Kateter Urine

Kateter adalah pipa untuk memasukkan atau mengeluarkan cairan. Kateter terutama terbuat dari bahan karet atau plastik. Kateterisasi urine adalah tindakan memasukan selang kateter ke dalam kandung kemih melalui uretra dengan tujuan mengeluarkan urine.

Tujuan Kateter Urine

  • Untuk segera mengatasi distensi kandung kemih
  • Untuk pengumpulan jumlah urine yang dilakukan pemantauan secara ketat
  • Untuk pengambilan specimen urine (pemeriksaan laborat)
  • Untuk mengosongkan kandung kemih sebelum dan selama pembedahan
  • Tujuan diagnostik dan terapi

Macam Kateter Urine
Kateter urine bisa terbuat dari karet atau silikon. Kateter dipasang menetap, terdapat balon yang dapat dikembangkan sesudah kateter berada kandung kemih.

Perawatan Kateter Menetap
Kateter merupakan benda asing pada uretra dan kandung kemih, bila tidak dirawat dengan baik akan menimbulkan komplikasi serius. Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk merawat kateter menetap:

– Banyak minum sehingga tidak terjadi kotoran yang bisa mengendap di dalam kateter
– Mengosongkan urine bag secara teratur
– Tidak mengangkat urine bag lebih tinggi dari tubuh penderita agar urine tidak mengalir kembali ke kandung kemih
– Membersihkan, darah, nanah, sekret periuretra dan mengolesi kateter dengan antiseptik secara berkala
– Ganti kateter paling tidak 1 minggu sekali untuk karet, 1 bulan untuk silicon

Komplikasi Pemasangan Kateter
– Menyebabkan luka dan perdarahan uretra yang berakhir dengan struktur uretra seumur hidup
– Infeksi saluran kencing

Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta

Jl Cik Ditiro 30 Yogyakarta 55223
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi 0274-514004, 514006, 521009 (24 jam)

Posted in Artikel Kesehatan and tagged , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *