Kunjungan Rumah Sakit Nasional Guido Valadares (HNGV) Timor Leste ke RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (3)

Yogyakarta, 13 Mei 2025 – RS Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan istimewa dari Guido Valadares National Hospital (HNGV) Timor Leste, yang dilaksanakan pada Selasa, 13 Mei 2025 bertempat di Auditorium Lantai 6, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih. Rombongan yang berjumlah 10 orang ini datang dengan semangat belajar dan berbagi, khususnya dalam bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Keuangan Rumah Sakit.

Kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan dan mengadopsi praktik-praktik terbaik yang diterapkan di RS Panti Rapih, meliputi:

  • Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan tenaga kerja rumah sakit.
  • Mengadaptasi kebijakan manajerial yang relevan dan bisa diimplementasikan di HNGV.
  • Mengetahui model pembiayaan dan sistem pengelolaan keuangan rumah sakit.
  • Mendalami penerapan penganggaran, pengelolaan pendapatan, dan pengeluaran rumah sakit.

 

 

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., yang menyampaikan pentingnya pertukaran ilmu dan kolaborasi antar institusi pelayanan kesehatan lintas negara. Dari pihak HNGV, sambutan disampaikan oleh Ibu Evalija das Dores Fernandes, selaku Kepala Unit SDM dan Ketua Tim Delegasi, yang menyampaikan apresiasi atas penerimaan dan kesempatan berbagi pengalaman di RS Panti Rapih.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan dari Direktur Utama RS Panti Rapih kepada perwakilan delegasi, disusul dengan foto bersama sebagai simbol persahabatan dan sinergi antar institusi.

Dalam rangkaian kegiatan, peserta kunjungan mendapatkan pemaparan menarik dan informatif:

Penyampaian Company Profile oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H., yang memberikan gambaran umum dan keunggulan layanan RS Panti Rapih.

Materi Pengelolaan SDM disampaikan oleh Ibu Wahyu Widjajanti Rahaju, SKM, selaku Kepala Bidang SDM, yang memaparkan strategi pengembangan tenaga kerja dan manajemen sumber daya manusia rumah sakit.

Materi Pengelolaan Keuangan disampaikan oleh Bapak Aemilianus Yollan Permana, M.M.Ak., Staf Khusus Direktur Keuangan I, yang menjelaskan sistem penganggaran, pembiayaan operasional, serta manajemen kas di lingkungan RS Panti Rapih.

Diskusi interaktif pun berlangsung aktif dalam sesi tanya jawab yang dipandu dengan semangat keterbukaan dan keingintahuan yang tinggi dari kedua belah pihak.

Acara kunjungan diakhiri dengan hospital tour ke beberapa unit unggulan di RS Panti Rapih, termasuk unit SDM dan Keuangan, sebagai tindak lanjut dari pembelajaran yang telah disampaikan.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara RS Panti Rapih Yogyakarta dan Guido Valadares National Hospital Timor Leste, serta menjadi awal dari kerjasama jangka panjang di bidang manajemen rumah sakit, peningkatan kualitas pelayanan, dan pertukaran profesional. Kedua belah pihak berharap, hasil dari kunjungan ini dapat diimplementasikan untuk meningkatkan mutu dan efisiensi pelayanan kesehatan di masing-masing institusi.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan RS Elisabeth Ganjuran ke RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (3)

Pada hari Sabtu, 3 Mei 2025, RS Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan kehormatan dari RS Elisabeth Ganjuran yang diwakili oleh 7 orang peserta. Acara yang berlangsung di Ruang Antonius Lantai 2 ini turut dihadiri oleh tamu istimewa, Marsekal Pertama TNI dr. Djunadi MS., Sp.KP, selaku Direktur PT. Sinar Roda Utama Jakarta.


Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Nainggolan, M.Kes., yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini sebagai bentuk sinergi antarlembaga pelayanan kesehatan Katolik dalam semangat persaudaraan dan peningkatan mutu layanan.

Selanjutnya, dr. Tandean Arif Wibowo, M.P.H., selaku Direktur Utama RS Elisabeth Ganjuran, memberikan sambutan balasan yang menyatakan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari RS Panti Rapih, serta harapan besar untuk menjalin kerja sama jangka panjang yang produktif.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama sebagai tanda kenangan dan penghormatan atas pertemuan ini.

Kemudian, dr. Tandean memaparkan rencana pembangunan Gedung Hemodialisa RS Elisabeth Ganjuran, yang ditujukan untuk meningkatkan layanan terapi ginjal bagi masyarakat di wilayah Bantul dan sekitarnya. Paparan ini menjadi awal diskusi yang sangat konstruktif mengenai tantangan, peluang, dan standar mutu layanan Hemodialisa.

 

Paparan dilanjutkan oleh Bapak  Agustinus Dalmasius, S.Kep., Ns., selaku Penanggung Jawab Fasilitas dan Mutu Instalasi Hemodialisa RS Panti Rapih. Dalam presentasinya, beliau menjelaskan proses operasional, sistem mutu, serta pendekatan humanis dalam pelayanan pasien HD yang selama ini menjadi ciri khas RS Panti Rapih.

Acara kemudian memasuki sesi tanya jawab dan diskusi interaktif, di mana kedua belah pihak saling bertukar wawasan dan pengalaman untuk saling memperkaya pengelolaan layanan Hemodialisa.

Sebagai penutup, rombongan diajak untuk melakukan kunjungan langsung ke Instalasi Hemodialisa RS Panti Rapih, guna melihat lebih dekat sistem kerja, tata ruang, serta interaksi layanan yang diberikan kepada pasien.

Harapan dari Kegiatan Ini:

Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kemitraan strategis antara RS Elisabeth Ganjuran dan RS Panti Rapih, khususnya dalam bidang pengembangan layanan Hemodialisa. Kedua institusi sepakat bahwa kolaborasi antar rumah sakit  sangat penting untuk memperkuat jaringan pelayanan kesehatan yang unggul, inklusif, dan berorientasi pada mutu serta kasih dalam pelayanan.

Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar, tidak hanya bagi kedua rumah sakit, tetapi juga bagi masyarakat luas yang dilayani.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Workshop Kolaborasi Asuhan Gigi dan Mulut: Penanganan Perdarahan pada Dental Emergency No ratings yet.

Yogyakarta, 1 Mei 2025 – Rumah Sakit Panti Rapih kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui penyelenggaraan Workshop Kolaborasi Asuhan Gigi dan Mulut dengan topik fokus: “Perdarahan pada Dental Emergency.” Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis, 1 Mei 2025, pukul 08.00 – 15.00 WIB, bertempat di Ruang Auditorium Lantai 6 Gedung Borromeus RS Panti Rapih.

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari sistem kesehatan yang berkontribusi besar terhadap kualitas hidup masyarakat. Dalam praktiknya, tenaga kesehatan gigi dan mulut kerap dihadapkan pada kondisi kegawatdaruratan, salah satunya adalah perdarahan, baik akibat pencabutan gigi, trauma, maupun gangguan koagulasi.

Perdarahan dalam konteks dental emergency tidak hanya memerlukan ketangkasan teknis, namun juga pemahaman yang mendalam terhadap etiologi, mekanisme, serta risiko komplikasi yang mungkin timbul. Oleh karena itu, pelatihan yang terstruktur dan kolaboratif sangat diperlukan untuk membekali para tenaga medis dengan keterampilan klinis yang memadai.

Workshop ini bertujuan untuk:

  • Meningkatkan kompetensi terapis gigi dan mulut dalam menangani kasus perdarahan pada dental emergency.
  • Menyediakan pemahaman teoretis dan keterampilan praktis bagi peserta dalam manajemen perdarahan gigi dan mulut.
  • Memperkuat kolaborasi lintas profesi dalam pelayanan asuhan gigi dan mulut yang bersifat kegawatdaruratan.

Peserta workshop berjumlah 60 orang, terdiri dari:

  • Terapis Gigi dan Mulut dari puskesmas, rumah sakit, klinik, dan praktik mandiri.
  • Dokter Gigi dan Dokter Gigi Spesialis.
  • Mahasiswa atau lulusan baru dari program studi Terapis Gigi dan Mulut yang ingin meningkatkan keterampilan klinis mereka.

 

Rangkaian Acara dan Materi

Acara ini dibuka secara resmi oleh dr. Maria Stephani Nainggolan, M.Kes, selaku Direktur RS Panti Rapih. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi materi yang dibawakan oleh narasumber ahli di bidang kedokteran gigi dan asuhan kesehatan:

  • Mekanisme, Penyebab, dan Jenis-Jenis Perdarahan dalam Dental Emergency
    drg. M. Bakhrul Lutfianto, Sp.BMM
  • Penatalaksanaan dan Pencegahan Komplikasi Perdarahan
    drg. Agus Sri Gunarto, Sp.BM
  • Pelayanan dan Asuhan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Perdarahan Dental Emergency
    Sri Rahayu Sumarsih, S.S.
  • Studi Kasus dan Praktik Klinis: Perdarahan pada Dental Emergency
    Tim Pemateri: drg. M. Bakhrul Lutfianto, Sp.BMM, drg. Agus Sri Gunarto, Sp.BM, Sri Rahayu Sumarsih, S.ST

Melalui workshop ini, diharapkan peserta dapat:

  • Menguasai keterampilan klinis terkini dalam menangani perdarahan akut di area gigi dan mulut secara profesional.
  • Meningkatkan koordinasi antar tenaga kesehatan dalam menangani kasus dental emergency.
  • Memberikan pelayanan yang lebih aman, cepat, dan tepat bagi pasien yang mengalami kondisi darurat di bidang kedokteran gigi.
  • Menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut di institusi masing-masing.

 

Workshop ini menjadi bagian dari komitmen RS Panti Rapih dalam memperkuat kapasitas tenaga kesehatan melalui pendekatan kolaboratif, edukatif, dan aplikatif, demi terwujudnya layanan gigi dan mulut yang berkualitas, berkesinambungan, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan Politeknik Rukun Abdi Luhur Kudus ke RS Panti Rapih: Perkuat Pemahaman Mahasiswa tentang Rekam Medis Elektronik 5/5 (8)

Yogyakarta, 30 April 2025 – RS Panti Rapih dengan hangat menyambut kunjungan lapangan dari mahasiswa Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Politeknik Rukun Abdi Luhur Kudus di Ruang Auditorium Besar Gedung Borromeus, Instalasi Rawat Jalan Terpadu lantai 6. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB ini diikuti oleh 25–30 mahasiswa bersama 5 dosen pembimbing dalam rangkaian kegiatan akademik semester genap tahun ajaran 2024/2025.

 

 

Acara diawali dengan sambutan dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Nainggolan, M.Kes, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara institusi pelayanan kesehatan dan institusi pendidikan dalam mencetak tenaga kesehatan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi era digitalisasi layanan kesehatan. Sambutan dari pihak kampus disampaikan oleh dr. Rano Indradi Sudra, M.Kes., M.Kom, yang menyampaikan apresiasi atas keterbukaan RS Panti Rapih dalam berbagi ilmu dan praktik terbaik di bidang rekam medis elektronik.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan antara kedua institusi sebagai simbol kemitraan yang baik, diikuti dengan sesi foto bersama.

Peserta kemudian menerima paparan company profile RS Panti Rapih yang disampaikan oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H., yang memperkenalkan sejarah, nilai-nilai pelayanan, serta inovasi yang telah dilakukan rumah sakit dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan modern.

Materi utama mengenai implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) disampaikan oleh dua narasumber utama dari RS Panti Rapih:

Robertus Yogi Saputro, Ahli Madya Rekam Medis dan Informasi Kesehatan sekaligus Kepala Instalasi Rekam Medik, dan

Thomas Dhani Eka Kurniawan, S.Kom, Kepala Instalasi Teknologi Informasi.

Keduanya memberikan gambaran mendalam tentang integrasi sistem informasi kesehatan, tantangan dalam digitalisasi dokumen medis, serta strategi pengelolaan data pasien secara efisien dan aman. Sesi ini berlangsung interaktif dengan diskusi dan tanya jawab yang menggugah antusiasme mahasiswa.

Sebagai penutup, seluruh peserta diajak mengikuti hospital tour untuk melihat langsung operasional rumah sakit, khususnya bagaimana sistem RME diterapkan di berbagai unit layanan.

Dari kunjungan ini, diharapkan terjalin kerja sama berkelanjutan antara RS Panti Rapih dan Politeknik Rukun Abdi Luhur Kudus, baik dalam bentuk kunjungan edukatif, program magang, maupun riset bersama di masa depan. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi wahana penting untuk memperkuat pemahaman praktis terhadap teori yang telah mereka pelajari, serta menjadi inspirasi untuk terus berkembang sebagai tenaga profesional di bidang rekam medis dan teknologi informasi kesehatan.

Sementara itu, bagi RS Panti Rapih, kehadiran mahasiswa ini merupakan bentuk kontribusi rumah sakit dalam pendidikan dan pengembangan SDM kesehatan, sekaligus upaya memperkenalkan standar mutu pelayanan berbasis teknologi yang menjadi bagian dari transformasi digital rumah sakit.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Pengkodean Diagnosis Penyakit dan Tindakan bagi Tenaga Koder di FKRTL dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional 5/5 (3)

Yogyakarta, 21–24 April 2025 — Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan menyelenggarakan Pelatihan Pengkodean Diagnosis Penyakit dan Tindakan bagi Tenaga Koder dari berbagai fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL) mitra BPJS Kesehatan.

Kegiatan pelatihan yang berlangsung selama empat hari ini secara resmi dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., dan diikuti oleh 30 peserta dari rumah sakit yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Peserta berasal dari beragam institusi, antara lain: RSU Kasih Ibu Purworejo, RS Panti Secanti, RS Maria Regina, Mayapada Hospital Surabaya, RSUD Wates, RS Bhayangkara Tk.II Jayapura, RS Mata “Dr. YAP” Yogyakarta, RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, RS Universitas Islam Indonesia, RSUD Kabupaten Kediri, RS Universitas Mataram, RSUD Bukit Menoreh, RS Islam Yatofa NTB, dan RS Suaka Insani Banjarmasin.

Meningkatkan Kompetensi Koder untuk Sistem Klaim JKN yang Andal

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi teknis tenaga koder dan verifikator dalam melakukan pengkodean diagnosis dan tindakan medis sesuai standar ICD-10 dan ICD-9 CM, yang digunakan dalam sistem klaim INA-CBG dan e-Klaim milik BPJS Kesehatan. Peserta merupakan profesional kesehatan dengan latar belakang pendidikan minimal D3 Kesehatan (diutamakan D3 Rekam Medik) dan pengalaman kerja minimal enam bulan.

Metode Pembelajaran Interaktif dan Aplikatif

Diselenggarakan secara luring di Auditorium Lantai 6 RS Panti Rapih, pelatihan ini menggunakan pendekatan workshop interaktif, menggabungkan metode ceramah pakar, studi kasus, diskusi kelompok, praktik langsung, dan roleplay.

Topik dan Narasumber Unggulan

Materi pelatihan mencakup:

Kebijakan JKN dan sistem rekam medis elektronik

Etika profesi perekam medis

Teknik kodifikasi diagnosis dan tindakan (ICD-10 dan ICD-9 CM)

Pemanfaatan aplikasi e-Klaim dan troubleshooting

Analisis data klaim dan evaluasi mutu

Pencegahan fraud dan penguatan integritas dalam sistem JKN

Para narasumber berasal dari berbagai institusi kredibel, antara lain:

Gandhi Agusniadi, SE (P2JK Kemenkes): Teknik kodifikasi ICD-10

Sugiharto, SKM., MH.MKM (RSUP dr. Kariadi): Kodifikasi tindakan dan e-Klaim

Suryo Nugroho, MPH (RS Panti Rapih): Kebijakan rekam medis elektronik dan kode etik

Paulus Subiyanto, Ph.D: Integritas dan pencegahan fraud dalam JKN

Rano Indradi Sudra, M.Kes: Analisis data klaim untuk peningkatan mutu

 

Komitmen terhadap Transparansi dan Efisiensi Sistem JKN

Salah satu tantangan signifikan dalam implementasi JKN adalah masih tingginya angka klaim yang ditolak akibat kesalahan pengkodean diagnosis dan tindakan. Selain berdampak secara finansial, kondisi ini turut memperlambat pelayanan kepada pasien. Bahkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong standarisasi kompetensi tenaga koder sebagai langkah penting dalam mencegah potensi fraud di sistem JKN.

Melalui pelatihan ini, RS Panti Rapih berharap dapat meningkatkan akurasi dan keseragaman kode yang digunakan oleh rumah sakit mitra BPJS, sehingga proses klaim menjadi lebih efisien, transparan, dan akuntabel.

RS Panti Rapih: Pusat Pembelajaran dan Penguatan Kapasitas Kesehatan Nasional

Sebagai rumah sakit rujukan nasional yang mengedepankan kualitas dan integritas, RS Panti Rapih berkomitmen menjadikan pelatihan ini sebagai bagian dari kontribusi nyata untuk reformasi sistem kesehatan nasional. Ke depan, RS Panti Rapih bertekad menjadi pusat unggulan dalam pelatihan teknis rekam medis dan pengelolaan klaim JKN.

Setiap peserta menerima modul pelatihan, sertifikat resmi, serta perlengkapan pelatihan berupa kaos, tas, dan tumbler sebagai bentuk apresiasi atas komitmen mereka.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan terbentuk jaringan tenaga koder yang kompeten, profesional, dan berintegritas tinggi dalam mendukung keberlanjutan program JKN yang berkeadilan dan bebas fraud demi pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Webinar Ngabuburit Series Ketujuh RS Panti Rapih Yogyakarta: Strategi Diagnosis dan Terapi Kawasaki Disease di Fasilitas Kesehatan No ratings yet.

Yogyakarta, 11 April 2025 – Dalam rangka meningkatkan kompetensi tenaga medis terhadap penyakit Kawasaki Disease (KD), RS Panti Rapih Yogyakarta sukses menyelenggarakan Webinar Ngabuburit Series ke-7 bertajuk “Strategi Penegakan Diagnosis dan Terapi Kawasaki Disease di Fasilitas Pelayanan Kesehatan” yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Acara ini merupakan bagian dari program edukatif Ramadhan untuk tenaga kesehatan.

Webinar edukatif yang membahas strategi diagnosis dan terapi penyakit Kawasaki, vasculitis sistemik yang berisiko menyebabkan komplikasi serius pada arteri koroner anak. Diselenggarakan oleh RS Panti Rapih Yogyakarta dan diikuti oleh 68 peserta tenaga kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia seperti Jakarta, Yogyakarta, Tegal, dan lainnya.

Tujuan dari webinar ini Untuk meningkatkan pemahaman klinis dan keterampilan praktis tenaga medis dalam mendiagnosis dan menangani Kawasaki Disease secara tepat, guna mencegah komplikasi kardiovaskular jangka panjang pada anak-anak.

Acara dibuka oleh dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., Direktur RS Panti Rapih, dipandu oleh moderator Firsta Ayuningtyas, S.Kep., Ns., dan menghadirkan dua narasumber ahli:

  1. Galuh Martin Maytasari, M.Sc., Sp.Amenyampaikan materi tentang pengertian, penanganan awal, serta strategi diagnosis dan terapi KD.
  2. Rosalina Eka Dianastuti, S.Kep., Ns. memaparkan tantangan dan solusi dalam penatalaksanaan KD di lapangan.

Webinar ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang memberikan ruang diskusi antara peserta dan narasumber mengenai kasus-kasus kompleks KD yang sering ditemukan di fasilitas kesehatan.

Webinar ini mempertegas pentingnya deteksi dini Kawasaki Disease dalam kurun waktu 10 hari sejak onset demam, serta penggunaan terapi IVIG dosis tinggi dan kortikosteroid untuk pasien berisiko tinggi, sebagaimana ditekankan dalam studi-studi klinis terkini (McCrindle et al., 2017; Tremoulet et al., 2021). Edukasi ini krusial untuk menurunkan angka komplikasi kardiovaskular dan meningkatkan standar pelayanan anak di berbagai tingkat fasilitas kesehatan di Indonesia.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Webinar Ngabuburit RS Panti Rapih: Kupas Tuntas Manajemen Triase IGD 5/5 (1)

Apa jadinya jika pasien kritis terlambat ditangani karena salah sistem? Di tengah hiruk pikuk Instalasi Gawat Darurat (IGD), satu keputusan cepat bisa menjadi pembeda antara hidup dan mati. Inilah urgensi yang diangkat dalam Webinar Ngabuburit Series ke-6 bertajuk “Manajemen Triase IGD”, diselenggarakan oleh Instalasai Pendidikaan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih Yogyakarta secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu, 9 April 2025.

Acara dibuka oleh Direktur RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., dan dipandu oleh Anidya Ismi Yudistya Fajri, S.Kep.,Ns. sebagai moderator. Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang membuka ruang refleksi atas tantangan lapangan, mulai dari keterbatasan sumber daya, koordinasi tim IGD, hingga integrasi triase bencana saat terjadi insiden massal.

Webinar edukatif ini menghadirkan dua narasumber berkompeten yang membedah tuntas seluk-beluk sistem triase:

  1. Bapak Antonius Suryanta Nugraha, S.Kep., Ns., membawakan materi tentang konsep, prinsip, dan regulasi sistem triase IGD serta penerapan triase bencana di situasi darurat massal.
  2. dr. David Budi Wibowo menjelaskan strategi implementasi triase yang efisien dan peningkatan kualitas layanan kegawatdaruratan.

Sebanyak 124 peserta dari berbagai wilayah Indonesia – mulai dari Magelang, Yogyakarta, Jayapura, Cilacap, Surabaya, Semarang, Bali, hingga Palangkaraya – ikut ambil bagian dalam sesi yang berlangsung penuh antusiasme. Peserta terdiri dari tenaga kesehatan, manajer rumah sakit, hingga mahasiswa keperawatan dan kedokteran.

Triase adalah penyaring awal keselamatan pasien di IGD. Sesuai Permenkes No. 47 Tahun 2018 dan Permenkes No. 4 Tahun 2018, triase wajib dilakukan secara sistematis, terstandarisasi, dan adaptif terhadap kondisi bencana. Webinar ini memperkuat pemahaman bahwa sistem triase yang tepat bukan hanya urusan prosedur, melainkan soal kesigapan menyelamatkan nyawa.

Webinar ini bukan sekadar forum edukatif, tetapi menjadi tonggak penting peningkatan kapasitas SDM kesehatan Indonesia dalam menghadapi kondisi darurat. Pemahaman dan keterampilan dalam manajemen triase tidak hanya menyelamatkan satu nyawa—tetapi mengatur prioritas keselamatan ratusan orang dalam kondisi krisis.

RS Panti Rapih menunjukkan komitmennya sebagai garda terdepan pengembangan kompetensi tenaga kesehatan, sekaligus menggugah rumah sakit di seluruh Indonesia untuk mengevaluasi dan memperkuat sistem triase mereka.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Webinar Ngabuburit Inspiratif RS Panti Rapih: 199 Peserta dari Seluruh Indonesia Antusias Bahas Pelayanan Prima dan Strategi Komunikasi Rumah Sakit 5/5 (3)

Bagaimana rumah sakit dapat menjaga kepercayaan pasien  dan harapan pelayanan yang kian tinggi? Inilah pertanyaan besar yang menjadi pengantar dalam Webinar Ngabuburit Series Kelima bertajuk “Optimalisasi Pelayanan Prima Rumah Sakit dengan Komunikasi Efektif dan Strategi Penanganan Keluhan”, yang sukses digelar oleh Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih Yogyakarta pada Rabu, 26 Maret 2025 melalui platform Zoom Meeting.

Webinar ini menjadi salah satu momen reflektif di bulan Ramadan, menghadirkan diskusi hangat dan sarat ilmu praktis terkait upaya mewujudkan excellent service di rumah sakit. Webinar yang berlangsung sejak sore hari itu diikuti oleh 199 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Semarang, Bandung, Yogyakarta, Banyuwangi, Purwodadi, Jakarta, Bekasi, Wonogiri, Lampung, Banjar, Jember, Probolinggo, Depok, dan kota-kota lainnya.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, Direktur RS Panti Rapih Yogyakarta, yang menekankan pentingnya membangun budaya komunikasi positif dan responsif dalam menghadapi kebutuhan pasien yang semakin kompleks.

Webinar dipandu oleh Bapak Matheus Arief Yudanto, S.E. selaku moderator, dan menghadirkan dua narasumber kompeten:

  1. Maria Silvia Merry, Sp.MK., M.Sc., yang memaparkan tentang “Konsep Pelayanan Prima di Rumah Sakit dan Peran Komunikasi Efektif bagi Tenaga Kesehatan dan Staf Rumah Sakit”.
  2. Venanda Rian Chrismanto, yang mengupas tuntas “Strategi Dalam Menangani Komplain Pasien dengan Pendekatan Profesional dan Solutif.”

Kedua narasumber menyuguhkan materi berbobot namun aplikatif, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang interaktif, memperlihatkan antusiasme peserta dalam menyampaikan problematika dan solusi nyata di tempat kerja masing-masing.

Mengapa Webinar Ini Penting?

Topik komunikasi efektif dan penanganan keluhan bukan hanya pelengkap, tapi menjadi jantung dari sistem pelayanan kesehatan modern. Dalam situasi krisis, misalnya saat pasien merasa tidak puas atau mengalami miskomunikasi, keterampilan tenaga medis dalam menyampaikan empati, klarifikasi, dan solusi menjadi kunci keberhasilan pelayanan rumah sakit.

Dengan mengikuti webinar ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tapi juga dibekali strategi konkret dan relevan untuk diterapkan langsung di unit kerja mereka. Hal ini menjadi krusial dalam menciptakan rumah sakit yang humanis, profesional, dan berorientasi pada mutu pelayanan.

Dikemas dengan durasi yang efisien dan penuh makna, rangkaian webinar dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan sesi penyampaian materi, diskusi, serta ditutup dengan kesimpulan yang menekankan pentingnya kolaborasi antar lini rumah sakit dalam membangun komunikasi yang sehat.

RS Panti Rapih Yogyakarta berkomitmen untuk terus menyelenggarakan Ngabuburit Series sebagai ruang berbagi praktik terbaik (best practice) antar rumah sakit di seluruh Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana penguatan kapasitas SDM kesehatan dan peneguhan nilai-nilai pelayanan berbasis kasih, profesionalisme, dan inovasi.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Yogyakarta Gelar Webinar Ngabuburit Tentang Cedera Olahraga : Edukasi Praktis Tangani Kasus Shin Splints untuk Tenaga Kesehatan dan Masyarakat 5/5 (3)

Cedera olahraga bukan lagi monopoli atlet profesional. Masyarakat umum yang aktif berolahraga, terutama di masa tren gaya hidup sehat pascapandemi, juga rentan mengalami cedera yang mengganggu mobilitas. Menjawab kebutuhan edukasi publik dan profesional akan penanganan cedera olahraga, Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan Webinar Ngabuburit Series Keempat bertajuk “Penatalaksanaan Cedera Olahraga” pada Jumat, 21 Maret 2025 melalui platform Zoom Meeting.

Webinar ini diikuti oleh 57 peserta dari berbagai kota di Indonesia seperti Kudus, Bandung, Yogyakarta, Cilacap, Depok, Jakarta, Tegal, hingga Tasikmalaya. Peserta berasal dari kalangan fisioterapis, tenaga kesehatan, mahasiswa, serta masyarakat umum yang memiliki ketertarikan pada dunia fisioterapi dan penanganan cedera olahraga.

Cedera olahraga, khususnya shin splints, sering dianggap sepele padahal bisa menjadi kronis jika tidak ditangani dengan tepat. Webinar ini hadir sebagai wadah berbagi ilmu praktis dan ilmiah dalam menangani cedera semacam ini — dari aspek diagnosis hingga strategi gerakan korektif (corrective movement). “Webinar ini bukan hanya edukatif tapi juga solutif, karena menyajikan pengetahuan berbasis kasus nyata yang bisa langsung diterapkan di lapangan,” ujar Direktur RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., dalam sambutannya membuka acara.

Dipandu oleh moderator Bapak Nugroho Nanang Wijayanto, A.Md. Ft., webinar ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidang fisioterapi olahraga:

Bapak Oktavia Abrianto, S.Tr.Ft, Ftr, AIFO. menyampaikan materi pertama berjudul “Peran Fisioterapis dalam Penatalaksanaan Cedera Olahraga dan Assessment and Pathophysiology of Shin Splints Case.” Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya identifikasi dini dan peran strategis fisioterapis dalam proses pemulihan pasien cedera olahraga.

Bapak Jeremi Damara Argadiya, A.Md. Kes. melanjutkan dengan materi kedua bertajuk “Treatment and Corrective Movement of Shin Splints Case.” Ia mengulas tuntas langkah-langkah terapi yang terbukti efektif, termasuk latihan korektif yang bisa membantu pemulihan secara fungsional dan mencegah kekambuhan.

Para peserta tidak hanya menyimak, tapi juga aktif berdiskusi dalam sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Pertanyaan seputar metode diagnosis, jenis latihan, serta peran preventif dari fisioterapis menjadi topik hangat dalam forum tersebut.

“Setelah mengikuti webinar ini, saya jadi lebih paham bagaimana menangani klien dengan shin splints secara komprehensif, mulai dari assessment sampai movement correction,” ungkap salah satu peserta dari Bandung.

Webinar ini tidak hanya menjadi momen edukatif di bulan Ramadan, tetapi juga memperkuat komitmen RS Panti Rapih dalam memajukan pelayanan fisioterapi dan literasi kesehatan masyarakat. Dengan meningkatnya kesadaran dan pemahaman tentang cedera olahraga, diharapkan masyarakat bisa lebih proaktif dalam pencegahan dan pemulihan serta meningkatkan kualitas hidup melalui perawatan yang tepat.

Ke depan, RS Panti Rapih akan terus menghadirkan Webinar Ngabuburit Series lainnya dengan topik-topik kesehatan relevan yang bermanfaat bagi masyarakat luas dan tenaga profesional.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Webinar Ngabuburit RS Panti Rapih Series Ke Tiga Kupas Tuntas Kaitan Antara Puasa Ramadhan dan Obesitas 5/5 (6)

Yogyakarta, 19 Maret 2025 – Apakah puasa Ramadhan bisa menjadi pintu masuk menuju gaya hidup sehat bagi penderita obesitas? Pertanyaan ini menjadi pembuka yang menggugah dalam Webinar Ngabuburit Series Ketiga bertajuk “Puasa Ramadhan dan Obesitas” yang diselenggarakan oleh Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih Yogyakarta pada Rabu, 19 Maret 2025, secara daring melalui Zoom Meeting.

Webinar ini merupakan bagian dari rangkaian edukasi masyarakat yang dikemas dalam semangat ngabuburit menjelang waktu berbuka puasa. Dengan pendekatan ilmiah namun tetap komunikatif, webinar ini membahas bagaimana puasa Ramadhan dapat dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk mengelola obesitas, terutama melalui pengaturan pola makan dan pilihan menu yang tepat.

Webinar diikuti oleh 142 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Jakarta, Yogyakarta, Tanjungkarang, Bandung, Kupang, Cilacap, Medan, Bali, Bengkulu, Palangkaraya, Surabaya, Madiun, Baturaja, Karawang, Demak, dan kota-kota lainnya.

Acara diawali dengan sambutan oleh dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, Direktur RS Panti Rapih Yogyakarta, yang menekankan bahwa puasa bukan hanya ritual ibadah, melainkan juga peluang untuk membentuk kebiasaan hidup sehat, terutama bagi masyarakat dengan risiko kelebihan berat badan dan obesitas.

Webinar dipandu oleh Ibu Sari Puspitasari Adianingsih Permata, S.Gz., seorang ahli gizi yang juga aktif dalam program edukasi publik RS Panti Rapih.

Dua narasumber utama membawakan materi yang saling melengkapi:

Ibu Dessy Natalia Cendanawangi, S.Gz., memaparkan topik “Manfaat Kesehatan Puasa Ramadhan Khususnya pada Individu dengan Obesitas”, menyoroti bukti ilmiah mengenai perubahan metabolisme selama berpuasa yang berpotensi menurunkan kadar lemak tubuh, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mendukung keseimbangan hormon.

Ibu Maria Dina Perwitasari, S.Gz., Dietisien, membahas “Strategi Makan Sehat Saat Puasa untuk Mengelola Obesitas dan Pemilihan Menu yang Tepat Saat Berpuasa”, lengkap dengan contoh menu sahur dan berbuka yang mudah diterapkan di rumah.

 

Mengapa Webinar Ini Penting?

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), prevalensi obesitas di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Obesitas tidak hanya berdampak pada penampilan, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Di sisi lain, puasa Ramadhan—jika dilakukan dengan cara yang benar—dapat menjadi intervensi gaya hidup murah, alami, dan terstruktur untuk mengatasi masalah ini.

Webinar ini membuka wawasan bahwa puasa bukan alasan untuk makan sembarangan saat sahur dan berbuka, tetapi sebaliknya, menjadi waktu emas untuk memperbaiki pola konsumsi dan memperkuat kontrol diri. Peserta dibekali dengan pemahaman ilmiah dan panduan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam keseharian selama bulan suci Ramadhan.

Dengan suasana interaktif, webinar berlangsung selama lebih dari satu jam. Selain penyampaian materi, peserta juga aktif mengajukan pertanyaan dalam sesi diskusi terbuka. Pertanyaan yang muncul mencerminkan keprihatinan dan ketertarikan masyarakat terhadap isu obesitas yang kerap kali disalahpahami selama Ramadhan.

Contohnya, beberapa peserta menanyakan tentang “bolehkah langsung tidur setelah sahur?” atau “menu buka puasa apa yang bisa membuat kenyang tanpa menyebabkan lonjakan berat badan?”—dan semuanya dijawab dengan data dan pendekatan ilmiah oleh narasumber.

Melalui edukasi daring ini, RS Panti Rapih Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam mempromosikan kesehatan masyarakat berbasis nilai spiritual dan ilmiah secara bersamaan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya rumah sakit dalam membangun literasi gizi di tengah masyarakat, dengan pendekatan yang kontekstual dan relevan.

Webinar “Puasa Ramadhan dan Obesitas” menjadi bukti bahwa Ramadan bisa dimanfaatkan bukan hanya untuk meningkatkan spiritualitas, tetapi juga untuk mengubah pola hidup menuju lebih sehat dan berkesadaran.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating