RS Panti Rapih Gelar Webinar Ngabuburit Series: Bahas Strategi Pengkodean Penyakit dan Tindakan untuk Kendali Mutu dan Biaya 5/5 (7)

Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap efisiensi dan akuntabilitas layanan kesehatan, Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih Yogyakarta menghadirkan solusi nyata melalui Webinar Ngabuburit Series Pertama yang bertajuk:
“Pengkodean Penyakit dan Tindakan untuk Kendali Mutu dan Kendali Biaya di Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan Lainnya.”

Webinar tema pertama ini diselenggarakan secara daring pada Rabu, 12 Maret 2025 dan berhasil menjaring 417 peserta dari berbagai kota di Indonesia dan luar negeri seperti Turki. Antusiasme peserta dari wilayah seperti Bandung, Jakarta, Bali, Deli Serdang, Sulawesi Selatan, hingga Kupang menunjukkan tingginya perhatian terhadap efisiensi layanan kesehatan berbasis data dan regulasi.

Kegiatan dibuka oleh Direktur RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM dalam pengelolaan data medis yang akurat dan sesuai standar nasional. Moderator acara, Bapak Suryo Nugroho, M.P.H., memandu jalannya diskusi dengan interaktif dan mendalam.

Sesi pertama menghadirkan narasumber Agung Dwi Saputro, S.K.M., MARS dengan topik “Pengkodean Penyakit dalam Meningkatkan Kendali Mutu Pelayanan Kesehatan dan Peran PMIK dalam Pengendalian Biaya”. Ia menggarisbawahi pentingnya peran Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK) dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data yang presisi.

Dilanjutkan sesi kedua oleh Ella Kristiantini Susan, A.Md.Perkes., S.Tr.RMIK, yang membawakan materi “Strategi Pengkodean Tindakan untuk Optimalisasi Kendali Biaya di Rumah Sakit”. Beliau menyoroti kebutuhan integrasi lintas profesi antara klinisi dan tim rekam medis dalam menyusun kode tindakan yang valid dan berdampak pada efisiensi anggaran.

Acara ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memperlihatkan semangat peserta dalam mencari solusi terbaik untuk praktik pengkodean yang sesuai dengan regulasi, efisien, dan bermutu.

Mengapa ini penting?
Dalam skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan sistem pembiayaan kesehatan yang semakin kompleks, pengkodean penyakit dan tindakan yang tepat bukan sekadar prosedural, melainkan strategis. Webinar ini menjadi langkah konkret RS Panti Rapih dalam mendukung upaya rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya agar tetap kompetitif dan berkelanjutan, tanpa mengorbankan mutu layanan.

Webinar ini merupakan bentuk nyata dari komitmen RS Panti Rapih untuk berbagi ilmu, memperkuat jejaring profesional, dan menjawab kebutuhan zaman: mutu layanan tinggi dengan biaya yang efisien.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan Hospital Nacional Guido Valadares (HNGV) Timor Leste ke RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (2)

Pada hari Selasa, 25 Maret 2025, RS Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan dari Hospital Nacional Guido Valadares (HNGV) Timor Leste sebanyak 10 orang. Acara ini berlangsung di Ruang Auditorium Kecil Gedung Borromeus, Instalasi Rawat Jalan Terpadu lantai 6.

Acara diawali dengan sambutan dari Direktur RS Panti Rapih dan perwakilan HNGV. Selanjutnya, dilakukan sesi pemberian kenang-kenangan, foto bersama, serta pemaparan Company Profile RS Panti Rapih oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H. Setelah itu, dr. Tan Liana Santosa menyampaikan materi terkait layanan farmasi, laboratorium, dan IGD. Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif dan hospital tour untuk memperkenalkan fasilitas serta sistem layanan di RS Panti Rapih.

 

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara RS Panti Rapih dan HNGV Timor Leste, serta berbagi pengalaman dan wawasan mengenai pengelolaan layanan kesehatan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan di kedua rumah sakit.

Kunjungan ini membuka peluang kerja sama antara RS Panti Rapih dan HNGV Timor Leste dalam pengembangan layanan kesehatan. Pertukaran informasi dan pengalaman yang terjadi dalam kunjungan ini diharapkan dapat membantu peningkatan kualitas layanan medis di kedua institusi. Selain itu, kunjungan ini juga menjadi wadah bagi tenaga medis untuk memperluas wawasan serta membangun jaringan profesional yang lebih luas.

 

Artikel ditulis oleh :
Anjar Pintosasi
(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Berikan Santunan Jaminan Kematian kepada Ahli Waris Ibu Sarminingsih 5/5 (4)

Yogyakarta, 19 Maret 2025 – Rumah Sakit Panti Rapih (RSPR) secara simbolis menyerahkan santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp42.000.000 kepada ahli waris Ibu Sarminingsih dalam acara yang berlangsung di Hotel Eastparc Yogyakarta pada Rabu, 19 Maret 2025, pukul 16.00-18.00 WIB.

Ibu Sarminingsih adalah seorang ibu dari dua anak yang berprofesi sebagai buruh gendong di Pasar Gamping, Jalan Wates. Sepanjang hidupnya, beliau bekerja keras demi menghidupi keluarganya, bahkan saat sakit kanker yang dideritanya semakin memburuk. Hingga akhirnya, beliau berpulang setelah kondisi kesehatannya semakin menurun.

Penyerahan santunan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban BPJS Ketenagakerjaan atas bantuan yang telah disalurkan melalui RS Panti Rapih. Santunan ini diharapkan dapat membantu keluarga yang ditinggalkan dalam menghadapi masa sulit.

Ibu Sarminingsih merupakan salah satu dari 40 buruh gendong yang menerima bantuan CSR dari RS Panti Rapih pada tahun 2025 ini. RS Panti Rapih adalah satu-satunya rumah sakit di Yogyakarta yang mengambil peran sebagai donatur iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi para buruh gendong. Hal ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk kepedulian terhadap pekerja informal yang rentan secara ekonomi dan kesehatan.

Melalui program CSR ini, RS Panti Rapih membayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk buruh gendong, sehingga mereka mendapatkan perlindungan sosial ketenagakerjaan. Dengan adanya santunan ini, BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan pertanggungjawaban atas manfaat yang telah diberikan, sekaligus menginspirasi instansi lain untuk turut serta dalam memberikan perlindungan bagi pekerja sektor informal.

Dengan kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergugah untuk berkontribusi dalam memberikan jaminan sosial kepada pekerja informal demi kesejahteraan mereka dan keluarganya.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Microneedling & PRP untuk Kebotakan No ratings yet.

Microneedling dengan PRP (Plasma kaya platelet) adalah suatu prosedur penanganan pemulihan rambut non bedah yang akan mengatasi masalah penipisan rambut dan kebotakan.

Proses ini menggunakan darah sendiri,  menggunakan proses penyembuhan alami tubuh sendiri dan keduanya membantu mendorong sel-sel kulit untuk beregenerasi dan mendorong folikel rambut untuk menumbuhkan rambut baru.

Mekanisme kerja

  1. Tusukan jarum – jarum halus akan membuat jalan masuk ke dalam kulit, sehingga PRP yang diaplikasikan dpt mencapai folikel rambut.
  2. PRP adalah suatu produk yang diproses dari darah pasien.
  3. Proses penyembuhan luka yang terjadi karena tusukan jarum – jarum akan memperkuat PRP.
  4. PRP mensuplai nutrisi ke akar rambut, memicu tumbuhnya helai- helai rambut baru.

Kelebihannya :

Hasil yang tampak alami, sedikit atau tidak ada rasa sakit atau ketidaknyamanan, tidak ada anestesi umum atau operasi, dan waktu pemulihan minimal.

Peruntukan

  • Kepadatan rambut berkurang atau kebotakan
  • Kebotakan jenis alopesia androgenetik atau pola kebotakan pada wanita
  • Orang – orang dengan tahap awal kebotakan.

Efek sampingnya adalah pembengkakan ringan dan nyeri pada tempat tusukan.

Sangat jarang adalah sakit kepala ringan, infeksi, peningkatan kerontokan rambut, dan tidak ada respons terhadap pengobatan.

 

Pertimbangan lain

Pasien dengan kondisi kulit seperti rosacea dan eksim atau riwayat jaringan parut keloid mungkin disarankan untuk menjalani pilihan pengobatan lain

 

Artikel ditulis oleh :

dr Radijanti Anggraheni, Sp.DVE, FINSDV

(dokter Spesialis Dematologi dan Venereologi RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

 

Informasi Pelayanan :
Klinik Estetika Lucia
Lantai 5 Gedung Rawat Jalan Borromeus Terpadu RS Panti Rapih Yogyakarta
Telepon : (0274) 563333 ext 1409

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Selenggarakan Pelatihan Troubleshooting AC VRV Daikin bagi Teknisi 5/5 (4)

Yogyakarta, 28 Februari 2025 – Sebanyak 20 orang teknisi RS Panti Rapih mengikuti Pelatihan Troubleshooting AC VRV Daikin yang berlangsung selama dua hari, 27-28 Februari 2025. Pelatihan ini diselenggarakan dengan dukungan dari PT Aneksa Meniti Karya dan bertempat di Auditorium Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, RS Panti Rapih Yogyakarta.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan para teknisi dalam menangani permasalahan serta melakukan perbaikan pada sistem pendingin udara VRV (Variable Refrigerant Volume) merk Daikin. Dengan pelatihan ini, diharapkan para teknisi semakin kompeten dalam memastikan sistem AC di lingkungan rumah sakit tetap berfungsi optimal demi kenyamanan pasien, tenaga medis, dan seluruh civitas RS Panti Rapih.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, Dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan pentingnya pemeliharaan sistem pendingin udara di rumah sakit sebagai bagian dari upaya menjaga kenyamanan dan keselamatan lingkungan kerja serta pelayanan bagi pasien.

 

Selanjutnya, Direktur Utama PT Aneksa Meniti Karya, Bapak Fx Feli Aneksa Wijaya, turut memberikan sambutan dan menyatakan komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas teknis di berbagai sektor, termasuk fasilitas kesehatan.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari PT Daikin, Bapak Heza Pratama, yang memberikan pemaparan mengenai Produk dan Sistem Kontrol VRV. Materi yang disampaikan mencakup prinsip kerja sistem VRV, metode troubleshooting, serta penerapan sistem kontrol yang efisien untuk meningkatkan performa dan umur pakai perangkat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Instalasi Sarana, Prasarana, dan Fasilitas RS Panti Rapih, Bapak Albertus Gunawan Setiyono, ST, yang mendukung penuh pelatihan ini sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas pemeliharaan fasilitas rumah sakit.

Sebagai penutup, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi teknisi RS Panti Rapih dalam menjaga sistem AC tetap optimal. Dengan keterampilan troubleshooting yang lebih baik, efisiensi operasional rumah sakit dapat ditingkatkan, serta kenyamanan pasien dan tenaga kesehatan tetap terjaga. Selain itu, sinergi antara RS Panti Rapih, PT Aneksa Meniti Karya, dan PT Daikin diharapkan dapat terus berlanjut untuk pengembangan sumber daya manusia dan perawatan fasilitas kesehatan di masa depan.

 

Artikel ditulis oleh :

Anjar Pintosasi

(Humas RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Skrining Kanker Menyelamatkan Banyak Kehidupan 5/5 (2)

PENCEGAHAN KANKER DAN DETEKSI DINI KANKER

SKRINING KANKER MENYELAMATKAN BANYAK KEHIDUPAN

 

Dian Pratiwi, dr, M.Sc., SpPD K-HOM FINASIM

 

Ada dua tindakan utama untuk mengurangi risiko terkena dan meninggal akibat  kanker paling:

  • Melakukan upaya untuk mengurangi kebiasaan sehari-hari yang berbahaya yang meningkatkan risiko terkena kanker.
  • Ikuti pedoman pemeriksaan kanker yang direkomendasikan.

 

Beberapa upaya untuk merubah gaya hidup menjadi lebih sehat untuk menurunkan risiko kanker:

  • Stop merokok
  • Hindari paparan asap rokok  (secondhand smoke exposure)
  • Kurangi kelebihan berat badan
  • Hindari alkohol
  • Hindari makan yang tidak sehat
  • Aktivitas fisik dilakukan secara rutin dan terarah
  • Hindara paparn ultraviolet yang lama
  • Kenali cancer-associated infections, seperti virus HPV sebagai penyebab kanker leher Rahim.

Petunjuk Umum Kecurigaan Kanker

Pengobatan kanker akan efektif bila kanker ditemukan pada tahap yang sangat awal. Kenali tanda-tanda pada tubuh yang mengarah pada perubahan yang khusus atau tidak  biasa, seperti:

  • benjolan atau area yang menebal pada payudara, perubahan bentuk atau warna payudara, keluarnya cairan dari puting yang tidak biasa, puting yang masuk ke dalam (jika tidak selalu seperti itu) atau nyeri yang tidak biasa
  • Benjolan di leher, ketiak, atau bagian tubuh lainnya
  • Luka, bisul atau sariawan yang tidak kunjung sembuh.
  • Batuk dan perubahan suara menjadi parau yang tidak bisa hilang dengan pengobatan , atau terjadi batuk darah
  • Perubahan pola buang air besar lebih dari 2 minggu, dan muncul darah di feses atau menetes pada saat buang air besar terutama bila disertai penurunan berat badan yang banyak dalam kurun waktu singkat.
  • Penurunan berat badan tanpa pengaturan diet khusus
  • keputihan atau pendarahan yang tidak biasa/ diluar siklus menstruasi

 

Kriteria Efektif Untuk Deteksi Dini

The World Health Organization Organisasi Kesehatan Dunia telah menyebutkan kondisi deteksi dini sebagai pendekatan pengendalian penyakit yang tepat.

  1. Pertama, penyakit tersebut harus bersifat umum dan berhubungan dengan morbiditas dan mortalitas yang serius.
  2. Kedua, tes skrining harus mampu mendeteksi penyakit tahap awal secara akurat.
  3. Ketiga, pengobatan setelah deteksi melalui skrining harus terbukti meningkatkan prognosis dibandingkan diagnosis biasa.
  4. Yang terakhir, harus ada bukti bahwa potensi manfaatnya lebih besar daripada potensi kerugian dan biaya penyaringan.

Skrining Kanker

Vaksin HPV untuk pencegahan kanker mulut Rahim

Rekomendasi :

  • Vaksin HPV direkomendasikan untuk anak usia 11 – 12, vaksin bisa diberikan pada usia 9 tahun.
  • Vaksin bisa diberikan sampai usia 26 tahun yang belum mendapatkan vaksin secara adekuat.
  • Tidak direkomendasikan pada usia diatas 26 tahun.
  • Tidak disarankan diberikan pada usia diatas 45 tahun.

 

Panduan Skrining Kanker Payudara

  • Wanita usia 45 – 54  tahun dengan test mamography, rekomendasi usia 45 tahun harus menjalani mammography, usia 45 – 54 harus dilakukan setiap tahun.
  • Wanita diatas 54 tahun dengan test mammography, rekomendasi biennical screening atau lanjutan skrining rutin setiap tahun. Lanjutan skrining selama sehat dan harapan hidup diatas 10 tahun.

 

 

Mamografi merupakan alat skrining yang direkomendasikan untuk mendeteksi dini kanker payudara. Setiap kali menjalani mammogram, payudara terkena radiasi dalam jumlah yang sangat kecil. Mesin mamografi menggunakan radiasi sesedikit mungkin namun tetap mendapatkan gambar berkualitas tinggi. Radiasi dari skrining hampir sama dengan 18 minggu paparan radiasi alami di lingkungan.

 

Skrining Kanker Mulut Rahim

  • Wanita usia 25 -65 tahun, jenis test dengan Tes HPV (lebih disarankan) Primer, Pap smear saja, atau kombinasi dengan teht HPV.  Rekomendasi lebih disarankan test HPV primer setiap 5 tahun dengan tool yang standart FDA. Bisa disarankan: Co testing (HPV dan Pap test) setiap 5 tahun atau Pap saja setiap 3 tahun
  • Wanita diatas 65 tahun, jenis test mammography. Stop skrining bila dalam 10 tahun hasil negative, dengan hasil etst terkahir min 5 tahun.
  • Wanita yang pernah mendapat vaksin HPV, rekomendadi untuk tindak lanjut sesuai dengan usia rekomendasi (sama dengan pasien yang tidak divaksin).
  • Wanita yang menjalani histerektomi (Pengangkatan Rahim) rekomendasi hentikan skrining.

Skrining Kanker Kolorektal (usus besar)

Beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko kanker usus antara lain:

  • Usia
  • Riwayat keluarga
  • Penyakit Inflammatory bowel disease
  • Diet yang tidak sehat kurang serat
  • Kurang olah raga
  • Konsumsi alkohol
  • Obesitas
  • Merokok

Deteksi Dini Kanker Usus

Tidak semua kanker usus menunjukkan gejala. Mengalami gejala belum tentu berarti menderita kanker usus. Namun, harus menemui dokter jika:

  • Perdarahan saat buang air besar, atau darah menetes setelah BAB
  • perubahan pola buang air besar, seperti sembelit atau diare
  • Nyeri perut atau perut terasa penuh/ kembung
  • penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas, atau kehilangan nafsu makan
  • Gejala anemia, keluhan lelah yang sulit dijelaskan, lemah, atau “ngos-ngosan”

Siapa yang berisiko?

Semua orang memiliki risiko timbulnya kanker usus besar, dan risiko ini meningkat seiring usia. Beberpa kondi yang meningkatkan risiko adalah:

  • Riwayat polip usus
  • Ruwayat kanker usus
  • Chronic inflammatory bowel disease (e.g. Crohn’s disease)
  • Riwayat keluarga dengan kanker usus besar
  • Peningkatan kadar insulin pada DM tipe 2

 

Apakah yang dimaksud dengan faecal occult blood test (FOBT)?

Faecal occult blood test (FOBT) dapat mendeteksi sejumlah kecil darah pada proses defekasi (buang air besar).

Tes ini mengambil sampel dari dua atau tiga buang air besar  dengan menggunakan alat tes, dan jika darah terdeteksi, tes lebih lanjut mungkin diperlukan seperti Colonoscopy.

Meskipun FOBT bukan tes diagnostik yang paling akurat untuk kanker usus, saat ini FOBT merupakan tes skrining yang paling banyak diteliti, selain termurah dan paling dapat diterima.

 

 

Populasi Jenis Test Rekomendasi
wanita dan laki-laki  usia 45 th keatas Guaiac-based Feacl Occult Bloos Test (gFOBT)

 

Setiap tahun

 

Multi target stool DNA test Setiap 3 tahun
Flexible Sigmoidoscopy Setiap 5 tahun
Colonoscopy Setiap 10 tahun
CT Colonography Setiap 5 tahun

Mohon dapat memberikan rating

Jam Kunjung Pasien RS Panti Rapih dan Tata Tertib Pengunjung 4.94/5 (17)

RS Panti Rapih menetapkan jam kunjung pasien guna memastikan kenyamanan dan pemulihan pasien selama menjalani perawatan. Pengunjung diharapkan mematuhi aturan yang telah ditetapkan untuk menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan rumah sakit.

Jam Kunjungan:

  • 🏥 Ruang Rawat Inap:
    • Senin – Sabtu, pukul 16.30 – 18.00 WIB
    • Minggu & Tanggal Merah, pukul 10.30 – 11.30 WIB & pukul 16.30 – 18.00 WIB
  • 🚷 Ruang Isolasi Infeksius: Tidak ada waktu kunjung.

Aturan Kunjungan:

  • 👥 Jumlah Pengunjung: Maksimal 2 orang per kamar pasien.
  • 👶 Usia Pengunjung: Pengunjung dengan usia di bawah 12 tahun disarankan untuk tidak mengunjungi pasien.
  • 😷 Kesehatan Pengunjung: Pengunjung dalam kondisi sehat dan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku di rumah sakit.
  • 😤 No Smoking: Dilarang keras merokok bagi setiap pengunjung di semua area rumah sakit.
  • 💪 Ketertiban & Kebersihan: Pengunjung wajib menjaga ketertiban dan kebersihan selama berada di lingkungan rumah sakit.

Harap diingat bahwa 🚷 ruang isolasi infeksius tidak memiliki waktu kunjung, kecuali untuk penanggung jawab pasien di unit terkait. Kami juga mengingatkan agar pengunjung mematuhi protokol kesehatan demi kenyamanan bersama.

 

Kepatuhan terhadap peraturan ini sangat penting untuk menjaga ketertiban serta membantu pasien mendapatkan perawatan yang optimal. Terima kasih atas pengertiannya.

 

Informasi lebih lanjut :

Informasi RS Panti Rapih

Lantai 2 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus

0274 – 563333 ext 1116

Waktu pelayanan : Senin – Sabtu (Minggu dan tanggal merah tutup)

Pk 07.30 – 20.00 wib

 

Mohon dapat memberikan rating

Layanan Ambulans RS Panti Rapih: Siap Membantu dalam Berbagai Kebutuhan Medis 5/5 (3)

RS Panti Rapih menyediakan layanan ambulans dengan berbagai kategori untuk memenuhi kebutuhan pasien dan keluarga. Berikut adalah jenis layanan ambulans yang tersedia:

1. Ambulans Emergensi

Ambulans ini disiapkan khusus untuk menangani pasien dalam kondisi gawat darurat. Dilengkapi dengan peralatan medis canggih serta tenaga medis terlatih, ambulans emergensi siap memberikan pertolongan pertama sebelum pasien tiba di rumah sakit.
Hubungi IGD RS Panti Rapih: (0274) 552118

2. Ambulans Non-Emergensi

Ambulans ini ditujukan bagi pasien yang membutuhkan transportasi medis tanpa kondisi darurat, seperti pasien kontrol atau pasien yang akan pulang dari IGD maupun rawat inap. Layanan ini memberikan kenyamanan bagi pasien dan keluarga dalam perjalanan medis mereka.
Hubungi IGD RS Panti Rapih: (0274) 552118 (pasien pulang dari IGD)
Hubungi Rawat Jalan : (0274) 563333 est 1225 (untuk pasien kontrol, jam layanan pk 07.30 – 14.00 WIB, Senin – Sabtu)

3. Ambulans Jenazah

Ambulans ini diperuntukkan bagi pengantaran jenazah dari rumah sakit ke rumah duka atau tempat pemakaman. RS Panti Rapih bekerja sama dengan pihak ketiga untuk memastikan pelayanan yang profesional dan hormat kepada jenazah serta keluarga yang ditinggalkan.
Hubungi Kamar Jenazah RS Panti Rapih (Ruang St. Michael): (0274) 563333 ext 263 atau WA : 081325442193

Dengan layanan ambulans yang lengkap dan profesional, RS Panti Rapih berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pasien dan keluarga. Jangan ragu untuk menghubungi nomor yang tertera jika membutuhkan layanan ambulans sesuai kebutuhan Anda.

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Mengobati Nyeri Otot Dengan Teknik Dry Needling No ratings yet.

Nyeri pada otot merupakan nyeri yang sangat sering terjadi, nyeri otot akibat aktivitas harian dan olah raga dapat mengenai semua orang. Nyeri otot ini dapat dikenal dengan nyeri miofasial/Miofacial Pain Syndrome. Proses kimiawi pelepasan ion kalsium pada akhiran otot akan menyebabkan terjadinya gangguan berupa pemendekan pada serat otot yang dikenal sebagai Taut band.

 

Taut band adalah kondisi abnormal dari otot yang berupa otot yang memendek dan mengeras (mrongkol) sehinga pada saat diraba akan terasa keras dan nyeri saat ditekan. Penekanan pada Taut band akan menimbulkan rasa sakit pada area tekanan, nyeri menjalar ke area sekitar atau menimbulkan kejutan otot sesaat (twitching).

 

Nyeri Miofasial dapat disebabkan oleh berbagai macam sebab usia tua, trauma, kurangnya olah raga, postur tubuh yang kurang baik saat aktivitas harian, kecemasan, depresi, defisiensi vitamin B atau D, kurang tidur, gangguan sendi dan aktivitas fisik yang berlebihan.

 

Penanganan Sindrom Nyeri Miofasial sangat beragam tergantung kondisi pasien, Pemberian obat-obatan antiinflamasi oral maupun suntikan, terapi fisik/fisioterapi, pelenturan aktif/pasif, tapping untuk drainase limfatik, hot/coldpack, dan Teknik Dry Needling

 

Dry needling merupakan teknik penusukkan dengan jarum monofilamen tipis pada otot yang mengalami gangguan atau Taut band. Jarum yang digunakan sama dengan jarum akupuntur sehingga tidak ada obat yang disuntikkan kedalam otot. Berbeda dengan akupuntur, Dry Needling merupakan Teknik pengobatan Western yang fokus pada pelepasan ketegangan otot yang menimbulkan nyeri dengan melakukan penusukan pada fasia dan otot yang terganggu.

Dry needling biasanya digunakan pada berbagai gejala nyeri yang melibatkan saraf, otot dan tulang rangka, pada kasus nyeri tungkai, bokong, punggung belakang, pundak, bahu, leher belakang serta untuk nyeri kepala. Beberapa kondisi pasien memang tidak dapat dilakukan dry needling seperti ibu hamil, kondisi Immunocompromised, dan anak kurang dari 12 tahun.

Prosedur Dry Needle dapat dilakukan di klinik tanpa memerlukan waktu yang panjang, jarum akan ditusukkan dan dilakukan stimulasi pada otot yang nyeri. Stimulasi dengan jarum akan merangsang otot yang menyebabkan otot berkontraksi atau berkedut dan hal ini membantu menghilangkan rasa sakit serta meningkatkan fleksibilitas gerakan otot.

 

 

Artikel ditulis oleh :

dr. Esdras Ardi Pramudita, DFIFN, M.Sc, Sp.N, FAAN.

(Dokter Spesialis Saraf RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

Informasi lebih lanjut :

Klinik Saraf

Lantai 5, Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus RS Panti Rapih

Pendaftaran :

Pendaftaran 24 jam (0274) 514004/514006

Aplikasi PantiRapihKu (download di Google Play Store atau App Store)

Mohon dapat memberikan rating

Mengenal Kusta: Penyakit yang Bisa Disembuhkan, Bukan Kutukan 5/5 (1)

Kusta, juga dikenal sebagai lepra, adalah penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Penyakit ini menyerang kulit, selaput lendir dan syaraf tepi, serta menyebabkan kerusakan permanen/kecacatan jika tidak ditangani. Lebih lanjut dapat menyebabkan masalah kompleks, baik medis, psikologis, sosial dan budaya.

Gejala

  1. Bercak kulit yang tidak biasa (pucat atau gelap)
  2. Mati rasa atau kehilangan sensasi pada kulit
  3. Pembesaran dan kerusakan saraf, menyebabkan rasa nyeri dan kelemahan otot
  4. Benjolan-benjolan nyeri di bawah kulit
  5. Kesulitan berjalan atau menggunakan tangan
  6. Penglihatan kabur atau kebutaan (jika tidak ditangani)

Penularan

Penularan dapat terjadi dengan adanya kontak erat/interaksi yang sangat lama dan sering, dengan penderita yang tidak diobati, dengan cara :

  1. Penularan melalui kontak langsung kulit ke kulit luka penderita yang belum mendapatkan pengobatan.
  2. Penularan melalui udara (droplet) saat berbicara, batuk atau bersin.
  3. Faktor resiko yang berperan adalah cara penularan, varian genetik dalam hal kerentanan, kelemahan sistem imun, keganasan kuman, dan kondisi sosial ekonomi.

Pengobatan

  1. Antibiotik Multi Drug Therapy (rifampisin, dapsone, dan clofazimine).
  2. Pengobatan awal dapat mencegah kerusakan permanen
  3. Perawatan di rumah sakit bila terjadi reaksi kusta yang berat.

Pencegahan

  1. Menghindari kontak langsung dengan penderita yang belum mendapatkan pengobatan
  2. Mencuci tangan secara teratur
  3. Menggunakan masker saat berinteraksi dengan penderita
  4. Deteksi dini dan pengobatan cepat

Fakta Penting

  1. Kusta tidak menular melalui sentuhan biasa.
  2. Pengobatan tepat waktu sesuai aturan minum obat dapat menyembuhkan penyakit.
  3. Kusta bukanlah penyakit kutukan atau hukuman.

Jadi, mari hapus stigma dan hilangkan diskriminasi pada penderita kusta.

 

Artikel ditulis oleh :

dr. Radijanti Anggraheni, Sp. D.V.E

(Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika RS Panti Rapih Yogyakarta)

 

 

Sumber:

– Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

– Centers for Disease Control and Prev9ention (CDC)

– Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

 

Informasi lebih lanjut :
Klinik Penyakit Kulit & Kelamin
Lantai 5 Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus

Pendaftaran 24 jam :
Telepon : 0274 – 514004/514006
Aplikasi PnatiRapihKu (download di Play Store atau App Store)

Mohon dapat memberikan rating