Webinar Pentingnya Kolaborasi Tim Pelayanan dalam Pemenuhan Standar Pengkajian Pasien (PP) dan Pelayanan dan Asuhan Pasien (PAP) No ratings yet.

Pelayanan kesehatan yang berkualitas sangat bergantung pada sinergi tim pelayanan dalam memberikan asuhan kepada pasien. Menyadari pentingnya hal tersebut, sebuah webinar bertajuk “Pentingnya Kolaborasi Tim Pelayanan dalam Pemenuhan Standar Pengkajian Pasien (PP) dan Pelayanan dan Asuhan Pasien (PAP)” diselenggarakan secara daring pada Jumat, 14 November 2025, melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh 170 tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Dalam dunia pelayanan kesehatan modern, standar Pengkajian Pasien (PP) dan Pelayanan dan Asuhan Pasien (PAP) menjadi bagian krusial dalam memastikan mutu serta keselamatan pasien. Proses pengkajian yang menyeluruh, didukung oleh koordinasi lintas profesi yang baik, merupakan fondasi utama keberhasilan pelayanan kesehatan. Melalui webinar ini, peserta diajak memperdalam pemahaman sekaligus memantapkan penerapan standar PP dan PAP di lapangan.

Webinar ini menghadirkan dua narasumber profesional yang memiliki pengalaman luas dalam bidang keperawatan dan manajemen layanan pasien:

1. Chatarina Endah Tri Yuliani, S.Kep., Ns. – Pengkajian Pasien (PP)

Beliau menjelaskan secara komprehensif mengenai langkah-langkah pengkajian pasien, pentingnya dokumentasi yang efektif, serta cara memastikan konsistensi dalam proses pengkajian di unit pelayanan. Peserta mendapatkan pemahaman mendalam tentang bagaimana pengkajian menjadi dasar setiap intervensi dalam asuhan pasien.

2. Valentina Rina Hernani, S.Kep., Ns. – Pelayanan dan Asuhan Pasien (PAP)

Materi yang dibawakan menyoroti pentingnya kesinambungan pelayanan, komunikasi efektif antar tenaga kesehatan, serta bagaimana kolaborasi tim berdampak terhadap kualitas asuhan yang diterima pasien. Beliau juga memberikan contoh implementasi PAP yang sukses di beberapa unit layanan.

Sesi webinar dipandu oleh Chichilia Nur Asih, S.Kep., Ns., yang berperan sebagai moderator dan memastikan alur diskusi berjalan interaktif dan dinamis.

Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dari pukul 13.00–17.00 WIB, memberikan kesempatan bagi tenaga kesehatan dari berbagai daerah untuk berpartisipasi. Peserta aktif mengikuti pemaparan, berdiskusi, dan mengajukan pertanyaan seputar kendala implementasi standar PP dan PAP di unit mereka masing-masing.

Webinar ini memberikan berbagai manfaat signifikan bagi seluruh peserta, antara lain:

Narasumber profesional yang memberikan materi berbasis pengalaman dan praktik terbaik (best practice).

SKP Kemenkes, sebagai bentuk pengakuan atas peningkatan kompetensi tenaga kesehatan.

Soft copy materi, yang membantu peserta mengulang dan mengaplikasikan ilmu dalam praktik harian.

Partisipasi yang tinggi menunjukkan komitmen tenaga kesehatan dalam meningkatkan mutu pelayanan sekaligus memperkuat budaya keselamatan pasien.

Salah satu poin utama yang ditekankan dalam webinar adalah pentingnya kolaborasi antar profesi kesehatan. Proses pengkajian dan asuhan pasien tidak dapat berjalan optimal apabila dilakukan secara parsial atau individual. Dibutuhkan kerja sama seluruh anggota tim—dokter, perawat, bidan, tenaga medis lain—agar setiap intervensi menjadi lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Kolaborasi yang solid juga menjadi elemen penting dalam memenuhi standar akreditasi rumah sakit dan regulasi pelayanan kesehatan.

Webinar ini sukses meningkatkan pemahaman dan keterampilan tenaga kesehatan dalam melaksanakan standar Pengkajian Pasien (PP) dan Pelayanan dan Asuhan Pasien (PAP). Dengan diikuti oleh 170 peserta, acara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu, keselamatan, dan kualitas pelayanan di berbagai fasilitas kesehatan.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengembangan kompetensi tenaga kesehatan melalui edukasi berkelanjutan merupakan investasi penting bagi layanan kesehatan yang unggul di masa depan.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Pelatihan Penanganan Tumpahan B3 dan Limbah di RS Panti Rapih 5/5 (1)

Dalam upaya menjaga standar keselamatan dan keamanan di lingkungan rumah sakit, RS Panti Rapih Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya melalui kegiatan Pelatihan Penanganan Tumpahan B3 serta Limbahnya yang diselenggarakan pada Rabu, 29 Oktober 2025. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Gedung Borromeus lantai 6 dan diikuti oleh sekitar 150 peserta yang terdiri dari karyawan, tenaga outsource, dan staf tenant rumah sakit.

Sebagai rumah sakit tipe B dengan akreditasi paripurna, RS Panti Rapih menempatkan keselamatan pasien, pengunjung, karyawan, serta kelestarian lingkungan sebagai prioritas utama. Salah satu aspek penting dalam menjaga keselamatan tersebut adalah pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan seluruh karyawan dalam menangani insiden tumpahan B3 serta limbahnya. Dengan memahami alur penanganan yang tepat dan penggunaan spill kit, peserta diharapkan mampu bertindak cepat dan efektif guna meminimalisir risiko bagi kesehatan dan lingkungan sekitar rumah sakit.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh dr. Djati Prasodjo, Sp.Rad, Subsp.RI(K), M.Sc, selaku Direktur Medis RS Panti Rapih. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya pelatihan ini sebagai bagian dari budaya keselamatan kerja di lingkungan rumah sakit, sekaligus sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan.

 

Materi pelatihan dibagi menjadi dua bagian, yaitu teori dan praktik:

  • Sesi Teori
  1. Teori B3 serta limbahnya oleh Apt. Maria Laksmi Parahita, S.Farm.
  2. Penggunaan Spill Kit oleh Agnes Yuniarti, A.Md.Kes.

  • Sesi Praktik

Peserta dilatih secara langsung mengenai:

  1. Penggunaan spill kit untuk bahan kimia
  2. Penggunaan spill kit untuk bahan sitotoksik
  3. Penggunaan spill kit untuk ekskresi pasien

 

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih berharap seluruh peserta dapat:

  1. Memahami secara menyeluruh prosedur penanganan tumpahan B3 dan limbahnya di tempat kerja masing-masing.
  2. Mampu melakukan tindakan awal yang cepat, tepat, dan aman saat terjadi insiden.
  3. Menjadi agen keselamatan lingkungan di unit kerja masing-masing.

 

Lebih dari sekadar pelatihan teknis, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen RS Panti Rapih dalam mewujudkan rumah sakit yang aman, sehat, dan ramah lingkungan. Diharapkan, seluruh karyawan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam praktik kerja sehari-hari sehingga tercipta budaya kerja yang berorientasi pada keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan lingkungan.

“Dengan memahami tata cara penanganan B3, kita tidak hanya menjaga keselamatan diri sendiri, tetapi juga menjaga keselamatan pasien, rekan kerja, dan lingkungan sekitar,” ujar salah satu pemateri dalam sesi pelatihan.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih terus menunjukkan peran aktifnya sebagai rumah sakit yang peduli, profesional, dan berkomitmen tinggi terhadap mutu pelayanan serta kelestarian lingkungan hidup.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

SMK Bina Farma Madiun Jalin Sinergi, Kunjungi Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta untuk Perkaya Kompetensi Kesehatan 4.93/5 (15)

28 Oktober 2025 – Upaya memperkaya pengetahuan dan kompetensi praktik para siswa di bidang kesehatan, sebanyak 118 siswa dan 11 guru dari SMK Bina Farma Madiun melaksanakan kunjungan edukatif ke Rumah Sakit Borromeus pada Kamis, 28 Oktober 2025. Total 129 peserta disambut hangat di Ruang Auditorium Gedung Borromeus, Instalasi Rawat Jalan Terpadu lantai 6 RS Panti Rapih Yogyakarta.

Kunjungan ini bertujuan memberikan gambaran nyata mengenai dunia kerja dan pelayanan kesehatan profesional di rumah sakit.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Medis Rumah Sakit dr. Djati Prasodjo, Sp.Rad, Subsp.RI(K), M.Sc yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan fasilitas kesehatan dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten.

“Kunjungan ini adalah jembatan bagi adik-adik siswa untuk melihat langsung aplikasi ilmu yang telah dipelajari di sekolah. Kami berharap, pengalaman ini dapat memotivasi dan membuka wawasan mereka tentang standar pelayanan kesehatan yang unggul,” ujar dr. Djati.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Bina Farma Madiun, Ibu Agnes Andriana SE.,M.Pd, menyampaikan apresiasi atas kesempatan berharga ini. “Kami berterima kasih kepada Rumah Sakit Panti Rapih atas kesediaan berbagi ilmu dan fasilitas. Kami berharap para siswa dapat menyerap sebanyak mungkin pengalaman hari ini untuk bekal karier mereka di masa depan,” kata Ibu Agnes.

Sebagai simbol kerja sama dan kenang-kenangan, pihak rumah sakit menyerahkan cenderamata kepada perwakilan SMK Bina Farma Madiun, dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta.

Sesi inti acara diisi dengan penyampaian materi-materi krusial terkait dunia rumah sakit. Penyampaian Company Profile dibawakan oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H., yang memberikan insight mendalam tentang visi, misi, dan operasional rumah sakit.

Materi teknis disajikan oleh dua profesional utama:

Ibu Apt. Cornelia Melinda, S.Farm., Penanggung Jawab Farmasi Rawat Inap, membawakan materi tentang Farmasi dan peran vital apoteker dalam pelayanan rawat inap.

Ibu Valentina Rina Hernani, S.Kep., Ns., Kepala Bidang Perencanaan & Pengembangan SDM Keperawatan, menyampaikan materi mengenai Asisten Keperawatan serta prospek karier dan standar kompetensi yang dibutuhkan.

Acara ditutup dengan Hospital Tour (tur rumah sakit), memberikan kesempatan bagi para siswa untuk melihat langsung fasilitas dan alur kerja di berbagai instalasi, sehingga memberikan pemahaman yang komprehensif tentang lingkungan profesional kesehatan.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Peningkatan Kompetensi SDM: RS Dr. OEN SOLO BARU – RS Dr Oen Kandang Sapi Solo Kunjungi RS Panti Rapih, Fokus pada Diklat dan TNA 5/5 (3)

Dalam semangat kolaborasi untuk memajukan kualitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan, RS Dr. OEN SOLO BARU dan RS Dr Oen Kandang Sapi Solo melaksanakan kunjungan studi banding ke RS Panti Rapih di Yogyakarta pada hari Selasa, 5 November 2025.

Fokus utama kunjungan kali ini adalah memperdalam pemahaman dan berbagi praktik terbaik mengenai tata kelola Instalasi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) serta implementasi Training Needs Analysis (TNA), selain penguatan sistem Audit Mutu Internal.

Acara strategis ini diadakan di Ruang Auditorium Kecil Gedung Borromeus Instalasi Rawat Jalan Terpadu lantai 6 RS Panti Rapih. Rombongan disambut langsung oleh jajaran direksi, yang dibuka dengan:

  • Sambutan hangat dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes.
  • Sambutan balasan dari perwakilan RS Dr Oen Group yang disampaikan oleh Direktur Administrasi Umum, dr. Yudhie Chandra Rayon, MPH.
  • Penyampaian Company Profile: Dibawakan oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H., untuk memberikan gambaran umum institusi.

Sistem Pendidikan, Pelatihan, Penelitian, dan TNA: Sesi ini menjadi sorotan utama, disampaikan oleh Suryo Nugroho Markus, M.P.H., Kepala Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian & Tim Diklat. Dipaparkan secara mendalam mengenai strategi TNA—sebuah proses krusial untuk mengidentifikasi kesenjangan kompetensi dan merancang program pelatihan yang efektif, efisien, serta berbasis kebutuhan nyata di rumah sakit.

Audit Mutu Internal (AMI): Chatarina Endah Tri Yuliani, S.Kep., Ns., Kepala Satuan Pemeriksaan Internal sekaligus Ketua AMI, memaparkan praktik audit internal sebagai pilar penjaminan mutu pelayanan.

Acara ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab, yang sangat bermanfaat untuk mempertajam pemahaman kedua belah pihak, diikuti dengan serah terima kenang-kenangan dan Hospital Tour untuk melihat langsung fasilitas dan operasional RS Panti Rapih.

Kunjungan ini menegaskan komitmen ketiga rumah sakit dalam investasi jangka panjang terhadap kualitas SDM dan mutu layanan.

Untuk RS Dr. OEN SOLO BARU dan RS Dr Oen Kandang Sapi Solo, wawasan yang diperoleh dari Instalasi Diklat RS Panti Rapih diharapkan mampu:

  • Meningkatkan efektivitas pelaksanaan TNA di institusi mereka, memastikan setiap anggaran pelatihan memberikan Return on Investment (ROI) yang optimal.
  • Memperkuat program pengembangan kompetensi staf agar selaras dengan tuntutan akreditasi dan perkembangan teknologi kesehatan terkini.

Untuk RS Panti Rapih, kegiatan ini menjadi ajang validasi bahwa praktik terbaik yang telah diterapkan, khususnya dalam pengelolaan Diklat dan TNA, dapat menjadi referensi bagi rumah sakit lain. RS Panti Rapih juga mendapatkan masukan berharga dari rekan sejawat untuk terus memperbaiki dan menginovasi sistem pendidikan dan pelatihannya.

Secara kolektif, harapan besar dari pertemuan ini adalah terwujudnya jejaring kolaboratif yang solid di antara RS Dr. OEN Group dan RS Panti Rapih, di mana pertukaran ilmu tentang TNA, Diklat, dan Mutu dapat terus berlangsung, demi mencapai visi bersama: menghadirkan layanan kesehatan yang profesional, unggul, dan berstandar tinggi bagi masyarakat Solo dan Yogyakarta.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Webinar Panti Rapih: Strategi Pemenuhan Standar MFK Menuju Rumah Sakit yang Aman 5/5 (6)

Yogyakarta, 24 Oktober 2025 – Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pelayanan dan menjamin keselamatan pasien, Rumah Sakit Panti Rapih sukses menyelenggarakan Webinar Series yang berfokus pada pembahasan Bab Standar Akreditasi Rumah Sakit yang baru.

Webinar kali ini secara khusus mengangkat tema “Strategi Pemenuhan Standar Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK) Menuju Rumah Sakit yang Aman.” Acara yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini dimulai pukul 13.00 WIB dan berhasil menarik antusiasme 198 peserta.

Peningkatan mutu dan keselamatan pasien adalah kewajiban mutlak rumah sakit dalam memberikan pelayanan. Evaluasi mutu tidak hanya dilakukan secara internal oleh Komite Mutu Rumah Sakit, tetapi juga secara eksternal melalui akreditasi rumah sakit. Akreditasi merupakan pengakuan resmi atas mutu pelayanan rumah sakit setelah dinilai telah memenuhi standar akreditasi yang ditetapkan pemerintah.

Penting untuk dicatat, telah terjadi perubahan signifikan dalam regulasi akreditasi. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/Menkes/1596/2024 tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit telah menggantikan Keputusan Menteri Kesehatan sebelumnya (Nomor HK.01.07/Menkes/1128/2022).

Menyertai perubahan standar ini, Kementerian Kesehatan RI juga telah menerbitkan Instrumen Survei Akreditasi Rumah Sakit yang terbaru, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/D/47104/2024. Instrumen ini berfungsi sebagai acuan bagi surveior dalam melakukan penilaian yang objektif, sekaligus menjadi panduan bagi rumah sakit dalam mempersiapkan pemenuhan standar.

Webinar ini berfokus pada salah satu bagian penting dari Standar Akreditasi Rumah Sakit, yaitu Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK). Standar akreditasi rumah sakit sendiri dikelompokkan menjadi 4 kategori: Kelompok Manajemen Rumah Sakit, Kelompok Pelayanan Berfokus Pada Pasien, Kelompok Sasaran Keselamatan Pasien, dan Kelompok Program Nasional.

Fasilitas dan lingkungan dalam rumah sakit harus dipastikan aman dan berfungsi baik demi menciptakan lingkungan perawatan yang aman bagi pasien, keluarga, staf, dan pengunjung. Hal ini mencakup seluruh fasilitas fisik dan kelengkapan bangunan, mulai dari ruang gawat darurat, ruang operasi, laboratorium, hingga ruang pengelolaan limbah dan ambulans.

Rumah sakit wajib memiliki program pengelolaan fasilitas dan keselamatan yang menjangkau seluruh fasilitas dan lingkungannya. Untuk memastikan keberlanjutan program ini, rumah sakit perlu membentuk satuan kerja yang berdedikasi, seperti Komite/Tim K3 RS, yang bertugas mengelola, memantau, dan memastikan fasilitas serta pengaturan keselamatan yang ada tidak menimbulkan potensi bahaya dan risiko.

Webinar Strategi Pemenuhan Standar MFK ini dipandu oleh Fentia Wiagisti, S.H.G. sebagai MC, dengan Kristanto Sugeng Wahjudi, S.Kom. bertindak sebagai moderator. Materi inti disampaikan oleh narasumber ahli, dr. Hieronimus Indra Wira Kusuma, AIFO.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah agar seluruh peserta mampu mewujudkan peningkatan mutu melalui penerapan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit yang berorientasi pada keselamatan pasien. Diharapkan, dengan pemahaman yang mendalam mengenai regulasi terbaru, tim akreditasi rumah sakit dapat mempersiapkan diri secara optimal untuk survei akreditasi.

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Selenggarakan Webinar Series: Implementasi Standar Akses, Kontinuitas Pelayanan (AKP) dan Pelayanan Anestesi & Bedah (PAB) 5/5 (1)

Yogyakarta, 31 Oktober 2025 – Dalam rangka menyikapi perubahan regulasi dan standar mutu pelayanan kesehatan, Rumah Sakit (RS) Panti Rapih akan menyelenggarakan Webinar Series yang berfokus pada pemahaman dan implementasi Standar Akreditasi Rumah Sakit terbaru yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/Menkes/1596/2024.

Webinar dari series ini secara spesifik membahas dua bab penting dalam Kelompok Pelayanan Berfokus Pada Pasien, yaitu Akses dan Kontinuitas Pelayanan (AKP) dan Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB). Webinar iikuti 225 peserta secara online selama 2 jam.

Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien merupakan kewajiban fundamental setiap rumah sakit. Evaluasi mutu ini kini mengacu pada standar nasional terbaru yang termaktub dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/Menkes/1596/2024, yang secara resmi menggantikan standar sebelumnya (Nomor HK.01.07/Menkes/1128/2022).

Perubahan ini juga diikuti dengan penerbitan Instrumen Survei Akreditasi Rumah Sakit melalui Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/D/47104/2024. Regulasi baru ini menuntut Tim Akreditasi Rumah Sakit untuk segera memahami dan menerapkan standar-standar yang telah diperbarui.

Webinar ini bertujuan agar peserta mampu mewujudkan peningkatan mutu melalui penerapan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit yang secara mutlak berorientasi pada keselamatan pasien.

1. Standar Akses dan Kontinuitas Pelayanan (AKP)

Standar AKP menekankan bahwa asuhan di rumah sakit adalah bagian dari suatu sistem pelayanan yang terintegrasi. Sistem ini dimulai dari skrining cepat untuk mengidentifikasi kebutuhan pasien, menyelaraskan kebutuhan pasien dengan layanan yang tersedia, mengkoordinasikan pelayanan, hingga merencanakan pemulangan dan tindak lanjut.

Hasil yang diharapkan adalah meningkatkan mutu asuhan pasien dan efisiensi penggunaan sumber daya yang tersedia.

2. Standar Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB)

Standar PAB berfokus pada pengelolaan prosedur yang dianggap berisiko tinggi. Anestesi dan sedasi merupakan rangkaian proses yang memerlukan pengelolaan yang baik dan terintegrasi karena respon pasien yang berbeda-beda dan potensi efek jangka panjang.

Selain itu, karena tindakan bedah juga termasuk tindakan berisiko tinggi, maka proses perencanaan dan pelaksanaannya harus dilakukan secara hati-hati dan terstandar demi menjamin keselamatan pasien.

Webinar ini menghadirkan pakar di bidangnya untuk membedah implementasi kedua standar tersebut:

  • Standar Akses dan Kontinuitas Pelayanan (AKP): Valentina Rina Hernani, S.Kep., Ns.
  • Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB): Indah Nursanti Dewi, S.Kep., Ns.

Moderator: Clara Murwani Agustin, S.Kep., Ns.

Kegiatan webinar series ini merupakan komitmen RS Panti Rapih dalam mendukung seluruh fasilitas kesehatan di Indonesia untuk segera beradaptasi dengan regulasi terbaru, memastikan bahwa mutu pelayanan dan keselamatan pasien selalu menjadi prioritas utama.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Selenggarakan Seminar Global Ethics Day 2025 – Perkuat Perlindungan Hukum Staf Rumah Sakit Sesuai UU Kesehatan No. 17 Tahun 2023 No ratings yet.

Yogyakarta, 30 Oktober 2025 – Dalam rangka memperingati Global Ethics Day 2025 dan menjawab tantangan kompleksitas layanan kesehatan, Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta melalui Komite Etik dan Hukum Rumah Sakit (KEHRS) sukses menyelenggarakan seminar bertajuk “Perlindungan terhadap Kekerasan pada Staf di Rumah Sakit: Aksi, Reaksi, Dasar Hukum, dan Pelaporan.”

Acara ini diadakan secara hybrid (daring via Zoom dan luring) di Auditorium Besar Gedung Boromeus Lantai 6, dan dihadiri oleh total 89 peserta luring serta 365 peserta daring dari kalangan karyawan RS Panti Rapih dan Unit Karya.

Pelayanan di rumah sakit, meskipun telah dilakukan sesuai standar tertinggi, tetap berpotensi menghadapi aduan hukum. Di sisi lain, petugas kesehatan memiliki hak atas perlindungan hukum saat menjalankan tugas.

KEHRS RS Panti Rapih, sebagai wadah layanan yang menjaga etik dan aspek hukum, secara berkelanjutan memberikan panduan serta rekomendasi terbaik bagi rumah sakit, baik untuk permasalahan internal maupun eksternal. Peran utama komite ini adalah memberikan rekomendasi terkait isu etik dan hukum kepada para pelayan kesehatan agar tidak mudah dituntut, sekaligus mewujudkan rumah sakit dengan harmonisasi dan citra pelayanan kesehatan yang baik.

Direktur Medis RS Panti Rapih Yogyakarta, dr. Djati Prasodjo, Sp. Rad(K)RI, M.SC dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mumpuni dalam pengelolaan etik. Hal ini sejalan dengan pesatnya perkembangan fasilitas dan layanan kesehatan yang ada.

Seminar hukum ini diselenggarakan dengan tujuan utama agar tenaga medis dan paramedis dapat memahami perlindungan hukum sesuai Undang-Undang Kesehatan No. 17 Tahun 2023. Diharapkan, peningkatan wawasan hukum ini dapat menumbuhkan rasa kepercayaan diri dan mawas diri para staf dalam memberikan pelayanan.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan Paparan Hasil Survei Implementasi Etik 2023–2025 yang disampaikan oleh Ibu Ch. Asri Wulandadari, S.Si., Apt., MARS (Sekretaris KEHRS).

Sesi inti seminar dibagi menjadi dua bagian krusial:

 

  • Sesi I: Perlindungan Hukum Bagi Nakes sesuai UU Kesehatan No. 17 Tahun 2023, Pentingnya Informed Consent dan Continuous Informed Consent, oleh dr. Lipur Riyantiningtyas BS, Sp.FM(K), S.H

  • Sesi II: Alur Pelaporan, Penyelesaian Jalur Non Litigasi dan Litigasi pada Aduan Tenaga Medis, Paramedis, dan Karyawan secara umum, oleh Bapak B. Agung Sulistijo, M.H.Kes

Diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif, dipandu oleh moderator dr. Maria Silvia Merry, MSc, SpMK, FISQua.

Melalui Seminar Global Ethics Day 2025 ini, Komite Etik dan Hukum Rumah Sakit Panti Rapih berharap seluruh peserta dapat memperoleh wawasan mendalam mengenai hak dan kewajiban mereka dari sudut pandang hukum, terutama terkait perlindungan saat bertugas.

Dengan pemahaman yang kuat tentang UU Kesehatan No. 17 Tahun 2023 serta mekanisme pelaporan dan penyelesaian sengketa, RS Panti Rapih yakin dapat terus mewujudkan lingkungan kerja yang aman, harmonis, dan profesional demi terciptanya pelayanan kesehatan yang bermutu tinggi dan beretika.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Kunjungan Magister Administrasi Kesehatan FKM Universitas Jember ke RS Panti Rapih: Perkuat Sinergi Pendidikan dan Praktik Layanan Kesehatan 5/5 (6)

Yogyakarta, 30 Oktober 2025 — Rumah Sakit Panti Rapih menyambut hangat kunjungan studi dari Program Studi Magister Administrasi Kesehatan (Adminkes), Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Jember (Unej). Kegiatan yang bertujuan memperkaya wawasan praktis mahasiswa di lingkungan rumah sakit ini berlangsung di Ruang Auditorium Kecil Gedung Borromeus, Instalasi Rawat Jalan Terpadu lantai 6.

Acara dimulai dengan sambutan hangat dari pihak tuan rumah, yang diwakili oleh Direktur SDM & Umum RS Panti Rapih, dr. Dion Sulistyo, M.P.H. Dalam sambutannya, dr. Dion menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan fasilitas layanan kesehatan dalam mencetak tenaga profesional administrasi kesehatan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan di lapangan.

Sambutan balasan kemudian disampaikan oleh perwakilan dari Program Studi Magister Adminkes FKM Universitas Jember, Dr. Krish Naufal Anugrah Roby S. Kep ners M. Kes, selaku Dosen Magister Adminkes. Beliau menyampaikan apresiasi atas kesediaan RS Panti Rapih berbagi ilmu dan pengalaman, yang sangat berharga bagi tujuh (7) mahasiswa dan satu (1) orang pendamping yang turut serta dalam kunjungan ini.

Acara dilanjutkan dengan sesi presentasi dan berbagi wawasan yang komprehensif.

Pemaparan Profil Institusi: Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H., selaku Hospital Representative RS Panti Rapih, menyampaikan company profile rumah sakit, mencakup sejarah, visi, misi, serta berbagai layanan dan inovasi yang telah dikembangkan.

Materi Spesialisasi: Mahasiswa mendapatkan dua materi utama yang relevan dengan bidang Administrasi Kesehatan:

  • Materi 1: Disampaikan oleh dr. Putri Risqi Septy Amelia, Kepala Instalasi Penjaminan Pembiayaan. Materi ini fokus pada kompleksitas sistem penjaminan pembiayaan layanan kesehatan di rumah sakit, sebuah aspek krusial dalam administrasi kesehatan modern.
  • Materi 2: Disampaikan oleh dr. Yolenta Marganingsih, Kepala Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS). Materi ini membahas peran strategis PKRS dalam mendukung mutu layanan dan patient engagement, yang juga merupakan bagian integral dari manajemen rumah sakit.

Sesi kemudian ditutup dengan diskusi dan tanya jawab yang interaktif, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menggali lebih dalam implementasi teori yang mereka pelajari di bangku kuliah dengan praktik nyata di RS Panti Rapih.

Sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan, dilakukan pemberian cendera mata dari FKM Universitas Jember kepada RS Panti Rapih, diikuti dengan sesi foto bersama.

Acara kunjungan diakhiri dengan Hospital Tour, di mana mahasiswa diajak berkeliling melihat secara langsung berbagai fasilitas dan alur layanan di RS Panti Rapih.

Kunjungan studi ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat untuk terus menjalin sinergi yang berkelanjutan antara institusi pendidikan dan layanan kesehatan.

Bagi FKM Universitas Jember, kunjungan ini diharapkan dapat memperkaya kurikulum praktis dan menghasilkan lulusan yang memiliki pemahaman holistik tentang manajemen dan administrasi rumah sakit.

Bagi RS Panti Rapih, kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi jembatan untuk berbagi praktik terbaik, menerima masukan berbasis penelitian, dan terus meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat.

Diharapkan, hubungan baik ini akan terus berlanjut melalui kesempatan kerja sama lain di masa depan, demi kemajuan ilmu administrasi kesehatan di Indonesia.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

Sinergitas Akademik dan Praktik Lapang: Mahasiswa Magister IKM Univeristas Jember Gelar Residensi di RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (3)

Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Program Pascasarjana Universitas Jember memperkuat sinergitas antara teori dan praktik melalui kegiatan residensi atau kunjungan lapang. Sebanyak 9 mahasiswa didampingi dosen menggelar residensi di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta pada Kamis, 16 Oktober 2025, bertempat di Auditorium Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus.

Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah wajib di Magister IKM Univeritas Jember yang bertujuan untuk melengkapi serta menambah pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam konteks pelayanan kesehatan nyata di rumah sakit.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Direktur SDM & Umum RS Panti Rapih, dr. Dion Sulistyo, M.P.H., yang menyambut baik kunjungan tersebut. Dilanjutkan dengan sambutan dari pihak Universitas Jember, Koordinator Program Studi Pascasarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat, Dr. dr. Candra Bumi, M.Si.

Acara dilanjutkan dengan sesi tukar cinderamata dan foto bersama. Pemaparan company profile RS Panti Rapih disampaikan oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H selaku Hospital Representative, kemudian materi inti dilanjutkan oleh Ibu Wahyu Widjajanti Rahaju, Sarjana Kesehatan Masyarakat, Kepala Bidang SDM RS Panti Rapih.

Secara umum, residensi ini berfokus pada peningkatan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan Mahasiswa Magister IKM sebagai upaya pengembangan Ilmu Kesehatan Masyarakat, khususnya dalam mengatasi masalah kesehatan.

Beberapa tujuan dan manfaat khusus yang diharapkan dapat dicapai oleh mahasiswa meliputi kemampuan untuk:

  • Mengetahui sumber daya sarana, prasarana, dan teknologi rumah sakit untuk program kesehatan.
  • Memahami proses penyusunan kebijakan kesehatan di rumah sakit.
  • Mengetahui upaya promotif dan preventif terkait masalah kesehatan masyarakat di lingkungan rumah sakit.
  • Mengetahui proses penyusunan dan perencanaan kebijakan di instansi kesehatan berdasarkan isu-isu kesehatan lokal maupun global.
  • Memahami proses manajemen sumber daya manusia di rumah sakit.
  • Menghubungkan Teori dengan Tantangan Lapangan

Kegiatan ini menegaskan komitmen Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Unej untuk mencetak lulusan yang memiliki kemampuan unggul dalam pemecahan masalah kesehatan masyarakat, menjunjung tinggi etika profesi, dan berdaya saing tinggi di kancah nasional maupun global.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Perkuat Jejaring Global: Kunjungan Guido Valadares National Hospital untuk Studi Ventilator 5/5 (3)

Yogyakarta, 7 Oktober 2025 – Rumah Sakit Panti Rapih (RSPR) Yogyakarta menerima kunjungan resmi dari Guido Valadares National Hospital bertempat di Ruang Auditorium Kecil, Gedung Borromeus Instalasi Rawat Jalan Terpadu lantai 6.

Acara diawali dengan sambutan hangat dari Direktur RSPR, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, yang menekankan pentingnya kerja sama lintas negara dalam pengembangan layanan kesehatan. Sambutan balasan disampaikan oleh perwakilan Guido Valadares National Hospital, Ibu Olga de Carmo, yang menyampaikan apresiasi atas penerimaan hangat dan kesempatan untuk bertukar pengetahuan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan Company Profile RS Panti Rapih oleh Dr. dr. Jodi Visnu, M.P.H. yang menyoroti komitmen rumah sakit dalam pelayanan kesehatan berkualitas, pendidikan, dan pengembangan profesional.

Rangkaian kunjungan ini juga mencakup observasi lapangan yang didampingi oleh Ibu Danik Rahayu Fardanti, S.Kep., Ns. Dan Bapak Suryo Kuncoro, S.Kep., Ns., di mana peserta kunjungan yang berjumlah 7 orang mempelajari teori serta praktik penggunaan ventilator.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal terjalinnya kemitraan strategis antara RS Panti Rapih dan Guido Valadares National Hospital. Melalui kegiatan ini, kedua instansi berkomitmen untuk saling mendukung dalam peningkatan kapasitas tenaga medis, berbagi pengalaman dalam praktik terbaik layanan kesehatan, serta memperkuat jejaring kolaborasi internasional demi peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating