter, perawat, tenaga profesional dan relawan untuk merasa bertanggung jawab mendampingi pasien, di jalan penyembuhan yang didasarkan pada hubungan antarpribadi yang saling percaya. Aspek relasional ini menciptakan perjanjian antara mereka yang membutuhkan layanan medis dan mereka yang menyediakan layanan itu, dalam sebuah perjanjian yang didasarkan pada rasa saling percaya, hormat, keterbukaan dan kesiapsediaan diri. Hal ini akan membantu mengatasi sikap defensif, menghormati martabat orang sakit, menjaga profesionalisme dokter dan petugas kesehatan lainnya, bahkan mampu berperan dalam membina hubungan yang baik dengan keluarga pasien.

Dalam rangka memperingati Hari Orang Sakit Sedunia yang jatuh pada hari ini Jumat, 11 Februari 2022. RS Panti Rapih mengadakan doa bersama memperingati HOSS 2022 dan pembagian souvenir rohani bagi pasien RS Panti Rapih. Kiranya dalam suasana memperingati Hari Orang Sakit Sedunia tahun ini, kita dapat saling memberikan dukungan doa kesembuhan dan berbagi kebaikan dengan sesama. Seperti ada tertulis “Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.” (Lukas 6:36)

 

Link terkait: https://dokterwikan.com/2022/01/28/2022-hari-orang-sakit-sedunia/

Informasi lebih lanjut : 
Pastoral Sosial Medik
Telepon : 0274 – 563333 ext 280 (pk 07.00 – 18.30 WIB)

Mohon dapat memberikan rating

Grand Opening Nutri Eatery RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (1)

Yogyakarta, 22 Januari 2022 – Makanan merupakan kebutuhan agar tubuh tetap sehat. Dengan mengkonsumsi makanan sehat, maka organ tubuh tetap terjaga dengan baik dan tubuh dapat berfungsi secara normal. Oleh karena itu, Instalasi Pelayanan Gizi RS Panti Rapih dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat akan makanan sehat, praktis, dan harga yang terjangkau melakukan pengembangan diri dengan  membuka Cafe Gizi “Nutri Eatery”.

Peresmian Nutri Eatery dilakukan pada hari Sabtu, 22 Januari 2022. Acara diawali dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng yg dilakukan oleh drg. Vincentius Triputro Nugroho, M. Kes (Direktur Utama RS Panti Rapih), didampingi oleh Ir. Ambrosius Koesmargono, MCM, Ph. D (Pengurus Yayasan Panti Rapih), selanjutnya tumpeng diserahkan kepada Ibu B. Dwi Wahyunani, S. Tr., Gz., RD (Kepala Instalasi Pelayanan Gizi).

Terdapat beberapa agenda kegiatan yang menyertai peresmian Cafe Nutri Eatery tersebut yaitu, talkshow kesehatan dengan menghadirkan Didik Nini Thowok sebagai bintang tamu, para pelanggan katering gizi dan pengunjung lainnya.

Dalam testimoni yang disampaikan saat talkshow, Eyang Didik demikian sering disapa, telah mengenal RS Panti Rapih sejak belum dikenal sebagai artis. Beliau menyampaikan dalam talkshow bahwa pada tahun 1976  mengantar ibundanya berobat dengan naik sepeda motor. Bahkan pada 1980 dimana sanggar tarinya bermula,  dua dari tujuh pendiri sanggar memiliki keterkaitan dengan RS Panti Rapih. Belum lama ini, Eyang Didik juga menjalani rawat inap di RS Panti Rapih.

Rangkaian kegiatan masih berlangsung pada tanggal 24, 25 dan 28 Januari 2022 dengan beberapa topik talkshow yang berbeda. Pada 24 Januari 2022, talkshow yang disampaikan berkaitan dengan Gizi pada Lansia dengan narasumber dr. Noviani, Sp.GK. Pada 25 Januari 2022 talkshow mengenai Gizi Seimbang: Cegah Obesitas, Tingkatkan Produktivitas. Dan pada 28 Januari 2022 talkshow dan demo pembuatan MPASI.

Selain talkshow kesehatan, pengunjung dapat melakukan pemeriksaan komposisi tubuh dan konsultasi gizi. Pemeriksaan komposisi tubuh  diperlukan untuk mendeteksi kebutuhan tubuh akan asupan makanan dan memperoleh informasi yang relevan dengan upaya pencegahan dan pengobatan penyakit.

Cafe Nutri Eastery berada di Lounge lantai 2 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih. Buka setiap hari kecuali hari Minggu dan Libur Nasional pukul 07.00 – 16.00 WIB.

Ingin mengetahui informasi ini lebih lanjut dapat mengunjungi:
Bagian Humas
Telepon : (0274) 563333 ext 1163
Lantai 5 Gedung Rawat Jalan Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta

Mohon dapat memberikan rating

Kerjasama FKRTL Tahun 2022 antara BPJS Kesehatan dengan RS Panti Rapih Yogyakarta 4.8/5 (10)

Pada tanggal 27 Desember 2021 diadakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) Tahun 2022 antara BPJS Kesehatan dengan RS Panti Rapih Yogyakarta yang diwakili oleh drg. Vincentius Triputro Nugroho, M.Kes selaku Direktur Utama RS Panti Rapih Yogyakarta. Semoga dengan kerja sama ini, pelayanan menjadi lebih baik sehingga pasien semakin mendapatkan layanan kesehatan yang prima, lebih cepat dan baik di RS Panti Rapih.

 

Informasi BPJS RS Panti Rapih : 
WA : 08112863442
Senin – Sabtu, pk 07.00 – 14.00 WIB 
Hari Minggu dan tanggal merah tutup

Rating untuk artikel/halaman ini : 4.8/5 (10)

Mohon dapat memberikan rating

Shelter Syantikara Sehat Untuk Indonesia – CB Peduli COVID-19 5/5 (1)

Yogyakarta, 20 Juli 2021 – Shelter Syantikara lahir atas keprihatinan Bapak Uskup Keuskupan Agung Semarang (KAS), Mgr. Robertus Rubiyatmoko yang resah dengan merebaknya pasien yang terjangkit. Rumah Sakit serta pelayanan kesehatan kewalahan menampung pasien. Banyak pasien kesulitan mendapatkan akses dalam pelayanan kesehatan karena sedemikian cepat menjalarnya virus Covid 19 ini di masyarakat. Mgr. Robertus Rubiyatmoko mengajak para pimpinan Kongregasi dan Tarekat di KAS untuk menanggapi keprihatinan ini.

Sr. Yustiana, CB sebagai Provinsial Kongregasi CB segera bertindak dan memutuskan Rumah Pembinaan Carolus Borromeus (RPCB) Syantikara dijadikan shelter untuk menampung pasien-pasien yang kesulitan mendapatkan tempat untuk isolasi mandiri maupun mereka yang seharusnya dirawat di rumah sakit. Sr. Yustiana, CB kemudian menggandeng Pimpinan Yayasan Panti Rapih (YPR), Bp. Ir. Ambrosius Koesmargono, dan Pimpinan Yayasan Syantikara (YS) Bp. Drs. P. Didit Krisnadewara dan Sr. Krispiani Sukarwati, CB untuk mewujudkan harapan ini.
Bersama para Pimpinan Unit Karya RS di bawah naungan Yayasan Panti Rapih dibentuklah Panitia dengan Drg. Triputro Nugroho, M.Kes (Dirut RS Panti Rapih) dan dr Y. Agus Wijanarko, M.Kes (Dir. RS Panti Rini) sebagai ketua I dan II. Para suster CB dan para pimpinan unit karya YPR dan YS segera bertindak dan menyiapkan RPCB Syantikara sebagai shelter untuk isolasi mandiri.

Tanggal 1 Agustus 2021, ditetapkan sebagai awal penerimaan pasien yang akan isolasi mandiri di Shelter Syantikara. Persiapan shelter tersebut diawali dengan ibadat singkat pada tanggal 20 Juli 2021 yang dipimpin oleh Romo Vikep. Yogyakarta Timur, Romo Adrianus Maradiyo, Pr serta tamu undangan terbatas. Tujuan dari Shelter Syantikara adalah untuk memisahkan warga yang sehat dan yang sakit, mengurangi beban rumah sakit dan anggaran negara, diutamakan tenaga kesehatan yang memerlukan tempat isolasi mandiri dalam lingkung jejaring Rumah Sakit CB di DIY dan masyarakat sekitar yang memiliki keterbatasan fasilitas/sarana/prasarana untuk isolasi mandiri di rumah, keterbatasan sosial ekonomi dan yang berkesesakan hidup.

Shelter Syantikara yang berlokasi di Jalan Kolombo CT VII/001 Kecamatan Depok Kabupaten Sleman DIY, berkapasitas 82 kamar. Bp. Drs. P. Didit Krisnadewara, selaku penanggung jawab shelter, mengatur penggunaan kamar tidur bisa digunakan untuk 2 orang. Sirkulasi udara masing-masing paviliun cukup baik, dilengkapi dengan fasilitas kamar mandi, area mencuci dan menjemur pakaian, alat pemantau kesehatan mandiri berupa pengukur tekanan darah digital, termometer dan oksimeter termasuk pemenuhan asupan dan gizi. Peserta/Pasien isolasi mandiri tidak dipungut biaya. Pasien bisa berkonsultasi pada penanggung jawab layanan melalui WhatsApp.

Ketua Gugus Tugas Shelter Syantikara, drg V. Triputro Nugroho, M.Kes berharap agar keberadaan Shelter Syantikara tersebut dapat menjawab kebutuhan tempat isolasi mandiri yang aman, penanganan yang lebih baik bagi pasien terkonfirmasi positif COVID-19 tanpa gejala dan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dengan gejala ringan yang masih bisa beraktivitas secara normal. Sejak dibentuk pada awal Juli 2021, Tim Gugus Tugas Shelter Syantikara telah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait antara lain Padukuhan Sagan, Padukuhan Samirono, Puskesmas Depok, Koramil Depok, Kapolsek Bulaksumur, Kecamatan Depok dan Kelurahan Caturtunggal.

Shelter ini sudah mendapatkan ijin dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman. Pasien yang akan menghuni Shelter Syantikara diharapkan untuk memeriksakan diri ke Puskesmas Depok 1, Puskesmas Depok 2 atau Puskesmas Depok 3 karena Shelter berada di wilayah kecamatan Depok. Jika hasil pemeriksaan menyatakan bahwa pasien termasuk Orang Tanpa Gejala (OTG) atau bergejala ringan dan masih beraktivitas normal, mengalami kendala dan keterbatasan isolasi mandiri di rumah, maka pihak puskesmas akan menghubungi Shelter Syantikara. Jika terjadi penurunan kondisi selama menjalani isolasi mandiri, pasien akan dirujuk ke Rumah Sakit Rujukan COVID-19 untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Minimal waktu menjalani isolasi mandiri selama sepuluh hari dan atau sudah dinyatakan oleh dokter berupa penerbitan Surat Keterangan Selesai Isolasi.

Untuk menunjang pelayanan yang baik dan aman, Shelter Syantikara juga mengundang para relawan untuk bergabung dan menjalankan misi belarasa ini dengan melibatkan jejaring CB yang ada. Para relawan yang secara pribadi bergabung ini berasal dari berbagai institusi jejaring CB yaitu Srikandi Lintas Iman, Gusdurian, Solidaritas Perempuan, UIN, UNY, UAJY, USD, dan Para Alumni. Pada tahap pertama terdapat 108 orang relawan. Mereka disatukan dalam keprihatinan yang sama untuk berbelarasa dan ambil bagian untuk Indonesia Sehat. Supaya dapat memberikan pelayanan dengan baik dan aman, Tim Gugus Tugas dan relawan menerima pembekalan serta bimbingan teknis secara luring dan daring yang dilakukan secara maraton selama empat hari sejak 15 Juli 2021. Pembekalan dilakukan oleh RS Panti Rapih Yogyakarta dan SONJO.

 

Link terkait: http://cb.berbagiberkat.org/newsite/

 

Ditulis oleh : Sr. Birgitta Diah Juliati, CB.
Bidang Kesekretariatan Shelter Syantikara

 

 

Area depan Rumah Pembinaan Carolus Borromeus Syantikara yang akan digunakan sebagai Shelter Isolasi Mandiri

 

Lingkungan di dalam Shelter Syantikara

 

Paviliun Fransiskus

 

Fasilitas Tempat Setrika di Paviliun Fransiskus

 

Paviliun Yohanes

 

Kamar di Paviliun Yohanes

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Menjelang Idul Fitri, RS Panti Rapih Membagikan Tali Kasih untuk Warga Sekitar 5/5 (1)

Yogyakarta, 11 Mei 2021 – Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta berada di lingkungan masyarakat yang majemuk dengan berbagai keyakinan dan keragaman kemampuan, serta berbatasan langsung di wilayah  Kelurahan Caturtunggal dan Kelurahan Terban. Warga yang tinggal disekitar rumah sakit turut andil menjaga keberlangsungan pelayanan.

Meskipun pandemi Covid-19 telah berlangsung selama lebih dari satu tahun, tidak sedikit masyarakat yang mencari nafkah dan tinggal di sekitar Rumah Sakit Panti Rapih mengalami kesulitan.

Sebagai bentuk belarasa dan tali kasih, Rumah Sakit Panti Rapih kembali membagikan paket sembako kepada warga sekitar yang membutuhkan. Pengumpulan data dilakukan bekerjasama dengan Ketua Rukun Warga (RW) dan Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat. Bantuan tersebut diberikan sebagai salah satu wujud nyata kepedulian terhadap warga sekitar yang terdampak pandemi Covid-19. Selain itu, pemberian bantuan paket sembako tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban perekonomian di bulan Ramadhan ini. Pembagian Tali Kasih berupa paket sembako tersebut dilaksanakan pada hari Selasa (11/05) berlokasi di Rumah Sakit Panti Rapih.

Pembagian Tali Kasih secara simbolis diserahkan langsung oleh drg. Vincentius Triputro Nugroho, M.Kes selaku Direktur Utama dengan didampingi oleh jajaran Direksi lainnya. Dalam kegiatan pembagian Tali Kasih tersebut, Rumah Sakit Panti Rapih menyalurkan sebanyak 123 (seratus dua puluh tiga) paket sembako.

Sebagai bentuk pencegahan dan penyebaran Covid-19, kegiatan pembagian Tali Kasih  dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, seperti kewajiban penggunaan masker, mencuci tangan, menjaga jarak aman, dan tidak bersentuhan secara langsung, serta dilaksanakan dalam 3 (tiga) sesi waktu.

 

 

 

Artikel ini ditulis oleh:

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Informasi: 0274 563333, 514014, 514845 ext 1163

Email: humas@pantirapih.or.id

Mohon dapat memberikan rating