YOGYAKARTA, 19 Desember 2025 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan non-medis khususnya di sektor keamanan, Guido Valadares National Hospital (HNGV) Timor Leste melakukan kunjungan studi banding ke RS Panti Rapih Yogyakarta. Kunjungan yang berfokus pada pelayanan sekuriti (security services) ini dilaksanakan pada Kamis (19/12/2025) bertempat di Ruang Auditorium Kecil, Gedung Borromeus Instalasi Rawat Jalan Terpadu (IRJT) Lantai 6.
Sebanyak sembilan orang delegasi dari HNGV hadir dalam kunjungan ini. Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes., yang mengapresiasi kepercayaan HNGV untuk menjadikan RS Panti Rapih sebagai mitra pembelajaran dalam tata kelola keamanan rumah sakit.

Mewakili rombongan tamu, Direktur Administrasi dan Keuangan (Direktur Administrasi Financas) Guido Valadares National Hospital, Bapak Clementino da Costa, AMG, Lic. Sp, menyampaikan tujuan utama kedatangan mereka. Beliau menekankan pentingnya peran satuan pengamanan (Satpam) tidak hanya dalam menjaga aset fisik, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasien serta pengunjung.
Agenda inti dimulai dengan pemaparan Company Profile oleh Kepala Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS), dr. Yolenta Marganingsih, yang memberikan gambaran umum mengenai budaya kerja dan nilai-nilai yang dianut rumah sakit.
Sesi materi pertama yang menyoroti aspek “Etik dan Komunikasi Sekuriti” disampaikan oleh Ketua Komite Etik dan Hukum Rumah Sakit, dr. Maria Silvia Merry, M.Sc, SpMK. Dalam paparannya, ditekankan bahwa petugas keamanan rumah sakit memerlukan pendekatan yang berbeda dibandingkan sekuriti pada umumnya. Kemampuan komunikasi yang empatik dan pemahaman etika menjadi krusial karena mereka berhadapan dengan pasien dan keluarga yang sedang dalam kondisi rentan.
Selanjutnya, pendalaman materi teknis mengenai “Layanan Sekuriti” disampaikan dalam sesi kolaborasi antara Kepala Seksi Keamanan dan Transportasi, Bapak Mateus Sunardi, bersama Kepala Bidang Umum, Ibu Y. Wara Andriyati, A.Md. Sesi ini mengupas tuntas standar operasional prosedur (SOP), manajemen risiko keamanan, serta integrasi layanan umum dalam mendukung operasional rumah sakit yang kondusif.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan Hospital Tour. Para peserta diajak meninjau langsung implementasi sistem keamanan di beberapa titik strategis RS Panti Rapih untuk melihat bagaimana teori yang dipaparkan diterapkan di lapangan.
Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral antara kedua instansi kesehatan lintas negara ini. Bagi Guido Valadares National Hospital, hasil studi banding ini diharapkan dapat segera diadaptasi untuk meningkatkan standar profesionalisme layanan keamanan di Timor Leste. Sementara bagi RS Panti Rapih, kunjungan ini menjadi motivasi untuk terus mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan paripurna yang berstandar internasional.
Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)





Rangkaian acara berlanjut dengan penyerahan cindera mata, sebagai simbol persahabatan kedua institusi, serta foto bersama sebagai dokumentasi kebersamaan.