Menuju 100 Tahun, RS Panti Rapih Perkuat Budaya Layanan Prima Melalui Launching Program “RAMAH” 5/5 (2)

YOGYAKARTA, 10 Februari 2025 – RS Panti Rapih Yogyakarta secara resmi meluncurkan program RAMAH (Raih Apresiasi Melalui Atensi dan Hospitalitas) sekaligus menggelar Sosialisasi Standar Frontliner di Auditorium Lantai 6, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari upaya re-branding layanan rumah sakit untuk menjawab tantangan persaingan layanan kesehatan yang semakin dinamis dan ekspektasi pasien yang terus meningkat.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Direksi RS Panti Rapih dan diikuti oleh total 423 peserta internal, yang terdiri dari 82 peserta secara offline dan 341 peserta melalui platform Zoom.

Transformasi Layanan Berbasis Atensi dan Hospitalitas

Dalam sambutannya, Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., menegaskan bahwa Program RAMAH bukan sekadar slogan, melainkan budaya kerja yang harus meresap dalam setiap tindakan karyawan.

“Pasien mungkin lupa obat apa yang diberikan, tetapi mereka tidak akan lupa bagaimana kita memperlakukan mereka. Program RAMAH hadir untuk memastikan setiap insan RS Panti Rapih melayani dengan penampilan profesional, gestur menenangkan, serta komunikasi yang empati,” ujar dr. Stephani.

Beliau menambahkan bahwa menjelang usia satu abad RS Panti Rapih pada tahun 2029, penguatan budaya pelayanan prima menjadi warisan mutu yang harus dijaga keberlanjutannya.

Standar Baru Frontliner: Dari Penampilan Hingga Komunikasi

Acara sosialisasi ini terbagi dalam tiga sesi utama yang membekali karyawan dengan standar service excellence:

Sesi 1: Communication & Content – Disampaikan oleh dr. Maria Silvia Utomo, MSc, SpMK (Ketua Tim Frontliner), yang menekankan pentingnya konten komunikasi yang akurat dan cara penyampaian yang efektif kepada pasien.

 

Sesi 2: Grooming & Gesture – Disampaikan oleh Matheus Arief Yudanto, S.E. (Tim Frontliner), yang memaparkan standar penampilan serta sikap tubuh yang seragam sebagai cerminan profesionalisme rumah sakit.

Sesi 3: Implementasi Program RAMAH – Disampaikan oleh Wahyu Widjajanti Rahaju, S.K.M. (Kepala Bidang SDM), yang mengupas tuntas latar belakang hingga rangkaian evaluasi dan apresiasi yang akan dijalankan dalam program ini.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih Yogyakarta menitipkan harapan besar kepada seluruh karyawan untuk:

  • Menjadi Wajah Rumah Sakit: Menyadari bahwa setiap individu, terutama frontliner, adalah representasi langsung dari nilai-nilai rumah sakit.
  • Meningkatkan Sensitivitas Pelayanan: Mengutamakan atensi (kehadiran sepenuh hati) dalam setiap interaksi guna menekan angka komplain dan meningkatkan kepuasan pasien.
  • Konsistensi Standar: Menerapkan standar Grooming, Gesture,dan Communication secara konsisten tanpa membeda-bedakan pasien.
  • Membangun Sinergi: Menjadikan Program RAMAH sebagai jiwa dalam bekerja, sehingga tercipta lingkungan penyembuhan yang hangat dan suportif bagi pasien dan keluarganya.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Service Excellence bagi Karyawan Instalasi Gizi RS Panti Rapih: Menyatukan Hati untuk Pelayanan Unggul No ratings yet.

Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan dan memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada pelanggan, Rumah Sakit Panti Rapih mengadakan Pelatihan Service Excellence khusus bagi seluruh karyawan Instalasi Gizi. Pelatihan ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 14 dan 18 Juli 2025 bertempat di Gedung Antonius Lantai 2, dan diikuti oleh 82 peserta yang terdiri dari:

  • 12 Ahli Gizi
  • 36 Petugas Produksi Makanan
  • 30 Petugas Pramusaji
  • 4 Petugas Administrasi

Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pemahaman mendalam tentang pentingnya pelayanan prima (service excellence) dalam dunia kesehatan yang semakin kompetitif. Pelayanan yang unggul tidak hanya berfokus pada kecepatan dan ketepatan, namun juga menyentuh aspek empati, komunikasi, dan sikap profesional dalam setiap interaksi dengan pasien dan keluarga pasien.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolam, M.Kes, yang menekankan pentingnya membangun budaya pelayanan dari hati, dimana setiap insan rumah sakit menjadi representasi dari nilai-nilai kasih, hormat, dan kepedulian.

Materi Pelatihan:

  1. Gesture and Grooming
    Oleh Matheus Arief Yudanto, SE
    Membahas pentingnya penampilan dan bahasa tubuh dalam membangun kesan pertama yang positif kepada pasien dan keluarganya.
  2. Komunikasi Etis
    Oleh dr. G. Maria Silvia Utomo, MSc, SpMK
    Mengupas seni komunikasi yang berempati, etis, dan menghargai martabat pasien dalam berbagai situasi pelayanan.
  3. Penanganan Komplain dan Kepuasan Pelanggan
    Oleh Anjar Pintosasi, A.Md
    Memberikan strategi dan pendekatan dalam menangani keluhan dengan solusi yang membangun loyalitas pasien.

Pelatihan disampaikan melalui metode ceramah, simulasi, role play, dan diskusi interaktif, termasuk sesi praktik pelayanan (simulasi frontliner) yang memungkinkan peserta menerapkan secara langsung teknik komunikasi, sikap tubuh, dan respons terhadap situasi nyata di lapangan.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama, menandai komitmen seluruh peserta untuk membawa semangat baru dalam pelayanan makanan dan gizi yang bukan hanya sehat, tetapi juga menyentuh hati.

Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh karyawan Instalasi Gizi memiliki mindset pelayanan yang unggul, mampu memberikan layanan dari hati, dan menciptakan pengalaman pasien yang berkesan dan penuh perhatian. Dengan bekal keterampilan komunikasi, penanganan komplain, serta penampilan profesional, peserta diharapkan menjadi garda terdepan dalam mewujudkan pelayanan yang manusiawi, terpercaya, dan penuh kasih—sejalan dengan visi RS Panti Rapih.

Dengan semangat kolaborasi dan dedikasi yang tinggi, RS Panti Rapih berkomitmen untuk terus menjadi pilihan utama masyarakat dalam layanan kesehatan yang holistik dan bermartabat.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Standar Frontliner Klinik Eksekutif & Medical Check Up : Menuju Layanan Prima dan Profesional 5/5 (4)

Bertempat di Auditorium lantai 6 Gedung Borromeus, Rumah Sakit Panti Rapih menyelenggarakan Pelatihan Standar Frontliner Klinik Eksekutif dan Medical Check Up (MCU). Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 14.30 WIB dan diikuti oleh 65 petugas frontliner yang terdiri dari sekuriti, petugas pendaftaran pasien, petugas keuangan/kasir, petugas farmasi, perawat, dan cleaning service.

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan RS Panti Rapih untuk meningkatkan kualitas layanan di Klinik Eksekutif dan MCU, yang dikenal sebagai layanan premium dengan standar pelayanan tinggi. Klinik eksekutif tidak hanya menekankan pada kecepatan dan efisiensi, tetapi juga pada kenyamanan, komunikasi yang empatik, serta profesionalisme tinggi dalam menangani pasien dari kalangan eksekutif, pejabat, maupun masyarakat yang menginginkan layanan eksklusif.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran frontliner sebagai garda terdepan dan wajah rumah sakit yang secara langsung mempengaruhi pengalaman pasien.

Para peserta mendapatkan berbagai materi pelatihan yang mencakup dimensi teknis, etika, hingga personal branding, di antaranya:

  1. Pengenalan Klinik Eksekutif dan Nilai Layanan Prima oleh Ibu Nita Dwi Yuliani, S.Kep., Ns.
  2. Prosedur Pendaftaran dan Alur Layanan Pasien oleh Ibu Anastasia Novita Dewi Pujiastuti, S.Kep., Ns.
  3. Manajemen Emosi dan Empati oleh Ibu Yustina Tripriyanti, S.Kep., Ns.
  4. Etika dan Penampilan Front Liner oleh Saudara Matheus Arief Yudanto, SE.
  5. Kerahasiaan Data dan Etika Informasi Medis serta Komunikasi Efektif dengan Pasien oleh dr. Maria Silvia Merry, MSc, SpMK
  6. Penanganan Komplain dan Kepuasan Pelanggan oleh Anjar Pintosasi, A.Md.
  7. Beauty Class meliputi make-up oleh dr. Putri Risqy Septy Amelia dan tata rambut oleh Saudari Klara Santi Adiraharjo, MM.

Selain sesi ceramah, pelatihan ini juga dilengkapi dengan metode simulasi, role play, dan diskusi interaktif. Para peserta diajak untuk mempraktikkan secara langsung standar pelayanan front liner dalam berbagai skenario, sekaligus merumuskan rencana tindak lanjut untuk perbaikan pelayanan ke depan.

 

Dengan terlaksananya pelatihan ini, RS Panti Rapih berharap seluruh petugas frontliner Klinik Eksekutif dan MCU dapat meningkatkan kualitas pelayanan secara menyeluruh—mulai dari sikap, keterampilan komunikasi, hingga etika profesional. Pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan layanan prima yang sejalan dengan visi dan misi rumah sakit, serta menciptakan pengalaman pasien yang profesional, manusiawi, dan berkesan.

 

 

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Webinar Ngabuburit Inspiratif RS Panti Rapih: 199 Peserta dari Seluruh Indonesia Antusias Bahas Pelayanan Prima dan Strategi Komunikasi Rumah Sakit 5/5 (3)

Bagaimana rumah sakit dapat menjaga kepercayaan pasien  dan harapan pelayanan yang kian tinggi? Inilah pertanyaan besar yang menjadi pengantar dalam Webinar Ngabuburit Series Kelima bertajuk “Optimalisasi Pelayanan Prima Rumah Sakit dengan Komunikasi Efektif dan Strategi Penanganan Keluhan”, yang sukses digelar oleh Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih Yogyakarta pada Rabu, 26 Maret 2025 melalui platform Zoom Meeting.

Webinar ini menjadi salah satu momen reflektif di bulan Ramadan, menghadirkan diskusi hangat dan sarat ilmu praktis terkait upaya mewujudkan excellent service di rumah sakit. Webinar yang berlangsung sejak sore hari itu diikuti oleh 199 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Semarang, Bandung, Yogyakarta, Banyuwangi, Purwodadi, Jakarta, Bekasi, Wonogiri, Lampung, Banjar, Jember, Probolinggo, Depok, dan kota-kota lainnya.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, Direktur RS Panti Rapih Yogyakarta, yang menekankan pentingnya membangun budaya komunikasi positif dan responsif dalam menghadapi kebutuhan pasien yang semakin kompleks.

Webinar dipandu oleh Bapak Matheus Arief Yudanto, S.E. selaku moderator, dan menghadirkan dua narasumber kompeten:

  1. Maria Silvia Merry, Sp.MK., M.Sc., yang memaparkan tentang “Konsep Pelayanan Prima di Rumah Sakit dan Peran Komunikasi Efektif bagi Tenaga Kesehatan dan Staf Rumah Sakit”.
  2. Venanda Rian Chrismanto, yang mengupas tuntas “Strategi Dalam Menangani Komplain Pasien dengan Pendekatan Profesional dan Solutif.”

Kedua narasumber menyuguhkan materi berbobot namun aplikatif, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang interaktif, memperlihatkan antusiasme peserta dalam menyampaikan problematika dan solusi nyata di tempat kerja masing-masing.

Mengapa Webinar Ini Penting?

Topik komunikasi efektif dan penanganan keluhan bukan hanya pelengkap, tapi menjadi jantung dari sistem pelayanan kesehatan modern. Dalam situasi krisis, misalnya saat pasien merasa tidak puas atau mengalami miskomunikasi, keterampilan tenaga medis dalam menyampaikan empati, klarifikasi, dan solusi menjadi kunci keberhasilan pelayanan rumah sakit.

Dengan mengikuti webinar ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tapi juga dibekali strategi konkret dan relevan untuk diterapkan langsung di unit kerja mereka. Hal ini menjadi krusial dalam menciptakan rumah sakit yang humanis, profesional, dan berorientasi pada mutu pelayanan.

Dikemas dengan durasi yang efisien dan penuh makna, rangkaian webinar dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan sesi penyampaian materi, diskusi, serta ditutup dengan kesimpulan yang menekankan pentingnya kolaborasi antar lini rumah sakit dalam membangun komunikasi yang sehat.

RS Panti Rapih Yogyakarta berkomitmen untuk terus menyelenggarakan Ngabuburit Series sebagai ruang berbagi praktik terbaik (best practice) antar rumah sakit di seluruh Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana penguatan kapasitas SDM kesehatan dan peneguhan nilai-nilai pelayanan berbasis kasih, profesionalisme, dan inovasi.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating