RS Panti Rapih Gelar Webinar Ngabuburit Series: Ungkap Inovasi Diagnostik Penyakit Jantung Lewat Teknologi MSCT Cardiac 5/5 (6)

Di tengah tingginya angka kematian akibat penyakit jantung di Indonesia, Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta menghadirkan edukasi publik yang inspiratif dan penuh manfaat melalui Webinar Ngabuburit Series Kedua bertajuk “Penegakan Diagnosis Penyakit Jantung Menggunakan Multislice Computed Tomography (MSCT) Cardiac”. Acara yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini sukses menarik perhatian 312 peserta dari berbagai penjuru Indonesia, mulai dari Aceh hingga Kupang.

Webinar ini menjadi bagian dari komitmen RS Panti Rapih untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta profesional medis tentang pentingnya deteksi dini dan diagnosis akurat penyakit jantung dengan pendekatan teknologi medis mutakhir. Tak hanya memberikan pengetahuan teoretis, webinar ini juga membuka ruang diskusi interaktif antara narasumber ahli dan peserta.

Webinar yang diselenggarakan pada hari Jumat, 14 Maret 2025 ini dibuka secara resmi oleh Direktur RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., yang menekankan pentingnya inovasi teknologi dalam mendiagnosis penyakit jantung secara non-invasif namun akurat. Acara kemudian dipandu oleh moderator Ibu Benidekta Rosi Emaningtyas, S.ST. Rad., yang mengarahkan jalannya diskusi dengan dinamis.

Webinar menghadirkan dua narasumber utama yang kompeten di bidangnya:

  1. dr. Y.F. Galuh Retno Anggraini, Sp.JP(K)
    Membawakan materi pertama tentang Aspek Medik dan Penegakan Diagnosis Penyakit Jantung, beliau menjelaskan bagaimana pendekatan berbasis evidence-based medicine saat ini sangat terbantu oleh teknologi pencitraan seperti MSCT Cardiac.
  2. Herman Yosef Setiawan Nugraha, S.ST.
    Mengulas Peran Radiografer Dalam Pemeriksaan MSCT Cardiac, ia menjabarkan proses teknis mulai dari persiapan pasien, teknik pengambilan gambar, hingga tahapan analisis pencitraan MSCT yang berperan vital dalam menghasilkan data diagnostik berkualitas tinggi.

Multislice Computed Tomography (MSCT) Cardiac merupakan teknologi pencitraan mutakhir yang memungkinkan visualisasi detail anatomi jantung secara cepat dan non-invasif. Pemeriksaan ini sangat efektif dalam mendeteksi penyempitan pembuluh darah koroner, plak, atau kelainan struktur jantung lainnya tanpa perlu prosedur kateterisasi yang invasif.

Dengan semakin berkembangnya jumlah pasien dengan keluhan kardiovaskular, pemanfaatan teknologi seperti MSCT menjadi semakin krusial, tidak hanya untuk penegakan diagnosis, tetapi juga untuk perencanaan terapi dan pemantauan lanjutan.

Peserta webinar berasal dari latar belakang yang beragam: dokter, radiografer, mahasiswa, dan tenaga kesehatan lainnya. Mereka datang dari lebih dari 20 kota di Indonesia, termasuk Yogyakarta, Surabaya, Jakarta, Bandung, Makassar, Banjarmasin, Ambon, hingga daerah-daerah terpencil seperti Tulungagung dan Kendal. Ini menunjukkan tingginya antusiasme terhadap tema kesehatan jantung dan teknologi medis terkini.

Mengapa Webinar Ini Penting?

Penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian nomor satu di Indonesia, dan kurangnya deteksi dini menjadi faktor penyebab utama. Webinar ini menjadi langkah nyata dalam upaya edukasi dan peningkatan kapasitas tenaga medis serta masyarakat umum dalam mengenali gejala, teknologi diagnosis, dan prosedur yang aman.

Lebih jauh lagi, webinar ini memperkuat posisi RS Panti Rapih sebagai fasilitas layanan kesehatan yang adaptif terhadap teknologi serta aktif dalam memberikan kontribusi ilmiah dan edukatif bagi komunitas medis nasional.

Setelah dua sesi pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab, di mana para peserta antusias menggali lebih dalam mengenai manfaat klinis MSCT Cardiac, tantangan teknis dalam pengambilan gambar, serta peran lintas profesi dalam mendukung diagnosa yang cepat dan tepat.

Acara ditutup dengan harapan bahwa kolaborasi lintas keilmuan seperti ini dapat terus dikembangkan, tidak hanya dalam konteks edukasi, tetapi juga dalam praktik layanan kesehatan sehari-hari.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Gelar Webinar Ngabuburit Series: Bahas Strategi Pengkodean Penyakit dan Tindakan untuk Kendali Mutu dan Biaya 5/5 (7)

Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap efisiensi dan akuntabilitas layanan kesehatan, Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih Yogyakarta menghadirkan solusi nyata melalui Webinar Ngabuburit Series Pertama yang bertajuk:
“Pengkodean Penyakit dan Tindakan untuk Kendali Mutu dan Kendali Biaya di Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan Lainnya.”

Webinar tema pertama ini diselenggarakan secara daring pada Rabu, 12 Maret 2025 dan berhasil menjaring 417 peserta dari berbagai kota di Indonesia dan luar negeri seperti Turki. Antusiasme peserta dari wilayah seperti Bandung, Jakarta, Bali, Deli Serdang, Sulawesi Selatan, hingga Kupang menunjukkan tingginya perhatian terhadap efisiensi layanan kesehatan berbasis data dan regulasi.

Kegiatan dibuka oleh Direktur RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM dalam pengelolaan data medis yang akurat dan sesuai standar nasional. Moderator acara, Bapak Suryo Nugroho, M.P.H., memandu jalannya diskusi dengan interaktif dan mendalam.

Sesi pertama menghadirkan narasumber Agung Dwi Saputro, S.K.M., MARS dengan topik “Pengkodean Penyakit dalam Meningkatkan Kendali Mutu Pelayanan Kesehatan dan Peran PMIK dalam Pengendalian Biaya”. Ia menggarisbawahi pentingnya peran Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK) dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data yang presisi.

Dilanjutkan sesi kedua oleh Ella Kristiantini Susan, A.Md.Perkes., S.Tr.RMIK, yang membawakan materi “Strategi Pengkodean Tindakan untuk Optimalisasi Kendali Biaya di Rumah Sakit”. Beliau menyoroti kebutuhan integrasi lintas profesi antara klinisi dan tim rekam medis dalam menyusun kode tindakan yang valid dan berdampak pada efisiensi anggaran.

Acara ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memperlihatkan semangat peserta dalam mencari solusi terbaik untuk praktik pengkodean yang sesuai dengan regulasi, efisien, dan bermutu.

Mengapa ini penting?
Dalam skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan sistem pembiayaan kesehatan yang semakin kompleks, pengkodean penyakit dan tindakan yang tepat bukan sekadar prosedural, melainkan strategis. Webinar ini menjadi langkah konkret RS Panti Rapih dalam mendukung upaya rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya agar tetap kompetitif dan berkelanjutan, tanpa mengorbankan mutu layanan.

Webinar ini merupakan bentuk nyata dari komitmen RS Panti Rapih untuk berbagi ilmu, memperkuat jejaring profesional, dan menjawab kebutuhan zaman: mutu layanan tinggi dengan biaya yang efisien.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan Hospital Nacional Guido Valadares (HNGV) Timor Leste ke RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (2)

Pada hari Selasa, 25 Maret 2025, RS Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan dari Hospital Nacional Guido Valadares (HNGV) Timor Leste sebanyak 10 orang. Acara ini berlangsung di Ruang Auditorium Kecil Gedung Borromeus, Instalasi Rawat Jalan Terpadu lantai 6.

Acara diawali dengan sambutan dari Direktur RS Panti Rapih dan perwakilan HNGV. Selanjutnya, dilakukan sesi pemberian kenang-kenangan, foto bersama, serta pemaparan Company Profile RS Panti Rapih oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H. Setelah itu, dr. Tan Liana Santosa menyampaikan materi terkait layanan farmasi, laboratorium, dan IGD. Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif dan hospital tour untuk memperkenalkan fasilitas serta sistem layanan di RS Panti Rapih.

 

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara RS Panti Rapih dan HNGV Timor Leste, serta berbagi pengalaman dan wawasan mengenai pengelolaan layanan kesehatan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan di kedua rumah sakit.

Kunjungan ini membuka peluang kerja sama antara RS Panti Rapih dan HNGV Timor Leste dalam pengembangan layanan kesehatan. Pertukaran informasi dan pengalaman yang terjadi dalam kunjungan ini diharapkan dapat membantu peningkatan kualitas layanan medis di kedua institusi. Selain itu, kunjungan ini juga menjadi wadah bagi tenaga medis untuk memperluas wawasan serta membangun jaringan profesional yang lebih luas.

 

Artikel ditulis oleh :
Anjar Pintosasi
(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Selenggarakan Pelatihan Troubleshooting AC VRV Daikin bagi Teknisi 5/5 (4)

Yogyakarta, 28 Februari 2025 – Sebanyak 20 orang teknisi RS Panti Rapih mengikuti Pelatihan Troubleshooting AC VRV Daikin yang berlangsung selama dua hari, 27-28 Februari 2025. Pelatihan ini diselenggarakan dengan dukungan dari PT Aneksa Meniti Karya dan bertempat di Auditorium Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, RS Panti Rapih Yogyakarta.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan para teknisi dalam menangani permasalahan serta melakukan perbaikan pada sistem pendingin udara VRV (Variable Refrigerant Volume) merk Daikin. Dengan pelatihan ini, diharapkan para teknisi semakin kompeten dalam memastikan sistem AC di lingkungan rumah sakit tetap berfungsi optimal demi kenyamanan pasien, tenaga medis, dan seluruh civitas RS Panti Rapih.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, Dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan pentingnya pemeliharaan sistem pendingin udara di rumah sakit sebagai bagian dari upaya menjaga kenyamanan dan keselamatan lingkungan kerja serta pelayanan bagi pasien.

 

Selanjutnya, Direktur Utama PT Aneksa Meniti Karya, Bapak Fx Feli Aneksa Wijaya, turut memberikan sambutan dan menyatakan komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas teknis di berbagai sektor, termasuk fasilitas kesehatan.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari PT Daikin, Bapak Heza Pratama, yang memberikan pemaparan mengenai Produk dan Sistem Kontrol VRV. Materi yang disampaikan mencakup prinsip kerja sistem VRV, metode troubleshooting, serta penerapan sistem kontrol yang efisien untuk meningkatkan performa dan umur pakai perangkat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Instalasi Sarana, Prasarana, dan Fasilitas RS Panti Rapih, Bapak Albertus Gunawan Setiyono, ST, yang mendukung penuh pelatihan ini sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas pemeliharaan fasilitas rumah sakit.

Sebagai penutup, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi teknisi RS Panti Rapih dalam menjaga sistem AC tetap optimal. Dengan keterampilan troubleshooting yang lebih baik, efisiensi operasional rumah sakit dapat ditingkatkan, serta kenyamanan pasien dan tenaga kesehatan tetap terjaga. Selain itu, sinergi antara RS Panti Rapih, PT Aneksa Meniti Karya, dan PT Daikin diharapkan dapat terus berlanjut untuk pengembangan sumber daya manusia dan perawatan fasilitas kesehatan di masa depan.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan Tim Pangruktilaya St. Pius X Karanganyar ke RS Panti Rapih Meningkatkan Pengetahuan tentang Pemulasaran Jenazah 5/5 (3)

Yogyakarta, 16 Januari 2025 – RS Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan dari Tim Pangruktilaya St. Pius X Karanganyar yang berjumlah 50 peserta pada hari Kamis, 16 Januari 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan pengetahuan tentang ruang lingkup pelayanan pemulasaran jenazah. Acara berlangsung di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur RS Panti Rapih Yogyakarta, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif kunjungan ini. Sambutan juga disampaikan oleh Bapak Antonius Slamet Gunanto, SKM, M.Kes, selaku Sekretaris DPPH Paroki Santo Pius X Karanganyar, yang menegaskan pentingnya kolaborasi antar institusi dalam pelayanan pastoral dan sosial.

 

Sebagai tanda silaturahmi, dilakukan penyerahan cinderamata antara kedua pihak dan sesi foto bersama seluruh peserta dan narasumber. Acara dilanjutkan dengan penyampaian profil RS Panti Rapih oleh Dr. Dr. Jodi Visnu, M.P.H.(Hosiptal Representative) yang memaparkan visi dan layanan unggulan rumah sakit.

Sesi utama diisi oleh Ibu Ch. Tri Yekti Susanti, A.Md. Kep., Kepala Sub Instalasi Pelayanan Pastoral dan Perawatan Jenazah RS Panti Rapih. Beliau memberikan materi edukatif mengenai proses pemulasaran jenazah secara profesional, termasuk aspek spiritual dan teknis yang melibatkan penghormatan terhadap jenazah. Sesi ini dilengkapi dengan diskusi interaktif yang memperkaya pemahaman peserta.

 

 

Sebagai penutup, peserta diajak untuk mengikuti hospital tour guna melihat langsung fasilitas kamar jenazah serta layanan lainnya di RS Panti Rapih.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Tim Pangruktilaya St. Pius X Karanganyar dan RS Panti Rapih. Bagi Tim Pangruktilaya, kegiatan ini menjadi peluang untuk meningkatkan kompetensi dalam pemulasaran jenazah dan mengaplikasikan pengetahuan tersebut di komunitas mereka. Sementara itu, RS Panti Rapih berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan dalam mendukung pelayanan pastoral dan sosial yang lebih baik.

Acara ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antar lembaga dapat menghasilkan manfaat yang luas bagi masyarakat, terutama dalam pelayanan berbasis nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan Mahasiswa Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan Universitas Esa Unggul ke RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (22)

Yogyakarta, 14 Januari 2025 – Sebanyak 59 mahasiswa Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Esa Unggul Jakarta, bersama 4 dosen pendamping, telah melaksanakan kunjungan ke RS Panti Rapih Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Lantai 6, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, dan menjadi salah satu rangkaian kegiatan akademik penting bagi mahasiswa.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa terkait penerapan manajemen informasi kesehatan di rumah sakit, khususnya implementasi Rekam Medis Elektronik (RME). Melalui kunjungan ini, mahasiswa dapat membandingkan hasil temuan di lapangan dengan teori yang telah dipelajari selama perkuliahan, sehingga mereka lebih memahami pengelolaan informasi kesehatan secara praktis.

Acara diawali dengan sambutan hangat dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan institusi pelayanan kesehatan. Selain Direktur Utama, juga hadir Direktur SDM dan Umum, dr. Dion Sulistyo, M.P.H. dan Direktur Medis, dr. Djati Prasodjo, Sp. Rad(K)RI, M.Sc.
Sambutan dilanjutkan oleh perwakilan dosen pendamping dari Universitas Esa Unggul Dr. Hosizah, SKM, M.K.M Ka. Prodi MIK, yang menyampaikan apresiasi atas kesempatan berharga ini.

Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H  (Hospital Representative)

Sebagai simbol hubungan baik antara kedua institusi, dilakukan serah terima cindera mata dan sesi foto bersama seluruh peserta. Setelah itu, mahasiswa diberikan pemahaman mendalam melalui pemaparan company profile RS Panti Rapih oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H (Hospital Representative).

Robertus Yogi Saputro, Ahli Madya Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (Kepala Instalasi Rekam Medis)

Thomas Dhani Eka Kurniawan, S. Kom (Kepala Instalasi Teknologi Informasi)

 

Pada sesi materi, mahasiswa mendapatkan wawasan praktis dari; Bapak Robertus Yogi Saputro, Ahli Madya Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (Kepala Instalasi Rekam Medis) dan Bapak Thomas Dhani Eka Kurniawan, S. Kom (Kepala Instalasi Teknologi Informasi) yang memaparkan implementasi Rekam Medis Elektronik.

Kegiatan ini diakhiri dengan hospital tour, di mana para peserta diajak mengamati secara langsung sistem teknologi informasi kesehatan yang diterapkan di RS Panti Rapih. Mahasiswa juga berkesempatan untuk berinteraksi dengan para profesional yang berperan dalam pengelolaan informasi kesehatan di rumah sakit.

RS Panti Rapih menyampaikan harapannya agar kunjungan ini mampu memperkaya wawasan mahasiswa dan menjadi inspirasi dalam membangun karier yang berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara dunia pendidikan dan institusi pelayanan kesehatan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap berkontribusi di dunia kerja.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Wajib Staf RS Panti Rapih Tahun 2024 5/5 (1)

Sehat untuk Semua: Meningkatkan Mutu dan Keselamatan Pasien melalui Pelatihan SDM Unggul

Rumah Sakit Panti Rapih berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan unggul. Sebagai salah satu upaya mewujudkan pelayanan kesehatan paripurna, RS Panti Rapih menyelenggarakan Pelatihan Wajib Staf Tahun 2024 yang diikuti oleh seluruh karyawan, outsourcing, dan tenant, dengan total peserta sebanyak 1.700 orangpada tanggal 11 – 13 Desember 2024 dan bertempat di Auditorium Gedung Rawat Jalan Terpadu RS Panti Rapih Yogyakarta.

Pelatihan ini merupakan implementasi dari visi RS Panti Rapih dalam mendukung derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya. Dengan mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kesadaran staf dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman, efektif, efisien, berorientasi pada pasien, serta terintegrasi dengan berbagai aspek keselamatan dan mutu layanan.

Pelatihan dilaksanakan dengan metode Blended Learning, yang terdiri dari:

  1. Pembelajaran Mandiri (Asinkronous Maya): Materi akan dibagikan satu minggu sebelum sesi tatap muka, yaitu pada tanggal 6–13 Desember 2024, untuk dipelajari secara mandiri.
  2. Diskusi dan Praktik Offline: Peserta akan hadir secara langsung untuk mendalami materi melalui diskusi dan praktik pada tanggal 11–13 Desember 2024.

Pelatihan ini mencakup materi-materi penting yang terbagi ke dalam beberapa stand, yaitu:

  • Stand K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja):
    Manajemen Fasilitas dan Alat Medis
    • Pencegahan Kebakaran
    • Hospital Disaster
    • Limbah B3
    • Manajemen Keselamatan
  • Stand WS (Early Warning System)
  • Stand BHD Awam  dan Medis (Bantuan Hidup Dasar bagi Non-Medis & Medis)Stand PPI (Pencegahan dan Pengendalian Infeksi)

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memahami dan mengimplementasikan program pendidikan staf berdasarkan informasi penting, seperti hasil pengukuran mutu, insiden keselamatan, manajemen fasilitas, serta layanan unggulan di RS Panti Rapih.

Sebagai institusi pelayanan kesehatan, RS Panti Rapih terus berupaya memberikan pelayanan prima dengan memperhatikan mutu dan keselamatan pasien. Pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas SDM agar siap menghadapi tantangan dalam pelayanan kesehatan modern.

Pelatihan Wajib Staf RS Panti Rapih Tahun 2024 diharapkan mampu menciptakan tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kebutuhan pasien, sehingga dapat mendukung visi RS Panti Rapih sebagai rumah sakit terpercaya di Yogyakarta.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Workshop Pelayanan Asuhan Kesehatan Gigi dan Mulut di RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (1)

Pada tanggal 8 Desember 2024, Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan Workshop Pelayanan Asuhan Kesehatan Gigi dan Mulut yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para Terapis Gigi dan Mulut dalam memberikan pelayanan yang optimal sesuai standar. Acara ini berlangsung di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan RS Panti Rapih, dihadiri oleh 15 peserta dari berbagai institusi kesehatan.

Workshop ini dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antarprofesi dalam memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang holistik dan berkelanjutan.

Terapis Gigi dan Mulut memiliki peran strategis dalam upaya promotif, preventif, serta kuratif sederhana. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 20 Tahun 2016 tentang Pelayanan Asuhan Kesehatan Gigi dan Mulut, yang mencakup proses pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Setiap proses ini perlu didokumentasikan dengan baik untuk memastikan kualitas pelayanan serta mendukung komunikasi antarprofesional.

Workshop menghadirkan narasumber berkompeten di bidangnya, yaitu:

  1. Ibu Filanti Kusuma Dewi, M.Tr.TGM (DPD PTGMI DIY / Poltekkes Kemenkes Yogyakarta)

Materi :

  • Konsep Pelayanan Asuhan Gigi dan Mulut
  • Praktik Implementasi Pelayanan Asuhan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Berbagai Kasus

  1. Ibu Sri Rahayu Sumarsih, S.ST (DPD PTGMI DIY / RSUD Wates Yogyakarta)

Materi :

  • Proses Pengkajian, Diagnosis, dan Perencanaan Asuhan
  • Proses Implementasi, Monitoring, Evaluasi, dan Dokumentasi
  • Praktik Implementasi Pelayanan Asuhan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Berbagai Kasus

Acara dipandu oleh moderator Ibu Bernadeth Dwi Wahyunani, S.Tr.Gz, RD, dari RS Panti Rapih Yogyakarta.

Melalui workshop ini, peserta diharapkan dapat:
a. Memahami manajemen pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut.
b. Memahami proses pengkajian, diagnosis, dan perencanaan asuhan kesehatan gigi dan mulut.
c. Memahami proses intervensi, evaluasi, dan dokumentasi asuhan kesehatan gigi dan mulut.
d. Mampu menerapkan pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut pada berbagai kasus.

Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa tenaga Terapis Gigi dan Mulut terus meningkatkan kompetensinya, sehingga mampu berperan aktif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

 

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Seminar dan Workshop “Strategi Membentuk Pribadi Smart, Berkarakter, dan Solutif” No ratings yet.

Yogyakarta, 30-31 Oktober 2024 – Dalam rangka mendukung transformasi kesehatan, khususnya pada pilar Transformasi Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan, Direktorat Keperawatan RS Santo Carolus Group, RS Santo Borromeus Group, dan RS Panti Rapih Group menyelenggarakan Seminar dan Workshop bertajuk “Strategi Membentuk Pribadi Smart, Berkarakter, dan Solutif.” Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di Ruang Pertemuan Syantikara, Yogyakarta, dengan melibatkan 73 peserta yang terdiri dari perawat dan bidan dari RS Santo Carolus Group, RS Santo Borromeus Group, dan RS Panti Rapih Group.

Transformasi pelayanan kesehatan mengharuskan SDM keperawatan tidak hanya menguasai hard skill, seperti kemampuan teknis berbasis Evidence-Based Nursing (EBN), tetapi juga soft skill yang mencakup kemampuan komunikasi cerdas, coaching, dan penerapan nilai-nilai spiritualitas CB melalui prinsip ICARE: Integrity, Compassion, Assurance, Respect, dan Embrace Innovation.

Seminar ini menghadirkan narasumber berkompeten di bidangnya, termasuk:

  1. Engeltrudis, CB, M.Kep (Direktur Keperawatan RS St. Carolus Jakarta)
  2. Riris Pardede, M.Kep (Kabid Keperawatan RS St. Carolus)
  3. Erni Sulistyowati, M.Kep  (Ketua Komite Keperawatan RS St. Carolus Jakarta)
  4. Lusia Dian Wahyu Winarti, M.Kep (Kasub Komite etik dan kredensial perawat RS St. Carolus Jakarta)
  5. Ika Tukan, CB., M.Kep ( Direktur Keperawatan RS. Santo Borromeus Bandung)
  6. Diana Chandra, S.Kep (Kabid Keperawatan RS. Santo Borromeus Bandung)
  7. Elisabeth Novilia Abri, S.Kep (Kabid Keperawatan RS. Santo Borromeus Bandung)
  8. Nanis Sri Sutatik, S.Kep., Ners.,M.Kep (Ketua Komite Keperawatan RS Santo Borromeus Bandung)
  9. Constansia Sri Harjanti, CB.,M.Kep. (Direktur Keperawatan RS. Panti Rapih Yogyakarta)
  10. Valentina Rina Hernani. S.Kep.Ners. (Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan SDM Keperawatan RS. Panti Rapih Yogyakarta)
  11. Martha Sihaloho CB., S.Kep.,Ners., M.Kep. (Wadir Keperawatan RS. Elisabeth Ganjuran,)
  12. Bektiwahyuni, SKp. (Ketua Komite Keperawatan RS Santo  Carolus Sumarekon Jakarta)
  13. Anna Atlantika, SKp. (Kepala Departemen Keperawatan RS Santo  Carolus Sumarekon Jakarta)

Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk perawat dan bidan menjadi pribadi yang smart, berkarakter, dan solutif dalam melaksanakan praktik keperawatan profesional. Peserta diharapkan mampu:

  • Mengembangkan kompetensi komunikasi cerdas berbasis ICARE.
  • Mengimplementasikan coaching sebagai strategi profesional dalam pelayanan kesehatan.
  • Menanamkan spiritualitas CB untuk mendukung mutu pelayanan keperawatan.

Dalam sambutannya, Sr. Constansia Sri Harjanti, CB, M.Kep menyampaikan, “Perawat dan bidan tidak hanya bertugas memberikan asuhan langsung, tetapi juga berperan dalam interaksi dan edukasi kepada pasien serta keluarganya. Seminar ini membantu kita membangun budaya organisasi yang berkarakter dan berbasis nilai-nilai spiritualitas CB.”

Melalui workshop ini, peserta juga diajak untuk memperkuat pemahaman bersama terkait standar etika, komunikasi efektif, dan budaya organisasi, guna memberikan pelayanan keperawatan yang holistik dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Dengan kegiatan ini, diharapkan setiap peserta dapat menjadi pionir dalam mempraktikkan coaching dan membangun komunikasi yang solutif di unit kerja masing-masing, sejalan dengan visi transformasi kesehatan nasional.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Pengkodean Diagnosi Penyakit & Tindakan Bagi Tenaga Koder di FKRTL Dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional 5/5 (5)

Yogyakarta, 2-5 Desember 2024 – Dalam rangka mendukung optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang telah menjadi bagian penting dari reformasi sistem pembiayaan kesehatan di Indonesia sejak 1 Januari 2014, RS Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan Pelatihan Pengkodean Diagnosis Penyakit dan Tindakan bagi Tenaga Koder di FKRTL. Pelatihan ini dilaksanakan secara luring di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, RS Panti Rapih Yogyakarta, pada tanggal 2-5 Desember 2024.

Pelatihan ini dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, dilanjutkan foto bersama dan adanya pemaparan company profile oleh . dr. Jodi Visnu, M.P.H (Hospital Representative). Pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta yang merupakan tenaga koder dari berbagai fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL) di seluruh Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga koder dalam melakukan kodifikasi diagnosis dan tindakan sesuai dengan standar ICD-10 Tahun 2010 dan ICD-9CM Tahun 2010. Dengan kemampuan yang baik dan seragam, diharapkan pengkodean dapat dilakukan dengan lebih akurat, sehingga mendukung kelancaran proses pengajuan klaim pada sistem pembayaran INA-CBG dalam Program JKN.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam dan meningkatkan kemampuan tenaga koder dalam:

  1. Kodifikasi diagnosis dan tindakan secara akurat dan sesuai standar.
  2. Meningkatkan efisiensi penggunaan aplikasi e-klaim dalam proses pengajuan klaim JKN.
  3. Mencegah terjadinya dispute atau klaim tertunda yang dapat berdampak pada pembayaran dari BPJS Kesehatan ke FKRTL.

Metode pelatihan terdiri dari ceramah, diskusi, simulasi, praktik lapangan, serta roleplay.

Agenda Pelatihan

Hari Pertama:

  • Building Learning Commitment/BLC disampaikan oleh Ibu Asri Wulandadari, MARS (Pengendali Pelatihan RS Panti Rapih)
  • Kebijakan Program Jaminan Kesehatan Nasional oleh dr Novi Indah, A.AK(BPJS)
  • Kebijakan Rekam Medis Elektronik oleh Bapak Suryo Nugroho, MPH (RS Panti Rapih)
  • Kode Etik Perekam Medis (PMK55 Tahun 2013) oleh Bapak Suryo Nugroho, MPH (RS Panti Rapih)

 

Hari Kedua:

  • Refleksi oleh Ibu Asri Wulandadari, MARS (Pengendali Pelatihan RS Panti Rapih)
  • Analisis Rekam Medis Sebagai Dasar Pengajuan Klaim JKN oleh Bapak Kayun Kasmidi, A..Md.PK, SKM (P2JK Kemenkes)
  • Kodifikasi penyakit dengan masalah kesehatan lainnya sesuai dengan ICD 10 Tahun 2010 JKN oleh Bapak Kayun Kasmidi, A..Md.PK, SKM (P2JK Kemenkes)

Hari Ketiga:

  • Refleksi oleh Ibu Asri Wulandadari, MARS (Pengendali Pelatihan RS Panti Rapih)
  • Kodifikasi penyakit dengan masalah kesehatan lainnya sesuai dengan ICD 10 Tahun 2010 JKN oleh Bapak Kayun Kasmidi, A..Md.PK, SKM (P2JK Kemenkes)
  • Kodifikasi tindakan sesuai dengan ICD9CM Tahun 2010 oleh Bapak Kayun Kasmidi, A..Md.PK, SKM (P2JK Kemenkes)
  • Input data dan troubleshooting Pada aplikasi E-klaim oleh Bapak Sugiharto, A.Md.PK, SKM, MH.MKM (RSUP Dr. Kariadi Semarang/DPP PORMIKI)

Hari Keempat:

  • Refleksi oleh Ibu Asri Wulandadari, MARS (Pengendali Pelatihan RS Panti Rapih)
  • Analisis data klaim oleh Bapak Sugiharto, A.Md.PK, SKM, MH.MKM (RSUP Dr. Kariadi Semarang/DPP PORMIKI)
  • Rencana Tindak Lanjut(RTL) oleh Ibu Asri Wulandadari, MARS (Pengendali Pelatihan RS Panti Rapih)

RS Panti Rapih berharap pelatihan ini dapat memberikan dampak positif bagi para peserta, yaitu:

  1. Meningkatkan Kompetensi: Peserta mampu melakukan pengkodean diagnosis dan tindakan secara profesional dan akurat, sehingga mendukung efisiensi layanan kesehatan.
  2. Harmonisasi Kemampuan: Tenaga koder di seluruh FKRTL memiliki kemampuan dan kompetensi yang seragam.
  3. Dukungan bagi JKN: Pelatihan ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan Program JKN yang lebih baik.

RS Panti Rapih juga berharap kegiatan ini menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan memperkuat peran FKRTL sebagai mitra BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Staff Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating