Memperkuat Tata Kelola Rumah Sakit, RSUD Teluk Bintuni Laksanakan Magang SPI di RS Panti Rapih No ratings yet.

YOGYAKARTA, 2 Maret 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengawasan internal dan mutu pelayanan kesehatan, RS Panti Rapih menerima kunjungan magang dari Satuan Pemeriksaan Internal (SPI) BLUD RSUD Teluk Bintuni. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini dipusatkan di Gedung Borromeus, Instalasi Rawat Jalan Terpadu Lantai 6.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., FISQUA. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi dan berbagi praktik terbaik (best practice) antar rumah sakit untuk menghadapi tantangan dunia kesehatan yang semakin kompleks.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Tim SPI BLUD RSUD Teluk Bintuni, drg. Weny H. Imawatie, M.Kes, menyampaikan apresiasinya atas kesempatan magang ini. Beliau berharap delegasi dari Teluk Bintuni dapat menyerap ilmu tata kelola yang telah diimplementasikan dengan baik oleh RS Panti Rapih.

Sebagai simbol dimulainya kerjasama ini, kedua belah pihak melakukan pertukaran cinderamata yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Agenda hari pertama diawali dengan paparan Company Profile yang disampaikan oleh Ibu Maria Theresia Vita Puji, S.I.Kom., M.M., selaku Kepala Bidang Pengembangan Usaha dan Kerjasama. Peserta kemudian menerima materi inti yang terbagi dalam dua sesi utama:

  • Komite Mutu Rumah Sakit (KMRS): Disampaikan oleh Ibu Agnes Nurlita Esti Rahayu, S.Tr.TLM, Ketua Komite Mutu Rumah Sakit, yang membahas mengenai standarisasi dan pemeliharaan mutu layanan.
  • Satuan Pemeriksaan Internal (SPI): Dipaparkan oleh Ibu Chatarina Endah Tri Yuliani, S.Kep., Ns., Kepala Satuan Pemeriksaan Internal, yang berfokus pada mekanisme audit internal dan pengawasan operasional rumah sakit.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab dan diskusi yang berlangsung interaktif. Kegiatan hari pertama ditutup dengan hospital tour, di mana delegasi RSUD Teluk Bintuni melihat langsung fasilitas dan alur pelayanan di RS Panti Rapih.

Melalui kegiatan magang ini, diharapkan terjalin komunikasi berkelanjutan yang saling menguntungkan bagi kedua instansi.

Bagi RSUD Teluk Bintuni, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi katalisator dalam memperkuat sistem pengawasan internal dan mutu layanan, sehingga mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat di wilayah Papua Barat.

Bagi RS Panti Rapih, kunjungan ini merupakan wujud komitmen rumah sakit untuk terus berbagi pengetahuan dan berkontribusi secara luas dalam kemajuan ekosistem kesehatan di Indonesia. Semoga sinergi ini menjadi langkah awal dari berbagai kerjasama strategis di masa yang akan datang.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Mohon dapat memberikan rating

Tingkatkan Standar Keselamatan Pasien, RS Panti Rapih Bersama Empat Rumah Sakit Besar di Yogyakarta dalam Benchmarking HAIs 5/5 (1)

YOGYAKARTA, 14 Januari 2026 – Sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien, Rumah Sakit Panti Rapih menyelenggarakan kegiatan “Benchmarking Healthcare-Associated Infections (HAIs)” pada Rabu (14/1/26).

Bertempat di Auditorium Gedung Carolus Lantai 6 RS Panti Rapih, kegiatan ini melibatkan kolaborasi strategis dengan empat rumah sakit besar lainnya di wilayah DIY, yakni RS Bethesda, RS Panembahan Senopati, RS JIH, dan RSUD Kota Yogyakarta.

Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mengimplementasikan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 27 Tahun 2017 dan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/1596/2024. Fokus utama acara adalah penguatan program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) melalui evaluasi surveilans HAIs yang mendalam dan kolaboratif.

Bukan Sekadar Angka, Tapi Budaya Keselamatan

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa data HAIs bukan sekadar indikator statistik di atas kertas.

“HAIs bukan hanya sekadar angka, namun merupakan potret evaluasi mutu pelayanan kita kepada pasien. Kegiatan hari ini bukan bertujuan untuk saling membandingkan antar-rumah sakit, melainkan untuk saling belajar dan berbagi ilmu demi perbaikan mutu di institusi masing-masing,” ujar dr. Stephani.

Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan memperkuat jejaring antar-RS di DIY. “Komite PPI dan Komite Mutu harus berjalan beriringan. Keselamatan pasien tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus mendarah daging menjadi budaya kerja kita sehari-hari.”

Setelah sesi pemaparan profil rumah sakit oleh Bapak Markus Suryo Nugroho, MPH (Kepala Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih), kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi terfokus dalam ruang terpisah.

Diskusi Komite PPI membahas benchmarking data HAIs tahun 2025 untuk memetakan tantangan dan solusi pencegahan infeksi, sedangkan Komite Mutu berdiskusi membahas capaian indikator mutu tahun 2025 dan penyelarasan strategi peningkatan kualitas layanan. Melalui brainstorming, para peserta bekerja sama menyusun rekomendasi perbaikan nyata serta menyusun Kamus Indikator Surveilans HAIs untuk tahun 2026 agar tercipta standarisasi yang lebih akurat di masa depan.

Adapun melalui kegiatan benchmarking ini, diharapkan para peserta dapat:

  • membawa pulang wawasan baru (insight) dan praktik terbaik (best practices) yang dapat segera diterapkan di rumah sakit masing-masing;
  • memiliki kesamaan persepsi dalam menganalisa hasil surveilans sehingga langkah perbaikan yang diambil lebih tepat sasaran; dan
  • mempererat hubungan lintas hospitalia di Yogyakarta guna menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih aman bagi masyarakat luas.

Dengan semangat kolaborasi ini, RS Panti Rapih bersama mitra rumah sakit lainnya optimis dapat menekan angka risiko infeksi rumah sakit secara signifikan pada tahun 2026.

 

Artikel ditulis oleh :

Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Mini Simposium Manajemen Obesitas: Dari Tantangan Menuju Transformasi Berkelanjutan No ratings yet.

Dalam upaya meningkatkan wawasan dan pengetahuan tenaga medis serta tenaga kesehatan terkait manajemen obesitas dan pencegahan komplikasinya, Rumah Sakit Panti Rapih bekerja sama dengan PT Novo Nordisk menyelenggarakan Mini Simposium bertajuk “From Struggle to Strength: A Journey Towards Sustainable Weight Transformation.” Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 20 Desember 2025, pukul 08.30–10.30 WIB, bertempat di Ruang Auditorium Lantai 6 Besar RS Panti Rapih.

Mini simposium ini dirancang sebagai forum ilmiah yang komprehensif untuk membahas pendekatan mutakhir dalam penanganan obesitas, tidak hanya berfokus pada penurunan berat badan semata, tetapi juga pada dampak sistemik obesitas serta strategi pencegahan komplikasi makrovaskular yang berkelanjutan. Acara ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari tenaga medis dan tenaga kesehatan lintas disiplin.

Kegiatan akan dibuka secara resmi oleh dr. Stephani Maria Nainggolan, selaku Direktur Utama RS Panti Rapih. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan sambutan dari PT Novo Nordisk sebagai mitra strategis dalam pengembangan edukasi dan inovasi layanan kesehatan terkait obesitas. Sesi pembukaan juga akan diakhiri dengan foto bersama seluruh narasumber dan peserta.

Pada sesi ilmiah, peserta akan mendapatkan dua materi utama. Materi pertama, “Beyond the Weight: Rethinking Obesity,” akan disampaikan oleh dr. Vina Yanti Susanti, yang mengulas obesitas sebagai penyakit kronis multifaktorial yang memerlukan pendekatan holistik dan berbasis bukti. Materi kedua, “Elevating Obesity Care to Prevent Macro Complications,” akan dipaparkan oleh dr. Vita Yanti Anggraeni, dengan fokus pada peningkatan kualitas layanan obesitas guna menekan risiko komplikasi makrovaskular jangka panjang. Diskusi ilmiah ini akan dimoderatori oleh dr. Fransisca Romana Herin Anggreni, yang akan memandu jalannya diskusi interaktif dan tanya jawab.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih berharap dapat terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan yang aktif mengembangkan kompetensi tenaga kesehatan melalui edukasi berkelanjutan, sekaligus meningkatkan mutu layanan berbasis evidence-based medicine bagi pasien dengan obesitas. Sementara itu, PT Novo Nordisk berharap kolaborasi ini dapat menjadi langkah strategis dalam memperluas pemahaman klinis tentang obesitas sebagai penyakit kronis, serta mendorong implementasi praktik penatalaksanaan obesitas yang lebih komprehensif dan berkelanjutan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi awal dari sinergi jangka panjang antara dunia layanan kesehatan dan industri farmasi dalam menghadirkan solusi inovatif, beretika, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup pasien.

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

Membangun Rasa Aman dengan Empati: Tim Keamanan Guido Valadares National Hospital Timor Leste Studi Banding ke RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (1)

YOGYAKARTA, 19 Desember 2025 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan non-medis khususnya di sektor keamanan, Guido Valadares National Hospital (HNGV) Timor Leste melakukan kunjungan studi banding ke RS Panti Rapih Yogyakarta. Kunjungan yang berfokus pada pelayanan sekuriti (security services) ini dilaksanakan pada Kamis (19/12/2025) bertempat di Ruang Auditorium Kecil, Gedung Borromeus Instalasi Rawat Jalan Terpadu (IRJT) Lantai 6.

Sebanyak sembilan orang delegasi dari HNGV hadir dalam kunjungan ini. Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., yang mengapresiasi kepercayaan HNGV untuk menjadikan RS Panti Rapih sebagai mitra pembelajaran dalam tata kelola keamanan rumah sakit.

Mewakili rombongan tamu, Direktur Administrasi dan Keuangan (Direktur Administrasi Financas) Guido Valadares National Hospital, Bapak Clementino da Costa, AMG, Lic. Sp, menyampaikan tujuan utama kedatangan mereka. Beliau menekankan pentingnya peran satuan pengamanan (Satpam) tidak hanya dalam menjaga aset fisik, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasien serta pengunjung.

Agenda inti dimulai dengan pemaparan Company Profile oleh Kepala Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS), dr. Yolenta Marganingsih, yang memberikan gambaran umum mengenai budaya kerja dan nilai-nilai yang dianut rumah sakit.

Sesi materi pertama yang menyoroti aspek “Etik dan Komunikasi Sekuriti” disampaikan oleh Ketua Komite Etik dan Hukum Rumah Sakit, dr. Maria Silvia Merry, M.Sc, SpMK. Dalam paparannya, ditekankan bahwa petugas keamanan rumah sakit memerlukan pendekatan yang berbeda dibandingkan sekuriti pada umumnya. Kemampuan komunikasi yang empatik dan pemahaman etika menjadi krusial karena mereka berhadapan dengan pasien dan keluarga yang sedang dalam kondisi rentan.

Selanjutnya, pendalaman materi teknis mengenai “Layanan Sekuriti” disampaikan dalam sesi kolaborasi antara Kepala Seksi Keamanan dan Transportasi, Bapak Mateus Sunardi, bersama Kepala Bidang Umum, Ibu Y. Wara Andriyati, A.Md. Sesi ini mengupas tuntas standar operasional prosedur (SOP), manajemen risiko keamanan, serta integrasi layanan umum dalam mendukung operasional rumah sakit yang kondusif.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan Hospital Tour. Para peserta diajak meninjau langsung implementasi sistem keamanan di beberapa titik strategis RS Panti Rapih untuk melihat bagaimana teori yang dipaparkan diterapkan di lapangan.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral antara kedua instansi kesehatan lintas negara ini. Bagi Guido Valadares National Hospital, hasil studi banding ini diharapkan dapat segera diadaptasi untuk meningkatkan standar profesionalisme layanan keamanan di Timor Leste. Sementara bagi RS Panti Rapih, kunjungan ini menjadi motivasi untuk terus mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan paripurna yang berstandar internasional.

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Sambut Guido Valadares National Hospital dalam Pelatihan Prosedur Pengoperasian Ventilator 5/5 (2)

Dalam rangka memperkuat kompetensi tenaga medis dalam penanganan pasien kritis, RS Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan praktik lapangan terkait Prosedur Pengoperasian Ventilator bersama delegasi dari Guido Valadares National Hospital (HNGV), Timor Leste. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis, 18 Desember hingga Sabtu, 20 Desember 2025.

Bertempat di Ruang Auditorium Kecil, Gedung Borromeus, Instalasi Rawat Jalan Terpadu Lantai 6, acara dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur SDM & Umum RS Panti Rapih, dr. Dion Sulistyo, M.P.H,Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pertukaran ilmu pengetahuan medis demi meningkatkan kualitas layanan kesehatan global.

Pihak Guido Valadares National Hospital yang diwakili oleh Bapak Clementino da Costa, AMG, Lic. Sp Direktur Direktur Administrasi Financas menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan RS Panti Rapih dalam berbagi protokol klinis, khususnya mengenai teknologi bantuan pernapasan.

Sebanyak 10 peserta dari HNGV mengikuti rangkaian agenda intensif yang meliputi:

Penyampaian Company Profile: Dipaparkan oleh Robertus Yogi Saputro, A.Md.RMIK. (Kepala Seksi Kerjasama Perusahaan) untuk mengenalkan standar layanan RS Panti Rapih.

Observasi Lapangan: Peserta melakukan tinjauan langsung ke unit kritis, yaitu IGD (Instalasi Gawat Darurat) dan ICU (Intensive Care Unit).

Praktik Klinis: Pendampingan intensif oleh Tim Ventilator RS Panti Rapih yang terdiri dari tenaga ahli:

  • dr. Laurentius Sandhie Prasetya Supranggono, Sp.An, M.Sc. KIC.
  • dr.David Budi Wibowo
  • Ganes Irawati Hardjono, S.Kep., Ns.
  • Danik Rahayu Fardanti, S.Kep., Ns.
  • Suryo Kuncoro, S.Kep., Ns.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi presentasi dari para peserta untuk mengevaluasi hasil pembelajaran serta pemberian kenang-kenangan sebagai simbol persahabatan antar kedua institusi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kedua instansi dapat memetik manfaat jangka panjang:

Bagi Guido Valadares National Hospital: Meningkatkan kemandirian tenaga medis dalam mengoperasikan alat ventilator sesuai standar internasional guna menurunkan angka mortalitas pasien kritis di Timor Leste.

Bagi RS Panti Rapih: Mempererat jejaring kerjasama internasional dan mengukuhkan posisi RS Panti Rapih sebagai pusat rujukan serta edukasi medis yang terpercaya di tingkat regional.

Sinergi ini diharapkan tidak berhenti pada pelatihan ventilator saja, namun berkembang menjadi kolaborasi berkelanjutan di bidang medis lainnya.

 

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Perkuat Tata Kelola Rekam Medis, Guido Valadares National Hospital Timor Leste Kunjungi RS Panti Rapih 5/5 (2)

Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan digitalisasi data medis, Guido Valadares National Hospital (GVNH) dari Timor Leste melakukan kunjungan studi banding ke Rumah Sakit Panti Rapih (RSPR) Yogyakarta. Kegiatan intensif ini berlangsung selama tiga hari, Selasa-Kamis, 9-11 Desember 2025, bertempat di Ruang Auditorium Gedung Borromeus Lantai 6.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pertukaran ilmu antar-institusi kesehatan di kancah internasional.

“Kami menyambut baik kehadiran rekan-rekan dari Timor Leste. Kolaborasi ini adalah momentum bagi kita semua untuk saling belajar, khususnya dalam pengelolaan data pasien yang akurat dan aman,” ujar dr. Stephani.

Perwakilan dari GVNH, Bapak Carlos de Araujo Andrade selaku Kepala Unit Informasi Arsip Klinis, menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan RS Panti Rapih dalam membagikan pengetahuan terkait sistem manajemen rumah sakit. Acara pembukaan diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan dan foto bersama sebagai simbol persahabatan kedua instansi.

Selama tiga hari, delegasi GVNH mendalami berbagai aspek krusial dalam manajemen rumah sakit modern:

Hari Pertama: Fokus pada Kodifikasi & Arsip

Sesi materi dimulai dengan paparan Company Profile oleh Robertus Yogi Saputro, A.Md.RMIK (Kepala Seksi Kerjasama Perusahaan). Selanjutnya, Ella Kristiantini Susan memberikan pendalaman materi mengenai:

  • Klasifikasi dan Pengkodean Penyakit.
  • Kode Tindakan medis sesuai standar ICD.

Sesi ditutup oleh Elizabet Erni Kurniawati (Kepala Instalasi Rekam Medis) yang memaparkan strategi Pengelolaan Arsip Rekam Medis yang efisien.

Hari Kedua: Digitalisasi & Statistik Kesehatan

Fokus beralih pada pemanfaatan teknologi informasi. Anastasia Arnin Permata Siwi menjelaskan pentingnya Kualitas Data Kesehatan dan Statistik Rumah Sakit sebagai dasar pengambilan keputusan manajemen.

Dilanjutkan oleh Thomas Dhani Eka Kurniawan (Kepala Instalasi TI) yang mendemonstrasikan:

  • Sistem Informasi Manajemen Rekam Medis (SIRM) untuk tenaga medis.
  • Implementasi SIMRS untuk efisiensi pendaftaran dan manajemen pasien.

Hari Ketiga: Implementasi Nyata

Pada hari terakhir, para peserta melakukan praktik magang langsung di Instalasi Rekam Medis RS Panti Rapih untuk melihat alur kerja nyata. Kegiatan ditutup dengan hospital tour untuk meninjau fasilitas unggulan di RSPR.

Melalui kunjungan ini, diharapkan Guido Valadares National Hospital dapat mengadaptasi sistem manajemen rekam medis dan teknologi informasi yang telah diterapkan di RS Panti Rapih untuk diimplementasikan di Timor Leste.

Bagi RS Panti Rapih, kerja sama ini memperkuat posisi rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan yang tidak hanya unggul dalam pelayanan pasien, tetapi juga menjadi pusat edukasi dan rujukan manajemen bagi mitra internasional. Semoga sinergi ini terus berlanjut demi kemajuan dunia kesehatan di Asia Tenggara.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating

RS Panti Rapih Terima Kunjungan Akademik FKKMK UGM Kelas Internasional 5/5 (5)

Yogyakarta, 10 Desember 2025 — Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan akademik dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKKMK UGM) yang melibatkan 32 mahasiswa kelas internasional. Agenda berlangsung di Auditorium Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, Lantai 6.

Kegiatan dibuka oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Nainggolan, M.Kes, disusul sambutan dari FKKMK UGM oleh dr. Anastasia Evi Handayaningsih, Ph.D., Sp.PD. Acara dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan dan sesi foto bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Maria Theresia Vita Puji, S.I.Kom., M.M., Kepala Bidang Pengembangan Usaha dan Kerjasama, memaparkan Company Profile RS Panti Rapih, termasuk layanan unggulan dan komitmen rumah sakit terhadap mutu dan keselamatan pasien.

Sesi akademik menghadirkan dua narasumber dari RS Panti Rapih:

  1. dr. Tan Liana Santosa, Kepala Bidang Penunjang Medik dan Diagnostik, yang menyampaikan materi terkait layanan penunjang medik dan alur pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD).
  2. dr. Maria Silvia Merry, M.Sc, SpMK, Ketua Komite Etik dan Hukum Rumah Sakit, yang membahas kode etik rumah sakit serta penerapannya dalam pelayanan kesehatan.

Kunjungan diakhiri dengan hospital tour, memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa untuk mengenal instalasi pelayanan dan sistem kerja di RS Panti Rapih.

RS Panti Rapih berharap kunjungan ini memperkuat kolaborasi pendidikan dan membuka peluang kerja sama lebih luas dengan FKKMK UGM. Sementara itu, mahasiswa diharapkan memperoleh wawasan praktis mengenai standar pelayanan kesehatan, etika rumah sakit, serta inovasi layanan yang diterapkan.

 

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Menginspirasi Generasi Muda Kesehatan: SMK Bumantara Muntilan Laksanakan Kunjungan Industri ke RS Panti Rapih 5/5 (2)

Yogyakarta, 9 Desember 2025 – Sebanyak 195 siswa dan siswi Kelas XII Kompetensi Keahlian Asisten Keperawatan dan Farmasi Klinis dan Komunitas dari SMK Bumantara Muntilan melaksanakan Kunjungan Industri Kerja ke Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, pada hari Selasa, 9 Desember 2025. Kunjungan ini didampingi oleh 12 orang guru pendamping.

Kegiatan kunjungan industri kerja ini bertujuan utama untuk menambah wawasan dan pengetahuan siswa di lingkungan rumah sakit secara langsung. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memotivasi dan membangkitkan semangat belajar yang tinggi serta membuka cakrawala berpikir siswa dalam bidang kesehatan.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menyambut baik antusiasme para siswa dan berharap kunjungan ini dapat memberikan gambaran nyata dunia kerja di sektor kesehatan.

 

Sambutan dari pihak sekolah disampaikan oleh Kepala Sekolah SMK Bumantara Muntilan, Fatma Rahmawati, S.Pd.I., M.Pd. Beliau menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada para siswa untuk belajar langsung di salah satu rumah sakit terkemuka.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi dan wawasan industri oleh sejumlah narasumber profesional dari RS Panti Rapih:

Robertus Yogi Saputro, A.Md.RMIK., Kepala Seksi Kerjasama Perusahaan, menyampaikan company profile RS Panti Rapih, memperkenalkan sejarah, layanan, dan budaya kerja rumah sakit. Materi spesifik untuk siswa Farmasi disampaikan oleh Apt. Christina Ika Sindudisastra, S.Farm., Kepala Instalasi Farmasi, yang membahas peran dan tanggung jawab tenaga kefarmasian di lingkungan klinis. Materi untuk siswa Asisten Keperawatan dibawakan oleh Valentina Rina Hernani, S.Kep., Ns., Kepala Bidang Perencanaan & Pengembangan SDM Keperawatan, yang memberikan wawasan mendalam mengenai peran asisten keperawatan dan pentingnya pelayanan prima.

Selain itu, terdapat presentasi singkat mengenai jalur pendidikan lanjutan di bidang kesehatan dari STIKes Panti Rapih. Acara ditutup dengan sesi penyerahan kenang-kenangan, foto bersama, dan hospital tour (kunjungan rumah sakit) yang memungkinkan para siswa melihat langsung fasilitas dan aktivitas di beberapa unit pelayanan RS Panti Rapih.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih berkomitmen untuk terus mendukung pendidikan vokasi di Indonesia dengan menjadi mitra industri yang aktif dalam menyiapkan generasi muda yang siap berkontribusi di dunia kerja.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

 

Mohon dapat memberikan rating

FKKMK UGM Gelar Kunjungan Akademik ke RS Panti Rapih Yogyakarta 5/5 (2)

Yogyakarta, 3 Desember 2025 — Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta menerima kunjungan akademik dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKKMK UGM) yang melibatkan 32 mahasiswa kelas reguler. Kegiatan berlangsung di Auditorium Gedung Rawat Jalan Terpadu Borromeus, Lantai 6, mulai pukul 07.30 hingga 10.30 WIB.

Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Nainggolan, M.Kes, membuka acara dengan sambutan yang menekankan pentingnya kemitraan antara rumah sakit dan institusi pendidikan dalam mencetak tenaga kesehatan masa depan. Sambutan juga disampaikan oleh perwakilan FKKMK UGM, dr. Bagas Suryo Bintoro, PhD, yang mengapresiasi kesempatan pembelajaran langsung bagi mahasiswa.

Kunjungan ini mencakup pemaparan Company Profile RS Panti Rapih oleh Maria Theresia Vita Puji, S.I.Kom., M.M., Kepala Bidang Pengembangan Usaha dan Kerjasama. Mahasiswa juga mendapatkan materi terkait layanan penunjang medik (Rekam Medis, Farmasi, Lab, Radiologi, Gizi, Rehabilitasi Medis) dan pelayanan IGD dari dr. Tan Liana Santosa, Kepala Bidang Penunjang Medik dan Diagnostik. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, memperlihatkan antusiasme peserta terhadap dunia pelayanan kesehatan.

Selain penyampaian materi, kegiatan turut diisi dengan penyerahan kenang-kenangan, foto bersama, serta hospital tour ke sejumlah unit pelayanan rumah sakit.

Melalui kegiatan ini, RS Panti Rapih berharap sinergi dengan FKKMK UGM semakin kuat dalam mendukung pengembangan pendidikan kedokteran dan peningkatan kualitas layanan kesehatan. FKKMK UGM juga berharap kolaborasi ini dapat memperkaya pengalaman belajar mahasiswa dan membuka peluang kerja sama lebih luas di masa depan.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

Mohon dapat memberikan rating

Webinar PKPO Tekankan Pentingnya Pelayanan Kefarmasian sebagai Pilar Keselamatan Pasien dan Mutu Akreditasi Rumah Sakit No ratings yet.

Yogyakarta, 21 November 2025 — Sebanyak 175 tenaga kesehatan mengikuti Webinar Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO) yang diselenggarakan pada Jumat (21/11) secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini mengusung tema “Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat sebagai Pilar Mutu dan Keselamatan Pasien dalam Akreditasi Rumah Sakit” dan mendapat dukungan dari PT Aurogen Pharma Indonesia.

Webinar menghadirkan apt. Christina Ika Sindudisastra, M.Farm. sebagai narasumber, yang menjelaskan pentingnya PKPO sebagai bagian strategis dalam pemenuhan standar akreditasi rumah sakit. Diskusi dipandu oleh apt. Cornelia Melinda, S.Farm. selaku moderator.

Dalam paparannya, apt. Christina menekankan bahwa pelayanan kefarmasian yang optimal berperan langsung dalam peningkatan keselamatan pasien (patient safety) dan menjadi indikator penting dalam penilaian akreditasi. Ia juga menyoroti perlunya kolaborasi antarprofesi kesehatan untuk memastikan penggunaan obat yang aman, bermutu, dan rasional.

Peserta menunjukkan antusiasme tinggi melalui sesi tanya jawab yang membahas praktik farmasi klinik, peningkatan mutu penggunaan obat, serta tantangan implementasi PKPO di rumah sakit.

Dukungan dari PT Aurogen Pharma Indonesia menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan serta memperkuat kapasitas tenaga kesehatan di Indonesia.

Panitia berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif bagi tenaga kesehatan mengenai penerapan PKPO, sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan rumah sakit agar semakin memenuhi standar keselamatan pasien dan akreditasi nasional.

 

Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)

 

 

Mohon dapat memberikan rating