YOGYAKARTA, 22 Desember 2025 – Dalam upaya menjawab tantangan global di sektor kesehatan dan memperkuat kualitas layanan asuhan keperawatan, RS Panti Rapih menyelenggarakan Program Pengembangan Kapabilitas SDM melalui agenda “Penyegaran Konselor Laktasi”.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Antonius Besar Lantai 2 ini diikuti oleh 16 peserta yang terdiri dari perawat dan bidan konselor, Penanggung Jawab Asuhan (PPJA), serta perawat pelaksana dari ruang perawatan maternitas.
Di era transformasi teknologi dan tuntutan pelayanan yang semakin dinamis, Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi pilar utama bagi rumah sakit dalam memberikan jasa pelayanan yang berkualitas. Sebagai penyedia jasa kesehatan, RS Panti Rapih menyadari bahwa kompetensi staf adalah aset berharga yang menentukan tingkat kepercayaan masyarakat.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Keperawatan RS Panti Rapih, Sr. Constansia Sri Hardjanti CB, M.Kep.Ns. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap kemampuan klinis staf agar tetap relevan dengan standar kesehatan terkini, terutama dalam mendukung program pemberian ASI eksklusif di Indonesia.

Dipandu oleh moderator Rosa Wulandari Tutik Priyani, S.Kep.,Ns., pelatihan ini menghadirkan narasumber ahli, Bidan Tri Murtini, Amd.Keb. Materi yang disampaikan mencakup aspek komprehensif, mulai dari kebijakan nasional hingga teknik praktis di lapangan, antara lain:
- Kebijakan dukungan menyusui dalam program peningkatan pemberian ASI di Indonesia.
- Pendalaman konsep dan evaluasi kegiatan menyusui.
- Strategi menghadapi tantangan menyusui pada ibu dan bayi.
- Teknik konseling dan dukungan psikologis bagi ibu menyusui.

Melalui metode ini, para peserta diharapkan tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga memiliki empati tinggi dalam mendampingi para ibu melewati masa-masa penting menyusui. Melalui program penyegaran ini, RS Panti Rapih membawa visi besar untuk masa depan layanan kesehatan ibu dan anak:
- Bagi Peserta: Diharapkan para perawat dan bidan memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi dan keterampilan yang lebih tajam dalam memberikan edukasi serta solusi bagi pasien. Konselor laktasi diharapkan menjadi jembatan keberhasilan ibu dalam memberikan nutrisi terbaik bagi bayinya.
- Bagi RS Panti Rapih: Kegiatan ini menjadi bukti komitmen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan secara berkelanjutan. Dengan staf yang kompeten, RS Panti Rapih optimis dapat meningkatkan kepuasan pasien, mendukung angka capaian ASI Eksklusif nasional, dan tetap menjadi rumah sakit pilihan utama masyarakat yang unggul dalam pelayanan dan kasih.
Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi dan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) untuk memastikan materi yang didapat segera diimplementasikan dalam pelayanan harian di ruang maternitas.
Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)





























Kunjungan ini menjadi pengalaman berharga bagi para peserta HOMSEA yang berasal dari berbagai negara dan latar belakang akademik. Melalui narasi yang dibawakan oleh Dr. Jodi Visnu dan tim, peserta tidak hanya menyaksikan artefak sejarah, tetapi juga merasakan semangat pelayanan yang hidup dalam keseharian rumah sakit. Warisan spiritual dan sosial yang terkandung dalam setiap sudut RS Panti Rapih menjadi refleksi konkret bagaimana kesehatan dan sejarah saling terkait secara mendalam.
