Lomba Greetings & Quotes RS Panti Rapih No ratings yet.

Dalam rangka HUT RS Panti Rapih 92, RS Panti Rapih akan mengadakan Lomba Greetings and Quotes. Lomba ini hanya diperuntukkan bagi peserta internal RS Panti Rapih. 

 

Tema: Pencerminan Nilai I-Care

Waktu pengumpulan: 27 September 2021-4 Oktober 2021

Tempat pengumpulan : Instalasi Rekam Medis pukul 08.00 -14.00 WIB (pada jam kerja)

Pengumuman pemenang: 18 Oktober 2021

A. Ketentuan lomba :

  • Peserta internal RS Panti Rapih. Tiap unit/bagian wajib mengirimkan 1 Greetings & Quotes.
  • Dalam bahasa Indonesia dan ditulis/digambar manual (bukan digital) dengan tulisan-tulisan artistik di kertas A3 memakai pewarna bebas

B. Hadiah

  1. Juara 1: Rp 1.000.000,-
  2. Juara 2: Rp 750.000,-
  3. Juara 3: Rp 500.000,-

Hasil karya tersebut akan ditampilkan di media RS

Yuk segera daftar dan menangkan hadiahnya ^^

 

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

Lintang: 0812-3116-2719 dan 0274-514004 ext 1039

 

Mohon dapat memberikan rating

Lomba Video Akreditasi RS Panti Rapih No ratings yet.

Dalam rangka HUT RS Panti Rapih 92, RS Panti Rapih akan mengadakan Lomba Video Akreditasi. Lomba ini hanya diperuntukkan bagi peserta internal RS Panti Rapih. 

 

Video Akreditasi

 Tema: Penerapan 6 Goals Patient Safety

Waktu pengumpulan : 27 September – 11 Oktober 2021

Metode pengumpulan :

  1. G-drive divisi lomba maks 15 GB atau
  2. Flash disk ke kantor KMKP pada jam kerja 08.00 – 14.00 WIB

Pengumuman pemenang: 18 Oktober 2021

 

A. Ketentuan lomba:

  • Peserta Unit RS (1 unit wajib mengirimkan 1 video)
  • In frame maks. 4 orang

B. Menangkan Hadiah senilai:

  1. Juara 1: Rp 1.000.000,-
  2. Juara 2: Rp 750.000,-
  3. Juara 3: Rp 500.000,-

 

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi

Sekar: 0857-3737-3533

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Lomba Video Edukasi Prokes No ratings yet.

Dalam rangka HUT RS Panti Rapih 92, RS Panti Rapih akan mengadakan Lomba Video Edukasi Prokes. Lomba ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun berada. Lomba ini hanya diperuntukkan bagi peserta internal RS Panti Rapih dan RS Unit Karya. 

Tema: Edukasi Prokes

Judul: 1 kata berbahasa Jawa

Waktu pengumpulan: 27 September – 11 Oktober 2021

Metode pengumpulan : Upload Google Drive peserta –> share link ke Contact Person dr. Gathot 0812-2986-3629

Pengumuman pemenang: 18 Oktober 2021

Link Pendaftaran:  https://bit.ly/lombavideohutrspr92

A. Ketentuan lomba :

  • Peserta internal RSPR dan RS Unit Karya. Tiap unit/bagian wajib mengirim 1 video
  • In frame maks. 5 orang
  • Durasi: maks. 8 menit;  ukuran file: 1 giga
  • Disajikan dalam aktivitas keseharian berbahasa Jawa
  • Tidak menggunakan seragam dan atribut RS Panti Rapih

B. Menangkan Hadiah senilai total Jutaan rupiah

Juara 1: Rp 1.000.000,-

Juara 2: Rp 750.000,-

Juara 3: Rp 500.000,-

Video akan ditampilkan di media RS untuk promosi kesehatan

Ditunggu partisipasinya yaa rekan-rekan semua

Stay Healthy and Be Happy ^^

Informasi dapat menghubungi :

dr. Gathot 0812-2986-3629

Mohon dapat memberikan rating

Asi Eksklusif No ratings yet.

Hampir seluruh dunia mengakui bahwa ASI merupakan makanan yang paling tepat bagi bayi, tidak ada satu susu formula buatan manusia manapun yang sanggup menggantikan semua keunggulan ASI. Bahkan Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) dan UNICEF merekomendasikan ASI Eksklusif merupakan gizi terbaik dan sumber makanan utama yang paling sempurna bagi bayi usia 0-6 bulan.

ASI Eksklusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan selama 6 bulan, tanpa menambahkan dan/atau mengganti dengan makanan atau minuman lain, termasuk air putih, selain menyusui (kecuali obat-obatan dan vitamin atau mineral tetes; ASI perah juga diperbolehkan). Jika sebagian besar bayi usia 0-6 bulan hanya diberikan ASI maka diperkirakan paling sedikit 1,2 juta nyawa anak dapat diselamatkan setiap tahunnya.

Manfaat

Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa Menyusu Eksklusif selama 6 bulan terbukti memberikan risiko yang lebih kecil terhadap: berbagai penyakit infeksi (diare, infeksi saluran napas, infeksi telinga, pneumonia, infeksi saluran kemih) penyakit lainnya (obesitas, diabetes, alergi, penyakit inflamasi saluran cerna, kanker) di kemudian hari meningkatkan kekebalan tubuh memenuhi seluruh asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi makanan ‘terlengkap’ selama 6 bulan pertama kehidupannya.

Faktor-faktor pendukung keberhasilan pemberian ASI Eksklusif memiliki niat dan motivasi yang kuat untuk menyusui selama 6 bulan penuh memiliki keyakinan dan percaya diri bahwa ASI ibu sangat cukup konsultasi laktasi (kontak ASI) sedini mungkin dalam masa kehamilan, melahirkan dan menyusui pentingnya dukungan petugas kesehatan, suami dan keluarga melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) menyusui sesering mungkin tanpa dijadwal rawat gabung: Ibu dan bayi dirawat dalam 1 kamar, bayi dalam jangkauan ibu selama 24 jam. Berikan ASI saja tanpa minuman atau makanan lain kecuali indikasi medis. Bayi tidak diberi dot atau empeng.

 

Posisi menyusui
Ciptakan suasana yang tenang dengan posisi yang nyaman dalam proses menyusui

Inisiasi Menyusu Dini (IMD)
Salah satu dari sepuluh langkah menuju keberhasilan pemberian ASI Eksklusif
Kedekatan interaksi ibu dan bayi dalam 30 menit pertama kelahiran bayi
Sesaat setelah bayi lahir, bayi ditengkurapkan di dada ibu
Biarkan dengan kemampuan alaminya bayi akan memulai menyusu dengan merangkak di dada ibu dan menemukan sendiri payudara ibu dan mengambil minum pertama dengan kemampuan sendiri

Pelekatan yang BENAR menjadi kunci sukses menyusui Eksklusif

1. Muka bayi menengadah/melihat ibu. Dagu bayi menempel pada payudara ibu
2. Perut/dada bayi menempel pada dada ibu
3. Seluruh badan bayi menghadap badan ibu, telinga, lengan dan leher bayi berada pada garis lurus. Ibu menopang bagian bahu dan belakang bayi, tidak hanya kepala

Pelekatan yang TIDAK BENAR menjadi kunci kegagalan menyusui Eksklusif

1. Hanya puting susu yang berada dimulut bayi (menyebabkan puting lecet), areola masih tampak lebih banyak di luar, dagu bayi tidak melekat ke payudara
2. Mulut bayi tidak terbuka lebar, bibir bawah terputar ke dalam
3. Sebagian besar saluran ASI masih berada di luar mulut bayi, lidah di dalam sehingga tidak dapat menekan saluran ASI untuk memerah ASI
4. Jika bayi minum dengan botol/dot, maka akan cenderung menyusu pada puting – ngempeng ( bingung puting’)

 

Info Pelayanan :
Klinik Laktasi Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta
Lantai 3 Gedung Rawat Jalan Borromeus
Jl Cik Ditiro 30 Yogyakarta 55223
Senin – Sabtu, pk 08.00 – 12.00 WIB
Hari Minggu atau tanggal merah tutup

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store

Rating untuk artikel/halaman ini : No ratings yet.

Mohon dapat memberikan rating

Lomba Podcast RS Panti Rapih No ratings yet.

Podcast saat ini banyak diminati oleh orang-orang karena bisa didengarkan kapan saja dan dimana saja. Bagi Anda yang memiliki hobi untuk membuat Podcast bisa mengikuti Lomba Podcast dalam rangka Hari Ulang Tahun RS Panti Rapih ke 92.

Tema: Hidup Sehat dan Kreatif di Masa Pandemi

Ketentuan lomba:
1. Peserta adalah masyarakat umum di seluruh Indonesia
2. Jenis Podcast bebas, boleh 1 peserta (Solo Host) atau tim dengan jumlah maks. 3 orang (Multi Host) dan mengumpulkan hanya 1 karya
3. Peserta Lomba tidak dipungut biaya apapun
4. Podcast merupakan karya original dari peserta dan sesuai dengan tema
5. Durasi Podcast 10 – 15 menit
6. Pengumpulan konten dapat di unggah di Instagram (IG TV) dalam bentuk Video atau rekaman suara
7. Resolusi minimal 720p maksimal 1080p untuk Video
8. Tidak Mengandung SARA, kalimat provokatif dan pornografi
9. Boleh menambahkan latar belakang suara/backsound, jika backsound tersebut memiliki hak cipta, maka wajib mencantumkan nama pemilik karya atau dapat menggunakan latar belakang suara yang bebas hak cipta (no copyright)
10. Podcast boleh disampaikan dengan gaya bahasa non-formal (baik dengan bahasa daerah campuran dan bahasa Indonesia) dengan tetap memperhatikan etika berbahasa yang baik dan benar
11. Latar belakang podcast bebas (tetap memperhatikan etika & kesopanan)
12. Wajib menyertakan Jargon RS Panti Rapih Sahabat untuk Hidup Sehat dan Ucapan HUT RS Panti Rapih
13. Wajib mention ke IG RS Panti Rapih (@rspantirapihyogyakarta) dengan menambahkan hashtag #HUTRSPR92 #RSPRTangguh #RSPantiRapih
14. Akun Instagram tidak boleh di private
15. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat

Segera daftarkan diri kamu dan tim kamu untuk ikut lomba ini dan menangkan hadiahnyaa 🥳
Link pendaftaran: https://bit.ly/registrasilombapodcasthutrspr92

Untuk masing-masing juara hasil karyanya juga akan ditampilkan di Instagram Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta lho 😁

#RSPantiRapih #PantiRapih #RSdiJogja #HUTRSPR92 #LombaPodcast #PodcastCompetition #Podcast #PodcastIndonesia #Podcaster #PodcastLife #Podcasting #PodcastofInstagram #Podcastshow

Mohon dapat memberikan rating

Lomba Tik Tok RS Panti Rapih No ratings yet.

Hobi bergaya didepan kamera akan jadi lebih menarik dengan mengikuti Lomba Tiktok dalam rangka Hari Ulang Tahun RS Panti Rapih ke-92.

a. Tema: Ucapan HUT RS Panti Rapih ke 92 dan Testimoni Layanan RS Panti Rapih

b. Waktu pengumpulan : 4 – 18 Oktober 2021

Pengumpulan “Like” untuk 10 besar : 25 – 30 Oktober 2021

c. Metode pengumpulan :

  1. Pendaftaran : melalui Google Form (menyertakan nama identitas + nama akun)
  2. Upload di akun tiktok masing-masing dan tag Tik Tok RS Panti Rapih (@rspantirapih)
    Kemudian mengisi Google Form setelah mengunggah

Pengumuman Pemenang: 8 November 2021

Ketentuan lomba:
1. In frame maksimal 5 orang
2. Mematuhi prokes, tidak mengandung SARA, dan penampilan sopan
3. Durasi maksimal 60 detik
4. Menggunakan backsound lagu selamat ulang tahun dari Jamrud versi remix
5. Akun Tik Tok tidak di private
6. Unggah di akun Tik Tok dan diberi hashtag #HUTRSPR92 #RSPRTangguh #RSPantiRapih #TikTokRSPR dan tag ke akun Tik Tok RSPR @rspantirapih
7. Mengisi Google Form setelah mengunggah
8. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat

Daftarkan diri Anda sekarang juga di https://bit.ly/lombatiktokhutrspr92 dan raih hadiahnya 🥳🥳

Ditunggu partisipasinya yaaa di Lomba Tik Tok Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta

Mohon dapat memberikan rating

Infeksi Saluran Pernapasan Atas No ratings yet.

Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) adalah infeksi yang terjadi pada saluran pernafasan (mulai dari hidung sampai paru-paru) yang berlangsung sampai 14 hari, dan timbul dalam gejala batuk, pilek dan panas.

Penyebab ISPA

  • Tertular pasien lain
  • Kurang gizi
  • Lingkungan yang kurang sehat
  • Kurangnya daya tahan tubuh
  • Kurangnya sirkulasi udara di dalam rumah

Tanda dan Gejala

  • Demam tinggi
  • Sakit kepala
  • Batuk-batuk
  • Bersin-bersin
  • Lemah, letih

Klasifikasi

1. Ringan :
– Batuk
– Pilek
– Demam

2. Sedang :
– Batuk
– Pilek
– Demam
– Sesak nafas

3. Berat :
– Batuk
– Pilek
– Tarikan dinding dada

Komplikasi

  • Bila mengenai ginjal menyebabkan infeksi ginjal
  • Bila mengenai jantung menyebabkan infeksi otot jantung
  • Bila mengenai otak menyebabkan radang selaput otak
  • Bila mengenai telinga menyebabkan infeksi pada telinga

Pencegahan

  • Menjauhkan anak dari penderita batuk
  • Memberikan makanan bergizi setiap hari
  • Jagalah kebersihan tubuh, makanan dan lingkungan anak

 

Info Pelayanan :
Klinik Paru Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta
Lantai 6 Gedung Rawat Jalan Borromeus
Jl Cik Ditiro 30 Yogyakarta 55223

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store

Rating untuk artikel/halaman ini : No ratings yet.

Mohon dapat memberikan rating

Nephrolithiasis (Batu Ginjal) 4.5/5 (4)

Merupakan suatu kondisi terbentuknya batu di ginjal. Batu tersebut terbentuk oleh karena tingginya kandungan mineral dan garam di urin. Batu ginjal bermula dari batu kecil dan dapat membesar seiring berjalannya waktu dengan faktor resiko yang ada. Batu ginjal dapat menetap di ginjal, tetapi dapat turun melalui ureter hingga ke kandung kemih dan dapat ikut keluar bersama urin melalui uretra. Tetapi beberapa kondisi yang menyebabkan gejala pada pasien adalah pada batu yang menyumbat saluran urin dan menghambat aliran urin. Batu yang paling banyak ditemui adalah batu kalsium (80%).

Penyebab Batu Ginjal

Volume urin sedikit –> penanda kurangnya air dalam tubuh adalah urin sedikit serta berwarna keruh dan pekat.

Pola makan –> konsumsi makanan dengan kadar garam tinggi dapat meningkatkan resiko pembentukan batu. Konsumsi tinggi protein hewani juga dapat meningkatkan pembentukan kalsium oksalat dan asam urat sehingga mempermudah pembentukan batu.

Obesitas –> meningkatkan keasaman darah sehingga meningkatkan resiko pembentukan batu.

Gejala

  • Kondisi medis tertentu –> kelainan pada kelenjar paratiroid dapat menyebabkan peningkatan kalsium darah dan urin
  • Nyeri tajam pada daerah punggung belakang dan pinggang samping.
  • Nyeri hilang timbul
  • Perasaan ingin berkemih meningkat
  • Sensasi perih atau tidak nyaman saat berkemih
  • Warna urin menjadi pekat, kadang merah karena adanya kandungan darah

Medikasi

Terapi pada batu ginjal bervariasi tergantung dari jenis batu dan tingkat keparahan dari gejala yang dikeluhkan oleh pasien. Terapi dapat berupa obat-obatan, dan juga terapi pembedahan. Terapi obat-obat ditujukan untuk meredakan nyeri dan merelaksasi otot-otot saluran kemih.

Terapi bedah diindikasikan bila batu gagal dibuang oleh tubuh, batu terlalu besar untuk melewati saluran kencing, batu mempengaruhi kinerja ginjal.

Pencegahan

  • Minum cukup air agar air dalam tubuh tercukupi sehingga meminimalkan terjadinya pembentukan batu
  • Kurangi garam dalam masakan. Mengurangi garam dapat mengurangi kadar dalam kalsium di urin sehingga dapat mengurangi terjadinya pembentukan batu
  • Kurangi mengkonsumsi daging, dengan mengurangi konsumsi daging maka akan mengurangi pembentukan asam oksalat dan cystine sehingga risiko pembentuk batu menurun
  • Mengkonsumsi sejumlah kalsium yang disarankan dokter/ahli gizi

 

Info Pelayanan :
Klinik Bedah Urologi Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta
Lantai 4 Gedung Rawat Jalan Borromeus
Jl Cik Ditiro 30 Yogyakarta 55223

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store)

Mohon dapat memberikan rating

3 Cara Mengatasi KIPI (Kejadian Ikutan Paska Imunisasi) Setelah Vaksinasi COVID-19 No ratings yet.

1. Jangan Panik

Pemberian vaksin (vaksinasi /imunisasi) adalah suatu tindakan dengan dalam upaya  meningkatkan kekebalan atau imunisasi secara pasif. Vaksinasi akan melindungi diri kita, keluarga kita dan masyarakat sekitar kita agar tidak tertular dari penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi, seperti vaksin Hepatitis untuk penyakit Hepatitis, vaksin Tetanus untuk penyakit Tetanus dan vaksin COVID-19 untuk penyakit COVID-19.

Sebaiknya sebelum melakukan vaksinasi, kita perlu memahami lebih dalam agar dapat meyakinkan diri kita atau keluarga kita yang akan divaksin.

A. Mengetahui manfaat apa yang diberikan oleh vaksin COVID-19.

B. Jenis vaksin dan kandungannya, kelebihan dan kekurangannya seperti vaksin Sinovac,  Astra Zenecca, Moderna, Pfizer, dan lain lain,  bagaimana cara pemberian dan apa saja efek sampingnya.

C. Apa yang harus dipersiapkan, apa yang dianjurkan dan tidak dianjurkan sebelum vaksin?

Perhatikan hal ini sebelum vaksin.

Yang dianjurkan:

  1. Cukupi kebutuhan makan minum yang baik
  2. Istirahat / tidur yang cukup sebelum divaksin
  3. Jika ada komorbid dan lanjut usia, silahkan mendapatkan surat layak vaksin dari dokter yang memeriksa kondisi anda sehari-harinya
  4. Beraktifitas biasa dan patuh pada protokol kesehatan: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak

Yang tak dianjurkan: 

  1. Pada saat akan vaksin, kondisi tak sehat maka tunda dahulu atau konsultasi dengan dokter
  2. Berkata tidak jujur terhadap penyakit yang diderita sebelumnya dan saat akan divaksin
  3. Tidak patuh terhadap protokol kesehatan
  4. Menerima jenis vaksin yang berbeda dengan dosis awal/pertama

 

2.Lakukan penanganan atau pertolongan dengan benar, jika timbul gejala/keluhan setelah dilakukan vaksinasi

Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) adalah setiap gejala medis yang tidak diinginkan yang dapat terjadi setelah vaksinasi/imunisasi yang diduga terkait dengan vaksinasi/imunisasi yang diberikan. Gejala KIPI bisa ringan sampai dengan berat. Umumnya bersifat sementara dan ringan. Kadang hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan yang spesifik.

Bahwa setiap orang, belum tentu dan tidak selalu akan mendapatkan KIPI, bergantung pada kondisi sistem imun dan respon tubuh masing-masing.

Gejala KIPI yang umum berupa terbagi menjadi dua yaitu, reaksi lokal dan reaksi sistemik.

Reaksi lokal, berupa: bengkak, kemerahan dan nyeri otot pada bekas area suntikan

Reaksi sistemik, berupa:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Mengantuk
  • Kelelahan
  • Lapar

Penangananya berupa :

  1. Kompres dengan air dingin pada area bekas suntikan (lokal).
  2. Kompres dengan air hangat, menambah cairan /air putih yang cukup banyak, menggunakan baju yang longgar, istirahat cukup dan jika perlu minum obat penurun panas/ sakit (sistemik).

Sebaiknya sesudah di vaksin, jangan segera pulang. Biasanya dilakukan obervasi selama 15-30 menit, untuk berjaga-jaga jika ada kejadian KIPI berat yang disebabkan oleh reaksi alergi terhadap vaksin (reaksi anaphylatik, jantung berdebar cepat, gatal berat, pucat, pusing, sesak nafas, berkeringat dingin dan timbul shock/pingsan, kejang, penurunan kesadaran dengan cepat,  Hypotonic Hyporesponsive Episode (kehilangan rasa sensorik akut, pucat dan kelemahan otot), dilakukan pertolongan segera oleh dokter jaga untuk menghindari kegawatan berlanjut, dan segera dirujuk ke rumah sakit, jika vaksinasi tidak dilakukan di rumah sakit, dan kasus KIPI berat jarang sekali terjadi.

 

3. Jika bertambah berat atau tidak nyaman dan berlangsung beberapa hari, segera kontak atau periksa dengan dokter atau rumah sakit terdekat.

Catat dengan detail setiap kejadian KIPI yang muncul, di monitor, berikan penanganan sesuai kriterianya dan laporkan segera ke petugas di fasilitas pelayanan kesehatan (puskesmas, klinik, rumah sakit) atau kontak yang tertera pada kartu vaksinasi atau situs web pelaporan KIPI di https://keamananvaksin.kemkes.go.id.

Sudahkah kamu mendapat vaksinasi Covid-19 secara lengkap (2x suntikan)? Kalau sudah, selamat dan terima kasih, anda telah turut berperan serta membantu negara.

Ceritakan, bahwa anda tetap sehat, tidak ada KIPI yang mengganggu dan ajaklah keluarga dan sahabat-sahabatmu untuk vaksin COVID-19.

Jika belum, Ayo Vaksinasi COVID-19, Vaksin COVID-19 terbukti aman dan melindungi diri kita, keluarga dan masyarakat sekitar kita. Manfaat divaksin jauh lebih besar dibanding resiko sakit karena tidak divaksin. Vaksinlah di tempat anda berada, saat vaksinnya telah tersedia.

Kami selalu mengingatkan, walaupun vaksin meningkatkan sistem imun/ kekebalan, tapi vaksin COVID-19 tidak menjamin 100% terhadap virus. Maka setelah vaksinasi kita masih harus patuh terhadap protokol kesehatan agar terhindar dari penyakit virus COVID-19: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak., menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, dan meningkatkan imunitas.

 

Referensi :

https://in.vaccine-safety-training.org/vaccine-reactions.html

https://covid19.go.id/edukasi/kipi/apa-itu-kipi-kejadian-ikutan-pasca-imunisasi

https://keamananvaksin.kemkes.go.id/index.php/public/home

 

 

Artikel ini ditulis oleh:
dr. Tandean Arif Wibowo, MPH
(Dokter Umum – Medical Check Up – Home Care Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta)

IGD RS Panti Rapih
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta
Telepon : 0274 – 552118

Mohon dapat memberikan rating

Petunjuk Gizi Usia Lanjut untuk Demensia No ratings yet.

Demensia merupakan satu kumpulan gejala terjadi gangguan fungsi kognitif seperti gangguan daya ingat, kecerdasan dan nilai moral. Usia lanjut adalah faktor resiko pertama terjadinya demensia, lansia berusia diatas 60 tahun beresiko 5% dan meningkat menjadi 20% diatas 80 tahun.

Penderita demensia beresiko tinggi mengalami malnutrisi dan dehidrasi. Pada awal dimensia lansia memiliki masalah pada penyediaan makanan, mungkin lupa apakah mereka sudah makan. Kebiasaan makan mungkin berubah dan berakibat berkurangnya variasi makanan sehingga asupan gizi tidak seimbang. Penderita demensia mungkin mengalami peningkatan napsu makan, makan cepat dan berulang kali meminta makanan.

Ketika penyakit semakin berat pasien mungkin kehilangan kemampuan untuk mandiri, kesulitan makan dan minum, penurunan rasa haus dan kemampuan untuk mengunyah.

Apakah Tujuan Diet pada Usia Lanjut?

  1. Memberi makanan sesuai kebutuhan tubuh yaitu dalam jumlah tidak kurang/berlebihan
  2. Menjaga dan mencapai berat badan normal sehingga dapat melaksanakan aktifitas sehari-hari dengan baik
  3. Mencegah terjadinya malnutrisi geriatrik dan timbulnya beberapa penyakit yang tidak dapat dihindari
  4. Memperpanjang usia dengan menigkatkan kualitas hidup yang baik

Apakah Prinsip Diet Demensia?

  1. Kebutuhan energi pada lansia 25-30 kkal/kg BB/hari.Kebutuhan akan meningkat 30-35 kkal/kg BB/hari jika dengan kondisi luka bakar, kanker, ulkus dekubitus dan infeksi sejenisnya
  2. Kebutuhan protein pada lansia lebih tinggi dari dewasa muda yaitu 1,0 -1,2 gr. Untuk lansia dengan malnutrisi, protein dianjurkan 1,2 – 1,5 g/kg BB/hari
  3. Karbohidrat sebesar 45-65 % dari total kalori
  4. Lemak sebesar 20-35% dari total kalori
  5. Kebutuhan cairan harus diperhatikan 25 -30 ml/kg/hari
  6. Vitamin dan mineral sesuai dengan angka kecukupan gizi
  7. Konsistensi makanan disesuaikan dengan kemampuan pasien

Bagaimana Cara Mencegah Terjadinya Malnutrisi?

  1. Saat makan harus santai dan tidak tergesa-gesa
  2. Jika pasien gelisah atau tertekan jangan paksa mereka untuk makan atau minum. Tunggu sampai pasien tenang untuk menghindari pasien tersedak
  3. Pastikan pasien nyaman dan duduk tegak saat makan bila terbaring di tempat tidur, dudukan pasien antara 30-45°
  4. Hati-hati memberikan makanan atau minuman yang panas karena penderita demensia kehilangan kemampuan menilai suhu
  5. Jika sulit menggunakan alat makan tawarkanlah makanan yang bisa di pegang oleh tangan
  6. Jika kesulitan menelan berikanlah makanan dengan konsistensi yang dapat mereka toleransi
  7. Pasien dimensia stadium akhir memerlukan pemasangan selang makan untuk mempetahankan berat badan

Bagaimana Cara Memasak yang Terbaik?

  1. Cara memasak yang terbaik adalah menumis, memanggang, membakar, mengungkep, merebus, mengukus
  2. Hindarkan menggoreng dan penggunaan santan kental
  3. Gunakan minyak dengan lemak tidak jenuh seperti: minyak jagung, kedele, biji matahari, zaitun, dll

 

CONTUH MENU SEHARI:

PAGI:

  • Nasi
  • Semur telur
  • Tahu bumbu bali
  • Oseng-oseng buncis
  • Teh manis

PUKUL 10.00:  Pepaya

SIANG:

  • Nasi
  • Pepes fillet ikan
  • Tempe bacem
  • Lalapan timun
  • Sayur asem
  • Semangka

PUKUL 16.00:  Pisang rebus

MALAM:

  • Nasi
  • Rolade ayam kukus
  • Ca tahu
  • Tumis bayam, wortel
  • Jeruk

JAM 21.00:   Susu skim hangat

 

Info Pelayanan :
Klinik Gizi Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta
Lantai 4 Gedung Rawat Jalan Borromeus
Jl Cik Ditiro 30 Yogyakarta 55223

Pendaftaran :
Pendaftaran 24 Jam (0274) 514004 / 514006
Aplikasi PantiRapihKU (Play Store dan App Store

 

Mohon dapat memberikan rating