4 Upaya Mencegah Kanker Serviks Pada Perempuan

HABIS VAKSINASI TERBITLAH PEREMPUAN SEHAT DAN TANGGUH

Memperingati Hari Kartini setiap tanggal 21 April, perjuangan untuk semua perempuan mempunyai bagian yang sama dalam membangun bumi tercinta.

Setiap perempuan adalah unik, berbeda  dengan seorang laki-laki, terutama dalam organ reproduksinya, bagaimana seorang perempuan mempunyai organ rahim untuk mengandung seorang bayi selama kurang lebih 9 bulan dan melahirkannya. Seorang perempuan dengan tangguh menjaga agar rahimnya tetap sehat supaya bisa memberikan kebahagiaan selalu dalam keluarga, suami dan calon bayi generasi penerus yang akan datang.

Setiap perempuan dari berbagai usia punya resiko untuk terkena kanker rahim (terutama kanker servik – Ca cerviks) terlebih jika sudah mulai dewasa dan menikah atau melakukan hubungan suami-istri. Oleh karena itu, perlu upaya pencegahan agar rahim selalu sehat.

Upaya yang perlu dilakukan adalah:

1. Medical Check Up pada semua perempuan secara reguler.
2. Screening dini atau pemeriksaan dini jika tak ada keluhan dengan pemeriksaan Pap Smear rutin, metode tes LBC – Liquid Base Cytologi atau metode tes IVA – Inspeksi Visual Asam asetat pada perempuan yang telah menikah atau sudah mempunyai anak.
3. Deteksi dini atau pemeriksaan dini jika ada keluhan yang berkaitan dengan organ reproduksi seperti gatal, lecet, luka, keluar cairan yang tak seperti biasanya; nanah atau darah atau timbul bau yang tidak nyaman serta ada timbul benjolan, dapat dengan dokter umum atau dokter spesialis.
4. Vaksinasi dengan vaksin HPV – Human Papilloma Virus. Virus HPV ini menginfeksi pada membran mukosa dan sel epithel kulit sehingga bisa memicu terjadinya kanker. Pada area kulit kelamin dapat timbul kutil kelamin atau kanker di area rahim, vagina, anus dan penis (pada laki-laki).

IDAI 2020 merekomendasikan vaksinasi HPV pada,

  • Anak perempuan umur 9 – 14 tahun, sebanyak 2 kali dengan rentang jadwal 6 hingga 15 bulan, atau pada saat program BIAS Bulan Imunisasi Anak Sekolah saat kelas 5 dan 6 SD
  • Anak umur 15 tahun ke atas, sebanyak 3 kali dengan rentang jadwal 0, 1, 6 bulan (vaksin bivalent) atau  0, 2, 6 bulan (vaksin quadrivalent)


PAPDI
merekomendasikan vaksinasi HPV pada,

  • Perempuan dewasa, sebanyak 3 kali dengan rentang jadwal 0, 1 atau 2, 6 bulan (vaksin bivalent / vaksin quadrivalent)

Kanker serviks merupakan momok bagi seorang perempuan, tetapi kanker serviks ini dapat dicegah dan disembuhkan selama terdeteksi dini dan dilakukan terapi pengobatan dini yang efektif.

Strategi global WHO untuk tahun 2030 tentang eliminasi kanker serviks adalah agar di setiap negara termasuk Indonesia: semua anak perempuan di bawah 15 tahun sudah tercakup vaksinansi HPV sebesar 90%, 70% perempuan usia dewasa telah dilakukan screening dan 90% perempuan terdiagnosa dilakukan perawatan yang dini dan efektif.

Jika ini terjadi maka akan banyak perempuan Indonesia yang sehat dan tangguh, semakin bermartabat dalam keluarga dan semakin hebat dalam mengisi dan menyempurnakan pembangunan negara tercinta, jauh dari kesakitan dan kematian karena kanker rahim.

Selamat Hari Kartini Bagi Perempuan Indonesia.

Baca juga link terkait:
https://pantirapih.or.id/rspr/medical-check-up/
https://pantirapih.or.id/rspr/?s=hpv

Artikel ini ditulis oleh: dr. Tandean Arif Wibowo, MPH

(Dokter Umum – Medical Check Up – Home Care  Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta dan Dosen Pembimbing Manajemen Bencana STIKes Panti Rapih)

🏥 Kunjungi Medical Check Up RS Panti Rapih Yogyakarta
Senin – Sabtu pukul 07.00-14.00. Hari Minggu & Tgl Merah Tutup
Lantai 2 Gedung Rawat Jalan Borromeus
Jl Cik Ditiro 30 Yogyakarta 55223

Posted in Artikel Kesehatan and tagged , , , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *