Tips Nutrisi Sehat selama Bulan Puasa 5/5 (1)

Selama memasuki bulan puasa, tidak berarti tubuh menjadi tidak produktif. Dengan strategi yang tapat, bulan puasa justru menjadi momen untuk tetap menjadi bugar dengan pengaturan pola makan dan pemilihan nutrisi yang tepat.

Bagaimana pola makan yang tepat selama berpuasa?

Saat berpuasa, kita perlu memperhatikan asupan nutrisi yang tepat dengan gizi seimbang, yakni :

  • Nutrisi yang dimaksud adalah pemenuhan zat gizi seimbang berupa karbohidrat, serat, protein, dan lemak secukupnya, diutamakan dari lemak tidak jenuh. Karbohidrat berperan sebagai sumber energi bagi tubuh, pilih karbohidrat kompleks  seperti nasi merah, gandum utuh, maupun oat, sehingga lebih lama dicerna oleh tubuh dan dapat menjaga kadar gula darah tidak melonjak secara drastis. Selain karbohidrat, cukupi kebutuhan protein hewani dan nabati secara seimbang. Yang termasuk dalam protein hewani adalah daging, ayam, telur, dan ikan, sedangkan yang termasuk protein nabati adalahtahu, tempe, dan kacang-kacangan. Serat diperoleh dari sayuran yang dikonsumsi, konsumsi serat dapat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Selain sayur, jangan lupa juga untuk konsumsi buah-buahan selama sahur dan berbuka. Buah-buahan mengandung serat, vitamin, dan mineral yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tidak mudah sakit selama menjalankan ibadah puasa. Buah-buahan seperti semangka, melon, jeruk, pir juga memiliki kadar air yang dapat membantu menyumbang hidrasi cairan dalam tubuh.
  • Pada saat sahur dan berbuka puasa, dapat diberikan makanan ringan yang bervariasi. Misalkan diawali dengan minum air putih serta berbuka dengan buah dengan manis alami, seperti kurma, apel, maupun pir.
  • Hindari mengkonsumsi makanan dengan jumlah kalori yang berlebihan, seperti goreng-gorengan yang mengandung lemak jenuh. Lemak jenuh pada gorengan akan menyebabkan gangguan pada saluran cerna apabila dikonsumsi dalam jumlah yang banyak, terlebih dalam kondisi perut kosong seharian. Sedangkan lemaktak jenuh masih diperlukan oleh tubuh, lemak tak jenuh dapat diperoleh melalui minyak zaitun, kacang-kacangan, alpukat, maupun dari protein hewani yang dikonsumsi (misalkan ikan salmon yang berlemak)
  • Hindari minum minuman tinggi kafein seperti kopi, teh, maupun coklat, karena akan menimbulkan efek diuretik yang memicu tubuh sering buang air kencing sehingga meningkatkan risiko dehidrasi.

 

Jika anda sedang mengkonsumsi obat-obatan tertentu, jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter Sahabat Sehat untuk pengaturan jadwal minum obat selama berpuasa.

Tetap jaga kesehatan dan selamat menunaikan ibadah puasa.

 

Artikel ditulis oleh :

dr. Yolenta Marganingsih

(Dokter Umum RS Panti Rapih Yogyakarta)

Mohon dapat memberikan rating

Agar Puasa Tetap Sehat di Saat Pandemi COVID-19 No ratings yet.

Halo Sahabat Sehat RS Panti Rapih!

Taukah anda menjaga kesehatan tubuh selama Pandemi COVID-19 sangat diperlukan untuk mengoptimalkan sistem kekebalan tubuh kita lho. Yuk simak tips agar badan tetap sehat dan prima selama Pandemi COVID-19 berikut ini:

  • Waktu Sahur. Perbanyak konsumsi makanan berserat (sayur dan buah) yang kaya vitamin, mineral, serta lauk pauk sumber protein untuk meningkatkan daya tahan tubuh
  • Pagi, Siang sampai Sore. Batasi aktivitas di luar rumah, bekerja, belajar dan olahraga, beribadah dilakukan di rumah
  • Waktu Berbuka Puasa. Mulai dengan segelas air hangat dan makanan manis alami dan berserat.
    Tidak merokok
  • Puasa Bukan Menambah Porsi Makan. Makan malam sesuai porsi dan bergizi seimbang, batasi makanan manis, asin dan berlemak, istirahat cukup untuk bersiap bangun sahur esok hari
  • Tidur Lebih Cepat. Coba untuk mengatur waktu tidur satu jam lebih awal karena kita akan bangun lebih awal dari biasanya
  • Perhatikan Lingkungan Sekitar. Untuk memastikan kualitas tidur, pastikan kamar dalam kondisi tenang dan minim cahaya. Jika diperlukan gunakan earplug atau masker mata
  • Mencoba Power Nap. Power nap adalah tidur selama 20 menit di sela kegiatan untuk mengembalikan stamina. Sebaiknya tidak lebih dari 20 menit karena tidur berisiko lebih nyenyak
  • Perhatikan Pola Makan. Saat berbuka sebaiknya hindari makanan yang kaya kalori, gula, terlalu pedas, atau digoreng dengan minyak terlalu banyak

Selamat menunaikan Ibadah Puasa bagi yang menjalankan. Semoga Ibadah Puasa tahun ini membawa berkah bagi kita semua.

 

Artikel bersumber dari: Kementrian Kesehatan dan Germas

Mohon dapat memberikan rating