Yogyakarta, 4 September 2025 – Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berfokus pada pasien dengan menyelenggarakan Workshop Strategi Pendekatan Holistik dalam Pendampingan Paliatif Care. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan paliatif yang komprehensif, multidisiplin, dan berpusat pada kualitas hidup pasien. Kegiatan ini bertempat di Auditorium lantai 6, RS Panti Rapih Yogyakarta dari pk 08.00 – 15.00 WIB.
Pelayanan paliatif merupakan bentuk pelayanan terpadu yang diberikan kepada pasien dengan penyakit yang mengancam jiwa, baik pada orang dewasa, anak, maupun geriatri. Penyakit seperti kanker, penyakit degeneratif, gagal jantung, gagal ginjal, penyakit paru obstruktif kronis, stroke, hingga infeksi kronis seperti HIV/AIDS dan Covid-19 kerap membutuhkan perawatan paliatif untuk mengurangi penderitaan dan menjaga kualitas hidup pasien.
Pemerintah telah menetapkan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/2180/2023Â tentang Pedoman Penyelenggaraan Paliatif. Aturan ini menjadi acuan dalam penyelenggaraan pelayanan paliatif agar pasien mendapatkan kesempatan hidup dengan bermartabat hingga akhir hayat.
Di Indonesia, kebutuhan layanan paliatif semakin mendesak. Banyak kasus kanker ditemukan pada stadium lanjut dengan gejala berat yang belum tertangani optimal, sehingga berdampak pada kualitas hidup pasien dan keluarganya. Di sisi lain, tindakan medis yang seharusnya tidak lagi perlu dilakukan justru masih diberikan, sehingga menambah beban biaya perawatan.
Melalui workshop ini, RS Panti Rapih ingin:
- Meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan asuhan paliatif dengan pendekatan multidisiplin dan interdisiplin.
- Mendorong pelayanan berfokus pada pasien, dengan menekankan kenyamanan, menghindari tindakan invasif yang tidak perlu, serta menjaga agar pasien dapat meninggal dengan tenang, damai, dan bermartabat.
- Memberdayakan peran tim multidisiplin yang terdiri dari dokter, perawat, rohaniawan, sosial worker, dan relawan dalam mendampingi pasien dan keluarganya secara holistik.
Kriteria Peserta
- Peserta workshop meliputi:
- Perawat vokasi dan ners
- Dokter umum dan dokter spesialis
- Relawan
- Sosial worker
Jumlah peserta mencapai 100 orang yang berasal dari tenaga kesehatan Kemenkes maupun non-Kemenkes.
Acara dibuka dengan sambutan Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes. Dilanjutkan  foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen dalam mengembangkan pelayanan paliatif yang lebih baik.

Selanjutnya peserta mengikuti rangkaian materi dari para narasumber berkompeten:
- Konsep Dasar Pelayanan Paliatif Onkologi
oleh dr. Dian Pratiwi, M.Sc., SpPD, KHOM - Konsep Dasar Pelayanan Paliatif Non-Onkologi Geriatri
oleh Dr. dr. I. Dewa Putu Pramana, Sp.PD, K-Ger - Manajemen Asuhan Paliatif
oleh Ibu Valentina Rina Hernani, S.Kep., Ns - Komunikasi Terapeutik dan Dukungan Psikososial-Spiritual
oleh Dr. dr. Jodi Visnu, MPH – mencakup penatalaksanaan akhir kehidupan, dukungan masa dukacita, hingga praktik pendampingan pasien dan keluarga.
Melalui workshop ini, RS Panti Rapih Yogyakarta berharap para peserta dapat mengembangkan wawasan dan keterampilan dalam mendampingi pasien paliatif secara holistik, baik dari aspek medis, psikososial, maupun spiritual.
Bagi RS Panti Rapih, kegiatan ini menjadi bagian dari Transformasi Kesehatan dan Penguatan Kompetensi Keprofesian. Diharapkan hasil workshop dapat memperkuat layanan paliatif di rumah sakit, sehingga pasien memperoleh kualitas hidup terbaik hingga akhir hayat, sementara keluarga mendapatkan pendampingan yang penuh empati dan dukungan.
Artikel ditulis oleh :
Humas RS Panti Rapih Yogyakarta
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RS Panti Rapih
WA : 081128508877 (Jam layanan WA : pk 07.30 – 15.30 WIB, Senin – Jumat. Hari Minggu dan tanggal merah tutup)
