Layanan Ambulans RS Panti Rapih: Siap Membantu dalam Berbagai Kebutuhan Medis 5/5 (3)

RS Panti Rapih menyediakan layanan ambulans dengan berbagai kategori untuk memenuhi kebutuhan pasien dan keluarga. Berikut adalah jenis layanan ambulans yang tersedia:

1. Ambulans Emergensi

Ambulans ini disiapkan khusus untuk menangani pasien dalam kondisi gawat darurat. Dilengkapi dengan peralatan medis canggih serta tenaga medis terlatih, ambulans emergensi siap memberikan pertolongan pertama sebelum pasien tiba di rumah sakit.
Hubungi IGD RS Panti Rapih: (0274) 552118

2. Ambulans Non-Emergensi

Ambulans ini ditujukan bagi pasien yang membutuhkan transportasi medis tanpa kondisi darurat, seperti pasien kontrol atau pasien yang akan pulang dari IGD maupun rawat inap. Layanan ini memberikan kenyamanan bagi pasien dan keluarga dalam perjalanan medis mereka.
Hubungi IGD RS Panti Rapih: (0274) 552118 (pasien pulang dari IGD)
Hubungi Rawat Jalan : (0274) 563333 est 1225 (untuk pasien kontrol, jam layanan pk 07.30 – 14.00 WIB, Senin – Sabtu)

3. Ambulans Jenazah

Ambulans ini diperuntukkan bagi pengantaran jenazah dari rumah sakit ke rumah duka atau tempat pemakaman. RS Panti Rapih bekerja sama dengan pihak ketiga untuk memastikan pelayanan yang profesional dan hormat kepada jenazah serta keluarga yang ditinggalkan.
Hubungi Kamar Jenazah RS Panti Rapih (Ruang St. Michael): (0274) 563333 ext 263 atau WA : 081325442193

Dengan layanan ambulans yang lengkap dan profesional, RS Panti Rapih berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pasien dan keluarga. Jangan ragu untuk menghubungi nomor yang tertera jika membutuhkan layanan ambulans sesuai kebutuhan Anda.

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi Staf di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta 5/5 (5)

Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi staf di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta diselenggarakan sebagai bagian dari komitmen universitas untuk meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan di lingkungan kampus. Pelatihan ini dilaksanakan oleh Tim Medis dari RS Panti Rapih yang terkenal akan keahlian dan profesionalismenya dalam bidang medis.

Pelatihan BHD bertujuan untuk membekali staf universitas dengan keterampilan dasar yang diperlukan untuk menangani keadaan darurat medis. Mengingat pentingnya waktu dalam penanganan keadaan darurat, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan staf untuk memberikan pertolongan pertama yang efektif sebelum tim medis profesional tiba di lokasi. Sasaran peserta dari pelatihan ini yaitu tenaga kependidikan Universitas Sanata Dharma. Pada hari pertama diikuti sebanyak 116 peserta dan hari kedua sebanyak 131 peserta.

Pelatihan berlangsung selama dua hari (22 – 23 Juli 2024) meliputi berbagai materi, mulai dari teori hingga praktik langsung. Pelatihan dimulai dengan pengenalan konsep dasar BHD, termasuk pentingnya memahami tanda-tanda vital dan bagaimana cara merespon situasi darurat seperti henti jantung mendadak dan dilatih untuk melakukan teknik resusitasi jantung paru (RJP). Setiap peserta mendapatkan kesempatan untuk berlatih secara langsung dengan menggunakan manekin medis yang disediakan oleh Tim Medis RS Panti Rapih.

Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelatihan. Banyak dari mereka yang menyadari betapa pentingnya memiliki pengetahuan dan keterampilan BHD dalam situasi darurat. Selain meningkatkan rasa percaya diri, pelatihan ini juga membangun kesadaran akan tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan di lingkungan kampus.

 

Penyelenggaraan pelatihan BHD ini juga memperkuat hubungan kerjasama antara Universitas Sanata Dharma dan RS Panti Rapih. Diharapkan, pelatihan serupa dapat rutin dilaksanakan untuk memastikan seluruh staf universitas memiliki kemampuan dan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat medis.

Dengan pelatihan ini, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta mengambil langkah proaktif dalam meningkatkan keselamatan dan kesiapsiagaan darurat di kampus. Dukungan dan keahlian dari Tim Medis RS Panti Rapih sangat berharga dalam menjadikan pelatihan ini sukses dan bermanfaat bagi seluruh peserta. Pelatihan BHD merupakan investasi penting bagi kesehatan dan keselamatan komunitas universitas secara keseluruhan.

 

Informasi terkait Pelatihan BHD :

Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian

WA : 0821-3333-7062

Waktu Pelayanan : Senin – Jumat pk 07.30 – 16.00 WIB

Hari Sabtu, Minggu dan Tanggal Merah Nasional tutup

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Bantuan Hidup Lanjut Tim Sekunder Kode Biru RS Panti Rapih 2024 5/5 (9)

Pelayanan resusitasi merupakan intervensi klinis yang krusial bagi pasien yang mengalami kejadian mengancam nyawa, seperti henti jantung atau paru. Dalam situasi darurat tersebut, tindakan cepat dan tepat berupa kompresi dada atau bantuan pernapasan dapat menjadi faktor penentu antara hidup dan mati pasien, serta membantu mencegah kerusakan jaringan otak. Keberhasilan resusitasi sangat bergantung pada intervensi kritikal seperti kecepatan pemberian bantuan hidup dasar, bantuan hidup lanjut yang akurat (kode biru), dan kecepatan melakukan defibrilasi.

Untuk memberikan intervensi yang kritikal dengan cepat, diperlukan peralatan medis terstandar, obat resusitasi, dan staf yang terlatih dengan baik. Bantuan hidup dasar harus dilakukan secepatnya saat tanda henti jantung-paru terdeteksi, dan proses bantuan hidup lanjut harus dimulai dalam waktu kurang dari 5 menit. Pelayanan resusitasi harus tersedia untuk semua pasien selama 24 jam setiap hari di seluruh area rumah sakit, termasuk peralatan medis dan staf terlatih (STARKES, 2022).

 

RS Panti Rapih berkomitmen untuk menjamin tersedianya pelayanan resusitasi di seluruh area rumah sakit selama 24 jam setiap harinya. Pelayanan kode biru di RS Panti Rapih harus berjalan sesuai dengan standar dengan kualitas yang optimal, baik dari segi petugas maupun sarana dan prasarana. Ketersediaan staf terlatih dengan kompetensi yang sesuai sangat membantu dalam menjamin kualitas pelayanan ini. Sebagai tim kode biru, petugas harus mampu melakukan tatalaksana resusitasi cardiac arrest, mulai dari mengenali cardiac arrest segera, memeriksa nadi, mengaktifkan sistem respons darurat, memulai siklus kompresi dan bantuan napas, serta menggunakan AED maupun defibrillator dan memberikan obat-obat lanjut. Untuk menjamin kompetensi tim kode biru, diperlukan pendidikan dan pelatihan rutin guna menjaga mutu layanan tim kode biru.

Berdasarkan latar belakang tersebut, sebagai upaya RS Panti Rapih untuk menjaga dan mempertahankan kontinuitas pelayanan resusitasi serta mutu layanan, Tim Kode Biru melaksanakan pelatihan Tim Sekunder Kode Biru. Pelatihan ini bertujuan untuk mereview kembali kemampuan Bantuan Hidup Lanjut bagi Tim Sekunder Kode Biru.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Direktur SDM & Umum RS Panti Rapih, dr. Dion Sulistyo, M.P.H, pada tanggal 11-12 Juni 2024 di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih Yogyakarta. Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan dapat melakukan Bantuan Hidup Lanjut di seluruh area RS Panti Rapih sebagai Tim Sekunder Kode Biru. Peserta pelatihan ini terdiri dari 35 perawat, bidan, dan dokter umum.

Pelatihan ini merupakan langkah penting dalam memastikan bahwa setiap pasien yang memerlukan resusitasi mendapatkan pelayanan terbaik yang sesuai dengan standar. Dengan adanya pelatihan ini, RS Panti Rapih berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien di seluruh area rumah sakit.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogykarta)

 

Mohon dapat memberikan rating