Tingkatkan Kualitas Layanan Ibu & Anak, RS Panti Rapih Gelar Penyegaran Konselor Laktasi 5/5 (9)

YOGYAKARTA, 22 Desember 2025 – Dalam upaya menjawab tantangan global di sektor kesehatan dan memperkuat kualitas layanan asuhan keperawatan, RS Panti Rapih menyelenggarakan Program Pengembangan Kapabilitas SDM melalui agenda “Penyegaran Konselor Laktasi”.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Antonius Besar Lantai 2 ini diikuti oleh 16 peserta yang terdiri dari perawat dan bidan konselor, Penanggung Jawab Asuhan (PPJA), serta perawat pelaksana dari ruang perawatan maternitas.

Di era transformasi teknologi dan tuntutan pelayanan yang semakin dinamis, Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi pilar utama bagi rumah sakit dalam memberikan jasa pelayanan yang berkualitas. Sebagai penyedia jasa kesehatan, RS Panti Rapih menyadari bahwa kompetensi staf adalah aset berharga yang menentukan tingkat kepercayaan masyarakat.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Keperawatan RS Panti Rapih, Sr. Constansia Sri Hardjanti CB, M.Kep.Ns. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap kemampuan klinis staf agar tetap relevan dengan standar kesehatan terkini, terutama dalam mendukung program pemberian ASI eksklusif di Indonesia.

Dipandu oleh moderator Rosa Wulandari Tutik Priyani, S.Kep.,Ns., pelatihan ini menghadirkan narasumber ahli, Bidan Tri Murtini, Amd.Keb. Materi yang disampaikan mencakup aspek komprehensif, mulai dari kebijakan nasional hingga teknik praktis di lapangan, antara lain:

  • Kebijakan dukungan menyusui dalam program peningkatan pemberian ASI di Indonesia.
  • Pendalaman konsep dan evaluasi kegiatan menyusui.
  • Strategi menghadapi tantangan menyusui pada ibu dan bayi.
  • Teknik konseling dan dukungan psikologis bagi ibu menyusui.

Melalui metode ini, para peserta diharapkan tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga memiliki empati tinggi dalam mendampingi para ibu melewati masa-masa penting menyusui. Melalui program penyegaran ini, RS Panti Rapih membawa visi besar untuk masa depan layanan kesehatan ibu dan anak:

  • Bagi Peserta: Diharapkan para perawat dan bidan memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi dan keterampilan yang lebih tajam dalam memberikan edukasi serta solusi bagi pasien. Konselor laktasi diharapkan menjadi jembatan keberhasilan ibu dalam memberikan nutrisi terbaik bagi bayinya.
  • Bagi RS Panti Rapih: Kegiatan ini menjadi bukti komitmen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan secara berkelanjutan. Dengan staf yang kompeten, RS Panti Rapih optimis dapat meningkatkan kepuasan pasien, mendukung angka capaian ASI Eksklusif nasional, dan tetap menjadi rumah sakit pilihan utama masyarakat yang unggul dalam pelayanan dan kasih.

Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi dan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) untuk memastikan materi yang didapat segera diimplementasikan dalam pelayanan harian di ruang maternitas.

 

 

 

 

 

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Pembaruan Jam Kunjung Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Panti Rapih No ratings yet.

Rumah Sakit Panti Rapih terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh pasien serta keluarga pendamping. Sebagai bagian dari upaya menjaga mutu pelayanan dan keselamatan pasien, Rumah Sakit Panti Rapih menetapkan pembaruan jam kunjung pasien rawat inap yang mulai berlaku pada 1 Desember 2025.

Ketentuan Jam Kunjung Pasien Rawat Inap

Jam kunjung pasien rawat inap di Rumah Sakit Panti Rapih diatur sebagai berikut:

Senin – Sabtu

  • Sore : pukul 16.30 – 18.00 WIB

Minggu dan Hari Libur Nasional

  • Siang : pukul 10.30 – 11.30 WIB
  • Sore : pukul 16.30 – 18.00 WIB

Sementara itu, untuk ruang isolasi infeksius, tidak diberlakukan jam kunjung, kecuali bagi penanggung jawab pasien dengan izin khusus dari perawat yang bertugas di ruang perawatan.

Demi menjaga kenyamanan dan keselamatan bersama, pengunjung diharapkan mematuhi tata tertib berikut:

  • Jumlah pengunjung di dalam kamar pasien maksimal dua orang.

  • Anak-anak di bawah usia 12 tahun disarankan tidak melakukan kunjungan.

  • Pengunjung harus dalam kondisi sehat dan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku di rumah sakit.

  • Dilarang keras merokok di seluruh area Rumah Sakit Panti Rapih.

  • Pengunjung wajib menjaga ketertiban dan kebersihan selama berada di lingkungan rumah sakit.

  • Pengunjung masuk dan keluar melalui pintu yang telah ditetapkan, serta setelah jam kunjung berakhir wajib segera meninggalkan area rawat inap sesuai arahan petugas keamanan.

Pengaturan jam kunjung ini bertujuan menciptakan suasana perawatan yang kondusif, mendukung proses penyembuhan pasien, serta menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pihak. Rumah Sakit Panti Rapih mengajak keluarga dan pengunjung untuk bersama-sama mendukung upaya pelayanan yang berfokus pada keselamatan dan kesejahteraan pasien.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi petugas informasi atau mengakses kanal resmi Rumah Sakit Panti Rapih.

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Yogyakarta Raih Penghargaan The Most Active Hospital TikTok di PERHUMASRI Award 2025 No ratings yet.

Jakarta, 20 November 2025 – Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Dalam ajang bergengsi PERHUMASRI Award 2025, RS Panti Rapih berhasil meraih penghargaan kategori Kelompok Rumah Sakit Swasta sebagai TikTok Rumah Sakit Teraktif (The Most Active Hospital TikTok).

Penghargaan ini merupakan bentuk atas komitmen dan konsistensi RS Panti Rapih dalam memanfaatkan platform digital, khususnya TikTok, sebagai sarana komunikasi, edukasi, dan interaksi yang efektif dengan masyarakat. Akun resmi TikTok RS Panti Rapih, @rspantirapih, dinilai aktif menyajikan konten yang kreatif, informatif, dan relevan seputar kesehatan, layanan rumah sakit, serta behind the scenes kegiatan di Panti Rapih.

Acara penganugerahan PERHUMASRI Award 2025 diselenggarakan dengan meriah di Menara Peninsula Hotel Jakarta pada hari Rabu, 20 November 2025. Penghargaan diserahkan langsung oleh Bapak Anjari Umarjianto, selaku Ketua Umum Perhimpunan Humas Rumah Sakit Indonesia (PERHUMASRI), kepada perwakilan dari Tim Humas & Hukum RS Panti Rapih Yogyakarta.

“Penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berinovasi dalam mendekatkan informasi kesehatan kepada masyarakat. Kami percaya bahwa komunikasi digital yang efektif adalah kunci dalam membangun kepercayaan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan,” ujar perwakilan Tim Humas & Hukum RS Panti Rapih.

Prestasi ini tidak lepas dari dukungan penuh dari seluruh Sahabat Sehat Panti Rapih, para followers, dan seluruh stakeholder yang telah mengikuti, berinteraksi, dan memberikan masukan positif.

Harapan untuk RS Panti Rapih ke depan dengan adanya penghargaan ini adalah:

  • Meningkatkan Kualitas Konten: RS Panti Rapih berkomitmen untuk terus menyajikan konten yang tidak hanya aktif, tetapi juga semakin berkualitas, kredibel, dan mudah dipahami, menjadikannya rujukan utama informasi kesehatan di media sosial.
  • Memperkuat Jangkauan Edukasi: Menjadi garda terdepan dalam edukasi kesehatan preventif dan promotif melalui platform digital, menjangkau audiens yang lebih luas, terutama generasi muda.
  • Mempererat Hubungan dengan Masyarakat: Menjadikan media sosial sebagai jembatan interaktif yang mempererat hubungan antara rumah sakit dan masyarakat, mewujudkan pelayanan yang lebih personal dan humanis.

Dengan diraihnya The Most Active Hospital TikTok di PERHUMASRI Award 2025, RS Panti Rapih Yogyakarta menegaskan posisinya sebagai rumah sakit yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan inovatif dalam pelayanan informasi publik.

 

Artikel ini ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Gelar Bazar UMKM dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam Rangka HUT ke-96: Wujud Pelayanan dan Kepedulian Sosial 5/5 (3)

Dalam semangat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-96, Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan serangkaian kegiatan, salah satunya adalah Bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis. Acara ini berlangsung sukses pada hari Rabu, 8 Oktober 2025, bertempat di Area Parkir Timur (Ruang Michael) RS Panti Rapih, dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Mengusung tema ‘Mulia dalam Pelayanan, Tangguh Berkarya dalam Iman’, kegiatan ini dirancang sebagai wujud nyata pengabdian dan kepedulian sosial RS Panti Rapih kepada masyarakat sekitar dan mitra. Seksi Acara telah berhasil mengkoordinasikan dan melaksanakan kegiatan ini dengan lancar, melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak.

Memadukan Ekonomi Rakyat dan Kesehatan Masyarakat

Kegiatan Bazar UMKM kali ini dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih Yogyakarta, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes dan  berhasil menarik partisipasi dari 37 tenant UMKM, baik dari mitra RS maupun pelaku usaha dari masyarakat sekitar. Bazar ini bertujuan utama memberikan wadah promosi yang efektif bagi UMKM, sekaligus mempererat tali kebersamaan antar karyawan, tenaga kesehatan, dan mitra RS.

Selain bazar, fokus utama acara ini adalah pada layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis. Program ini mendapat sambutan antusias dengan total 238 peserta yang terdiri dari karyawan, keluarga karyawan, dan masyarakat umum. Layanan kesehatan yang diberikan merupakan bentuk pengabdian sosial RS Panti Rapih, menegaskan komitmen mereka dalam peningkatan taraf kesehatan masyarakat.

Tujuan dan Harapan Kegiatan

Secara umum, kegiatan ini bertujuan untuk memeriahkan HUT ke-96 RS Panti Rapih, memberikan layanan kesehatan gratis, serta mempererat hubungan harmonis antara institusi rumah sakit dan komunitas sekitarnya.


Harapan dari kegiatan ini adalah agar momentum HUT ke-96 ini dapat semakin memantapkan posisi RS Panti Rapih sebagai institusi kesehatan yang tidak hanya unggul dalam pelayanan medis (‘Mulia dalam Pelayanan’), tetapi juga menjadi motor penggerak kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat. Diharapkan RS Panti Rapih dapat terus ‘Tangguh Berkarya dalam Iman’, senantiasa menjaga mutu layanan, memperluas jangkauan kepedulian sosial, serta terus bertransformasi menjadi mitra kesehatan terpercaya bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya di tahun-tahun mendatang.

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Gelar Kelas Ibu Spesial Pekan Menyusui Sedunia 2025 5/5 (1)

“Bekerja Bersama untuk Keberlangsungan Pemberian ASI”

Dalam rangka memperingati Pekan Menyusui Sedunia 2025, RS Panti Rapih kembali menggelar kegiatan Kelas Ibu edisi ke-032 dengan tema “Bekerja Bersama untuk Keberlangsungan Pemberian ASI.” Acara berlangsung di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu RS Panti Rapih dan dihadiri oleh 44 peserta bersama pasangan maupun keluarga.

Acara resmi dibuka oleh dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, selaku Direktur Utama RS Panti Rapih. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran seluruh pihak, baik tenaga kesehatan maupun keluarga, dalam mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya:

  1. Galuh Martin Maytasari, M.Sc., Sp.A– Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih
    Membawakan materi “Bekerja Bersama untuk Keberlangsungan Pemberian ASI”, dr. Galuh menekankan bahwa keberhasilan ASI tidak hanya ditentukan oleh ibu, tetapi juga membutuhkan dukungansuami juga keluarga, tenaga medis, lingkungan kerja, dan kebijakan ramah ASI.
  2. Ibu Yulianan Tri Murtini, S.Keb. – Bidan sekaligus Konselor Laktasi RS Panti Rapih
    Menyampaikan materi “Peran Keluarga dalam Mendukung Keberhasilan Menyusui”, Ibu Yulianan menggarisbawahi pentingnya keterlibatan suami dan keluarga dalam memberikan dukungan emosional, fisik, dan praktis bagi ibu menyusui. Sesi ini ditutup dengan demo pijat oksitosin sebagai salah satu teknik efektif untuk memperlancar produksi ASI.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab, sehingga para peserta dapat langsung berkonsultasi terkait pengalaman maupun tantangan dalam proses menyusui.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih berharap dapat terus menjadi rumah sakit yang ramah ibu dan anak, sekaligus menjadi pusat edukasi kesehatan yang aktif mendampingi keluarga dalam perjalanan menyusui.

Bagi peserta, kegiatan ini diharapkan memberikan pemahaman baru, meningkatkan kepercayaan diri ibu dalam menyusui, serta memperkuat peran keluarga sebagai pendukung utama keberhasilan pemberian ASI.

 

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Informasi lebih lanjut :
Instalasi Promosi Kesehatan RS Panti Rapih
WA : 0811-2846-125

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Gelar Lomba Bayi Merangkak dalam Rangka Pekan Menyusui Sedunia 2025 5/5 (2)

Dalam rangka memperingati Pekan Menyusui Sedunia 2025, RS Panti Rapih menyelenggarakan Lomba Bayi Merangkak pada tanggal 6 Agustsu 2025 yang berlangsung meriah di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu. Acara ini diikuti oleh 25 bayi berusia 6 hingga 12 bulan yang didampingi penuh kasih oleh kedua orang tuanya.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi bagi orang tua untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi di masa emasnya.

Lomba ini dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari:

  1. Ratnangingsih, Sp.A
  2. Radijanti Anggraheni, Sp.DVE, FINSDV
  3. Dion Sulidtyo, M.P.H

Para juri menilai berdasarkan empat aspek utama, yaitu:

  • Kecepatan bayi dalam mencapai garis finish.
  • Antusiasme bayi saat mengikuti lomba.
  • Konsistensi lintasan yang ditempuh bayi tetap lurus.
  • Ekspresi bayi sepanjang perlombaan.

Dari perlombaan yang berlangsung seru dan penuh antusias, para pemenang yang berhasil meraih juara adalah:

Juara 1: Ryunna Shidyia Maheswari

Juara 2: Arshaka Malik Maesadipta

Juara 3: Abizar Banyu Sagara Gavayomi

Dalam kesempatan tersebut, dr. Ratnangingsih, Sp.A menegaskan pentingnya perhatian sejak dini terhadap tumbuh kembang bayi. “RS Panti Rapih berkomitmen untuk mendukung tumbuh kembang bayi dan balita, dimulai sejak masa kehamilan hingga periode emasnya (golden period),” tutur dr. Ratna.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih ingin mengedukasi masyarakat bahwa perawatan bayi bukan hanya soal kesehatan fisik, tetapi juga stimulasi tumbuh kembang melalui kegiatan yang menyenangkan, aman, dan penuh kebersamaan keluarga.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Pembekalan Purnakarya RS Panti Rapih : Bekal Finansial dan Inspirasi Kewirausahaan 5/5 (7)

RS Panti Rapih kembali menunjukkan komitmennya dalam mendampingi karyawan yang memasuki masa purnakarya melalui kegiatan Pembekalan Purnakarya yang digelar selama dua hari, 24–25 Juli 2025. Acara ini diikuti oleh total 118 peserta, terdiri dari 61 peserta pada hari pertama (termasuk 8 peserta dari unit karya) dan 57 peserta pada hari kedua.

 

Acara dibuka secara resmi oleh Ibu Wahyu Widjajanti Rahaju, S.K.M (Kepala Bidang SDM RS Panti Rapih) yang hadir mewakili Direktur Utama karena berhalangan hadir di Surabaya. serta dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Y. Triagung Pujiantoro, Direktur Utama BPR MSA. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan ini diadakan sebagai bentuk perhatian perusahaan untuk memberikan bekal pengetahuan finansial dan keterampilan wirausaha kepada karyawan menjelang masa purnakarya.

Pembekalan ini menghadirkan para narasumber  maupun praktisi usaha yang berpengalaman, antara lain:

  1. Bapak Lilik Setia Darmawan (Pejabat Eksekutif Audit Internal BPR MSA)
    Topik: Pengelolaan Keuangan di Masa Purnakarya
  2. Bapak Emanuel Kristiantoro (Kepala Bagian Lending BPR MSA)
    Topik: Strategi Kewirausahaan

Selain itu, sesi Sharing Kewirausahaan dihadirkan untuk memberi inspirasi langsung dari para pelaku usaha:

Hari Pertama:

  1. Anastasia Suswanti (Owner Nurrawi Hidroponik Farm)
  2. Heru Purwanta (Owner Waroenk Pengkolan)

Hari Kedua:

  1. Dra. Endah Sri Widiastuti, MPA (Owner Kukiskula)
  2. Heri Kurniawan, S.P (Founder Rajendra Farm)

 

 

 

 

 

 

 

 

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para peserta dengan pengetahuan finansial yang tepat dalam mengelola dana pensiun, serta wawasan kewirausahaan sebagai alternatif produktif pascapurnakarya. Melalui paparan materi dan sesi berbagi pengalaman, peserta diajak memahami pentingnya perencanaan keuangan, peluang usaha yang bisa digarap, serta strategi membangun kemandirian ekonomi di masa depan.

Selama dua hari, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Diskusi interaktif dengan narasumber praktisi usaha menjadi momen inspiratif, memberikan gambaran nyata bahwa masa purnakarya bukanlah akhir, melainkan awal dari peluang baru untuk berkarya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, BPR MSA berharap para karyawan yang akan memasuki masa purnakarya dapat lebih siap secara mental, finansial, dan produktif, sehingga tetap dapat berkontribusi positif bagi keluarga dan masyarakat.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Gaungkan Kampanye “Stop Bully, Mari Peduli” 4.5/5 (4)

Yogyakarta, 7 Juli 2025 — Dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional 2025 yang mengusung tema “Mendengarkan Masa Depan”, Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta bersama DPK PPNI RS Panti Rapih menggelar serangkaian kegiatan edukatif yang berfokus pada isu perlindungan anak dari tindakan perundungan (bullying). Dua program utama, yaitu Seminar Internal Anak dan Roadshow Edukasi Anti-Bullying, menjadi langkah konkret rumah sakit dalam membentuk lingkungan yang aman dan inklusif bagi anak-anak di sekolah maupun di layanan kesehatan.

Seminar Internal Anak: Membangun Pemahaman dan Peran Tenaga Kesehatan

Kegiatan dimulai dengan Seminar Internal Anak yang diselenggarakan pada Senin, 7 Juli 2025, bertempat di Auditorium Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, RS Panti Rapih. Seminar ini bertujuan untuk membekali tenaga keperawatan dengan pemahaman mendalam mengenai bullying, mulai dari konsep dasar perkembangan pribadi anak, jenis-jenis perundungan (fisik, verbal, sosial, hingga siber), dampak psikologisnya, hingga pendekatan edukatif dan preventif yang dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan.

Dua narasumber utama hadir dalam seminar ini: dr. Vista Nurasti Pradanita, Sp.KJ(K), yang menjelaskan keterkaitan antara bullying dan gangguan kesehatan mental pada anak; dan Maria Ratih, M.Psi., Psikolog, yang memaparkan pendekatan psikologis dalam mencegah dan menangani kasus bullying melalui kolaborasi antara orang tua, guru, dan komunitas.

“Tenaga kesehatan memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi pelindung dan penggerak perubahan, bukan hanya penyembuh. Bullying harus dicegah dari akarnya,” ujar dr. Vista Nurasti dalam presentasinya.

 

Roadshow Edukasi: Akan Menjangkau Enam Sekolah Mitra

 

Sebagai tindak lanjut dari seminar tersebut, RS Panti Rapih akan menyelenggarakan Roadshow Edukasi Anti-Bullying bertema “STOP BULLY, MARI PEDULI” pada 15–18 Juli 2025. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara tatap muka di enam sekolah mitra di wilayah Yogyakarta dan akan melibatkan lebih dari 800 siswa dari tingkat SD hingga SMP.

Sekolah-sekolah yang akan dikunjungi meliputi: SMP Kanisius Gayam, SMP Stella Duce Dagen, SD Joannes Bosco, SMP Joannes Bosco, SD Marsudirini Yogyakarta, dan SMP BOPKRI 1 Yogyakarta.

Tim edukator yang telah mendapatkan pelatihan dalam seminar akan menyampaikan materi secara interaktif. Para siswa akan diajak mengenali bentuk-bentuk bullying, memahami dampaknya terhadap psikologis dan sosial, serta belajar menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan sekolah ramah anak. Kegiatan juga akan disertai sesi pledging, yaitu komitmen simbolik siswa untuk menolak dan melawan tindakan bullying.

“Kampanye ini bukan kegiatan simbolik. Ini bagian dari upaya strategis RS Panti Rapih dalam membentuk budaya sekolah yang aman, inklusif, dan berdaya,” tegas Anna Prabandari, S.Kep., Ns., penanggungjawab program Hari Anak Nasional 2025 RS Panti Rapih.

 

Mengapa Kampanye Ini Penting?

Menurut data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), lebih dari 25% laporan tahunan di sektor pendidikan berasal dari kasus bullying (Khairunnisa, 2023). Sayangnya, banyak kasus yang tidak dilaporkan, tetapi tetap menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan mental, prestasi akademik, dan kehidupan sosial anak.

“Kami ingin siswa tahu bahwa mereka tidak sendirian. Ada orang dewasa yang peduli, dan ada cara untuk melawan bullying secara sehat dan bermartabat,” tambah Maria Ratih, M.Psi., Psikolog.

 

 

Artikel ditulis oleh :

Maria Vita

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Menggugah Jejak Historis Pelayanan Kesehatan 5/5 (1)

Yogyakarta, 27 Juni 2025 – RS Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan kehormatan dari 45 peserta tour de hospital Konferensi HOMSEA (History of Medicine in Southeast Asia) ke-10 yang diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2025. HOMSEA dikenal sebagai forum akademik internasional yang menjembatani ilmu sejarah, antropologi, dan kedokteran dalam eksplorasi kritis lintas budaya dan masa. Kali ini peserta dibawa menyusuri jejak panjang sejarah rumah sakit yang telah mendekati usia 96 tahun ini.

Dr. Jodi Visnu, sebagai hospital representative RS Panti Rapih, memandu langsung para peserta dalam tur historis yang menyentuh cagar budaya di lingkungan rumah sakit. Bangunan lama yang dulunya dikenal dengan nama Onder de Bogen Ziekenhuis menjadi titik sentral dalam narasi perjalanan waktu pelayanan kesehatan di Indonesia. Dengan penjelasan yang mendalam dan penuh empati, Dr. Jodi memperlihatkan bagaimana warisan misioner dan nilai kemanusiaan menjadi pondasi kuat rumah sakit ini sejak awal berdirinya.

 

Direktur Utama RS Panti Rapih, Dr. Stephani Nainggolan, turut menyampaikan bahwa rumah sakit ini lahir dari semangat pelayanan untuk masyarakat yang dahulu tidak memiliki akses kesehatan memadai. “RS Panti Rapih berawal dari semangat misioner karena dahulu banyak orang asli Indonesia yang kurang mendapatkan pelayanan kesehatan layak,” ungkapnya. Nilai ini tetap dijaga hingga kini, selaras dengan prinsip rumah sakit sebagai lembaga non-profit yang mengedepankan kualitas dan sentuhan kemanusiaan.

Kunjungan ini menjadi pengalaman berharga bagi para peserta HOMSEA yang berasal dari berbagai negara dan latar belakang akademik. Melalui narasi yang dibawakan oleh Dr. Jodi Visnu dan tim, peserta tidak hanya menyaksikan artefak sejarah, tetapi juga merasakan semangat pelayanan yang hidup dalam keseharian rumah sakit. Warisan spiritual dan sosial yang terkandung dalam setiap sudut RS Panti Rapih menjadi refleksi konkret bagaimana kesehatan dan sejarah saling terkait secara mendalam.

Diharapkan, pengalaman ini membuka wawasan baru bagi peserta tentang praktik kesehatan yang tidak hanya berbasis medis, tetapi juga berakar pada nilai historis dan kemanusiaan. RS Panti Rapih terus berkomitmen menjadi Sahabat untuk Hidup Sehat, tidak hanya dalam pelayanan kesehatan masa kini, tetapi juga dalam merawat ingatan kolektif atas perjuangan dan pengabdian panjang di bidang kesehatan.

 

Artikel ditulis oleh :

Dr. dr. Jodi Visnu, MPH

(Hospital Representative RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Merawat Mental di Balik Senyum Frontliner 4/5 (1)

Yogyakarta, 30 Juni 2025 -RS Panti Rapih bekerja sama dengan Hotel Santika Premiere Yogyakarta menyelenggarakan Health Talk bertema “Manajemen Stres dalam Dunia Perhotelan.” Acara ini menghadirkan Dr. Jodi Visnu, public health professional, serta Alfred Yudhi, Manajer HRD hotel, yang bersama-sama membekali para staf—khususnya frontliner—dengan keterampilan mengelola stres dalam dunia kerja yang penuh dinamika.

Sebagai hotel yang lekat dengan kenangan bagi banyak tamu, Hotel Santika Premiere Yogyakarta memahami bahwa layanan terbaik hanya bisa diberikan oleh staf yang sehat secara mental. “Staf yang kuat bukan berarti tidak pernah lelah, tapi tahu cara menjaga dirinya agar tetap hadir dengan sepenuh hati,” ungkap Dr. Jodi.

Dalam sesi ini, peserta diajak mengenali stres sebagai tantangan yang bisa dihadapi dengan strategi sederhana dan praktis. Alfred Yudhi menambahkan bahwa perhatian terhadap kesehatan mental staf merupakan bagian penting dari komitmen manajemen terhadap mutu layanan.

Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian lintas sektor dalam merawat sumber daya manusia di industri hospitality. Seperti yang disampaikan dalam sesi tersebut, “Yang paling diingat dari sebuah hotel bukan hanya tempatnya, tapi bagaimana para tamu disapa dengan sentuhan hati.”

 

 

 

Artikel ditulis oleh :

Dr. dr. Jodi Visnu, MPH

(Hospital Representative RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

 

Informasi lebih lanjut :

Bidang Pengembangan Usaha & Kerjasama

Telepon : 0274-563333 ext 266/316

WA : 08112975434

Mohon dapat memberikan rating